Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'china'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 58 results

  1. Gugatan hukum kini muncul di Florida, Amerika Serikat, menuntut Pemerintah China untuk memberikan ganti-rugi terkait dengan penyebaran COVID-19. Hal serupa juga terjadi di beberapa negara termasuk Australia. Gugatan Terhadap China Gugatan class-action yang didukung ribuan warga AS itu ditangani sebuah firma hukum bernama Berman Law Group di Miami. Dalam keterangannya, firma hukum tersebut menyebutkan gugatan ini ingin menuntut ganti-rugi miliaran dolar bagi para korban COVID-19 akibat kelalaian China. Mereka menyebut Pemerintah China telah gagal mencegah penyebaran COVID-19 sehingga kini sudah menimbulkan masalah di seluruh dunia. "Padahal, mereka memiliki kemampuan untuk menghentikan penyebaran virus ini di tahap awal," katanya. Firma hukum ini bertekad untuk "memperjuangkan hak-hak rakyat dan pengusaha di Florida serta di AS yang kini sakit atau harus merawat orang sakit, mengalami kesulitan keuangan, dan terpaksa mengalami kepanikan, pembatasan sosial dan isolasi" akibat COVID-19. Gugatan cass-action terpisah atas nama pengusaha di Las Vegas juga sudah didaftarkan. Mereka menuntut ganti-rugi miliaran dolar ke Pemerintah China. Gugatan di Las Vegas ini menyebutkan Pemerintah China seharusnya membagi informasi awal mengenai virus ini, namun mereka malah mengintimidasi dokter, ilmuwan, jurnalis dan praktisi hukum sembari membiarkan COVID-19 menyebarluas. Seperti diberitakan berbagai media, pada 2 Januari 2020, pihak berwenang di China "mempermalukan" delapan orang dokter dalam siaran TV nasional. Ke-8 orang ini dituduh sebagai, "penyebar hoaks". Menurut laporan investigasi kantor berita Associated Press pekan lalu, Kepala Komisi Kesehatan Nasional China Ma Xiaowei telah memaparkan adanya "situasi parah dan kompleks" dalam sebuah rapat bersama pejabat medis tingkaty propinsi pada 14 Januari. Ma Xiaowei bahkan membandingkan situasi ini dengan penyebaran virus SARS tahun 2003. Namun baru pada tanggal 20 Januari Presiden Xi Jinping mengumumkan kemungkinan adanya pandemi virus corona ini. Di Eropa Sementara itu, Henry Jackson Society, sebuah lembaga pemikir di Inggris, menyatakan Pemerintah China harus bertanggung jawab atas pandemi COVID-19 karena adanya upaya menutup-nutupi masalah pada tahap awal. Mereka berpendapat, negara-negara G-7 bisa menggugat ganti-rugi ke China sebesar 3,2 triliun pound. Mantan bos badan intelijen Inggris MI6 John Sawers mengungkap adanya informasi yang menyebutkan bahwa Pemeritah China menutupi permasalahan ini selama periode Desember 2019 dan Januari 2020. Sebelumnya tabloid Bild di Jerman yang paling banyak pembacanya di Eropa, menerbitkan "surat tagihan" sebesar 24 miliar euro sebagai ganti-rugi atas pendapatan pariwisata selama Maret dan April. Selain itu, Bild juga meminta ganti rugi 50 miliar euro untuk usaha kecil-menengah, serta 149 miliar euro lainnya jika GDP Jerman anjlok di bawah 4,2 persen tahun ini. Dalam surat terbuka kepada Presiden China, suratkabar tersebut menyatakan "Pemerintahan dan ilmuwan Anda telah lama mengetahui bahwa virus corona sangat menular, namun Anda membiarkan seluruh dunia tidak mengetahuinya". "Para ilmuwan utama Anda tidak merespon ketika para peneliti Barat ingin mengetahui apa yang terjadi di Wuhan," tambahnya. Di Australia Seperti diberitakan ABC, Menlu Australia Senator Marise Payne telah mendorong perlunya dilakukan penyelidikan asal-usul virus corona, karena dia yakin organisasi kesehatan dunia WHO tidak akan melakukan hal itu. Hal senada disampaikan Mendagri Australia Peter Dutton, yang juga mendesak agar China lebih transparan mengenai pandemi COVID-19, karena keluarga puluhan warga Australia yang meninggal akibat virus ini perlu mendapatkan jawaban. "Tentu saja kita pun akan dituntut jika Australia yang menjadi epicentrum virus ini yang kemudian menyebar ke masyarakat," kata Menteri Dutton. "China harus menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dan memberi informasi sehingga masyarakat mendapatkan kejelasan menenai apa yang sesungguhnya terjadi, karena kita tidak ingin hal itu terulang," katanya. Menteri Dutton sendiri positif terinfeksi virus corona dan terpaksa menjalani perawatan rumah sakit pada Maret lalu. Tanggapan China Pemerintah China telah berulangkali menyangkal bahwa pihak menyembunyikan informasi mengenai COVIFD-19 pada tahap-tahap awal penyebaran. Mereka, katanya, senantiasa melaporkan setiap perkembangan terbaru COVID-19 ke WHO. Pakar hukum dari Yale University Stephen L Carter berpendapat, sebagai sebuah negara-bangsa, China tidak dapat digugat dalam permasalahan ini. Menurut dia, Pemerintah China dilindungi oleh doktrin kekebalan kedaulatan, sama seperti pemerintahan negara lain. Penyalahgunaan kewenangan pemerintah China dalam menangani COVID-19, kata Prof Carter, tidak dapat menghapuskan doktrin kekebalan kedaulatan tersebut. Dia menjelaskan bahwa doktrin ini bersifat timbal-balik, yaitu bahwa suatu negara tidak akan membiarkan rakyatnya mengugat negara lain jika kita tidak ingin rakyat negara lain menggugat kita. Kedubes China di Canberra juga telah menuding Mendagri Australia Dutton sebagai juru bicara Amerika Serikat. Mereka menyebut desakan sejumlah politisi untuk menyelidiki China sebagai tindakan konyol. "Sudah jadi pengetahuan umum bahwa sejumlah orang di AS termasuk pejabat-pejabatnya telah menyebarkan virus informasi anti China. Tujuan mereka yaitu menyalahkan orang lain dan mengalihkan perhatian dengan memojokkan China," kata jubir Kedubes China di Canberra. Sementara itu, WHO sendiri menyatakan sampai saat ini "semua bukti yang ada" menunjukkan bahwa virus berasal dari hewan, kemungkinan besar dari kelelawar. Infeksi COVID-19 pada manusia pertama kali terindentifikasi di Wuhan pada akhir Desember lalu. WHO menyatakan pihaknya belum mengetahui bagaimana infeksi pertama tersebut terjadi pada manusia.
  2. Karantina wilayah alias 'lockdown' di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China—tempat pandemi virus corona bermula—resmi dicabut. Warga kota yang memiliki 'kode hijau' pada aplikasi ponselnya diperbolehkan keluar kota, untuk pertama kali sejak 23 Januari silam. Pencabutan kebijakan 'lockdown' itu dibarengi dengan pembukaan jalan bagi kendaraan serta layanan kereta api. Media pemerintah China menayangkan gambar-gambar dari angkasa yang memperlihatkan sedikitnya 100 kereta cepat berangkat serta blokade-blokade jalan tol diangkut. Mulai Rabu (08/04), warga "berkode hijau" akan dapat menggunakan moda transportasi umum, dengan terlebih dahulu memindai kode QR. Kode tersebut berbeda untuk setiap orang karena terkait dengan status kesehatan yang bersangkutan. Warga yang bekerja di bidang farmasi dan alat kesehatan serta kebutuhan pokok akan diperbolehkan kembali bekerja. Sejumlah industri lainnya yang berdampak pada rantai suplai nasional dan global diperkenankan untuk kembali aktif. Selain moda transportasi darat, sebanyak 200 penerbangan dijadwalkan bertolak dari Wuhan pada Rabu (08/04), dengan mengangkut 10.000 penumpang. Kendati demikian, sekolah-sekolah masih ditutup dan beberapa pembatasan transportasi masih diberlakukan. Rangkaian peristiwa ini terjadi sehari setelah pemerintah China melaporkan tidak ada kematian akibat Covid-19 pada Selasa (07/04), yang pertama sejak pencatatan dipublikasikan pada Januari lalu. Untuk menghentikan penyebaran virus corona di Wuhan, aparat menempuh pelarangan perjalanan dan memerintahkan penutupan tempat-tempat usaha di kota berpenduduk 11 juta orang itu. Langkah ini, menurut pihak berwenang China, berhasil menurunkan tingkat penyebaran domestik. Adapun kasus positif yang muncul di China saat ini diklaim berasal dari luar negeri. Khusus di Wuhan, bulan lalu kota itu melaporkan tidak ada kasus baru dalam sepekan. Kala itu, pusat-pusat perbelanjaan dibuka. Sejumlah warga di kawasan permukiman yang dinyatakan "bebas epidemi" diperbolehkan keluar rumah selama dua jam. Sementara itu, kota-kota lain di China masih mengalami pemberlakuan karantina wilayah. Di Beijing, tempat 31 kasus baru dilaporkan pada Senin (06/04), pemerintah kota telah mengumumkan kebijakan baru yang lebih ketat. Siapapun yang memasuki ibu kota China itu harus dikarantina dan menjalani pemeriksaan kesehatan. Sejak wabah melanda, lebih dari 3.300 orang meninggal di China dan 81.740 dikonfirmasi positif terpapar virus corona. Komisi Kesehatan Nasional menyatakan terdapat 32 kasus baru pada Selasa (07/04), turun dari 39 kasus sehari sebelumnya. Angka-angka itu disoroti beberapa pihak yang menuding pemerintah China tidak melaporkan data sesungguhnya. Media pemerintah China menanggapi tudingan itu dengan menerbitkan lini masa respons pemerintah China dan informasi yang dibagikan.
  3. Pemerintah China benar-benar dibuat pusing saat ini. Di saat virus korona yang mewabah di Provinsi Wuhan belum selesai ditangani, virus flu burung atau H5N1 muncul di Provinsi Hunan Selatan. Hal itu dikonfirmasi Kementerian Pertanian dan Pedesaan China pada Sabtu 1 Februari 2020. Kasus flu burung ini terjadi di salah satu peternakan yang ada di Kota Shaoyang, Provinsi Hunan Selatan. Sejauh ini dari 7.850 ayam yang ada di peternakan tersebut, 4.500 di antaranya mati karena flu burung. Akibat insiden di atas, pihak berwenang pun memusnahkan 17.828 unggas, sebagai langkah antisipasi agar virus tersebut tidak menular. Ini bukan yang pertama China diserang virus H5N1. Terakhir kali China dilanda virus yang menular dari unggas ke manusia itu terjadi pada 2013. Akibat kasus di atas, pemerintah China mengalami kerugian hingga USD6,5 miliar atau setara Rp88,9 triliun. Sebenarnya bukan China negara pertama yang dilanda virus flu burung akhir-akhir ini. Pada awal pekan ini, pemerintah India memusnahkan ayam dan telur yang diduga mengandung virus flu burung. Karena itu, pemerintah China sedang dibuat pusing saat ini. Sebab, virus korona yang telah menyebabkan 300 orang meninggal dunia dan sekira 14.000 orang terjangkit belum berhasil mereka tuntaskan hingga saat ini. Terbaru, jumlah korban meninggal dunia bukan saja dari China. Ada satu korban meninggal dunia di Filipina yang teridentifikasi meninggal karena virus korona. Hanya saja, pria tersebut merupakan warga negara China yang sedang berlibur di Manila, Filipina, sejak 21 Januari 2020. flu burung.jfif
  4. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengimbau para nelayan Natuna untuk tidak cemas atas keberadaan kapal ikan asing dan Coast Goard China. "Tetap melaut saja, di sini kan ada kapal perang, bisa infokan kepada kami," kata dia, melansir Antara, Jumat, 4 Januari 2020. Yudo meminta nelayan untuk menjadi mata dan telinga aparat keamanan, khususnya Angkatan Laut. "Mungkin dengan kondisi laut kita yang luas, itu tidak bisa dijangkau oleh KRI kita saat ini, kan jumlahnya terbatas," ungkapnya. Ia juga meyakinkan masyarakat dan nelayan untuk terus berkoordinasi dengan TNI maupun Bakamla yang berada di laut Natuna. "Tidak usah resah, karena jauh di 130 mil, nelayan kita kecil-kecil, tidak sampai di sana," jelas Yudo. Pangkogabwilhan I berharap nelayan Natuna bisa mendominasi di area tangkap yang selalu menjadi sengketa pihak asing. "Saya justru berharap, nelayan kita bisa melaut hingga ZEE sana, karena akan semakin menegaskan ini lo, laut kami, kami berhak menangkap ikan di sini," kata dia. Terkait adanya gangguan, nelayan Indonesia diusir oleh kapal asing, menurutnya sampai saat ini belum ada laporan secara resmi masuk ke TNI. "Namun justru kita yang mengusir mereka, jadi nelayan kita jangan takut," tegasnya. Ketua Nelayan Lubuk Lumbang, Kelurahan Bandarsyah, Herman, sebelumnya menyebut sebagian nelayan merasa khawatir, karena mereka beranggapan akan ada ancaman di laut. "Saya memaklumi itu, bisa saja kapal asing dendam sama nelayan saya, namun jangan khawatir, saya terus berkoordinasi dengan aparat kita kok, aman itu," ujarnya, Rabu, 1 Januari 2020. Ia membenarkan berita tentang nelayan yang diusir kapal asing saat sedang memancing. "Nelayan saya kalau di laut tidak berani tidur, jika pun sedang istirahat, mereka harus bergantian, kalau tidak kami bisa ketabrak," kata Herman. Ia berharap kapal pengawas Indonesia hadir mengawasi nelayan Natuna seperti yang dilakukan kapal pengawas negara asing terhadap nelayan mereka. "Kalau coast guard mereka melakukan itu, kenapa kita tidak? kita lakukan hal yang sama agar nelayan kami juga aman melaut," jelasnya.
  5. Pemerintah menetapkan pemenang konsorsium proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk Bandara Komodo, Labuan Bajo. Adapun para pemenangnya yakni PT Cardig Aero Service (CAS) dan Changi Airports International Pte Ltd. (CAI),dan Changi Airports MENA Pte Ltd. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan penetapan pemenang konsorsium ini sudah berdasarkan proses pemilihan yang dilakukan bersama tim ahli. Dari beberapa yang mengajukan, maka terpilihlah tiga perusahaan asal Singapura tersebut. "Kita menetapkan konsorsium untuk ketiganya. Investasinya sebanyak Rp 1,2 triliun. Di mana ini akan dilakukan biaya operasional sebanyak Rp 5.7 triliun selama 25 tahun. Selain itu juga ada jaminan Rp 5 miliar dari investor," kata Mehub Budi, dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Kamis (26/12). Menhub Budi menjelaskan, pemenang konsorsium ini nantinya akan bertugas merancang, membangun dan membiayai pembangunan fasilitas sisi udara yang meliputi perpanjangan dan perkerasan landas pacu, penambahan apron, stopway dan RESA. Sedangkan pembangunan fasilitas sisi darat akan meliputi perluasan terminal penumpang domestik, pembangunan terminal penumpang internasional, kantor dan gedung, dan fasilitas pendukung lainnya. Kemudian tugas lainnya yakni meliputi pengoperasikan Bandara Komodo, Labuan Bajo selama masa kerjasama 25 tahun, memelihara seluruh infrastruktur dan fasilitas Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo dan menyerahkan seluruh infrastruktur dan fasilitas Bandar Udara Komodo – Labuan Bajo pada saat masa kerjasama berakhir kepada PJPK. "Yang dilakukan di Labuan Bajo untuk dapat badan usaha yang memiliki kompetensi yang lebih ada dari sekarang meningkatkan kinerja babdarnaya dan dalam waktu tidak lama penumpangnya meningkat pesat jadi 4 juta dan yang pentingg konetivitas nasional dan internasional membuat turis jadi lebih banyak," jelas dia.
  6. Apple meminta pengadilan federal AS untuk terus memantau dua mantan karyawannya yang berasal dari China karena tuduhan mencuri rahasia dagang Apple. Apple "sangat khawatir" karena keduanya dapat melarikan diri ke China sebelum menyelesaikan pengadilan mereka, seperti dikutip Macrumors. Menurut Reuters, jaksa mengatakan bahwa Xiaolang Zhang dan Jizhong Chen harus dipantau lokasinya karena mereka berisiko melarikan diri. Zhang didakwa atas pencurian rahasia dagang pada Juli 2018 setelah dia mencoba mencuri data tentang proyek mobil yang dimiliki Apple. Sebelum ditangkap, Zhang bekerja sebagai tim komputer Apple. Ia merancang dan menguji papan sirkuit untuk menganalisis data sensor pada Apple Car. Zhang memiliki "akses luas ke database internal yang aman dan rahasia". Setelah Zhang mengumumkan rencananya untuk meninggalkan Apple dan berpindah ke XMotors yang berbasis di China, Apple melakukan penyelidikan karena perilaku Zhang yang mencurigakan. Tepat sebelum pergi, Zhang mengakses konten sensitif yang mencakup prototipe, persyaratan daya, persyaratan tegangan rendah, sistem baterai, dan hal lainnya yang bersifat rahasia. Kemudian, Zhang ditangkap di bandara pada Juli 2018 saat berusaha pergi ke China. Dalam insiden lain, Apple menangkap Jizhong Chen, karyawan Apple. Jizhong Chen diketahui mengambil foto "di ruang kerja yang sensitif". Setelah melakukan penyelidikan, pejabat keamanan Apple menemukan bahwa komputer pribadi Chen berisi "ribuan" file yang terkait dengan Apple Car, termasuk buku petunjuk, skema, foto, dan diagram. Sebelum ditangkap, Chen sempat melamar untuk suatu posisi di perusahaan kendaraan yang berbasis di China. Chen ditangkap karena pencurian rahasia dagang Apple. Ia tertangkap tepat satu hari sebelum ia terbang ke China. Baru-baru ini juga ditemukan bahwa Chen mempunyai file rahasia dari program rudal Patriot milik Raytheon, perusahaan tempat ia bekerja sebelumnya. Kedua pria tersebut dipantau secara elektronik setelah dibebaskan dengan jaminan sebelum persidangan mereka. Sekarang Zhang dan Chen berusaha untuk menghentikan pemantauan yang dilakukan terhadap mereka. Pengacara Zhang dan Chen mengatakan, sejauh ini mereka tidak melanggar aturan pra-persidangan dan belum terbukti bahwa mereka benar-benar memberikan kekayaan intelektual Apple kepada pihak ketiga. Pengacara juga mengatakan, Zhang dan Chen berhak pergi ke China untuk mengunjungi kerabat mereka, tetapi bukan untuk menghindari tuntutan. Zhang dan Chen sama-sama akan menghadapi hukuman penjara selama beberapa tahun dan denda yang besar jika memang terbukti bersalah.
  7. DOGOL

    P_20181022_133932.jpg

    From the album: hoak

  8. Pemerintah China sebelumnya telah memblokir Wikipedia dalam bahasa China di negaranya. Dilansir dari laman Android Pit, Kamis (16/5/2019) kali ini pemerintah China telah memperluas batasannya untuk memblokir Wikipedia sepenuhnya dan dalam semua bahasa. Peneliti sensor online telah menemukan bahwa China telah memblokir Wikipedia dalam semua bahasa di wilayahnya, berbeda dengan blokade yang ada sebelumnya yang hanya menghambat akses ke versi China. Ketika ditanya tentang tindakan ini, Wikimedia Foundation menjawab bahwa tidak ada informasi sama sekali tentang tindakan ini. "Pada akhir April, Wikimedia Foundation menetapkan bahwa Wikipedia tidak lagi dapat diakses di China. Setelah menganalisis laporan lalu lintas internal kami, kami dapat mengonfirmasi bahwa Wikipedia saat ini diblokir di semua versi bahasa," kata Wikimedia Foundation. Wikipedia juga diblokir di Turki pada 2017. Kemudian, Wikipedia juga kabarnya mengalami gangguan di Venezuela. Sementara itu di China, blokir semaca itu juga mencakup halaman seperti Google, Facebook, dan LinkedIn.
  9. Seorang bocah laki-laki di China tampaknya memiliki wajah yang membuatnya beruntung. Pasalnya, bocah bernama Fan Xiaoqin (8) itu memiliki wajah mirip dengan miliuner China, Jack Ma. Jack Ma merupakan pendiri Alibaba Group yang terkenal dengan bisnis online shop-nya di China. Namun, keadaan bocah yang dipanggil “mini Jack Ma” ini kurang beruntung. Sebab ibunya mengidap penyakit polio, ayahnya kehilangan kaki, dan neneknya mengidap alzheimer. Akibat hal tersebut, biaya untuk pendidikan Xiaoqin agak tersendat. Mini Jack Ma pertama kali terkenal pada 2015 ketika seorang warga desa mengunggah videonya. Para netizen langsung mengklaim ia memiliki wajah serupa dengan sang miliuner. Namun pada tahun ini nama Xiaoqin kembali terkenal dan banyak netizen China yang meminta Jack Ma untuk membantu bocah itu mengingat keadaan keluarganya yang kurang mampu. Bak gayung bersambut, Xiaoqin mendapat perhatian dari Jack Ma yang pada pekan lalu mengatakan bakal membiayai pendidikan bocah tersebut hingga lulus kuliah.
  10. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan Indonesia akan meningkatkan pertahanannya di sekitar Kepulauan Natuna. Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah Kementerian Luar Negeri Indonesia mendesak semua pihak untuk menahan diri sehubungan dengan hasil keputusan Mahkamah Arbitrase di Den Haag yang menolak klaim teritori China terhadap kawasan di Laut China Selatan.
  11. Selain Indonesia, Tiongkok juga mempersiapkan bandara baru. Bahkan, sketsanya pun terkuak di media massa. Dari sketsa yang ada, terlihat Tiongkok mempersiapkan bandara baru di wilayah Beijing. Dimana, bandara ini diperkirakan rampung sekira 2019. Dalam pembangunan bandara ini, Beijing mempersiapkan 7 landasan pacu yang mampu menangani 1 juta penumpang per tahun. Pembangunan bandara di Beijing Internasional Airport Daxing akan menampilkan stasiun kereta pertama di dunia yang berlokasi di dalam bandara. Stasiun kereta api ini akan membawa penumpang menuju Beijing-Kowloon dengan kecepatan yang cukup tinggi serta kenyamanan yang maksimal. Perjalanan ini akan menempuh 30 menit. Tak itu saja, bandara ini akan dibangun lima tingkat, dimana dua tingkat untuk kedatangan, dua untuk keberangkatan dan satu untuk stasiun kereta api serta pusat belanja. Selain itu, ada yang menarik perhatian wisatawan dari sisi ukuran dan bentuk dekorasi yang unik. Dimana, ada satu dekorasi yang bentuknya mirip sekali dengan lekukan miss v
  12. Sembilan bulan yang lalu, Tiongkok bersedia membantu perusahaan swasta Amerika Serikat, XpressWest, untuk membangun kereta cepat. Namun, komitmen itu tinggal kenangan. Dilansir dari Shanghaiist, Senin 13 Juni 2016, XpressWest mengumumkan akan memutuskan hubungan kemitraan dengan China Railway International (CRI). Alasannya, CRI tak mampu memenuhi persyaratan yang diberikan oleh regulator dan tak bisa memenuhi target waktu yang dicanangkan pemerintah. Sebenarnya, hengkangnya perusahaan Tiongkok dari proyek kereta cepat di Los Angeles-Las Vegas ini disebabkan oleh aturan pemerintah ketat. Regulator mengharuskan pembangunan kereta cepat itu harus dilakukan di Amerika Serikat. Masalahnya, di sana tak ada manufaktur kereta. Ini yang membuat XpressWest bertanya-tanya. "Semuanya tahu tak ada manufaktur kereta cepat di Amerika Serikat. Persyaratan yang ketat ini menjadi kendala utama pembiayaan kereta cepat di negeri kami," kata XpressWest dalam Los Angeles Times. Selama satu dekade, kata perusahaan itu, publik Amerika Serikat menunggu langkah otoritas untuk memberikan kesempatan perusahaan membangun kereta cepat. Perusahaan tersebut tentunya harus profesional dan mengutamakan keselamatan. Sekadar informasi, Tiongkok terkenal agresif dalam membangun kereta cepat. Disebutkan bahwa Negeri Tirai Bambu ini telah membangun 19 ribu kilometer jalur kereta cepat. Memang, pada tahun 2011, dua rangkaian kereta cepat saling bertabrakan dan menewaskan 40 orang. Dikatakan pula XpressWest kesulitan mencari pembiayaan untuk proyek kereta cepat selama bertahun-tahun. Setelah kunjungan Xi ke Amerika Serikat, diumumkan bahwa CRI berjanji akan membantu proyek kereta cepat senilai US$100 juta. Rencananya, proyek tersebut akan dimulai pada September 2016. "Proyek pertama kereta cepat di Amerika Serikat ini menjadi landmark investasi luar negeri Tiongkok di sektor kereta api dan menjadi model kerja sama internasional," kata Ketua CRI, Yang Zhongmin.
  13. Kebijakan Windows yang memberlakukan otomatisupdate Windows 10 dikeluhkan penguna di China. Seorang pekerja di China mengaku alami kerugian 3 Juta Yuan atau lebih dari Rp6,205 miliar (kurs 1 Yuan = Rp2.068). Yang Shuo, seorang pekerja di sebuah perusahaan public relations yang berbasis di Beijing, mengatakan kepada kantor berita setempat, Xinhua, bahwa update tersebut menganggu penyusunan rencana bisnis dan menyebabkan pembatalan pertemuan untuk kesepakatan senilai 3 juta yuan. "Hanya karena saya tidak melihat pengingat pop-up tidak berarti saya setuju," kata Yang seperti dikutip Reuters, Minggu (29/5/2016). Tulisan kritis terhadap Microsoft di situs microblog Weibo upgrade Windows 10 Upgrade dilakukan penasihat hukum setempat. "Perusahaan telah menyalahgunakan posisi pasar yang dominan dan merusak tatanan pasar untuk fair play," tulis Zhao Zhanling, penasihat hukum dengan Internet Society of China. Dia menjelaskan, pengguna atau organisasi perlindungan konsumen memiliki hak untuk mengajukan tuntutan hukum terhadap perusahaan seperti Microsoft yang tidak menghormati hak pengguna untuk mengetahui dan memilih, dan akhirnya perusahaan dapat keuntungan dari upgrade yang tidak diinginkan. Dalam sebuah pernyataan, Microsoft membantu pelanggan menjadwalkan pembaruan perangkat lunak yang sebelumnya diberi label "opsional" namun sekarang "direkomendasikan" sehingga pengguna tidak memiliki pilihan apakah membatalkan atau menjadwal ulang. Tahun lalu, Microsoft mengatakan akan menawarkan upgrade gratis Windows 10 untuk semua pengguna Windows, terlepas dari apakah mereka menjalankan salinan asli atau tidak. Langkah ini dipandang sebagai strategi agresif Microsoft untuk mengatasi pembajakan merajalela di pasar komputasi China. Microsoft telah mencoba untuk meningkatkan bisnisnya di China, di mana penyelidikan anti-trust ke perusahaan atas sistem operasi Windows diluncurkan pada 2014. Windows pop-up meng-upgrade windows tidak menawarkan "penurunan" pilihan, hanya pilihan untuk meng-upgrade kemudian, sementara komputer dengan versi Windows secara otomatis akan memulai pembaruan pada waktu dianjurkan jika pengguna mengabaikan pop-up.
  14. Forbes telah mengeluarkan Global 2.000 yang berisi daftar-daftar perusahaan terbesar di dunia tahun 2016. Dari daftar tersebut, tiga bank China menduduki peringkat teratas mengalahkan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat. Tiga bank tersebut yaitu Industrial and Commercial Bank of China (ICBC), China Construction Bank dan Agricultural Bank of China memegang posisi teratas dalam daftar tersebut. Seharusnya, satu bank China masuk dalam urutan keempat yaitu Bank of China. Akan tetapi, bank tersebut terkena imbas perlambatan ekonomi China beberapa waktu lalu. The Forbes global 2000 didasarkan pada pendapatan, laba, aset dan nilai pasar. Daftar perusahaan ini dari 63 negara dengan total pendapatan USD 35 triliun, laba bersih USD 2,4 triliun, total aset USD 162 triliun dan memiliki nilai pasar mencapai USD 44 triliun. Kendati demikian, total keuangan Forbes global 2000 mengalami penurunan sebesar 8 persen akibat adanya perlambatan global, penurunan harga komoditas. Berikut 5 daftar perusahaan terbesar di dunia seperti dilansir Forbes: 1. ICBC ICBC merupakan sebuah perusahaan yang berbasis di China. Bank ini jadi bank komersial terbesar di China. Pendapatan bank ini mencapai USD 171,1 miliar. Laba bersih tercatat mencapai USD 44,2 miliar. Sedangkan, total aset mencapai USD 3,4 triliun dan pangsa pasarnya USD 198 miliar. Setidaknya, ICBC telah memiliki 18.000 outlet yang termasuk juga 106 kantor cabang serta agen dalam dan luar negeri. 2. China Construction Bank Merupakan salah satu bank komersial terbesar di China. Didirikan pada 1 Oktober 1954 dengan nama People's Construction Bank of China dan berubah nama menjadi China Construction Bank pada 26 Maret 1996. Bank ini dikenal dengan kapitalisasi pasar. Setidaknya, China Construction Bank memiliki 13.629 cabang domestik serta masih ada cabang di luar negeri seperti di Frankfurt, Hong Kong, New York, Seoul, Singapura, hingga Tokyo dan Sydney. Pendapatan bank ini mencapai USD 146,8 miliar. Sedangkan, laba bersih tercatat USD 36,4 miliar. Sementara, total aset bank ini mencapai USD 2,8 triliun. Untuk pangsa pasar, bank China ini mencapai USD 162,8 miliar. 3. The Agriculture Bank of China Dikenal juga dengan sebutan AgBank. AgBank sendiri didirikan tahun 1951 dengan kantor pusat berada di Beijing. Bank ini bahkan memiliki kantor cabang yang tersebar di seluruh Cina daratan serta merambah ke Hong Kong dan Singapura. Agricultural Bank of China atau ABC tercatat memiliki 320 juta pelanggan ritel, 2,7 juta klien korporasi, hingga kantor cabang yang jumlahnya mencapai 24.000. ABC dikenal sebagai bank pemberi pinjaman terbesar ketiga di Tiongkok. Pendapatan bank ini mencapai USD 131,9 miliar. Sedangkan, laba bersih tercatat USD 28,8 miliar. Sementara, total aset bank ini mencapai USD 2,7 triliun. Untuk pangsa pasar, bank China ini mencapai USD 152,7 miliar. 4. Berkshire Hathaway Perusahaan investasi asal Amerika Serikat ini mengalahkan Bank of China yang tahun lalu menduduki peringkat ini. Perusahaan ini dikenal sebagai perusahaan asuransi yang berani memberikan tingkat pengembalian tahunan yang cukup fenomenal yaitu 25 persen kepada pemilik saham selama 25 tahun terakhir. Perusahaan ini dikendalikan oleh Warren Buffet yang dikenal sebagai salah satu investor terkenal dan terkaya kedua di Amerika Serikat. Berkshire saat ini melebarkan sayapnya di bisnis lain seperti penjualan retail permen, penerbitan koran, ritel peralatan rumah tangga, penjualan ensiklopedia, vacuum cleaner, perhiasan, dan lain-lain. Pendapatan perusahaan ini mencapai USD 210,8 miliar. Sedangkan, laba bersih tercatat USD 24,1 miliar. Sementara, total aset bank ini mencapai USD 561,1 miliar. Untuk pangsa pasar, perusahaan asal AS ini mencapai USD 360,1 miliar. 5. JP Morgan JPMorgan Chase and Co merupakan sebuah perusahaan sekuritas, perbankan investasi, serta perbankan eceran global yang berpusat di New York City, Amerika Serikat. Perusahaan firma ini menyediakan jasa keuangan yang cukup besar dengan aset senilai USD 2 triliun serta dikenal sebagai institusi perbankan Amerika dengan kapitalisasi pasar kedua di negara ini. Merek J.P. Morgan sendiri digunakan divisi Bank Investasi, Pengelolaan Aset, Perbankan Swasta, Pengelolaan Kekayaan Global, serta Jasa Keuangan dan Sekuritas. J.P. Morgan Chase juga dikenal sebagai salah satu bank yang termasuk dalam empat besar bank di Amerika Serikat bersama dengan Bank of America, Citigroup, dan juga Wells Fargo. Pendapatan perusahaan ini mencapai USD 99,9 miliar. Sedangkan, laba bersih tercatat USD 23,5 miliar. Sementara, total aset bank ini mencapai USD 2,4 triliun. Untuk pangsa pasar, perusahaan asal AS ini mencapai USD 234,2 miliar.
  15. Salah satu pakar perilaku dari komunitas LGBT, Zhang Beichuan, merilis data bahwa jutaan wanita di China terperangkap menikah dengan pria homoseksual. Dalam sebuah wawancara dengan China Daily, pensiunan profesor dari Qingdao University dan peneliti tersebut mengatakan, “Setidaknya ada 14 juta wanita heteroseksual di China terjebak dan pernah terjebak dalam pernikahan palsu dengan pria homoseksual,”. Tekanan sosial soal pernikahan dalam budaya China yang sangat tinggi, kata Zhang, telah menciptakan fenomena bernama Tongqi, yang memiliki arti istri-istri dari kaum pria homoseksual. “Kurangnya edukasi seks di sekolah menengah telah berkontribusi pada tragedi Tongqi. Selain itu, perilaku buruk dan kasar lingkungan sosial pada pria homoseksual juga pemicu lahirnya fenomena ini,” jelas Zhang. Stigma sosial yang menentang perilaku homoseksual di China, membuat para pria gay menahan hasrat dan menyembunyikan orientasi seksual mereka yang sesungguhnya. Alhasil, banyak pria homoseksual yang menjalani hubungan dengan wanita sebagai alibi untuk menghindari penolakkan. Studi yang dilakukan Zhang menunjukkan bahwa 80 persen dari 20 juta pria homoseksual di China mengaku bahwa mereka tengah menikah dan pernah menikah dengan wanita heteroseksual. Angka yang sangat tinggi itu sangat mengkhawatirkan, mengingat jutaan wanita yang terpuruk tapi mereka memilih diam dan larut dalam kesedihan memiliki suami penyuka sesama jenis, selama bertahun-tahun lebih. Namun, dua tahun lalu, sejumlah wanita China akhirnya bersuara dan memutuskan bercerai ketimbang bertahan dalam pernikahan imitasi penuh penderitaan. Salah satu contohnya, Fei Yan (41), yang memiliki nasib tidak beruntung menikah dengan pria homoseksual sehingga menyebabkan dirinya mengalami gangguan emosional selama bertahun-tahun. “Sebelum dia (suami Fei) mengaku padaku, aku sama sekali tidak tahu apa yang terjadi di antara kita,” jelas Fei. Fei dan suami menjalani pernikahan pada umumnya pasangan suami istri. Mereka memiliki dua anak, pekerjaan yang bagus, dan kehidupan menengah yang serba cukup. “Namun, saat kami hanya berdua, dia tidak ingin menyentuh atau berdekatan denganku. Aku sampai berpikir ada yang salah dengan diriku. Perasaan bersalah itu terus mengikutiku selama bertahun-tahun menikah dengannya,” urainya. Kondisi yang dialami Fei, dialami oleh banyak wanita di China. Namun, tak semuanya cukup berani untuk mengakhiri rumahtangga dengan perceraian. Hal ini dipicu karena banyak wanita China yang memutuskan untuk berhenti kerja setelah memiliki anak, sehingga mereka pun jadi tergantu secara finansial pada suami. Alhasil, mereka memilih diam meski suami mengaku pria homoseksual. “Aku tidak mau anakku hidup tanpa ayah, tetapi aku lebih tidak mau mereka hidup dalam keluarga yang lumpuh,” imbuhnya. Sementara banyak wanita yang akhirnya berani memilih pernikahan karam di tengah jalan, mereka juga mengalami rasa malu dan hinaan secara tradisi karena berstatus janda. “Hukum pernikahan di China tidak mendukung wanita, sehingga mereka merasa tidak beruntung dalam perceraian, terutama soal kompensasi,” jelas Zhang. Terakhir, Zhang menyarankan sudah saatnya ada peralihan budaya dala, lingkungan sosial dan memberikan toleransi pada pria homoseksual. Tujuannya untuk menghindari wanita-wanita heteroseksual berakhir menjalani hidup sebagai Tongqi.
  16. Upaya PM Jepang Shinzo Abe untuk mendorong investasi infrastruktur berkualitas di seluruh Asia dipandang sebagai tentangan terhadap bangkitnya investasi China di wilayah ini. Persaingan investasi kedua negara juga terjadi di Kamboja yang sangat bergantung pada pendanaan infrastruktur asing.
  17. Perusahaan-perusahaan China yang berusaha untuk memperluas usaha mereka dan melangsungkan merjer dengan perusahaan-perusahaan AS diperkirakan akan berinvestasi 20 miliar hingga 30 miliar dolar di banyak sektor. Sean Miner, yang menangani masalah China di Peterson Institute for International Economics, mengatakan, ini kabar baik bagi ekonomi AS. Katanya, investasi itu akan menciptakan ribuan pekerjaan langsung dan tidak langsung di AS. Ia juga mengatakan, invesatsi China di AS mengalami perubahan. Sepertiga investasi China kini terkonsentrasi di sektor jasa, dari hiburan, layanan kesehatan, IT, hingga keuangan. Katanya, perusahaan-perusahaan China tidak hanya sekedar melangsungkan merjer atau membeli perusahaan-perusahaan AS tapi juga menciptakan investasi baru. China berinvestasi 11,9 miliar dolar di AS pada tahun 2014. Investasi itu meningkat menjadi 15 milair dolar pada tahun lalu, Angka-angka investasi ini merupakan bagian dari arus modal China yang mengalir ke luar negeri, yang umumnya ke Eropa dan Asia. Hanya seperdelapan investasi luar negeri China tercurah ke AS tahun lalu. Meski demikian angka ini diperkirakan akan meningkat mengingat adanya kekhawatiran mengenai ekonomi China yang mengalami perlambatan dan kekuatan mata uangnya yang tidak stabil. Sumber: www.voaindonesia.com
  18. Anxiety is growing among parents in eastern China about contaminated soil and underground water after nearly 500 students from a middle school developed illnesses that are possibly linked to chemical pollution at a nearby site. The pollution scare is yet another reminder of the seriousness of China’s chemical pollution problem and exposes gaping holes in the country’s management of hazardous materials, analysts say. State-owned CCTV reports 493 students from Changzhou Foreign Language School in Jiangsu province have fallen ill, diagnosed with dermatitis, bronchitis and white blood cell deficiencies, as well as a few cases of cancer, including lymphoma and leukemia. Parents suspected the symptoms were likely triggered by extremely high levels of groundwater and soil pollution because the school is adjacent to the sites of three former pesticide plants, including the local arm of Shenzhen Noposion Agrochemicals Company, one of China’s largest pesticide makers. The CCTV report quoted students and parents complaining about the water, tasting “a bit sour,” and a smell “like rotten duck eggs” in the air after students begun their studies here in December of last year. Wrong site The state media concluded the school shouldn’t have been built on the “toxic plot of land,” citing an environmental assessment report released prior to its construction last year. Earlier, investigative news reports suggested that, based on groundwater samples, the level of chlorobenzene, which is used to make pesticides and is harmful to human nervous systems, livers and kidneys, exceeded national standards by more than 94,000 times. Another report by Caixin Media further confirmed that one plant had buried toxic waste before it moved away in 2010, citing its former employees. “From this Changzhou case, it’s quite obvious that the factories were illegally dumping some hazardous wastes [be]cause those were very poisonous wastes,” said Ada Kong, Greenpeace East Asia toxics campaign manager. Kong added the tragedy shows how “dangerously lax” China’s management of hazardous materials is as the country’s chemical industry has been loosely regulated with its use and discharge of hazardous materials. That has long caused serious problems for many local governments, which have rezoned industrial sites without knowing how much chemical waste had been discharged on site, according to Kong. Worrying parents nationwide The pollution scare in Changzhou has worried parents elsewhere. On the social media site Weibo, one user said that similar concerns were expressed by parents of another school further east in Nantong City, when “parents began to gather in front of the city government [to petition].But in response, the local government sent armed police.” Another user posted comments, which read, “This is hundreds of times worse than the chemical disaster in the port of Tianjin, [which killed 165 people.]... Those hazardous materials were as toxic as nuclear wastes.” Several users further mocked local government officials, who they said “should move to and work in the school’s vicinity” to have a real taste of what it is like under the threat of a polluted environment. The school and local government officials have repeatedly disputed the media reports, insisting that claims of mass illnesses are groundless. After the case gained national attention, the city government on Monday emphasized in a written statement that it has “zero tolerance” for any occurrence of pollution and has put together a task force to further investigate. “Now that an investigation team has been in place, we await for final results,” said a school teacher over the phone, who refused to be identified. The school reiterated that claims of massive illness were exaggerated since only four of the school’s 2,451 students and three of its 210-member faculty are currently on sick leave, while another five students plan to transfer to another school. Pollutant vapor intrusion Although further environmental tests are necessary, initial findings from the local media have provided plausible explanations behind the students’ illness, said Yao Yijun, an associate professor with the College of Environmental & Resource Science at Zhejiang University “Although pollutants were only discovered in the further north, they could have reached the underground water pipelines, which are inter-connected,” Yao said. “Through the pipelines, I suspect these pollutants have migrated from the north and moved southbound to further contaminate the soil near the school,” he said. From contaminated soil, a vapor intrusion must have occurred to threaten the health of students, the professor assumed. But Yao dismissed the likelihood of students having conditions as severe as cancer because of exposure within a few months, saying most illnesses linked to pollution are developed over a decade or more. The best solution now is to relocate the school’s contaminated soil elsewhere for neutralization, the professor said, adding that the level of soil contamination in Jiansu may be worse than expected, as the province had shut down 7,000 factories between 2010 and 2015. Yao urged the Chinese government to aggressively tackle the issue by hiking its annual budget for soil contamination from $309 million to an estimated $10.8 billion, or 0.1 percent of its GDP as U.S. experience has shown. Source: VOA News
  19. Reklamasi Karang Subi Reef di Kepulauan Spratly, Laut China Selatan, sebelah selatan provinsi Palawan, Filipina (Foto: dok). Kantor berita Xinhua mengatakan mercusuar setinggi 55 meter di Karang Subi dinyalakan Selasa pada sebuah acara yang dipimpin para pejabat transportasi China. China telah mulai mengoperasikan sebuah mercusuar di salah satu pulau buatannya yang dibangun di Laut China Selatan, sebuah langkah yang kemungkinan akan membakar lebih lanjut ketegangan antara China dan tetangga-tetangga regionalnya. Kantor berita Xinhua mengatakan mercusuar setinggi 55 meter di Karang Subi dinyalakan Selasa pada sebuah acara yang dipimpin para pejabat transportasi China. Karang Subi, bagian dari Kepulauan Spartly, adalah salah satu dari banyak karang yang diubah Beijing menjadi pulau yang bisa dimanfaatkan sebagai landasan pacu atau untuk fasilitas-fasilitas lain. China mengabaikan klaim-klaim yang bersaingan atas karang-karang itu yang diajukan Filipina, Vietnam, Taiwan dan negara-negara Asia lainnya. Sebuah pesawat sipil China melakukan uji coba pendaratan di landasan pacu karang Fiery Cross di kepulauan Spratly Januari lalu. China mengklaim mercusuar Karang Subi dirancang untuk membantu usaha-usaha keamanan maritim dan SAR. China juga membangun mercusuar-mercusuar lainnya di dua karang lain di Kepulauan Spartly. AS dan negara-negara lain juga telah mengecam Beijing atas proyek-proyek pembangunan pulau di Laut Cina Selatan, dengan mengatakan bahwa aktivitas itu menggoyahkan kawasan tersebut. www.voaindonesia.com
  20. HONG KONG—After heavy smog cloaked the cities of eastern China in recent years, Beijing vowed to cut air pollution, and the government's efforts seem to be having an impact, with some help from the slowing economy. China's coal consumption dropped 3.7 percent in 2015, following a drop of nearly 3 percent the year before. "China is very serious about tackling air pollution, which is leading to all kinds of measures targeting the most important polluting sectors," said Lauri Myllyvirta, a senior global coal campaigner at Greenpeace. Coal burning is the biggest source of carbon dioxide emissions, and falling consumption has helped reduce the country's emissions. China is the world's top emitter of greenhouse gases, and emissions soared over the past two decades of rapid economic growth. But last year, China's carbon dioxide emissions fell 2.5 percent. Clean energy leads to drop in coal consumption China's shift to clean energy sources such as hydro, nuclear and solar have resulted in a drop in coal consumption and emissions, as has the country's slowing economy, which increasingly relies less on heavy industry such as construction, steel and cement production. The government's efforts to transform the economy away from manufacturing and towards the service sector also means factories need less coal to fuel their declining production. FILE - In this Aug. 21, 2015 photo, a Chinese man works amid orange robot arms at Rapoo Technology factory in southern Chinese industrial boomtown of Shenzhen. China's economic transition will take several years, and environmentalists like Ma Jun say more work needs to be done. "If we truly want to reduce coal consumption and our carbon emissions, we need to restructure our industries which are still focused on energy intensive industry," said Ma. Changing energy sources poses challenges As China balances the need to restructure its economy with the potential of high unemployment and social instability, maintaining the decline of coal consumption and carbon dioxide emissions could be a challenge. Last week, China announced 1.8 million workers in the steel and cement industries will lose their jobs, as the government shuts down so-called "zombie" factories and companies that produce little output. Local governments, fearful of labor protests and needing to prop up employment and GDP, have proposed the construction of more than 200 coal plants across the country. FILE - Smoke billows from a coal-fired power plant in Beijing, China, Nov. 13, 2014. Transition to less use of coal will not be easy Peter Marsters, a Research Analyst at Rhodium Group which focuses on Chinese environmental and energy issues, said this tension between the current transition in China's economy and the demands for economic stimulus will determine whether coal consumption has reached its peak. "You know what we're really looking at in the energy story is just the transition from energy intensive growth to service sector, less energy intensive growth, and how China completes that transition will be the story of energy and climate for the next 10 years," he said. China has announced big goals for emission reduction over the next several years. The government says 20 percent of China's total energy use will be from carbon-free sources by 2030. President Xi Jinping has announced that China's greenhouse gas emissions will peak by that year as well. Source: www.voanews.com
  21. Xiaomi mengeluarkan smartphone flagship-nya beberapa waktu lalu. Xiaomi menawarkan tiga varian untuk Xiaomi Mi 5 itu. Tiga varian yang diluncurkan Xiaomi itu mencakup Mi 5 32 GB, Mi 5 64 GB, dan Mi 5 Pro, yang memiliki RAM 4 GB dan storage 128 GB. Pada berita tersebut tertera, Xiaomi Mi 5 meluncur dengan dua varian yakni varian RAM 3 GB dengan storage 32 GB, dan RAM 4G dengan storage 128 GB. Seperti diketahui, masing-masing varian itu memiliki dapur pacu yang berbeda, di mana Xiaomi Mi 5 32 GB datang dengan prosesor Snapdragon 820 berkecepatan 1,8 GHz, RAM 3 GB, storage 32 GB, 3d ceramic glass. Sedangkan Mi 5 64 GB datang dengan prosesor Snapdragon 820 berkecepatan 2,15GHz, RAM 3GB dan storage 64 GB, serta 3D ceramic glass. Sementara Mi 5 Pro datang dengan prosesor Snapdragong 820 clocked 2.15GHz, RAM 4 GB, storage 128 GB, dan 3D ceramic body.
  22. Imlek merupakan perayaan tahun baru seperti halnya pada perayaan tahun baru masehi atau tahun baru hijriah dalam umat Islam. Tahun baru untuk warga Tionghoa ini dirayakan setiap tahunnya, berdasarkan perhitungan kalender tahun China. Pada perayaan ini banyak sekali tradisi yang dilakukan oleh orang-orang keturunan Tionghoa. Biasanya mereka melakukan perayaan di rumah kerabat, di restaurant di kelenteng atau yang lebih meriah di tempat-tempat keramaian. Setiap tradisi tersebut sebenarnya memiliki makna tersendiri tidak sekedar memeriahkan saja. Apa saja tradisi pada perayaan Imlek yang dilakukan orang-orang Tionghoa? Simak tradisinya berikut ini: 1. Membersihkan dan Mendekorasi Ulang Rumah/Tempat Tinggal Dalam tradisi turun temurun orang Tionghoa mendekati Imlek mereka harus membersihkan rumah. Tradisi ini bertujuan untuk membersihkan hal-hal buruk di dalam rumah untuk persiapan menerima keberuntungan pada tahun baru Imlek. Biasanya mereka juga mendekorasi ulang rumah dengan mengecat rumah, menata ulang perabotan. Mereka juga membuat kertas bertuliskan kalimat bijak atau doa yang ditempelkan pada setiap bagian rumah. Dekorasi rumah yang biasanya mereka lakukan juga menambahkan aksen warna merah, dan lampion yang melambangkan sejahtera, keberuntungan dan kekuatan. 2. Pakaian dan Sepatu Baru Tahun baru harus dimulai dengan sesuatu yang baru. Dalam perayaan Imlek terdapat tradisi membeli pakaian atau sepatu baru yang berwarna merah. Mereka akan menggunakan pakaian tersebut pada saat Imlek tiba. Artinya, orang Tionghoa sangat percaya bahwa penampilan baru dan sikap yang baru serta optimis akan penting dalam mencapai masa depan. Mereka memiliki harapan bahwa masa depan mereka akan selalu dalam kemakmuran dan selalu terang. 3. Makanan Khas Imlek Warga Tionghoa biasanya menyiapkan makanan khas yang disesuaikan dengan jumlah shio dalam China yaitu sebanyak 12 jenis. Misalnya ada 12 jenis masakan, 12 jenis kue dan lain-lain. Bahkan makanan-makanan tersebut memiliki arti tersendiri. Seperti lapis legit berarti rezeki yang berlapis-lapis, ikan lambing unsur air, bebak dan ayam utuh sebagai simbol unsur udara yaitu sebagai lambing kehidupan. Ada juga siu me yaitu lambang umur yang panjang dan kemakmuran hidup. 4. Pantang Makan Bubur dan Membalik Ikan Bubur oleh orang Tionghoa dianggap sebagai lambang kemiskinan. Sehingga mereka pantang makan bubur pada saat Imlek tiba. Selain itu mereka juga memiliki pantangan lain seperti dilarang membalik ikan. Artinya saat makan ikan, harus pada salah satu sisinya saja, tidak boleh dibalik untuk mengambil bagian lain. Bagian lain akan disimpan atau dipertahankan. Ikan juga tidak boleh habis pada hari itu namun harus disisakan untuk acara keesokan harinya. Makna pantangan ini adalah untuk menjaga nilai surplus pada tahun berikutnya. 5. Melunasi atau Mengurangi Utang Warga Tionghoa akan segera melunasi atau membayar hutang mereka sebelum tahun baru tiba agar tahun depan tidak ada beban hutang. 6. Barongsai atau Liong Naga Barongsai atau Liong Naga adalah perayaan wajib saat Imlek. Bisanya perayaan ini diadakan di tempat keramaian yang bisa dililhat banyak orang. Perayaan ini merupakan lambang kebahagiaan dan kesenangan dan membawa hoki tersendiri bagi warga Tionghoa. 7. Angpao Angpao disini berupa bingkisan dalam sebuah amplop merah dan berisi sejumlah uang. Harapannya yaitu membawa kegembiraan dan semangat hidup yang akan membawa nasib menjadi lebih baik. Namun, dalam pemberian Angpao juga ada aturannya, tidak sembarang orang/kerabat bisa menerima angpao tersebut. Angpao hanya bisa diberikan oleh orang yang sudah menikah. Bahkan mereka yang sudah bekerja namun belum menikah tidak boleh member angpao karena dianggap bisa menjauhkan jodoh. Angpao bisa diberikan kepada anak-anak dan orang tua. Angpao berhak diberikan pada anak –anak, anak yang sudah bekerja namun belum menikah. Mereka menerima angpao dari paman, bibi, serta orang tua. Sedangkan untuk anak yang sudah menikah hanya menerima angpao dari orangtuanya saja. Isi angpao juga harus diperhatikan karena tidak boleh ada unsur angka 4 misalnya Rp 4.000. Dalam budaya China 4 bearti lambang kesialan atau dalam bahasa China terdengar seperti bermakna “mati”. Angpao juga tidak boleh diberikan dalam jumlah uang ganjil karena berkaitan dengan pemakaman.
  23. Feng Ying akan menjalani sebuah operasi yang sangat berbahaya, ia khawatir operasinya tidak berhasil, ia tampil di acara Impian Tiongkok dan mendapat sambutan luas di masyarakat Tiongkok. Video penutup ini adalah video setelah operasi dilakukan ..
  24. Pembangunan sebuah infrastruktur umum biasanya memakan waktu lama saat dilakukan rekonstruksi atau pemugaran. Namun hal yang cukup menakjubkan telah terjadi di Beijing, Tiongkok. Sebuah jembatan layang menghubungkan jalur-jalur penting dapat dibangun kembali hanya dalam waktu 48 jam saja. Para insinyur dari negeri Tirai Bambu itu telah membuktikan kehebatan mereka yang berhasil menyelesaikan pembangunan ulang jembatan tersibuk di kota Beijing. Adalah jembatan San Yuan di Beijing yang telah dibangun kembali setelah dibongkar dan hanya membutuhkan waktu kurang dari 48 jam dengan beberapa perencanaan pintar untuk akhirnya dapat dilintasi kendaraan kembali. Bahkan proses pembangunan jembatan San Yuan itu dapat disaksikan melalui video time-lapse footage yang menampilkan kondisi jembatan saat mulai dibongkar hingga selesai. Jembatan San Yuan sendiri memiliki total berat 1.300 ton dan jembatan yang terletak di kota Beijing ini dilewati oleh lebih dari 200.000 kendaraan setiap harinya. Harus diselesaikan dalam waktu yang secepat mungkin memang menjadi tuntutan para pekerja yang menyelesaikan proyek rekonstruksi jembatan ini, pasalnya jembatan San Yuan menghubungkan beberapa jalur penting di kota Beijing. Jembatan ini menghubungkan setidaknya 48 rute vital termasuk tiga Ring Road dan flyover ke bandara Internasional. Karena setiap harinya dilalui oleh ribuan kendaraan berat, maka balok-balok jembatan ini mengalami penurunan ketinggian, sehingga secepatnya harus dilakukan rekonstruksi untuk menunjang keselamatan. Karena memiliki jalur penghubung yang sangat vital maka dibutuhkan keahlian dalam membangun ulang jembatan ini agar dapat selesai secepat mungkin. Setidaknya ada 11 bagian terpisah dari jembatan yang harus dirangkai agar membentuk menjadi sebuah jembatan, namun sebelumnya harus dilakukan pembongkaran bangunan lama yang dipisahkan hingga menjadi 27 bagian sebelum akhirnya dapat dibangun kembali. Pembangunan jembatan dimulai pada tanggal 13 November 2015 jam 11.00 waktu setempat, dan melalui rekaman video time-lapse dapat dilihat proses pembangunannya. Namun ada kendala yang dihadapi para insinyur saat melakukan pembongkaran dan mereka tidak mengantisipasi kejadian yang diluar perkiraan. Karena kerusakan yang lebih parah pada saat dilakukan pembongkaran itulah, maka yang sebelumnya jembatan ini ditargetkan selesai dalam waktu 24 jam, molor hingga lebih dari waktu 36 jam. Setelah berhasil membongar blok bangunan lama, akhirnya mereka mulai membangun bangunan baru dengan blok yang memiliki panjang 180 kaki dan lebar 147 kaki. Dibutuhkan dua kilotron katrol mekanik untuk menggeser balok tersebut ke posisi jembatan. Dan akhirnya balok telah terpasang di posisi yang tepat, dan kemudian dilakukan pengaspalan serta memberi marka jalan. Jembatan San Yuan yang baru pun akhirnya selesai pada tanggal 15 November dan sudah dapat dilalui kendaraan. Negara Tiongkok memang dikenal sebagai negara dengan tenaga kerja yang handal serta sudah tidak asing dengan proyek-proyek konstruksi yang memakan waktu singkat. Bahkan sebelumnya insinyur negara ini berhasil membangun gedung yang memiliki 57 lantai hanya dalam waktu 19 hari di Hunan, Tiongkok.
  25. Brand asal Tiongkok satu ini memang sedang gencar menghadirkan produk-produk barunya. Setelah sukses dengan bisnis smartphone-nya, perusahaan yang khas dengan warna oranye ini belakangan melakukan ekspansi bisnis dengan merambah sejumlah bisnis lain, selain bisnis smartphone. Beberapa bulan terakhir ini Xiaomi santer diberitakan karena meluncurkan produk-produk barunya, mulai dari TV hingga segway. Kini perusahaan yang berbasis di Tiongkok ini, selain tengah sibuk mempersiapkan penerus Mi 4, perusahaan juga dikabarkan tengah menggarap sebuah laptop baru besutan mereka. Seperti yang diwartakan Digitimes, Selasa (3/11/2015), Xiaomi dikabarkan telah membeli komponen dari para pemasok untuk memproduksi sekitar 750 ribu unit laptop. Tak tanggung-tangung, pada awal bisnisnya di dunia laptop, Xiaomi bakal meluncurkan dua seri sekaligus. Varian dari laptop Xiaomi tersebut berukuran 12,5 inch dan 13,3 inch. Menurut berita yang berkembang, perusahaan rencananya bakal meluncurkan dua produk laptopnya tersebut pada kuartal pertama tahun 2016. Bahkan untuk memenuhi permintaan pada kuartal pertama, Xiaomi kabarnya menunjuk dua pabrik sekaligus untuk memproduksi laptop Xioami, yakni Inventec dan Compal Electronics yang dipercaya membuat laptop Xiaomi. Xiaomi sendiri dikenal selalu memasarkan produknya dengan kualitas yang baik, namun dengan harga yang sangat terjangkau. Besar kemgungkinan laptop Xiaomi bakal dijual dengan harga yang terjangkau pula. Untuk sistem operasinya sendiri, hingga saat ini belum diketahui. Namun ada rumor yang mengatakan bahwa laptop Xiaomi akan menjalankan sistem operasi Linux yang telah dijejali dengan tampilan antarmuka MIUI. Namun rumor tersebut pun dapat berubah-ubah, lantaran pihak Xiaomi sendiri belum membeberkan secuil informasi kepada publik. Namun jika itu benar, maka pasar laptop yang belakangan ini mulai kendor akan tambah bergairah lagi dengan kemunculan laptop Xiaomi.
×
×
  • Create New...