Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'chat'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 7 results

  1. Microsoft telah mengumumkan bahwa mulai hari ini dan seterusnya, pengguna tidak lagi memerlukan akun Skype Microsoft untuk menggunakan layanannya seharian penuh. Pengguna disarankan langsung ke website Skype dan bergabung sebagai Skype for Web: Guest Accounts. Setelah itu barulah dapat memilih nama mereka untuk ikut join ke semua fitur Skype seperti panggilan suara dan video. Fitur ini satu-satunya yang akan membawa percakapan Anda berlangsung selama seharian penuh, tergantung si pengguna mempertahankan percakapan tersebut. Jika Anda ingin menggunakan fitur-fitur lain, itu berarti Anda harus menemukan beberapa cara untuk men-download log secara manual. Untuk melanjutkan percakapan lebih lama, memanggil nomor telefon secara real-time dengan Skype Translator. Namun, pengguna disarankan harus melakukan login atau mendapatkan akun Skype terlebih dulu. Fitur Skype ini tampaknya berguna untuk orang-orang yang sangat memerlukan layanan untuk acara tertentu.
  2. Aplikasi pesan instan Line ternyata berhasil disusupi akun penyebar konten porno. Sadar akan hal itu, Line mengklaim melakukan serangkaian pencegahan. “Line mengetahui isu yang melibatkan akun-akun yang menyalahi atau melanggar aturan layanan kami. Saat kami mengetahuinya, kami langsung menghapus, dan memblokirnya,” tulis pernyataan Line dari temen Line menjelaskan bahwa layanan seperti ini memang bukan tidak mungkin bisa disusupi oleh akun-akun nakal. Makanya, perusahaan yang bermarkas di Jepang ini menerapkan proteksi berupa sistem penyaringan terhadap kata kunci tertentu. “Setiap hari tim LINE melakukan monitoring dengan cara memasukan lebih dari 50 kata kunci yang berkaitan dengan hal-hal seperti itu dan langsung menghapusnya,” tulis Line. Menurut pengakuan Line saat ini akun-akun yang menyalahi aturan mereka telah dibekukan, namun bagi para pengguna yang masih menemukan akun seperti itu bisa memblokirnya langsung atau melapor ke contact.line.me/ agar akun tersebut bisa ditangguhkan. Selain memblokir akun dengan kata khusus, Line sejatinya juga memimalisir penyebaran akun tak pantas dengan tidak menyediakan fungsi pencarian layaknya Instagram atau mesin pencari Bing. Karena untuk mengikuti akun tertentu pengguna harus mengetahui nama id akun tersebut. Jadi tak bisa sembarangngan menambah teman. Sebelumnya, salah satu pengguna Line bernama Sophie mengaku melihat akun penyebar konten porno pada linimasanya. Sophie tidak berteman dengan akun tersebut, namun tetap bisa melihat karena telah dibagikan oleh sala satu temannya. Kaget karena saya tak pernah ikut akun atau grup porno tersebut. Kok tiba-tiba nongol di lini masa saya Selama ini saya pikir Line itu aman dari hal-hal begini, nyatanya tidak. Saya perlu waspada dan teliti lagi, nih," risaunya,
  3. Google diperkirakan akan membuat chatbot atau sebuah program komputer untuk melakukan simulasi percakapan dengan pengguna, khususnya melalui internet dengan memanfaatkan kecerdasan buatan. Pengguna aplikasi yang belum diberi nama ini nantinya bisa terlibat dalam percakapan dengan chatbot yang mampu menjawab berbagai pertanyaan, dibandingkan harus menggunakan Google sebagai mesin pencari. Dalam layanan terbarunya, unit Alphabet Inc. akan dikerahkan dalam pembuatan perangkat lunak program yang dapat memeriksa jawaban yang akan diberikan kepada pengguna. Google mengaku telah menghabiskan waktu setidaknya satu tahun untuk mengembangkan layanan canggih ini. Sebagai bentuk langkah agresifnya, tidak tanggung-tanggung Google juga diketahui mempersiapkan setidaknya 200 laboratorium untuk membuat chatbot ini, sebagaimana dilaporkan dalam The Wall Street Journal. Juru bicara Google masih menolak untuk memberikan keterangan lebih lanjut. Namun, dalam mewujudkan mimpinya, Google dikabarkan akan membuka diri bagi pihak ketiga sebagai pengembang untuk menggarap perancangan teknologi untuk layanan yang belum jelas namanya tersebut. Menurut Porio Research Ltd., aplikasi pengirim pesan memang menjadi salah satu platform populer khususnya pada ponsel yang menghubungkan setidaknya 2 miliar orang di seluruh dunia. Beberapa aplikasi seperti Messenger dan WhatsApp dari Facebook serta WeChat di China telah menjadi 'kabel' yang menguhubungkan komunikasi pengguna, baik lintas negara, lintas ruang, dan lintas waktu. Di dunia aplikasi pengirim pesan, Facebook sebelumnya telah meluncurkan 'M', sebuah asisten digital yang merupakan bagian dari aplikasi Messenger. 'M' merupakan kombinasi dari seorang 'pengawas manusia' dan perangkat lunak, di mana dapat membantu pengguna untuk membeli barang, memesan restoran, perjalanan, dan membuat janji melalui teks. Google jelas masih jauh dari pengalaman sebagai perusahaan teknologi yang bercita-cita mengintegrasikan kecerdasan buatan dengan aplikasi pengirim pesan. Apalagi, Google diketahui tidak terlalu mendulang kesuksesan melalui aplikasi Google Hangouts dan Messenger yang telah ada sebelumnya. Langkah ini pun terkesan sebagai suatu bentuk 'unjuk gigi' Google di tengah persaingan perusahaan messenger dunia. “Semua pengguna menginginkan cara mudah untuk menemukan apa yang mereka cari dan Google tidak berada 'di depan' konsumen dan inilah yang menjadi permasalahan mereka. Aplikasi pengirim pesan adalah bagian dari internet di mana bukan menjadi kekuatan Google. Mereka harus memenangkan dan menjadi pemain dominan pada aplikasi messaging,” kritik Scott Stanford, co-founder perusahaan modal ventura Sherpa Capital.
  4. Aplikasi pesan instan atau messenger memang tengah marak di era smartphone seperti sekarang ini. Dengan banyaknya pengembang yang meluncurkan layanan perpesanannya, membuat mereka harus menghadirkan fitur unik dan inovasi baru untuk menarik perhatian pengguna smartphone. Untuk saat ini fitur-fitur umum seperti stiker, panggilan suara, panggilan video dan lain-lain sudah menjadi layanan yang biasa, namun bagaimana jika ada fitur pinjam uang di aplikasi messenger? Baru-baru ini perusahaan asal Tiongkok, Tencent telah meluncurkan layanan pinjam uang untuk aplikasi pesan instannya WeChat. Aplikasi ini pada tahun 2014 lalu memiliki 355 juta pengguna di seluruh dunia. Untuk mempertahankan penggunanya agar terus menggunakan aplikasi pesan instannya, WeChat kini hadir dengan layanan hutang dalam hitungan menit. Layanan pinjam uang yang dimaksud ini bernama Weilidai. Jika diartikan, Weilidai sendiri memiliki arti ‘sedikit pinjaman uang’. Dengan layanan ini, pengguna WeChat dapat meminjam uang dengan jumlah maksimal 200 Yuan atau sekitar 448 ribu Rupiah jika dikonversikan dengan kurs saat ini. Pinjaman uang dari WeChat ini akan dicairkan oleh WeBank, yakni sebuah bank internet yang telah diluncurkan oleh Tencent dan beberapa perserikatan dagang lainnya di Tiongkok. Layanan Weilidai sendiri cukup menarik perhatian, pihak Tencent tidak membebankan jaminan atau agunan apapun untuk menimkati layanan pinjam uang ini. Terbilang cukup berani, mengingat dengan sistem layanan seperti ini dapat menimbulkan penyalahgunaan layanan dari pengguna. Namun untuk saat ini, layanan Weilidai ini hanya tersedia di Tiongkok saja. Entah apakah layanan ini akan hadir di wilayah lain, namun langkah Tencent dalam menghadirkan Weilidai ini cukup mendapatkan banyak perhatian dari para netizen. Banyak pengguna media sosial mengomentari miring tentang layanan dari Tencent ini. Terlebih lagi tidak adanya jaminan apapun akan menimbulkan tindak penyalah gunaan layanan ini.
  5. Salah satu layanan email Meskipun telah banyak media komunikasi digital seperti pesan instan, SMS, sampai media sosial, tetapi sebuah jajak pendapat menunjukkan bahwa surat elektronik atau email masih jadi alat komunikasi paling efektif di tempat kerja dan akan menjadi media penting dalam lima tahun ke depan. Dalam survei online yang melibatkan 400 pekerja kerah putih Amerika Serikat, hampir setengah dari responden mengatakan mereka memakai email untuk kerja dan intensitasnya akan terus meningkat di tahun mendatang. Lebih dari 90 persen pekerja mengaku mereka memeriksa email pribadi di tempat kerja, dan 87 persen melihat email bisnis di luar jam kerja. "Email akan tetap menjadi landasan budaya kerja," kata Kristin Naragon, dari perusahaan peranti lunak komputer Adobe Systems Inc, yang ditugaskan dalam jajak pendapat. Para pekerja ini menghabiskan waktunya selama 6,3 jam sehari untuk memeriksa email, dengan rincian 3,2 jam email pekerjaan dan 3,1 jam email milik pribadi. Salah satu kekuatan email dibandingkan layanan komunikasi lain adalah, keberadaan fitur yang memungkinkan pengguna melampirkan dokumen ukuran besar dan memiliki ruang untuk menjelaskan secara detail. Orang Amerika Serikat, menurut Naragon, bahkan terbilang sering mengecek email. Setengah dari responden tercatat masih memantau email ketika sedang liburan. Hampir 80 persen mengatakan mereka melihat email sebelum pergi ke kantor dan 30 persen mengatakan mereka memeriksa kotak masuk saat masih di tempat tidur ketika pagi hari. Memeriksa email saat di tempat tidur dan sebelum ke kantor, banyak dialami oleh remaja berusia 18 sampai 34 tahun. Sementara itu lebih dari seperempat generasi milenium ini mengaku memeriksa email saat mengemudi. Naragon berkata, para responden studi ini menyadari kecanduan mereka dan mencoba untuk mendapatkan kembali keseimbangan hidup yang lebih baik. Sebanyak 40 persen mengatakan mereka telah mencoba untuk menjauhkan diri dari email. Ketika ditanya tentang apa yang paling menjengkelkan dari email, 28 persen mengatakan tidak suka menggulirkan layar perangkat komputer terlalu jauh untuk membaca seluruh pesan yang begitu banyak. Jika bisa memilih, sebanyak 40 persen pekerja mengatakan mereka berharap agar bisa menerima email yang lebih sedikit setiap harinya.
  6. Microsoft baru saja meluncurkan sebuah aplikasi email baru bernama “Send” dan lucunya justru meluncur pertama kali di platform iOS, bukan di Windows Phone dan Android yang justru akan menyusul tak lama lagi. Send ini merupakan aplikasi sederhana yang mirip aplikasi chat tapi sebenarnya mengirimkan email dan menggunakan akun Outlook dan menampilkan kontak Outlook Anda dengan slogan “”in-and-out email”. Saat ini aplikasi Send sudah dapat digunakan di Amerika dan Kanada bagi mereka yang memiliki akun Office 465 business dan email sekolah yang juga akan tersedia di pasar lebih luas pada bulan-bulan mendatang. Percakapan menggunakan Send juga dapat terlihat di Outlook, tapi dalam aplikasi ini Anda hanya melihat percapakan yang menggunakan aplikasi saja. Aplikasi ini sebenarnya bertujuan menyederhanakan penggunaan email sehingga Anda dapat sangat cepat mengirim email bahkan email yang sangat singkat dan tanpa subjek sekalipun. Bahkan uniknya Anda juga bisa melihat status orang lain “sedang mengetik” seperti pada aplikasi chat kebanyakan. Ada juga tool Quick Reply dengan respon yang umum seperti “on my way” dan “I’ll get back to you.”.
  7. Duh, rasanya kepengin banget chat sama si dia hari ini, tapi sampai malam begini dia belum chat kita duluan. Belum lagi kita memang lagi enggak ada perlu sama dia dan kehabisan bahan obrolan. Situasi kayak gini kadang bikin kita geregetan sendiri. Ujung-ujungnya, kita jadi nunggu-nunggu enggak jelas, bahkan sampai ketiduran pun ternyata dia enggak kirim chat duluan. Hiks. Daripada kejadiannya kayak tadi, mendingan ngobrolin hal-hal ini, yuk! Masa kecil Ada saja kejadian masa kecil kita yang menarik buat diceritakan sama orang-orang di sekitar kita, termasuk sama si dia. Kadang topik ini bisa bikin obrolan jadi mengasyikan, karena terkadang kita dan si dia punya beberapa kesamaan. Kalau bingung buat memulai obrolan ini, coba iseng kirim foto masa kecil kita ke si dia. Suruh dia nebak itu siapa atau suruh dia kasih caption buat foto kita itu. Hi-hi-hi. Kebiasaan waktu hari spesial Hari raya, ulang tahun, kelulusan dan hari-hari spesial yang dialami setiap orang pasti bisa jadi bahan obrolan menarik. Soalnya hari-hari itu dialami sama si dia juga, enggak mungkin kan si dia enggak punya pengalaman menarik waktu melewati hari itu. Kita bisa mulai dengan bertanya hari apa yang paling enggak bisa dia lupakan dalam hidupnya atau iseng tanya tanggal ulang tahunnya, meskipun sebenarnya kita sudah kepo soal info itu. Film favorit Setiap orang pasti punya film favorit, termasuk kita! Film favorit kamu apa, girls? Coba rekomendasikan film ini ke si dia. Tanya apakah dia sudah pernah menontonnya apa belum. Siapa tahu dia tertarik dan mau menontonnya juga. Atau mungkin dia sudah menontonnya, jadi kita bisa mengobrol banyak soal hal ini sama dia. Kalau pun dia enggak suka, coba tanya rekomendasi film dari dia apa. Kirim karya kita Coba iseng kirim salah satu karya buatan kita, girls. Misalnya, kalau kamu suka menggambar, coba kirim gambaran kamu ke si dia atau kirim lagu cover kalau memang kita suka dan bisa menyanyi. Enggak usah malu-malu, girls. Artis kesukaan Kita boleh banget iseng mengirim foto artis kesukaan kita ke si dia dan bercanda soal hal itu. Dari situ kita bisa membuka topik obrolan-obrolan yang lainnya. Siapa tahu dia membalas sama foto artis favoritnya juga. Asyik, kan!
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy