Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'ceo apple'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 4 results

  1. Saat Steve Jobs bertarung dengan penyakit yang dideritanya, sang sahabat sekaligus CEO Apple sekarang, Tim Cook, ternyata pernah menawarkan bagian dari organ hatinya untuk bos Apple yang tengah sekarat itu. Dalam buku Becoming Steve Jobs yang telah dipublikasikan secara online, mengungkapkan bahwa Tim Cook rela mendonorkan organ hatinya demi kesembuhan sang bos Apple. Namun, Jobs justru marah kepada Cook dan menolak tawaran tersebut meskipun saat itu kondisinya sangat sakit. Cook yang selalu menjenguk pendiri Apple itu pun menemukan bahwa ia dan Steve Jobs memiliki golongan darah yang langka. Tim Cook pun menduga bahwa hatinya mungkin cocok untuk didonorkan kepada Jobs. Masih menurut buku itu, setelah melalui serangkaian tes dinyatakan bahwa organ hati parsial milik Cook cocok untuk ditransplatasikan kepada Jobs. Ketika Cook memberitahukan hal tersebut pada Steve Jobs, bos Apple yang tengah sekarat itu justru sangat marah. “Steve hanya berteriak pada saya empat atau lima kali selama 13 tahun mengenalnya, dan kemarahan ini adalah salah satu dari mereka," ujar Cook. Dia mengundurkan diri sebagai CEO Apple pada Agustus 2011 dan meninggal pada 5 Oktober 2011 pada usia 56. Buku ini juga mengungkapkan bahwa Jobs sempat merenungkan membeli Yahoo sebagai cara untuk Apple untuk masuk ke bisnis pencarian.
  2. Obi Worldphone SF1 dan SJ1.5 Siapa bilang smartphone murah hanya bisa diproduksi oleh pabrikan asal China? Buktinya, mantan CEO Apple ini baru saja memperkenalkan dua smartphone berbudget minimum dengan spesifikasi maksimum. Nama John Sculley mungkin masih awam di telinga, bahkan untuk penggemar gadget Apple sekalipun. Maklum, Sculley menjabat sebagai bos Apple di tahun 1983 sampai 1993. Pasca lepas dari Apple. Sculley menjadi pendiri sebuah start-up pembuat smartphone bernama Obi Worldphone. Seperti dilansir oleh Phone Arena (28/08), start-up tersebut baru mengumumkan kehadiran dua smartphone mereka, Obi Worldphone SF1 dan SJ1.5. Dan seperti yang telah disebutkan di atas, harga maksimal keduanya tak sampai Rp 3 juta. Versi termurah adalah Obi Worldphone SJ1.5. Smartphone tersebut hanya dibanderol Rp Rp 1,5 jutaan. Dengan harga segitu, pengguna sudah bisa mendapatkan spesifikasi lumayan handal, misalnya layar Gorilla Glass 3, prosesor Quad-core 1,3 GHz besutan MediaTek, RAM 1GB, ROM 16GB, fitur dual-SIM, baterai 3000mAh, dual kamera 8 dan 5 MP. Sementara versi yang lebih mahal, Obi Worldphone SF1 dibanderol Rp 2,7 jutaan. Smartphone ini mengusung spesifikasi yang lebih top dari SJ1.5. Yang pertama adalah layar 5 inci berkualitas HD dengan kerapatan 443ppi! Sehingga bisa dipastikan bila tampilan yang dihasilkan terang dan berwarna kuat. Sedangkan untuk dapur pacunya, Obi Worldphone mempercayakan 'otak' SF1 pada prosesor Octacore Snapdragon 615. Guna mendukung performa prosesor, terdapat pilihan paket RAM 2GB dan memori internal 16, serta paket RAM 3GB dan memori internal 32GB. Fitur-fitur pendukung lain juga tiudak kalah 'wah', sebut saja kamera utama 13MP bersensor Sony Exmor IMX214, kamera depan 5MP, baterai 3000mAh, Android Lollipop, teknologi 4G (dual-SIM), dan Quick Charge 1.0 untuk pengisian daya lebih cepat. Menariknya, meski dibuat oleh mantan CEO Apple, dua smartphone Obi Worldphone itu kemungkinan besar tidak akan dijual di Amerika, tetapi kawasan Afrika dan Asia, termasuk Indonesia!
  3. CEO Apple, Tim Cook Sebuah Rancangan Undang-Undang (RUU) yang memperbolehkan masyarakat melakukan tindakan diskriminasi baru disahkan di Indiana dan Arkansas, Amerika Serikat. Hal ini membuat CEO Apple, Tim Cook angkat bicara. "Atas nama Apple, saya berdiri di sini untuk menentang peraturan perundang-undangan. RUU ini akan merugikan pekerjaan, pertumbuhan, dan semangat ekonomi di berbagai wilayah AS di perekonomian abad 21 dulunya disambut dengan tangan terbuka," tulis Cook di dalam artikelnya yang dipublikasikan di situs Washington Post. Dalam tulisan artikelnya, Cook yang mengumumkan bahwa dirinya adalah homoseksual pada Oktober lalu itu mengungkapkan bahwa diskriminasi adalah bukan sesuatu yang mudah untuk dilawan, namun penting sifatnya untuk masuk ke dalam aturan hukum yang seharusnya bisa melindungi para masyarakat. Cook menyampaikan harapannya agar banyak pihak yang rela bergabung dengannya dalam gerakan perlawanan RUU tersebut. Ia tak luput mengatakan bahwa Apple sangat terbuka untuk semua orang dan tak melihat perbedaan dari unsur latar belakang, kondisi fisik, dan agama. "Mau seperti apapun hukum yang diterapkan di Indiana atau Arkansas, kami tak akan toleransi tindak diskriminasi," tulis Cook. Tak hanya melalui artikel, Cook juga mempublikasikan serangkaian kicauan di akun Twitternya. "Apple terbuka untuk semua orang. Kami sangat kecewa pada aturan hukum baru di India serta pemerintah Arkansas yang memutuskan hal sama," kicau pemilik nama pengguna @tim_cook pada 27 Maret lalu. Kicauan kedua Cook berbunyi, "dari berbagai belahan dunia, kami berjuang untuk memperlakukan pelanggan secara adil tak melihat asal mereka, apa yang mereka sembah atau hal apa yang mereka sukai." [tweet]https://twitter.com/tim_cook/status/581515547788984320[/tweet]
  4. CEO Apple Tim Cook merencanakan untuk mendonasikan semua kekayaannya ke badan amal. Keputusan ini diambil setelah ia menyelesaikan semua biaya pendidikan keponakannya -- saat ini berusia 10 tahun -- hingga nanti ia kuliah. Cook mempunyai kekayaan yang sangat melimpah, diperkirakan mencapai USD 785 juta atau sekitar Rp 10,2 triliun (USD 1 = Rp 13.000). Terdiri dari saham di Apple senilai USD 120 juta dan saham terbatas senilai USD 665 juta. Keputusan bos Apple ini menambah panjang daftar orang super kaya yang memilih untuk menyumbangkan kekayaannya. Bill Gates (Microsoft), Mark Zuckerberg (Facebook), dan Larry Ellison (Oracle) adalah tiga di antaranya. Tiga nama itu tercatat di situs Giving Pledge yang bertujuan untuk memudahkan para miliuner mendonasikan kekayaan. Warren Buffett, salah satu orang terkaya di dunia, pernah menyarankan para miliuner untuk menyumbangkan kekayaannya melalui situs tersebut. Nama Cook memang tak terdaftar di situs tersebut. Ia mengaku sengaja tak mengumbar penerima donasinya, karena sedang membangun sebuah pendekatan yang lebih sistematik terhadap filantropi, yang lebih dari sekadar menuliskan cek. Kekayaan Cook memang tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan Bill Gates ataupun Mark Zuckerberg yang mencapai miliaran dolar. Namun Cook berharap bahwa keputusannya ini bisa membuat perubahan. Cook terbilang CEO raksasa teknologi yang kontroversial. Ia diketahui tak punya anak, bahkan pernah blak-blakan mengaku sebagai seorang penyuka sesama jenis (gay).
×
×
  • Create New...