Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74

Search the Community

Showing results for tags 'business'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Meskipun ada beberapa cara untuk membuat presentasi PowerPoint menarik, tetapi biasanya, presentasi menggunakan PowerPoint cenderung agak membosankan. Dan tampaknya, Microsoft juga menyadari hal ini. Setelah 10 bulan melakukan pengetesan diam-diam, pada hari Rabu, 5 Agustus 2015, Microsoft meluncurkan sebuah tool baru untuk membuat presentasi tugas sekolah atau presentasi pekerjaan menjadi lebih menarik untuk dilihat. Sway, yang Microsoft sebut sebagai tool untuk menceritakan sebuah cerita, kini telah menjadi bagian dari Office. Seperti yang disebutkan Mashable, Sway tersedia sebagai aplikasi untuk Windows 10 bagi siapa pun yang memiliki akun Microsoft, mulai dari orang-orang yang menggunakan akun gratis hingga mereka yang menggunakan akun Office 365, baik untuk bisnis maupun untuk edukasi. Meskipun sekarang ini telah ada banyak tool yang berfungsi untuk membuat presentasi yang menarik, seperti Prezi dan Haiku, tetapi Sway memiliki engine yang akan memudahkan Anda untuk memasukkan berbagai konten, mulai dari video YouTube, foto, tweet dan berbagai konten multimedia lainnya dan Sway akan mengatur format konten tersebut untuk Anda. Karena Sway juga terhubung ke cloud, para penggunanya dapat memilih foto dan video yang tersimpan pada cloud. Sway secara otomatis akan melakukan format ulang presentasi Anda saat Anda melihatnya di ponsel, tablet, laptop atau PC. Ia dilengkapi dengan fitur yang memungkinkan Anda untuk melakukan kolaborasi dengan orang lain untuk membuat proyek Sway. Presentasi Sway memang disimpan pada cloud, tetapi jika koneksi internet di tempat Anda tidak stabil, Anda dapat mengunduh file yang Anda perlukan sehingga Anda dapat membuka file tersebut bahkan saat Anda tidak terhubung ke internet. Microsoft berkata, Sway dibuat untuk melengkapi berbagai tool lainnya seperti PowerPoint dan bukan untuk menggantikannya. Tetapi jika Anda melihat contoh yang ada, terlihat jelas Sway dapat membuat presentasi Anda jauh lebih menarik. Saat Microsoft pertama kali meluncurkan preview Sway tahun lalu, beberapa ribu pengguna awal mencoba untuk menggunakannya. Salah satunya adalah penyanyi Daria Musk, yang membuat dokumentasi dari proses penulisan lagu miliknya untuk dilihat pada para fans-nya.
  2. Memulai perusahaan rintisan tidak mudah. Mulai dari mencari investor, mengembangkan tim hingga memulai produksi. Namun lulusan Harvard Business School mendapat kemudahan dalam bentuk sebuah studio kerja bersama, khusus perusahaan rintisan di kota New York.
  3. Sejatinya kegagalan dalam sebuah bisnis merupakan hal yang biasa dan wajar yang akan dialami oleh setiap pebisnis, baik pebisnis awal maupun pebisnis yang telah bertahun tahun dalam menjalankan bisnisnya. Jadi gagal dalam bisnis jangan dianggap sebagai sesuatu yang menakutkan namun jadikan kegagalan sebagai pembelajaran serta tantangan agar bisa bangkit dan membangun kembali bisnis yang baru. Namun setiap orang yang melakukan bisnis tentunya tidak ingin mengalami kegagalan. Perlu usaha dan strategi untuk mengembangkan bisnis serta mengupayakannya agar tidak gagal. Tak sedikit mereka yang gagal bisnis dan enggan memulai kembali bisnisnya. Untuk itulah perlu mental yang kuat sebelum memutuskan untuk berbisnis karena kemungkinan untuk gagal selalu ada. Sebelum mulai berbisnis ada baiknya untuk mencermati berbagai hal yang akan membuat bisnis gagal. Berikut 6 hal penyebab bisnis Anda gagal. 1. Hanya Fokus Pada Produk Saja Memberikan perhatian pada produk bisnis Anda memang baik dan sangat disarankan. Namun jika Anda hanya terfokus pada produk tersebut maka akan menjadi percuma sebagus apapun produk yang dikembangkan namun tanpa memikirkan pemasaran produk tersebut. Maka akan membuat produk tersebut tidak akan dilirik oleh orang lain. Oleh karena itu jangan hanya terfokus pada produk saja namun perhatikan pula mengenai pemasarannya. 2. Jangan Cepat Mengambil Keputusan Dalam menjalankan bisnis memang ada kalanya Anda harus mengambil keputusan dengan cepat. Namun bukan berarti Anda tidak memikirkan serta mempertimbangkannya terlebih dahulu. Mengambil keputusan terlalu cepat tanpa pertimbangan apapun akan mengakibatkan bisnis yang telah Anda jalani jatuh atau gagal. 3. Kurangnya Inovasi Sebuah bisnis yang sukses umumnya berangkat dari inovasi-inovasi yang dilakukan perusahaan untuk membuat produknya berkembang. Jika Anda terlalu puas dengan hasil saat ini tanpa memikirkan strategi dan inovasi baru maka lambat laun perusahaan Anda akan tertinggal dan akhirnya gagal. Perlu diketahui permintaan pasar selalu mengalami perubahan. Untuk itulah Anda perlu membuat inovasi inovasi yang baru dan segar yang akan membuat orang tertarik pada bisnis atau produk Anda. 4. Pengelolaan Bisnis yang Salah Banyak bisnis yang gagal karena salah dalam pengelolaan bisnis tersebut. Pengelolaan bisnis tidak hanya berkaitan mengenai hal hal secara teknis. Namun pengelolaan bisnis harus dilakukan pada segala aspek. Misalnya saja pengelolaan keuangan. Jika salah satu bahkan banyak aspek pada perusahaan pengelolaannya salah maka Anda harus menerima bahwa bisnis yang Anda jalani akan gagal. Oleh karena itu berusahalah untuk melakukan pengelolaan bisnis yang benar dan tidak terfokus pada satu hal saja. 5. Terlalu Terbawa Emosi Ketika Anda hendak akan melakukan bisnis hindari untuk terbawa emosi. Umumnya Anda akan tertarik pada tawaran-tawaran yang datang yang sangat menarik dengan keuntungan yang besar. Jika Anda menyetujuinya tanpa mempertimbangkan serta memperhitungkannya maka peluang bisnis gagal pasti datang. Seringkali keuntungan yang didapat besar maka semakin besar pula resiko yang Anda dapat. 6. Tidak Ada Arus Keuangan Dalam sebuah bisnis, keuangan menjadi hal yang sangat penting dan menjadi pertanda akan keberhasilan sebuah bisnis. Saat arus keuangan tidak berjalan maka hal itu sebagai tanda bahwa bisnis sudah tidak berjalan dan lambat laun akan mengalami kegagalan. Perlu penyesuaian arus keuangan dalam bisnis yakni antara biaya operasi, biaya investasi serta biaya penghasilan yang sesuai. Karena itu usahakan agar arus keuangan perusahaan tetap berjalan sehingga perusahaan terhindar dari kegagalan. Tidak Hanya Kerja Keras Itulah di atas beberapa hal yang dapat menyebabkan bisnis yang telah Anda bangun jatuh dan gagal. Setiap orang pastinya tidak ingin mengalami hal tersebut, oleh sebab itu perlu usaha dan kerja keras dalam menjalankan perusahaan serta menjaga dan menghindari dari penyebab-penyebab kegagalan bisnis perusahaan. Selain melihat penyebab penyebab kegagalan bisnis di atas. Untuk memulai sebuah bisnis apapun perlu mental dan keyakinan yang cukup kuat sehingga saat Anda menjalani bisnis dapat bertahan ketika menghadapi kondisi kegagalan serta tetap berusaha dan mengupayakan agar bisnis Anda tidak gagal.
  4. Sejatinya kegagalan dalam sebuah bisnis merupakan hal yang biasa dan wajar yang akan dialami oleh setiap pebisnis, baik pebisnis awal maupun pebisnis yang telah bertahun tahun dalam menjalankan bisnisnya. Jadi gagal dalam bisnis jangan dianggap sebagai sesuatu yang menakutkan namun jadikan kegagalan sebagai pembelajaran serta tantangan agar bisa bangkit dan membangun kembali bisnis yang baru. Namun setiap orang yang melakukan bisnis tentunya tidak ingin mengalami kegagalan. Perlu usaha dan strategi untuk mengembangkan bisnis serta mengupayakannya agar tidak gagal. Tak sedikit mereka yang gagal bisnis dan enggan memulai kembali bisnisnya. Untuk itulah perlu mental yang kuat sebelum memutuskan untuk berbisnis karena kemungkinan untuk gagal selalu ada. Sebelum mulai berbisnis ada baiknya untuk mencermati berbagai hal yang akan membuat bisnis gagal. Berikut 6 hal penyebab bisnis Anda gagal. 1. Hanya Fokus Pada Produk Saja Memberikan perhatian pada produk bisnis Anda memang baik dan sangat disarankan. Namun jika Anda hanya terfokus pada produk tersebut maka akan menjadi percuma sebagus apapun produk yang dikembangkan namun tanpa memikirkan pemasaran produk tersebut. Maka akan membuat produk tersebut tidak akan dilirik oleh orang lain. Oleh karena itu jangan hanya terfokus pada produk saja namun perhatikan pula mengenai pemasarannya. 2. Jangan Cepat Mengambil Keputusan Dalam menjalankan bisnis memang ada kalanya Anda harus mengambil keputusan dengan cepat. Namun bukan berarti Anda tidak memikirkan serta mempertimbangkannya terlebih dahulu. Mengambil keputusan terlalu cepat tanpa pertimbangan apapun akan mengakibatkan bisnis yang telah Anda jalani jatuh atau gagal. 3. Kurangnya Inovasi Sebuah bisnis yang sukses umumnya berangkat dari inovasi-inovasi yang dilakukan perusahaan untuk membuat produknya berkembang. Jika Anda terlalu puas dengan hasil saat ini tanpa memikirkan strategi dan inovasi baru maka lambat laun perusahaan Anda akan tertinggal dan akhirnya gagal. Perlu diketahui permintaan pasar selalu mengalami perubahan. Untuk itulah Anda perlu membuat inovasi inovasi yang baru dan segar yang akan membuat orang tertarik pada bisnis atau produk Anda. 4. Pengelolaan Bisnis yang Salah Banyak bisnis yang gagal karena salah dalam pengelolaan bisnis tersebut. Pengelolaan bisnis tidak hanya berkaitan mengenai hal hal secara teknis. Namun pengelolaan bisnis harus dilakukan pada segala aspek. Misalnya saja pengelolaan keuangan. Jika salah satu bahkan banyak aspek pada perusahaan pengelolaannya salah maka Anda harus menerima bahwa bisnis yang Anda jalani akan gagal. Oleh karena itu berusahalah untuk melakukan pengelolaan bisnis yang benar dan tidak terfokus pada satu hal saja. 5. Terlalu Terbawa Emosi Ketika Anda hendak akan melakukan bisnis hindari untuk terbawa emosi. Umumnya Anda akan tertarik pada tawaran-tawaran yang datang yang sangat menarik dengan keuntungan yang besar. Jika Anda menyetujuinya tanpa mempertimbangkan serta memperhitungkannya maka peluang bisnis gagal pasti datang. Seringkali keuntungan yang didapat besar maka semakin besar pula resiko yang Anda dapat. 6. Tidak Ada Arus Keuangan Dalam sebuah bisnis, keuangan menjadi hal yang sangat penting dan menjadi pertanda akan keberhasilan sebuah bisnis. Saat arus keuangan tidak berjalan maka hal itu sebagai tanda bahwa bisnis sudah tidak berjalan dan lambat laun akan mengalami kegagalan. Perlu penyesuaian arus keuangan dalam bisnis yakni antara biaya operasi, biaya investasi serta biaya penghasilan yang sesuai. Karena itu usahakan agar arus keuangan perusahaan tetap berjalan sehingga perusahaan terhindar dari kegagalan. Tidak Hanya Kerja Keras Itulah di atas beberapa hal yang dapat menyebabkan bisnis yang telah Anda bangun jatuh dan gagal. Setiap orang pastinya tidak ingin mengalami hal tersebut, oleh sebab itu perlu usaha dan kerja keras dalam menjalankan perusahaan serta menjaga dan menghindari dari penyebab-penyebab kegagalan bisnis perusahaan. Selain melihat penyebab penyebab kegagalan bisnis di atas. Untuk memulai sebuah bisnis apapun perlu mental dan keyakinan yang cukup kuat sehingga saat Anda menjalani bisnis dapat bertahan ketika menghadapi kondisi kegagalan serta tetap berusaha dan mengupayakan agar bisnis Anda tidak gagal.
  5. “Saya sangat terpukul”. Itulah pengakuan jujur Steve Jobs ketika ditanya perasaannya saat dipecat Apple di tahun 1985. Namun di balik kisah tragis dipecat dari perusahaan yang ia dirikan, Jobs belakangan mensyukuri hal tersebut. “Pemecatan itu mendorong saya memasuki masa paling kreatif dalam hidup saya” tambah Jobs. Ia kemudian mendirikan NeXT, menciptakan sistem operasi jempolan, yang kemudian dibeli oleh Apple. Setelah itu, Jobs pun kembali menjadi CEO Apple dan kemudian menciptakan sejarah. Steve Jobs adalah satu dari banyak kisah Boomerang CEO. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan CEO yang pernah mundur dari jabatannya untuk kemudian kembali dipercaya memimpin perusahaan tersebut beberapa tahun kemudian. Jobs tidaklah sendiri. Contoh paling baru dari Boomerang CEO adalah Jack Dorsey yang kembali dipercaya memimpin Twitter setelah sempat hengkang di tahun 2008. Di satu sisi, mempercayakan kepada mantan CEO membuat proses transisi menjadi lebih mulus. Namun di sisi lain, mantan CEO juga menyimpan potensi hanya bisa memandang masalah terkini menggunakan kacamata lama. Karena itu, menarik untuk melihat bagaimana kiprah empat perusahaan teknologi ini di bawah kepemimpinan Boomerang CIO. 1. Jack Dorsey (Twitter) Durasi Absen: 2008-2015 Aktivitas selama Absen: Mendirikan Square Sejak mengirim tweet pertama bertuliskan “Just setting up my twttr”, Jack Dorsey menjadi bagian tak terpisahkan dari Twitter. Berawal sebagai lead engineer, Dorsey kemudian diangkat menjadi CEO Twitter sejak tahun 2006. Namun perselisihan dengan Evan Williams, pendiri Twitter lainnya, membuat Dorsey hengkang dari Twitter pada tahun 2008. Namun setelah era Dorsey, Twitter kesulitan mengembangkan bisnisnya. Laju penambahan pengguna menurun, sementara monetisasi konten juga kurang maksimal. Puncaknya adalah ketika Dick Costolo, CEO Twitter, memutuskan untuk mundur. Dorsey pun dipanggil lagi sebagai CEO sementara, meski saat ini ia sebenarnya sudah memiliki perusahaan baru, Square, yang bergerak di bidang pembayaran. Twitter awalnya enggan mengangkat Dorsey sebagai CEO permanen jika ia masih harus memegang jabatan rangkap. Namun Twitter ternyata kesulitan mencari CEO baru, sehingga akhirnya mengangkat Dorsey sebagai CEO Twitter. Square sendiri saat ini bersiap untuk IPO, sehingga menarik untuk mengikuti bagaimana Dorsey memimpin dua perusahaan yang sedang dalam posisi krusial. 2. Steve Jobs (Apple) Durasi Absen: 1985-1997 Aktivitas selama Absen: Mendirikan NeXT Tidak ada kisah comeback yang lebih dramatis dari Steve Jobs. Adalah Jobs yang membawa John Sculley—kala itu CEO Pepsi-Cola—untuk bergabung ke Apple. Namun perselisihan dengan Sculley jugalah yang membuat Steve Jobs akhirnya memutuskan mundur dari Apple. Setelah dari Apple, Jobs mendirikan NeXT. Seperti halnya di Apple, Jobs memiliki visi besar mewujudkan komputer tercanggih di jamannya melalui NeXT. NeXT pun muncul dengan produk komputer yang canggih seperti dilengkapi chip grafis dan ethernet. Bahkan Tim Berners-Lee membuat konsep internet menggunakan komputer NeXT. Meski canggih, NeXT bisa dibilang mendahului jamannya. Penjualannya seret karena harganya yang tinggi. NeXT pun kemudian banting stir dengan menjadi perusahaan software. Kiprah NeXT di industri software ternyata lebih menguntungkan, yang memikat Apple untuk membeli NeXT di tahun 1996. Steve Jobs pun kembali ke perusahaan yang ia dirikan. Ia bahkan berhasil membawa Apple keluar dari ancaman kebangkrutan untuk menjadi perusahaan terbesar di dunia saat ini. 3. Larry Page (Google) Durasi Absen: 2001-2011 Aktivitas selama Absen: President of Products Google Pada Juli 2001, Larry Page, yang kala itu menjabat CEO Google, memutuskan untuk memecat semua (!) project manager. Page menganggap project manager hanya menambah birokrasi yang membuatnya jauh dengan para developer andalan Google. Rencana itu ditentang banyak pihak, namun Page tetap kukuh dengan keputusan tersebut dan mengumumkannya di depan seluruh karyawan Google. Keputusan nekat Page itu ternyata menimbulkan masalah. Koordinasi antar developer menjadi berantakan, pengembangan produk pun jadi terhambat. Rentetan peristiwa itu pun menunjukkan Page sebenarnya belum siap menjadi pemimpin Google. Akhirnya pada tahun Agustus 2001, atas desakan penyokong modal Google, Page pun memutuskan mundur dan menunjuk Eric Schmidt (sebelumnyachairman) sebagai CEO. Selain memimpin Google, Schmidt sekaligus diposisikan mentor untuk Page dan Sergey Brin bagaimana cara memimpin. Mundur dari posisi CEO, Page pun memiliki banyak waktu untuk memenuhi ketertarikan pribadinya. Ia membuat robot Lego yang bisa membalik halaman buku sendiri. Ia berkendara dan memotret pemandangan sepanjang jalan. Dua kegiatan itu pun akhirnya menjadi proyek Google di luar mesin pencari, yaitu Google Books dan Google Street. Tahun 2011, Page kembali menjadi CEO Google. Berbekal 10 tahun di bawah bimbingan Schmidt, Page pun menjadi pribadi dan pemimpin yang lebih matang. Page pun kini memiliki kesempatan menjadikan Google sesuai mimpinya: perusahaan yang membantu peradaban manusia. Itulah yang menjelaskan mengapa ia kemudian membentuk perusahaan baru, Alphabet, yang membawahkan Google dan proyek ambisius lainnya. 4. Michael Dell (Dell) Durasi Absen: 2004-2007 Aktivitas Selama Absen: Chairman Dell Dari sebuah kamar asrama di University of Texas, Michael Dell membangun kerajaan bisnisnya. Ia merakit komputer sendiri dan menjualnya ke pelanggan. Ia bahkan berhasil memenangkan tender pemerintahan Texas karena berhasil menawarkan harga yang paling kompetitif. Bisnis Dell terus berkembang sampai akhirnya pada tahun 1992, Michael yang kala itu berusia 27 tahun, menjadi CEO termuda dalam daftar Fortune 500. Pencapaian Michael semakin terukir setelah pada kuartal pertama tahun 2001, Dell mengalahkan Compaq dan resmi menjadi pemimpin PC nomor satu di dunia. Tahun 2004, Michael memutuskan untuk mundur sebagai CEO dan menyerahkan tampuk kepemimpinan ke tangan Kevin Rollins yang sebelumnya menjabat sebagai COO. Namun di bawah kepemimpinan Kevin, Dell harus mengalami kenyatan pasar PC yang terus turun. Dell pun belum mampu menembus pasar enterprise yang dikuasai HP dan IBM. Semua faktor berujung pada kembalinya Michael sebagai CEO Dell di tahun 2007. Gebrakan pertama yang dilakukan Michael setelah kembali menjadi CEO adalah menjadikan Dell sebagai perusahaan privat lagi. Michael berargumen, Dell sebagai perusahaan privat akan memiliki keleluasaan bereksperimen; sesuatu yang sulit dilakukan saat menjadi perusahaan publik. Namun gebrakan terbesar Michael tentu saja yang baru saja terjadi: membeli EMC seharga US$67 miliar. Lewat pembelian terbesar sepanjang sejarah, Michael seperti ingin menegaskan kalau Dell siap menjadi yang terdepan.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy