Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'bus'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 9 results

  1. DAMRI melakukan uji coba bus listrik yang melayani trayek regular dari dan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Uju coba operasional bus listrik dilakukan di Gate 5 Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta. “Bertepatan dengan penambahan usia ini, DAMRI akan meluncurkan uji coba bus listrik di Terminal 3 ini,” kata Direktur Utama DAMRI, Setia N Milatia Moemin dalam Flag Off Uji Coba Bus Listrik sekaligus perayaan HUT ke-75 DAMRI, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (25/11/2021). 1. Bus listrik DAMRI diuji coba layani rute Gambir-Soetta Bus listrik tersebut akan diuji coba untuk melayani rute Terminal Bus DAMRI Gambir, Jakarta Pusat menuju Bandara Soekarno-Hatta. Setia mengatakan bus listrik merek Edison Motors tersebut telah memenuhi standar kualitas body dan komponen motor listrik serta baterai yang telah teruji. 2. Sejalan dengan program Langit Biru Setia mengatakan pengoperasian bus listrik sejalan dengan Program Langit Biru yang telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan. Pemerintah sendiri menargetkan jumlah kendaraan listrik berbasis baterai yang mencapai 20 persen dari populasi kendaraan di Indonesia pada tahun 2025 dan penurunan emisi gas buang hingga 29 persen pada 2030. 3. Biaya investasi bus listrik mahal Meski begitu, Setia mengakui biaya investasi yang dikeluarkan oleh DAMRI untuk membeli bus listrik jauh lebih tinggi dibandingkan membeli bus combustion. “Bus listrik itu mahal sekali, tidak seperti bus combustion. Harganya hampir 4-5 kali lipat,” tutur Setia. Oleh karena itu, pihaknya baru akan menambah armada bus listrik apabila permintaan masyarakat tumbuh. “Ya kita baru ini. Nanti kita lihat tren permintaan, karena kita juga gak berani. Kan kita harus menghitung risikonya dan lain-lain. Sementara ini kan belum tahu apakah tren demand akan menanjak terus. Kalah menanjak terus insyaallah kita bisa tambah,” ucap dia.
  2. Video petugas TransJakarta sedang merekam penumpang nenek-nenek yang jongkok di kursi jadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, nenek itu marah-marah ketika ditegur. Nenek itu berpotongan rambut sebahu dan berkacamata. Nenek itu memakai kemeja bermotif bunga-bunga dan celana panjang selutut berwarna cokelat. Dia jongkok di kursi bagian belakang dan dekat jendela. Dia memprotes ketika petugas mengarahkan kamera ke arah wajahnya. Bahkan nenek itu sempat melempari petugas dengan tisu yang dipegangnya. Petugas itu kemudian menjelaskan bahwa posisi duduk itu berbahaya. "Kagak Bu, saya cuma mau nyuruh Ibu duduk aja. Bahaya," kata petugas tersebut. Namun nenek itu malah menimpali petugas dengan makian dan amarah. Petugas itu kemudian bertanya di mana nenek tersebut turun. "Ibu mau turun ke mana?" tanya petugas itu. "Nggak usah tanya," jawab sang nenek. "Saya mau bantu Ibu doang?" ujar petugas tersebut. "Nggak usah. Aku nggak perlu bantuanmu," tukas si nenek. Meski si nenek berkeras tak butuh bantuan, petugas itu tak berhenti bertanya tujuan nenek itu pergi. Petugas menerangkan bus TransJakarta itu akan berhenti di Halte Harmoni. "Ini tujuan akhir Harmoni. Ibu mau turun di Harmoni atau di Juanda?" tanya petugas. "Tidak usah, tidak usah tanya, kamu," jawab si nenek. "Ini tujuan akhir Harmoni lho," ujarnya. "Ya udah," jawabnya. Nenek ini sadar bahwa dirinya direkam karena kamera si petugas terus mengarah ke wajahnya. Dia pun mengingatkan petugas agar tidak merekam wajahnya. "Ini motret gua timpuk lo. Nggak usah motret-motret!" ujar nenek itu. "Kagak Bu, HP saya memang gini-gini," jawab petugas sambil menggoyang-goyangkan kameranya ke atas dan bawah. Ketika dimintai konfirmasi, pejabat humas PT TransJakarta Wibowo belum bisa memastikan kapan video tersebut diambil. Wibowo menduga TransJakarta itu bertrayek Pulogadung-Harmoni. "Mungkin itu koridor 2, Pulogadung-Harmoni, karena petugas menanyakan ibu itu turun di Juanda atau Harmoni, dan latar belakangnya terlihat Stasiun Gambir," kata Wibowo saat dimintai konfirmasi, Kamis (12/4/2018). Dia mengatakan petugasnya telah menginformasikan bahaya jongkok di kursi. Dikhawatirkan penumpang akan jatuh ketika bus mengerem atau berhenti. "Petugas memberi tahu dengan sopan kepada pelanggan untuk duduk yang benar. Tidak boleh jongkok karena akan membahayakan pelanggan," terangnya. "Kalau kursi itu tentu duduk, kalau jongkok tidak di atas kursi. Kalau bus berhenti nanti jatuh kan membahayakan keselamatan," pesan Wibowo. Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/nenek-yang-jongkok-dikursi-bus-transjakarta-ditegur-marah-2KtH
  3. Revitalisasi angkutan umum menjadi keharusan perusahaan transportasi, dalam memberikan pelayanan optimal kepada pengguna transportasi publik. Peremajaan angkutan publik menjadi salah satu kunci kesuksesan memindahkan penguna kendaraan pribadi ke transportasi umum. Memahami hal tersebut, PT Transportasi Jakarta menghadirkan bus Metrotrans dan Royaltrans. Keduanya diuji coba mulai Senin (20/11/2017) hari ini kepada masyarakat. Bus ini bakal menyaingi Kopaja maupun Metromini di Jakarta. “Uji coba Bus Metrotrans dan Royaltrans sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat akan pelayanan yang diberikan Transjakarta,” ujar Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono di Jakarta. Ia mengatakan, Transjakarta mengoperasikan empat Bus Metrotrans dengan rute Bundaran Senayan-Harmoni secara gratis. Sedangkan dua Bus Royaltrans diuji coba untuk layanan Poris-Bundaran Senayan. “Uji coba ini berlaku selama seminggu,” katanya. Rute Bundaran Senayan-Harmoni yang dilayani Bus Metrotrans maupun operasional Poris-Bundaran Senayan dengan Bus Royaltrans, merupakan layanan yang saat ini sudah dioperasikan Transjakarta. Ada pun Bus Metrotrans memiliki kapasitas kursi duduk sebanyak 41. Sedangkan penumpang berdiri diperkirakan 27. Pola ini untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan Transjakarta dalam menggunakan transportasi umum. Bus Metrotrans memiliki ram kursi roda di area pintu untuk memudahkan keluar masuknya penumpang difabel. Tersedia dua buah TV Wide screen 29 inhi di bagian tengah area penumpang, dan tombol setop di dalam bus. Sedangkan Bus Royaltrans berkapasitas 30 penumpang, dan berdiri 13 orang. Bus Royaltrans memiliki fasilitas USB port sebagai media untuk pengisian baterai gawai (smartphone) di setiap kursi penumpang. Serta, tersedia tempat botol minum di setiap kursi penumpang. Budi menambahkan, Transjakarta segera mengoperasikan Bus Metrotrans dan Royaltrans untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
  4. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan belum menemukan titik temu dengan operator Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus Transjakarta (APTB). Ahok mengaku tawarannya kepada APTB untuk bergabung dengan Transjakarta dan tarif hanya Rp 3.500 belum disetujui. "Kami ingin menawarkan setiap warga yang naik APTB cukup Rp 3.500, biar orang Tangerang, Bekasi, Depok, hanya bayar 3.500. Harapan kami juga biar dia bisa lepasin orang naik motor," kata Ahok di Balai Kota, Senin, 7 Maret 2016. Ahok menyebutkan selama ini APTB selalu menjemput penumpang di tengah jalan dan kerap masuk luar jalur Transjakarta seenaknya. Beberapa kali teguran pun dinilai Ahok tidak digubris oleh APTB. Tawaran tarif per kilo meter yang diajukan Pemda DKI pun juga ditolak. "Eh, masih gak mau. Kan ngeyel namanya," kata Ahok. Ahok menegaskan jika APTB masih berkukuh tidak menerima tawaran dari Pemda DKI, maka rute Transjakarta akan diperpanjang hingga luar Jakarta dengan tarif hanya Rp3.500. Ahok menilai, penumpang pelan-pelan akan meninggalkan APTB karena tarifnya yang lebih mahal dibanding Transjakarta. Pemda DKI akan menerima bantuan 600 bus dari Kementerian Perhubungan dalam waktu dekat ini. Seluruh bus tersebut menurut Ahok telah dipersiapkan, namun masih terkendala dengan surat tanda nomor kendaraan (STNK). Mulai hari ini, bus APTB dilarang masuk wilayah Jakarta. Ahok mengancam akan menangkap bus APTB yang masih membandel memasuki perbatasan Kota Jakarta. "Paling kita tangkap, kita derek kalau (mereka) macam-macam. Mobil derek kita kuat derek bus loh. Tenang aja," kata Ahok.
  5. Secara harfiah Halte bus adalah tempat untuk menunggu bus yang terletak di pinggir jalan. Pastinya ada definisinya secara teknis menurut PU. Di berbagai belahan di dunia sebuah halte memiliki ciri tersendiri dalam hal desain. Memang hal ini tidak terlalu penting untuk sebuah halte. Tapi setidaknya dari situ kita bisa lihat seberapa besar perhatian pemerintah kota memperhatikan keindahan kotanya. Yang kemudian hal itu akan berdampak kepada produktivitas warganya.
  6. Diduga akibat korsleting listrik di bagian mesin belakang, sebuah bus yang mengangkut puluhan penumpang dari Tangerang, Banten, menuju Wonosobo, Jawa Tengah, ludes terbakar di dalam tol Jakarta-Cikampek KM 04, Pondok Gede, Bekasi, pada Rabu malam. Seluruh penumpang yang berada di dalam bus selamat. Namun, ruas tol Jakarta-Cikampek terganggu bagi para pemudik yang tengah melakukan perjalanan mudik. Putra (34), petugas Jasamarga mengatakan, bus pariwisata bernopol H 1762 BG yang mengakut puluhan pemudik ini terbakar pada Minggu malam sekitar pukul 22.39 WIB. "Saat ini sedang proses evakuasi setelah dipadamkan. Hingga saat ini jalan menuju Cikampek ditutup," ungkap Putra, Rabu (15/7/2015) malam. Putra mengatakan, untuk kendaraan yang melintas dari arah Jakarta menuju Cikampek, sementara dialihkan guna menghindari lokasi tersebut. "Kendaraan dialihkan keluar Tol Jatiwaringin dan masuk kembali ke Tol Pondok Gede Timur atau Jatibening," ujar dia. Hingga saat ini belum mendapatkan laporan lebih jauh terkait adanya korban jiwa. "Laporan belum kita terima," ujar Putra. Mudik ke Wonosobo Sementara Basirun (62), sopir bus tersebut mengatakan, bus yang dikemudikan hendak melakukan perjalanan menuju Wonosobo dari Poris, Tangerang, Banten. "Tadi berangkat jam 19.00 WIB untuk menuju Wonosobo," kata Basirun kepada Liputan6.com di lokasi kebakaran. Basirun mengatakan, sebelum melakukan perjalanan, bus ini sudah dilakukan pengecekan mesin dan siap dijalankan membawa penumpang. "Enggak ada masalah sebelum jalan tadi," kata dia. Basirun menuturkan, bus ini mengangkut 46 penumpang dan baru pertama kali membawa penumpang untuk perjalanan mudik. "Ini baru perjalanan pertama, dan bus terbakar di bagian mesin belakang," kata dia. Menurut Basirun, saat melakukan perjalanan dengan bus ini tidak ada kendala apapun yang dirasakan. Bus melaju dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam. "Kecepatan hanya 50 km, karena kondisi jalan yang memang sedang macet. Dan saat melaju enggak ada masalah," jelas dia. Penumpang Selamat Para pemudik yang menumpang bus ini harus rela kehilangan barang bawaan mereka, karena ikut terbakar bersama bus yang hangus dilalap si jago merah itu. "Barang-barang yang disimpan di bagasi ludes terbakar, saya dan temen saya keluar bus karena panik lihat api," kata Arman (32), penumpang bus kepada Liputan6.com. Arman mengatakan, dirinya dan para penumpang saat keluar dari bus tak lagi memikirkan barang bawaan, karena asap yang keluar semakin tebal. "Pas kebakar saja tidak lama setelah penumpang keluar," ujar dia. Arman mengatakan, untuk menumpangi bus ini dirinya harus mengeluarkan uang di kantongnya Rp 180 ribu. Menurut sang sopir bus, para penumpang akan mendapat bus pengganti untuk melanjutkan perjalanan mereka. "Tetap berangkat mas. Katanya ada bus pengganti," kata Arman. Pantauan di lokasi, bus cadangan bagi para pemudik itu telah datang dan penumpang pun kembali melanjutkan perjalanan mereka. Sementara kondisi bus yang terbakar saat ini sudah berhasil dipadamkan dan kondisi hangus terbakar.
  7. Konsep daur ulang bisa diterapkan di berbagai hal dan aspek. Salah satunya adalah dalam aspek kemanusiaan. Seperti yang ada di Hawaii ini. Bus-bus tua yang sudah tak layak jalan bisa diubah jadi penampungan para tunawisma. Wah, unik sekali yang gagasannya. Setelah kota Honolulu disebut-sebut gagal dalam menangani masalah tunawisma, Jun Yang, Executive Director of Housing kota tersebut memunculkan ide kreatif. Dilansir dari elitedaily.com, idenya adalah mengubah bus-bus kota lama menjadi tempat penampungan para tunawisma. Sebuah perusahaan arsitektur bernama Group 70 International dengan sukarela mau bekerjasama dengan Honolulu untuk membantu mewujudkan gagasan ini. Jadi Group 70 International akan bekerja dengan para sukarelawan untuk mengubah bus menjadi ruang-ruang yang bisa digunakan untuk sejumlah keperluan seperti tempat istirahat dan tempat untuk membersihkan diri. Ruangan tersebut nantinya dimaksudkan bisa digunakan oleh para tunawisma. Setiap akhir pekan, para sukarelawan akan membantu mengkonstruksi minimal satu bus. Kota Honolulu akan menyumbangkan sekitar 70 bus bekas ke Group 70 International. Nantinya bus-bus itu akan menjadi tempat yang sangat nyaman dan bisa digunakan oleh orang-orang yang membutuhkan. Wah, benar-benar ide kreatif yang berdaya guna sekali, ya Ladies. Kira-kira ide ini bisa diadaptasi oleh Indonesia nggak ya?
  8. Aksi para pembalap Formula 1 kerap kali memicu adrenalin dan denyut jantung mereka yang menyaksikannya. Tapi kali ini aksi tim Formula 1 Lotus serta pabrikan truk EMC dapat dikatakan amat fantastis. Dalam video yang diunggah EMC ke YouTube, terlihat aksi daredevil dari pembalap Formula 1 Lotus dengan bus EMC yang jarang kita saksikan. Video berdurasi 30 detik yang diunggah pada 21 November itu memperlihatkan bus panjang produksi EMC melompati mobil Formula 1 Lotus. Hebatnya mobil Formula 1 yang dilompati bukan dalam kondisi diam, tapi tengah ngebut dengan kecepatan tinggi. Berkat presisi serta ketepatan waktu antara pengemudi bus serta pembalap Formula 1 Lotus, aksi itu berjalan dengan sempurna. Lompatan bus EMC itu bahkan memecahkan rekor dunia lompatan terjauh yang pernah diciptakan lori yaitu sejauh 25,5 meter. Saat berita ini dibuat, video tersebut telah disaksikan 9,2 juta pemirsa YouTube sejak diunggah pada 21 November lalu.
  9. Profesi sebagai seorang kondektur pada umumnya dilakoni oleh para lelaki, namun sungguh berbeda dengan yang satu ini Ladies. Perempuan pun kini mampu menjalani profesi yang berat dan tergolong melelahkan tersebut. Adalah Ira Sahisna Dewi, sesosok perempuan muda cantik yang menjalani pekerjaan sebagai seorang kondektur bus di terminal Arjosari, Malang, Jawa Timur. Ira menjalani profesi sebagai kondektur sejak 6 bulan yang lalu. Ia tak segan atau malu menjalani profesi yang umumnya dilakukan oleh para lelaki. Ia malah selalu berpenampilan cantik saat menjalankan tugasnya tersebut. Ira menjadi kondektur di satu perusahaan otobus yang melalui rute Trenggalek - Tulungagung - Blitar - Malang - Probolinggo - Banyuwangi. Wanita berusia 20 tahun tersebut menjadi kondektur karena mendampingi suaminya, M. Fadil yang sekaligus menjadi supir bus tersebut. Banyak orang yang awalnya tak mengira bahwa Ira ini adalah seorang kondektur. Saat bekerja Ira memang selalu tampil santai. Ia hanya mengenakan kaos dan dilapisi dengan jaket. Ia juga menguncir rapi rambut indahnya. Ia tak lupa mengenakan make up yang sederhana. Ira juga selalu murah senyum kepada seluruh penumpang. Demi menjalani profesi sebagai kondektur bus, Ira pun harus menerima resiko jarang pulang ke rumahnya di Banyuwangi. Ia mengaku bahwa ia memiliki libur 2 pekan sekali dan ia menghabiskan waktu 2-3 hari di rumah. Wah, super sekali ya Ladies. Semoga kisah Ira menginspirasi semua wanita Indonesia, bahwa memang wanita juga bisa berkarya dan bekerja keras.
×
×
  • Create New...