Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'bukalapak'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 4 results

  1. Aplikasi Bukalapak saat ini terpantau tidak ada di toko aplikasi ponsel Android, yakni Play Store. Apa alasannya? Kabarnya, aplikasi Bukalapak sudah tidak ada di Play Store sejak Rabu malam dan sampai saat ini, masih belum muncul kembali. Netizen pun cukup ramai membicarakannya karena penasaran. "Sampai saat ini @bukalapak masih belum muncul juga di playstore. Ada apa mas @achmadzaky?" tanya seorang netizen di Twitter. "Mau download aplikasi Bukalapak malah gini hasilnya di Playstore. Ada yang tau kenapa? @bukalapak @achmadzaky. Hallo Pak, ini kenapa begini ya?" Tim Ngobas sendiri sudah coba melakukan pencarian terkait aplikasi BukaLapak di Play Store pada Kamis (19/9/2019) pagi, dan ternyata kegalauan netizen benar adanya. Aplikasi Bukalapak mendadak lenyap dari toko aplikasi Google tersebut Ada beberapa kemungkinan aplikasi hilang dari Play Store. Misalnya karena dianggap melanggar aturan Play Store atau hal lainnya. Di sisi lain, aplikasi Bukalapak masih tersedia di App Store milik Apple. Adapun website Bukalapak juga masih dapat diakses dan bisa digunakan seperti biasa. Ngobas sedang berupaya menghubungi pihak Bukalapak untuk konfirmasi.
  2. Hilangnya aplikasi Bukalapak di Google Play Store membuat para penggunanya kebingungan. Akun Twitter resmi Bukalapak @Bukalapak pun ramai 'diserbu' untuk meminta penjelasan. Admin customer service @Bukalapak menjawab pertanyaan terkait hal tersebut, bahwa aplikasi Bukalapak menghilang dikarenakan sedang dalam proses pembaruan. Seperti disebutkan admin tersebut, untuk sementara waktu, akses Bukalapak bisa dilakukan lewat bukalapak.com di desktop atau mobile web. Belum diketahui sampai kapan aplikasi Bukalapak kembali di Play Store dan melayani para pelanggan. Hilangnya aplikasi Bukalapak di Play Store mulai ramai dilaporkan sejak Rabu malam. Netizen pun cukup ramai membicarakannya karena penasaran.
  3. Bukalapak dikabarkan melakukan pemangkasan karyawan dengan alasan efisiensi perusahaan. Menanggapi hal tersebut, Head of Corporate Communication Intan Wibisono mengungkap perusahaannya sedang menata diri dan mulai beroperasi layaknya perusahaan yang sudah dewasa. "Bukalapak sudah tumbuh sebesar dan secepat ini dalam kurun waktu singkat. Di skala perusahaan seperti ini tentunya kami perlu menata diri dan mulai beroperasi layaknya perusahaan yang sudah dewasa, atau bisa kami sebut sebagai a grown up company," ujarnya. Dia menambahkan visi perusahaan untuk tumbuh sebagai e-commerce yang berkelanjutan dalam jangka panjang. Sehingga, Intan mengungkap pertumbuhan Gross Merchandise Value (GMV) menjadi ukuran penting untuk e-commerce apapun. "Perusahaan kami telah berkembang ke tahap berikutnya dan telah berhasil menghasilkan peningkatan dalam monetisasi dan memperkuat profitabilitas," tambah Intan. Terkait jumlah yang terkena PHK, Intan menegaskan pihaknya tengah menata diri secara terbatas dan selektif. "Yang jelas kami menata diri secara terbatas dan selektif supaya kami bisa fokus untuk bisa implementasi strategi bisnis jangka panjang," ujarnya. Mengatakan beberapa divisi seperti engineering, marketing, dan costumer service menjadi 'korban' dari dugaan pemangkasan Bukalapak tersebut. Sumber pun mengungkap belum diketahui jumlah pasti berapa banyak karyawan yang terkena layoff. Selain berbagai divisi yang mengalami perampingan, Bukalapak pun dikabarkan menutup kantornya yang berada di Medan dan Surabaya. Yang lain pun mengungkap pemangkasan karyawan diduga mencapai ratusan orang. "Ya ada efisiensi," ungkap dia.
  4. Seorang hacker kini bukan lagi sosok yang ditakuti. Bahkan kemampuan seorang hacker merupakan talenta yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan teknologi. Dan bagi seorang hacker, mencari uang dengan cara halal pun bisa dilakukan dengan cara yang tak terlalu sulit. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Herdian Nurgraha, seorang hacker yang berhasil membobol sistem keamanan Bukalapak, Tokopedia dan Sribu. Berkat kemampuannya dalam membobol sistem keamanan tiga startup terkemuka di Indonesia itu, Herdian malah mendapatkan uang yang tidak sedikit. Total, seperti dikutip dari Kompas Tekno, Herdian mendapatkan uang senilai 25 juta rupiah. Uang tersebut, masing-masing diperoleh dari Tokopedia sebesar 10 juta dan Bukalapak 15 juta rupiah. Sedangkan Sribu hanya memberikan ucapan terima kasih. Uang tersebut pun diberikan sebagai bentuk rasa terima kasih kedua startup karena Herdian berhasil menemukan celah keamanan pada situs keduanya. Terlebih Herdian melakukan proses peretasan dengan tujuan yang positif. Bukan untuk merusak, tapi dilakukan untuk mendokumentasikan celah keamanan yang ada. Dalam temuannya, Herdian mengungkapkan kalau seorang hacker akan bisa membobol tiga situs tersebut dengan memanfaatkan fitur upload gambar. Celah ini bisa dimanfaatkan oleh para hacker karena terdapat alat pemrosesan gambar yang disebut ImageMagick. Dengan adanya celah ini, seorang hacker pun bisa memperoleh akses penuh ke server sehingga dapat dengan mudah mencuri data penting yang tersimpan di dalamnya. Pihak Tokopedia dan Bukalapak pun mengakui telah memberikan hadiah uang kepada Herdian. CEO Bukalapak, Achmad Zaky mengungkapkan kalau pemberian uang kepada Herdian adalah hal yang cukup lumrah. Bahkan Facebook pun melakukan hal serupa, terutama untuk mereka yang berhasil menemukan bug celah keamanan pada situsnya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy