Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'bug'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 4 results

  1. Dengan dirilisnya produk terbaru Microsoft 10, pihak Microsoft sedang giat-giatnya mendeteksi kemungkinan akan adanya celah-celah pada software tersebut. Gencarnya untuk memastikan tidak adanya celah pada Microsoft 10, Microsoft memberikan iming-iming bayaran uang bagi para pemburu bug atau celah. Program ini sebenarnya adalah bagian dari program Microsoft yang telah ada sebelumnya, yaitu Microsoft Bounty Program, dimana perusahaan Microsoft menantang para pecinta komputer untuk menemukan celah-celah pada Microsoft 10 yang belum terdeteksi sebelumnya. Namun bedanya, apabila pada program Microsot Bounty Program hadiah sebelumnya yang diberikan sebanyak US$ 50 ribu atau sekitar Rp 680 juta pihak Microsoft menaikkan jumlah uang yang akan diberikan pada para penemu celah hingga dua kali lipat pada program tersebut hingga US$ 100 ribu atau setara Rp 1,3 miliar. Jason Shirk, selaku arsitek keamanan dari perusahaan Microsoft, mengumumkan perubahan ini pada konferensi Black Hat di Las Vegas. Pihak Microsoft rela merogoh saku untuk mengeluarkan uang yang tidak sedikit ini demi mengantisipasi celah-celah pada Microsoft 10 yang belum ditemukan sebelum celah tersebut menyebar luas di kalangan para pengguna. "Mempelajari exploitation techniques--keadaan dimana pengguna memanfaatkan celah software untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan oleh para pengembang software--lebih dini dapat membantu kami untuk meningkatkan sistem keamanan Microsoft jauh lebih efisien, dibandingkan dengan mempelajari celah-celah Microsoft satu persatu seperti yang dilakukan pada program sebelumnya," ujar pihak Microsoft.
  2. Peniliti Symantec menyamakan kutu terbaru dengan Stuxnet, virus komputer yang menyerang program nuklir Iran. Symantec, sebuah perusahaan keamanan komputer terkemuka, mengatakan telah menemukan salah satu piranti lunak paling jahat yang pernah ada. Bug atau kutu yang diberi nama Regin itu, kata Symantec, mungkin diciptakan oleh pemerintah suatu negara dan telah digunakan selama enam tahun atas berbagai sasaran di seluruh dunia. Regin dapat melakukan banyak fungsi seperti mengambil foto layar, mencuri kata kunci atau memanggil ulang dokumen yang sudah dihapus. "Para ahli mengatakan komputer-komputer di Rusia, Arab Saudi dan Irlandia mengalami dampak paling buruk," lappr Cellan-Jones. Menurut para ahli, Regin telah digunakan untuk mematai-matai lembaga-lembaga pemerintah, perusahaan dan individu. Kecanggihan piranti lunak, kata para peniliti, menunjukkan Regin adalah alat spionase maya yang dikembangkan oleh suatu negara. Diperlukan waktu berbulan-bulah, bahkan bertahun-tahun untuk mengembangkan Regin. Para penciptanya berupaya keras menutupi jejak mereka. Symantec menyatakan Regin dengan Stuxnet, piranti lunak komputer yang bertujuan jahat yang diperkirakan dikembangkan oleh Amerika Serikat dan Israel untuk menyerang program nuklir Iran.
  3. Bug Heartbleed yang terungkap telah membuat repot semua web yang menggunakan software OpenSSL, tak terkecuali web milik perusahaan-perusahaan besar TI, seperti Google, Yahoo, dan Facebook. Untuk mencegah terulang kembali, kini mereka bekerja sama dengan meluncurkan proyek senilai 3,6 juta dollar AS. Proyek yang diberi nama the Core Infrastructure Initiative tersebut pertama kali dicetuskan oleh Linux Foundation dengan tujuan untuk menggalang dan menyalurkan dana untuk perbaikan infrastruktur software di masa mendatang. "Developer yang mengembangkan software open source yang digunakan oleh infrastruktur teknologi dunia akan mendapatkan pendanaan ini, khususnya mereka yang memiliki anggaran terbatas," ujar Jim Zemlin, Executive Director di Linux Foundation. Perusahaan-perusahaan TI besar turut andil dalam proyek tersebut. Tercatat setidaknya Amazon.com, Cisco Systems, Facebook, Google, IBM, Intel, Fujitsu, dan Microsoft adalah beberapa dari perusahaan besar yang telah menyatakan kesediaannya mendukung program ini. Untuk itu, masing-masing perusahaan di atas berkomitmen menyalurkan dana 100 ribu dollar AS per tahun, hingga setidaknya jangka tiga tahun ke depan. Dengan dua belas anggota yang telah resmi bergabung, maka setidaknya Core Infrastructure Initiative akan mengumpulkan dana 3,6 juta dollar AS. Karena Heartbleed, maka OpenSSL akan menjadi prioritas utama perbaikan. Namun bukan hanya OpenSSL saja yang mendapat perhatian, item lain seperti ModSSL, PGP, dan OpenCryptolab juga disebut sebagai proyek potensial yang akan didukung. "Pada akhirnya, apa yang bisa kita pelajari dari kejaidan ini? Apa yang bisa dilakukan untuk mencegahnya? Saya justru berharap hal ini bisa kita lakukan jauh hari sebelumnya," ujar Zemlin. Linux Foundation sendiri bukan menjadi tempat untuk menyalurkan dana pengembangan software tersebut. Menurut Zemlin, lembaganya itu hanya menjadi tempat untuk menyimpan uang. Nantinya, anggota-anggota Core Infrastructure Initiative yang menentukan ke mana harus menyalurkan uang tersebut.
  4. Sistem operasi Windows yang telah diluncurkan beberapa generasi oleh Microsoft ternyata mempunyai sebuah bug yang usianya sudah tua. Bug itu ditemukan oleh IBM pada bulan Mei lalu namun baru kali ini diungkapkan kepada publik. Pengumuman ini dilakukan oleh IBM setelah Microsoft memiliki update untuk memperbaiki bug tersebut. Peneliti IBM, Robert Freeman menyebut kalau bug itu langka dan disebutkan sebagai ‘unicorn-like’. Bug ini bahkan pertama kali dijumpai pada Windows 95 dan telah ada di sistem operasi Windows selama 19 tahun. Bug ini mengandalkan celah keamanan pada VBScript yang pertama kali digunakan Microsoft pada IE 3.0. Bug ini pun memungkinkan seorang hacker untuk bisa menjalankan kode secara remote pada saat pengguna Windows mengunjungi sebuah situs berbahaya. Untungnya, hingga kini belum ada bukti yang menunjukkan adanya korban yang tereksploitasi oleh keberadaan bug tersebut. Pihak Microsoft dengan bantuan IBM pun telah meluncurkan update untuk memperbaiki bug tersebut. Namun update tersebut hanya berlaku untuk Windows Vista atau versi OS yang lebih tinggi. Dan sayangnya, para pengguna Windows XP masih harus terekspos oleh bug tersebut.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy