Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'brand'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 7 results

  1. Tren belanja global tampak berubah khususnya di kalangan konsumen generasi milenial, yakni mereka yang lahir setelah tahun 1980 dan menjadi dewasa sekitar tahun 2000. Perubahan tampak pada konsumen muda asal China yang pola belanjanya sangat berbeda karena tidak lagi mementingkan barang bermerek.
  2. Bicara tentang perkembangan teknologi dalam bidang #fotografi, nama brand kamera Gopro tentu sudah sangat familiar di telinga kita. Brand yang mengambil celah bisnis action camera ini memang sudah sangat terkenal seantero dunia. Unggul dalam kualitas serta moncernya upaya branding, menjadikan brand GoPro menjadi salah satu merek dengan perkembangan paling pesat dalam industri perangkat fotografi. Nah yang juga menarik untuk dibahas adalah kisah dari sang kreator kamera mungil ini yang tak kalah inspiratif. Ialah Nicholas Woodman, seorang pengusaha muda yang kini bercokol di deretan 10 miliader muda dunia versi Forbes. Lebih menarik lagi, kesuksesan Nicholas mengembangkan bisnis #kamera GoPro ternyata ada kaitannya dengan negara Indonesia juga lo. Ingin tahu kisah selengkapnya? Berikut telah kami siapkan ulasan tentang kisah dan profil founder GoPro, Nicholas Woodman. Awal Karir Nicholas Woodman Lahir dan besar di kawasan di Silicon Valley, California, Nicholas sejak kecil dikenal sebagai pribadi yang aktif dan gemar dengan kegiatan luar ruangan. Salah satu yang menjadi favoritnya adalah olahraga berselancar. Bahkan ketika masih duduk di bangku sekolah dasar ia pernah mendirikan klub selancar bersama kawan-kawannya. Menginjak usia dewasa, selepas lulus dari Universitas California, anak dari seorang bankir investasi tersebut mulai menata jalan karirnya. Yang pertama kala itu Nicholas membuat sebuah situs online yang menjual beragam produk elektronik bernama EmpowerAll.com. Mengusung konsep unik yakni hanya mengambil keuntungan $2 dollar untuk setiap produk yang dijual, awalnya bisnis tersebut memang nampak menjanjikan. Namun belum genap setahun situs tersebut akhirnya gulung tikar akibat menderita banyak kerugian. Tak berlama terpuruk, ia yang mempunyai basic di bidang IT kemudian membangun sebuah perusahaan game bernama FunBug di tahun 1999. Tak tanggung-tanggung, bisnisnya tersebut bahkan sempat mendapatkan kucuran pendanaan sebesar $3,9 juta dollar. Namun pukulan telak kembali menerjang bisnis Nicholas, hingga perusahaan tersebut tak lagi bisa diselamatkan. Mencari Pencerahan Sembari Berselancar Ternyata cobaan usaha yang kedua tersebut cukup keras menggedor mental bisnis seorang Nicholas Woodman. Ia bahkan tak bisa langsung move on dan memutuskan untuk menenangkan diri terlebih dahulu. Keputusan besar ia ambil ketika hijrah ke Australia untuk menenangkan diri. Dan seperti saya sampaikan di atas, ia sempat juga pindah ke Indonesia tepatnya di Bali selama tak kurang dari 5 bulan. Dan siapa sangka justru di Pulau Dewata tersebutlah Nicholas dipertemukan dengan takdir kesuksesan besarnya. Ini bermula ketika ia sangat ingin memiliki sebuah alat perekam kegiatan berselancar. Jika menggunakan kamera pocket atau kamera profesional tentu tidak memungkinkan untuk di bawa secara bebas selama berselancar. Jadilah ia memodifikasi semacam sabuk agar bisa menjadi pengikat kamera pada papan selancar atau pada lengan penggunanya. Dari sini ia menemukan bahwa perangkat pelengkap kamera tersebut ternyata banyak dibutuhkan dan dicari para peselancar lain. Akhirnya ia membulatkan tekat untuk mulai mengembangkan sabuk kamera tersebut sebagai awalan bisnisnya. Totalitas Mengembangkan Produk Berbekal 600 buah ikat pinggang yang ia beli di Bali, ia kembali ke Amerika dan mulai melakukan eksperiment. Terdapat fakta yang cukup ekstrim dalam proses tersebut, yakni Nicholas mengasingkan diri dengan hidup di sebuah mobil VW Combi tua di sebuah daerah yang jauh dari keramaian penduduk. Tak hanya itu untuk menuntaskan karyanya tersebut, ia berkisah terus bekerja selama 12 jam sehari di dalam mobil tersebut. Waktu keluar hanya ia gunakan untuk mengisi perut dan beberapa keperluan lain. Waktu berlalu dan sabuk kamera ciptaannya usai dibuat. Tak butuh waktu lama, sabuk biasa yang awalnya berharga hanya $2 dollar berhasil ia jual seharga $60 dollar dan laris manis di kalangan peselancar. Dari situ, Nicholas mulai berfikir kembali, jika ia bisa membuat produk kamera yang kompetibel dengan kegiatan outdoor dan olahraga ekstrim tentu akan lebih menjanjikan. Lantas ia mulai mencari produsen kamera film yang bisa ia dapatkan lisensinya dan ia kembangkan sendiri. Bertemulah Nicholas dengan sebuah brand kamera asal China bernama Hotax. Dengan harga kamera $3.05 dollar perbuah, ia mulai menguatak-atik kamera tersebut agar sesuai dengan konsep action camera yang ada dalam benaknya. Brand GoPro Menuai Kesuksesan Besar Pada tahun 2002, purwarupa kamera dengan brand GoPro yang pertama berhasil ia ciptakan. Bermodal kan patungan dengan sang kekasih dan juga modal dari orang tuanya, produk kamera action tersebut dirasa sudah mampu memuaskan angan-angan Nicholas Woodman. Tak disangka baru 2 tahun dikembangkan di tahun 2004 produk GoPro sudah memiliki banyak peminat serta mencatatkan angka jual fantasitis yakni $521 juta dollar dari hasil penjualan 2,3 juta unit GoPro. Ekspansi bisnis Nicholas nampak semakin menjadi-jadi ketika sebuah perusahaan besar Foxcom membeli 8.88 % saham GoPro senilai $200 juta dollar. Dan puncaknya yakni saat saham GoPro dilepas di publik. Saat itu kekayaan pria eksentrik tersebut melonjak hingga $3,9 miliar dollar dan menempatkan dirinya dalam jajaran pengusaha muda paling sukses sejagat. Dari sebuah ide sederhana, seorang Nicholas Woodman berhasil meraih kesuksesan luar biasa. Yang diperlukan adalah keseriusan untuk menindak lanjuti ide tersebut dan juga kerja keras untuk mempertahankannya. Siap menjadi Nicholas berikutnya? Cari dan wujudkan mimpi mu!
  3. Jejaring sosial Facbebook tampaknya ingin menyegarkan tampilan. Perusahaan yang berdiri sejak 2004 silam itu mengubah logonya, tanpa kehebohan sebelumnya. Logo Facebook yang berlatar belakang warna biru dengan tulisan ejaan FACEBOOK berwarna putih telah dirancang ulang. Bukan perubahaan drastis. Logo baru perusahaan kurang lebih masih berkonsep sama. Satu hal yang paling mencolok terletak pada bentuk huruf 'a' yang berbeda. Secara keseluruhan, semua huruf pada logo baru terlihat lebih ramping dan jenis font yang digunakan lebih bulat. Product Designer Facebook, Christophe Tauziet sempat mempublikasikan rancangan logo baru perusahaan di dalam akun Twitternya, @ChrisTauziet. "Ucapkan halo untuk logo baru Facebook," tulis Tauziet, Rabu (1/7). "Kami putuskan untuk memperbarui logo agar menambah suasana yang lebih ramah dan sebagai produk yang mudah didekati," ujar Creative Director Facebook, Josh Higgins. Sementara menurut pimpinan eksekutif perusahaan Siegel Gale, Howard Belk, logo baru Facebook tersebut terlihat sangat cocok sebagai tampilan pada perangkat mobile. "Perubahan ini cukup besar, terlebih pada huruf 'a' yang diganti. Cocok sekali untuk mobile," ujar Belk kepada Wall Street Journal. Logo baru tersebut akan segera ditampilkan di situs web dan aplikasi Facebook.
  4. Komputer tablet Nokia N1 diproduksi oleh pemanufaktur Foxconn. Perusahaan ini juga berperan sebagai distributor, pemasar, dan penjual Grup Nokia akhirnya kembali ke bisnis produk konsumen dalam waktu setahun lebih setelah sepakat menjual unit bisnis ponsel dan layanannya kepada Microsoft. Dalam membuat produk konsumen, Grup Nokia melisensikan merek dagang Nokia kepada perusahaan pemanufaktur Foxconn. Dalam kerja sama ini Foxconn akan memproduksi tablet Android pertama Nokia yang diberi nama N1, berdasarkan desain dan standar yang disediakan Nokia. Selain menjadi perakit, Foxconn juga melakukan hal yang berhubungan dengan pemasaran dan penjualan produk tersebut. Foxconn merupakan perusahaan asal Taiwan yang memiliki pabrik di Tiongkok. Perusahaan ini telah lama dipercaya Apple untuk merakit iPhone, iPad, hingga MacBook. Foxconn juga menjadi mitra bagi Dell, Sony, hingga Nintendo. Nokia dilarang membuat ponsel pintar hingga 2016 yang merupakan bagian dari kesepakatan penjualan unit bisnis ponsel dengan Microsoft. Kepala Teknologi Nokia, Ramzi Haidamus, mengatakan pihaknya punya potensi dalam bisnis lisensi ponsel. Sejatinya, Nokia punya ambisi membangun kembali perusahaan mereka sebagai penyedia produk teknologi dengan kualitas tinggi, meskipun kali ini mereka harus menaruh kepercayaan kepada Foxconn untuk mengasuh merek Nokia. "Kami lebih baik dari iPad Mini. Kami mengalahkan mereka, pada setiap fitur... Ini benar-benar produk yang Anda harapkan dari Nokia. Ini adalah perangkat tertipis yang pernah kami rancang," ujar Haidamus seperti dikutip dari Financial Times, Selasa (18/11). Tablet Nokia N1 memang terlihat sangat mirip dengan Apple iPad Mini. Ia mengusung desain dengan dimensi 200.7 mm x 138,6 mm x 6,9 mm. Tenaganya diperkuat oleh prosesor quad-core Intel Atom Z3580 kecepatan 2,3 GHz, mendukung teknologi 64-bit, RAM 2GB, kamera utama 8 megapixel dan kamera depan 5 megapixel. Sistem operasi yang digunakan adalah Android 5.0 (Lollipop). Nokia melakukan modifikasi pada tampilan, ikon, dan navigasi ini dalam aplikasi peluncur Z Launcher. Sehingga, pengalaman yang dirasakan pengguna dalam memakai tablet N1 adalah pengalaman yang dirancang Nokia. Tablet ini dijual seharga US$ 249 dan akan dipasarkan pertama kali di Tiongkok pada Februari 2015. Setelah itu, ia akan dipasarkan di sejumlah negara Eropa. Grup bisnis Nokia yang berbasis di Espoo, Finlandia, saat ini mengandalkan tiga unit bisnis yang tersisa setelah mereka menjual unit bisnis ponsel dan layanan kepada Microsoft senilai US$ 7,2 miliar. Ketiga unit yang diandalkan Grup Nokia itu adalah bisnis infrastruktur dan jaringan telekomunikasi (Nokia Solutions and Networks), layanan peta digital (Nokia Here), serta unit pengembangan teknologi dan lisensi paten (Advanced Technologies). Pada awal November lalu, Microsoft menghilangkan merek Nokia dari seri ponsel pintar Lumia yang berbasis Windows Phone, namun merek Nokia masih dipakai pada untuk ponsel fitur seri Asha.
  5. Anda sudah memiliki bisnis dengan nama yang Anda pilih. Bagaimana nasib dari nama tersebut? Apakah sudah dikenal oleh banyak orang? Apakah orang yang mendengar nama bisnis Anda langsung mengasosiasikan dengan jasa atau produk yang Anda miliki? Nama tidak sama dengan brand. Makna brand jauh lebih besar dari sekedar nama bisnis Anda. Brand adalah nyawa atau ruh dari nama bisnis Anda. Seperti Virgin Group milik Richard Brandson yang memiliki ruh inovatif, kreatif, dan menyenangkan. Anda juga bisa membuat karakter dari brand Anda sendiri. Dalam berbisnis, kadang kita merasa menjadi ikan kecil di kolam yang sangat besar. Agar terlihat oleh ikan-ikan yang lain kita harus tampil besar. Jika menjadi besar cukup sulit, hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah terlihat besar. Cara paling mudah untuk terlihat besar adalah dengan menjadi unik. Keunikan sebuah brand akan mendapatkan tempat tersendiri di mata pelanggan, kompetitor bahkan investor. Tampil beda akan membuat Anda mudah dilihat oleh semua orang. Setelah terlihat, tunjukkanlah kualitas bisnis Anda. Anda tidak ingin membuat pelanggan-pelanggan baru Anda kecewa dengan pelayanan Anda. Berikut adalah cara-cara rahasia untuk menjadikan brand Anda sangat besar : Punya Visi dan Misi Anda wajib memiliki visi dan misi perusahaan. Tanpa ini semua orang akan bingung mau dibawa ke mana perusaah ini. Visi dan misi juga diperlukan untuk mengkomunikasikan rencana-rencana Anda ke depannya. Orang-orang terbaik akan bergabung dengan perusahaan Anda karena melihat masa depan yang cerah. Masa depan itu paling mudah terlihat dengan dikomunikasikan. Jelaskanlah apa visi Anda ke depannya. Jika Anda memiliki keberanian, ungkapkanlah visi Anda ini ke semua orang. Termasuk pelanggan-pelanggan Anda. Hal ini akan membuat pelanggan Anda berfikir bahwa brand Anda akan menjadi besar nantinya. Mereka mungkin tertarik menjadi bagian sejarah dalam proses pembesaran tersebut. Buat Goal dan Cara Mencapainya Selain visi, Anda wajib memiliki goal atau tujuan yang jelas dan rinci. Goal ini harus dibuat ke dalam target-target jangka pendek. Semakin pendek target tersebut semakin mudah untuk diselesaikan. Setiap pencapaian target membuat kita makin semangat untuk mencapai target berikutnya. Target-target kecil itu harus dibuat sesuai dengan visi perusahaan. Anggaplah target-target tersebut sebagai ritual untuk mewujudkan mimpi besar Anda. Makin disiplin Anda mengerjakan ritual-ritual tersebut, makin cepat pula brand Anda menjadi besar. Selain target, Anda harus menyusun strategi mengenai bagaimana mencapai target tersebut. Tanpa langkah-langkah yang jelas akan sulit bagi Anda untuk mencapai target. Target dan langkah tersebut juga harus dikomunikasikan ke orang-orang terkait. Anda tidak bisa mewujudkannya sendiri. Delegasikanlah tanggung jawab dari target ke orang lain. Mereka akan memiliki rasa memiliki dan tanggung jawab penuh untuk menyelesaikannya. Suntikan DNA ke dalam Brand DNA atau ruh harus kita masukkan ke dalam brand. DNA ini bisa diartikan sebagai karakter dan nilai-nilai yang dianut oleh perusahaan. Sebagai orangtua dari bayi(bisnis), kita harus mengajari bayi tersebut tentang nilai-nilai yang kita anut. Entah itu kejujuran, kedisiplinan, kebersamaan, dan sebagainya. Nilai-nilai ini akan sangat penting untuk diterapkan. Apalagi jika bisnis Anda makin membesar. Anda tidak bisa menjelaskan DNA tersebut kepada tiap orang secara personal. Oleh karenanya dengan mempraktikkan DNA ini di dalam setiap lini bisnis, budaya baru akan tercipta. Budaya inilah yang akan menjadi karakter dari brand Anda. Brand akan dikenal dari budaya perusahaan. Budaya perusahaan bisa dilihat secara langsung melalui karakter tiap karyawannya. Komunikasikan Terus Menerus Semua visi, misi, target, strategi mencapai target, sampai budaya perusahaan harus Anda komunikasikan terus menerus. Semua orang perlu tahu tentang mau dibawa ke mana perusahaan ini. Walaupun terkadang Anda bosan menceritakan visi dan misi, itu perlu untuk terus dilakukan. Anda perlu meyakinkan tiap orang yang berada di dalam perusahaan Anda tentang cita-cita besar Anda. Sebagai sebuah tim besar, semua orang harus saling bekerja sama untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Seperti kepanjangan TEAM yaitu Together Everyone Actieve More. Terus Tumbuh Progres adalah kata kunci yang sangat penting untuk membesarkan brand kita. Brand besar tidak tercipta dalam satu malam. Ada proses yang harus dilalui. Tiap proses membutuhkan cara yang berbeda untuk melewatinya. Sebagai sebuah perusahaan, kita harus dapat terus beradaptasi untuk menjadi lebih baik. Cara untuk menjadi lebih baik tercepat adalah dengan dipaksakan. Tanpa target dan tenggang waktu yang jelas, proses menjadi besar ini akan terasa sangat lama. Jadi definisi tumbuh di sini harus ditentukan secara sangat jelas. Berbagi dengan Komunitas dan Tim Anda Cobalah untuk berbagi dengan komunitas, orang-orang yang membutuhkan, lingkungan sekitar dan juga tim Anda. Berbagi bisa dilakukan lewat berbagai bentuk. Mulai dari membantu uang, memberi ilmu, sharing pengalaman, dan sebagainya. Orang-orang yang Anda bantu akan merasakan dampak manfaat yang Anda berikan. Hal ini bagus sekali dari sisi ketenangan diri dan juga unsur publikasi. Orang akan mengenal brand Anda sebagai brand yang peduli dengan lingkungan sekitar. Anda juga bisa mengadakan training-training gratis kepada warga yang tidak mampu. Secara sosial Anda akan akrab dengan banyak kalangan. Hal ini sangat membantu dalam proses membesarkan brand. Dalam membesarkan brand siapa yang Anda kenal tidak begitu penting dibandingkan siapa saja yang kenal Anda. Semakin banyak orang yang mengenal Anda dan brand Anda, itu akan menjadi nilai tambah yang sangat bagus. Itulah beberapa cara untuk menjadikan brand Anda menjadi besar. Satu hal yang pasti, untuk menjadi besar, perlu perjuangan super keras dan proses yang harus dihadapi. Seperti statistika yang mengatakan 90 persen dari bisnis tutup sebelum tahun ke 5. Pastikan bisnis Anda tidak termasuk didalamnya. Perjuangkan brand Anda sepenuh hati dan rasakan hasilnya.
  6. Brand atau merek adalah identitas dari sebuah produk di pasar. Dari sebuah merek Anda akan menunjukkan nilai bisnis dari perusahaan Anda. Branding memegang peran penting dalam sebuah bisnis. Dengan strategi bisnis produk Anda akan lebih dikenal oleh masyarakat dan pasar, ini yang dimaksud dari branding, membangun merek Anda agar dikenal luas, seperti Nike, Adidas atau Coca Cola yang merupakan merek yang sudah mendunia. Memang tidak mudah untuk membangun branding yang kuat, tapi dengan strategi branding yang tepat bisnis Anda akan lebih cepat dikenal pasar. Untuk sukses dalam strategi branding, sebelumya Anda harus paham betul kebutuhan dan keinginan dari pelanggan serta prospek yang Anda tentukan. Untuk itu About Marketing membeberkan strategi branding yang baik. Kelola dan Pantau Reputasi Online Anda Ada beberapa langkah yang dapat Anda gunakan untuk melindungi merek Anda dan juga ada beberapa alat yang dapat membantu memonitoring. Jadi, tak sulit untuk terus mengawasi perkembangan brand Anda dari ranah media sosial, karena dewasa ini media sosial sudah jadi alat branding yang sangat kuat, tapi juga dapat menjadi boomerang bila tak dikelola dengan baik. Meningkatkan Ekuitas Brand Ekuitas brand / merek tergantung kepada bagaimana Anda membangun brand Anda. Nilai ekuitas juga cenderung berubah-ubah sesuai dengan apa yang telah Anda upayakan. Ekuitas tidak sekonyong-konyong ada, karena ada cara untuk meningkatkannya. Caranya dengan memilih nama atau logo identitas merek yang baik. Yang paling penting adalah komunikasi pemasaran yang efektif dan konsisten agar dapat mempertahankan ekuitas brand Anda. Buatlah Transisi Halus Membuat perubahan transisi dengan merek Anda bisa menjadi usaha yang sukses, namun dibutuhkan perencanaan yang matang, mendidik, penjelasan. Pelajari apa yang diperlukan untuk membuat proses lancar dan sukses. Kontinuitas Kontinuitas dalam pemasaran sangat penting. Ini adalah strategi dan proses mengkoordinasikan semua elemen dari pesan pemasaran untuk mencapai yang konsisten, mudah diingat, keseluruhan tampilan dan nuansa untuk sebuah perusahaan, layanan, atau produk. Pelajari cara membuat kontinuitas dalam pesan pemasaran Anda. Berfokus pada Anda Sasaran Kekuatan merek Anda bergantung pada kemampuan untuk fokus. Itulah sebabnya mendefinisikan target pasar Anda akan membantu untuk meningkatkan efektivitas merek Anda. Pelajari cara menentukan target pasar Anda dalam pelajaran minggu ini dari Mengembangkan Strategi kursus Merek Anda itu.
  7. Line baru saja merilis aplikasi bernama Line@ yang memungkinkan penggunanya untuk membuat sebuah akun bagi bisnis yang mereka miliki. Aplikasi yang tersedia untuk iOS dan Android ini memungkinkan brand untuk berkomunikasi dengan para konsumennya – serupa dengan apa yang dilakukan oleh BBM Channel dan WeChat. Untuk mendaftar ke dalam aplikasi ini, Anda akan memerlukan sebuah akun Line yang sudah diverifikasi. Nantinya, satu akun ini bisa membuat beberapa akun bisnis sekaligus dan Anda dapat mengatur administrator dari akun bisnis tersebut. Akun ini nantinya bisa mengirim pesan broadcast kepada para pengikutnya, chatting secara pribadi dengan para konsumen, dan juga membuat sebuah update pada timeline profil akun bisnis tersebut. Jika Anda mendaftar sebelum tanggal 30 April 2015, Anda akan mendapatkan promo berupa pengiriman pesan kepada para konsumen dengan jumlah yang tidak terbatas. Setelah tanggal 30 April, Anda hanya bisa mengirim sebanyak 1.000 pesan per bulannya. Untuk meningkatkan jumlah pesan yang bisa dikirim setelah masa promo berakhir, Anda dapat menggunakan fitur berlangganan dengan biaya USD 50 (Rp 600 ribu) yang memberi kuota 50.000 pesan per bulan dan biaya tambahan USD 0,01 (Rp 120) jika sudah melebihi angka tersebut. Dan jika Anda ingin, Anda dapat membuat akun premium dengan biaya sebesar USD 12 (Rp 140 ribu) per tahun dan pembayaran sebesar USD 24 (Rp 280 ribu) untuk tahun pertama. Akun premium ini memungkinkan Anda untuk menggunakan nama dengan jumlah 18 karakter dan nantinya dapat dicari melalui fitur Search yang ada di dalam aplikasi Line. Akun reguler hanya dapat menggunakan delapan karakter dan akun bisnis Anda tidak dapat dicari dalam fitur Search. Peluang baru bagi UKM di Indonesia Ketersediaan aplikasi ini tentunya dapat membuka banyak peluang di Indonesia. Salah satunya adalah layanan komunikasi bagi para pelaku UKM dengan konsumennya di tanah air. Anda mempunyai sebuah toko online dan membutuhkan akses untuk berkomunikasi dengan pelanggan yang lebih nyaman? Atau mungkin Anda sedang berniat membuat sebuah brand dan ingin agar brand Anda diketahui oleh banyak orang? Platform Line yang mempunyai jumlah pengguna sebanyak 30 juta di Indonesia tentunya merupakan sebuah potensi yang cukup besar. Bagaimana dengan Anda sendiri? Tertarik untuk menggunakan aplikasi Line@ untuk bisnis yang Anda miliki? Sampaikan komentar Anda pada kolom komentar di bawah.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy