Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'beras plastik'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 1 result

  1. Seperti yang diketahui, dalam beberapa hari terakhir ini banyak muncul peredaran beras sintetis yang terbuat dari plastik di pasaran. Kini masyarakat Indonesia harus lebih berhati-hati dalam memilih dan membeli beras. Pasalnya, jika beras palsu ini dikonsumsi secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu maka efeknya sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Baik dampak secara langsung maupun dalam jangka panjang. Efek Samping Beras Plastik dan Beras Sintetis Tiruan Plastik bukanlah sesuatu yang aman dan bisa kita konsumsi. Plastik tidak dapat dicerna dengan sempurna oleh sistem pencernaan manusia. Akibatnya, komponen ini dapat mengganggu kesehatan tubuh terutama sistem pencernaan. Bahan makanan yang mengandung plastik akan berada dalam waktu yang lebih lama di lambung manusia. Ini menyebabkan timbulnya rasa begah, perut penuh, serta kenyang. Efek samping beras palsu dari bahan plastik dalam jangka waktu pendek tergantung dari jumlah campuran beras palsu yang dikonsumsi. Jika beras sintetis yang digunakan lebih banyak dari beras yang asli maka tubuh akan bereaksi karena beras plastik dianggap sebagai benda asing. Hal ini dapat mengakibatkan reaksi seperti mual dan muntah-muntah ataupun diare. Bahaya dan dampak negatif beras palsu dari bahan plastik untuk waktu lama juga akan menimbulkan gangguan jangka panjang misalnya saja kanker. Konsumsi beras sintetis tiruan dalam jumlah banyak dan intensitas sering akan bersifat karsinogenik. Penyakit kanker yang dialami akan lebih ke arah pencernaan misalnya kanker hati dan paru-paru. Salah satu bahan temuan berbahaya yang terdapat pada beras palsu sintetis ini adalah phthalat. Walau zat ini bisa dikeluarkan lewat urine, namun zat ini juga berpotensi merusak liver. Selain itu unsur phthalat ini juga bisa masuk ke dalam sistem reproduksi yang dapat memicu kemandulan. Untuk mengurangi efek phthalate ini dianjurkan mengonsumsi lebih banyak sayur dan buah-buahan yang memiliki banyak kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan. Serta jangan lupa juga untuk memperbanyak minum air putih. Nah, mengingat beras merupakan makanan pokok kita, maka kita harus lebih jeli dan ekstra waspada dalam membeli beras. Sebaiknya kita juga wajib untuk mengenali perbedaan dan ciri-ciri beras plastik ini. Pastikan juga nasi yang akan kita makan bukanlah berasal dari beras palsu tiruan yang dibuat dari plastik maupun campuran bahan kimia lainnya. Mencegah pastilah lebih baik daripada mengobati bukan?
×
×
  • Create New...