Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'bencana'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 4 results

  1. Jembatan Babat Lamongan-Widang Tuban, yang melintang di atas sungai Bengawan Solo, pada Selasa (17/04/2018) sekitar pukul 10.50 WIB, ambrol. Tiga truk tronton yang sedang melintas di atas jembatan tersebut, turut terjatuh ke dasar sungai. Untuk sementara, seorang sopir dilaporkan meninggal dunia. Kapolsek Babat Kompol Hariadi Agus Wahono SH, ketika dihubungi awak media ini melalui sambungan telepon seluler membenarkan, bahwa jembatan penghubung Babat Lamongan-Widang Tuban, yang merupakan jalur Pantura, pada Selasa (17/04/2018) sekitar pukul 10.50 WIB, ambruk. “Tiga tronton turut tercebur ke dasar sungai,” jelas Kompol Agus. Ketika ditanya jumlah korban jiwan, Kompol Agus menenerangkan bahwa untuk sementara ini dilaporkan 1 (satu) orang sopir tronton, dilaporkan meninggal dunia. “Sementara satu orang sopir yang dilaporkan meninggal mas,” terang Kompol Agus Kompol Agus menambahkan, lokasi jembatan yang ambruk tersebut sebagian masuk wilayah Babat, namun sebagian besar masuk wilayah Kecamatan Widang Tuban, atau di sisi utara sungai Bengawan Solo. “Saya masih di TKP mas, petugas masih berupaya mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP,” imbuhnya.
  2. Onno W. Purbo (kiri) beserta Adiatmo Rahardi (tengah) dalam acara IoT Makers Meetup di Universitas Indonesia. Penerapan konsep Internet of Things (IoT) ternyata tidak hanya dilaksanakan oleh perusahaan-perusahaan teknologi berskala besar. Secara individual pun, orang biasa sudah dimungkinkan untuk merancang dan membuat perangkat yang mendukung IoT. Menurut Onno W. Purbo (praktisi teknologi informasi), perangkat keras yang mendukung konsep IoT sudah semakin mudah didapat dan juga murah biayanya. Misalnya Raspberry Pi, Arduino, dan sejumlah sensor elektronik. Berbekal pengetahuan dan niat untuk merangkai perangkat-perangkat itu, seseorang bisa saja membuat karya kreatif dan bahkan bermanfaat bagi masyarakat banyak, contohnya dengan membuat perangkat untuk mitigasi dan tanggap bencana. Opini tersebut disampaikan Onno di dalam acara IoT Makers Meetup yang digelar oleh Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia, Sabtu (20/6). Acara yang didukung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini juga dihadiri oleh Zerfani Yulias (Ketua Komunitas Arduino Indonesia) dan Adiatmo Rahardi (Ketua Komunitas Robot Indonesia). “IoT Makers Meetup” merupakan sebuah diskusi pemanasan sebelum memasuki kegiatan utama, yaitu pameran dan kompetisi TI tahunan COMPFEST 7 yang diselenggarakan oleh Fasilkom Universitas Indonesia. Salah satu kompetisi yang akan dilombakan adalah kategori Internet of Things. Adiatmo Rahardi yang juga berperan selaku ketua dewan juri kompetisi Internet of Things COMPFEST 7 menyampaikan bahwa perlu ada kompetisi pembuatan aplikasi Internet of Things untuk membantu masyarakat dan berbagai pihak dalam pengurangan risiko bencana. “Kompetisi diperlukan agar kita siap jika menghadapi bencana dengan berbagai macam penemuan teman-teman TI,” kata Adiatmo. “Saya ingin sekali melihat teman-teman developer berpikir membuat sendiri sistem TI untuk Indonesia. Saat ini orang Indonesia membayar US$300 juta hanya untuk lisensi perangkat lunak di komputer pribadi. Inilah saatnya kita menjadi produsen, bukan hanya konsumen,” imbuh Onno.
  3. Berbicara soal ruang server hingga pusat data atau data center mungkin sudah bukan hal tabu. Jika dulu hanya jadi "makanan" bagi perusahaan telekomunikasi atau perbankan, kini kedua hal itu sudah menjadi komponen penting di era teknologi canggih. Tetapi, sayangnya, pengetahuan akan pentingnya ruang server atau data center tak diikuti dengan standar penyediaannya. Masih sering ditemukan ruang server dengan infrastruktur sekadarnya. Artinya, asalkan ada ruang server saja, itu sudah cukup. Orang sama sekali tak memperhatikan aspek-aspek yang sebetulnya diperlukan dalam membangun, pengadaan, serta keamanan data center. Masalah pengadaan yang sekadarnya pada data center bisa berakibat fatal. Bayangkan saja, di dalam rak-raknya terdapat server berisi aplikasi dan database, perangkat jaringan dan perangkat lainnya yang terkait dengan sistem operasional perusahaan sehari-hari. Untuk itu, keamanan dinilai sangat penting, karena keberadaan data center merupakan denyut nadi perusahaan. Penyebab terhentinya operasional Di dunia teknologi informasi, disaster tidak diartikan secara harfiah. Kasus terhentinya operasional pada data center, misalnya. Apapun penyebabnya sudah dikategorikan sebagai data center disaster. Untuk itulah, perlakuan pada data center harus khusus, mulai dari struktur bangunan, sumber daya, fasilitas, infrastruktur dan segala hal yang berkaitan dengannya harus sudah memenuhi kaidah dan standar keilmuan yang ada. Salah perlakuan, operasional data center dapat terganggu dan menimbulkan bencana. Bencana alam tentu bisa jadi salah satu penyebab terhentinya operasional. Untuk itulah, lokasi data center begitu diperhitungkan, jangan sampai berada di kawasan yang berpotensi terkena bencana alam. Selain bencana alam, terhentinya operasional juga bisa disebabkan oleh gangguan teknis maupun ulah manusia. Untuk gangguan teknis, penyebabnya kerap tidak terduga. Beberapa kelalaian yang mengakibatkan terganggunya data center diantaranya, kesalahan proses dan input data, pengubahan data, penyebaran virus komputer, perusakan hingga pencurian. Beberapa contoh diantaranya adalah kegagalan arus listrik dan pendingin yang tidak berfungsi, padahal keduanya dibutuhkan agar panas yang ditimbulkan oleh server bisa distabilisasi. Bila hal itu terjadi, akibatnya bisa jadi fatal, mulai gangguan pada software, hardware, hingga jaringan komunikasi. Suhu terlalu lembab juga dapat menyebabkan korsleting pada perangkat di dalamnya. Sementara itu, hal lain harus diperhatikan lainnya adalah kebersihan. Rak-rak server yang berdebu juga dapat mengakibatkan gangguan. Faktor terakhir yang bisa menyebabkan terhentinya operasional data center ialah ulah manusia baik yang bersifat lalai (tidak sengaja) atau disengaja. Beberapa kelalaian yang mengakibatkan terganggunya data center diantaranya, kesalahan proses dan input data, pengubahan data, penyebaran virus komputer, perusakan hingga pencurian. Untuk itulah, keamanan data center sangat dibutuhkan. Jika keamanan sudah direalisasi, kelalaian akibat ketersengajaan atau yang tidak disengaja dapat diminimalisir. Peluang terjadinya data center disaster juga semakin kecil. Tak pelak, perlu standar keilmuan dan prosedur khusus pada segala hal yang berhubungan dengan data center. Standar tersebut dikeluarkan oleh beberapa institusi, di antaranya Uptime Institute dan Telecommunication Industry Association (TIA). Anda mungkin masih ingat dengan ledakan salah satu perangkat pada data center di Jakarta 2012 lalu? Dilansir dari Kompas Tekno, (Baca: UPS di Duren Tiga Terbakar, Beberapa Situs Web Tak Dapat Diakses), kejadian tersebut dipicu oleh salah satu perangkat di dalam data center tersebut mengeluarkan percikan api. Singkat cerita, usai kebakaran kecil dapat ditangani, asap masih terus muncul. Petugas pemadam kebakaran pun menyiramkan air. Berangkat dari hal tersebut, muncul dilema tersendiri. Sudah tepatkah penanganan kejadian tersebut? Di sisi lain, semua perangkat dalam data center sama sekali tak boleh bersentuhan dengan air.
  4. Kroll Ontrack, penyedia jasa dan produk data recovery dan ediscovery baru saja merilis daftar 10 bencana data terburuk untuk tahun 2014. Perusahaan ini sejak 12 tahun lalu rutin mengumpulkan dan merilis daftar kegagalan terburuk yang terjadi di kantor-kantornya di seluruh dunia. Nah apa saja 10 bencana data terburuk itu? ≠1 Perbedaan Pendapat (Polandia) Dari sudut pandang klien: “Laptopku tidak mau mengikuti perintahku. Kami benar-benar tidak cocok dan saya kehilangan kendali, menamparnya dengan keras. Drive laptop rusak – dan itulah sebabnya saya ada di sini.” Tidak sehati dengan komputernya, si klien menghantam laptop tepat di lokasi drive, dan menyebabkan head drive menggores piringannya. Kerusakannya ekstensif, tetapi Kroll Ontrack memulihkan 50% dari data yang krusial. ≠2 Air Terjun yang Mengacau (Eslandia) Seorang perempuan muda sedang menggunakan smartphone-nya untuk memotret keindahan air terjun ketika tiupan angin menyemprotnya dengan air dari air terjun tersebut. Ia basah kuyup. Begitu juga smartphone-nya. Wanita ini kehilangan akses smartphone-nya dan semua foto yang diambilnya, tetapi dengan Kroll Ontrack melakukan full recovery yang memulihkan semua foto dan ponselnya. ≠3 Bisa Terjadi pada Siapa pun (AS) Bahkan karyawan Kroll Ontrack tak luput dari kehilangan data. Saat berada di kamar kecil di sela-sela rapat, seorang karyawan perempuan memasukkan iPhone-nya dari kantong belakang celananya. Begitu ia berdiri dan mengambil tasnya untuk keluar kamar kecil, ponselnya meluncur keluar, jatuh langsung ke dalam lubang toilet. Si karyawan mengambil ponsel yang tercebur itu dan langsung membawanya ke spesialis mobile recovery di ruang bersih. Semua data ponsel karyawan tersebut, termasuk foto anak-anaknya, kontak dan SMS berhasil diselamatkan. ≠4 Data Diserang (AS) Ketika data sengaja dihilangkan, biasanya ini dengan tujuan jahat. Para peretas menyusupi sebuah hotel dan menghapus semua data aktif dan backup untuk 35Luns. Para engineers bekerja onsite dan secara remote untuk memulihkan semua data yang hilang tadi. ≠5 Server Hanyut (Bosnia dan Herzegovina) Banjir di negara-negara Balkan menyapu sebuah server RAID 100 meter dari bangunan tempatnya berada. Butuh 2 minggu untuk menemukan server yang terendam di dalam air itu. Kroll Ontrack me-recover datanya 100%. .≠6 Misteri Microsoft Surface (AS) Kadang-kadang kita tidak tahu cerita di balik apa yang terjadi dengan sebuah device. Kroll Ontrack menerima sebuah Microsoft Surface yang pecah berkeping-keping. Yang diketahui hanyalah bahwa data recovery berhasil 100%. ≠7 Anjing Memakan … (USA) Seekor anjing mengira sebuah USB flash drive adalah mainan untuk dikunyah-kunyah. Ketika drive ini sampai di Kroll Ontrack, jejak gigi ada di seluruh permukaannya, Si anjing selamat dari nasib buruk karena semua data dalam USB drive bisa diselamatkan. ≠8 Kecelakaan (Norwegia) Kroll Ontrack menerima telepon dari seseorang yang mengalami kecelakaan ferry. Kameranya tercebur di air lebih dari satu jam. Para spesialis Ontrack Data Recovery specialists berhasil mengembalikan foto-foto dari kartu memori yang terkorosi. ≠9 Terlambat (AS) Sebuah perusahaan sedang menyiapkan infrastruktur TI baru. Storage array baru itu siap untuk dikeluarkan dari kemasan dan dipasang di ruang server. Sehari sebelum dikoneksikan, storage array lama rusak dan akses ke data kritikal lenyap. Setelah beberapa menit panik dan stres, administrator TI memutuskan untuk mengundang para spesialis Kroll Ontrack. Semuanya berakhir baik. ≠10 Rusak Kena Air saat Kebakaran (Jerman) Seorang pemadam kebakaran sedang memadamkan api saat Nokia Lumia 610-nya rusak kena air. Ia kehilangan seluruh datanya, termasuk foto-foto keluarga dan temannya. Kroll Ontrack memulihkan 732 foto dari ponselnya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy