Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'bandung'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 13 results

  1. Eggy Muhamad Juniardi (29) belum bisa melupakan peristiwa yang terjadi saat mobil Toyota Avanza yang dikendarainya dihentikan sekelompok orang lalu dirusak. Aksi itu terjadi saat massa menggelar sweeping terhadap taksi online di Jalan BKR, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis 9 Maret 2017. Sambil meneteskan air mata, Eggy menceritakan, saat itu ia sedang membawa keluarganya ke Purwakarta untuk menjemput adiknya yang sudah selesai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sana. Di dalam mobil juga ada anaknya yang masih berusia 16 bulan. Tiba-tiba mobilnya diberhentikan sejumlah orang diduga sopir angkot. Karena diduga taksi online, Avanza milik Eggy pun jadi sasaran amukan warga. Peristiwa itu hampir berbarengan dengan demo para sopir angkot di Gedung Sate, Bandung, menolak kehadiran taksi online. Mereka dalam mobil hanya bisa pasrah dengan aksi brutal massa. Video kejadian itu pun akhirnya beredar di dunia maya dan menjadi viral di media sosial. Yang ikut jadi sorotan adalah anak Eggy yang masih bayi. ''Anak saya yang masih berumur 16 bulan masih trauma sampai saat ini,'' tutur Eggy saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jumat (10/3/2017). Eggy menuturkan, sebelum kejadian, mobil Avanza yang dikemudikannya bergerak dari daerah Kopo menuju kantor kakaknya dulu sebelum ke Purwakarta. Konferensi pers soal perusakan mobil oleh massa di Bandung (CDB/Okezone) ''Saya mau ke kantor kakak dulu, di Jalan Gatot Subroto dengan melintas ke Jalan Sriwijaya,'' kata pria bertubuh gempal tersebut. Setibanya di lampu merah Jalan Sriwijaya, Eggy pun menghentikan kendaraannya saat rombongan angkutan kota sedang melintas untuk ikut berdemo ke Gedung Sate. Namun tiba-tiba dari rombongan tersebut terdengar teriakan ke arah mobil yang kendarain Eggy. ''Sopir online-sopir online,'' tutur Eggy menirukan para pelaku yang merusak mobilnya.
  2. 200 Mahasiswa Terjun ke 18 Puskesmas di Bandung Timur Guna Mencari dan Menolong Pasien Penderita Celah Bibir dan Langit-langit atau Biasa Disebut Bibir Sumbing. Bandung, 3 September 2016 - Fakultas Kedokteran Gigi Unpad bekerja sama dengan Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-langit (YPPCBL) dalam melaksanakan kegiatan operasi celah bibir dan langit-langit gratis di Bandung. Kegiatan operasi ini merupakan rangkaian dari kegiatan Smilemotion yang merupakan kampanye masif mengenai celah bibir dan langit-langit, atau biasa dikenal bibir sumbing. Smilemotion 2016 sendiri memiliki dua rangkaian acara yang terdiri dari ISM (Inspiring Smile Movement) Project dan konser amal. Operasi gratis ini termasuk pada rangkaian ISM Project yang mengangkat tajuk Inspiring Smile Movement Project 1. Sebanyak 200 orang mahasiswa yang merupakan panitia pelaksana serentak mengunjungi 18 Puskesmas di area Bandung timur. Kegiatan kali ini bertujuan untuk menyebarkan informasi mengenai operasi gratis dan mencari pasien penderita bibir sumbing sebanyak-banyaknya. Pada kesempatan kali ini pihak penyelenggara membuka pendaftaran pasien untuk operasi gratis penderita celah bibir dan langit-langit mulai bulan Mei hingga bulan November 2016. Selain penyebaran informasi akan ada juga persuasi kepada beberapa penderita bibir sumbing yang enggan dioperasi, karena di beberapa daerah masih ada masyarakat yang enggan melakukan operasi disebabkan kepercayaan tertentu. Sebagai agen kesehatan Kami bertugas untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dengan melakukan penyuluhan tentang bibir sumbing kepada masyarakat. Bagi penderita yang ingin menjadi pasien operasi bibir sumbing ini cukup dengan menghubungi nomor 082373327646 atas nama Syifa dan 08122015772 atas nama Saras. Setelah menghubungi nomor tersebut, pihak panitia akan mendata dan membantu calon pasien dalam memenuhi persyaratan serta menghubungi pihak yayasan dan rumah sakit. Diharapkan informasi tentang operasi gratis yang diselenggarakan oleh FKG Unpad dan YPPCBL dapat tersebar luas melalui kampanye Smilemotion sehingga dapat membantu penderita bibir sumbing dalam mendapatkan terapi dan operasi yang dibutuhkan guna memperbaiki penampilannya. Sejak 3 tahun lalu, pertama kali Smilemotion dikampanyekan beberapa artis papan atas seperti Raisa, Sheila on 7, Nidji, Isyana Sarasvati, Rossa, Tulus, dan Syahnaz telah bergabung dan ikut memeriahkan kampanye ini.
  3. Mulai 1 November 2016, Pemerintah Kota Bandung secara resmi melarang penggunaan bahan styrofoam untuk kemasan makanan dan minuman. Selain untuk menjaga kesehatan warga Kota Bandung, larangan penggunaan styrofoam juga bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang sulit terurai. Pasalnya, sampah dari bekas styrofoam tersebut menjadi salah satu penyebab tersumbatnya aliran air sungai sehingga mengakibatkan banjir ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Bandung. Larangan penggunaan styrofoam di Kota Bandung dimulai sejak 1 November kemarin. Walikota Bandung, Ridwan Kamil, mengimbau warganya agar menggunakan bahan lain yang lebih aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan, sebagai kemasan untuk makanan dan minuman. Larangan penggunaan styrofoam ini juga berlaku bagi para pengusaha kuliner, pedagang kecil, dan produsen pembuat makanan kemasan, seperti mie instan. “Sudah terbukti, waktu kita menjual plastik kresek harus berbayar, menurut catatan BPLH kan turun 25 persen penggunaan kresek. Nah kita monitor saja, dalam sebulan ke depan kira-kira pengaruhnya seperti apa. Berita baiknya, produsen mie instan cup yang cepat seduh itu ternyata sudah ketemu saya dan menyerahkan seluruh distribusi se-Indonesia akan diubah,” kata Walikota Bandung, Ridwan Kamil. Styrofoam selama ini merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk mengemas makanan dan minuman. Kemasan makanan ini dianggap membahayakan kesehatan karena terbuat dari bahan kimia yang mengandung karsinogen sebagai salah satu penyebab penyakit kanker. Terlebih jika makanan yang panas dituangkan ke dalam wadah styrofoam ini, maka makanan tersebut langsung terkontaminasi zat berbahaya yang terkandung dalam bahan styrofoam. Styrofoam terbuat dari butiran-butiran styrene yang diproses dengan menggunakan benzana. Benzana ini bisa menimbulkan masalah pada kelenjar tiroid dan mengganggu sistem syaraf. Saat benzana termakan, lama-lama akan merusak sumsum tulang belakang dan penyakit anemia. Efek lainnya, sistem imun akan berkurang, sehingga seseorang akan mudah terinfeksi penyakit. Efek jangka panjang penggunaan wadah stryfoam bagi kesehatan yaitu bisa mengakibatkan penyakit kanker payudara dan kanker prostat. Sementara itu, efeknya bagi lingkungan, penggunaan styrofoam ini bisa menjadi salah satu penyebab kerusakan lingkungan dan banjir. Pasalnya, seperti halnya plastik, limbah styrofoam juga merupakan jenis limbah yang sulit terurai. Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah atau BPLHD Kota Bandung, Hikmat Ginanjar mengatakan, limbah styrofoam yang menumpuk di aliran sungai akan berdampak menyumbat aliran sungai tersebut, sehingga menyebabkan banjir. “Memang dari kajiannya, stryfoam itu berpotensi untuk mengandung karsinogenik yang berakibat gangguan kesehatan pada manusia. Jika memang dipakai untuk wadah makanan dalam suhu tertentu dan sering dan untuk menyimpan makanan berlemak,” kata Hikmat Ginanjar, Kepala BPLHD Kota Bandung. Hikmat menambahkan, Kota Bandung menghasilkan limbah styrofoam sebanyak 27,02 ton per bulan. Jumlah ini tentu akan terus bertambah jika kebijakan larangan penggunaan styrofoam tidak segera diberlakukan. Dengan demikian, kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh limbah styrofoam ini pun akan semakin parah. “Bahwa styrofoam ini penyumbang tertinggi terhadap pencemaran di sungai, karena memang tidak bisa terurai, sehingga membuat aliran sungai menjadi mampet,” lanjut Hikmat Ginanjar. Larangan penggunaan wadah styrofoam sebelumnya sudah diberlakukan di beberapa negara. Di Amerika Serikat misalnya, larangan penggunaan styrofoam diberlakukan di Washington DC sejak 1 Januari 2015. Pihak pemerintah telah mengeluarkan undang-undang distrik yang melarang penggunaan styrofoam untuk makanan cepat saji. Kebijakan ini lalu diikuti oleh Kota Portland, Oregon. Di kota New York, larangan penggunaan stryrofoam berlaku mulai 1 Juli 2015. Lebih dari 70 kota di Amerika Serikat telah melarang styrofoam, termasuk San Fransisco, Oakland, dan Seattle. Di negara lainnya, larangan penggunaan styrofoam telah diberlakukan di Kota Sibu, Malaysia dan Oxford, Inggris. Di Indonesia, Kota Bandung merupakan kota pertama yang memberlakukan larangan penggunaan styrofoam ini. Meski belum menjadi aturan baku dan baru sebatas imbauan, Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, pelanggaran terhadap imbauan ini tetap akan dikenakan sanksi tegas, mulai dari teguran secara lisan, tertulis, hingga pencabutan ijin usaha. Pemerintah Kota Bandung bersama pihak terkait kini sedang merumuskan payung hukum untuk larangan penggunaan styrofoam ini. [www.voaindonesia.com
  4. Walikota Bandung Ridwan Kamil menyampaikan, Pusat Komando ini di bangun untuk memberi service umum yang lebih cepat serta moderen. BANDUNG Kota Bandung saat ini mempunyai Command Center atau pusat komando serta kendali untuk memonitor semuanya info, termasuk juga jalan raya, titik kemacetan jalan, keadaan banjir, sampai kehadiran tempat pembuangan sampah. Berlokasi di kompleks kantor pemerintah kota Bandung, ruang pusat komando ini di bangun dengan design serupa sarang tawon serta tampak megah seperti ruang kontrol dalam film Star Trek. Di dalamnya ada data cuaca, peta, video analisa, dsb untuk memonitor kondisi kota Bandung. Contoh spesifiknya yaitu pemakaian CCTV di berjalan-jalan yang ada di Bandung yang bakal tersambung segera ke Command Center, hingga melalui pengawasan kamera itu dapat di ketahui pelanggaran jalan raya yang berlangsung serta terekam oleh CCTV. Bukan sekedar itu, dari Command Center dapat juga tampak titik lokasi banjir, kebakaran, sampai kehadiran tempat pembuangan sampah. Ada monitor besar di ruang Command Center yang dikelilingi dengan monitor ukuran kecil yang lain. Pusat Komando ini dikelola oleh 15 pakar info tehnologi yang bukanlah adalah pegawai negeri. Walikota Bandung Ridwan Kamil menyampaikan, Pusat Komando ini di bangun untuk memberi service umum yang lebih cepat serta moderen. “Memulai satu langkah baru dalam memberi service umum yang tambah baik. Kan service umum itu yang diinginkan orang-orang kan bila ada permasalahan cepat lah responnya lalu mutunya juga baik. Karenanya ada Bandung Command Center ini kita memakai tehnologi untuk tahu persoalan info lebih cepat, lalu memutuskan lebih cepat, " katanya. Ridwan memberikan, untuk lebih memberi service umum yang cepat pada orang-orang, th. ini Command Center akan di bangun di kecamatan-kecamatan. “Tahun ini ada Command Center juga di kecamatan, namun ruangnya kecil saja, 3x4 (mtr.). Camat-camat ada monitor minimum empat hingga enam (unit) lalu mengkoneksi CCTV di lokasi kecamatannya, bikin ketentuan. Jadi berikut rencana desentralisasi dalam ‘Smart City’, " katanya. Disamping itu, dalam kunjungan kerjanya ke Kota Bandung beberapa waktu terakhir, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Yuddy Chrisnandi menyampaikan, Command Center layak ditiru oleh kota-kota lain di Indonesia. Menurut dia, service umum yang sempurna mesti selalu mempercepat satu sistem keperluan orang-orang, memperpendek permasalahan perizinan, serta responsif. “Sangat inovatif serta futuristik di mana beragam bebrapa masalah perkotaan dapat dengan cara real time diikuti serta ini satu diantara bentuk service umum yang sempurna serta excellent. Layak jadikan pilot project untuk diaplikasikan mulai di kota-kota besar yang ada, " katanya. Warga Kota Bandung menyongsong baik kehadiran Command Center. Mereka juga bangga Kota Bandung mempunyai sarana umum yang mutakhir. “Kalau menurut saya ini satu terobosan yang baru lantaran banyak keuntungan-keuntungan yang didapat untuk warga Kota Bandung, " tutur seseorang warga bernama Feri.
  5. Kusnandar (43), Ketua RT 02 RW 13 Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, kini dipusingkan dengan kabar adanya tuyul yang berkeliaran di wilayahnya. Selain di wilayah RT 01, tuyul juga berkeliaran di kawasan RT 01. Dalam kurun seminggu, ada saja laporan warga yang mengaku kehilangan uang. Tuyul dituding warga sebagai penyebab hilangnya uang mereka. Kabar soal keberadaan tuyul itu sebenarnya sudah ada sejak enam bulan lalu. Isu itu terus berkembang dari waktu ke waktu dan menjadi perbincangan hangat warga hampir setiap hari. Setelah sempat reda, kabar soal tuyul itu kembali heboh dalam seminggu terakhir. Semakin banyak warga yang buka suara dan mengaku jadi korban tuyul. Sementara selain menerima laporan warga, Kusnandar sendiri mengaku sudah dua kali kehilangan uang. Yang pertama, istrinya kehilangan uang Rp200 ribu tanpa sebab yang jelas. Yang kedua, justru Kusnandar yang kehilangan Rp300 ribu. "Saya sempat ditanya sama warga RT 01, katanya di RT 02 ada yang kehilangan uang enggak? Saya jawab enggak ada. Eh besoknya uang istri saya hilang. Setelah itu uang saya juga hilang," ujar Kusnandar. Ia sendiri heran. Sebab uang yang hilang itu tidak diambil anggota keluarganya. Yang lebih mengherankan, uang yang hilang tidak seluruhnya. Uang ia misalnya, saat disimpan ada sekira Rp1 juta. Tapi yang hilang hanya Rp300 ribu. Jika ada pencuri, ia meyakini uang itu tidak akan disisakan. Apalagi yang disisakan jauh lebih banyak daripada yang hilang. Kusnandar sendiri antara percaya tak percaya dengan kabar uangnya dan uang warga hilang karena tuyul. Tapi banyaknya pengakuan warga soal dugaan yang mengarah pada tuyul semakin menguat. "Warga akhirnya jadi merasa terganggu juga. Apalagi banyak yang serumah jadi saling tuding karena ada uang yang hilang," katanya
  6. Warga RW 13 Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, dihebohkan dengan kabar berkeliarannya tuyul. Hal itu terjadi dalam seminggu terakhir setelah banyak warga yang menyatakan kehilangan uang di rumahnya. "Semingguan ini banyak yang hilang uang," ujar warga setempat bernama Memed (56) saat ditemui di lokasi, Rabu (10/8/2016). Ia menuturkan, ada lebih dari 10 orang yang kehilangan uang meski sudah disimpan di tempat tersembunyi di rumah masing-masing. "Terakhir ada warga yang hilang uang Rp700 ribu," ucapnya. Kabar keberadaan tuyul di sana sebenarnya bukan hal baru. Sebab, kabar itu sempat beredar sekira enam bulan lalu. Setelah sempat reda, kabar keberadaan tuyul kembali mencuat dalam setahun terakhir karena banyak yang mengaku kehilangan uang. "Ramai-ramai lagi semingguan ini," jelas Memed yang bekerja sebagai penjual keliling bakso. Ia sendiri sempat menjadi korban sekira enam bulan lalu. Memed pernah dua kali kehilangan uang yang disimpan di bawah kasur dan lemari. "Yang pertama hilang Rp150 ribu, yang kedua Rp100 ribu. Uang itu tadinya buat bayar setoran motor," tuturnya. Memed pun sempat bertanya ke anggota keluarganya mengenai uang tersebut. Tapi, tidak ada yang mengambilnya. Ia bahkan sempat cekcok akibat uang tersebut. Belakangan, satu per satu warga mengungkapkan pernah kehilangan uang. Sehingga, muncul dugaan sejumlah uang hilang dicuri tuyul. Apalagi ada anak berusia lima tahun yang sempat melihat makhluk diduga tuyul. Keadaan terbaru, warga sekitar bernama Endin (30) juga menjadi korban. Ia kehilangan uang Rp700 ribu yang disimpan di dalam tas. Ada beberapa juta di tasnya, tapi yang hilang hanya Rp700 ribu. "Anehnya, kalau mau jatuh atau hilang, harusnya semuanya. Ini hanya sebagian yang hilang. Itu juga uang sisanya ada dalam amplop, tersimpan rapi," ucap Endin. Agar warga berhati-hati dalam menyimpan uang, di berbagai titik di lokasi pun dipasang selebaran imbauan bergambar ilustrasi tuyul dengan tulisan: "Waspada!!! Tuyul Sedang Berkeliaran di Lingkungan RW 13." Selebaran itu ditempel di tembok, tiang listrik, hingga gapura di kawasan RW 13, terutama di RT 01 dan 02. Dua kawasan tersebut menjadi lokasi banyaknya warga yang mengaku kehilangan uang.
  7. Kamu pasti malas melihat kabel-kabel bergelantungan di pemukiman atau jalan umum. Kalau cuma satu atau dua kabel sih nggak apa-apa, tapi semakin hari, kabel yang bergelantungan itu makin banyak deh. Selain tentunya berbahaya, kabel-kabel semrawut tersebut juga merusak pemandangan karena memang sama-sekali nggak ada indah-indahnya. Nah, alasan keindahan itulah yang menjadi alasan pemerintah Kota Bandung, mulai pekan ini akan menatanya. Kabel-kabel yang merusak pemandangan itu akan dipindahkan ke bawah tanah. Hal tersebut dijelaskan oleh Walikota Bandung, Ridwan Kamil dalam media sosialnya, Selasa (22/3). "Warga Bandung, minggu ini kabel-kabel semrawut akan mulai ditanam dan dipindah ke bawah jalan. Dimulai di jalan braga-naripan. Suatu hari semua jalan di Bandung Insya Allah bebas kabel seliweran. hatur nuhun," tulis Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil. Ide brilian Walikota Bandung tersebut mendapat dukungan dari warganya yang memang juga menganggap sudah waktunya kabel-kabel yang bergelantungan dipindahkan ke bawah tanah. Beberapa berkomentar sembari memberi saran agar nantinya tidak terjadi kekacauan dikemudian hari saat ada proyek pembangunan di Kota Bandung. "Bagus pak jika kabel dijadikan dibawah tanah.. namun perlu dibuatkan saluran juga seperti lorong khusus untuk kabel.. sehingga setiap ada pekerjaan sudah tidak perlu gali dan mengubur.. kalo sudah disiapkan jalurnya akan lebih mudah dalam menangani gangguan yang ada pak..," tulis Azhari Zulfani. "Tp pasti akan membutuhkan dana yg sangat besar. juga kedalamannya dan kontruksinya juga harus diperhitungkan, supaya tidak mengganggu pondasi bangunan2 yg ada di atasnya. intinya membangun terwongan itu tidak mudah... tetapi jika terwujud akan memberikan manfaat yg berlipat karena bisa juga dijadikan saluran air bawah tanah.... Seperti New York, yg bahkan lorongnya bisa dijadikan markas kura2 ninja," imbuh Dudi Duhmanto Wah, makin keren aja pastinya ya Kota Bandung. Kota lain kapan menyusul nih?
  8. Perempuan Bandung atau mojang Bandung dikenal dengan parasnya yang cantik, kulitnya yang putih dan bikin gemes. Makanya, mojang Bandung menjadi salah satu incaran bagi para laki-laki yang ingin beristri cantik. Namun, berita buruknya jumlah perempuan cantik di Bandung berkurang jumlahnya. Mengapa demikian? Pada tanggal 23 Februari 2016, Ridwan Kamil memposting di akun Facebook-nya sebuah ilustrasi mengenai demografi penduduk Bandung saat ini. Berdasarkan data pada 31 Desember 2015, penduduk Bandung berjumlah 2.378.627 jiwa dengan jumlah laki-laki 1.202.000 jiwa, sementara perempuan hanya berjumlah 1.168.000 jiwa. Artinya, ada selisih kelebihan jumlah laki-laki, yaitu sebanyak 32.000 jiwa. Kenapa 32.000, seharusnya 34.000? "Data terakhir jumlah penduduk Bandung yaitu 2,378 juta jiwa. Kelebihan sebanyak 32 ribu lelaki. *Jadi mohon maaf poligami di Bandung sementara tidak memungkinkan. *Keprok ibu-ibu. *Untuk perempuan luar Bandung, direkomendasi mencari jodoh lelaki Bandung: Keren2, humoris dan baik hati. Hatur Nuhun," tulis Ridwan Kamil dalam status Facebooknya. Dengan kondisi selisih jumlah laki-laki dan perempuan di atas, maka untuk berpoligami di Bandung tidak memungkinkan. Jumlah perempuan lebih sedikit dari laki-laki. Di sisi lain, bagi perempuan dari luar Bandung yang ingin memiliki pasangan laki-laki Bandung, kemungkinannya sangat besar, karena jumlah laki-lakinya berlimpah. Namun, bagi pria di luar Bandung yang ingin mendapat pasangan mojang Bandung, maka Anda harus bersaing dari laki-laki Bandung sendiri, sementara perempuan di Bandung jumlahnya sedikit. Kembali soal jumlah, jika dihitung secara teliti jumlah laki-laki 1.202.000 jiwa dikurangi jumlah perempuan sebanyak 1.168.000 jiwa, maka hasilnya 34.000 jiwa. Namun, Ridwan Kamil hanya menulis 32.000 jiwa. Apakah Ridwan Kamil salah hitung? Akun Fakhri Rz mencoba mengkritisi hitung-hitungan Ridwan Kamil tersebut. "Sedikit ralat kang......mohon angka2nya dipas ken...gak cocok jumlah lk pr sama jumlah ksluruhan, dan lk dkurang pr juga g cocok....kyaknya Bandung klbihan cowok 34.000 deh....hehehe," tulisnya. Ternyata, tidak. Pertanyaan Fakhri Rz langsung dijawab oleh Ridwan Kamil sendiri. Menurut Ridwan Kamil, jumlah 2.000 jiwa lagi, diragukan anunya. "Yang 2000 diragukan anunya," jawab Ridwan Kami. Sontak saja, jawaban Ridwan Kamil itu bikin netizen tertawa. "itu jawaban kang emil bikin ngakak," tulis akun Dewi Nirmalasari. "Bhahaha maksud na tehh lalaku nu gumelis kitu," tulis Jajaka Soenda.
  9. Partner

    DALAWAMPU ALMAEMATERS 20

    Are you ready for Dalawampu @Almaematers20 ? i knew you are! lets counting the days until Jan, 30th 2016. See u soon! Baca tentang event ini di
  10. Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan izin presiden terkait pembangunan proyek kereta api cepat rute Jakarta-Bandung terbit pada 20 Januari 2016. Dengan demikian, ia menargetkan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) mega proyek tersebut bisa dilangsungkan sehari setelahnya. "Insha Allah izin pembangunan akan dikeluarkan 20 Januari 2016. Kalau izin pembangunan selesai, maka groundbreaking akan diadakan 21 Januari 2016, tepatnya di KM 95," ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, kemarin. Menurut Pramono, izin presiden keluar jika persyaratan dan perizinan pendukung lainnya sudah beres seperti Rencana Pengelolaan Lingkungan/Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL/RPL), dan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal). "Walaupun masih perlu waktu, tapi izin trase dan izin badan usaha sudah diselesaikan Menteri Perhubungan (Ignasius Jonan). Kecuali Amdal dan izin pembangunan," tuturnya. Dengan demikian, imbuh Pramono, persoalan yang menyangkut kereta cepat sekaligus Light Rail Transit (LRT) terintegrasi dengan Mass Rapid Transit (MRT) ini akan bisa terselesaikan. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menuturkan, pembangunan kereta cepat kali ini masih menunggu hasil Amdal dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Jika hasil Amdal ini selesai, maka izin pembangunan proyek kereta api cepat ini bisa segera diproses. "Kedua, mengenai trase sudah kami terbitkan. Jadi nanti ada sinkronisasi dengan trase kereta api cepat dan juga LRT yang dibangun di Jabodetabek ini proyek APBN, juga LRT yang dibangun inner DKI dibangun pemprov DKI," katanya. Presiden Joko Widodo ketika membuka rapat terbatas mengungkapkan keinginannya untuk terus mendorong sistem transportasi massal yang tidak hanya di Jakarta maupun Bandung, melainkan juga kota-kota besar lainnya di Indonesia. "Sudah dimulai LRT misalnya di Palembang, mungkin nantinya setelah ini di Bandung, Surabaya, dan di kota-kota yang lainnya," katanya.
  11. Selain memiliki pemandangan dan udara yang yang masih sejuk, kota Bandung menjadi tujuan wisata karena memiliki keanekaragaman kuliner yang menarik untuk dicoba. Salah satu kuliner yang layak dicoba di kota kembang ini adalah jenis makanan ringan khas yang terkenal dari kota ini. Yuk, intip jajanan terkenal yang merupakan ciri khas dari wisata kuliner di kota Bandung. Surabi atau Serabi Makanan khas Bandung yang terbuat dari tepung ini mirip dengan pancake. Perbedaannya, surabi dibuat dengan cara dibakar diatas tungku dan adonannya lebih tebal. Peralatan yang digunakan untuk membakar menggunakan alat sederhana, yaitu dibakar dengan menggunakan tungku diatas cetakan yang terbuat dari tanah liat. Alat-alat sederhana inilah yang membuat rasanya masih terasa keasliannya. Sebagai pelengkap, Anda dapat memilih toping untuk campurannya. Toping nangka, coklat keju, coklat, pisang, sosis atau duren. Tetapi jika ingin toping yang unik, Anda dapat mencoba surabi toping oncom. Surabi yang terkenal dari kota Bandung adalah surabi yang berada di Jalan Setiabudi, dekat kampus NHI. Siomay Salah satu makanan yang sering dijumpai, mulai lingkungan sekolah, perumahan, perkantoran dan di pinggir jalan, kita akan sering menjumpai jajanan siomay. Terbuat dari daging ikan dicampur sagu, siomay semakin nikmat dengan bumbu kacang. Jika Anda sedang singgah di kota Bandung, cobalah untuk mampir ke Jl. Veteran Bandung. Di sini Anda akan menemukan siomay Kingsley yang telah menjadi favorit. Batagor Merupakan makanan yang masih bersaudara dekat dengan siomay. Singkatan dari bakso tahu goreng, batagor tampil dengan warna kecoklatan setelah digoreng. Adonan ikan dan tepung kanji digoreng yang ditambahkan dengan saus kacang dan perasan jeruk limau, yang akan menamah kenikmatan saat menyantapnya. Kota Bandung memiliki batagor yang menawarkan kelezatan yang telah banyak diakui penikmatnya. Anda dapat mengunjungi batagor Riri yang berada di kawasan Burangrang. Peuyeum Salah satu makanan khas kota Bandung yang sering dijadikan oleh-oleh adalah peuyeum. Jika Anda belum familiar dengan apa itu peuyeum, mungkin makanan yang mirip dan lebih dikenal luas adalah tape. Yaitu singkong yang difermentasikan sehingga rasanya menjadi manis, asam dan beralkohol. Peuyem memang mirip dengan tape, perbedaannya peuyeum lebih kering karena cara pembuatannya sedikit berbeda. Dalam penyajiannya, Anda dapat mencoba peuyeum dengan toping keju atau coklat dan variasi toping lainnya. Peuyeum yang dapat dicoba ketika berkuliner di Bandung ada di dekat terminal Leuwi Panjang. Beberapa toko kue terkenal di Bandung juga menyediakan variasi dari peuyeum seperti peuyeum molen. Colenak Kepanjangan colenak adalah "dicocol enak". Nama yang lucu ini merupakan nama yang diberikan pedangang pertamanya pada tahun 1930-an. Merupakan modifikasi dari peuyeum, colenak adalah peuyeum yang dibakar diatas arang kemudian diguyur cairan gula merah kental dan diberi parutan kelapa. Ingin mencoba mencocol dan merasakan enaknya colenak? Sempatkan untuk mampir ke kawasan Ciputra Bandung. Memang kota Bandung menawarkan beraneka ragam jajanan lezat dan istimewa seperti brownies, es krim, yoghurt dan lainnya. Namun, sempatkan diri untuk singgah menikmati jajanan lezat tradisional dari wisata kuliner kota Bandung. Jajanan lezat ini dapat dinikmati dalam suasana santai sambil menikmati keindahan kota Bandung. Anda juga bisa membawa pulang sebagai oleh-oleh khas Bandung untuk kerabat dan keluarga Anda.
  12. Pada 27 September 1935, pesawat buatan Asia menjejak roda di daratan Eropa, untuk yang pertama kalinya di dunia. Pesawat itu berhasil terbang jarak jauh melewati beberapa benua, lalu mendarat mulus di Schipol, Amsterdam. Achmad bin Talim sendiri baru menginjakkan kakinya di Amsterdam pada tahun 1974. Tapi karyanya sudah lebih dulu mendarat di sana September 1935. Pesawat mesin ganda itu dibuat 100 persen di Jawa, di suatu gudang di Jalan Pasir Kaliki, Bandung atas pesanan jutawan Khouw Khe Hien yang menginginkan pesawat udara untuk meningkatkan efisiensi kegiatan bisnisnya. Bulan Maret 1934, Khouw memesan kepada Laurents Walraven, bagian desain teknik Militaire Luchtvaart-KNIL. Berdasarkan syarat kebutuhan Khouw, Walraven kemudian merancang pesawat cabin monoplane dengan sayap rendah yang aerodinamis, ramping, dilengkapi dua mesin—yang masing-masing berkekuatan 90 tenaga kuda. Sementara, pesawat merupakan buah craftsmanship Achmad bin Talim dan rekan-rekannya. Menakjubkan! Sepuluh bulan kemudian, pada awal Januari 1935, Letnan Terluin melakukan penerbangan perdana pesawat Walraven-2 pesanan Khouw. Evaluasinya: menunjukkan kinerja baik, tanpa satu kesulitan apapun. Sekitar dua minggu kemudian, 28 Januari, pesawat menerima registrasi penerbangan PK-KKH, yang diambil dari singkatan nama Khouw Khe Hien. Pesawat W-2 tergolong model paling modern pada saat itu. Entah kenapa, Khouw memilih terbang dulu ke daratan Eropa. Padahal jaraknya lebih jauh dari daratan Tiongkok, yang lebih dekat dari Hindia Belanda (Indonesia, tatkala itu). Walraven-2 pun, menurut almarhum Achmad bin Talim, belum pernah diuji coba terbang jarak jauh di Pulau Jawa. “Tahu-tahu ia berangkat ke Bandung lewat Batavia ke Eropa,” kenang Achmad, tahun 1981. Sejarah tidak mencatat lagi bagaimana nasib pesawat Walraven-2 PK-KKH. Achmad bin Talim pun tidak ingat lagi. Meski ia masih sempat melihat si pesawat di salah satu hanggar Andir (sekarang Bandara Hussein Sastranegara), Bandung, sebelum ditinggalkan pemiliknya untuk selamanya.
  13. Jendral kehidupan purbakala tentu saja membuat kita penasaran. Tapi tentu saja kembali ke masa lalu adalah hal yang tidak mungkin. Eits tunggu dulu, Museum Geologi Bandung ternyata menyimpan berbagai pengetahuan tentang zaman purbakala. Berbagai macam peninggaalan zaman sejarah dan pra sejarah ada di sini. Hebat bukan? Lalu siapa sebenarnarnya pihak-pihak yang berperan dalam pembangunan museum pendidikan ini? Ayo cek di Sejarah Berdiri Museum Geologi Bandung berikut ini. Bangunan ini terletak di Jl. Diponegoro 57, Bandung-Jawa Barat. Museum yang dibangun pada masa Penjajahan Belanda tepatnya pada 16 Mei 1928 ini merupakan karya seorang arsitek berasal dari negeri Belanda, yang bernama Van Schouwenburg. Biaya pembangunannya memakan biaya mencapai empat ratus ribu gulden. Penyelesaian pembangunan memakan watu satu tahnu dan baru diresmikan pada tanggal 16 Mei 1929. Gedung tersebut pada awalnya bernama Geologisch Laboratorium yang kemudian juga disebut Geologisch Museum. Sebenarnya alasan pembangunan ini erat kaitannya dengan revolusi industri yang terjadi pada bangsa Eropa pada abad 18. Revolusi tersebut tentunya membutuhkan berbagai macam barang tambang. Pemerintah Hindia Belanda menyadari akan peluang tersebut kemudian mulai melakukan penguasaan terhadap pencarian sumber barang tambang di Indonesia untuk menyokong perekonomian bangsa Belanda. Mereka menyadari bahwa hasil penelitian barang-barang yang ditemukan memerlukan tempat penyimpanan. Selain menemukan barang tambang, mereka juga menemukan berbagai macam fosil dari hasil galiannya. Lalu didirikan gedung yang diberi nama “Geologisch Laboratorium” yang kini bernama Museum Geologi untuk menyimpan semuanya. Saat Jepang mulai menguasai Indonesia, kepengurusan gedung pun berpindah tangan dan berganti nama menjadi Chishitsu Chosacho. Di mana-mana terjadi pertempuran. Maka, sejak Desember 1945 sampai dengan Desember 1949, yaitu selama 4 tahun berturut-turut, kantor PDTG terlunta-lunta berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Pemerintah Indonesia berusaha menyelamatkan dokumen-dokumen hasil penelitian geologi. Hal ini menyebabkan dokumen-dokumen tersebut harus berpindah tempat dari Bandung, ke Tasikmalaya, Solo, Magelang, Yogyakarta, dan baru kemudian, pada tahun 1950 dokumen-dokumen tersebut dapat dikembalikan ke Bandung. Dalam usaha penyelamatan dokumen-dokumen tersebut, pada tanggal 7 Mei 1949, Kepala Pusat Jawatan Tambang dan Geologi, Arie Frederic Lasut, telah diculik dan dibunuh tentara Belanda. Ia telah gugur sebagai kusuma bangsa di Desa Pakem, Yogyakarta. Sekembalinya ke Bandung, Museum Geologi mulai mendapat perhatian dari pemerintah RI. Hal ini terbukti pada tahun 1960, Museum Geologi dikunjungi oleh Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno. Pengelolaan Museum Geologi yang semula berada dibawah Pusat Djawatan Tambang Dan Geologi (PDTG), berganti nama menjadi: Djawatan Pertambangan Republik Indonesia (1950-1952), Djawatan Geologi (1952-1956), Pusat Djawatan Geologi (1956-1957), Djawatan Geologi (1957-1963), Direktorat Geologi (1963-1978), Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (1978 - 2005), Pusat Survei Geologi (sejak akhir tahun 2005 hingga sekarang) Seiring dengan perkembangan zaman, pada tahun 1999 Museum Geologi mendapat bantuan dari Pemerintah Jepang senilai 754,5 juta Yen untuk direnovasi. Setelah ditutup selama satu tahun, Museum Geologi dibuka kembali pada tanggal 20 Agustus 2000. Pembukaannya diresmikan oleh Wakil Presiden RI pada waktu itu, Ibu Megawati Soekarnoputri yang didampingi oleh Menteri Pertambangan dan Energi Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Saat ini, museum geologi Bandung merupakan bagian dari Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Republik Indonesia. Berbagai macam contoh batuan, mineral, fosil dan artefak yang ditemukan para ahli geologi dari berbagai daerah di kawasan Hindia Belanda terdahulu ada di museum ini. Koleksi Museum Geologi terbagi kedalam tiga ruangan yang berisikan : Sejarah Kehidupan Geologi Indonesia Geologi untuk Kehidupan Manusia Pada ruangan sejarah kehidupan, menampilkan koleksi fosil mengenai peradaban manusia purba pada zaman prasejarah dan yang paling menarik adalah replika fosil T-rex dan cetakan kaki Tyrannosaurus. Pada galeri lain terdapat fosil hewan vertebrata di Indonesia yaitu seperti gajah purba (Stegodon trigonocephalus, Sinomastodon bumiayuensis), badak (Rhinoceros sondaicus) dan sebagainya. Ruangan geologi Indonesia menampilkan tentang asal muasal Bumi, tektonik Indonesia yang membentuk gugusan pulau. Dan terbagi-bagi dalam galeri Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Papua, serta galeri Survei Geologi, Gunungapi, Dunia Batuan dan Mineral. Sementara itu ruangan geologi untuk kehidupan berisi tentang benda-benda yang dapat dimanfaatkan seperti Pemanfaatan Batuan dan Mineral, Eksplorasi dan Eksploitasi, Bahan Galian Komoditas Nasional, Gempabumi dan Gerakan Tanah, Bahaya dan Manfaat Gunungapi, Air dan Lingkungan dan masih banyak lagi. Nah pasti menjadi liburan menarik bukan. Nah Habiskan Liburanmu dengan menelusuri Museum Geologi Bandung dan temukan beragam ilmu pengetahuan disini.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy