Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'bahaya'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 14 results

  1. Masyarakat Indonesia tentu sudah tidak asing lagi dengan keripik singkong. Camilan bertekstur renyah ini menjadi salah satu camilan favorit, karena memiliki cita rasa gurih yang khas, dan harganya pun relatif terjangkau. Namun sayangnya, tidak banyak yang mengetahui bahwa keripik singkong juga dapat memicu timbulnya penyakit berbahaya jika terlalu banyak dikonsumsi. Untuk mengetahui lebih lanjut. Mengandung karsinogen Keripik singkong memang bukan camilan biasa. Makanan ini harus diolah dengan tepat untuk mencegah munculnya zat-zat kimia yang berbahaya seperti karsinogen. Pasalnya, zat kimia ini akan berubah menjadi racun ketika dipanaskan. Sementara untuk mengolah keripik singkong, Anda harus menggorengnya di dalam minyak panas. Oleh karena itu, batasi konsumsi keripik singkong untuk mencegah penyakit berbahaya. Kandungan garam yang tinggi Selain harganya yang murah, keripik singkong kerap menjadi camilan favorit karena rasanya yang gurih dan bertektur renyah. Tapi perlu Anda ketahui bahwa rasa gurih tersebut ternyata berasal dari taburan garam yang dicampurkan pada proses pengolahan. Nah, jika mengonsumsi garam terlalu banyak juga sebetulnya tidak baik untuk kesehatan tubuh karena dapat memicu timbulnya penyakit ginjal dan darah tinggi. Kadar garam yang dianjurkan dalam sehari adalah 2,3 gram, sementara keripik singkong memiliki kandungan 180 gram. Mengandung Lemak Trans dan Tak Jenuh Seperti yang telah disampaikan sebelumnya. Untuk menghasilkan keripik singkong yang renyah, pada saat proses pembuatan singkong akan digoreng dalam minyak yang panas. Proses inilah yang membuat camilan tersebut mengandung lemak trans dan lemak jenuh. Jadi jika terlalu banyak dikonsumsi, keripik singkong sejatinya akan membuat kadar kolesterol meningkat secara drastis. Di sisi lain, lemak trans dan lemak jenuh juga dapat memicu penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Kandungan nutrisinya menurun Meski singkong memiliki kandungan nutrisi dan karbohirat yang cukup tinggi, namun karena proses pengolahannya yang digoreng dengan minyak panas, kandungan nutrisi itu cenderung menurun. Jika Anda terus mengonsumsi makanan tersebut, tentu asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh tidak akan tercukupi. Dampaknya akan menyebabkan Anda kekurangan nutrisi, serta meningkatkan risiko berbagai penyakit.
  2. Cokelat adalah salah satu jenis makanan yang disukai banyak kalangan didunia. Cokelat mempunyai citarasa yang manis, Gurih dan tetap nikmat ketika dibuat sebagai campuran roti atau minuman susu. Makan cokelat dapat dinikmati diberbagai kesempatan dan cocok dimakan oleh segala usia dan jenis kelamin. Makanan cokelat dapat dijadikan sebagai makanan pengganti nasi untuk sementara, Karena cokelat mampu menekan rasa lapar jika seseorang dalam kondisi sulit menemukan karbohidrat seperti nasi. Alasan mengapa senyawa cokelat dan mie tidak cocok Makan cokelat setelah makan mie merupakan kebiasaan buruk yang berbahaya. Kebiasaan buruk itu terbukti dapat mengganggu kesehatan jika dilakukan setiap hari dalam jangka panjang. Kandungan pada cokelat dan mie tidak bisa bergabung menjadi reaksi kimia yang baik didalam tubuh karena kedua bahan makanan tersebut sangat bertolak belakang dan menyebabkan semacam penolakan jaringan tubuh terhadap reaksi kimia antara cokelat dan mie yang akhirnya ketika dua bahan makanan itu bercampur didalam lambung maka akan bersifat racun. Kebiasaaan mengkonsumsi cokelat setelah makan mie yang dilakukan dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kesehatan terhadap beberapa organ tubuh manusia, Ini berlaku untuk semua usia dan dinegara manapun serta tidak mengenal ruang dan waktu, Hal ini disebabkan kandungan yang ada pada dua makanan ini memang tidak akan pernah cocok untuk disantap dalam waktu yang hampir bersamaan. Sebenarnya bahaya makan mie instan sangat mematikan jika dimakan terlalu berlebihan dan akan menggandakan efek bahayanya jika seseat setelahnya anda mengkonsumsi cokelat. Cokelat mengandung : Mengandung vitamin E Senyawa Teobromin Senyawa Anandamide Trioxide arsenic Zat fenetilamin Kolesterol Zat Alkaloid kalsium Zat antioksidan Protein dan lemak Mie mengandung : Mengandung MSG atau penyedap rasa yang sangat tinggi Mengandung natrium Mengandung benzoic acid Hidroxy methyl benzoate Karbohidrat tinggi Lemak jenuh ganda Arsenic pentocide Rendah serat dan protein Kandungan garam yang tinggi Kandungan gula yang tinggi Inilah bahaya makan coklat setelah makan mie yang dilakukan setiap hari, secara berlebihan atau dalam jangka panjang : 1 Menyebabkan pembuluh darah pecah Bahan pengawet yang ada pada mie jika bergabung didalam tubuh dengan lemak dan kolesterol yang ada pada cokelat maka dapat melekat dan menumpuk pada dinding pembuluh darah yang lama kelamaan menyebabkan reaksi kimia berupa pecahnya pembuluh darah. 2. Menyebabkan keracunan Nutrisi yang ada pada cokelat tidak cocok jika harus bergabung dengan bahan pengawet dan MSG yang ada pada mie karena dapat menjadi racun dan mengiritasi organ tubuh yang mnenyebabkan seseorang keracunan. Gejala awal keracunan bisa berupa mual, Muntah muntah, Sakit kepala dan sakit perut. 3. Menyebabkan alergi pada kulit Kandungan MSG yang ada pada produk mie dapat memicu alergi pada permukaan kulit dan dalam tubuh jika tergabung dengan kandungan senyawa yang ada pada cokelat. MSG bersifat mengikat dan memperlambat tubuh dalam urusan penyerapan nutrisi sehingga seseorang dapat terserang alergi berupa ruam ruam merah dikulit yang kemudian diikuti sakit pada dada dan terserang sakit kepala berulang. 4. Menyebabkan kerusakan jaringan usus Makan cokelat setelah makan mie dapat membuat usus teriritasi karena kandungan pada cokelat dan mie dapat menimbulkan reaksi kimia yang panasdan melukai dinding usus. Kinerja usus bisa terganggu dan menyebabkan seseorang menjadi terkena masalah kesulitan buang air besar. 5. Menyebabkan kerusakan ginjal Jaringan ginjal akan dipaksa kerja keras dan tertekan untuk menyerap cairan yang mengandung bahan bahan makanan ynag tidak bisa saling bergabung karena dapat memicu reaksi kimia racun daalam tubuh. Ginjal yang kelelahan dapat menyebabkan kinerja giunjal makin menurun dan menyebabkan ginjal kehilangan kemampuan untuk menetralisir zat zat makanan dalam cairan tubuh yang telah terkontiminasi dengan kandungan cokelat dan mie yang telah berubah menjadi racun. 6. Menyebabkan gangguan fungsi hati Kandungan MSG yang tinggi pada mie yang bergabung dengan senyawa flavonoid pada cokelat dapat berubah menjadi racun berbahaya dan menyebabkan iritasi pada jaringan hati sehingga fungsi hati kehilangan kemampuannya dalam Menetralisir racun dan mengalami hambatan untuk segera mengeluarkan racun melalui air seni atau keringat. Kondisi ini dapat masuk kategori sebagai penyakit gangguan fungsi hati. 7. Menyebabkan penyakit jantung Kandungan MSG pada mie dapat mengalami penumpukan dan pengendapan seperti kristal dijaringan jantung dan menyumbat pembuluh arteri dan membuat pembuluh darah semakin melebar, Kondisi ini dapat menyebabkan arteri jantung jadi terganggu dan menimbulkan nyeri dada dan sesak nafas. Kandungan MSG yang berlebihan dalam tubuh dapat meracuni pembuluh arteri jantung yang nantinya dapat memicu munculnya gagal jantung atau penyakit jantung jenis ainnya. Kurangi kandungan MSG yang berlebihan agar manfaat nutrisi yang ada pada mie tidak sia sia. 8. Menyebabkan tekanan darah naik Kandungan MSG, kolesterol dan lemak jenuh pada mie jika terus menerus masuk pada tubuh dalam jumlah yang berlebihan dan jangka panjang maka lama kelamaan mampu menyumbat perdaran darah dan memperlambat aliran darah serta mencederai saraf saraf disekitar saraf kepala, Kondisi dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit darah tinggi. Mie mengandung zat kimia arsenic pentaxide yang ternyata tidak dapat bercampur dengan zat dan elemen dari makanan cokelat. Jika ada percampuran maka akan berubah menjadi reaksi kimia yang bersifat tajam dan beracun yang dapat mencederai organ tubuh bahkan menyebabkan kematian pada orang orang yang sebelumnya telah memiliki penyakit tertentu misalnya penyakit liver hati.
  3. Memiliki wajah mulus tanpa jerawat menjadi dambaan semua orang. Sayangnya, tidak semua orang memiliki kulit bebas jerawat. Bahkan, di antara mereka tidak jarang memilih memencet jerawat karena ingin mengeluarkan isinya agar cepat hilang. Namun, ternyata cara itu tak menyelesaikan masalah dan sangat tidak dianjurkan karena dapat membuat kondisi kulit semakin buruk. Ketika Anda menekan jerawat, maka sebum, sel kulit mati dan bakteri dipaksa berada di bawah permukaan kulit. Hal ini justru dapat menyebarkan infeksi. Dikutip dari Metro, seorang ahli dermatologi menjelaskan bahwa memaksa untuk ‘menguras’ jerawat hanya akan membuat isinya didorong ke kulit sekitarnya, yang dapat menyebabkan kulit sekitar justru terinfeksi. Konsultan dermatologi di Rumah Sakit St Vincent di Melbourne, Michelle Rodrigues, mengatakan bahwa hampir semua jerawat akan mereda tanpa intervensi apapun. "Memencet dan mencoba untuk mengeluarkan isi jerawat bukan solusi terbaik dan malah dapat membuat kulit Anda lebih parah," ujarnya. Dia mengibaratkan bahwa jerawat seperti tas kecil di bawah kulit yang mengandung minyak, bakteri, dan memiliki potensi mengalami peradangan. Karena itu, dengan memencetnya dapat mengakibatkan isi jerawat didorong ke dalam kulit di sekitarnya, sehingga membuat masalah lebih buruk dan dapat menyebabkan infeksi dan penggelapan di daerah itu. "Peradangan dapat menjadi begitu buruk dan meninggalkan jaringan parut saat jerawat akhirnya mereda. Jaringan parut tidak seperti jerawat, karena dia bisa permanen," ungkapnya. Jika Anda menahan keinginan untuk memencet, jerawat biasanya akan sembuh dalam waktu sekitar seminggu tanpa meninggalkan bekas luka. Isi jerawat juga akan hilang atau kering dengan sendirinya.
  4. Hoverboard sedang trendi akhir-akhir ini. Situs lelang eBay mencatat penjualan 5.000 unit hoverboard pada hari belanja Black Friday yang lalu. Tapi ada persoalan serius yang terjadi di tengah tren itu. Alat ini terbilang berbahaya kalau kalian tak hati-hati menggunakannya. Sudah banyak kasus pengguna yang jatuh karenanya. Lebih berbahaya lagi, hoverboard murahan juga berisiko meledak atau terbakar dan menyebabkan cedera penggunanya. Seperti dilansir Popular Science, toko online Amazon sampai berhenti menjual beberapa modelhoverboard dan Overstock bahkan sampai berhenti menjual alat tersebut. Kota seperti London dan New York City bakalan membuat aturan yang ketat mengenai penggunaanhoverboard di jalanan atau tepi jalan. Jadi, kalau kalian ingin ikut merasakan alat yang sedang ngetren ini, berhati-hatilah ya. Sebenarnya, apa sih hoverboard? Secara bentuk, hoverboard itu seperti skateboard. Terminologinya sendiri berasal dari film Back to The Future II. Tapi tak seperti di film itu, hoverboard ini tak benar-benar mengambang lho. Ia masih memakai roda. Untuk menggerakkannya, perlu kombinasi antara keseimbangan penggunanya dan teknologi di dalamnya. Jadi, komponen dasar hoverboard itu adalah sebuah gyroscope untuk mengatur keseimbanganhoverboard, motor untuk menyeimbangkan dan menggerakkan, microprocessor untuk mengaturoutput ke motor, dan baterai.
  5. WiFi yang menghubungkan kita dengan Internet kini sudah menjadi kebutuhan kita sehari-hari. Tak heran, tempat-tempat yang menyediakan koneksi Internet (hotspot), selalu menjadi tempat berkumpul. Dari perpustakaan sampai ke kafe atau restoran, WiFi menjadi daya tariknya. Apalagi kalau gratisan. Sudah pasti jadi acuan. Tapi masalahnya, koneksi WiFi gratisan juga menjadi daya tarik bagi peretas komputer lho. Dari yang sekadar ingin membobol sistem komputer kita, sampai yang berniat jahat membobol akun bank atau kartu kredit. Ngeri, kan? Celakanya, banyak kita yang abai terhadap bahaya seperti itu. Keamanan menjadi resiko yang paling sering diabaikan dari pengguna WiFi gratisan yang tak memerlukan password. Padahal, itu adalah peluang besar bagi peretas untuk mengakses perangkat lain yang sama-sama memakai jaringan itu. Ancaman terbesar, menurut Kaspersky, perusahaan antivirus itu, adalah para peretas menempatkan dirinya di antara pengguna WiFi dengan koneksi Internet. Alih-alih terkoneksi langsung ke hotspot, kita yang jadi korban justru terus menerus mengirimkan informasi kepada para peretas. Informasi apapun bisa bocor. Apalagi kalau kita memakai WiFi gratisan itu untuk membuka akun perbankan. Hm, bahaya banget. WiFi gratisan juga bisa dipakai pembuat virus untuk menyebarkan program jahat (Malware) atau sebut saja virus komputer. Jangan kira virus-virus sekarang hanya dibuat untuk melumpuhkan komputer. Penjahat siber memakai virus untuk menjadikan komputer kita seperti zombie. Komputer kita bisa dipantau dari jarak jauh, sehingga informasi apapun yang kita simpan di komputer bisa diaksesnya. Ada lagi modus lain pembobol. Mereka memancing korban dengan membuat koneksi WiFi gratis, padahal itu jebakan. WiFi mobile bisa dibuat dengan mudah sekarang, bahkan dengan smartphone pun sudah umum. Mereka yang terjebak, akan dengan mudah diobok-obok oleh pembobol. Bahaya, guys! Lalu, bagaimana cara memproteksi diri sendiri?
  6. Di mana pun itu, yang namanya hacker (peretas) selalu membuat ulah yang merugikan orang lain, tak terkecuali berita satu ini, dimana para hacker dapat dapat menargetkan mangsanya kepada para pengakses situs porno. Ulah yang dilakukannya adalah menyebarluaskan history (riwayat) penelusuran pengguna ke internet. Peringatan serangan hacker ini pertama kali diperingatkan oleh seorang teknisi software, Brett Thomas yang memposting sebuah artikel tentang peringatan ancaman hacker melalui blog pribadinya. “Jika Anda menonton / melihat video porno secara online di tahun 2015 ini, bahkan dalam modus Incognito, Anda tidak akan menyangka bahwa riwayat penelusuran Anda akan dipublikasikan ke internet dengan atas nama Anda.” ungkap Thomas dalam blog-nya. Thomas juga menambahkan, bahwa seseorang mungkin saja dapat memposting sebuah website yang pernah Anda kunjungi dengan mencari email atau username Facebook Anda dan kemudian mem-posting ke akun Facebook Anda. Tujuan para hacker ini untuk membuat kekacauan dan membuat malu pengguna internet yang telah mengakses situs porno. “Saya pikir krisis besar privasi internet berikutnya bisa mengekspos data pribadi dan berpotensi memalukan pengguna mereka dari orang-orang terdekat atau teman-teman mereka.” tambah Thomas. Para hacker dapat meretas log akses dari browser pengguna dan dapat melihat semua riwayat penelusuran termasuk situs-situs legal, kemudian mereka mencari beberapa situs dewasa yang pernah dikunjungi dan mem-posting ke akun sosial media si korbannya. Cybercrime yang menyerang keamanan data privasi memang sangat merugikan, dengan adanya hal ini kita harus lebih berhati-hati mengunjungi situs-situs yang tidak direkomendasikan.
  7. Untuk sampai pada kesimpulan itu peneliti membagikan 17 kartu yang masing-masing terdapat dua foto wanita di atasnya. Pria ternyata dapat mengetahui apakah seorang wanita setia hanya dengan melihat wajahnya saja. Hal itu terungkap dalam penelitian di University of Western Australia yang menemukan seorang pria dapat mengukur kesetiaan seorang wanita hanya dengan melihat pada wajahnya melalui foto. Untuk sampai pada kesimpulan itu peneliti dari University of Western Australia, Samantha Leivers membagikan 17 kartu yang masing-masing terdapat dua foto wanita di atasnya. Foto pertama milik wanita yang setia. Sementara foto kedua milik wanita yang pernah selingkuh di masa lalu. Semua responden pria yang menjadi objek penelitian sebelumnya tidak mengenal atau mengetahui ke-34 wanita dalam foto-foto tersebut. Setelah diminta untuk memilih foto wanita yang tidak setia, mayoritas responden mampu menebak dengan benar. Sebanyak 55 hingga 59 persen pria menebak dengan benar wanita yang tidak setia. Dengan demikian, peneliti bisa mengatakan seorang pria bisa mengetahui wanita yang tidak setia hanya dengan melihat pada raut mukanya. Sementara perbedaan kecil dijelaskan Leivers sebagai 'secara statistik signifikan tetapi tergolong rendah'. "Kami tidak mengharapkan mereka bisa 100 persen akurat ketika melihat wajah seseorang selama beberapa detik. Tapi faktanya mereka mampu menunjukkan akurasi hanya dari informasi yang sangat terbatas. Ini cukup keren," kata Leivers. Peneliti percaya ekspresi wajah mungkin menjadi indikator akurat dari kemampuan emosional dan empati. "Ekspresi emosi ditemukan mampu memengaruhi penilaian orang lain tentang kesetiaan." Leiver dan timnya berencana untuk meneruskan penelitian ini dengan mencari hubungan antara ekspresi dan emosi. "Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui isyarat visual yang digunakan pria untuk membuat penilaian tentang kesetiaan, termasuk ekspresi emosi dan gestur wajah," ujar Leiver.
  8. Salah satu konsekuensi utama yang bisa Anda dapatkan dari rokok adalah menderita penyakit jantung. Diperkirakan, sebanyak 20% kematian akibat penyakit jantung terkait langsung dengan kebiasaan merokok. Kenapa rokok begitu berbahaya? Apa saja efek negatif lainnya dari rokok? Lihat saja kandungan yang terdapat pada sebatang rokok. Lebih dari 4000 bahan kimia terdapat di dalamnya. Ratusan di antaranya zat beracun dan sekitar 70 bahan di dalamnya bersifat kanker. Bahan-bahan berbahaya pada sebatang rokok, antara lain: Karbon monoksida. Zat yang kerap ditemukan pada asap knalpot mobil ini bisa mengikat diri pada hemoglobin dalam darah secara permanen sehingga menghalang penyediaan oksigen ke tubuh. Hal tersebut membuat Anda cepat lelah.Tar. Ketika merokok, kandungan tar di dalam rokok akan ikut terisap. Zat ini akan mengendap di paru-paru Anda dan berdampak negatif pada kinerja rambut kecil yang melapisi paru-paru. Padahal rambut tersebut bertugas untuk membersihkan kuman dan hal lainnya keluar dari paru-paru Anda.Gas oksidan. Gas ini bisa bereaksi dengan oksigen. Keberadaannya pada tubuh lebih meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung akibat penggumpalan darah.Benzene. Zat yang ditambahkan ke dalam bahan bakar minyak ini bisa merusak sel pada tingkat genetik. Zat ini juga dikaitkan dengan berbagai jenis kanker seperti kanker ginjal dan leukimia.Selain bahan-bahan di atas, masih banyak kandungan beracun pada sebatang rokok seperti arsenic (digunakan dalam pestisida), toluene (ditemukan pada pengencer cat),formaldehyde (digunakan untuk mengawetkan mayat), hydrogen cyanide (digunakan untuk membuat senjata kimia), dan cadmium (digunakan untuk membuat baterai). Ketika Anda merokok, Anda akan lebih mungkin terkena serangan jantung. Perokok berisiko dua hingga empat kali lebih tinggi menderita penyakit jantung. Risiko lebih tinggi lagi jika Anda perokok wanita yang sedang mengonsumsi pil KB. Saat merokok, Anda akan turut memasukkan zat-zat berbahaya yang bisa berdampak buruk tubuh, khususnya jantung. Contohnya zat nikotin. Ketika nikotin masuk ke tubuh, zat itu bisa mengurangi kadar oksigen yang akan masuk ke darah. Zat yang bersifat candu ini juga bisa mempercepat detak jantung, menaikkan tekanan darah, merusak pembuluh darah dalam jantung, dan mempercepat pembekuan darah yang bisa memicu serangan jantung. Begitu juga dengan akibat-akibat buruk terhadap organ tubuh yang lainnya. Otak Merokok bisa meningkatkan risiko terkena stroke sebesar 50 persen. Hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan otak dan kematian. Merokok juga dapat meningkatkan risiko mengalami aneurisma otak. Aneurisma otak adalah pembengkakan pembuluh darah yang terjadi akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Sewaktu-waktu bisa pecah dan mengakibatkan pendarahan di otak. Mulut dan Tenggorokan Bau mulut dan gigi bernoda merupakan efek yang akan timbul akibat merokok. Penyakit gusi dan kerusakan indera perasa pun dapat timbul. Masalah serius yang akan hinggap pada mulut dan tenggorokan adalah meningkatnya risiko kanker pada lidah, tenggorokan, bibir, dan pita suara. Paru-paru Salah satu efek paling berbahaya akibat merokok adalah kanker paru-paru. Bahan-bahan kimia pada rokok berpotensi merusak sel-sel pada paru-paru yang bisa membentuk sel kanker. Penyakit serius lainnya yang bisa Anda alami adalah bronkitis, pneumonia, dan emfisema. Lambung Merokok bisa melemahkan otot yang mengontrol bagian bawah kerongkongan Anda. Hal tersebut memungkinkan asam dari lambung bergerak ke arah yang salah, yaitu ke kerongkongan. Kondisi tersebut dinamakan penyakit asam lambung. Beberapa risiko penyakit yang akan dihadapi oleh seorang perokok adalah ulkus atau tukak dan kanker lambung. Tulang Racun pada rokok bisa merusak tulang dengan cara menghentikan kerja sel-sel konstruksi. Oleh sebab itu, perokok lebih berisiko mengalami tulang rapuh atau osteoporosis. Racun rokok juga bisa mengganggu keseimbangan hormon-hormon yang bertugas menjaga tulang tetap kuat, seperti hormon estrogen. Kulit Perokok akan terlihat lebih tua ketimbang yang bukan perokok karena kurangnya asupan oksigen ke kulit. Penuaan dini akan dirasakan, seperti kemunculan kerutan di sekitar mata dan mulut. Racun rokok juga bisa menyebabkan selulit pada kulit. Organ Reproduksi Merokok bisa mengganggu sistem reproduksi dan kesuburan Anda. Pada pria, merokok bisa menyebabkan impotensi, mengurangi produksi sperma, dan kanker testis. Sementara pada wanita, merokok dapat mengurangi kesuburan. Selain itu, risiko terkena kanker serviks pun lebih tinggi karena rokok mengurangi kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi human papillomavirus atau HPV. Selain penyakit pada fisik, perokok juga mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok. Selama ini mungkin Anda mengira merokok bisa membuat lebih rileks. Anda menganggap kandungan nikotin bisa menenangkan pikiran Anda, tapi ternyata itu salah. Yang membuat perokok gelisah dan cemas adalah gejala putus obat terhadap nikotin. Dengan merokok, kecanduan terhadap nikotin akan terpenuhi dan perokok merasa seperti rokok tersebut menurunkan stres. Memang tidak semua perokok akan meninggal karena penyakit jantung, kanker paru-paru, atau stroke, namun kebiasaan merokok bisa sangat mengganggu dan mengurangi kualitas hidup Anda sehari-hari. Efek rokok yang bisa Anda rasakan sehari-hari adalah batuk-batuk, sesak napas, lebih mudah lelah, lebih rentan terhadap infeksi, atau mengalami gangguan tidur yang ditandai dengan sulit bernapas pada malam hari kemudian merasa kelelahan di pagi hari. Mungkin Anda sudah terbiasa mendengar bahaya merokok terhadap tubuh, namun Anda tetap tidak menghentikan kebiasaan mengisap rokok karena merasa saat ini kesehatan Anda masih baik-baik saja. Perlu diingat, merokok sama saja seperti menabung racun pada tubuh yang sedikit demi sedikit bisa menumpuk jika dilakukan terus-menerus. Dengan begitu, risiko menderita penyakit pun akan lebih tinggi pada masa tua. Tidak hanya Anda, orang-orang terdekat pun akan merasakan efeknya karena menghirup asap rokok yang beracun.
  9. Aktivitas memotret diri sendiri tanpa bantuan orang lain atau foto selfie sedang tren di kalangan remaja yang berupaya memuaskan hasrat dokumentasi diri di sebuah lokasi. Tetapi, aksi selfie ini bisa pula menimbulkan malapetaka. Sudah banyak kejadian nahas akibat selfie. Insiden selfie terbaru menimpa seorang turis Jepang usia 66 tahun yang meninggal karena jatuh dari tangga saat ia berusaha berfoto di Taj Mahal, India. Ada pula kecelakaan yang menimpa pilot Cessna 150 pada Februari lalu di Colorado, AS karena ia dilaporkan sibuk selfie. Fenomena selfie pun kemudian dianggap lebih berbahaya ketimbang kematian yang disebabkan oleh serangan hiu di laut. Menurut data The Huffington Post, insiden selfie tahun 2015 ini menelan banyak korban sebanyak 12 kematian dibanding delapan kematian akibat serangan hiu. Menyadari ada bahaya 'terselubung' dari aktivitas selfie, beberapa pemerintah negara seperti Rusia tergerak untuk merilis kampanye mengenai selfie yang aman. Tips tersebut disampaikan dalam ilustrasi seperti rambu dilarang masuk. Di antaranya adalah larangan selfie di perahu, di atap rumah, tengah jalan, sambil memegang senjata, di depan binatang buas dan di rel kereta. Juni ini, Uni Eropa turut mengeluarkan larangan selfie dan pengunggahan foto tempat terkenal seperti Menara Eiffel ke media sosial. Awal September kemarin, seorang pemuda 19 tahun di Houston tak sengaja menembak diri sendiri ketika hendak selfie dengan mengacungkan pistol ke arah kepalanya. Pada Juni lalu, adapun dua orang tewas di Pegunungan Ural, yang terbentang sepanjang Kazakhstan dan Rusia, setelah mengambil selfie ketika sedang menarik pin granat. Di bulan yang sama, seseorang berumur 21 tahun tewas setelah mengambil selfie di Jembatan Moskow dan terjatuh. Tak hanya itu, lima orang tewas karena selfie terlalu dekat dengan kawanan bison di Taman Nasional Yellowstone, AS. Kegiatan selfie mulai populer sejak tahun 2014 dan awalnya dianggap bermanfaat demi mengabadikan suatu momen. Tahun 2014 disebut sebagai ‘Tahun Selfie’ saking meluasnya tren ini seiring berkembangnya pula ponsel pintar dengan kamera depan yang canggih.
  10. Serikat buruh hingga kini masih berilusi, bahwa merekalah yang menentukan wujud kerja di masa depan Padahal di masa depan kerja akan dikendalikan otomatisasi dan digitalisasi. Perspektif Rolf Wenkel. Sejak 125 tahun tanggal 1 Mei ditetapkan serikat pekerja sebagai hari buruh internasional, sebagai peringatan atas protes buruh yang memperjuangkan lebih banyak hak dan kenaikan gaji yang berakhir berdarah-darah di Chicago. Hingga sekarang, serikat buruh selalu memanfaatkan tanggal 1 Mei sebagai kampanye untuk menuntut perbaikan persyaratan kerja. Pada hari buruh kali ini serikat pekerja Jerman mengklaim motto sangat muluk: "Kami akan menentukan sosok kerja di masa depan." Sebuah motto yang kedengaran sumbang, keras kepala dan hanya ilusi. Sebab, serikat buruh di negara maju Eropa, khususnya di Jerman, menghadapi nasib yang sama seperti gereja Kristen dan perhimpunan olah raga. Anggotanya berbondong-bondong hengkang, kekurangan generasi penerus dan keum wanita nyaris tak terwakili. Itu sebabnya, pada tahun-tahun belakangan di Eropa nyaris tidak ada lagi demo buruh di jalanan untuk menutut hak pekerja pada hari buruh tanggal 1 Mei. Mereka lebih memilih menikmati hari libur itu dengan berkumpul dengan sesama buruh di pub atau restoran. Buruh Jerman punya argumen kuat untuk itu: setelah selama seperempat abad jumlah anggota terus menciut, serikat buruh menyadari mereka tidak lagi memiliki arti penting dan kekuatan untuk menentukan sosok dunia kerja. Di sisi lainnya, satu dasawarsa terakhir ini, serikat buruh di Jerman memprioritaskan perjuangan untuk mempertahankan lapangan kerja, ketimbang menuntut kenaikan gaji. Dengan kata lain, serikat buruh Jerman belajar dengan tuntutan lebih sederhana. Sebuah perilaku yang sudah dimengerti dan diterapkan sejak lama oleh buruh di negara-negara pengguna mata uang Euro lainnya. Hasilnya, mereka kini jadi lokomotiv pertumbuhan Eropa. Para ahli ekonomi juga memuji penurunan tingkat upah dan gaji itu, karena Jerman menjadi jauh lebih mampu bersaing dibanding negara tetangganya. Akan tetapi juga harus diantisipasi, bahwa masa depan lapangan kerja tidak lagi dibentuk oleh serikat pekerja. Di negara-negara industri maju sekelas Jerman atau Jepang, masa depan dunia kerja akan ditentukan oleh faktor demografi, oleh sebuah masyarakat yang usianya semakin tua. Masa depan dunia kerja, akan ditentukan oleh para insinyu dan pakar teknologi informatika. Di masa depan, proses produksi akan dikendalikan oleh sistem yang disebut "Industri 4.0" atau versi lebih baru lainnya. Dalam 20 tahun ke depan, separuh lapangan kerja akan terkena dampak otomatisasi dan digitalisasi. Kerja di masa depan, tidak akan hanya terbatas pada proses ban berjalan klasik, melainkan juga mencakup lapangan kerja dengan kualifikasi jauh lebih tinggi. Tren ini tentu saja memicu ketakutan. Apakah lapangan kerja kita akan hilang? Dan serikat buruh dalam era ini, hanya akan memainkan peranan klasiknya yang konservatif, dan tidak menentukan sosok kerja di masa depan. Paling banyak hanya ikut berkontribusi. Tentu saja hal ini tidak harus berarti situasi fatal. Sebab, di era ketika kemajuan teknik mengacak-acak dunia kerja klasik, dimana hari-hari kerja lazim diramalkan akan tamat, dan buruh terancam jadi pekerja musiman seumur hidupnya, adalah tidak buruk jika serikat buruh ikut memberikan kontribusi sebuah suara yang perlu didengar. Hal itu juga masih berlaku di masa depan
  11. Selama ini program jahat Ransomware menjadi momok bagi pengguna komputer PC atau laptop. Tapi belakangan, virus ini telah berkembang dan menyerang perangkat yang lebih kecil, yakni wearable device. Menurut laporan perusahaan keamanan Symantec, virus yang dikenal suka menyandera data dengan meminta tebusan ini mulanya menjangkiti ponsel berbasis Android. Kemudian ia menyerang perangkat yang dipakai di pergelangan tangan, tepatnya saat jam tangan pintar berbasis Android Wear dihubungkan dengan ponsel yang terinfeksi Ransomware. "Kita semua tahu, kebanyakan perangkat wearable seperti jam tangan pintar berbasis Android Wear terhubung (pairing) dengan ponsel Android. Dari situ Ransomware menyerang," kata Halim Santoso Director, Systems Engineering, Symantec ASEAN. Dia tak menyebut secara detail apakah virus Ransomware ini sejenis dengan yang menyerang komputer PC atau laptop pada umumnya. "Tapi saya bisa pastikan caranya dan tujuannya sama dengan ada yang di komputer," jelasnya. Ransomware yang menginfeksi jam tangan pintar atau ponsel Android akan mengunci perangkat dengan password. Setelah itu korban akan diminta untuk membayar tebusan yang biasanya dalam bentuk Bitcoins agar peretas bisa menyembunyikan identitas. Bila terlanjut menjadi korban, lalu apa yang harus dilakukan pengguna? Halim menyarankan agar jangan pernah menuruti kemauan pencuri untuk mentransfer "uang" tebusan. "Jangan pernah melakukannya. Karena ini murni faktor ekonomi. Karena setelah dikirimkan, belum tentu mereka akan mengirimkan kunci password-nya," dia memperingatkan. Karakteristik Ransomware yang ada di Android dan Android Wear ini, ditambahkan olehnya, juga sangat mirip dengan yang ada di komputer PC atau laptop. Pengguna tak bisa menghilangkannya bahkan ketika komputer di-reset atau di-factory reset sekalipun. Satu-satunya cara adalah melakukan pencegahan. "Rutin melakukan backup, karena hanya 20 persen pengguna gadget yang sadar untuk melakukan ini," sarannya. Dia juga menyebut untuk tidak mengunduh dan menginstal file format .APK dari sumber yang tak jelas karena itu juga berpotensi bahaya. Terakhir, jangan lupa untuk menginstal aplikasi antivirus di dalam perangkat pintar.
  12. Oatmeal sudah lama dikonsumsi masyarakat luas karena makanan ini penting untuk menjaga kesehatan. Namun, tanpa banyak yang tahu, di sisi lain oatmeal menjadi penyebab datangnya petaka bagi seseorang. Inilah 7 fakta tentang oatmeal: 1. Penyebab alergi Avenin dan asam fitat dalam gandum dapat menyebabkan reaksi alergi pada seseorang yang sensitif. Tapi untuk menghilangkan senyawa itu, Anda bisa merendam oatmeal ke dalam mangkuk. Caranya rendam oat dengan waktu minimal selama 12 jam dengan ditambahkan sari cuka apel. 2. Mengandung pestisida Oatmeal merupakan bahan non organik disemprot menggunakan pestisida oleh para petani sewaktu ditanam. Tentu ini dapat memicu zat kimiawi yang tidak ramah di tubuh kita dalam jangka panjang. 3. Kaya nutrisi Oatmeal organik mengandung banyak nutrisi lebih dari oat yang berpestisida. Walaupun sebagian orang mengeluhkan jika masa organik waktu matangnya lebih lama dan gizinya tetap baik. 4. Mengandung gluten Ada sebagian oatmeal mengandung gluten yang tidak ramah bagi tubuh kita. Jika Anda alergi terhadap gluten, maka oatmeal dapat menyebabkan masalah kesehatan. Jadi, selalu pilih oatmeal bebas gluten yang menyehatkan. 5. Bisa menaikkan kadar gula darah Oatmeal diyakini menaikkan gula darah dengan cepat. Maka bagi penderita diabetes harap memerhatikan komposisi oatmeal, apakah mengandung gula atau bebas gula yang aman bagi dirinya. 6. Oatmeal sebabkan gigi berlubang Oatmeal ternyata dapat menyebabkan gigi berlubang dan juga menunda penyembuhan masalah gigi. Alasannya adalah mungkin oatmeal yang menempel di sela-sela gigi bisa menyebabkan bakteri yang mengikis enamel. 7. Menghambat penyerapan mineral Oatmeal dapat menghambat penyerapan beberapa mineral penting seperti kalsium dan magnesium dari usus ke dalam darah. Bila dikonsumsi terlalu berlebihan, maka oatmeal dianggap tidak baik bagi orang-orang yang bermasalah dengan penyakit tulang.
  13. Banyak perempuan bermimpi memiliki bulu mata panjang yang cantik. Beberapa perempuan memanjangkan bulu mata mereka dengan memakai bulu mata palsu. Kelihatannya bulu mata palsu memang tidak berbahaya. Namun, dokter telah memperingatkan ekstensi bulu mata bisa menimbulkan risiko kesehatan serius, dari infeksi mata sampai alergi. Bulu mata palsu bahkan dapat merusak bulu mata alami seseorang, sehingga membuat bulu mata asli mereka lebih tipis, katanya memperingatkan. Bulu mata ekstensi biasanya dilakukan di salon, tapi benda kecantikan ini juga bisa diterapkan sendiri. Penerapannya, bulu mata sintetis pribadi ditempel pada bulu mata alami perempuan. Fungsi bulu mata ekstensi adalah untuk memperpanjang, menambah volume, dan dapat bertahan sampai enam minggu. Namun, Robert Dorin dari Tru and Dorin Medical Group di Kota New York, Amerika Serikat, mengatakan, lem yang digunakan untuk menempelkan bulu mata palsu ke bulu mata alami perempuan bisa menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang. “Untuk beberapa alasan bakteri dapat menetap di sana sehingga menyebabkan infeksi jamur dan virus.” Beberapa lem mengandung formalin yang dapat menyebabkan reaksi alergi. Lalu, bulu mata gaya ini juga dapat memicu infeksi mata karena kotoran dan bakteri yang terjebak di dalamnya,” kata Dorin. Risiko terbesarnya adalah bulu mata ekstensi dapat merusak bulu mata alami, karena dia diletakkan di atas kelopak mata. Akibatnya, bulu mata alami dapat menjadi lebih tipis. “Menggunakan bulu mata ekstensi secara teratur dapat memberikan tekanan pada folikel rambut. Pada akhirnya bulu mata akan rontok dan tidak tumbuh kembali,” kata Dorin. “Di Jepang, bulu mata ekstensi sangat populer. Namun, benda kecantikan ini menyebabkan dokter mata menerima peningkatan pasien yang datang dengan masalah mata” katanya. Sebagian besar kunjungan ke klinik mata di negara tersebut disebabkan oleh infeksi karena bulu mata ekstensi, ujarnya.
  14. Seorang ahli otak dan syaraf dari Universitas Oxford (Inggris) memperingatkan, penggunaan teknologi digital membentuk kembali otak manusia dan dampaknya pada anak-anak muda harus diperhatikan oleh orang tua dan para pendidik mereka. Susan Greenfield, pakar otak dan syaraf tersebut, mengatakan, teknologi menghubungkan kembali jaringan otak, khususnya pada anak-anak muda yang tumbuh dewasa tanpa mengetahui apa-apa. Susan hadir dalam kuliah umum di Universitas Australia Selatan, setelah sebelumnya pernah bekerja di Adelaide sebagai salah satu tim ahli Pemerintah Australia Selatan. "Orang-orang seperti saya, yang lahir pasca Perang Dunia II, dibesarkan dengan TV sebagai barang mewah baru di rumah,” ujarnya. Ia mengungkapkan, “Tentu saja, lamanya hidup yang sudah kita jalani, pengalaman yang kita punya, kerangka konseptual yang kita kembangkan, sikap yang kita miliki, kenangan yang kita miliki - individualitas yang sejauh ini kita kembangkan - semua itu akan mengimbangi pengaruh apa pun yang masuk." Namun ia mengemukakan, hal itu tak bisa diberlakukan pada generasi yang lebih muda. “Jika Anda masih sangat muda dan belum membangun, katakanlah, identitas yang kuat, maka Anda tak punya kemampuan interpersonal, lalu tentu saja kita akan melihat perubahan yang mungkin tidak terlihat pada generasi yang lebih tua, "katanya. Ahli otak dan syaraf memperingatkan, anak-anak yang dulu menggunakan imajinasi mereka, kini, lebih suka duduk di depan layar, dengan sederet menu yang didesain oleh orang lain. "Masalahnya, informasi bukanlah pengetahuan. Tentu saja Anda bisa dibombardir dengan informasi yang tak berujung, fakta yang tak ada habisnya, tetapi jika Anda tidak dapat memahami mereka, maka satu fakta terlihat sama seperti fakta lainnya," tutur Susan. "Anda dapat berselancar di YouTube atau Google, berkomentar 'yuck' dan 'wow', tapi anda tidak benar-benar membuatnya nyata," tambahnya. Mencari perhatian di medsos Ia mengungkapkan, guru atau orang tua yang inspiratif bisa menjadi kunci bagi anak-anak muda untuk mengembangkan kemampuan memahami dunia di sekitar mereka. Susan mengatakan, media sosial memiliki kegunaan berharga, seperti untuk berkomunikasi dengan keluarga atau teman-teman di seluruh dunia, tapi ada juga masalah yang timbul ketika seseorang memiliki daftar teman yang "mereka sendiri tak benar-benar tahu". Ia mengungkapkan, teman seperti itu sebenarnya lebih berperan sebagai penonton. "Anda beredar di dunia maya untuk melayani dan mencari dukungan mereka dan bahayanya, kemudian, terletak dalam membangun identitas buatan, yang bukan benar-benar diri Anda, sama sekali," katanya. Ia menyambung, "Segala sesuatu yang Anda lakukan ditujukan untuk mendapat dukungan dan untuk mengesankan teman-teman semacam ini, yang pastinya akan kasar dan jahat karena mereka tidak dibatasi oleh pertemuan tatap muka." Susan mengkhawatirkan, beberapa anak muda kemungkinan tumbuh dewasa dengan perhatian yang singkat, selalu ingin sejalan dengan rekan-rekan sebaya mereka dan kurang memiliki kemampuan untuk membedakan dampak dari tindakan yang mereka lakukan. "Saya hanya ingin tahu apakah kita akan melihat sebuah generasi yang benar-benar egois, yang kurang perhatian, tak terlalu cakap berkomunikasi, dan malah ingin terus menjadi pusat perhatian dengan rasa identitas yang belum stabil?" sebutnya. "[Kita perlu] melihat bagaimana kita menghadapi situasi itu, ketimbang hanya mengatakan itu semua keren, ‘kita punya iPads dan bukankah kita trendi?',” sahutnya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy