Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'bahasa'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 9 results

  1. “Suara yang dikeluarkan burung menawarkan beberapa analogi terdekat padabahasa,” tulis Charles Darwin dalam “The Descent of Man” (1871), selagi ia merenungkan tentang bagaimana manusia belajar berbicara. Darwin berspekulasi, bahasa mungkin memiliki asal-usul dalam nyanyian, yang “mungkin telah memunculkan kata-kata ekspresif berbagai emosi yang kompleks.” Kini para peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), bersama seorang sarjana dari Universitas Tokyo, menyimpulkan bahwa Darwin berada di jalur yang benar. Studi mereka menemukan keseimbangan bukti yang menunjukkan, bahasa manusia merupakan pencangkokan dari dua bentuk komunikasi yang ditemukan pada spesies lain dalam kerajaan hewan: pertama adalah nyanyian rumit burung, dan kedua, yang cenderung lebih bermanfaat, adalah jenis ekspresi informatif yang terlihat pada jenis variatif hewan lain. “Kombinasi adventif inilah yang memicu bahasa manusia,” kata Shigeru Miyagawa, seorang profesor linguistik di Departemen Linguistik dan Filsafat MIT, salah satu rekan penulis dalam studi ini. Gagasan ini dibangun berdasarkan hasil penelitian yang sebelumnya dikerjakan oleh para ahli bahasa: Noam Chomsky, Kenneth Hale dan Samuel Jay Keyser. Penelitian tersebut menyimpulkan adanya dua “lapisan” dalam semua bahasa manusia: lapisan “ekspresi”, melibatkan organisasi kalimat yang bersifat dapat diubah-ubah, serta lapisan “leksikal” yang berkaitan dengan inti dari isi kalimat. Dengan didasarkan pada analisis komunikasi hewan, serta memanfaatkan kerangka Miyagawa, ditemukan bahwa kicauan burung menyerupai lapisan ekspresi pada kalimat manusia – sedangkan gerakan komunikatif lebah, atau pesan suara dari primata, lebih menyerupai lapisan leksikal. Pada titik-titik tertentu, antara 50.000 dan 80.000 tahun yang lalu, kemungkinan manusia sudah menggabungkan kedua jenis ekspresi ini ke dalam bentuk bahasa unik yang kompleks. “Kedua sistem ini sudah ada sebelumnya,” kata Miyagawa, “seperti apel dan jeruk yang baru saja digabung menjadi jadi satu.” Keberadaan jenis adaptasi struktur ini bersifat umum dalam sejarah alam, tulis Robert Berwick, seorang profesor komputasi linguistik di Laboratorium MIT untuk Sistem Informasi dan Keputusan, Departemen Teknik Elektro dan Ilmu Komputer. “Di saat berevolusi, sesuatu yang baru seringkali dibangun dari bagian-bagian lama,” jelas Berwick, “Kami melihat hal ini berulang-ulang dalam evolusi. Struktur lama hanya dapat berubah sedikit, dan secara radikal memperoleh fungsi-fungsi yang baru.” Bab Baru dalam Buku Nyanyian Makalah baru berjudul “Munculnya Struktur Hirarkis dalam Bahasa Manusia,” yang dipublikasikan dalamFrontiers in Psychology ini, dikerjakan oleh Miyagawa, Berwick dan Kazuo Okanoya, seorang biopsikolog dalam bidang komunikasi hewan di Universitas Tokyo. Untuk menentukan perbedaan antara lapisan ekspresi dan lapisan leksikal, ambillah contoh kalimat sederhana: “Todd melihat seekor burung kondor.” Kita bisa dengan mudah membuat variasi dari kalimat ini, seperti, “Kapan Todd melihat seekor burung kondor?” Kalimat ini menata ulang elemen-elemen yang terjadi pada lapisan ekspresi, memungkinkan kita menambah kompleksitas dan mengajukan pertanyaan. Namun lapisan leksikalnya tetap sama karena melibatkan unsur-unsur inti yang sama: subjek, “Todd,” kata kerja, “melihat,” dan objek, “burung kondor.” Kicau burung tidak memiliki struktur leksikal. Sebaliknya, burung mempelajari melodi melalui apa yang disebut Berwick sebagai struktur “holistik”, di mana keseluruhan nyanyian memiliki satu arti, baik tentang kawin, wilayah kekuasaan ataupun hal-hal lainnya. Burung Finch Bengali, seperti yang dicatat para peneliti, bisa memutar kembali ke bagian melodi sebelumnya, memungkinkan hasil variasi yang lebih besar serta mengkomunikasikan hal yang lebih banyak; sedangkan burung bulbul diperkirakan mampu mengalunkan 100 hingga 200 melodi. Berbeda dengan jenis-jenis hewan lainnya, yang hanya memiliki model ekspresi paling dasar tanpa kapasitas melodi yang sama. Lebah berkomunikasi secara visual, menggunakan gerakan turun-naik untuk menunjukkan sumber makanan pada rekan-rekannya, primata lain bisa mengeluarkan berbagai suara untuk memberi peringatan akan adanya pemangsa atau pesan-pesan lainnya. Manusia menggabungkan kedua sistem ini untuk menghasilkan manfaat. Kita bisa mengkomunikasikan informasi penting, seperti halnya lebah atau primata – tapi, seperti halnya burung, kita juga memiliki kapasitas melodi dan kemampuan menggabung-ulang bagian-bagian bahasa yang kita ucapkan. Untuk alasan ini, kosakata kita yang terbatas dapat menghasilkan untaian kata-kata yang tampaknya tak terbatas. Para peneliti menunjukkan, awalnya manusia memiliki kemampuan bernyanyi, seperti yang diduga Darwin, kemudian berhasil mengintegrasikan unsur-unsur leksikal tertentu ke dalam nyanyian-nyanyiannya. “Bukanlah langkah yang sangat panjang untuk mengatakan bahwa apa yang sudah tergabung menjadi satu merupakan kemampuan dalam membangun pola-pola kompleks ini, seperti nyanyian, namun dengan kata-kata,” jelas Berwick. Seperti yang dicatat dalam studi ini, beberapa “pararel mencolok” antara penguasaan bahasa pada burung dan manusia meliputi fase hidup saat masing-masing melakukan hal yang terbaik dalam memilih bahasa dan bagian otak digunakan untuk bahasa. Kesamaan lain berkaitan dengan hasil observasi dari profesor linguistik Morris Halle, yang menunjukkan bahwa “semua bahasa manusia memiliki jumlah pola tekanan yang terbatas, yaitu sejumlah pola ketukan. Pada burung, juga terdapat jumlah pola ketukan yang terbatas ini.” Burung dan Lebah Para peneliti mengakui, diperlukan penelitian-penelitian empiris lebih lanjut terhadap subjek. “Ini barulah hipotesis,” ujar Berwick, “Namun inilah cara untuk membuat eksplisit pada apa yang diungkapan secara samar-samar oleh Darwin, karena sekarang kita tahu lebih banyak tentang bahasa.” Miyagawa menegaskan bahwa gagasan ini layak karena bisa menjadi subjek untuk bisa diteliti lagi, sebagaimana pola-pola komunikasi pada spesies lain lebih lanjut diteliti secara rinci. “Jika ini benar, maka bahasa manusia memiliki perintis di alam, dalam evolusi, yang benar-benar bisa kita uji saat ini,” katanya seraya menambahkan bahwa lebah, burung dan primata lainnya bisa menjadi sumber wawasan penelitian lebih lanjut. Penelitian linguistik berbasis di MIT ini sebagian besar dicirikan dengan penelurusan aspek-aspek universal pada semua bahasa manusia. Miyagawa, Berwick dan Okanoya berharap bisa mendorong peneliti lain untuk memikirkan universalitas bahasa dalam hal evolusi. Ini bukan sekedar konstruksi budaya acak, namun berbasis pada bagian kapasitas manusia dalam hal berbagi dengan spesies lain. Di saat yang sama, bahasa manusia bersifat unik dengan tergabungnya dua sistem independen di alam dalam spesies kita, memungkinkan kita menghasilkan linguistik yang tak terbatas, meski dalam sistem yang terbatas. “Bahasa manusia tidak sekedar bentuk yang unik, namun juga didasarkan pada aturan,” tegas Miyagawa, “Jika kami benar, bahasa manusia memiliki rintangan yang sangat berat pada apa yang bisa dan tidak bisa dilakukannya, berdasarkan pada pendahulunya di alam.”
  2. Tips memahami beberapa bahasa tubuh - setiap gerak isyarat yang anda lakukan menggambarkan tentang diri anda. Apakah anda melihat ke bawah ketika berbicara? Bermain-main dengan rambut anda? Condong ke satu sisi? Setiap gerak isyarat memiliki arti. Apa yang anda katakan kepada orang lain tak hanya direfleksikan melalui kata-kata yang keluar dari mulut anda, tapi juga melalui gerak isyarat serta gerakan yang anda lakukan dengan tubuh anda. Kristin Appenbrink editor RealSimple.com mengungkap apa yang bahasa tubuh anda katakan mengenai diri anda. Berdiri dengan kedua kaki merapat dianggap lebih merupakan cara berdiri yang konservatif. Hal tersebut mirip dengan seorang tentara yang berhadapan dengan perwiranya. Cara berdiri seperti ini biasanya menunjukkan rasa hormat. Jika anda berdiri dengan kedua kaki terpisah sejajar bahu, anda memberikan sinyal kekuasaan dan kebulatan tekad. Untuk lebih meyakinkan lagi anda bisa menempatkan kedua tangan anda di pinggul. Ini merupakan posisi biasanya untuk kekuasaan dan seringkali digunakan ketika menegaskan sisi anda dalam sebuah perdebatan atau diskusi. Cara anda menggerakkan tubuh anda merefleksikan sikap anda. Memindahkan berat tubuh anda dari kiri dan ke kanan atau dari depan ke belakang mengindikasikan bahwa anda gugup atau merasa kecewa. Pada dasarnya, ini merupakan representasi fisik terhadap apa yang sedang terjadi dalam kepala anda yaitu anda berada di antara banyak pikiran-pikiran yang mengganggu dan tak dapat berhenti bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Menyilangkan tangan serta kaki anda merupakan posisi defensif. Perhatikan di sekitar anda. Biasanya ini hanya berarti seseorang itu dingin. Banyak orang juga merasakan bahwa posisi ini nyaman. Jari-jari kaki yang saling menunjuk ke arah dalam mengindikasikan bahwa anda sedang menutup diri karena anda merasa canggung atau gelisah. Namun, jika anda duduk tegap dengan bahu anda sejajar dan kepala anda tegak ke atas yang merupakan tanda-tanda posisi tubuh terbuka, kaki anda mungkin memberitahukan yang sebenarnya. Membuka tangan anda dengan cara melebarkan tangan anda seperti sedang menolong mengambil baki dari tangan seseorang berarti anda terbuka dengan gagasan-gagasan baru yang ditawarkan. Mengarahkan telapak tangan anda ke bawah atau mengepalkan tangan anda menunjukkan bahwa anda memiliki posisi yang kuat yang mungkin tidak begitu fleksibel. Menyembunyikan tangan anda di pangkuan, di dalam saku atau di belakang merupakan gerakan-gerakan menipu yang seringkali berarti anda sedang menyembunyikan sesuatu. Menggigit kuku atau mencungkil-cungkil kulit ari merupakan tanda percaya diri yang rendah serta pemalu. Cobalah melipat kedua tangan anda menjadi satu dengan kedua jari telunjuk dikeluarkan agar supaya anda tidak mengorek-ngorek kuku anda. Anda nantinya akan nampak percaya diri.
  3. Sebagai manusia yang terlahir di tanah Sunda, sudah pasti harus mampu berbahasa Sunda. Pun begitu juga bagi Anda yang lahir di tanah Jawa, sudah pasti mampu berbahasa Jawa secara paseh. Hal tersebut merupakan hal yang lumrah. Namun saya sangat bersyukur, ada satu hal yang membuat saya lagi-lagi bersyukur, yakni saya tak dilahirkan di Negeri Ukraina. Bukan... Bukan karena wilayah Ukraina adalah wilayah yang sangat rawan konflik, tapi karena memang sampai detik ini, saya tak mengerti bahasa Ukraina. Oke saya skip saja basa basinya. Langsung menuju ke pokok permasalahan. Dalam bahasa Sunda, dikenal dengan pengelompokkan bahasa, yakni bahasa halus dan bahasa kasar. Pun begitu juga dalam bahasa Jawa maupun bahasa yang lainnya. Mungkin. Entah apa yang melatarbelakangi pembagian bahasa kasar dan halus tersebut. Namun yang jelas, penggunaan tatanan bahasa halus jelas dipakai untuk berbicara dengan orang yang dianggap lebih tua. Ada yang menggelitik dari satu kata bahasa Indonesia, namun bila diartikan ke dalam bahasa Sunda, memiliki banyak sekali kosakata. Kata tersebut adalah kata : JATUH. Dan mungkin juga ada beberapa kata yang lainnya yang tak kalah menarik untuk dibahas. Tapi saya bukanlah seorang ahli tata bahasa Sunda, jadi saya cuma mau membahas masalah kata JATUH saja. Arti dari kata JATUH dalam bahasa Sunda memiliki banyak kosakata : 1. Geubis = bahasa Sunda halus 2. Labuh = bahasa Sunda kasar 3. Murag = untuk benda yang jatuh 4. Ragrag = jatuh dari ketinggian (contoh : dari atas tangga, pohon toge, genteng dan lain sebagainya) 5. Tisoledat = jatuh terpeleset karena kondisi licin 6. Tigatruk = jatuh karena tersandung 7. Tikoshewang = jatuh karena tidak seimbang 8. Tigolesat = jatuh terpeleset (lagi) karena kondisi licin 9. Tigebrus = jatuh ke lubang 10. Tikusruk = jatuh ke arah depan 11. Tijengkang = jatuh ke arah belakang 12. Tiseureuleu = jatuh terpeleset (lagi) karena kondisi licin 13. Tijungkel = jatuh terlempar (terjungkal) 14. Tikosewad = jatuh tersandung 15. Ngagulundung = jatuh terguling 16. Ngagubrag = jatuh kasar 17. Ngagolosor = jatuh terus meluncur 18. Tijalikeu = jatuh keseleo 19. Morosot = jatuh meluncur ke bawah 20. Tijungkir = jatuh sampai terbalik 21. Ticengklak = jatuh sampai menimbulkan efek sakit pada bagian otot 22. Ngagorolong = jatuh meluncur ke bawah (untuk benda) 23. Tigulitik = jatuh berguling-guling 24. Tikucuprak = jatuh ke dalam genangan air 25. Titiliktikan = jatuh karena jalan yang tak stabil (biasanya untuk balita) 26. Tigedebrug = jatuh badan seutuhnya 27. Tigejebur = jatuh ke dalam air sampai menimbulkan bunyi riak air 28. Tisorodot = jatuh meluncur dengan medan mulus (biasanya perosotan) 29. Tikudawet = jatuh karena menginjak sesuatu (biasanya menginjak celana sendiri yang kepanjangan) 30. Titotolonjong = seolah-olah akan jatuh ke depan, namun masih bisa ditahan oleh kedua kaki 31. Tigorobas = jatuh sampai menimbulkan jejak karena medan yang lembek 32. Titajong = jatuh karena kaki sendiri atau kaki orang lain (secara tidak sengaja) 33. Tilelep = jatuh ke dalam kolam atau sungai atau laut 34. Tiguling = jatuh berguling-guling 35. Titanic = jatuh semua sama kapal-kapalnya 36. Jatuh dari lantai 13 = MODDIAARRR Yang membuat saya bingung adalah, bagaimana cara mengucapkan kata : Jatuh Cinta dalam bahasa Sunda, bila berpedoman pada kata-kata di atas.....
  4. Bahasa basis data atau database merupakan perantara bagi pemakai dengan basis deta yang telah ditetapkan oleh pembuat DBMS. Bahasa basis data dibagi menjadi 2, yaitu: 1. Data Definitim Language (DDL) Digunakan untuk membuat tabel baru, membuat ideks, megubah struktur tabel, dll. 2. Data Manipulation Language (DML) Digunakan untuk melakukan manipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data. Contoh: insert, update, delete, dll. sekian dulu ndral!:3
  5. Indonesia sendiri memiliki bahasa resmi yaitu, bahasa Indonesia, yang bisa anda gunakan di berbagai wilayah di Indonesia, karena seperti yang kita tahu bahwa Indonesia mempunyai wilyah yang beranekaragam, dan di dalamnya ada beberapa kebudayaan dan bahasa daerah yang sangat berbeda dengan wilayah lainnya. Untuk negara tetangga kita Malaysia mempunyai bahasa melayu yang kata - katanya hampir sama dengan bahasa Indonesia, akan tetapi ada beberapa kata yang sangat tidak sama baik itu artinya atau juga pelapalannya dengan bahasa Indonesia, akan tetapi apakah anda tahu beberapa fakta yang terbaru dari bahasa resmi kita yaitu, bahasa Indonesia. Nah dibawah ini ada beberapa faktanya khusus untuk anda yang suka dengan Indonesia negara dan tanah kita. 1. Bahasa Yang Paling Banyak Digunakan Ternyata pelajaran bahasa Indonesia tidak hanya di pelajari di Indonesia saja, akan tetapi beberapa negara ada juga yang mempelajar bahasa Indonesia. Percaya atau tidak Bahasa Indonesia sudah digunakan di 45 negara di dunia, salah satunya adalah Australia, Jepang, Vietnam, Mesir, dan Italia. Dan akibat hal tersebut bahasa Indonesia menempati peringkat ke 10 dalam hal bahasa yang paling banyak di pelajari di berbagai negara yang ada di dunia ini. 2. Bahasa Paling Populer di Australia Ketika anda pergi ke negara tetangga kita australia, jangan aneh ketika anak kecil akan menyapa anda dengan selamat pagi atau juga selamat malam, jika mereka tahu bahwa anda adalah orang Indonesia. Hal tersebut bisa terjadi lantaran bahasa Indonesia telah menjadi bahasa paling populer keempat di negara kangguru tersebut. Tidak hanya itu, di Australia sendiri ada beberapa universitas yang menyediakan jurusan bahasa Indonesia, dan dengan hal tersebut membuat negara ini menjadi salah satu negara yang paling populer mengembangkan bahasa Indonesia. 3. Pusat Studi Indonesia ada di Afrika Salah satu negara yang ada di benua afrika yaitu, mesir tercatat adalah negara yang paling mempopulerkan atau mengembangkan bahasa Indonesia. Negara piramid ini sedang mendalami bahasa Indonesia dengan lengkap dan teliti, sampai - sampai di negara mesir sudah di bangun Pusat Studi Bahasa Indonesia. Tempatnya berada di Suez Canal University, dengan begitu negara mesir bisa lebih mendalami Indonesia dari semua aspek, mencakup ideologi, politik, sosial dan budaya, ekonomi dan pertahanan keamanannya. 4. Menjadi Bahasa Pilihan di Situs Klub Sepak Bola Untuk anda yang menyukai olahraga yang merakyat ini yaitu, sepak bola mungkin anda sudah mengetahui bahwa beberapa website resmi dari klub terkenal seperti Juventus, Intermilan, dan AC Milan. Telah bisa di akses dengan bahasa Indoensia. Hal tersebut menunjukan bahwa negara Itali juga memiliki minat mendalam terhadap bahasa Indonesia. 5. Bahasa Yang Lama ada di Jepang Di negara surganya Anime ini bahasa Indonesia sudah lama ada dan juga sudah lama di pelajari oleh beberapa masyarkat Jepang, selain itu di beberapa wilayah di Jepang sudah ada pusat - pusat studi bahasa Indonesia, dan salah satunya adalah Nihon-Indonesia Gakkai atau Perhimpunan Pengkaji Indonesia Seluruh Jepang tahun 1969. Sama seperti yang terjadi di Australia, universitas - universitas yang ada di Jepang sendiri sudah membuka jurusan khusus untuk bahasa Indonesia, beberapa dari universitas tersebut adalah Universitas Kajian Asing Tokyo, Universitas Tenri, Universitas Kajian Asing Osaka, Universitas Sango Kyoto, dan Universitas Setsunan. 6. Bahasa Yang di Prioritaskan di Vietnam Fakta unik yang terakhir ini mungkin belum banyak orang yang tahu, di negara Vietnam bahasa Indoenesia adalah bahasa kedua dari bahasa resmi negara tersebut. Status bahasa Indonesia di vietnam sama dan sejajar dengan bahasa Inggris, Perancis dan Jepang sebagai bahasa resmi yang diprioritaskan. Hal ini menandakan bahwa negara Vietnam adalah negara kedua pengguna bahasa Indonesia, setelah negara Indonesia sendiri. 7. Wikipedia Bahasa Indonesia Peringkat ke 3 di Asia Wikipedia adalah salah satu website yang cukup banyak pengunjungnya dan sudah terkenal cukup lama, di sana banyak sekali ilmu entah itu sejarah atau juga sains yang bisa membuat kita lebih tahu banyak. Cocok sekali bagi para mahasiswa atau juga siswa yang sedang sekolah dan kuliah untuk menambah ilmunya, dan ternyata wikipedia berbahasa Indonesia kini berada di peringkat 26 dari 250 Wikipedia berbahasa asing di dunia, yang membuat 3 terbesar di asia setelah wikipedia Jepang dan Mandarin. Hal tersebut tidak terlepas dari para masyarakat Indonesia yang banyak mengupload artikel ensiklopedia pada wikipedia.
  6. Anda pasti pernah mendengar perumpamaan mengenai ucapan yaitu "Lidah tak bertulang tapi lebih tajam daripada pedang". Kata yang keluar dari mulut Anda terkadang memiliki makna berbeda kepada orang yang mendengarnya, mempelajari bahasa asing secara benar menjadi salah satu cara dalam menyampaikan makna dari perkataan Anda yang sebenarnya kepada orang yang mendengarkan. Setiap negara di dunia memiliki bahasa mereka sendiri dan terkadang ada lebih dari 1 bahasa di negara yang sama. Untuk mempelajari setiap bahasa ini bukanlah hal yang mudah, ada bahasa yang relatif sama dengan bahasa lokal kita namun beberapa lainnya sangatlah susah bahkan bagi banyak orang. Mereka memiliki kosakata, nada, dan inotasi yang sulit dipelajari. Berikut adalah 10 bahasa paling sulit dipelajari di dunia. 10. Estonia Bahasa estonia tidak begitu banyak orang yang mempelajarinya dikarenakan bahasa ini hanya digunakan di negara Estonia. Bahasa Estonia dan Finnish memiliki kemiripan hubungan bahasa, walaupun tata bahasa Estonia tidaklah sesulit bahasa Finnish dan tata bahasanya lebih simpel dibandingkan Finnish. Estonia memiliki 3 jenis huruf vokal, yaitu : Short n, contohnya Lina memiliki arti Linen. Long n, contohnya linna memiliki arti kota. Extra long n, contohnya `Linna memiliki arti memasuki kota. Walaupun ketiga kata tersebut memiliki pengucapan yang sama namun dalam percakapan biasanya akan sulit terdengar perbedaan dari setiap kata tersebut, jika Anda ingin mengetahui perbedaan dari ketiga pengucapan kata tersebut, and harus bertanya kepada penduduk asli Estonia. Pengucapan dalam bahasa Estonia tidaklah terlalu sulit, akan tetapi bunyi õ mungkin akan sedikit sulit diucapkan. 9. Hindi bahasa hindi berasal dari kata dalam Bahasa Persian yaitu Hind yang memiliki arti "Land of the Indus River". Bahasa Hindi digunakan sebagian besar di negara india, sedangkan bahasa resmi ke-2 di India adalah bahasa inggris. Dikarenakan bahasa inggris merupakan bahasa resmi ke-2 dari negara ini beberapa kata dalam bahasa hindi memiliki kesamaan dengan bahasa inggris seperti guru, jungle, karma, yoga, dan thug. Bahasa hindi memiliki tata bahasa yang cukup sulit dikarenakan perbedaan gender mempengaruhi kosa kata yang digunakan. Penggunaan bahasa formal juga sangat penting dalam bahasa hindi contohnya adalah Pita dan Baap, ke-2 kata tersebut memiliki arti sama yaitu Ayah, akan tetapi untuk lebih sopannya Anda harus menggunakan kata Pita. 8. Finnish Finnish memiliki karakter special pada huruf berupa ö dan ä. Kesulitan lain dari bahasa asing satu ini adalah dikarenakan terdapat beberapa kata yang memiliki panjang kata yang sulit untuk diucapkan salah satunya, yaitu: "Lentokonesuihkuturbiinimoottoriapumekaanikkoaliupseerioppilas" jika dipisah dalam bahasa inggris menjadi beberapa bagian maka memiliki arti: Lentokone = airplane (Pesawat terbang) suihku = jet turbiini = turbine (Turbin) moottori = engine (Mesin) apu = assistant (Asisten) mekaanikko = mechanic (mekanik) aliupseeri = non-commissioned officer (Bukan Petugas komisaris) oppilas = student (Murid) Untungnya bahasa Finnish tidak memiliki pengucapan yang berbeda di setiap katanya, Anda hanya perlu menyebutkan kata tersebut berdasarkan apa yang Anda lihat. Anda dapat mencoba kata diatas tersebut mungkin saja Anda dapat menyebutkannya dengan lancar. 7. Thailand Bahasa Thailand terbilang sulit dikarenakan dari total 46 kata terdapat 5 intonasi nada yaitu sedang, tinggi, rendah, menaik dan menurun. Walaupun tidak semua kata memiliki 5 intonasi nada namun minimal memiliki 1 intonasi nada. Sedangkan untuk penggunaan kata tersebut jika didengar secara seksama memiliki nada yang sama namun arti yang berbeda tergantung situasinya, contoh "Mai pen rai" dapat memiliki arti tidak usah khawatir, sama-sama, ataupun tidak apa-apa tergantung situasi percakapan. Sebenarnya hal tersulit dari bahasa Thailand adalah penulisan hurufnya, hampir sebagian besar orang yang mempelajari bahasa Thailand hanya mempelajari pengucapan keseharian dan kosakatanya sedangkan untuk penulisannya tidak dipelajari sama sekali. Penulisan huruf Thailand memiliki simbol-simbol tersendiri yang harus Anda hapalkan. 6. Hungarian Jika Anda terbiasa berbicara dalam bahasa inggris mungkin Anda akan mengalami kesulitan dalam pengucapan kata hungarian, dikarenakan kata "S" dalam pengucapan memiliki bunyi seperti "Sz" sedangkan untuk kata S sendiri memiliki bunyi "Sh". Sehingga jika Anda biasanya menggunakan kata belakang "s" dalam bahasa inggris untuk menunjukkan 2 benda atau lebih, Anda harus menambahkan kata "Sz". Dalam bahasa hungaria terdapat 3 jenis huruf vokal yaitu huruf vokal depan, vokal belakang dan campuran vokal. Huruf vokal depan terdiri dari (e, é, i, í, ö, ?, ü, ?), sedangkan untuk huruf vokal belakang terdiri dari (a, á, o, ó, u, ú). Hungarian tidak memiliki kata khusus untuk membedakan jenis kelamin dan hanya terdapat 3 kata waktu yaitu masa lalu, saat kini dan masa depan. 5. Yunani Tahukah Anda bahwa terdapat setidaknya 30% kosakata bahasa inggris yang sebenarnya berasal dari bahasa klasik yunani. Biasanya kata tersebut berupa kata teknikal ataupun yang berhubungan dengan hal ilmiah seperti contohnya Aero (Inggris) - Aeer (Bahasa yunani dalam arti : Udara). Bahasa yunani memiliki bahasa yang menunjukkan karakterstik gender secara tersendiri seperti untuk perempuan, pria dan netral. Sehingga pengucapan pada akhir kalimat menunjukkan secara langsung kepada siapa kita berbicara, pengucapan kata kerja juga dipengaruhi dari orang, mood, angka, dan keadaan. Bahasa yunani juga memiliki alphabet yang berbeda dari biasanya, dalam yunani huruf R memiliki kemiripan seperti huruf P, untungnya adalah jika Anda berhasil menghapal huruf tersebut Anda bisa membaca bahasa tulisan yunani. 4. Korean Walaupun tergolong dalam salah satu bahasa asing tersulit di dunia namun ternyata bahasa korea memiliki konsonan kata yang mudah untuk dipelajari. Bahasa korea merupakan gabunga dari kata konsonan dan vokal, namun maksimal hanya terdapat 3 kata konsonan dan 1 kata vokal. Bahasa korea memiliki 19 kata konsonan dan 21 kata vokal. Bahasa korea juga memiliki pengucapan kata berbeda untuk menunjukkan penghormatan kepada seseorang yang lebih tua. Biasanya kata penghormatan tersebut ditunjukkan pada awal percakapan dan pada akhir kalimat. Sebenarnya bahasa korea memiliki tingkat kesulitan yang tinggi untuk dipelajari oleh orang barat, seperti amerika, dikarenakan susunana katanya yang berbeda, kata penghormatan, dan tata bahasa yang kompleks. 3. Japanese Bahasa jepang memiliki 3 karakter kata yang biasanya digunakan yaitu Hiragana, Katakana dan Kanji. Kanji merupakan karakter kata yang memiliki kemiripan dengan chinese jika Anda membutuhkan setidaknya 3000 kata dalam bahasa chinese, dalam kanji Anda hanya membutuhkan setidaknya 2000 kata. Sedangkan Hiragana dan Katakana terdapat 46 karakter sehingga totalnya menjadi 96 dan jika ditambahkan dengan pengucapan nada menjadi 102. Jika di setiap bahasa terkadang memiliki intonasi nada, maka jepang tidak memiliki intonasi nada khusus, hanya saja pengucapan setiap katanya terkadang memiliki intonasi tersendiri yang berhubungan dengan perasaan. Bahasa jepang memiliki kemudahan tersendiri, apabila biasanya ketika kita menanyakan sesuatu kepada seseorang kita akan menggunakan subject dan object maka di bahasa jepang Anda dapat meninggalkan kata tersebut. Contoh : "Apakah kamu sudah makan ?", sedangkan di bahasa jepang hanya perlu mengucapkan kata "tabeta ?" (arti : makan ?) kepada orang yang ditanyakan. 2. Arabic Bahasa arabic dikatakan sebagai salah satu bahasa yang sulit dikarenakan terdapat berbagai macam dialek bahasa arabic. Terdapat setidaknya 13 tata bahasa dalam bahasa arabic yang dipergunakan setiap harinya dalam percakapan umumnya. Jika kita melakukan penulisan kata pada selembar kertas dimulai dari kiri ke kanan, maka penulisan arabic dimulai dari kanan ke kiri, tentunya Anda harus membiasakan penulisan kalimat terbalik tersebut. Bahasa arabic juga memiliki konsonan plural yang berbeda contoh seperti jika dibahasa inggris Anda ingin menyatakan suatu hal memiliki jumlah lebih dari 1 Anda akan menambahkan huruf "S" di akhir kata seperti Student menjadi Students. Namun di bahasa arab student = talib, sedangkan student = tulab. 1. Chinese Ya, bahasa Chinese, Cina, atau Mandarin ini adalah bahasa paling sulit dipelajari di dunia. Bahasa resmi yang digunakan pada negara Cina dan Taiwan. Di Cina terdapat 2 bahasa chinese yang biasanya digunakan yaitu Mandarin dan Cantonese, namun yang lebih umum digunakan adalah Mandarin. Kesulitan dalam mempelajari bahasa chinese terletak pada nada suara pengucapan maupun intonasi dari setiap katanya. Intonasi nada yang terdapat didalam bahasa mandarin terbagi menjadi 5 bagian yaitu : First Note - intonasi nada tinggi. (b? arti delapan) Second Note - intonasi nada meninggi atau meningkat (bá arti untuk menarik keluar). Third Note - intonasi nada menurun kemudian meninggi (b? arti untuk menahan). Fourth Note - intonasi nada menurun (bà arti ayah). Neutral Note - intonasi nada datar (ba arti biasanya digunakan pada akhir kalimat). Kesulitan lainnya adalah terdapat sekitar 80.000 karakter dan Anda harus menguasai setidaknya minimal 3000-3500 kata untuk dapat melakukan percakapan secara normal dengan orang lain. Sebagai perbandingan, untuk dapat membaca 1 koran dengan bahasa mandarin Anda membutuhkan setidaknya minimum 3000 kata.
  7. Bahasa adalah alat komunikasi yang sudah terbentuk sejak sejarah manusia ada. Sayangnya, perubahan cara hidup manusia membuat keanekaragaman bahasa terancam. Puncaknya, hanya ada ratusan bahasa yang tersisa satu abad mendatang. Saat ini diketahui ada 6000 bahasa yang ada di seluruh belahan bumi. Indonesia sendiri diperkirakan mempunyai 726 bahasa daerah yang masih digunakan sampai saat ini. Parahnya, jumlah itu akan menyusut drastis hingga tersisa 10 persen saja di tahun 2115 nanti. Ahli bahasa dari Universitas Columbia memprediksi bila hanya akan tersisa 600 bahasa saja di dunia seratus tahun dari sekarang. Apa yang mempengaruhi kepunahan ribuan bahasa yang ada sekarang? Jawabannya adalah migrasi atau perpindahan penduduk akibat arus globalisasi. Ya, peneliti berpendapat bila banyak orang tua yang berpindah dari daerah asalnya mempunyai kecenderungan untuk tidak mengajarkan bahasa ibu mereka pada sang anak. Kegiatan semacam urbanisasi juga diklaim membuat banyak orang melupakan bahasa daerah mereka dan akhirnya lebih terbiasa dengan bahasa baru di daerah urbanisasi. Saat sebuah bahasa hanya digunakan oleh beberapa kelompok atau individu saja, peluang bahasa itu untuk punah akan semakin besar seiring dengan hilangnya kebudayaan. "Bahasa bukan hanya gabungan kata saja, bahasa adalah bagian dari kebudayaan yang diajarkan sejak dini dan digunakan saat-saat intim bersama keluarga. Dengan semakin sedikitnya budaya yang tersisa, jumlah bahasa yang ada pun bakal terus berkurang," jelas Dr. John McWhorter, ahli bahasa dari Universitas Columbia. Menariknya, salah satu penyelamat bahasa-bahasa dari kepunahan adalah Google. Aplikasi 'Google Translate' yang mereka buat teru dikembangkan dan mencakup lebih banyak bahasa, termasuk bahasa daerah seperti bahasa Jawa sekalipun. Meskipun para ahli masih sangsi aplikasi penerjemah bahasa sanggup menunda kepunahan sebagian besar bahasa di dunia, kemudahan alih bahasa yang ditawarkan oleh aplikasi semacam Google Translate dapat membuat banyak bahasa terus hidup.
  8. Bahasa Inggris dikenal sebagai bahasa dengan pengucapan kata yang pendek, bayangkan saya, kita harus mengucapkan kata ”Aku cinta Padamu”, dalam bahasa Indonesia, sedangkan dalam bahasa Inggris cukup dikatakan dengan ” I Love You”. Namun usut punya usut, ternyata tak selamanya kata dalam bahasa Inggris itu mempunyai pengucapan yang singkat. Bahkan ada beberapa kata yang justru sangat panjang dan sulit diucapkan (terlebih untuk kita orang Indonesia) Berikut ini adalah 10 Kata terpanjang dalam kosakata bahasa Inggris yangsaya jamin bisa bikin pembaca malas untuk membacanya, Ga percaya? Yaudah, langsung saja 10. Otorhinolaryngological (22 huruf) Cabang ilmu kedokteran yang berkaitan dengan pengobatan gangguan kepala, leher, telinga, tenggorokan dan hidung. 9. Thyroparathyroidectomized (25 huruf) Proses pemotongan kelenjar paratiroid Tiroid. 8. Radioimmunoelectrophoresis (26 huruf) Elektroforesis untuk antigen terpisah dan antibodi dengan menggunakan antigen atau antibodi berlabel dengan radioisotop. 7. Honorificabilitudinitatibus (27 huruf) Ini adalah kata terpanjang yang pernah diterapkan oleh Shakespeare yang berarti “Negara yang mampu mencapai kehormatan”. 6. Antidisestablishmentarianism (28 huruf) Berkembang pada 1838 di Inggris, artinya proposal pengajuan dari kelompok oposisi yang menolak pembentukan gereja Anglican 5. Floccinaucinihilipilification (29 huruf) Proses menentukan sesuatu yang benar-benar berharga. 4. Pseudopseudohypoparathyroidism (30 huruf) Sebuah gangguan genetik yang berhubungan dengan tetanus dan kejang. 3. Supercalifragilisticexpialidocious (34 huruf) Sesuatu untuk mengatakan ketika Anda tidak mengatakan sesuatu. 2. Hepaticocholangiocholecystenterostomies (39 huruf) Sebuah operasi pembuatan sambungan antara kandung empedu dan saluran hati dan/atau antara usus dan kandung empedu. 1. Pneumonoultramicroscopicsilicovolcanoconiosis (45 huruf) Penyakit paru yang disebabkan karena menghirup debu silika kristalin.
  9. Sejarah bahasa gaul sendiri sebenarnya sudah ada sejak tahun 1980-an tetapi pada waktu itu istilah bahasa prokem (okem). Lalu bahasa tersebut diadopsi kemudian dimodifikasi sedemikian unik dan digunakan oleh orang-orang tertentu atau kalangan-kalangan tertentu saja. Pada awalnya bahasa prokem digunaakan oleh para preman yang kehidupanya dekat dengan kekerasan, kejahatan, narkoba, dan minuman keras. Banyak istilah-istilah baru yang mereka ciptakan dengan tujuan agar masyarakat awam atau orang luar komunitas mereka tidak mengerti dengan apa yang mereka bicarakan atau yang telah mereka bicarakan. Mereka merancang kata-kata baru, mengganti kata ke lawan kata, mencari kata sepadan, menentukan angka-angka, penggantian fonem, penambahan awalan, sisipan, atau akhiran Pergaulan di kalang waria mengenal apa yang disebut dengan budaya teman sebaya (peer culture). Kelompok waria yang sebaya itu umumnya mempunyai nilai serta karakteristik budaya yang bebeda atau bahkan bertentangan dengan budaya orang lain. Dalam upayanya memisahkan diri dari budaya lingkungan sekitar, mereka membuat budaya tandingan, budaya yang khas waria (Alatas, 2006). Budaya khas waria ini kemudian menciptakan sebuah bahasa yang biasa digunakan oleh kaum waria untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Bahasa tersebut kemudian disebut dengan bahasa gaul, sesuai dengan pengertian awalnya yakni bahasa yang digunakan untuk berteman dan bersahabat di tengah masyarakat (KBBI,2008). Di kalangan waria sendiri kata ‘gaul’ ini memiliki prestise atau penilaian yang tinggi. Seseorang waria akan dikatakan gaul apabila ia memiliki sifat yang menarik, dan pergaulan yang luas. Jadi, seorang waria pasti akan merasa bangga apabila predikat ‘anak gaul’ dilekatkan padanya. Menurut Wikipedia Indonesia “Bahasa gaul merupakan bentuk ragam bahasa yang digunakan oleh penutur remaja, waria untuk mengekspresikan gagasan dan emosinya.” Perkembangan teknologi informasi turut mendistribusikan penggunaan bahasa gaul ke lingkup yang lebih luas. Media komunikasi, khususnya yang membahas mengenai waria, dalam mengkomunikasikan informasi juga menggunakan bahasa gaul yang sedang menjadi trend atau populer di kalangan remaja sampai waria. Dewasa ini, bahasa gaul mengalami pergeseran fungsi dari bahasa rahasia menjadi bahasa gaul. Dalam konteks modern, bahasa gaul merupakan dialek bahasa Indonesia non-formal yang terutama digunakan sebagai bentuk percakapan sehari-hari dalam pergaulan dilingkungan sosial bahkan dalam media-media populer seperti tv, radio, dunia perfilman nasional, dan sering pula digunakan dalam bentuk publikasi yang ditujukan untuk kalangan remaja, selebritis hingga waria oleh majalah-majalah populer. Sebuah artikel di Kompas yang ditulis Sahertian berjudul So What Gitu Loch..... (2006) menyatakan bahwa bahasa gaul atau bahasa prokem sebenarnya sudah ada sejak 1970-an. Awalnya istilah- istilah dalam bahasa gaul itu untuk merahasiakan isi obrolan dalam komunitas tertentu. Oleh karena sering digunakan di luar komunitasnya, lama-lama istilah tersebut jadi bahasa sehari-hari. Kosakata bahasa gaul yang belakangan ini berkembang sering tidak beraturan dan cenderung tidak terumuskan. Bahkan tidak dapat diprediksi bahasa apakah yang berikutnya akan menjadi bahasa gaul. Pada mulanya pembentukan bahasa slang, prokem, cant, argot, jargon, dan colloquial di dunia ini adalah berawal dari sebuah komunitas atau kelompok sosial tertentu yang berada di kelas atau golongan bawah (Alwasilah, 2006). Lambat laun oleh masyarakat akhirnya bahasa tersebut digunakan untuk komunikasi sehari-hari. Kecenderungan masyarakat ataupun para pelajar menggunakan bahasa asing dalam percakapan sehari- hari semakin tinggi, dan lebih parah makin berkembangnya bahasa slank atau bahasa gaul yang mencampur adukkan bahasa daerah, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Saat ini bahasa gaul telah banyak terasimilasi dan menjadi umum. Bahasa gaul sering digunakan sebagai bentuk percakapan sehari- hari dalam pergaulan di lingkungan sosial bahkan dalam media populer separti TV, radio, dunia perfilman nasional, dan digunakan sebagai publikasi yang ditujukan untuk kalangan waria, remaja oleh majalah- majalah remaja populer. Maka sebab itu, bahasa gaul dapat disimpulkan sebagai bahasa utama yang digunakan komunikasi verbal oleh setiap orang dalam kehidupan sehari- hari. Seperti halnya bahasa lain, bahasa gaul juga mengalami perkembangan. Perkembangan tersebut dapat berupa penambahan dan pengurangan kosakata. Tidak sedikit kata-kata yang akan menjadi kuno (usang) yang disebabkan oleh perkembangan zaman. Setiap generasi akan memiliki ciri tersendiri sebagai identitas yang membedakan dari kelompok lain. Dalam hal ini, bahasalah sebagai representatifnya. Dari segi fungsinya, bahasa gaul memiliki persamaan antara slang, dan prokem. Kosa kata bahasa remaja banyak diwarnai oleh bahasa prokem, bahasa gaul, dan istilah yang pada tahun 1970-an banyak digunakan oleh para pengguna narkoba (narkotika, obat-obatan dan zat adiktif). Hampir semua istilah yang digunakan bahasa rahasia di antara mereka yang bertujuan untuk menghindari campur tangan orang lain. Bahasa gaul merupakan bentuk bahasa tidak resmi (Nyoman Riasa, 2006). Waria adalah laki-laki yang lebih suka berperan sebagai perempuan dalam kehidupannya sehari-hari. Keberadaan waria telah tercatat lama dalam sejarah dan memiliki posisi yang berbeda-beda dalam setiap masyarakat. Walaupun dapat terkait dengan kondisi fisik seseorang, gejala waria adalah bagian dari aspek sosial transgenderisme. Seorang laki-laki memilih menjadi waria dapat terkait dengan keadaan biologisnya (hermafroditisme), orientasi seksual (homoseksualitas), maupun akibat pengondisian lingkungan pergaulan. Sebutan bencong juga dikenakan terhadap waria dan bersifat negatif. Dalam sebuah milis (2006) disebutkan bahwa bahasa gaul memiliki sejarah sebelum penggunaannya populer seperti sekarang ini. Sebagai bahan teori, berikut adalah sejarah kata bahasa gaul tersebut: Nih Yee... Ucapan ini terkenal di tahun 1980-an, tepatnya November 1985. pertama kali yang mengucapkan kata tersebut adalah seorang pelawak bernama Diran. Selanjutnya dijadikan bahan lelucon oleh Euis Darliah dan popular hingga saat ini. Memble dan Kece. Dalam milis tersebut dinyatakan bahwa kata memble dan kece merupakan kata-kata ciptaan khas Jaja Mihardja. Pada tahun 1986, muncul sebuah film berjudul Memble tapi Kece yang diperankan oleh Jaja Mihardja ditemani oleh Dorce Gamalama. Bow.... Kata ini popular pada pertengahan awal 1990-an. Penutur pertama kata Bow…adalah grup GSP yang beranggotakan Hennyta Tarigan dan Rina Gunawan. Kemudian kata-kata dilanjutkan oleh Lenong Rumpi dan menjadi popular di lingkungan pergaulan kalangan artis. Salah seorang artis bernama Titi DJ kemudian disebut sebagai artis yang benar-benar mempopulerkan kata ini. Nek... Setelah kata Bow... popular, tak lama kemudian muncul kata-kata Nek... yang dipopulerkan anak-anak SMA di pertengahan 90-an. Kata Nek... pertama kali di ucapkan oleh Budi Hartadi seorang remaja di kawasan kebayoran yang tinggal bersama neneknya. Oleh karena itu, lelaki yang latah tersebut sering mengucapkan kata Nek... Jayus. Pada akhir dekade 90-an dan awal abad 21, ucapan jayus sangat popular. Kata ini dapat berarti sebagai ‘lawakan yang tidak lucu’, atau ‘tingkah laku yang disengaja untuk menarik perhatian, tetapi justru membosankan’. Kelompok yang pertama kali mengucapkan kata ini adalah kelompok anak SMU yang bergaul di Kitaran Kemang. Asal mula kata ini dari Herman Setiabudhi. Dirinya dipanggil oleh temantemannya Jayus. Hal ini karena ayahnya bernama Jayus Kelana, seorang pelukis di kawasan Blok M. Herman atau Jayus selalu melakukan hal-hal yang aneh-aneh dengan maksud mencari perhatian, tetapi justru menjadikan bosan teman-temannya. Salah satu temannya bernama Sonny Hassan atau Oni Acan sering memberi komentar jayus kepada Herman. Ucapan Oni Acan inilah yang kemudian diikuti temantemannya di daerah Sajam, Kemang lalu kemudian merambat populer di lingkungan anak-anak SMU sekitar. Jaim. Ucapan jaim ini di populerkan oleh Bapak Drs. Sutoko Purwosasmito, Sseorang pejabat di sebuah departemen, yang selalu mengucapkan kepada anak buahnya untuk menjaga tingkah laku atau menjaga image. Gitu Loh...(GL). Kata GL pertama kali diucapin oleh Gina Natasha seorang remaja SMP di kawasan Kebayoran. Gina mempunyai seorang kakak bernama Ronny Baskara seorang pekerja event organizer. Sedangkan Ronny punya teman kantor bernama Siska Utami. Suatu hari Siska bertandang ke rumah Ronny. Ketika dia bertemu Gina, Siska bertanya dimana kakaknya, lantas Gina ngejawab di kamar, Gitu Loh. Esoknya si Siska di kantor ikut-ikutan latah dia ngucapin kata Gitu Loh...di tiap akhir pembicaraan.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy