Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'anonymous'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 9 results

  1. Perang siber terhadap Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang dilancarkan kelompok peretas Anonymous menuai protes. Serangan Anonymous disebutkan berantakan sebab tak mengenai sasaran yang sebenarnya. Sasaran Anonymous disebut tak akurat. Ironisnya, serangan Anonymous menyasar beberapa akun media sosial Twitter yang tak terkait dengan ISIS. Sebelumnya, sepekan setelah teror Paris, Anonymous mengklaim berhasil melumpuhkan 20 ribu akun media sosial yang terkait dengan ISIS. Kelompok radikal ini mengklaim setengah dari puluhan ribu akun itu adalah akun aktif terkait ISIS. Soal salah sasaran itu pertama kali disampaikan oleh karyawan Twitter. Situs jejaring sosial 140 karakter itu mengaku senantiasa mengulas tweet yang berpotensi mengandung konten yang melanggar aturan. "Kami tidak mengulas daftar anonim yang diunggah online tapi ulasan pihak ketiga telah menemukan mereka (Anonymous) secara liar tak akurat dan banyak dari akun itu adalah (milik) akademis dan jurnalis," tulis juru bicara Twitter yang meminta ditulis anonim dikutip dari Daily Dot. Sementara dikutip dari The Verge, Selasa, 24 November 2015, penyelidikan laman Ars Technica menemukan banyak anggota akun non ISIS yang menjadi korban serangan Anonymous. Parahnya, mereka yang jadi korban itu diserang Anonymous hanya karena mereka mengunggah postingan sarkastis di akun ISIS. Ada juga akun Twitter yang jadi salah sasaran karena mereka mengunggah postingan dalam bahasa Arab. Temuan lain mengungkapkan ada akun Twitter pengguna dari Kurdi, Iran, Palestina, Chechnya juga menjadi korban serangan Anonymous. "Saya tak mengatakan semua yang ada di (daftar) atas adalah orang yang baik, tapi mereka bukanlah ISIS," tulis salah satu pengulas. Akun Twitter @TorReaper pun memberikan 'peringatan' atas opetasi serangan Anonymous yang salah sasaran. "Jika anda membantu dengan #OpISIS. Tolong ambil momen untuk mempelajari siapa target yang sebenarnya. Ingat bahwa #PpISIS telah (mengrobankan) terdiri dari orang dari banyak negara dengan keyakinan agama yang mana beragam bahasa yang disampaikan," tulis akun tersebut. The Verge menuliskan banyak aktor serangan Anonymous kemudian mulai menyadari salah sasaran tersebut. Disebutkan, kemudian kelompok Anonymous mulai memberikan perhatian ke internal mereka agar lebih teliti dalam menyasar korbannya. "Hanya karena sebuah website atau posting dalam bahasa Arab atau orang dengan keyakinan Muslim tidak seharusnya menjadi target," kata pesan imbauan tersebut. Sementara, pesan berantai itu diyakini susah untuk diterima secara seragam oleh kelompok penyerang Anonymous tersebut. Sehingga hal ini membuat kelompok Anonymous lain mulai menjauhkan diri dari operasi serangan bertajuk #OpISIS.
  2. Meskipun masih belum pasti, pelaku teror Paris disebut-sebut berkaitan dengan grup militan ISIS. ISIS juga sempat membanggakan aksi teror Paris di laman sosial media mereka tidak lama setelah aksi kekerasan maut itu terjadi. Menanggapi hal hal tersebut, beberapa cabang grup hacker Anonymous baru-baru ini bersumpah bakal membalas dendam pada ISIS atas teror Paris. "Untuk mempertahankan norma dan kebebasan kita, kami Anonymous akan melacak grup teroris yang bertanggung jawab atas serangan ini (teror Paris). Kami tidak akan menyerah, kami tidak akan memaafkan mereka, dan kami akan melakukan apa saja yang dibutuhkan untuk itu," ujar Anonymous dalam video terbaru mereka. Kampanye balas dendam pada ISIS ini bisa dilihat di Twitter dengan hastag #OpParis. Kampanye ini juga disebut sebagai gong perang antara Anonymous melawan ISIS di penghujung tahun 2015 ini. Sebelumnya, Anonymous juga pernah berperang melawan ISIS pasca tragedi Charlie Hebdo di bulan Januari lalu. Menggunakan kampanye #OpISIS, Anonymous melacak situs-situs dan akun media sosial simpatisan ISIS kemudian meretasnya. Grup hacker ini juga melaporkan ribuan akun yang berhubungan dengan ISIS agar diblokir oleh Twitter.
  3. Menyusul serangkaian serangan bom bunuh diri dan penembakan di Ibu Kota Paris, Prancis, yang menewaskan 129 orang dan melukai 352 lainnya pada Jumat malam lalu, kelompok peretas Internet Anonymous menyatakan perang total melawan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Anonymous bersumpah akan melumpuhkan setiap aktivitas anggota ISIS di Internet. Deklarasi perang dari Anonymous itu diumumkan melalui situs jejaring sosial YouTube. Seorang juru bicara Anonymous yang memakai simbol topeng Guy Fawkes berjanji akan melancarkan "operasi terbesar yang pernah dilakukan" melawan ISIS. "Anonymous dari seluruh belahan dunia akan memburu kalian," ujar juru bicara itu. "Kalian harus tahu, kami akan menemukan kalian dan tidak akan melepaskan kalian." "Genderang perang sudah ditabuh, Bersiap-siaplah. Rakyat Prancis lebih kuat dari kalian dan mereka akan makin kuat setelah teror ini." Kelompok para peretas internasional itu selama ini sudah menjaga keamanan jaringan Internet Prancis setelah penyerangan terhadap kantor tabloid satir Charlie Hebdo pada Januari lalu. Anonymous telah menelusuri, meretas, dan mengungkap ribuan akun media sosial Twitter milik anggota ISIS dan simpatisannya. Menurut laporan Foreign Policy mereka sudah melumpuhkan 149 situs terkait ISIS, 101 ribu akun Twitter dan 5.900 video propaganda ISIS. Berikut video pernyataan perang dari Anonymous itu:
  4. Anonymous secara arti dalam bahasa Indonesia berarti tanpa nama, atau yang tidak diketahui namanya. Atau bisa juga disebut Internet meme. dan apa itu Internet meme? Internet meme adalah sebuah frase untuk mendeskripsikan sebuah kalimat-kalimat tertentu atau sebuah konsep yang tersebar secara luas melalui layanan Internet. Meme itu sendiri seperti perwujudan dari sebuah budaya, seperti teori,gagasan,kebiasaan, lagu dan suasana hati. Sehingga internet meme dapat diartikan sebagai perwujudan dari budaya internet. Anonymous di dalam dunia maya menunjukan seseorang yang tidak mempunyai identitas di dunia maya, atau dalam dunia nyata orang ini tidak memiliki KTP. Siapakah mereka? Anonymous adalah grup peretas atau hacker yang berdiri sejak tahun 2003. Mereka adalah sekelompok hacker yang kabarnya akan melakukan penyerangan terhadap facebook dan akan mengjentikan pengoperasian facebook pada tanggal 5 NOvember 2011 kemarin.
  5. Anonymous baru saja melakukan serangan besar-besaran terhadap upaya merekrut ISIS. Hacktivists baru-baru ini mengambil alih puluhan akun Twitter dan Facebook yang telah secara terbuka digunakan oleh ISIS untuk memperluas pengaruh mereka dan merekrut anggota baru. Video di atas menjelaskan serangan itu dikoordinasi oleh "Muslim, Kristen, Yahudi" sama. Mereka adalah "hacker, cracker, Hacktivist, phisher, agen, mata-mata, atau hanya orang sebelah ... mahasiswa, administrator, pekerja, pegawai, pengangguran, kaya, miskin." Mereka juga "muda, atau tua, gay atau lurus ... dari semua ras, negara, agama, dan etnis. Bersatu sebagai satu, dibagi dengan nol. " Poin penting yang dibuat oleh video adalah bahwa "para teroris yang menyebut diri mereka [yang] Negeri Islam (ISIS) bukan Muslim." Anonymous lanjut mengarahkan ancaman bagi ISIS sendiri: We will hunt you, take down your sites, accounts, emails, and expose you… From now on, no safe place for you online… You will be treated like a virus, and we are the cure… We own the internet… We are Anonymous; we are Legion; we do not forgive, we do not forget, Expect us. Arti: Kami akan memburu Anda, mengambil situs Anda, akun, email, dan mengekspos Anda ... Mulai sekarang, tidak ada tempat yang aman untuk Anda secara online ... Anda akan diperlakukan seperti virus, dan kami menyembuhkan ... Kami memiliki internet ... Kami adalah Anonymous; kami Legiun; kita tidak mengampuni, kita tidak lupa, Mengharapkan kita. Berikut ini adalah beberapa pegangan Twitter yang telah diambil oleh Anonymous dan tim RedCult di #OpISIS tercantum di bawah ini: @Daash @DaashISIS @DaashConnect @DaashConnect1 @DaashConnect2 @DaashConnect3 @DaashConnect4 @DaashConnect5 @DaashConnect6 @DaashConnect7 @DaashConnect8 @DaashISIS @ISISConnect @ISISConnect2 @ISISConnect3 @ISIS_Connect @D3ichy1 @Nour_zalam @fadou7_ilma3bar @Faysal_da3iche @sam7anA7mar @Salman7asoun @far7at_naser_3 @Asad3oumran @AbouHilal_bader @Abou7amadElrasy @Dafiq_ISIS @Salman_Anwar @Jazib_moutawakil @Albakistani_JN @umar_media_ttp @Din1080 @abu_elbaraa91 @Din1080 @ZawahiriRafidhi @interditAuPaien @Qan9Yaman @Abouyamany @AlRani1 @AMouwahidin @AbouMoustapha1 @Abou_illabaisse @Ja3faralsadik @E7sanALsadiq @Ja3far_aboumahdi @imam_3antar @AbuBicha @OumShaheed1 @aboomusab69 @riahizaid12 @Khaled_nousra @MouvementSalafi @akhypotteur @Dz_Bara_ah @UmmSherazzade @Salam_nour @Abou_OmarAlchamy @Abou_jabal @Baghdadid1 @Ra2if_w @Amin_3abdala @Qouyas7 @zalmour_3aziz @karkhan_el_nour @Barlous_3antar @karim_soura @SrhZtn @Monimelperso @Abounizar_sadim @AbouNasir_nousra @khalid_da3ichy @Mouhran_salam_alah @Mounir3abed_nousra @MinhajNoubouwa @abou_suisse @dawlaReporter @FatimaYouYouu @Nour_Da3ich @aylan7x @Parigi6 @moujahidardent @patience1900 @alfuratwadijlah @CassKhattab @ibnhouss > Rachid Abou Houdeyfa @aboushaheed_ @abubakr99amb @Salashh @jamilnousran @jamilnousran1 Anonymous menyatakan bahwa akun Facebook yang tercantum di bawah ini tampak dalam kontak dengan ISIS. Kami disarankan untuk "mengawasi" mereka: https://www.facebook.com/azizi.salina https://www.facebook.com/mujahiddin.bolzan https://www.facebook.com/sinar.cahaya.73 https://www.facebook.com/putraijamarul77 https://www.facebook.com/profile.php?id=100007817504822 ====> This are Junaid Hussain AkA TriCk. https://www.facebook.com/najmi.mie.9 https://www.facebook.com/mohdazril.matsoom https://www.facebook.com/mohdrahemyl.remy https://www.facebook.com/safwan.wan.5661 https://www.facebook.com/cikgu.ihsan https://www.facebook.com/buxy.bux ====> (Recruiter) This woman she to brainwash young people to go to Syria to fight alongside Terrorists of the Islamic State. Ini hanya permulaam Anonymous memperingatkan bahwa akan ada "lagi yang akan datang". Pada kenyataannya, bahkan saat artikel ini sedang diketik, banyak akun yang sedang diambil secara offline.
  6. Halaman depan situs Charlie Hebdo Kelompok peretas terkenal Anonymous mendeklarasikan perang melawan kelompok teroris dan berjanji melancarkan balas dendam atas serangan mematikan di kantor majalah satirikal Charlie Hebdo. Dalam sebuah video yang dikirimkan ke situs berbagi video YouTube, kelompok peretas itu mengatakan mereka akan melacak situs-situs Internet dan jejaring sosial yang terkait dengan kelompok terorisme dan melumpuhkannya. “Kami, Anomymous di seluruh dunia, memutuskan mendeklarasikan perang terhadap kalian, para teroris,” kata mereka dalam video tersebut. http://youtu.be/k1sCVOG9BF8 Video itu disebut sebagai pesan kepada “Al Qaidah, ISIS, dan teroris lainnya,” dan mereka berjanji membalas pembunuhan 12 orang pada serangan di Charlie Hebdo. “Kami akan membalas dendam atas nama mereka, kami akan mensurvei aktivitas kalian di Internet, kami akan menutup akun-akun kalian di seluruh jejaring sosial,” kata mereka. Cherif dan Said Kuoachi, dua bersaudara yang disebut terkait dengan pembunuhan di kantor Charlie Hebdo di Paris, tewas ditembak pasukan keamanan Prancis pada Jumat pekan lalu, di sebuah kota tempat mereka dikepung. Said disebut menghabiskan beberapa bulan di Yaman pada 2011, menerima pelatihan senjata dan bekerja dengan Al Qaidah di Semenanjung Arab. Sementara adiknya, Cherif, pernah dihukum 3 tahun penjara karena terlibat perekrutan pelaku jihad di Paris dan mengirimkan pejuang ke medan perang di Irak. Anonymous sendiri selama ini dikenal sebagai kelompok peretas yang memusingkan sejumlah pemerintahan dan perusahaan besar.
  7. Mereka mendesak warga Ferguson, Mo, untuk menentang polisi di jalan. Mereka menyebabkan server web kota menjadi rusak, memaksa para pejabat untuk berkomunikasi melalui teks. Mereka mencatat nama dan alamat keluarga kepala polisi kabupaten itu. Dan kemudian pada hari Kamis mereka merilis apa yang mereka katakan bahwa nama polisi yang membunuh Michael Brown, adalah seorang pria bersenjata hitam 18 tahun, Sabtu. Anggota Anonymous (yang gelap, kolektif internasional sinis dari hacker dan aktivis online) telah memainkan peran utama nya dalam konfrontasi yang tumbuh di luar St Louis atas kematian Mr Brown, menentang dan mengancam otoritas, dan memanggil upaya Operasi Ferguson. Operasi dalam sejarah dekade-panjang kolektif ini telah termasuk dalam website Piala Dunia untuk memprotes kemiskinan, membantu mengidentifikasi penyerang dalam kasus pemerkosaan di Ohio, menyemangati gerakan penduduk Wall Street dan melaksanakan serangan maya yang terkoordinasi pada pemerintah asing. Tetapi, kali ini lebih sulit dari yang biasa nya. Pemprovokator "Justice for Michael Brown." Di Operasi Ferguson, aktivis online yang berharap untuk mengungkapkan informasi tentang kematiannya. Credit David Carson / St. Louis Post-Dispatch, via Associated Press Polisi St Louis mengatakan di Twitter bahwa nama yang diberikan salah, dan bahwa orang itu bahkan bukan seorang polisi. Dalam Anonymous banyak perbedaan pendapat. Dalam wawancara secara pribadi melalui saluran chat dan di Twitter, anggota Anonymous menuduh orang-orang yang semula diposting memproduksi informasi yang salah dan menempatkan satu sama lain dalam bahaya, yang secara terbuka mengobrol tentang metode mereka secara online. Pada hari Kamis, Twitter mensuspen akun @TheAnonMessage, akun yang telah memposting informasi yang salah tentang petugas, meskipun para pejabat Twitter menolak untuk mengatakan mengapa. Orang orang dibalik akun mengatakan dalam sebuah email bahwa mereka akan mengirim informasi dari akun cadangan, @TheAnonMessage2, sementara akun Twitter lain nya berafiliasi dengan Anonymous untuk mencoba untuk menjauhkan diri dari postingan. "Tapi sebagai catatan, satu waktu lalu. Operasi Ferguson BELUM, sekali lagi BELUM merilis nama pembunuh Mike Brown, juga tidak kita menuduh." - individu di balik akun Operasi Ferguson mengatakan di Twitter. Gabriella Coleman, seorang antropolog yang mempelajari Anonymous dan mengajar di McGill University di Montreal, mengatakan dia terkejut bahwa anggota Anonymous akan begitu cepat untuk memberikan informasi yang belum diverifikasi, dan akan berbicara secara terbuka tentang metode mereka di saluran chat online. "Rahang saya sampai patah." kata Ms Coleman, membaca komunikasi anggota. "Saya terkejut karena apa yang saya lihat itu adalah sugestif tapi tidak definitif. Anonymous tidak memperdulikan citra/image mereka, bahkan jika mereka salah, itu akan benar-benar buruk. " Melalui saluran chatting pribadi Kamis pagi, Ms Coleman berkata, anggota sedang mengomentari tentang dirilisnya foto seorang pria yang mirip salah satu petugas di tempat penembakan Mr Brown. Beberapa dari itu mengingatkan masa lalu kampanye Anonymous, seperti yang diminta oleh kasus pemerkosaan di Steubenville, Ohio, dan tiga tahun yang lalu di Manhattan, ketika hacker mengidentifikasi seorang perwira polisi berpangkat tinggi yang diprotes oleh demonstran penduduk Wall Street. Dalam kasus Ferguson, banyak yang terpengaruh oleh kampanye Anonymous setelah Tef Poe, seorang penyanyi rapp St Louis, mulai mem-posting video dan berita terupdate di akun Twitter, Vine dan Instagram miliknya minggu ini. Pada hari Senin, akun Operasi Ferguson Twitter telah dibentuk, dan anggota terkemuka dari Anonymous telah bergabung dengan Ferguson. Anggota menegaskan bahwa organisasi ini bukanlah kelompok tetapi suatu kerja kolektif yang terbuka untuk memajukan cita-cita yang sama - tetapi yang kadang-kadang bertentangan. Sementara Anonymous pengemban privasi, anggotanya juga menggunakan pelepasan informasi pribadi orang lain sebagai taktik dalam kasus di mana mereka percaya pemerintah tidak bertindak untuk kepentingan umum, atau media berita belum merilis informasi terkait. Anggota Anonymous cepat untuk menuduh siapa saja yang mengklaim pembicaraan untuk seluruh kolektif, dan perbedaan pendapat dan pertikaian yang umum. Anggota juga berusaha menjelaskan pertengkaran internal dan komunikasi yang tidak terkoordinasi. "Untuk siapapun yang baru bergabung untuk Anonymous, itu adalah kerja kolektif global jutaan orang otonom dan kelompok," sebuah pos Operasi Ferguson di Twitter mengatakan. "Masing-masing bertanggung jawab untuk diri mereka sendiri saja." Semenjak seorang Anonymous hacker terkemuka, Hector Xavier Monsegur, menjadi seorang informan federal yang sudah lebih dari dua tahun yang lalu, anggota kolektif telah berusaha keras untuk menggunakan keamanan Internet dan perangkat lunak anonimitas. Beberapa anggota sudah putus asa dalam permintaan mereka minggu ini bahwa foto pria itu tidak akan dirilis sampai informasi lebih definitif telah dikumpulkan. Pada akhirnya, beberapa anggota mengadakan voting dan memutuskan untuk merilis foto itu. Namun dalam beberapa jam sejak foto itu mereka upload, banyak anggota yang mundur. Beberapa secara terbuka mengatakan "dox" ( sebuah istilah hacker untuk rilis informasi pribadi seseorang) telah salah. ‘’ dox asli yang telah rusak, hal itu terjadi karna kenapsuan akan amarah mereka " kata salah satu anggota Anonymous di akun Twitter mereka langsung. Pertikaian tampaknya telah membuahkan korban. Mereka dibalik akun @TheAnonMessage2, yang berada di balik pengungkapan awal, telah tumbuh jauh lebih berhati-hati. "PENGUMUMAN: Kami menghentikan merilis informasi pribadi seseorang sampai pemberitahuan lebih lanjut," - posting mereka di Twitter.
  8. Apakah anda sering merasa terganggu dengan berbagai aplikasi yang meng-share data anda? Sekarang facebook mempunyai solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Facebook mengumumkan fitur baru yaitu login sebagai Anonimous yang bisa digunakan oleh para pengguna facebook jika ingin menggunakan fitur sign-in pada website atau aplikasi yang menggunakan fitur sign-in with facebook. Sebagai gambaran umum fitur Login Facebook tidak akan memberikan data data yang akan di ambil oleh aplikasi tersebut jika Anda menekan tombol Sign In Anonimous tersebut. Facebook mencanangkan diri sebagai aplikasi lintas platform yang bisa digunakan oleh semua developer dengan menghadikan fitur Login with facebook. Dengan fitur ini, Anda tidak perlu mengingat username dan password di setiap kali anda login pada website atau aplikasi. Bisa dibayangkan jika kita telah mendaftar di 100 atau lebih dengan menggunakan username dan password secara personal, maka sejumlah itu pula Anda harus mengingat Username dan passsword yang telah anda buat sebelumnya. “Dengan memberikan kepercayaan, orang orang akan lebih antusias menggunakan fitur yang kami berikan” ujar CEO facebook pada konferensi tahunan para developer di San Francisco. Salah satu contoh Tombol Login dengan facebook yang digunakan di website Fitur baru ini akan diluncurkan beberapa bulan dari sekarang. Fitur ini sengaja dibuat bagi mereka yang ingin menggunakan fitur yang serba simpel ini namun takut data-data tentang dirinya akan diambil secara sembunyi sembunyi. Oleh karena itu fitur ini diperkirakan akan lebih membuat orang orang percaya ketua menggunakan fitur login dengan facebook. “Kami tahu bahwa beberapa orang mungkin akan takut untuk menggunakan fitur login dengan facebook, dengan alasan itu, kami ingin membuat orang orang lebih percaya dengan fitur yang kami buat.” Pada konferensi itu juga facebook mengumumkan peningkatan format iklan berbasis terbaru yaitu format iklan berbasis Mobile, sehingga para developer akan lebih mudah menghasilkan uang dari berbagai macam platform.
  9. Agensi mata-mata Inggris diam-diam rupanya pernah melakukan serangan siber terhadap kelompok hacker Anonymous. Hal ini diungkapkan oleh Edward Snowden dalam rilis terbarunya. Bahwa Anonymous dan kelompok hacker LulzSec pernah jadi sasaran GCHQ (Agensi penyadapan Inggris) dalam beberapa saat. Pada beberapa operasi seperti Joint Threat Research Intelligence Group (JTRIG), GCHQ disebutkan ingin memberantas sepak terjang kelompok bertopeng Guy Fawke tersebut. JTRIG dilancarkan dengan melakukan serangan DDoS yang selama ini kerap dilakukan hacker. Serangan ini ditujukan pada kanal IRC yang selama ini digunakan Anonymous dan hacker lainnya sebagai sarana komunikasi. Lewat operasi JTRIG ini pula agen mata-mata dari GCHQ menyamar sebagai anggota Anonymous dan masuk ke kanal IRC. Tujuannya untuk mengetahui siapa saja yang jadi hacker jahat dan melakukan pencurian data penting. Selain itu, dilakukan pula operasi Rolling Thunder di mana para agen mendesak hacktivis untuk menjauhi tindakan peretasan. Lewat Facebook dan Twitter, agensi itu memperingatkan pentolan-pentolan yang dicurigai hacker untuk tak lagi melakukan kegiatan DDoS.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy