Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'airasia'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 17 results

  1. Ekor pesawat AirAsia Kini diketahui semakin banyak detil dari situasi di kokpit pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh (28/12/14) dan menewaskan 162 orang. Sementara itu upaya pencarian korban dilanjutkan setelah dihentikan selama dua hari. Kapten pesawat AirAsia yang jatuh ke laut Jawa dekat Pangkalan Bun Desember lalu tidak berada di tempat duduknya, ketika situasi mulai gawat dan kopilot tampaknya kehilangan kontrol pesawat. Namun demikian pejabat pemerintah yang berwenang tetap menekankan, sekarang masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan apapun. Pesawat dilaporkan mengalami keru
  2. Ekor pesawat AirAsia Kini diketahui semakin banyak detil dari situasi di kokpit pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh (28/12/14) dan menewaskan 162 orang. Sementara itu upaya pencarian korban dilanjutkan setelah dihentikan selama dua hari. Kapten pesawat AirAsia yang jatuh ke laut Jawa dekat Pangkalan Bun Desember lalu tidak berada di tempat duduknya, ketika situasi mulai gawat dan kopilot tampaknya kehilangan kontrol pesawat. Namun demikian pejabat pemerintah yang berwenang tetap menekankan, sekarang masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan apapun. Pesawat dilaporkan mengalami keru
  3. Basarnas telah menemukan 82 jenazah korban pesawat Air Asia Basarnas kembali menemukan lima jenazah korban kecelakaan di badan pesawat AirAsia QZ 8501, pada Senin 2 Februari 2015, dan masih mencari 86 jasad lagi. Kepala Basarnas Bambang Soelistyo mengatakan lima jenazah dalam kondisi terjebak di badan pesawat. "Ada empat yang ditemukan, kemudian ada satu lagi yang ditemukan, total jenazah yang sudah ditemukan mencapai 82 jenazah," jelas Bambang kepada BBC Indonesia. Bambang mengatakan upaya pencarian masih akan terus dilakukan di lokasi badan pesawat dan juga di perairan Majene
  4. Semua pihak sungguh sangat dikejutkan dengan berita menyedihkan dari tragedi hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 pada 28 Desember 2014 lalu. Banyak kisah pilu yang terjadi di balik kecelakaan yang menewaskan ratusan orang tersebut. Salah satunya menimpa seorang lelaki bernama Firman. Firman dan juga tunangannya berniat untuk menghabiskan liburan bersama di Singapura sekaligus menghadiri pertemuan besar dengan perusahaannya. Mereka berencana berangkat pada tanggal 28 Desember 2014, sampai Firman merasa bahwa akan lebih baik jika ia berangkat terlebih dahulu untuk mempersiapkan pertemuan dengan
  5. Tim penyelam berhasil menemukan kotak hitam di dasar laut, beberapa hari setelah Kapal Mahakarya Geo Survey (MGS) menemukan bagian ekor AirAsia. Ekor pesawat ditemukan 11 hari setelah pesawat itu jatuh di Laut Jawa. Berikut kronologi pencarian black box AirAsia QZ 8501, sampai akhirnya tim penyelam berhasil menemukan lokasinya di dasar laut: 12. Januari: Basarnasmenyatakan satu bagian black box, yaitu Flight Data Recorder (FDR)yang mencatat data-data penerbangan telah ditemukan dan diangkat. Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya FHB Soelistyo mengatakan, Flight Data Recor
  6. Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengungkap identitas sepasang jasad yang ditemukan tim penyelam SAR gabungan saat menyelam di sekitar lokasi ditemukannya ekor pesawat AirAsia QZ8501. Dua jasad teridentifikasi sebagai pasangan suami istri warga negara Korea Selatan bernama Seong Beom Park (37) dan Kyung Hwa Lee (34). Jasad Seong Beom Park dan istrinya Kyung Hwa Lee teridentifikasi dari data sekunder dan primer serta berbagai properti yang ditemukan pada jasad keduanya. Jasad Park dan Lee merupakan dua jenazah yang ditemukan tim penyelam TNI AL di dasar laut tak jau
  7. Mendengarkan rekaman dari kotak hitam (black box) pesawat yang mengalami kecelakaan bukanlah hal yang mudah, tidak seperti mendengarkan musik atau perbincangan biasa. Membutuhkan mental kuat bagi para investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). "Kami mendengarkan detik-detik sebelum mereka menemui ajal. Itu nggak mudah. Itu mengganggu," kata Investigator KNKT, Nurcahyo Utomo, di lapangan udara Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu 11 Januari 2015. Apalagi, saat ini Nurcahyo juga harus mendengar percakapan pilot AirAsia QZ 8501. Ini tugas yang sangat berat
  8. Dua kapal milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menangkap sinyal Emergency Locator Transmition (ELT) dari black box AirAsia QZ8501. Tak hanya itu, kapal milik BPPT juga menemukan obyek besar. "Kami juga temukan 2 obyek besar. Obyek itu terekam menggunakan sonar 2 kapal. Tapi kami belum bisa pastikan itu AirAsia atau bukan," kata Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo di kantor BPPT, Jakarta, Minggu 11 Januari 2015. Menurut Indroyono, objek itu belum bisa dikonfirmasi kebenarannya. Harus diperiksa lebih dulu melalui penglihatan para penyelam. Sama seperti penemuan ekor pesa
  9. Hari kedelapan, evakuasi penumpang dan kru AirAsia QZ8501 terus dilakukan di perairan Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Sudah 31 jenasah yang berhasil diangkat dari laut untuk dikembalikan kepada keluarga korban dari total 162 penumpang dan awak. Evakuasi terhambat oleh faktor cuaca, padahal seluruh armada dari seluruh satuan telah diturunkan. Bahkan negara sahabat yaitu Amerika Serikat, Rusia, Jepang, Korea Selatan, Australia, Malaysia, dan Singapura juga turut membantu. Warga sekitar lokasi menyebut ada makhluk gaib yang membuat proses evakuasi sulit dilakukan. Warga
  10. Tak semua hal bisa dijangkau oleh nalar manusia. Seperti halnya dalam proses evakuasi korban AirAsia QZ8501 yang dinyatakan jatuh pada Minggu, 28 Desember 2014 di Selat Karimata, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Ada banyak cerita yang terekam dan sulit dipercaya. Hanya mereka yang dianggap memiliki indra keenam yang bisa menyaksikannya. Seperti apa? Berikut tiga cerita mistik. 1. Di tubuh Cleaning Service RSUD Sultan Imanuddin Mengalir Darah Sarinah, cleaning service (CS) yang bekerja di bagian luar sekitar ruang peti jenazah Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Kalten
  11. Dua jenazah korban AirAsia QZ8501 kembali ditemukan di hari ke-13 pencarian, 9 Januari 2015. Kedua jasad saat ini diangkat ke Kapal Mahakarya Geo Survey (MGS) yang berada di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Kedua jenazah itu berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Mereka duduk bersebelahan, dan diangkat dari laut bersama kursi yang mereka duduki. Ada tiga kursi yang terangkat, dan dua kursi berisi jasad mereka. Untuk jasad pria terlihat masih mengenakan gendongan bayi di dada. Saat ini kedua jenazah telah dimasukkan ke kantong jenazah. Semula Kapal MGS diberitakan menem
  12. Sepekan pencarian pesawat AirAsia belum juga menemukan kerangka utama badan pesawat. Semua kekuatan telah dikerahkan. Namun buruknya kondisi cuaca masih menjadi kendala tim gabungan untuk menyusuri perairan di wilayah Selat Karimata. Meski demikian, Direktur Operasional Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Pertama TNI SB Supriyadi mengisyaratkan ada secercah harapan, meski belum signifikan. "Dari hasil pencarian menggunakan sonar detector, ada dua titik yang posisinya mulai terdeteksi masuk radar," kata Supriyadi di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Sabtu petang 3 Januari 2014. Titik
  13. Kisah pilu mengenai pesawat AirAsia QZ8501 yang menghilang dan diduga hancur berkeping-keping beberapa waktu lalu masih menyisakan duka. Sebanyak 155 penumpang dan 7 kru pesawat bisa dipastikan ikut meninggal beserta kepingan itu. Di antara 7 kru pesawat tersebut, ada seorang pramugari cantik bernama Nisa Fauzie yang mendapat banyak bela sungkawa dari publik. Seperti apa orangnya? Yuk kita kenang bersama-sama lewat foto-foto ini.
  14. Tidak ada seorang pun menduga, peringatan pengguna salah satu forum di China pada 15 Desember mengenai akan jatuhnya pesawat AirAsia, betul-betul terjadi. Jika anda bisa berbahasa China, silakan lihat sendiri di sini, dan apabila anda tak memahami bahasa China, silakan cek di sini alih bahasa otomatis oleh Google Translate. Para pengguna forum bbs.tianya.cn hari itu, 15 Desember tidak begitu menghiraukan pesan dari pengguna tak dikenal tersebut. Pengguna lain malah menertawakan dan mengejeknya saat menyangkutpautkan peringatannya mengenai akan hilangnya AirAsia dengan jatuhnya MH370 dan MH
  15. Flightradar24 merekam perjalanan terakhir AirAsia QZ8501, sebelumnya aplikasi ini juga mencatat riwayat Malaysia Airlanes MH370. Apa rahasia kecanggihannya? Flightradar24 adalah sebuah layanan berbasis internet yang dapat memperlihatkan informasi lengkap sebuah penerbangan pesawat. Layanan ini dapat memperlihatkan asal dan tujuan penerbangan, nomor penerbangan, jenis pesawat, posisi, ketinggian hingga kecepatan. Dikutip dari halaman Flightradar24, untuk menampilkan data yang akurat layanan ini mengumpulkan informasi dari beberapa sumber. Menggali Data dari Satelit Pertama, Auto
  16. Kopilot pesawat Hercules C130 dari Lanud Halim Perdanakusuma, Letnan Satu Penerbang Tri Wibowo, mengaku melihat sekitar delapan jasad manusia terombang-ambing di Selat Karimata. Tiga dari delapan jasad itu, kata Tri, saling bergandeng tangan satu sama lain. "Ada tujuh sampai delapan orang. Tiga (di antaranya) lagi bergandeng tangan," kata Tri di kokpit pesawat dalam penyusuran wilayah perairan selatan Kalimantan. Selain jasad manusia, Tri juga melihat beberapa obyek lainnya, seperti tas koper, pelampung, dan serpihan yang diduga milik pesawat AirAsia QZ8501. Menurut Tri, informasi
  17. Pesawat AirAsia hilang kontak dalam penerbangan dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Singapura pada Ahad pagi, 28 Desember 2014. Pesawat jenis Airbus A320-200 ini membawa 155 penumpang. Hingga pukul 10.20, pesawat ini belum tiba di tujuan. Berikut ini informasi tentang AirAsia tersebut: Nomor Penerbangan: QZ8501 Jadwal Terbang: 05.20-08.30 Nomor Regristrasi : PK-AXC Komposisi Kru Kapten: Iriyanto Kopilot: Remi Emmanuel Plesel Staf Pramugari Senior: Wanti Setiawati Pramugari/pramugara: Khairinusi Haidar Fauzi, Oscar Desano, dan Wismoyo Ari Prambudi Teknisi: Saiful Rakhmad
×
×
  • Create New...