Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'VW'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 3 results

  1. Volkswagen AG sedang berunding dengan serikat buruh tentang cara memotong biaya tanpa mem-PHK selagi produsen mobil Jerman itu bergulat dengan perubahan teknologi yang cepat dan kerugian miliaran euro akibat menipu tes emisi mesin-mesin dieselnya. Dalam pernyataan hari Selasa, Volkswagen mengatakan, perundingan antara wakil-wakil karyawan dan manajemen direncanakan selesai musim gugur ini supaya hasilnya bisa dimasukkan dalam rencana tahun depan. Perundingan itu akan berfokus pada merek mobil VW, yang mengalami penurunan keuntungan 86 persen dalam triwulan pertama karena skandal diesel itu. Volkswagen berjanji akan lebih banyak memproduksi mobil listrik dan berinvestasi dalam teknologi kendaraan yang beroperasi sendiri dan tersambung ke Internet. Selain beradaptasi dengan tren industri, perusahaan itu menyiapkan dana 18,4 milyar dolar untuk menutupi perbaikan dan ongkos-ongkos pengadilan terkait penipuan emisi yang terungkap September lalu. Beban tambahan itu memaksa Volkswagen berusaha menaikkan margin keuntungan karena selama ini perusahaan itu kesulitan akibat minimnya keuntungan bahkan sebelum krisis itu terjadi. Sementara itu, Ralph Lauren akan menutup sejumlah toko, melakukan PHK dan lebih memusatkan perhatian pada merék-merék yang paling populer guna memperbaiki bisnisnya yang menurun. Saham perusahaan fashion itu turun 4 persen hari Selasa. Perubahan itu adalah langkah besar pertama dari CEO Stefan Larsson, yang menggantikan pendiri perusahaan Ralph Lauren akhir tahun lalu. Lauren tetap menjadi ketua eksekutif dan kepala bagian kreatif bisnis fashion dan dekorasi rumah. Perusahaan yang berpusat di New York dan dikenal karena kemeja polo dan logo kuda itu, berencana menutup lebih dari 50 toko, atau sekitar 10 persen dari total toko ritelnya. Itu akan memangkas sekitar 8 persen, atau 1.200, dari 15 ribu pegawai tetapnya. Ralph Lauren berharap restrukturisasi itu akan menghemat antara 180 juta dan 220 juta dolar setahun. Itu di luar 125 juta dolar hasil pemotongan biaya tahun lalu. Saham Ralph Lauren Corp turun 4 dolar 12 sen, atau 4,3 persen, menjadi 92 dolar 21 sen dalam perdagangan Selasa pagi. Tahun lalu, saham perusahaan itu turun sekitar 30 persen. [www.voaindonesia.com]
  2. Sekelompok peretas baru-baru ini ternyata berhasil menggunakan kecanggihan komputer untuk menonaktifkan sistem kantong udara pada mobil yang dijual oleh Volkswagen (VW). Penelitian serupa pernah diuji coba pada mobil Audi TT dengan menggunakan komputer mekanik atau perangkat USB untuk menonaktifkan kerja kantong udara mobil. Aksi ini dilakukan 3 orang, yaitu Andras Szijj dan Levente Buttyán dari CrySyS Lab, serta Zsolt Szalay dari Budapest University of Technology and Economics. Penelitian untuk menghasilkan suatu gangguan ini dapat memungkinkan penyusup untuk menyembunyikan sistem kantong udara mobil yang tidak aktif serta fungsi dalam mobil lainnya dengan cara memalsukan pesan yang dikirimkan kepada sistem mobil. Gangguan yang dibuat seperti ini memang memungkinkan untuk dilakukan, tapi tidak terlalu mengancam seperti remote peretas yang sempat ada dan membuat mesin Jeep tidak berfungsi untuk kecepatan tinggi serta menonaktifkan sistem kunci dan pengereman. Dalam The Register, Buttyan mengatakan bahwa perangkat lunak bisa digunakan sebagai platform untuk dihubungkan dengan mobil-mobil, seperti mobil buatan VW dan Audi. Buttyan juga mengatakan "kecacatan ini tidak ada hubungannya dengan mobil VW, namun diakibatkan oleh perangkat lunak sebagai pihak ketiga. Penemuan perangkat lunak ini bukan menjadi keunikan utama, namun berbagai pesan yang mampu dikirimkan dari komputer kepada mobil dan mengutak-atik sistemnyalah yang menjadi suatu hal baru. " Tim peneliti ini melakukan penelitian dengan mengganti FTDI DLL yang digunakan untuk berkomunikasi melalui kabel diagnostik menjadi sistem baru yang telah diutak-atik. Penggantian DDL ini adalah cara termudah untuk bisa terhubung dengan mobil. "Setelah mematikan sistem kantong udara, kita bisa mengirimkan pesan melalui aplikasi bahwa sistem sebenarnya masih menyala." Hal tersulit yang dihadapi adalah mengirimkan pesan melalui perangkat lunak pada mesin mobil dan protokol yang digunakan agar melakukan perintah yang bertentangan. Namun, mengutak-atik perangkat lunak bukanlah hal yang sulit bagi para peretas di luar sana. Gangguan semacam ini mungkin akan menjadi lebih berbahaya apabila peretas berhasil terhubung dengan mobil melalui unit OBD2. Mereka bisa saja mengutak-atik sistem kendaraan yang dapat memengaruhi kondisi mobil, seperti mematikan sistem mobil ketika sedang berjalan.
  3. Sebagai mobil yang telah berumur, VW Beetle atau yang akrab disapa sebagai VW Kodok pastinya tak lepas dari masalah teknis. Hal ini biasanya timbul akibat masa pakai yang cukup tinggi. Kerusakan teknis pada VW Kodok ini dapat diminimalisir atu dihindari jika para pemiliknya telaten merawat mobil klasik tersebut. Melalui informasi yang dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber, berikut ini penyakit bawaan yang kerap dijumpai pada si Kodok Jerman: 1. Overheat Masalah pertama yang kerap timbul pada VW Kodok adalah overheat atau mesin yang kelewat panas. Gejala overheat ini timbul setelah mesin bekerja sekian waktu atau dalam putaran tinggi secara terus menerus. Penyakit kepanasan ini tergolong lumrah terjadi pada VW Kodok, sebab mobil ini hanya didukung dengan pendingin udara menggunakan kipas mesin tanpa adanya radiator. Biasanya, saat VW Kodok terkena gejala overheat efeknya membuat mobil mogok di tengah jalan. Melalui informasi yang dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber, penyakit overheat ini sudah menjadi penyakit bawaan VW Kodok di Indonesia yang merupakan daerah tropis. Sebab, mesin VW Kodok sudah sejak awak dirancang untuk negara subtropis seperti Jerman Biasanya, para pengendara VW Kodok akan menghentikan kendaraannya sejenak sembari beristirahat sejenak saat menunggu suhu mesin mobilnya dingin. Si Kodok pun akan dapat dihidupkan dan berjalan kembali secara normal ketika suhu mesin telah dingin. 2. Dinamo Charge Masalah selanjutnya yang sering dijumpai pada VW Beetle berasal dari dinamo charge. Ciri yang ditemui saat komponen ini bermasalah biasanya pada lampu indikator charge yang menyala. Penyebabnya ada dua, yaitu tali kipas yang putus atau masalah pada dinamo charge. Biasanya lampu ini hidup saat dinamo charge berhenti bekerja. Dinamo charge bekerja dengan bantuan mesin yang dihubungkan dengan tali kipas. Tali kipas pun dapat terlepas karena kerusakan diantara pulley, crank shaft ataupun fly wheel. Adapun masalah pada dinamo charge timbul karena kabel atau switch dinamo yang tidak bekerja dengan baik. Ketika dinamo charge bermasalah, asupan listrik tidak tersalurkan dengan baik ke aki sehingga berdampak tenaga listrik di dalam aki menjadi tekor dan susah di start. Saat lampu indikator ini mulai menyala, maka segeralah periksa kerusakan dan diperbaiki. Jika terus dibiarkan, dampaknya cukup riskan karena akan mengakibatkan kerusakan parah pada mesin. 3. Sirkulasi Oli Mampet Masalah terakhir yang kerap dijumpai pada VW Kodok adalah sirkulasi oli. Kerusakan ini dapat diketahui melalui lampu petunjuk oli yang menyala. Lampu ini menunjukan tidak adanya oli yang mengalir melalui switch. Penyebabnya pun beragam yaitu volume oli yang berkurang/habis, releave valve tidak bekerja sehingga oli macet atau bisa saja karena pompa oli yang rusak. Jika lampu indikator oli menyala namun berkedip, biasanya disebabkan karena valve oli kotor. Sirkulasi oli yang tersendat seperti ini bisa dihindari jika si pemilik rajin merawat si Kodok secara rutin dan tidak setengah-setengah. Jika jalur sirkulasi oli sudah terlanjur bermasalah, maka Anda sebaiknya membawa si Kodok kesayangan ke bengkel spesialis untuk mendapatkan penanganan teknis.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy