Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'Universitas'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 3 results

  1. University of Oxford untuk pertama kalinya menjadi pergururuan tinggi terbaik menurut Times Higher Education. Universitas Oxford menempati posisi teratas daftar perguruan tinggi terbaik di dunia, menggeser California Institute of Technology, yang sebelumnya meraih predikat terbaik lima tahun berturut-turut. Daftar ini disusun lembaga Times Higher Education (THE), yang mengatakan untuk pertama kalinya universitas di Inggris dinobatkan sebagai yang terbaik. Editor THE, Phil Baty, mengatakan naiknya Universitas Oxford adalah kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan di Inggris, namun ia juga memperingatkan bahwa ke depan situasinya bisa berubah karena faktor Brexit, keluarnya Inggris dari organisasi Uni Eropa. Brexit menjadi ancaman bagi pendidikan Inggris, kata Baty. "Hasil referendum sudah memicu ketidakpastian di sektor ini," jelasnya. "Beberapa akademisi mengatakan bahwa kerja sama riset dengan para ilmuwan Uni Eropa telah dibekukan sebagai akibat dari Brexit." Ia menambahkan sejumlah akademisi sudah berencana untuk meninggalkan perguruan tinggi di Inggris untuk pindah ke negara lain. UI dan ITB Di luar Inggris, beberapa universitas Eropa dan Asia mendapatkan nilai yang bagus. University of Oxford adalah satu dari sejumlah perguruan tinggi Inggris yang masuk 100 besar perguruan tinggi terbaik di dunia. ETH Zurich, Swiss, berada di urutan ke-9 dalam dua tahun terakhir sementara Jerman menempatkan 41 perguruan tinggi di 100 besar universitas terbaik di dunia ini. Dan untuk pertama kalinya, 13 universitas berbasis riset di Belanda berada di 200 besar. Dari Asia, 19 perguruan tinggi masuk 200 besar, empat di antaranya adalah pendatang baru. Dari 19 perguruan tinggi tersebut, lima berada di Hong Kong. Peringkat tertinggi dari Asia diraih National University of Singapore, yang berada di urutan 24. Di daftar panjang THE, terdapat dua perguruan tinggi dari Indonesia -Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung- yang berada di luar 800 besar dunia.
  2. Menteri Pendidikan Cina meminta universitas-universitas untuk menghindari buku pelajaran yang mempromosikan nilai-nilai Barat. Kantor berita resmi Xinhua melaporkan Yuan Guiren mengatakan universitas harus mempertahankan integritas politik dan menjaga agar kritik atas kepemimpinan atau sistem politik Cina tidak masuk ke ruang kuliah. Hal itu disampaikannya dalam sebuah forum pendidikan. Dalam beberapa bulan belakangan, pemerintah Beijing tampaknya meningkatkan pembatasan atas kehidupan akademis. Pada bulan Desember, ahli hukum Profesor Zhang Xuehong diberhentikan dari Universitas Ilmu Hukum dan Politik di Shanghai setelah menolak untuk meminta maaf terkait tulisannya yang mengkritik pemerintah. Ilham Tohti (berdiri di latar belakang) dihukum penjara dengan dakwaan separatisme. Sebelum itu, seorang ekonom yang memperjuangkan kebebasan mengungkapkan pendapat, Xia Yeliang, juga dipecat dari Universitas Peking di Beijing. Xia merupakan salah satu penanda tangan dokumen yang menyerukan reformasi demokrasi yang terkenal, yang disebut dengan Piagam 08. Sementara itu seorang akademisi dari suku Uighur, Ilham Tohti -yang mendesak agar adanya dialog lebih baik antara pemerintah Beijing dan warga minoritas Uighur di Xinjiang- dihukum penjara karena dakwaan separatisme tahun lalu. Beberapa mahasiswanya juga dipenjara. Akhir tahun lalu, Presiden Xi Jinping, menyerukan pengawasan ideologis yang lebih besar di universitas-universitas dan mendesak pihak berwenang meningkatkan kepemimpinan serta arahan partai.
  3. Siswa dari sekolah swasta lebih banyak diterima di Universitas Oxford atau Cambridge. Ratusan sekolah menengah dan sekolah kejuruan di Inggris tidak mengirim siswa ke universitas-universitas terkenal. Data Departemen Pendidikan Inggris menunjukkan lebih dari 1.600 sekolah menengah dan sekolah kejuruan tidak mempunyai lulusan yang diterima di Oxford atau Cambridge. Data juga menunjukkan siswa sekolah swasta berpeluang lebih besar untuk diterima di universitas bergengsi. Meskipun siswa dari banyak sekolah menengah atas tidak masuk ke perguruan tinggi top, mayoritas sekolah menengah dan sekolah kejuruan mempunyai sejumlah lulusan yang melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Pejabat Departemen Pendidikan Inggris David Laws mengatakan, "Amat penting bagi orang tua untuk mendapat akses informasi agar mereka bisa menilai bagaimana sekolah menengah atau sekolah kejuruan menyiapkan anak muda untuk menghadapi masa depan mereka." Ia mengatakan puas dengan analisis data itu sebab siswa dari banyak sekolah termasuk di daerah miskin, melanjutkan ke pendidikan tinggi. Namun ia menekankan banyak sekolah yang harus lebih keras melakukan perbaikan dalam menyiapkan generasi muda.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy