Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'Ubuntu'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 9 results

  1. Produsen ponsel Meizu asal China dilaporkan bakal memperkenalkan sebuah smartphone baru yang menggunakan sistem operasi Linux Ubuntu pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2016. Berdasarkan sebuah gambar yang dirilis oleh Meizu, ponsel tersebut rencananya akan dipamerkan pada hari pertama MWC 2016 di Barcelona, tanggal 22 Februari 2016. Pada ajang MWC sebelumnya, Meizu juga sempat memperkenalkan dua smartphone dengan sistem operasi Ubuntu, yakni seri MX3 pada tahun 2014 dan MX4 setahun setelahnya. Meski sudah dapat dipastikan akan menggunakan Ubuntu, namun belum ecara resmi membeberkan spesifikasi perangkat keras yang akan digunakan. Sebelumnya, beredar rumor yang mengatakan bahwa ponsel Ubuntu yang akan dipamerkan Meizu adalah seri Pro 5 yang sudah sempat diluncurkan dengan sistem operasi Android Lollipop 5.1 pada akhir 2015 lalu. Meizu Pro 5 sendiri memiliki layar 5,7 inci dengan resolusi Full HD (1.920 x 1.080) yang dilapisi dengan Corning Gorilla Glass 3. Sebagai ponsel kelas atas, Meizu menyematkan spesifikasi hardware yang cukup tinggi, yakni prosesor octa-core Exynos 7420 dan GPU Mali-T760 MP8. Ponsel yang mengandalkan kamera belakang 21 MP dan kamera depan 5 MP ini dirilis dengan dua varian kapasitas media penyimpanan, 32 GB dengan RAM 3 GB dan 64 GB dengan RAM 4 GB.
  2. Berbisnis secara professional erat kaitannya dengan memiliki infrastruktur yang baik termasuk penggunaan teknologi komputer. Bukan hanya bisnis besar tetapi bisnis menengah dan kecil pun akan lebih terbantu dengan memanfaatkan teknologi komputer terlebih lagi berhubungan dengan jaringan internet. Bicara penggunaan komputer dalam dunia bisnis kecil menengah misalnya warnet dengan jumlah PC 20 unit maka penggunaan sistem operasi dan aplikasinya akan cukup memerlukan modal yang besar untuk membeli lisensi. Kita perhatikan juga penggunaan komputer di perkantoran yang rata-rata menggunakan puluhan bahkan ratusan unit komputer maka pengeluaran untuk membeli lisensi sistem operasi dan lisensi aplikasi akan menambah pengeluaran yang cukup besar. Adakah solusi alternatif untuk menghemat biaya? Aspek Kebutuhan Perusahaan Untuk hal ini kita perlu mencermati kebutuhan perusahaan atau bisnis kita, ketika ada alternatif sistem operasi dan aplikasi yang tidak berbayar dan dapat diandalkan tentu patut dipertimbangkan. Ketika apa yang dibutuhkan perusahaan terhadap infrastruktur IT bisa terjawab dengan software tidak berbayar maka saat itu perusahaan pantas untuk segera beralih daripada menggunakan aplikasi berbayar yang mahal bahkan mengakali dengan melakukan pembajakan. Alternatif Penghematan Nah, salah satu alternatif yang bisa dipilih adalah menggunakan software dan sistem operasi free dan open source seperti Linux dan aplikasi didalamnya. Salah satunya adalah Ubuntu. Ubuntu adalah sistem operasi free dan opensource berbasis linux yang berada dalam keluarga debian yang terkenal handal telah digunakan dalam aplikasi server internet kelas dunia. Adanya pilihan yang ditawarkan oleh distribusi ubuntu semakin mempermudah menemukan alternatif pilihan untuk bermigrasi dalam rangka menghemat biaya. Ubuntu tersedia dalam versi server, desktop dengan berbagai varian environment dari varian yang diperuntukan untuk komputer tua hingga komputer modern. Apa yang dapat dilakukan dengan menggunakan linux atau ubuntu? Menangani kebutuhan server dan aplikasinya (web server, database server, mail server, DNS server), could server dan sebagainya Menangani kebutuhan pekerjaan office workstation misalnya, surat-menyurat, spreadsheet, internet dan lain-lain Desain grafis Studio musik dan rekaman Animasi Menyediakan ketersediaan lingkungan pemrograman. Linux ubuntu menawarkan kemudahan dan ketersediaan lingkungan pemrograman baik untuk web dan desktop, diantaranya Qt, GTK, PERL, Python, PHP, Java dan lain-lain. Kebutuhan-kebutuhan lain yang umumnya terdapat dalam sistem berbayar. Sealin itu, keuntungan lain dari penggunaan linux adalah masalah keamanan dimana linux terkenal kuat dari serangan virus dan stabil dalam dunia server. Bila kita mencoba berkunjung ke salah satu minimarket di sekitar Bandung misalnya, maka kita akan melihat komputer yang digunakan menggunakan sitem operasi ubuntu yang terlihat khas dengan launcher disebelah kiri. Semoga menginspirasi !
  3. Raspberry Pi 2 yang diperkenalkan dengan prosesor quad core mempunyai kemampuan yang lebih canggih dibandingkan pendahulunya. Tak hanya dari segi performa, komputer mungil tersebut juga mendukung lebih banyak platform. Tak hanya bisa dipakai untuk menjalankan Linux, Raspberry Pi 2 juga bisa mendukung OS Windows 10. Namun Windows 10 yang digunakan pada Raspberry Pi 2 ini tentu berbeda dengan Windows 10 versi desktop seperti yang ada di komputer berbasis AMD atau Intel. Namun Windows 10 yang ada pada Raspberry Pi 2 berfungsi untuk software yang bisa dipakai oleh para developer dalam mengembangkan proyek Internet of Things (IoT) dalam sebuah perangkat yang mungil dan low power. Selain itu, Canonical juga mengungkapkan dukungan OS Snappy Ubuntu Core pada komputer mungil terbau ini. Sistem operasi Ubuntu ini merupakan versi ringan dan didesain untuk smart device serta aplikasi berbasis cloud. Dengan tambahan variasi ini, maka para pengguna Raspberry Pi 2 pun bisa mengembangkan sebuah alat yang semakin variatif. Terlebih lagi, komputer ini bisa diperoleh dengan harga yang murah, jadi tak terlalu memberatkan para developer. Ini penampilan Rasberry Pi 2 nya
  4. Nggak semua orang mengenal Ubuntu. Lewat sepuluh tahun sejak sistem operasi berbasis Linux paling populer ini pertama kali dirilis, sebagian besar penggunanya hanyalah para developer, dan kehadirannya di ranah konsumen secara umum bisa dibilang kurang populer. Hal ini bisa berubah drastis nggak lama lagi. Canonical, pihak pengembang Ubuntu, mengumumkan bahwa sistem operasinya akan merambah perabot rumah maupun robot yang terhubung dengan jaringan, atau nama kerennya, Internet of Things (Iot). Namun sebelum Anda salah memahami, jangan Anda bayangkan kompor Anda nanti bisa Anda operasikan layaknya sebuah laptop dengan OS Ubuntu di dalamnya. Ubuntu untuk perangkat-perangkat yang disebutkan tadi hadir dalam wujud yang berbeda, yakni Snappy Core. Snappy Core sendiri gampangnya adalah sebuah sistem yang berjalan di server berbasis cloud. Salah satu kelebihan sistem operasi berbasis cloud adalah kemudahan untuk melakukan update. Software update sendiri juga bisa diterapkan untuk menambahkan berbagai fungsi pada perangkat, seperti yang sering kita alami dengan smartphone atau tablet. Kelebihan Snappy Core ketimbang sistem serupa terletak pada metode pengiriman software update-nya. Snappy Core dapat memastikan bahwa update yang ter-install nggak akan merusak perangkat. Kemungkinan yang ada hanya dua: berhasil ter-install atau nggak ada perubahan sama sekali. Sederhananya, vacuum cleaner yang ditenagai Snappy Core nanti bisa mendapatkan fungsi-fungsi baru melalui software update, akan tetapi apabila terdapat bug yang bisa merusak perangkat, maka Snappy Core akan – sejauh pemahaman aku – mengembalikan sistem perangkat ke kondisi semula. Manfaat Snappy Core dapat dirasakan oleh kedua belah pihak, baik pihak produsen perangkat maupun konsumen. Produsen dapat menambahkan fungsi-fungsi baru pada perangkatnya dengan mudah, sedangkan konsumen nggak perlu khawatir software update akan merusak perangkat yang mereka beli. Lalu perangkat apa saja yang akan ditenagai oleh Snappy Core? Dalam wawancaranya dengan The Next Web, Mark Shuttleworth selaku pendiri Canonical mengungkapkan bahwa robot pemotong rumput, drone, perangkat keamanan maupun sistem otomatisasi rumah adalah sebagian dari target Snappy Core. Sejauh ini ada dua perangkat yang telah menggunakan Snappy Core, yakni Erle-Copter, drone pintar untuk kebutuhan pendidikan, dan Ninja Blocks Sphere, sistem pengontrol dan otomatisasi perangkat-perangkat terhubung di dalam rumah. Snappy Core sendiri terbilang murah hati dalam hal persyaratan hardware. Ia hanya memerlukan prosesor berkecepatan 600 MHz, RAM 128 MB dan kapasitas penyimpanan sebesar 4 GB untuk keperluan factory reset dan rollback yang aku bahas tadi tentang bagaimana Snappy Core dapat mengembalikan sistem perangkat ke kondisi semula. Lalu kapan perangkat-perangkat bersistem Snappy Core akan hadir? Jawabannya tergantung pada produsen perangkat. Canonical sendiri akan merilis versi final dari Snappy Core ke tangan developer nggak lama lagi – kemungkinan besar sebelum bulan April dimana Canonical akan merilis versi baru Ubuntu.
  5. Debian dan Ubuntu Ubuntu dan Debian memiliki hubungan yang sangat erat. Ubuntu dibuat berdasarkan arsitektur dan infrastruktur Debian namun memiliki proses rilis dan komunitas yang berbeda. Tentang Debian Debian merupakan "Fondasi dasar tempat Ubuntu dibangun". Debian adalah proyek pengembangan distribusi (distro) GNU/Linux yang dilakukan secara sukarela. Proyek Debian sudah dimulai sejak sepuluh tahun yang laluk dan sejak awal berdirinya telah memiliki lebih dari 1000 anggota yang berstatus pengembang resmi dan lebih banyak lagi kontributor dan sukarelawan lainnya. Proyek ini juga semakin meluas, meliputi hampir 17.000 paket aplikasi dan dokumentasi yang free dan open source. Sejarah Debian, perkembangan, dan posisinya menjadikannya sangat bagus dalam beberapa hal. Debian memiliki reputasi yang bagus dalam hal integrasi manajemen paket dan akses yang luas ke banyak aplikasi perangkat lunak bebas. Sebagai hasilnya, Debian telah berkembang menjadi salah satu distro GNU/Linux terbesar. Sebagai organisasi sukarelawan, Debian memiliki sejarah yang kurang baik dalam mengatur waktu atau memperkirakan waktu rilis dan mengalami kesulitan waktu dalam ketersediaan rilis. Rilis Stable (stabil) dari Debian menjadi semakin sedikit dan semakin lama dalam beberapa tahun terakhir. Kebanyakan rilis versi "mentah" dari Debian tidak menyediakan perbaikan keamanan untuk paket individual yang sering berubah, kecuali yang termasuk dalam lingkungan proyek pengembangan. Walaupun terasa tidak penting untuk kebanyakan pengguna Debian, kekurangan ini mengecilkan sejumlah calon pengguna Debian. Hal yang tetap dari Debian adalah adanya dukungan terhadap arsitektur yang lebih banyak dibandingkan dengan distribusi lainnya, dan memperbolehkan hampir semua bagian software bebas untuk dikombinasikan seperti kenginan kita. Tim Ubuntu berharap untuk dapat menanggapi beberapa persoalan itu dan membawa lebih banyak lagi orang menuju sistem Debian. Tentang Ubuntu Disponsori oleh Canonical, Proyek Ubuntu mencoba bekerja sama dengan Debian dalam menanggapi persoalan yang tetap membuat banyak orang menggunakan Debian. Ubuntu menyediakan sistem yang berdasarkan Debian dengan frekuensi waktu rilis yang teratur, ketersediaan dukungan untuk pengguna perusahaan, dan tampilan desktop yang lebih dipertimbangkan. Ubuntu memfasilitasi penggunanya dengan cara penyebaran yang digunakan oleh Debian dengan memberikan perbaikan keamanan, mengeluarkan perbaikan bug kritis, tampilan desktop yang konsisten, dan rilis yang berisi aplikasi terbaru dari dunia open source dalam enam bulan terakhir. Ubuntu dan Debian Ubuntu dan Debian dikembangkan secara terpisah namun tetap paralel dan saling berhubungan erat (hampir serupa). Proyek Ubuntu berusaha untuk melengkapi Proyek Debian dalam beberapa hal berikut: Ubuntu dan Debian Komunitas Pengembangan Kebebasan dan Filosofi Ubuntu dan turunan Debian lainnya
  6. Dalam pembahasan kali ini kita akan membahas tentang tata cara installasi VMware player dalam ubuntu 14.04, seperti yang kita ketahui VMware merupakan software aplikasi yang berfungsi sebagai system virtualisai yang dapat kita gunakan untuk menginstall system operasi lain selain yang kita gunakan tanpa mempengaruhi dan merubah system yang ada di dalam komputer kita atau bisa dikatakan operating system tersebut di install dalam virtual komputer Ada banyak software aplikasi yang memiliki fungsi sebagai system virtualisasi diantaranya adalah VirtualBox dan VMware, tetapi dalam pembahasan ini saya akan menjelaskan cara installasi VMware. Pertama download terlebih dahulu paket VMware pada situs resminya Di sini Saya sarankan menggunakan VMware versi 4.0.3 dikarenakan untuk VMware versi 6.0 saya belum bisa memberikan solusi jika terjadi kesalahan pada saat installasi. Setelah software tersebut selesai di download, buka terminal lalu masuk ke dalam direktori file unduhan tadi. Setelah installasi Selesai maka VMware sudah dapat digunakan
  7. Linux Lite 2.2 adalah distro Linux ringan yang dikembangkan dengan menggunakan basis dari Ubuntu 14.04 LTS (Long Term Support). Keunggulan utama yang ditawarkan oleh Linux Lite 2.2 adalah kemudahan penggunaan. Pengembang Linux Lite 2.2 mengungkapkan bahwa mereka ingin menunjukkan bahwa menggunakan Linux itu mudah, bahkan oleh orang awam sekalipun. Berbeda dengan distribusi Linux lain yang cukup cepat dalam rilis versi gterbaru, Linux Lite ini menggunakan siklus rilis yang cukup panjang, yakni 2 tahun. Siklus rilis yang panjang ini membuat Linux Lite hadir dengan perubahan yang diperlukan tanpa merepotkan pengguna karena terlalu sering merilis versi terbaru. Kelebihan lain yang ditawarkan oleh Linux Lite 2.2 ini adalah dukungan yang panjang, yakni hingga tqhun 2019. Hal ini tak terlepas dari basis Ubuntu 14.04 LTS yang juga didukung hingga tahun 2019 mendatang. Selain itu, Linux Lite 2.2 ini juga cukup ringan di jalankan, sehingga tidak membutuhkan komputer dengan spesifikasi yang tinggi. Tak hanya itu, Linux Lite 2.2 ini juga dilengkapi sejumlah tool untuk memudahkan perawatan sistem agar tetap prima, yakni backup utility, Light Locker, dan Lite Cleaner. Aplikasi Lite Cleaner ini memiliki fungsi untuk membersihkan sistem hanya dengan sekali klik saja. Seperti yang dilansir dari Softpedia (02/12/2014), Linux Lite 2.2 kini sudah tersedia untuk di-download secara gratis melalui link ini.
  8. Sebenarnya anda dapat menjalankan system operasi ini dengan spesifikasi hardware dibawah ketentuannya, akan tetapi kemungkinan kinerjanyaakan sedikit kurang memuaskan . berikut ini merupakan spesifikasi minimum hardware sebelum menginstal Ubuntu: 1. Instalasi Desktop Kebanyakan orang menginginkan untuk menginstal system desktop seperti Ubuntu, Kubuntu ataupun Xubuntu. Biasanya system desktop yang digunakan untuk keperluan pribadi dan juga memiliki GUI ( Graphical Users Interface ) 2. Spesifikasi Minimum Ubuntu dapat dijalankan dengan spesifikasi minimum hardware seperti berikut : Memiliki processor dengan kecepatan proses 300 MHz Memiliki RAM 64 MB Minimal memiliki 4 GB disk space (untuk full installation dan swap space) Memiliki VGA graphics card dengan resolusi 640x480 pixels PC mendukung CD-ROM drive atau juga network interface card (NIC) 3. Spesifikasi Minimum Hardware yang Direkomendasikan Maksud dari spesifikasi minimum yang direkomendasikan yaitu, linux Ubuntu akan berjalan dengan baik dan nolmal bila dilakukan pada spesifikasi minimum hardware sebagai berikut : Memiliki processor dengan kecepatan proses 700 MHz Memiliki 384 MB RAM Minimal memiliki 8 GB disk space Mendukung Vga graphical card dengan resolusi 1024x768 pixels PC mendukung akan sound card adapter Dan juga PC mendukung akan koneksi internet Note : Gunakanlah CD instalasi 64-bit agar penginstalan ubuntu dapat lebih optimal. 4. Visual Effect yang Direkomendasikan Visual effect memberikan anda berbagai efek grafis yang sempurna untuk tampilan pada desktop anda sehingga membuat tampilan desktop anda menjadi lebih indah untuk anda khususnya. Jika computer anda tidak dapat menjalankan visual effect, maka lebih baik untuk mengaktifkannya dan anda masih dapat mengunakan Ubuntu desktop dengan baik. Visual effect yang akan aktif secara default computer anda apabila computer anda mendukung akan VGA card adapter yang juga bagus pula Berikut ini merupakan minimal visual effect yang sudah direkomendasikan ; Memiliki processor dengan kecepatan proses sampai 1.2 GHz Memiliki 384 MB RAM VGA Graphical Card Adapter yag memiliki resolusi yang cukup besar Jadi sekianlah ilmu yang dapat saya jelaskan pada postingan kali ini, semoga dapat bermanfaat bagi saya sendiri dan terutama bagi lainnya.
  9. Pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan satu buah artikel mengenai tips untuk mengatasi masalah pencarian dash unity yang sangat lambat di Ubuntu 13.10. Mungkin ada diantara kalian yang juga pernah mengalami masalah yang sama seperti saya, dimana ketika kita mencari atau mengetikkan sesuatu di Dash Home Unity kita, entah kenapa hasilnya lama sekali munculnya. Padahal ketika saya mencari aplikasi/file yang sama menggunakan aplikasi Synapse, hasilnya bisa muncul dalam waktu yang instan. Menurut saya ini mengganggu sekali. Seharusnya fitur pencarian Dash Unity ini bisa jauh lebih memudahkan saya apabila bekerja secara optimal. Selidik punya selidik, ternyata masalah ini muncul karena database aplikasi zeitgeist yang penuh. Seperti yang sudah kalian ketahui, Zeitgeist adalah aplikasi yang memanage seluruh fasilitas pencarian yang ada pada Unity Dash. Sehingga ketika database zeitgeist ini penuh maka otomatis proses pencarian akan menjadi lebih lama. Nah, oleh karena itu kita perlu untuk membersihkan databasenya agar si zeitgeist ini menjadi ringan kembali. Caranya adalah sebagai berikut : 1. Install terlebih dahulu aplikasi sqlite3 : $ sudo apt-get install sqlite3 2. Buat script cleanupdash pada folder /etc/cron.daily agar script ini dapat dieksekusi secara otomatis setiap hari : $ sudo gedit /etc/cron.daily/cleanupdash Isikan didalamnya dengan script berikut : #!/bin/sh sqlite3 ~/.local/share/zeitgeist/activity.sqlite vacuum 3. Berikan hak executable agar script tersebut dapat dieksekusi : $ sudo chmod 744 /etc/cron.daily/cleanupdash Sampai tahap ini maka database zeitgeist kalian akan selalu di refresh setiap harinya. 4. Jalankan script cleanupdash agar efeknya langsung terasa saat itu juga : $ sudo sh /etc/cron.daily/cleanupdash & 5. Sekarang cobalah kalian test dan rasakan perbedaannya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy