Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'UFO'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 8 results

  1. Kubah kabut dilaporkan muncul belum lama ini di atas North Wales karena suhu turun menjadi -4C. Kubah menyeramkan itu ditemukan oleh seseorang yang berjalan di atas ladang di desa kecil Tremeirchion. Hannah Blandford bersama dengan hewan peliharaannya berada di desa ketika ia melihat objek putih di langit. "Saya tidak bisa percaya betapa sempurna bentuk kubah itu, tampak menakjubkan. Jadi saya harus mengambil foto. Saya belum pernah melihat sesuatu seperti itu sebelumnya, itu benar-benar cukup istimewa," katanya "Saya menyaksikan sekira 10 menit dan kemudian kubah mulai merata dan itu tampak seperti awan dataran rendah sangat tebal. Ini tersebar di 12 ladang dan mencakup daerah yang luas," tambahnya. Setelah mem-posting gambar ke Twitter, kubah memicu sejumlah teori konspirasi yang menyebutkan sebuah pod alien yang datang untuk mengambil alih planet ini. Satu orang mengatakan, 'UFO disamarkan'. Sementara yang lain menuliskan 'Alien *nods'. Pada kenyataannya, itu sebuah kubah kabut, fenomena cuaca langka yang biasanya disebabkan oleh panas yang naik dari tanah. Temperatur diperkirakan akan turun selama beberapa hari ke depan, menyebabkan Public Health England (PHE) mengeluarkan peringatan level kedua untuk semua wilayah, selain South West, South East dan London.
  2. Sebuah video diklaim menunjukkan cuplikan UFO yang diambil dari pesawat ulak-alik Badan Antariksa Amerika Serikat NASA. Klip yang diambil dari misi STS80 menunjukkan, sebuah objek melayang terbang di luar angkasa, kemudian berubah arah dan menghilang. Terkait video itu, penggemar UFO Secureteam10 menjelaskan, puing-puing di luar angkasa tak bisa secara fisik mengubah jalurnya. Inilah sebabnya mengapa team percaya bahwa “puing-puing” itu merupakan pesawat alien. Tyler, salah satu peneliti team, mengatakan, “Ini jelas membuat putaran, sehingga Anda harus bertanya-tanya, apakah kami benar-benar gila untuk berpikir ada pengemudi objek di luar angkasa? Saya pikir tidak.” Selain itu, video juga menunjukkan klip lain dari misi STS-80. Salah satu dari mereka menunjukkan beberapa objek berjalan cepat saat mereka melayang di angkasa. Salah satu pesawat berjalan melambat, berhenti dan kemudian terbang ke belakang, menghilang dari pandangan. Kemudian menunjukkan objek ketiga dari ‘boomerang UFO’, objek memiliki bentuk seperti boomerang yang terbang ke depan dan belakang. Semua tim percaya, semua objek menunjukkan sinyal bahwa alien itu nyata, dan berada di luar angkasa.
  3. UFO atau objek yang tidak dikenal beberapa kali tertangkap kamera. Terkini, sebuah objek aneh melayang di langit dan disebut-sebut sebagai UFO. Dilansir Techeblog, Senin (24/8/2015), objek tersebut tertangkap kamera pada 9 Agustus 2015 di Sequoia Park, Los Angeles. Beberapa menyebutkan bahwa objek tersebut mirip dengan manusia yang mengenakan perlengkapan astronot atau disebut dengan humanoid. Tidak hanya satu kamera yang menangkap penampakan objek tersebut, dua kamera lainnya membidik UFO itu dalam angle yang berbeda. Pengamat di MysteriousUniverse mengungkap, objek tersebut bukan merupakan gambar hologram 3D, karena objek tersebut terlalu solid untuk menjadi proyeksi 3D. "Meskipun terlihat mengambang, itu tampaknya tidak terbang atau bergerak," ungkap pengamat di MysteriousUniverse. Penampakan UFO ini diunggah ke situs berbagi video, YouTube pada 16 Agustus 2015 dan telah ditonton lebih dari 84 ribu pengakses YouTube. Beberapa komentator di YouTube mengatakan bahwa objek tersebut bukanlah UFO, melainkan sebuah proyek pengujian sains dengan menembakan cahaya berwarna biru. Ada juga yang berkomentar bahwa objek tersebut merupakan balon yang diterbangkan di udara. Sebelumnya diberitakan, UFO atau objek aneh tertangkap kamera, melayang di langit kota Philadelphia, Amerika Serikat. Awalnya, objek ini tampak normal atau serupa formasi awan, namun objek tersebut mulai terbang di langit. Hector Garcia, pemilik rumah di North Philadelphia pergi keluar rumah pada 4 Juli 2015 dan menemukan objek terbang menyerupai gumpalan. Garcia mengatakan, objek tersebut tampak transparan dan memiliki efek seperti cahaya yang berkilauan.
  4. Bentuk alien sebenarnya seperti ubur-ubur, bukan seperti yang selama ini kita lihat di film-film Hollywood,Inilah Penafsiran Gambaran Bentuk Mahluk Planet yang Asli. Kaget? Pastinya. Walah baru sebatas dugaan, tetap inilah teori terbaru yang diklaim seorang ilmuwan, Maggie Aderin-Pocock (Ahli Satelit dan Penasihat Pemerintah). Alasannya, menurut Maggie, mahluk planet tidak berasal dari unsur karbon seperti manusia, melainkan silikon. Sehingga, alien bisa menyerap cahaya, bisa beradaptasi dengan berbicara lewat gelombang cahaya. Pokoknya serba beda dari manusia. "imajinasi yang kita alami dibatasi oleh apa yang kita lihat di sekitar kita dan penerimaan konvensional, bahwa hidup (bentuk kehidupan) berbasis karbon dan membutuhkan air. Tapi beberapa peneliti melakukan pekerjaan yang menarik, bermain dengan ide-ide seperti bentuk kehidupan berbasis silikon yang berkembang di planet lain, karena lingkungannya sangat berbeda dari bumi," kata Maggie. Dr. Maggie Aderin-Pocock juga mengungkapkan, sebenarnya peneliti astronomi belum bisa menemukan kehidupan lain walau telah mengamati milyaran planet di galaksi Bima Sakti saja. Bahkan, berkomunikasi melintasi tata surya merupakan tantangan besar. Misalnya, pesawat ruang angkasa Voyager 1, yang telah membawa rekaman salam dari Bumi pada perjalanan melalui tata surya sejak tahun 1977, saat ini baru saja akan meninggalkan tata surya di belakang dan menuju ruang dalam. Dan, belum ada laporan tentang komunikasi dengan alien dari planet lain. kemungkinan, menurut Maggie, kalaupun ada mahluk di planet lain belum tentu memiliki kecerdasan yang melebihi manusia. Bisa jadi mereka tidak cukup cerdas untuk dapat berkomunikasi dengan manusia. Maka yang jadi permasalahan bukanlah eksistensi mahluk di planet lain, melainkan bagaimana cara mengetahui dan bisa berkomunikasi dengan mereka. Ya, ilmuwan masih terus mencari dan mencari.
  5. Seorang pengamat berhasil merayu pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk memberikan data soal unidentified flying object (UFO). Data tersebut dirangkum, kemudian dirilis untuk publik. John Greenewald menghabiskan hampir 20 tahun untuk meneliti UFO. Ia juga tanpa henti berusaha untuk meminta data soal benda tak dikenal itu melalui Freedom of Information Act. Usahanya berhasil, dan kini data tersebut dipublikasikan melalui Arsip Nasional Washington D.C. Greenewald menyatukan seluruh data yang ia dapat ke dalam buku digital setebal 129.491 halaman. Dinamakan Project Blue Book Collection, data itu terdiri lebih dari 10 ribu kasus, ditarik dari tiga studi Angkatan Udara AS yang terpisah, di antaranya Project Sign (1947-1948), Project Grudge (1949-1951), dan Project Blue Book (1952-1969). Dalam Project Blue Book Collection, terdapat kasus UFO yang paling tenar seperti insiden Exeter, penampakan dari Kenneth Arnold, dan kecelakaan Mantell. Sebagai catatan singkat, insiden Exeter terjadi pada tahun 1965, seorang lelaki bernama Norman Muscarello mengaku dihampiri oleh cahaya terang dari langit yang ternyata sebuah objek berdiameter 27 meter. Kemudian penampakan yang disaksikan seorang pilot bernama Kenneth Arnold di tahun 1947 silam, berlokasi di pegunungan Cascade Range. Ia melihat sembilan piringan cawan terbang di sekitar pegunungan tersebut. Lalu kecelakaan yang dialami Kapten Garda Nasional Udara Kentucky, Thomas Mantell di tahun 1948. Mantell tewas karena pesawatnya jatuh setelah mengejar "benda logam berukuran besar". Menurut Arsip Nasional AS, ada 12.618 penampakan UFO dilaporkan ke Project Blue Book saat studi tersebut sedang bermarkas di Wright-Patterson Air Force Base di Dayton, Ohio. Dari jumlah tersebut, ada 701 penampakan yang tidak teridentifikasi. Upaya Greenewald mengumpulkan data UFO bukan berdasarkan pengalaman pribadi yang pernah melihat secara dekat penampakan UFO itu, melainkan ia mengaku dirinya menyimpan rasa penasaran yang tinggi. "Saya sangat menyukai sejarah. Saya pikir hal-hal seperti ini seharusnya bisa diperoleh," ujarnya, dikutip dari laporan CNN. "Rahasia bukanlah hal yang buruk, menurut saya kita perlu tahu mengenai hal ini dan sudah seharusnya terdapat di buku sejarah." Sebelumnya, serangkaian penolakan proyek penelitian UFO sempat terjadi, karena dianggap belum benar-benar ada UFO nyata yang dilaporkan dan diinvestigasi oleh Angkatan Udara yang memberikan indikasi ancaman bagi keamanan nasional.
  6. Sekelompok pemburu unidentified flying object atau UFO mengklaim melihat penampakan kapal alien sedang melintasi matahari. Objek tersebut didapatkan melalui situs Helioviewer.org Di situs tersebut memang menjadi tempat untuk melihat aktivitas matahir yang di-update secara berkala. Dalam gambar yang dirilis, tampak beberapa gambar di permukaan matahari menemukan objek berukuran sebesar bulan. Pemburu UFO ini mengambarkannya sebagai 'kapal yang besar' dan diduga merupakan kapal alien. Dalam pengamatannya, ukuran tersebut sebesar bulan tetapi hanya memiliki ketebalan setengahnya. Pemburu UFO Scott Waring melihat objek melalui situs yang didanai badan antariksa AS atau NASA itu mengatakan objek ini seperti sebuah kapal dimana bagian tengahnya tipis namun lebih tebal di bagian atas dan ujung bawah. "Objek ini memiliki bentuk persegi panjang dan tebal di ujung atas dan bawah. Ini adalah kapal," katanya. Ia juga mengklaim bahwa para ilmuwan Rusia telah melihat UFO berukuran mirip bulan tahun lalu yang dapat membuat perubahan mendadak dalam arah dan kecepatan. "Saya mendapati foto berikutnya dan mendapati objek tersebut hilang," katanya. Sebagian besar orang mungkin akan meragukan jika 'kapal alien' tersebut dapat terbang melintasi matahari yang panasnya mencapai 28 juta derajat pada intinya. Namun, ada beberapa yang berpikir alien jutaan tahun lebih maju daripada orang di Bumi, dan jadi mungkin, menggunakan lambung sistem pendingin yang sangat efisien.
  7. Pada tahun 1966, dua orang pria yang terobsesi dengan UFO pergi menuju sebuah bukit di Rio De Jeneiro. Tiga hari kemudian, tubuh kedua pria tersebut ditemukan terbaring tidak bernyawa dengan sebab kematian yang tidak diketahui hingga hari ini. Kasus misterius ini mendapatkan julukan The Mystery of the Lead Masks Case dan merupakan salah satu kasus kematian paling misterius dalam sejarah Brazil. Mungkin dikarenakan fakta kalau kedua korban adalah pria-pria yang terobsesi dengan UFO dan disebut-sebut berusaha mengadakan kontak dengan alien. Hari itu seharusnya menjadi hari yang luar biasa bagi Manoel Pereira da Cruz dan Miguel Jose Viana. Mereka telah merencanakan sesuatu yang rahasia dan cukup antusias dengan apa yang mungkin akan ditemukan. Jadi, pada tanggal 17 Agustus 1966, mereka meninggalkan kota tempat tinggal mereka, Campos dos Goytacazes. Kepada keluarga, mereka mengatakan akan membeli beberapa bahan elektronik untuk pekerjaan. Kedua pria ini adalah teknisi televisi. Saat itu mereka membawa uang sejumlah 2.300 Real Brazil. Manoel dan Miguel kemudian naik bus dan tiba di Niteroi pada pukul 14:30. Mereka mampir ke sebuah toko, lalu membeli mantel dan sebotol air minum. Belakangan pelayan di toko itu mengatakan kalau Miguel terlihat sangat gugup dan selalu melihat jam tangannya. Apapun yang sedang direncanakan kedua orang ini, sepertinya mereka sangat terburu-buru. Dari toko itu, kedua pria ini segera melanjutkan perjalanan menuju Morro do Vintem (Bukit Vintem), Rio De Jeneiro. Mereka tidak pernah membayangkan kalau tempat itu akan menjadi akhir dari perjalanan mereka. Tiga hari kemudian, tepatnya pada tanggal 20 Agustus 1966, seorang remaja berusia 18 tahun bernama Jorge da Costa Alves sedang bermain layangan di bukit itu ketika ia menyaksikan sebuah pemandangan aneh. Di salah satu bagian bukit, Jorge melihat ada dua sosok tubuh terbaring di permukaan bukit yang dipenuhi semak dan rumput tinggi. Keduanya mengenakan pakaian yang mirip. Masing-masing juga mengenakan sejenis mantel pelindung. Anehnya, kedua pria tersebut terbaring dengan rapi sambil mengenakan topeng timah. Jorge mendekat dan menyadari kalau kedua sosok itu sudah tidak bernyawa. Dengan tergesa-gesa, ia turun dari bukit dan menghubungi pihak kepolisian. Tidak lama kemudian, lokasi itu sudah dipenuhi oleh wartawan dan petugas polisi. Dan ini adalah awal dari sebuah misteri yang membingungkan. Apa yang menyebabkan kematian mereka? Polisi segera menyisir lokasi penemuan mayat dan mengumpulkan semua benda-benda yang bisa menjadi petunjuk. Namun, setiap petunjuk yang ditemukan malah membuat kasus ini bertambah misterius. Sebagai catatan, kasus ini menjadi misterius bukan hanya karena kondisi mayat yang penuh dengan teka-teki. Namun karena petugas koroner yang memeriksa kedua mayat tersebut tidak bisa menentukan penyebab kematian. Pada tubuh bagian luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan atau luka fisik yang mungkin bisa membunuh mereka. Diagnosa ini juga diperkuat dengan fakta kalau rumput-rumput tinggi di dekat mayat tidak rusak yang mengindikasikan kalau kedua korban tidak mengalami pergumulan atau perkelahian di tempat itu. Sedangkan pada tubuh bagian dalam, para petugas tidak bisa mengambil kesimpulan apapun karena organ-organ tubuh korban telah membusuk akibat proses otopsi yang terlambat. Kondisi ini membuat uji toksin tidak bisa dilakukan. Jadi kita tidak akan pernah tahu dengan pasti apakah ada bahan beracun yang diminum oleh keduanya. Selain itu, hal lain yang menambah aspek misteri dalam kasus ini adalah benda-benda yang ditemukan pada mayat. Kedua pria tersebut ditemukan dalam keadaan mengenakan topeng timah menutupi mata mereka. Menurut keluarga korban, kedua topeng ini memang dibuat sendiri oleh Manoel dan Miguel di bengkel kerja mereka dan dimaksudkan untuk melindungi diri dari radiasi. Tetapi tidak ada yang mengetahui radiasi apa yang dimaksud keduanya. Selain topeng timah tersebut, ada beberapa benda lain yang ditemukan di sekitar mayat. Diantaranya adalah sebuah buku catatan yang berisi diagram dengan sebaris kalimat yang berbunyi: "16:30 estar no local determinado. 18:30 ingerir cápsulas, após efeito proteger metais aguardar sinal máscara" Jika diterjemahkan, kalimat ini berbunyi: "Pukul 16:30 di tempat yang telah disepakati. 18:30 menelan kapsul, setelah efek melindungi logam tunggu tanda topeng." Pihak penyelidik tidak bisa menguraikan maksud pesan tersebut. Selain itu, catatan ini membingungkan karena dibuat dengan beberapa ejaan dan tata bahasa yang salah. Lalu ditemukan juga botol minuman kosong yang dibeli dari toko di Niteroi dan sebuah paket yang berisi dua buah handuk. Dari petunjuk-petunjuk yang ada, polisi berusaha membuat sebuah narasi yang mungkin bisa membongkar penyebab kematian kedua pria ini. Karena situasi yang tidak biasa, banyak orang memberikan spekulasi berbau fiksi ke dalam kasus ini. Misalnya, ada yang menyebutkan kalau kedua pria ini telah menemukan Wormhole dan bermaksud untuk melakukan perjalanan lintas waktu. Mereka menggunakan topeng timah dan mantel untuk melindungi tubuh mereka dari efek perjalanan tersebut. Tentu saja spekulasi ini lebih mengarah ke anekdot ketimbang fakta. Di pihak lain, aparat kepolisian, wartawan atau penulis yang giat mengikuti kasus ini juga memiliki beberapa teori. Salah satu teori yang pernah dikemukakan adalah kedua pria ini telah melakukan bunuh diri massal seperti yang pernah dilakukan oleh sekte-sekte tertentu. Asumsi ini didukung oleh fakta kalau keduanya pernah berusaha melakukan kontak dengan alien. Peristiwa semacam ini pernah terjadi pada tahun 1997. Saat itu, 39 anggota sekte Heaven's Gate melakukan bunuh diri massal untuk menyambut kedatangan UFO yang dipercaya akan datang mengikuti komet Hale-Bopp. Para pelaku bunuh diri massal sekte Heaven's Gate Para anggota sekte ini melakukan bunuh diri dengan meminum sianida dan arsenik. Namun mereka tidak menggunakan topeng timah, melainkan hanya menutupi wajah mereka dengan kain hitam. Catatan yang menyinggung mengenai meminum kapsul yang ditemukan pada Manoel dan Miguel sepertinya mendukung asumsi ini. Namun teori ini menjadi cukup tidak mungkin karena para saksi mengatakan kalau kedua pria ini tidak seperti orang yang berniat bunuh diri. Ketika mereka mampir ke toko untuk membeli mantel dan air minum di Niteroi, keduanya menandatangani faktur yang mensyaratkan mereka untuk mengembalikan botol minuman itu supaya mendapatkan diskon. Ini tidak terlihat seperti orang yang berniat bunuh diri. Selain itu, keduanya ternyata membeli beberapa komponen elektrik yang dipercaya akan digunakan untuk pekerjaan mereka. Jika mereka berniat bunuh diri, tentulah mereka tidak akan merepotkan diri untuk membeli barang-barang tersebut. Teori lain menyebutkan kalau kedua pria tersebut mungkin telah dipancing untuk datang ke tempat itu oleh pihak ketiga yang ingin merampok mereka. Sampai disitu, keduanya dibunuh oleh oknum tersebut. Kesimpulan ini diambil karena ditemukannya catatan yang memiliki kesalahan pada tata bahasa dan ejaan. Bisa jadi catatan ini didiktekan oleh perampok itu untuk menciptakan kesan bunuh diri. Lagipula, sejumlah uang yang dibawa mereka ke bukit itu ikut raib. Tetapi, sekali lagi, kalau ini adalah kematian akibat perbuatan jahat, apa penyebabnya? Kapsul beracun? Mengapa tidak ada tanda-tanda perlawanan sedikitpun? Teori berikutnya yang paling populer adalah, Manoel dan Miguel berusaha mengadakan kontak dengan alien dan berhasil melakukannya. Walaupun terdengar mengada-ngada, teori ini adalah yang paling populer diantara teori-teori lainnya. Kedua pria ini dikenal sangat terobsesi dengan UFO. Mereka meneliti kisah-kisah penampakan UFO dengan ekstensif, bahkan membangun sebuah laboratorium untuk tujuan ini. Selain itu, bukit Vintem disebut-sebut sebagai lokasi yang sering mendapatkan kunjungan UFO. Para penduduk sekitar bukit sering menyaksikan pesawat aneh melayang di dekat situ. Apakah Manoel dan Miguel sedang menunggu kedatangan pesawat alien? Apakah topeng timah tersebut digunakan untuk melindungi mereka dari radiasi pesawat tersebut? Kalau begitu, apa manfaatnya kapsul tersebut? atau dua handuk yang ditemukan? Dan yang paling utama adalah, apa yang menyebabkan kematian mereka? Apakah mereka menemukan pesawat alien yang kemudian menembakkan sinar misterius yang dengan seketika mencabut nyawa mereka? Kita mungkin tidak akan pernah bisa tahu. Satu hal yang pasti. Mungkin misteri ini tidak akan benar-benar bisa diungkap. 45 tahun telah lewat dan kepolisian Brazil belum pernah menetapkan satupun tersangka pembunuhan. Mungkin jawabannya memang jauh dari pemahaman kita. Menurut Jacques Vallee yang pernah menulis mengenai kasus ini dalam bukunya "Confrontations", bertahun-tahun setelah kasus ini terjadi, bahkan rumput-rumput di lokasi penemuan mayat menolak untuk tumbuh (walaupun beberapa argumen yang cukup masuk akal menyebutkan kalau rumput-rumput itu tidak bisa tumbuh karena formalin yang disemprot pihak kepolisian). Dua mayat bermantel dan bertopeng timah, dua buah handuk, satu botol kosong, catatan yang membingungkan, kapsul yang hilang, obsesi dengan makhluk luar angkasa dan bukit Vintem yang misterius. Perpaduan ini telah menciptakan salah satu kasus paling misterius dalam sejarah Brazil yang mungkin tidak akan pernah bisa terpecahkan.
  8. Pada tahun 1992, dikabarkan bahwa sebuah UFO jatuh di Southaven Park di Shirley, Long Island. Banyak orang yang melihat kejadian tersebut karena lokasinya yang dekat dengan Sunrise Highway (jalan tol Sunrise), sebuah jalan yang cukup ramai digunakan untuk berpergian. Setelah kejadian yang menghebohkan tersebut Southaven Park pun ditutup untuk umum selama tiga hari. Brookhaven National Labs adalah institusi pertama yang dipanggil pada saat itu. Brookhaven National Laboratory adalah institusi sains yang melakukan penelitian dalam ilmu fisika, biomedis, dan lingkungan, serta dalam teknologi energi dan keamanan nasional. Brookhaven Lab juga membangun dan mengoperasikan fasilitas ilmiah utama yang tersedia bagi peneliti universitas, industri dan pemerintah. Dalam kejadian tersebut, sebuah truk flatbed yang cukup besar membawa sesuatu yang juga besar kembali ke laboratorium. Ada bocoran yang mengatakan bahwa mereka memiliki jasad alien yang didapat dari lokasi kejadian tersebut. Informasi yang paling koheren tentang jatuhnya sebuah UFO di Southaven didapat dari siaran pers LIUFON (Long Island UFO Network) pada tanggal 3 Agustus 1998. Dari situ, diketahui bahwa kejadian jatuhnya UFO tersebut sebenarnya terjadi pada pukul 7.00 malam bulan November 1992. Seorang pria yang pada saat itu sedang berkendara di Sunrise Highway menuju William Floyd Parkway, melihat ada sebuah pesawat besar yang ia gambarkan sebagai pipa dalam bentuk dua lampu besar berwarna biru terang yang pada setiap ujungnya memiliki cahaya berwarna putih terang dan di tengahnya terdapat struktur yang terdiri dari tekstur berwarna abu-abu metalik. Dia melihat objek tersebut membuat sudut siku-siku yang melintasi jalan raya, dan akhirnya menabrak sebuah hutan di Southaven Park. Ketika jatuh, objek tersebut memancarkan sinar putih yang cukup menyilaukan yang dapat menerangkan malam hari untuk sejenak. Pohon-pohon yang rubuh di Southaven Park yang disuga kuat oleh banyak peneliti UFO sebagai lokasi dimana pesawat luar angkasa asing jatuh. Namun sebagian ahli berpendapat bahwa pohon tersebut memang sudah tumbuh seperti itu sejak awal. Orang yang berada pada jalan tersebut dan juga orang-orang yang ada disekitarnya segera melaporkan segala macam gangguan listrik, telpon yang berdering sendiri, dan TV yang statis. Pada saat yang sama seseorang yang juga mengemudi di Sunrise melihat objek berbentuk oval terbang di atas bukit tempat pembuangan sampah kota. Ia mengatakan “objek tersebut bergerak turun 30 derajat ke cakrawala dan meninggalkan jejak ionisasi berwarna hijau saat melintas”. Sebuah kelompok investigasi lokal yang telah meneliti UFO di Long Island selama lima tahun terakhir merilis sebuah laporan bahwa pesawat ruang angkasa asing memang telah jatuh di sebuah daerah terpencil di Sout Haven Park di Shirley sesaat sebelum Thanksgiving tahun 1992. Insiden itu terjadi sekitar pukul 07:00 malam pada tanggal 24 November, menurut John Ford, ketua Long Island UFO Network, yang telah melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Beberapa pengendara yang melakukan perjalanan sepanjang Sunrise Highway malam itu, menurut Ford, mengira bahwa ada pesawat yang akan jatuh ke Southaven Park. Banyak penduduk setempat yang rumahnya di perbatasan Southaven melaporkan bahwa mereka mendengar suara gemuruh keras dan melihat cahaya yang cukup aneh. Disana terdapat area dimana ada bekas pohon yang terbakar serta pohon yang terlihat membungkuk. Tetapi ada dua hal yang menarik bagi Ford.”Kita mendapatkan radiasi yang lebih tinggi dari normal di daerah tersebut” kata Ford. Michaels JB, dalam bukunya berjudul UFO Encounters – The True Story Behind The Brookhaven and Carp Incidents mengatakan bahwa pada tanggal 22 November 1992, dua pesawat alien ditembak jatuh di Southaven Park, dengan sinar plasma quark-gluon yang berasal dari Brookhaven Labs di Brookhaven, New York. Api yang dihasilkan sangat besar dan dapat dilihat dari jarak bermil-mil jauhnya. Api tersebut mengandung radioaktif sehingga ditangani oleh Brookhaven Radioactive Fire Team. Pihak militer, SWAT dan berbagai macam unit penyelamatan lainnya menanggapi kejadian di daerah tersebut. Militer, segera mengepung taman dan jalan-jalan sekitarnya. Mereka tetap seperti itu selama beberapa hari.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy