Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'Telkomsel'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 9 results

  1. Linimasa Twitter pagi ini, Jumat (28/4/2017), ramai dengan pembahasan soal situs resmi Telkomsel yang tampak beda dari biasanya. Tampilan laman depan situs Telkomsel, www.telkomsel.com, ternyata diubah (deface) oleh peretas. Dalam laman tersebut, sang peretas itu memprotes harga paket data Telkomsel yang dianggap terlalu mahal. Deskripsinya pun berisi kata-kata kasar yang mengeluhkan soal itu. "Pegimane bangsa Endonesia mau maju kalo internet aja mahal," begitu salah satu deskripsinya. Deskripsi selengkapnya menjabarkan tuntutan sang peretas yang belum diketahui identitasnya. Ia meminta penurunan harga kuota internet dari Telkomsel. Pembagian dan pembatasan kuota untuk 2G/3G/4G juga diminta dihapus. Begitu pula dengan paket bundling layanan internet HOOQ dan Viu untuk hiburan. "Gue cuma butuh kuota internet. Titik," sang peretas menegaskan bahwa paket bundling dengan layanan hiburan tak terlalu penting. Menurut pantauan terakhir, situs Telkomsel kini sama sekali tak bisa diakses sama sekali. Akan tetapi, jika memasukan kata "Telkomsel" di laman pencarian Google, hasil pencarian masih menampilkan pesan dari sang peretas. Netizen Indonesia menanggapi keluhan sang peretas dengan komentar beragam, ada yang terkesan membela maupun menyindir. "hahahah sotus telkomsel di hack yg kurang uang ????????????," kata akun @chiro_muchtar. "Situs @Telkomsel di hack? Wah..bentuk protes dr pelanggan krn tarifnya kemahalan tuh hehehe," kata akun @iwanWEC. "Sekelas telkomnyet, eh telkomsel di hack ... sebagai netizen, w miris ...," kata akun @TeukuRyan. Telkomsel minta maaf Telkomsel pun meminta maaf atas peretasan yang terjadi. Vice President Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawati, mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan penelusuran dan perbaikan. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dalam mengakses website resmi Telkomsel www.telkomsel.com. Saat ini kami sedang melakukan penelusuran dan perbaikan yang dibutuhkan agar pelanggan dan masyarakat bisa segera mengakses website tersebut," ia menjelaskan lewat keterangan resmi. Lebih lanjut, Adita juga memberikan alternatif untuk mengakses informasi soal produk dan layanan Telkomsel melalui aplikasi MyTelkomsel, Call Center, maupun GraPARI.
  2. Jakarta – Indonesia Games Championship (IGC) yang digelar Telkomsel sejak bulan Maret 2017, akhirnya sampai di babak grand final. Puncak kompetisi IGC diadakan di Kartika Expo Balai Kartini, Jakarta pada tanggal 21-23 April 2017, dimana para pemenang babak kualifikasi tingkat nasional akan saling berhadapan untuk memperebutkan hadiah total senilai lebih dari Rp 500 juta.Sebelumnya, pertandingan babak kualifikasi nasional telah diadakan di Medan, Bandung, Surabaya, Malang dan Makassar dimana lebih dari 1.200 tim atau sekitar 4.000 gamers berkompetisi untuk dapat lolos ke babak final di Jakarta. Vice President Digital Lifestyle Telkomsel, Crispin Tristram mengatakan, “Telkomsel berkomitmen untuk mendukung penggunaan teknologi untuk meningkatkan kreativitas anak muda Indonesia. IGC merupakan salah satu bentuk dukungan kami terhadap perkembangan komunitas gamer selain juga dalam mendukung kemajuan industri games lokal.” Selain kompetisi final PC Game dan Mobile Games untuk mendapatkan gelar juara, pada acara ini Telkomsel juga menyelenggarakan kompetisi cosplay yang terbagi menjadi tiga kategori, yaitu Individual Coswalk, Individual Cosplay, dan Cosplay Cabaret. Para peserta dinilai oleh dewan juri lokal yakni Zainaru, Ryan CD, dan Frea Mai. Selain itu hadir pula Shine dari Malaysia, dan Onnies dari Thailand sebagai juri untuk kompetisi cosplay tersebut. Diadakan bertepatan dengan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April, penyelenggaraan IGC juga sekaligus merayakan partisipasi perempuan pada industri gaming, baik sebagai gamers maupun cosplayers. Pada kesempatan tersebut, gamers perempuan untuk Point Blank yaitu Female Fighters dan Beleza akan hadir untuk unjuk gigi kehebatan mereka. Selain itu, hadirnya tiga dari lima juri wanita untuk kompetisi cosplay pada juga membuktikan handalnya kaum perempuan pada industri ini. Para pengunjung IGC dapat mengikuti meet and greet dan coaching clinic yang menghadirkan tim terbaik di Indonesia dan asia tenggara, seperti Happy Feet, Pew Pew, Evos, RRQ, GF7 dan N1CS. Pada kesempatan tersebut, para pengunjung berkesempatan untuk berdiskusi bersama dan mendapatkan tips tentang bagaimana menjadi gamers baru yang handal. IGC juga menghadirkan game publisher ternama, seperti LINE, Netmarble, Own Games, Touchten, Gamevil dan True Digital Happinness dimana pengunjung dapat secara gratis mencoba games terbaru serta mendapatkan merchandise menarik dari masing-masing publisher tersebut. Tak hanya itu, para pengunjung IGC pun bisa merasakan serunya bermain virtual reality game menggunakan teknologi terbaru Omni virtual. Bahkan pencinta games juga diajak bernostalgia ke era 1990-an dengan permainan konsol lawas, seperti Nintendo dan Playstation. Indonesia Games Championship merupakan sebuah ajang kompetisi games dan berkumpulnya anak muda yang memiliki keterampilan dalam bermain games yang diadakan oleh Telkomsel. IGC diselenggarakan dalam dua kategori, yaitu PC Game dan Mobile Games. Untuk kategori PC Game, jenis game yang dikompetisikan adalah Dota-2, Point Blank, dan World of Tank. Sementara jenis game yang dikompetisikan pada kategori Mobile Games adalah Vain Glory, Clash Royale, Crisis Action, LINE Let’s Get Rich dan Mobile Legends Bang Bang. Melalui IGC, Telkomsel memberikan wadah bagi komunitas gamer Indonesia untuk saling berinteraksi dan berbagi informasi seputar games. “Ajang ini merupakan salah satu upaya kami untuk membangun ekosistem digital entertainment lifestyle bagi masyarakat Indonesia”, tambah Crispin. Untuk memberikan pengalaman terbaik dalam bermain mobile games, Telkomsel menawarkan paket GamesMax yang merupakan pilihan paket data untuk internet dan kuota tambahan untuk Update dan main Online Game serta satu pilihan voucher Game. Selain itu, Telkomsel juga ingin memperkenalkan portal Dunia Games (www.duniagames.co.id) yang memberikan info terlengkap seputar games, tips & tricks, review dan channel pembelian Voucher Game Online.
  3. PT Bank Central Asia Tbk kembali menggaungkan biaya tambahan untuk transaksi nasabah mereka. Sebelumnya, bank swasta nomor wahid itu menyebut akan mengenakan biaya transaksi cek saldo dan tarik tunai, kini nasabah yang ingin membeli pulsa pun bakal diminta merogoh kocek lebih dalam. Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama BCA mengaku telah bekerja sama dengan operator telekomunikasi dalam negeri. Nasabah yang membeli pulsa Telkomsel melalui mobile banking (m-banking) BCA akan dikenai biaya transaksi sebesar Rp1.500. "Ada pengaturan ulang dengan Telkomsel. Jadi, kalau ada kenaikan harga, ya kami ikuti. Namun, kenaikan itu bukan berasal dari kami, melainkan dari operatornya," ujarnya, Kamis (7/4). Selain mengenakan biaya tambahan untuk transaksi di m-banking, BCA juga akan memungut biaya dari transaksi pengecekan saldo di anjungan tunai mandiri (ATM). Hal ini terpaksa dilakukan, karena tingginya biaya operasional setiap mesin ATM yang dioperasikan. "Kami akan pertimbangkan, analisa pengecekan rata-rata memang satu bulan empat kali dari 13 juta kartu. Tetapi, ada orang yang sebulan cek sampai 780 kali, ada yang 200 kali," imbuh Jahja. Diharapkan, kebijakan tersebut nantinya bisa membuat nasabah beralih memanfaatkan fasilitas SMS banking dan internet banking yang belum dikenakan biaya. "Kalau tidak terlalu banyak akan didekati bagaimana menggunakan internet banking dan m-banking. Kalau nasabah tobat, tidak akan kami kenakan biaya pengecekan saldo," pungkasnya. Sumber: CNNIndonesia
  4. Manajemen PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menjelaskan pungutan tarif sebesar Rp15.00 untuk setiap pembelian pulsa melalui transaksi m-banking ataupun e-banking. Telkomsel beralasan, channel penjualan pulsa melalui bank merupakan salah satu dari berbagai channel yang dapat dipilih pelanggan Telkomsel untuk menikmati kemudahan isi ulang pulsa. Di mana hal ini juga dapat dilakukan di outlet-outlet penjualan pulsa mitra Telkomsel, GraPARI, MyGrapari, aplikasi MyTelkomsel dan web MyTelkomsel. Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati mengatakan selama ini biaya administrasi untuk pembelian pulsa melalui channel bank merupakan biaya yang ditanggung oleh Telkomsel. "Saat ini biaya tersebut harus dibayarkan oleh pelanggan seperti halnya isi ulang pulsa yang dilakukan melalui outlet-outlet penjualan pulsa mitra Telkomsel," ujar Adita. Adita menjelaskan hal tersebut secara umum sudah banyak diterapkan dalam proses isi ulang maupun pembelian melalui channel bank untuk kebutuhan lain seperti listrik, air dan sebagainya. Ia mengklaim proses penarikan tarif tersebut telah disosialisasikan terlebih dahulu oleh para pelanggan Telkomsel. Sebelum transaksi dilakukan, informasi mengenai adanya biaya administrasi (surcharge) akan disampaikan kepada pelanggan dan pelanggan dimintai persetujuannya terlebih dahulu atas biaya administrasi (surcharge) yang muncul. "Perubahan biaya transaksi untuk pembelian pulsa melalui channel bank, merupakan salah satu upaya kami untuk tetap menjaga kualitas dan ketersediaan layanan yang prima bagi pelanggan," jelasnya. Sumber: cnnindonesia
  5. Petugas memeriksa jaringan base transceiver station (BTS) milik Telkomsel di BTS Bangkalan, Madura, Jawa Timur Telkomsel mengatakan setidaknya menganggarkan Rp 100 miliar per tahun untuk mengamankan jaringan seluler dan Internet yang dipakai oleh para pelanggannya. Perusahaan operator seluler terbesar itu merasa butuh memberi jaminan keamanan di tengah tren perangkat mobile dan ponsel pintar yang telah menjadi alat yang sifatnya sangat personal. "Di atas Rp 100 miliar per tahun. Setiap kali belanja kita besar sekali untuk keamanan," ungkap Ariyanto Setyawan, Network Security Management Telkomsel, di sela acara Simposium Nasional Cyber Security 2015 di Jakarta, Kamis (4/6). Ia menjelaskan, sumber atau motif serangan siber yang ditujukan kepada pelanggan seluler semakin banyak, bisa melalui virus bot ataupun program jahat yang mencuri data pelanggan. Si peretas juga bisa melakukan kejahatan siber dengan cara menyebarkan pesan teks atau SMS broadcast ilegal yang isinya bersifat ajakan untuk melakukan transaksi penipuan, macam modus "Mama Minta Pulsa," atau pengelabuan berupa tautan yang sebenarnya adalah jebakan untuk menyisipkan malware ke perangkat konsumen. "Kita sekarang ini mencoba meningkatkan kesadaran keamanan ke pelanggan. Serangannya sudah sangat banyak, bisa dibilang setiap detik ada," tutur Ariyanto. Ia tak menyebutkan jumlahnya karena baginya angka itu bersifat relatif, namun ia menekankan kejahatan siber bisa menyebabkan kerugian miliaran rupiah per harinya. Ia pun mengungkapkan kekhawatiran pada para pengguna ponsel pintar bersistem operasi Android yang menjadi target para penjahat siber. Sudah menjadi nasib sebuah sistem operasi yang banyak digunakan, seperti Windows dari Microsoft, bakal jadi sasaran empuk peretas. Direktur perusahaan antivirus Vaksincom, Alfons Tanujaya mengatakan, sekitar 70 persen pengguna ponsel Android di Indonesia masih kurang peduli soal keamanan siber. Padahal, ada banyak kejahatan yang mengancamnya. "Populasi pengguna Android di Indonesia sangat besar. Sayangnya tingkat kesadaran mereka mengenai keamanan peranti lunak masih sangat rendah," kata Alfons. Ia menyarankan agar para pengguna ponsel pintar Android memasang peranti lunak antivirus untuk meminimalkan risiko diretas, juga tidak mengunjungi situs web yang tidak jelas pengelolanya, termasuk situs web pornografi yang menjadi gudang program jahat.
  6. Gemalto merupakan salah satu produsen chip untuk kartu dan ponsel (kartu SIM) terbesar di dunia. Dari kartu SIM yang pernah dibuat oleh perusahaan berbasis di Belanda, itu ada yang dipakai oleh operator Indonesia. Dalam dokumen terbaru yang dibocorkan oleh whistleblower Edward Snowden mengindikasikan Amerika Serikat (AS) dan Inggris sudah berhasil menembus sistem pembuat chip itu dan melakukan mata-mata. Snowden juga menyebutkan bahwa, setidaknya ada 450 operator yang sukses disadap dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan operator besar di AS seperti AT&T, T-Mobile, Verizon dan Sprint menjadi korbannya. "Sejauh ini kartu SIM kami tidak dibuat oleh Gemalto," kata GM Corporate & Communication Manager XL, Tri Wahyungingsih. Hal agak berbeda justru dikatakan oleh operator terbesar di Indonesia, Telkomsel. Vice President (VP) Corporate Communicion Adita Irawati, memang mengakui secara langsung bahwa Gemalto membuat beberapa kartu SIM miliknya. "Iya, kami memang memakai Gemalto di samping vendor-vendor lainnya. Namun yang perlu dipertegas, kita selalu menjunjung tinggi GCG (Good Corporate Governance) dan patuh pada ketentuan yang berlaku dalam memilih vendor," jelasnya. Sementara itu pihak Indosat, juga mengakui bahwa beberapa kartu SIM miliknya diproduksi oleh Gemalto. Sayangnya, Adrian Prasanto, Division Head Public Relations Indosat, tak mau menyebut lebih detil mengenai bentuk kerja sama dengan produsen tersebut. "Kendati kita menggunakan Gemalto untuk membuat kartu SIM tersebut. Kita sangat yakin, bahwa pada dasarnya perusahaan tersebut menjaga segala bentuk kerahasiannya dengan benar," tambah Pras--sapaan akrabnya. Sebelumnya diberitakan, walaupun secara tersirat tidak disangkal oleh pihak Gemalto, perusahaan tersebut masih akan melakukan investigasi. Apalagi memang, sebelumnya mereka mengakui ada serangan ilegal ke sistemnya. "Saat ini kita tidak dapat membuktikan hubungan antara upaya terakhir tersebut dan apa yang dilaporkan kemarin," kata pihak Gemalto. Dalam situs yang ditelesuri, Gemalto juga pernah menjalin PT Bank Muamalat Indonesia (BMI) untuk mengelola sistem internet banking miliknya pada pertengahan tahun 2014 lalu.
  7. Akun Twitter milik Telkomsel disebut-sebut sebagai akun paling responsif memberikan tanggapan kepada para penggunanya. Akun Twitter @Telkomsel didapuk sebagai akun paling responsif versi Socialbakers.com pada periode Q4 2014. Selain itu, akun Facebook milik operator plat merah itu juga menduduki peringkat lima akun paling responsif. Selama Q4 2014, akun Twitter @Telkomsel memberikan 25,220 respons terhadap mention pelanggan, sedangkan akun Facebook Telkomsel memberikan sebanyak 11,536 respon. Saat ini akun Twitter dan Facebook @Telkomsel memiliki lebih dari 500,000 followers. Konfirmasi Socialbakers itu diberikan berdasarkan analisa terhadap aktivitas akun-akun media sosial lintas industri di seluruh dunia dari sisi Customer Service, khususnya dalam menanggapi mention dari pelanggannya.
  8. Migrasi pelanggan Flexi ke Telkomsel ditempuh Telkom sebagai rasa tanggung jawab kepada pelanggan dan mengikuti Peraturan Menteri No.30 Tahun 2014 dan KM No.934 Tahun 2014 tentang Penataan Pita Frekuensi dan Pengalihan Izin Penggunaan Frekuensi 800 MHz. Arif Prabowo, VP Corporate Communication Telkom mengatakan, "Untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan, Telkom melakukan program ‘Upgrade Layanan Flexi ke Telkomsel’ sejak Oktober 2014 lalu. Telkom bersama dengan Telkomsel telah menyiapkan produk Kartu As Flexi (Prabayar) dan Kartu Halo Flexi (Pascabayar)." Menurut Arif, respons pelanggan terhadap proses migrasi ke layanan GSM Telkomsel sejauh ini cukup positif. Telkom masih memberi kesempatan kepada pelanggan untuk meng-upgrade layanannya agar pelanggan masih dapat memakai layanan telekomunikasi secara maksimal. Sejalan dengan itu, Telkom pun secara bertahap akan melakukan penurunan layananTelkom Flexi. Telkom mengimbau kepada seluruh pelanggan Telkom Flexi agar segera memanfaatkan kesempatan upgrade ini karena beberapa keuntungan yang bisa diperoleh. Di antaranya, seperti sinyal lebih kuat, cakupan area yang lebih luas, tarif sama hematnya, mendukung roaming nasional dan internasional, serta dukungan ponsel yang berbagai model. Pelanggan akan menerima nomor baru Telkomsel setelah melakukan upgrade. "Pelanggan juga dapat berkesempatan memperoleh kecepatan akses Internet broadband hingga 14,4 Mbps, di mana Flexi hanya mencapai 3,1 Mbps. Keuntungan lainnya yang akan diperoleh tentu saja adalah layanan berstandar 4G/LTE yang jauh lebih cepat! Nomor lama dari pelanggan Flexi masih tetap bisa dihubungi, di mana panggilan akan diterima di nomor baru (Telkomsel) secara otomatis. Informasi pengguna nomor yang baru akan diterima juga oleh penelepon via SMS (seluler) atau voice respond/callback (nomor rumah). Pelanggan bisa melakukan proses migrasi (upgrade layanan) di berbagai lokasi Plasa Telkom terdekat dengan membawa kartu identitasnya (KTP/SIM/Passport/KartuMahasiwa), kartu fisik Telkom Flexi, dan handset (ponsel) yang dipakai sebelumnya untuk nomor Flexi. Pelanggan yang memenuhi syarat dan ketentuan untuk melakukan upgrade layanan Telkom Flexi ke Telkomsel adalah pelanggan yang telah aktif selama lebih dari satu bulan, pernah melakukan panggilan, melakukan Top Up (prabayar), atau membayar tagihan (pascabayar), dan sedang tidak dalam posisi masa tenggang/grace period (prabayar) atau menunggak (pascabayar).
  9. Smartphone Android terbaru besutan Sony, Xperia Z3 yang sudah mendukung koneksi 4G LTE. Operator seluler Telkomsel yang baru saja meluncurkan layanan komersil 4G LTE berharap harga perangkat yang mendukung 4G di tahun depan akan semakin lebih murah. Hal itu dipicu oleh harga chip yang mendukung teknologi 4G LTE yang dijanjikan oleh produsen akan dijual lebih murah lagi. "Tahun depan, vendor-vendor lokal diharapkan bisa menjual smartphone 4G yang murah, karena kata Qualcomm (produsen chip), chip-nya akan semakin murah," Dijelaskan oleh Hendri, saat peluncuran 4G LTE Telkomsel minggu lalu, baru beberapa vendor saja yang menyediakan perangkat yang mendukung 4G LTE, seperti smartphone-smartphone buatan Samsung, LG, Nokia, Sony, dan sebagainya. Pada tahun depan, dengan harga chip yang mendukung teknologi 4G yang semakin murah, diharapkan vendor-vendor lokal pun turut memproduksi smartphone 4G yang harganya kian terjangkau. "Vendor lokal di kuartal kedua tahun depan semoga bisa jualan perangkat 4G dengan harga Rp 1 jutaan," terang Hendri. Dengan perangkat murah yang mendukung 4G LTE, maka adopsi teknologi koneksi data generasi ke-4 itu diharapkan akan semakin cepat. "Kalau harganya sudah sampai Rp 1 jutaan, maka adopsinya diharap bukan dari 3G ke 4G, namun langsung dari 2G ke 4G," demikian jelas Hendri. Untuk diketahui, saat ini perangkat-perangkat yang mendukung teknologi 4G LTE daribrand-brand internasional di pasaran dibanderol harga sekitar Rp 7 jutaan. Sementara untuk brand lokal, harganya masih berkisar di Rp 3 jutaan.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy