Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'Partikel Tuhan'.



More search options

  • Pencarian Berdasarkan Tag

    Jenis tag dipisahkan dengan koma.
  • Pencarian Berdasarkan Penulis

Jenis Konten


Forum

  • NGOBAS ANSWERS
    • Pertanyaan Umum
  • MEDIA MUDA
    • Berita Muda
    • Muda Anonim
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • PELACUR
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • KOMUNITAS
    • BELA DIRI
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • NgobasTV
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
  • Ngobas Magz
    • Ruang Meeting
    • Redaksi
    • Tentang Ngobas Magz
    • Berita Ngobas Magz
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • KEUANGAN
    • Bukan-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • GAYA HIDUP
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • TEMPAT ISTIRAHAT
    • LAPOR KOMANDAN

Blog

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • Topik Berita
  • Acara
    • Dokumentasi Event
  • Officer

Product Groups

There are no results to display.


Cari hasilnya di...

Cari hasilnya yang...


Tanggal Dibuat

  • Mulai

    End


Pembaruan Terakhir

  • Mulai

    End


Saring dari jumlah...

Joined

  • Mulai

    End


Group


Situs


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Minat

Ditemukan 4 results

  1. Semua ilmuwan terutama fisikawan bergembira atas temuan yang disebut sebagai partikel tuhan. Sebuah pencarian selama 48 tahun dari sebuah teori yang dicetus Peter Higgs. Pria 83 tahun itu adalah ilmuwan asal Inggris yang tidak jago di laboratorium. Tapi jangan tanya soal teori. Pada 1964, Higgs mempublikasikan teori pertamanya tentang partikel tuhan. Karya ilmiah pria kelahiran Newcastle, Inggris, itu awalnya ditolak journal Physics Letter. Sebuah jurnal akademis yang diedit CERN, lembaga kajian yang kini membuktikan teorinya. Tapi kemudian bisa dimuat di US Journal Physical Review Letter. Pemegang gelar PhD dari King's College tak menyangka teorinya itu terbukti. Apalagi oleh lembaga yang fisikawannya dulu adalah editor jurnal penolak teori Higgs-Boson. "Awalnya aku tidak memiliki ekspektasi bahwa aku masih hidup ketika ini terjadi," ujarnya dalam pidato penemuan partikel Higgs-Boson, di kantor pusat CERN, Jenewa, Rabu 4 Juli 2012. Kolega Higgs semasa penelitian, Alan Walker, menuturkan bahwa temannya itu serasa mendapati momen Eureka ketika dia berhasil merumuskan teori asal usul partikel itu. "Dia berkata: Oh sialan, aku tahu bagaimana melakukannya," tiru Walker terhadap ungkapan Higgs ketika pertama kali menemukan teori Higgs-Bosson. Pria pemalu yang kini menjadi profesor di Universitas Edinburg menemukan teori Higgs-Boson pada suatu akhir pekan 1964. Waktu itu hari hujan dan menghancurkan rencana kemahnya ke kawasan Western Highland. Maka ia pun memilih kembali mengolah teori tentang asal usul alam semesta. Hingga akhirnya muncullah teori Higgs-Boson Anak penata suara BBC ini memang tak piawai untuk beraksi di laboratorium. Sesama ilmuwan pun meragukan masa depannya sebagai peneliti karena Higgs jarang sukses berjibaku di ruang penelitian. Adapun pendekatannya terhadap bidang elektrodinamika kuantum dianggap ketinggalan zaman. Bahkan kajian pertama tentang teori Boson, secara halus ditolak oleh CERN. Untungnya setahun kemudian, Amerika Serikat menerima teori itu. Pada saat yang bersamaan, dua fisikawan Belgia, Robert Brout dan Francois Englert, mencapai kesimpulan yang sama. Tapi publikasi mereka setelah Higgs. Kini Profesor Emeritus yang mengklaim tak mengikuti perkembangan terakhir ilmu fisika itu, berbagi penghargaan Dirac Medal dan Wolf Prize bersama Brout dan Englert. Sosok atheis ini sebenarnya tak suka dengan ide partikel tuhan. Ia pun tak berniat untuk membuat para pemeluk agama marah, merujuk penamaan partikel tuhan dari teori Higgs-Boson. Profesor berambut putih dengan kepala botak itu pun sekarang menjadi aktivis. Seorang antisenjata nuklir dan pecinta lingkungan yang keluar dari Greenpeace karena penolakan terhadap makanan yang dimodifikasi genetik (GMO).
  2. astro

    Apa dan Kenapa Partikel Tuhan?

    Penemuan partikel Tuhan, menjadi tonggak sejarah perkembangan fisika partikel. Dampak bagi orang awam adalah tidak ada lagi penjelasan sederhana tentang komposisi atom. Sebuah atom selama ini dikenal memiliki komposisi yang terdiri dari proton (bermuatan positif), elektron (bermuatan negatif), dan neutron (bermuatan netral). Tapi kini ada lagi tambahan Higgs-Boson. Jadi apa itu Higgs-Boson? Sebuah partikel yang membentuk sebuah obyek, baik itu molekul, sebutir apel, sebuah kereta, hingga sesosok manusia, dia adalah massa. Pada dasarnya partikel-partikel yang membentuk suatu atom memiliki sifat berbeda-beda. Salah satu partikel yang terpenting dan bersifat misterius adalah massa yang diungkap dalam teori Higgs-Boson. Kenapa disebut partikel Tuhan? Nama populer ini muncul dari perjuangan dan debat panjang keberadaan partikel subatomik. Banyak ilmuwan meragukan keberadaan partikel ini. Munculnya nama partikel Tuhan berawal dari pernyataan fisikawan Leon Lederman dalam buku berjudul God Particle: If Universe is the Answer, what is the question?. Awalnya fisikawan Amerika itu menyebutnya goddamn particle. Tapi editor buku Lederman menolaknya, jadilah god particle. Sebenarnya peletak dasar teori partikel Tuhan, yaitu Peter Higgs, menolak penamaan itu. Sebab pria 83 tahun itu adalah seorang ateis. Jadi sebenarnya tidak ada nuansa agama dalam partikel ini. Bagaimana orang awam bisa tahu ini bukan penipuan? Pertama, penemu partikel Tuhan, Badan Kajian Atom Eropa, CERN, memiliki dua tim independen (ATLAS dan CMS). Mereka melakukan percobaan yang sama, jadi data dapat saling uji dan verifikasi. Kedua, hasil penelitian di-ranking dari nol hingga lima-sigma. Desember tahun lalu, dua tim tersebut menyatakan data mereka menunjukkan dua level serupa yang membuktikan bahwa partikel Higgs-Boson itu ada. Temuan two-sigma itu bisa diterjemahkan bahwa 95 persen hasil percobaan bukan karena kebetulan statistik. Lalu apa yang mungkin bisa dikembangkan dari teori ini? Apakah memungkinkan manusia bisa menghilang? Secara teori, menurut fisikawan Universitas Negeri Arizona, Lawrence Krauss, mungkin. Tentunya jika ada perlakuan khusus yang bisa memanipulasi medan di sekitar partikel secara lokal. Maka bisa terjadi sebuah obyek menghilang, sehingga menjadi sebuah pengembangan senjata yang hebat atau trik sulap yang mencengangkan. Tapi, ingat, jika bisa menghilangkan, tentunya harus bisa mengembalikan seperti semula, yaitu memunculkan lagi. Apakah mungkin juga untuk perjalanan menembus waktu? "Tentu", kata Krauss. Jika medan partikel Higgs-Boson dimanipulasi dalam area yang besar sehingga memiliki energi, maka akan terjadi energi gravitasi yang repulsif. Akibatnya, wilayah-wilayah di alam semesta ini akan bergerak cepat dan memindahkan barang-barang lebih cepat ketimbang cahaya. Lalu apakah penemuan ini berbahaya? Nikolas Solomey, Direktur Kajian Fisika Universitas Negeri Wichita, mengatakan tidak ada bahayanya. Sebab, untuk membuat partikel Higgs-Boson, perlu sejumlah energi. Produksinya membutuhkan energi yang banyak dan sangat terkendali penggunaannya. Penemuan kemarin adalah partikel dasar, masih jauh dari apa yang dikhawatirkan menjadi sejumlah massa yang berbahaya.
  3. astro

    Penemuan Partikel Tuhan Dibantah

    Dalam publikasinya, tim ilmuwan asal Denmark ini menyatakan tidak ada bukti partikel tuhan telah ditemukan. Tahun 2012, tim ilmuwan di Organisasi Riset Nuklir Eropa (CERN) menyatakan, mereka telah menemukan partikel yang diklaim sebagai Higgs boson. Eksperimen dilakukan setelah pengumuman dan berhasil mengonfirmasi bahwa yang ditemukan memang partikel itu. Temuan tersebut diambut meriah oleh fisikawan dunia. Tahun 2013, Peter Higgs, ilmuwan Inggris yang menggagas adanya partikel yang sering kali disebut partikel tuhan itu, meraih Nobel Fisika. Namun kini, sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Mads Tourdal Frandsen dari Pusat Studi Kosmologi dan Fenomenologi Fisika Partikel, Denmark, di jurnal Physical Review D berpotensi menggoyahkan hasil temuan CERN. Dalam publikasinya, Frandsen dan timnya menyatakan tidak ada bukti partikel tuhan telah ditemukan. Ia mengatakan, data-data yang didapatkan CERN belum bisa menjelaskan apakah partikel yang ditemukan memang Higgs boson. "Data CERN secara umum diambil sebagai bukti bahwa partikel yang ditemukan memang partikel Higgs. Benar bahwa partikel Higgs bisa menjelaskan data itu, tetapi tetap saja ada penjelasan lain," kata Frandsen. Frandsen menegaskan, data yang diperoleh CERN tidak cukup tepat untuk menjadi dasar pernyataan penemuan Higgs boson. Dan, bukan hanya Frandsen yang berpandangan demikian. "Data dari eksperimen LHC (Large Hadron Collider) dipastikan konsisten dengan Higgs, bagaimana diproduksi dan meluruh, serta spin partikelnya. Namun, seperti dalam publikasi, itu mungkin bukan satu-satunya penjelasan," kata Michael Tuts dari Columbia University. Frandsen mengatakan, partikel yang ditemukan CERN sebenarnya adalah techni-higgs. Berbeda dengan Higgs boson, techni-higgs bukan partikel elementer. Partikel itu terdiri dari partikel elementer yang disebut techni-quarks. Tuts mengatakan, studi lebih lanjut masih diperlukan untuk bisa menyatakan dengan pasti apakah partikel yang ditemukan CERN memang Higgs boson. "Kita butuh lebih banyak data dalam beberapa tahun untuk bisa mengetahui kemungkinan lain," katanya. Penemuan partikel tuhan penting. Dalam fisika, dikenal model standar fisika partikel yang berkontribusi dalam menerangkan penciptaan alam semesta. Higgs boson adalah partikel yang belum ditemukan hingga tahun 2012. Bila partikel yang ditemukan tahun 2012 bukan Higgs boson, maka ilmuwan akan mendapatkan pekerjaan rumah lebih banyak untuk menguak partikel-partikel elementer. Pada saat yang sama, pengungkapan proses penciptaan alam semesta bakal memakan waktu lebih panjang.
  4. Dia lebih dikenal sebagai orang yang malang, petugas keamanan yang terobsesi donat di pembangkit listrik tenaga nuklir Springfield, tapi tampaknya Homer Simpson mungkin telah mengalahkan beberapa pikiran cerdas di planet ini. Seorang penulis buku melihat sebuah rumus matematika tersembunyi, dalam episode Simpsons. Ia telah menemukan bahwa Homer mungkin telah meramalkan massa Higgs boson atau partikel Tuhan, 14 tahun sebelum fisikawan menemukan partikel ini di Large Hadron Collider di CERN. Dr Simon Singh, seorang fisikawan dan penulis, menemukan solusi yang ditulis oleh Homer di papan tulis. Film animasi yang tayang pada tahun 1998 ini, tidak pernah menduga telah ‘melampaui’ pemikiran masa depan. Dalam episode ‘The Wizard of Evergreen Terrace’, Homer menjadi seorang penemu dalam upaya untuk mengikuti jejak dari Thomas Edison. Berbicara kepada wartawan Independent, Dr Singh mengatakan: “Itu persamaan memprediksi massa Higgs boson. Jika Anda bekerja untuk mendapatkan massa Higgs boson, itu hanya sedikit lebih besar daripada nano-massa Higgs boson sebenarnya. Ini menakjubkan Homer membuat prediksi ini 14 tahun sebelum ditemukan.” Salah satu persamaan berkaitan dengan Teorema Terakhir Fermat, dan buku pertama Singh adalah tentang semua hal ini. ia terkejut dengan persamaan yang dibuat oleh Homer, dan memprediksi massa Higgs boson. Keberadaan Higgs boson–kadang-kadang dijuluki Partikel Tuhan–pertama kali diprediksi oleh Profesor Peter Higgs, seorang ahli fisika teoritis di Universitas Edinburgh, dan lima fisikawan lain pada tahun 1964. Partikel ini adalah dasar, yang diperlukan untuk menjelaskan mengapa partikel dasar lainnya di alam semesta memiliki massa. Teori mengatakan bahwa semua partikel subatomik berinteraksi dalam suatu medan energi, yang dikenal sebagai medan Higgs, yang memberikan mereka massa. Bukti bahwa partikel ada tidak muncul, sampai Maret 2013 ketika para ilmuwan yang bekerja di Large Hadron Collider–tabrakan keras atom terbesar–mengumumkan bahwa mereka telah menemukan sebuah partikel yang cocok prediksi boson Higgs akan seperti. Dalam sebuah percobaan berbiaya £8,6 miliar atau US$13,25 miliar, mereka mampu membuktikan keberadaan partikel baru dengan massa 125Gev/c2. Para fisikawan di CERN yang bekerja pada penemuan ini, bersama dengan Higgs dan rekan-rekannya dianugerahi Penghargaan Nobel, atas kontribusi mereka. Namun, tampaknya bahwa penulis Simpsons telah berhasil diprediksi hasilnya 14 tahun sebelumnya. Dr Singh mengklaim formula yang ditulis oleh Homer sementara ini, adalah mencoba sebagai serangkaian penemuan gegabah, termasuk listrik palu dan riasan senjata, dengan memberikan jawaban yang sama. Bahkan salah satu penulis naskah untuk episode ini, David Cohen X., bertanggung jawab atas persamaan matematika di papan tulis. Cohen sempat menghubungi salah satu teman SMA-nya, David Schiminovich, yang seorang astronom di Universitas Columbia. Persamaan pertama di papan tulis sebagian besar didasarkan pada karyanya, memprediksi massa Higgs boson-dilambangkan dengan H0. Pasangan ini menggodok persamaan untuk memberikan jawaban terbaik, pada data yang tersedia pada saat itu. Dr Singh mengatakan: Ini bukan satu-satunya bagian dari ilmu pengetahuan yang tersembunyi, dalam serial kartun yang telah lama berjalan. Mungkin juga Homer juga telah berpikir dengan perutnya, dengan formula yang menunjukkan makan setengah donat membuatnya habis. Atau itu hanya sebuah lubang? Serial animasi The Simpsons sendiri memiliki banyak matematikawan sebagai tim penulisannya, termasuk Al Jean, yang bekerja pada serial pertama, dan yang cukup banyak menjalankan acara hari ini.
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi