Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'PSSI'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia akhirnya memiliki kepengurusan yang baru di bawah kepemimpinan Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi. Tepat pukul 21.40 WIB, Kongres PSSI resmi pun ditutup Pelaksana Tugas Ketum PSSI periode 2015-2016, Hinca Panjaitan. Ketua Komite Pemilihan, Agum Gumelar, menyampaikan ucapan selamat kepada kepengurusan PSSI periode 2016-2020. Menurut Agum, kongres yang berlangsung hampir 12 jam tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ia berharap kepengurusan PSSI selanjutnya dapat menjalani reformasi sepak bola dengan baik. "Ada tiga hakekat reformasi. Pertama, tinggalkan nilai-nilai lama yang tidak sesuai dengan tuntutan reformasi. Nilai-nilai yang berbau arogansi, KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme), bernuansa paling benar sendiri, pengaturan skor, suap, dan sebagainya, tinggalkan itu jauh-jauh," kata Agum dalam kesempatannya berbicara di kongres tersebut. Hakekat reformasi yang kedua, ucap Agum, adalah melanjutkan nilai-nilai baik yang ada dalam PSSI pengurus lama. "Ketiga, masyarakat Indonesia sangat berharap untuk bisa bawa persepakbolaan ini profesional dalam pengelolaan kompetisi dan cita-cita kuat nilai-nilai orestasi," katanya menambahkan. Lebih lanjut, Agum pun meminta agar Edy beserta anggota pengurus baru PSSI dapat mempersatukan semua komponen sepak bola Indonesia. "Saya yakin dengan cara seperti itu sepak bola bisa maju. Selamat berjuang Pak Edy dan kawan-kawan. Bawalah sepakbola seperti yang diharapkan bangsa Indonesia," ucapnya melanjutkan. Berikut ini adalah kepengurusan PSSI periode 2016-2020: Ketua Umum: Edy Rahmayadi Wakil Ketua Umum: Joko Driyono, Iwan Budianto Anggota Komite Eksekutif: H. Hidayat 70 suara Yunus Nusi Condro Kirono Gusti Randa Pieter tanuri Juni Ardianto Rachman A.S Sukawijaya Johar Lin Eng Refrizal Dirk Soplanit Verry Muliadi Papat Yunisal
  2. FPP - Front Pembela Pemuda menyayangkan langkah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim) yang telah menetapkan pengurus Kamar Dagang & Industri (Kadin) Jatim sebagai tersangka dan melakukan penahanan terhadap mereka di rumah tahanan Medaeng Surabaya. Karena menurut FPP, tindakan dari Kadin Jatim dibawah kepemimpinan bapak La Nyalla Mattalitti ini bukanlah tindak pidana korupsi. Akan tetapi adalah bukan merupakan upaya memperkaya diri sendiri, melainkan untuk pencarian dana guna kepentingan yang lebih besar, yakni memajukan olahraga nasional, khususnya memajukan dunia sepakbola di tanah air. Karena dalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan) saat penyidikan yang dilakukan penyidik Kejati Jatim juga sudah menjelaskan bahwa dana hibah yang dituduhkan telah diselewengkan itu terlihat dengan jelas mengalir bukan untuk kepentingan pribadi. Akan tetapi digunakan untuk membiayai kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) dan untuk mendanai Persebaya (Persatuan Sepakbola Surabaya) untuk berlaga dalam kompetisi sepakbola nasional. Sebagai pengurus PSSI, bapak La Nyalla bertanggungjawab agar dunia sepakbola Indonesia dapat berkiprah lebih baik. Akan tetapi karena sejak pemerintah era presiden SBY sampai era presiden Jokowi pemerintah tidak mau membantu dana sama sekali, maka dicarilah sumber dana yang lain. Dan penggunaan dana hibah untuk Kadin Jatim untuk kepentingan memajukan dunia sepakbola bukanlah hal yang melanggar hukum. Karena untuk memajukan dunia sepakbola, maka kompetisi nasional harus didorong menjadi industri agar kompetisi bisa mendongkrak prestasi pemain dan klub, seperti halnya yang terjadi dinegara2 yang telah maju kompetisinya dan melahirkan tim nasional yang biasa berlaga di piala dunia. Maka bisa dilihat dalam pakta integritas maupun kontrak penerimaan dana hibah yang ditandatangani oleh ketua Kadin Jatim, bahwa La Nyalla Mattalitti bertanggungjawab secara mutlak secara hukum apabila penggunaan dana hibah ini diselewengkan atau digunakan tidak sesuai dengan program Kadin jatim, yakni memajukan dunia perdagangan & industri. Karena dana hibah Kadin Jatim ini ternyata digunakan untuk memajukan dunia sepakbola agar berkembang menjadi industri untuk menciptakan tim nasional yang tangguh, maka penggunaan dana hibah ini adalah sesuai aturan yang ada. Untuk itu menurut FPP sebaiknya pengusutan kasus dana hibah Kadin jatim ini dihentikan. Jika, pihak kejaksaan terus berkeras melanjutkan penyidikan kasus ini, maka kejaksaan harus bertanggungjawab apabila dunia sepakbola di tanah air hancur dan tim nasional loyo. Apalagi gara2 kasus ini diusut kejaksaan akhirnya sebagian dana yakni sebesar Rp. 5 milyar yang terlanjur digunakan untuk kegiatan PSSI akhirnya dikembalikan oleh bapak la Nyalla dari kantong pribadi. Akibatnya kegiatan PSSI yang lain bisa terbengkelai Demikian juga dana yang dipakai untuk kompetisi persebaya juga akan dikembalikan jika sudah terkumpul. Karena tentunya mengumpulkan uang yang sudah terlanjur digunakan untuk kompetisi sepakbola adalah bukan hal yang mudah, ujar Bahrul Ulum ketua Forum Pembela Pemuda.
×
×
  • Create New...