Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'MH370'.



More search options

  • Pencarian Berdasarkan Tag

    Jenis tag dipisahkan dengan koma.
  • Pencarian Berdasarkan Penulis

Jenis Konten


Forum

  • NGOBAS ANSWERS
    • Pertanyaan Umum
  • MEDIA MUDA
    • Berita Muda
    • Muda Anonim
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • PELACUR
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • KOMUNITAS
    • BELA DIRI
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • NgobasTV
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
  • Ngobas Magz
    • Ruang Meeting
    • Redaksi
    • Tentang Ngobas Magz
    • Berita Ngobas Magz
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • KEUANGAN
    • Bukan-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • GAYA HIDUP
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • TEMPAT ISTIRAHAT
    • LAPOR KOMANDAN

Blog

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • Topik Berita
  • Acara
    • Dokumentasi Event
  • Officer

Product Groups

There are no results to display.


Cari hasilnya di...

Cari hasilnya yang...


Tanggal Dibuat

  • Mulai

    End


Pembaruan Terakhir

  • Mulai

    End


Saring dari jumlah...

Joined

  • Mulai

    End


Group


Situs


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Minat

Ditemukan 3 results

  1. Puing pesawat yang ditemukan di Mozambik diduga kuat milik Malaysia Airlines MH370 yang hilang 8 Maret 2014. Analisis terbaru dari peristiwa jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH370 menyatakan, nggak ada orang yang mengendalikan pesawat waktu ia jatuh ke laut. Sang pilot ditengarai nggak berada di tempat atau dalam keadaan nggak sadar. Direktur operasi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 Peter Foley menyatakan, dalam beberapa bulan terakhir, sebuah teori mengemuka yaitu masih ada orang yang mengendalikan pesawat waktu harus mendarat darurat. Jika ini yang terjadi, maka pesawat Malaysia Airlines MH370 akan meluncur lebih jauh, bahkan mencakup area yang tiga kali lebih luas dari tempat fokus pencarian waktu ini. Selain itu, jika teori ini benar, maka upaya pencarian pun akan lebih kompleks. Namun, laporan teknis yang dikeluarkan Biro Keselamatan Transportasi Australia sebagai tim pemimpin investigasi, menguatkan dugaan para penyelidik bahwa nggak ada orang yang mengendalikan pesawat berjenis Boeing 777 itu waktu ia kehabisan bahan bakar dan terjun bebas dalam kecepatan tinggi ke pulau terpencil di Samudera Hindia, tepatnya di bagian barat Australia pada 2014. Dirilis hari ini, laporan itu menunjukkan analisis data satelit yang konsisten dengan hipotesa bahwa pesawat Malaysia Airlines MH370dalam ketinggian dan menurun secara drastis pada detik-detik terakhirnya. Laporan itu juga menyatakan, analisis terhadap panel sayap (wing flap) pesawat Malaysia Airlines MH370 yang tersapu hingga Tanzania mengindikasikan bahwa sayap nggak terbuka penuh ketika patah. Biasanya, seorang pilot akan memperpanjang panel sayap selama proses pendaratan darurat. Menurut Foley, jika panel sayap nggak terbuka, maka hal itu akan mematahkan teori bahwa pesawat Malaysia Airlines MH370 tersebut memasuki air dalam proses pendaratan darurat yang terkendali. Jika ini yang terjadi, ujar Foley, maka proses pencarian pun akan terpusat di lokasi yang tepat. "Laporan ini menunjukkan, pesawat Malaysia Airlines MH370 tidak mengikuti rute pendaratan atau menjalani prosedur pendaratan darurat di air. Anda bisa mengambil kesimpulan sendiri, termasuk apakah waktu kejadian ada yang sedang mengendalikan pesawat atau nggak. Anda memang nggak bisa yakin 100 persen. Kami sendiri enggan mengungkapkan kepastian yang mutlak," ujar Foley kepada awak media di Canberra. Laporan ini dirilis waktu pertemuan para ahli berlangsung di Canberra. Mereka memeriksa kembali semua data terkait pencairan pesawat Malaysia Airlines MH370 yang menghilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret 2014 dan mengangkut 239 orang. Lebih dari 20 puing yang diduga dari pesawat Malaysia Airlines MH370 ditemukan di berbagai pantai di Samudera Hindia. Meski demikian, pencarian puing besarnya dengan sonar bawah laut nggak menemukan hasil. Tim pencari diharapkan bisa menyelesaikan operasi sapu bersih mereka pada daerah pencarian seluas 120 ribu kilometer persegi hingga awal tahun depan. Otoritas berwenang menyatakan, mereka nggak berencana memperpanjang masa pencarian kecuali ada bukti baru yang bisa menunjukkan dengan tepat lokasi puing pesawat Malaysia Airlines MH370.
  2. Ahli Komunikasi Satelit Malaysia Zaaim Redha Abdul Rahman memunculkan sebuah teori baru mengenai hilangnya Malaysia Airlines MH370. Menurutnya, kondisi pesawat MH370 sebagian besar masih utuh dan saat ini berada di dasar Samudra Hindia. Zaaim menyakini bahwa pesawat Boeing 777 milik Malaysia Airlines itu sempat mengambang di permukaan laut sebelum perlahan-lahan tenggelam. Karena itu, badan pesawat MH370 kemungkinan besar masih utuh. “Saya percaya saat kehabisan bahan bakar, pesawat itu meluncur turun dan mendarat di air tanpa mengalami benturan keras. Karena itu, saya yakin kondisi pesawat sebagian besar masih utuh,” demikian keterangan dari Zaaim yang dilansir dari kantor berita Bernama, Kamis (13/8/2015). Pria yang juga membantu membaca dan meneliti data penerbangan MH370 yang dikirimkan perusahaan Inggris Inmarsat sesaat setelah hilangnya pesawat nahas itu mengungkapkan bahwa teori yang ia kemukakan didasari oleh temuan flaperon yang dikonfirmasi berasal dari MH370. “Flaperon itu hanya mengalami sedikit kerusakan dan hanya tertutupi oleh kerang-kerang. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa bagian itu tidak terpotong secara kasar dari badan pesawat. Flaperon itu tampaknya terpisah dengan cukup baik di sisi-sisinya,” lanjut Zaaim. Dia mengatakan, jika MH370 jatuh dengan keras maka puing-puingnya akan berupa potongan-potongan kecil, tidak seperti bagian sayap pesawat yang ditemukan di Pulau Reunion akhir Juli lalu. Dia mencontohkan pesawat Germanwings 9525 yang jatuh di Pegunungan Alpen Prancis April lalu, hanya menyisakan serpihan-serpihan kecil bagian pesawat karena kerasnya benturan saat mencium bumi. Teori Zaaim ini menimbulkan harapan ada penumpang Malaysia Airlines MH370 mungkin masih hidup. Malaysia Airlines MH370 menghilang dari pantauan radar dalam perjalanan dari Beijing menuju Kuala Lumpur pada 8 Maret 2014. Nasib dari 239 orang yang berada di dalam pesawat, termasuk tujuh warga negara Indonesia (WNI), sampai saat ini belum diketahui. Misteri ini menimbulkan berbagai spekulasi dan teori mengenai penyebab hilang dan keberadaan pesawat tersebut. Namun, belum ada penjelasan pasti mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada MH370.
  3. Puing pesawat terbang yang ditemukan di Pulau Reunion di Samudra Hindia kini berada di Tolouse, Perancis untuk penelitian lebih lanjut. Banyak pihak yakin potongan itu berasal dari pesawat Malaysia Airline 370 yang hilang pada Maret 2014 lalu. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC. VOA Indonesia: http://www.voaindonesia.com Ngobas: http://ngobas.com
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi