Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'Linux'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 27 results

  1. Apa perbedaan antara Linux dan Unix? lalu mengapa ada pernyataan bahwa “Linuxada berkat Unix“, namun kita hanya memuji Linus Trovald karena telah menciptakan Linux tanpa menyebutkan Unix? Mungkin anda juga merasa bingung seperti yang saya rasakan sebelumnya , untuk itu saya akan menjelaskan lebih jauh tentang Unix dan apa perbedaannya dengan Sistem Operasi yang lebih terkenal, Linux. Apa itu Unix? Unix adalah sistem operasi proprietary (perangkat lunak yang dimiliki secara ekslusif oleh pihak tertentu) yang dikembangkan oleh pusat penelitian Bell Labspada tahun 1970 oleh Ken Thompson, Dennis Ritchie, dan sejumlah pengembang lain. Cara utama untuk berkomunikasi di sistem operasi ini menggunakan Command Line Interface (CLI), dan meskipun baru-baru ini sudah ada GUI, sebagian besar pengguna Unix masih lebih suka menggunakan CLI. Karena Unix adalah perangkat lunak proprietary, Unix tidak tersedia secara gratis juga tidak open source. oleh karena itu untuk mengembangkan Unix harus menadapat ijin atau lisensi dari bell labs. walaupun begitu , karena kepopulernnya dan dapat diandalkan, beberapa perusahaan IT lainnya mulai mengembangkan sistem operasi ini sehingga memunculkan beberapa versi. Kompatibilitas dan Distro Unix Unix Paling banyak digunakan oleh perusahaan dan lembaga yang menggunakan hi-end sistem komputer, mainframe, dan mega server untuk melakukan perhitungan yang kompleks dan karena memerlukan spesifikasi arsitektur tertentu. Unix kompatibel dengan berbagai sistem berkas seperti gps, hfs, js, bfs, vets, and zfs. Unix memiliki beberapa distro yaitu: AIX (IBM) BSD HP – UX Iris> Solaris Sistem operasi ini juga memiliki beberapa proyek open source : Free BSD Darwin (Unix versi Apple) OpenBSD Anda dapat menonton video pengenalan di bawah untuk mengetahui dasar Unix : Apa itu Linux? Linux sendiri adalah kernel yang dikembangkan oleh Linus Torvalds pada tahun 1991 berdasarkan dari OS Unix sebagai proyek pribadi lalu ia merasa harus menunjukkan apa yang sudah dikerjakan kepada programer komputer lain seperti dirinya. Linus Trovalds membangun linux berdasarkan kernel MINIX, selanjutnya ia menambahkan driver dan GUI, lalu dikembangkan menjadi OS yang bernama Linux dan mengubah tren teknologi komputer di seluruh dunia. Linux dibangun bukan hanya menjadi sistem operasi yang open source, tetapi juga menjadi OS yang mudah digunakan, gratis, ringan, dan kompatibel dengan berbagai hardware. Awal kemunculannya Linux hanya diperuntukan untuk menjadi sistem operasi personal, namun seiring perkembangannya Linux tumbuh menjadi OS yang berkualitas sehingga mulai digunakan di kantor-kantor, server, dll. Perkembagan Linux sangat cepat karena tidak hanya dikelola oleh Linus Torvalds tetapi juga oleh komunitas pengembang dari seluruh dunia yang mengajukan diri untuk terlibat dalam proyek open-source yang gratis. Namun, hanya Mr. Torvalds yang dapat melakukan perubahan dari kode sumber kernel. Kompatibilitas dan Distro Linux Linux OS kompatibel dengan banyak sistem berkas seperti xfs, ramfs, vfat, cramfsm ext3, ext4, ext2, Ext1, UFS, autofs, devpts, dan NTFS OS ini memiliki versi distro yang lebih banyak dibandingkan Unix, yaitu : ArchLinux Debian CentOS Fedora Kali Linux Ubuntu Red Hat Dari distro diatas , biasanya memiliki turunanya sendiri yang memiliki rasa dan tampilan yang berbeda seperti Ubuntu dengan Lubuntu dan Edubuntu. Munkin dulu Unix adalah pilihan pasti dan sangat dipercaya memberi layanan handal oleh perusahaan besar di seluruh dunia, tapi sekarang Linux telah menjadi pilihan yang paling rasional karena mampu melaksanakan tugas-tugas sebaik unix dengan biaya yang lebih efisien, dan lebih user-friendly. Dari 500 server teratas di dunia, sebanyak 98% menggunakan Linux . Tidak heran jika Anda sangat sering mendengar tentang Linux daripada Unix. Namun, jangan lupa, bahwa jika bukan karena Unix dan ilmuwan di pusat penelitian laboratorium Bell labs, Anda mungkin tidak dapat merasakan linux saat ini. Tonton video di bawah untuk mengenal sedikit lebih lanjut tentang apa sistem operasi Linux : Jangan lupa like dan starnya ndral...
  2. Below are the commands to check the version of PHP and MySQL on your Linux server through shell (via SSH): php -v mysql -v
  3. Produsen ponsel Meizu asal China dilaporkan bakal memperkenalkan sebuah smartphone baru yang menggunakan sistem operasi Linux Ubuntu pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2016. Berdasarkan sebuah gambar yang dirilis oleh Meizu, ponsel tersebut rencananya akan dipamerkan pada hari pertama MWC 2016 di Barcelona, tanggal 22 Februari 2016. Pada ajang MWC sebelumnya, Meizu juga sempat memperkenalkan dua smartphone dengan sistem operasi Ubuntu, yakni seri MX3 pada tahun 2014 dan MX4 setahun setelahnya. Meski sudah dapat dipastikan akan menggunakan Ubuntu, namun belum ecara resmi membeberkan spesifikasi perangkat keras yang akan digunakan. Sebelumnya, beredar rumor yang mengatakan bahwa ponsel Ubuntu yang akan dipamerkan Meizu adalah seri Pro 5 yang sudah sempat diluncurkan dengan sistem operasi Android Lollipop 5.1 pada akhir 2015 lalu. Meizu Pro 5 sendiri memiliki layar 5,7 inci dengan resolusi Full HD (1.920 x 1.080) yang dilapisi dengan Corning Gorilla Glass 3. Sebagai ponsel kelas atas, Meizu menyematkan spesifikasi hardware yang cukup tinggi, yakni prosesor octa-core Exynos 7420 dan GPU Mali-T760 MP8. Ponsel yang mengandalkan kamera belakang 21 MP dan kamera depan 5 MP ini dirilis dengan dua varian kapasitas media penyimpanan, 32 GB dengan RAM 3 GB dan 64 GB dengan RAM 4 GB.
  4. Jelang tahun 2016, komunitas pegiat peranti lunak terbuka dirundung duka karena kepergian pendiri sistem operasi Debian Linux, Ian Murdock. Hal yang mengejutkan, Murdock seakan memberi petunjuk soal rencana kematiannya. Lahir 42 tahun silam, penyebab kematian Murdock hingga sekarang belum dikonfirmasi secara resmi. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Senin malam, 28 Desember 2015. Kabar tewasnya Murdock baru diketahui publik pada hari Rabu melalui publikasi blog seorang karyawan Docker, perusahaan peranti lunak komputer yang juga tempat kerja Murdoch dalam dua bulan terakhir. Sebelum meninggal, Murdock memperlihatkan bahwa ia sedang menghadapi masalah dengan polisi. Ia ditangkap dengan tuduhan melakukan aksi serangan terhadap seorang petugas dan ia dibawa ke rumah sakit. Tak hanya itu, di hari ia meninggal, pada siang harinya Murdock sempat berkicau di akun Twitter pribadi miliknya, mengungkapkan bahwa ia ingin bunuh diri. "Saya akan bunuh diri malam ini. Jangan menghalangi seakan-akan saya punya kisah hidup yang tak layak ikut mati bersama saya," cuit Murdock, sekitar pukul 14.13 waktu setempat, Senin 28 DEsember 2015. Kala itu banyak orang yang berspekulasi bahwa akun Twitter-nya telah diretas dan kicauan tersebut bukan ditulis oleh Murdock sendiri. Tak hanya soal kicauan bahwa ia ingin bunuh diri, Murdock juga sempat mempublikasi sejumlah tweet mengenai opininya terhadap perlakuan polisi. Murdock mengembangkan Debian Linux pada Agustus 1993. Kata "ian" dari "Debian" memang berasal dari namanya sendiri. Murdoch, yang tinggal di San Francisco, dikenal sebagai pencipta distro open source Linux pada 1993 ketika masih mahasiswa di Purdue University. Ia meraih gelar sarjanan ilmu komputer pada 1996 dan di tahun yang sama kelompok Proyek Debian meluncurkan versi stabil sistem operasi tersebut. Nama Debian pada sistem operasi itu diambil dari nama depannya, Ian. Dalam kurun satu dekade belakangan, Murdock berkontribusi di dalam komunitas teknologi di mana ia berperan sebagai CTO di Linux Foundation. Ia juga menjadi pimpinan senior di Sun Microsystems dan menjabat sebagai Vice President of Platforms di ExactTarget yang berbasis di Indianapolis.
  5. Para pegiat peranti lunak komputer bersifat terbuka sedang berduka. Ian Murdock, yang dikenal sebagai pendiri sistem operasi Debian Linux, menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin malam, 28 Desember 2015, di San Francisco, Amerika Serikat, saat usia 42 tahun. Kabar tewasnya Murdock baru diketahui publik pada hari Rabu melalui publikasi blog seorang karyawan Docker, perusahaan peranti lunak komputer yang juga tempat kerja Murdock dalam dua bulan terakhir. Murdock dikenal sebagai pencipta distro open source Linux pada 1993 ketika masih mahasiswa di Purdue University. Ia meraih gelar sarjanan ilmu komputer pada 1996 dan di tahun yang sama kelompok Proyek Debian meluncurkan versi stabil sistem operasi tersebut. "Dengan sangat sedih kami memberitahu Anda bahwa Ian Murdock meninggal pada Senin malam," kata Ben Golub, CEO Docker. Menurut Golub, Murdock telah membantu dunia dalam merintis gagasan proyek peranti lunak yang benar-benar terbuka, merangkul desain terbuka dan kontribusi terbuka. Pada Senin sore, Murdock sempat mempublikasi serangkaian kicauan Twitter yang menyedihkan dan tidak menentu, mengungkapkan ia telah ditangkap di dekat rumahnya oleh polisi, dituduh menyerang seorang perwira, dan dibawa ke rumah sakit. Dia juga mengancam akan bunuh diri. Setelah orang mengulurkan tangan kepadanya, Murdock muncul untuk tenang, dan bersumpah bukan untuk membersihkan namanya. Murdock meninggal malam itu. Akun Twitter-nya sejak itu telah dinonaktifkan. Penyebab kematian Murdock sejauh ini belum diketahui. Dalam satu dekade terakhir, Ia sempat menjadi CTO di Linux Foundation, pemimpin senior di Sun Microsystems, dan terakhir sebagai wakil presiden platform perusahaan ExactTarget di Indianapolis. Murdock sempat menikah pada 1993 dengan Debra Lynn, namun mereka bercerai pada 2008. Murdock Murdock meninggalkan dua anak perempuan.
  6. Sistem operasi Windows yang saat ini merupakan OS paling populer di dunia menjadi wajah dari Microsoft. Namun siapa sangka, ternyata Microsoft juga mempunyai produk sistem operasi lain yang bahkan dibangun berbasiskan pada Linux. Sistem operasi tersebut bernama Azure Cloud Switch. Meski Azure Cloud Switch adalah OS berbasis Linux, namun keberadaan sistem operasi ini tak akan mengganggu eksistensi OS Linux seperti Ubuntu, Mint ataupun Fedora. Hal ini karena OS tersebut memang tidak ditujukan untuk komputer desktop biasa. Melainkan dipakai dalam jaringan komputer data center. Dan sesuai dengan namanya, sistem operasi ini juga ditujukan untuk berjalan pada sistem berbasis cloud Azure milik Microsoft. Jadi jelas kalau keberadaan sistem operasi cross-platform dari Microsoft ini tak akan menganggu tingkat penggunaan OS Linux di segmen desktop PC. Microsoft pun tentunya punya alasan tersendiri kenapa mereka memilih untuk membangun sistem operasi Azure Cloud Switch dengan berbasiskan pada Linux. Kemungkinan besar, Linux dipilih karena platform open source tersebut merupakan pilihan terbaik untuk saat ini. Terlebih sebenarnya Microsoft juga mempunyai opsi untuk membangun sistem operasi ini berbasiskan pada Windows. Microsoft sendiri mempunyai hubungan yang terbilang sangat baik dengan komunitas Linux. Perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates itupun beberapa kali terlibat dalam pengembangan Linux serta open source lain dalam beberapa tahun ke belakang. Bahkan Microsoft juga menjadi salah satu dari 20 perusahaan yang memberikan kontribusi besar dalam pengembangan kode kernel Linux di tiga tahun terakhir.
  7. Ngoprek, biasanya diartikan "suatu kegiatan mengutak-atik komputer seisinya dengan atau tanpa tujuan tertentu". Dari mana asal kata itu, dari bahasa mana, dan apa arti sebenarnya masih merupakan tanda tanya besar. Namun diperkirakan asalnya dari istilah di dunia komputer, phreaker, yang diartikan perusak. Phreaker adalah varian dari hacker, yaitu seseorang yang mempunyai kebiasaan dan kesenangan mengutak-atik sistem komputer lain untuk mencari jalan masuk ke sistem itu, biasanya lewat internet. Jadi phreaker adalah hacker yang bertujuan merusak sistem yang berhasil dimasuki. Namun, ngoprek, seperti yang selama ini dikenal, diartikan lebih luas, tidak terbatas pada sistem jaringan atau source code suatu aplikasi atau membongkar proteksi suatu program (lebih dikenal dengan istilah cracker), sebagai keseluruhan sistem komputer (khususnya PC) baik hardware maupun software. Jadi, istilah ngoprek mencakup hacker, phreaker, cracker, dan lain-lain kegiatan yang menjadikan komputer sebagai objek 'permainan'. Dulu, saat komputer pribadi (PC) dianggap barang mewah, dan kegunaannya terbatas pada pengganti mesin ketik dan bermain digger, kegiatan ngoprek terbatas pada pemrograman menggunakan Basic, Pascal, atau Assembler. Ketika internet mulai meluas, maka muncul pula kegiatan ngoprek di internet (menembus server lain), dan akhirnya muncullah Linux, sebagai sistem operasi yang ngoprek-friendly, yang source codenya diberikan secara cuma-cuma dan popularitasnya yang terus menanjak, bahkan tahun 1999 mengalami booming, dan melahirkan trend baru di kalangan para pengguna PC, kalau tidak bisa dikatakan sebuah demam baru, seperti yang dicita-citakan penciptanya Linus Torvalds saat digigit penguin, menimbulkan rasa ingin tahu dan penasaran atas Linux. Bisa dikatakan bahwa mereka yang tidak tahu Linux sebagai ketinggalan zaman, seperti halnya lima tahun yang lalu terjadi pada Windows 95. Lalu, apakah Linux akan berhenti sebagai trend atau demam yang akan digantikan yang lain, dan terlupakan? Mengamati perkembangan yang terjadi belakangan ini sebenarnya ada beberapa hal yang pantas dicermati, ada prediksi positif dan negatif mengenai masa depan Linux sebagai sistem operasi dan Linux sebagai 'way of life' seperti yang dibanggakan oleh para pendukung fanatiknya. Dari sudut pandang optimis bisa dikatakan bahwa perkembangan Linux akhir-akhir ini semakin menunjukkan masa depan yang semakin cerah bagi Linux. Semakin banyaknya pengguna, yang ditunjukkan dengan meningkatnya angka pengguna Linux (mencapai 5% dari total pasar sistem operasi) dan diperkirakan akan terus tumbuh, semakin banyaknya aplikasi sehari-hari yang tersedia, semakin banyak dukungan bagi peripheral dan juga dukungan teknis resmi maupun tidak resmi, dan kesadaran yang mekin meningkat akan hak cipta (copyright). Hal terakhir inilah yang selama ini gencar disuarakan oleh para produsen software komersial untuk memerangi pembajakan atas produk mereka. Bagi para konsumen perorangan, khususnya di negara berkembang, yang untuk makan sehari-hari saja susah, membeli software komersial adalah suatu keniscayaan, apalagi dengan nilai tukar dolar yang naik-turun. Belum lagi keharusan untuk selalu mengupgrade secara teratur, dan masih harus mewaspadai kemungkinan munculnya bug, yang tidak dapat kita perbaiki sendiri karena kita tidak tahu source codenya dan harus menunggu sampai produsennya mengeluarkan patch / updatenya. Kesadaran akan hak cipta atau kondisi kepepet karena harus menggunakan software yang legal, sekarang dapat menemukan jalan keluarnya dengan hadirnya Linux. Seperti yang sudah diterangkan sebelumnya, Linux bukan hanya gratis, tetapi juga bebas dioprek semau kita, dengan syarat, hasil oprekan kita itu juga tersedia untuk umum. Sistem GNU GPL (GNU Public License) menjamin ketersediaan source code Linux dan turunannya untuk siapapun yang menginginkannya. Bukan hanya Linux, yang di sini berarti kernel sistem operasinya saja, namun sebagian besar aplikasi dan distribusi Linux juga bersifat GPL, sebagian lagi bersifat freeware (gratis tanpa source code tersedia), dan sebagian lagi bersifat shareware/commercial. Jadi, dengan menggunakan Linux kita mendapat dua keuntungan sekaligus : mematuhi hak cipta (karena gratis) dan menambah pengatahuan 'ngoprek' kita karena kita akan sedikit 'dipaksa' untuk memahami cara kerja komputer, hardware dan softwarenya bila ingin menggunakan Linux. Pertanyaannya sekarang adalah : Apakah Linux sudah layak menjadi pilihan sistem operasi bagi saya sekarang ini? Bila itu yang anda tanyakan maka jawabannya adalah ya, mengingat distribusi Linux terakhir semakin mudah digunakan dibandingkan satu dua tahun yang lalu, relatif lebih mudah didapatkan. dukungan yang makin luas, referensi yang semakin banyak, dan bila anda tidak memulai sekarang maka percaya atau tidak anda akan rugi suatu hari nanti, karena jika ketentuan hak cipta mulai diberlakukan, maka anda tidak punya alternatif lain selain harus membeli semua software yang anda gunakan. Meskipun, memang pada saat ini belum semua aplikasi yang biasa kita gunakan di Windows dapat kita temukan penggantinya di Linux, apalagi bila Anda seorang maniak gamer, secara umum kita bisa melakukan perkerjaan sehari-hari kita di Linux. Satu-satunya alasan mengapa tidak menggunakan Linux sekarang ini adalah bila anda tinggal di negeri antah-berantah yang terpencil, terisolasi dari dunia luar. Mau tahu tentang Linux? Anda tinggal mencari di media, baik cetak (koran/majalah) atau di internet, atau tanya teman-teman anda yang hobinya ngoprek. Mau langsung menginstal Linux di komputer anda atau komputer lain yang biasa anda gunakan ? Anda tinggal beli CD distro Linux yang banyak dijual di toko-toko penjual CD-ROM (jangan takut, dijamin halal) atau bisa pinjam ke teman sekalian minta diajari cara instalasinya, atau jika memang memungkinkan, bisa menginstalnya lewat internet (via FTP) atau download keseluruhan distro, lalu ditransfer ke CD-R (tidak direkomendasikan bagi pemula dan opreker kere macam kami). Mengapa harus Linux ? Apakah memang tidak ada alternatif lain ? Apakah memang pada nantinya semua orang akan memakai Linux ? Apakah Linux mempunyai masa depan yang jelas sebagai suatu sistem operasi ? Banyak pertanyaan yang dapat dilontarkan bila dihadapkan dengan pemilihan Linux sebagai sistem operasi komputer anda. Namun, apakah sesungguhnya yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan sistem operasi? Satu hal yang pasti, sistem operasi bukanlah segala-galanya, namun komputer anda tidak akan beroperasi tanpa sistem operasi. Sebagai pengguna / konsumen, anda berhak memilih sistem operasi yang terpasang pada komputer anda. Beberapa tahun yang lalu anda hanya dihadapkan pada satu pilihan, Windows. Sekarang, banyak pilihan yang bisa diambil : Windows (3x, 9x/ME, NT, 2000), Linux, xBSD, BeOS, dan MacOS . Masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya. Windows dikenal sangat luas dukungannya, terluas sampai saat ini namun bersifat komersial dan propietary (tertutup). XBSD mempunyai sifat dasar seperti Linux (murah, handal, dan serba guna), namun dukungan aplikasi dan device driver tidak sebagus Linux karena lisensinya hanya mendukung satu distro resmi yang menyebabkan kurangnya promosi dan dukungan di kalangan perusahaan besar. BeOS mungkin merupakan sistem operasi ynag paling mudah digunakan saat ini, namun lagi-lagi dukungan aplikasinya sangat kurang, apalagi BeOS bersifat komersial. MacOS hanya bisa dijalankan di platform PowerPC (yang mahal, dan nggak ada versi rakitannya). Jadi, mengapa Linux?, karena Linux mengatasi beberapa kekurangan sistem-sistem operasi di atas : Linux murah, karena dilindungi oleh lisensi GPL, sehingga source codenya dapat diperoleh secara gratis, tidak perlu membayar lisensi lagi, begitu pula sebagian besar aplikasi Linux pun berlisensi GPL (kecuali beberapa aplikasi besar yang ditujukan bagi pemakai korporat). Para distibutor (baca:pembuat distro) selalu menyediakan versi GPL dari distro resminya (biasanya CD instalasinya), dan bahkan ada distro yang bersifat nonkomersial seperti Debian/GNU Linux dan Stampede. Linux handal, karena sejak awal didesain sebagai sistem operasi yang Unix-like (mirip unix) yang POSIX-compliant, sistem lisensi GPL yang diambil memungkinkan perbaikan dan penambahan fasilitas yang cepat serta penemuan dan perbaikan bug yang cepat pula. Para pengembang Linux, dan aplikasi-aplikasi pendukungnya tersebar di seluruh dunia dan telah berpengalaman selama bertahun-tahun sejak pertama kali lahirnya Linux. Linux dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari web server, FTP server, mail server, internet router, file server, workstation, sampai PC desktop biasa. Linux dapat dijalankan pada processor Intel (mulai 386 dan clonenya seperti AMD, Cyrix,), PowerPC (Mac), Alpha, dan UltraSPARC. Dukungan untuk Linux terus berkembang dan mulai menyamai dukungan bagi MacOS, dan hanya kalah dari Windows dalam hal ini. Dukungan dalam hal ini dalam bentuk tersedianya device driver dan aplikasi. Bahkan dalam soal aplikasi, aplikasi di Linux tersedia dengan kemampuan standar dan harga yang murah (kebanyakan malah gratis), seperti StarOffice dan KOffice (gantinya MS Office), AbiWord, Klyx, dan WordPerfect (gantinya MS Word), GIMP dan PhotoPaint (gantinya PhotoShop), Dia (gantinya Visio). Dukungan juga dapat diartikan dukungan teknis dari perusahaan besar, seperti IBM, VA Linux, RedHat, Caldera Systems, SuSE, dalam pengembangan Linux. Dengan sistem pengembangan Linux yang ada sekarang, memang tidak mudah menebak roadmap Linux di masa datang, namun satu hal yang pasti Linux akan sulit sekali mati / dimatikan, disebabkan pengembangannya yang terdistribusi. Bila Microsoft bangkrut, maka Windows pun lenyap, bila Apple bangkrut, MacOS pun lenyap, bila Be bangkrut, BeOS pun lenyap. Namun, jika RedHat bangkrut, masih ada SuSE, Caldera, Corel, dan perusahaan distro lain. Bila semua perusahaan distro bangkrut, masih ada Debian dan Stampede yang dikembangkan secara sukarela. Namun, di samping keunggulan-keunggulan di atas, Linux masih banyak kekurangannya seperti halnya: Dukungan untuk peripheral terbaru masih harus menunggu, karena komitmen para produsen hardware untuk mendukung Linux masih sangat kurang sehingga para pengembang Linux harus menulis driver untuk peripheral itu yang memakan waktu, sementara driver untuk Windows (dan platform lain yang didukung) langsung tersedia. Selain itu ada juga produsen yang menolak memberikan spesifikasi teknis produknya sehingga menyulitkan usaha pembuatan driver. Belum jelasnya standarisasi dalam dunia Linux, seringkali para pengembang software, khususnya pendatang baru, hanya menguji produknya dengan distro tertentu yang pangsa pasarnya tinggi, dan menyulitkan pengguna distro lain. Juga disebabkan oleh konsekuensi gratisnya sebagian besar software di Linux sehingga dukungan teknis dan kemudahan instalasi menjadi agak terlupakan. Karena sifatnya yang non-komersial, platform Linux dianggap kurang menarik bagi para pemilik standar de facto yang berteknologi propietary, seperti QuickTime, Windows Media, dan DVD untuk mem-port aplikasi, atau minimal membuka spesifikasinya ke komunitas Linux. Selain itu, keragaman standar GUI di Linux yang menguntungkan di satu sisi, cukup menyulitkan para pengembang aplikasi berbasis GUI, namun hal ini nampaknya mulai bisa diatasi dengan dirilisnya sejumlah aplikasi RAD seperti Glade dan KDevelop. Instalasi Linux belum semudah Windows (jangan dibandingkan dengan MacOS, apalagi BeOS), namun sebenarnya kesulitan terbesar adalah soal pembagian partisi. Dengan perkembangan akhir-akhir ini instalasi Linux semakin mudah, dan bahkan masih cukup fleksibel untuk dikustomisasi. Terima kasih pada Caldera OpenLinux yang telah mulai mengembangkan proses instalasi berbasis grafis sejak tahun 1997. Jadi, benarkah Linux akan menguasai dunia seperti halnya Microsoft (MS Windows) sekarang ini? Mungkin, namun harus diingat bahwa kalaupun nanti Linux menjadi platform yang dominan, maka tidak ada pihak yang terlalu diuntungkan kecuali para user, karena Linux adalah pada dasarnya adalah mengenai pilihan. Anda bebas memilih distro yang anda sukai, satu, dua, atau dua belas pun tidak masalah. Dari satu distro, anda bebas memilih tampilan desktop anda, bebas mengupgrade dengan komponen distro lain atau bahkan hanya dengan mendownloadnya dari internet, bahkan jika anda hanya menggunakan distro semacam WinLinux dan PhatLinux (yang diinstal di partisi Windows), anda pun berhak menyandang gelar linux user. Jadi, tunggu apa lagi? mulailah ber-Linux ria! Are you Linux yet ?
  8. Berbisnis secara professional erat kaitannya dengan memiliki infrastruktur yang baik termasuk penggunaan teknologi komputer. Bukan hanya bisnis besar tetapi bisnis menengah dan kecil pun akan lebih terbantu dengan memanfaatkan teknologi komputer terlebih lagi berhubungan dengan jaringan internet. Bicara penggunaan komputer dalam dunia bisnis kecil menengah misalnya warnet dengan jumlah PC 20 unit maka penggunaan sistem operasi dan aplikasinya akan cukup memerlukan modal yang besar untuk membeli lisensi. Kita perhatikan juga penggunaan komputer di perkantoran yang rata-rata menggunakan puluhan bahkan ratusan unit komputer maka pengeluaran untuk membeli lisensi sistem operasi dan lisensi aplikasi akan menambah pengeluaran yang cukup besar. Adakah solusi alternatif untuk menghemat biaya? Aspek Kebutuhan Perusahaan Untuk hal ini kita perlu mencermati kebutuhan perusahaan atau bisnis kita, ketika ada alternatif sistem operasi dan aplikasi yang tidak berbayar dan dapat diandalkan tentu patut dipertimbangkan. Ketika apa yang dibutuhkan perusahaan terhadap infrastruktur IT bisa terjawab dengan software tidak berbayar maka saat itu perusahaan pantas untuk segera beralih daripada menggunakan aplikasi berbayar yang mahal bahkan mengakali dengan melakukan pembajakan. Alternatif Penghematan Nah, salah satu alternatif yang bisa dipilih adalah menggunakan software dan sistem operasi free dan open source seperti Linux dan aplikasi didalamnya. Salah satunya adalah Ubuntu. Ubuntu adalah sistem operasi free dan opensource berbasis linux yang berada dalam keluarga debian yang terkenal handal telah digunakan dalam aplikasi server internet kelas dunia. Adanya pilihan yang ditawarkan oleh distribusi ubuntu semakin mempermudah menemukan alternatif pilihan untuk bermigrasi dalam rangka menghemat biaya. Ubuntu tersedia dalam versi server, desktop dengan berbagai varian environment dari varian yang diperuntukan untuk komputer tua hingga komputer modern. Apa yang dapat dilakukan dengan menggunakan linux atau ubuntu? Menangani kebutuhan server dan aplikasinya (web server, database server, mail server, DNS server), could server dan sebagainya Menangani kebutuhan pekerjaan office workstation misalnya, surat-menyurat, spreadsheet, internet dan lain-lain Desain grafis Studio musik dan rekaman Animasi Menyediakan ketersediaan lingkungan pemrograman. Linux ubuntu menawarkan kemudahan dan ketersediaan lingkungan pemrograman baik untuk web dan desktop, diantaranya Qt, GTK, PERL, Python, PHP, Java dan lain-lain. Kebutuhan-kebutuhan lain yang umumnya terdapat dalam sistem berbayar. Sealin itu, keuntungan lain dari penggunaan linux adalah masalah keamanan dimana linux terkenal kuat dari serangan virus dan stabil dalam dunia server. Bila kita mencoba berkunjung ke salah satu minimarket di sekitar Bandung misalnya, maka kita akan melihat komputer yang digunakan menggunakan sitem operasi ubuntu yang terlihat khas dengan launcher disebelah kiri. Semoga menginspirasi !
  9. Iso adalah file untuk membuat cd installer. jika file iso ini di burning sesuai dengan cara membuat bootable linux ke dalam CD atau flashdisk, maka akan menjadi sebuah media master untuk bahan menginstall. nah di bawah ini sudah tersedia beberapa Link ISO Linux yang siap di download. Android X86 1. android-x86-2.2-r2-eeepc.iso 2. android-x86-2.2-r2-sparta.iso 3. android-x86-3.2-RC2-eeepc.iso 4. android-x86-4.0-r1-eeepc.iso 5. android-x86-4.4-RC2.iso Ubuntu 64bit 1. ubuntu-12.04.4-alternate-amd64.iso 2. ubuntu-12.10-desktop-amd64.iso 3. ubuntu-13.04-desktop-amd64.iso 4. ubuntu-13.10-desktop-amd64.iso 5. ubuntu-14.04-desktop-amd64.iso 6. ubuntu-14.10-desktop-amd64.iso Ubuntu 32bit 1. ubuntu-12.04.4-alternate-i386.iso 2. ubuntu-12.10-desktop-i386.iso 3. ubuntu-13.04-desktop-i386.iso 4. ubuntu-13.10-desktop-i386.iso 5. ubuntu-14.04-desktop-i386.iso 6. ubuntu-14.10-desktop-i386.iso Debian 64bit 1. debian-6.0.5-amd64-CD-1.iso 2. debian-6.0.6-amd64-CD-1.iso 3. debian-6.0.7-amd64-CD-1.iso 4. debian-7.0.0-amd64-CD-1.iso 5. debian-7.1.0-amd64-CD-1.iso 6. debian-7.6.0-amd64-CD-1.iso 7. debian-7.7.0-amd64-CD-1.iso Debian 32bit 1. debian-6.0.5-i386-CD-1.iso 2. debian-6.0.6-i386-CD-1.iso 3. debian-6.0.7-i386-CD-1.iso 4. debian-7.0.0-i386-CD-1.iso 5. debian-7.1.0-i386-CD-1.iso 6. debian-7.6.0-i386-CD-1.iso 7. debian-7.7.0-i386-CD-1.iso Arch Linux 1. arch-0.1-full-i686.iso 2. archlinux-2010.05-core-dual.iso 3. archlinux-2014.10.01-dual.iso 4. archlinux-2014.11.01-dual.iso 5. archlinux-2014.12.01-dual.iso GarudaOS 1. garuda2011.iso Fedora 64bit 1. Fedora-18-x86_64-Live-Desktop.iso 2. Fedora-Live-Desktop-x86_64-19-1.iso 3. Fedora-Live-Desktop-x86_64-20-1.iso 4. Fedora-Live-KDE-x86_64-21-5.iso 5. Fedora-Live-LXDE-x86_64-21-5.iso 6. Fedora-Live-MATE_Compiz-x86_64-21-5.iso 7. Fedora-Live-SoaS-x86_64-21-5.iso 8. Fedora-Live-Xfce-x86_64-21-5.iso Mandriva 1. mandriva-linux-free-2009.1-dual.iso 2. mandriva-linux-free-2010-spring-dual.iso 3. mandriva-linux-one-2010.2-GNOME-europe2-cdrom 4. Mandriva.2011.i586.1.iso Knopix 1. KNOPPIX_V6.2CD-2009-11-18-EN.iso Linux Mint Cinnamon 32bit 1. linuxmint-14-cinnamon-dvd-32bit.iso 2. linuxmint-15-cinnamon-dvd-32bit.iso 3. linuxmint-16-cinnamon-dvd-32bit.iso 4. linuxmint-17-cinnamon-32bit-v2.iso Linux Mint Cinnamon 64bit 1. linuxmint-14-cinnamon-dvd-64bit.iso 2. linuxmint-15-cinnamon-dvd-64bit.iso 3. linuxmint-16-cinnamon-dvd-64bit.iso 4. linuxmint-17-cinnamon-64bit-v2.iso Linux Mint KDE 32bit 1. linuxmint-14-kde-dvd-32bit.iso 2. linuxmint-15-kde-dvd-32bit.iso 3. linuxmint-16-kde-dvd-32bit.iso 4. linuxmint-17-kde-dvd-32bit.iso Linux Mint KDE 64bit 1. linuxmint-14-kde-dvd-64bit.iso 2. linuxmint-15-kde-dvd-64bit.iso 3. linuxmint-16-kde-dvd-64bit.iso 4. linuxmint-17-kde-dvd-64bit.iso Linux Mint Xfce 32bit 1. linuxmint-14-xfce-dvd-32bit.iso 2. linuxmint-15-xfce-dvd-32bit.iso 3. linuxmint-16-xfce-dvd-32bit.iso 4. linuxmint-17-xfce-dvd-32bit.iso Linux Mint Xfce 64bit 1. linuxmint-14-xfce-dvd-64bit.iso 2. linuxmint-15-xfce-dvd-64bit.iso 3. linuxmint-16-xfce-dvd-64bit.iso 4. linuxmint-17-xfce-dvd-64bit.iso
  10. Sebelum anda membaca banyak tutorial linux lebih baik anda mengenal dulu istilah yang satu ini yaitu Dependency (dependensi). Bisa diartikan ketergantungan. Di Linux, dependensi berarti paket lain yang dibutuhkan untuk menjalankan sebuah paket. Misalnya, paket d memiliki dependensi terhadap paket a, paket b, dan paket c. Paket d akan berjalan dengan baik jika kita menginstall paket a, paket b, dan paket c. Ketiga paket tersebut harus diinstall agar paket d berfungsi baik dan maksimal. Dependensi kadang-kadang menjadi sesuatu yang menyebalkan, apalagi jika distributor memanajemen dependensi dengan buruk. Misalnya di Ubuntu. Paket "ubuntu-desktop" meminta dependensi lebih dari yang dibutuhkan. Padahal, jika beberapa paket tidak diinstall (diikutkan sebagai dependensi), ubuntu tidak bermasalah saat berjalan. Paket-paket yang saya maksudkan adalah paket-paket semacam gnome-games. Paket-paket sejenis ini (tidak urgent) biasanya saya un-install. Bagaimanapun, developer Ubuntu mengeset dependensi berdasarkan kemampuan PC atau kondisi saat ini secara umum. Linux tidak semata-mata terdiri dari satu paket yang bisa berjalan sendiri dan tidak membutuhkan paket lainnya. Linux sendiri merupakan kesatuan dari kernel, aplikasi, karya seni, dan struktur yang saling berkaitan. Setiap paket memegang peranan penting dalam membentuk Linux. Dependensi biasanya sering berkaitan dengan penggunaan library. Developer di Linux biasanya berkonsentrasi untuk mengembangkan aplikasinya sendiri, tanpa memusingkan pembuatan untuk menyertakan library yang bersangkutan. Inilah mengapa, hanya dengan 2 Gb space hardisk, kita mendapatkan sebuah sistem yang kompak dan lengkap saat selesai menginstall Linux. Bandingkan dengan Windows XP, space 2 Gb terpakai hanya untuk OSnya saja. Dependensi juga bisa berkaitan dengan artwork. Bisa saja sebuah set ikon digunakan bersama-sama oleh sebuah aplikasi (misalnya desktop). Karena sifat-sifat di atas, saya meringkas keuntungan dependensi adalah: Kemudahan pemaketan sebuah aplikasi. Aplikasi tersebut tidak perlu mem-paketkan library bersama-sama aplikasi sehingga ukuran aplikasi bisa diringkas. Fleksibilitas aplikasi. Di luar dependensi default, ada dependensi recommended atau suggested. Dua dependensi ini akan melengkapi kemampuan aplikasi yang bersangkutan jika paket-paket yang dimaksud di install. Contohnya, aplikasi file-roller (manager arsip gnome), merekomendasikan unrar, p7zip, arj, dan lainnya. Memudahkan pelayanan support berkaitan dengan aplikasi. Memudahkan penangan advokasi berkaitan dengan lisensi.
  11. Saya tidak ingin kode ini hilang seperti yang lain. Mengenai program utuhnya, belum selesai. Semoga bisa dipublikasikan secepatnya. cout << "Matriks Input: " << endl; bool kuas[16][16]; // daripada susah konversikan kotak (bool) ke int, mending kuas (int) yang dijadikan bool int majuterus = 0; // inilah sebab musabab array kotak dapat ditransfer isinya ke dalam kuas sehingga dapat digambar, karena ia bersifat sekuensial sama dengan array kotak itu sendiri for (int i = 0; i < 16; i++) // looping 16 x 16, dilakukan dengan for dua kali, i dan j, hasilnya setiap 16 karakter akan ada newline sampai 16 baris (16 x 16 = 256) { for (int j = 0; j < 16; j++) { kuas[i][j] = kotak[majuterus++]; // majuterus++ membuat array satu dimensi 'kotak' yang nilainya sekuensial 0 - 256 dapat dibaca sampai akhir // dan dapat menghasilkan output matriks 16x16 di konsol Thursday, March 19, 2015 08:59 AM cout << kuas[i][j] << " "; // ini petugas printing untuk isi dari kuas[i][j] yang sudah menerima data dari kotak[majuterus++] hasilnya adalah matriks 16x16 di konsol } cout << endl; // ini petugas yang memotong setiap 16 baris dengan newline, dia petugas paling penting } Huruf X Lainnya
  12. Indonesia merupakan negara yang identik dengan software bajakan. Bahkan, Akamai Technologies sempat membuat sebuah laporan yang menyebutkan bahwa Indonesia berada di peringkat pertama sebagai sumber aktivitas terkait hacking di dunia, menggeser posisi China. Hal ini tentunya cukup meresahkan karena dengan menggunakan sebuah software bajakan, pengguna akan rentan terhadap serangan online, baik itu penyebaran virus ataupun malware yang berbahaya dari aktivitas hacking tersebut. Salah satu faktor penyebab hal ini bisa jadi karena mahalnya harga sebuah software original di Indonesia. Atau, keengganan pengguna untuk mengeluarkan uang bagi sebuah software yang tidak mempunyai bentuk fisik. Namun, masih ada cara lain untuk menanggulangi hal ini. Salah satunya adalah dengan menggunakan software gratis yang kini sudah banyak tersedia dengan imbas tampilan iklan pada software tersebut. Dari ranah sistem operasi, hal ini bisa ditanggulangi dengan menggunakan sistem operasi berbasis Linux yang memang tersedia secara gratis bagi para penggunanya. Di Indonesia sendiri, banyak sekali developer yang mengembangkan Linux dan menciptakan sistem operasinya sendiri. Kali ini, Tech in Asia akan membuat daftar sistem operasi tersebut. Perlu dicatat bahwa semua sistem operasi yang ada di dalam daftar ini menggunakan basis Linux, sehingga Anda setidaknya membutuhkan pengetahuan lebih mengenai bagaimana cara kerja Linux. 1. BlankOn BlankOn OS Linux BlankOn adalah distribusi Linux yang dikembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Tim Pengembang BlankOn. Distribusi Linux ini dirancang sesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum dan dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux khas Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan, perkantoran, dan pemerintahan. Linux BlankOn saat ini sudah mencapai versi 9.1 dan mempunyai nama lain Suroboyo. Dalam distribusi ini, Anda akan menemukan berbagai software gratis yang dapat digunakan untuk melakukan komputasi dasar pada layar monitor komputer Anda. Linux BlankOn merupakan salah satu distribusi Linux buatan anak bangsa yang hingga saat ini masih aktif dalam pengembangannya. Situs: http://www.blankonlinux.or.id/ 2. Grombyang OS grombyang gui GrombyangOS merupakan sebuah distribusi Linux yang khusus merambah satu ranah spesifik yaitu sektor pendidikan di Indonesia. Sistem operasi gratis ini mempunyai visi untuk menjadi sistem operasi yang digunakan oleh semua instansi pendidikan di Indonesia. Cukup ambisius memang. Namun, melihat kenyataan bahwa sebuah sistem operasi gratis dapat membantu sektor pendidikan di Indonesia, hal tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil. Saat ini, status GrombyangOS masih dalam tahap beta. Namun sejalan dengan prinsip Linux yang open source, Anda sudah dapat men-download sistem operasi ini dan membuat laporan kepada tim GrombyangOS ketika Anda menemukan bug atau ketika ingin memberi sebuah saran. Jika Anda bertanya-tanya mengenai arti nama GrombyangOS, tim pengembang sistem operasi ini menyebutkan bahwa nama tersebut diambil dari sebuah makanan khas pemalang yang dinamakan nasi Grombyang. Situs: http://grombyang.or.id/ 3. IGOS Nusantara IGOS Nusantara GUI IGOS Nusantara (IGN) adalah sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian Informatika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama dengan komunitas Linux di Indonesia. IGOS Nusantara secara konsisten dikembangkan sejak tahun 2006. Setiap tahunnya, pengguna akan mendapatkan versi baru yang tersedia dalam versi 32-bit dan 64-bit. Awal tahun 2015, sistem operasi ini sudah mencapai versi 10 atau disebut dengan IGOS Nusantara X.1. Meskipun demikian, ketika artikel ini ditulis, IGOS Nusantara X.1 masih dalam tahap beta dan kemungkinan akan mempunyai beberapa kendala kecil ketika Anda menggunakannya. Namun, ekosistem Linux yang terbuka memungkinkan Anda untuk melaporkan keanehan yang ada, atau jika memang Anda sanggup, Anda bisa memperbaiki sendiri keanehan tersebut. Situs: http://igos-nusantara.or.id/ Sebenarnya, masih banyak distribusi Linux karya anak bangsa yang tersedia bagi Anda. Namun salah satu alasan kami untuk tidak menyertakan distribusi-distribusi tersebut adalah karena tim developernya sudah tidak aktif lagi mengembangkan platform tersebut. Beberapa distribusi Linux yang sudah tidak aktif tersebut adalah Zencafe Linux yang mempunyai target spesifik pengusaha warnet di Indonesia dan Kuliax yang menyasar para mahasiswa di Indonesia. Lalu, bagaimana menurut Anda mengenai ketersediaan sistem operasi gratis ini? Apakah Anda bisa mengganti sistem operasi utama Anda menggunakan distribusi Linux yang terdapat di dalam daftar di atas?
  13. Debian dan Ubuntu Ubuntu dan Debian memiliki hubungan yang sangat erat. Ubuntu dibuat berdasarkan arsitektur dan infrastruktur Debian namun memiliki proses rilis dan komunitas yang berbeda. Tentang Debian Debian merupakan "Fondasi dasar tempat Ubuntu dibangun". Debian adalah proyek pengembangan distribusi (distro) GNU/Linux yang dilakukan secara sukarela. Proyek Debian sudah dimulai sejak sepuluh tahun yang laluk dan sejak awal berdirinya telah memiliki lebih dari 1000 anggota yang berstatus pengembang resmi dan lebih banyak lagi kontributor dan sukarelawan lainnya. Proyek ini juga semakin meluas, meliputi hampir 17.000 paket aplikasi dan dokumentasi yang free dan open source. Sejarah Debian, perkembangan, dan posisinya menjadikannya sangat bagus dalam beberapa hal. Debian memiliki reputasi yang bagus dalam hal integrasi manajemen paket dan akses yang luas ke banyak aplikasi perangkat lunak bebas. Sebagai hasilnya, Debian telah berkembang menjadi salah satu distro GNU/Linux terbesar. Sebagai organisasi sukarelawan, Debian memiliki sejarah yang kurang baik dalam mengatur waktu atau memperkirakan waktu rilis dan mengalami kesulitan waktu dalam ketersediaan rilis. Rilis Stable (stabil) dari Debian menjadi semakin sedikit dan semakin lama dalam beberapa tahun terakhir. Kebanyakan rilis versi "mentah" dari Debian tidak menyediakan perbaikan keamanan untuk paket individual yang sering berubah, kecuali yang termasuk dalam lingkungan proyek pengembangan. Walaupun terasa tidak penting untuk kebanyakan pengguna Debian, kekurangan ini mengecilkan sejumlah calon pengguna Debian. Hal yang tetap dari Debian adalah adanya dukungan terhadap arsitektur yang lebih banyak dibandingkan dengan distribusi lainnya, dan memperbolehkan hampir semua bagian software bebas untuk dikombinasikan seperti kenginan kita. Tim Ubuntu berharap untuk dapat menanggapi beberapa persoalan itu dan membawa lebih banyak lagi orang menuju sistem Debian. Tentang Ubuntu Disponsori oleh Canonical, Proyek Ubuntu mencoba bekerja sama dengan Debian dalam menanggapi persoalan yang tetap membuat banyak orang menggunakan Debian. Ubuntu menyediakan sistem yang berdasarkan Debian dengan frekuensi waktu rilis yang teratur, ketersediaan dukungan untuk pengguna perusahaan, dan tampilan desktop yang lebih dipertimbangkan. Ubuntu memfasilitasi penggunanya dengan cara penyebaran yang digunakan oleh Debian dengan memberikan perbaikan keamanan, mengeluarkan perbaikan bug kritis, tampilan desktop yang konsisten, dan rilis yang berisi aplikasi terbaru dari dunia open source dalam enam bulan terakhir. Ubuntu dan Debian Ubuntu dan Debian dikembangkan secara terpisah namun tetap paralel dan saling berhubungan erat (hampir serupa). Proyek Ubuntu berusaha untuk melengkapi Proyek Debian dalam beberapa hal berikut: Ubuntu dan Debian Komunitas Pengembangan Kebebasan dan Filosofi Ubuntu dan turunan Debian lainnya
  14. Linux Lite 2.2 adalah distro Linux ringan yang dikembangkan dengan menggunakan basis dari Ubuntu 14.04 LTS (Long Term Support). Keunggulan utama yang ditawarkan oleh Linux Lite 2.2 adalah kemudahan penggunaan. Pengembang Linux Lite 2.2 mengungkapkan bahwa mereka ingin menunjukkan bahwa menggunakan Linux itu mudah, bahkan oleh orang awam sekalipun. Berbeda dengan distribusi Linux lain yang cukup cepat dalam rilis versi gterbaru, Linux Lite ini menggunakan siklus rilis yang cukup panjang, yakni 2 tahun. Siklus rilis yang panjang ini membuat Linux Lite hadir dengan perubahan yang diperlukan tanpa merepotkan pengguna karena terlalu sering merilis versi terbaru. Kelebihan lain yang ditawarkan oleh Linux Lite 2.2 ini adalah dukungan yang panjang, yakni hingga tqhun 2019. Hal ini tak terlepas dari basis Ubuntu 14.04 LTS yang juga didukung hingga tahun 2019 mendatang. Selain itu, Linux Lite 2.2 ini juga cukup ringan di jalankan, sehingga tidak membutuhkan komputer dengan spesifikasi yang tinggi. Tak hanya itu, Linux Lite 2.2 ini juga dilengkapi sejumlah tool untuk memudahkan perawatan sistem agar tetap prima, yakni backup utility, Light Locker, dan Lite Cleaner. Aplikasi Lite Cleaner ini memiliki fungsi untuk membersihkan sistem hanya dengan sekali klik saja. Seperti yang dilansir dari Softpedia (02/12/2014), Linux Lite 2.2 kini sudah tersedia untuk di-download secara gratis melalui link ini.
  15. Sebenarnya anda dapat menjalankan system operasi ini dengan spesifikasi hardware dibawah ketentuannya, akan tetapi kemungkinan kinerjanyaakan sedikit kurang memuaskan . berikut ini merupakan spesifikasi minimum hardware sebelum menginstal Ubuntu: 1. Instalasi Desktop Kebanyakan orang menginginkan untuk menginstal system desktop seperti Ubuntu, Kubuntu ataupun Xubuntu. Biasanya system desktop yang digunakan untuk keperluan pribadi dan juga memiliki GUI ( Graphical Users Interface ) 2. Spesifikasi Minimum Ubuntu dapat dijalankan dengan spesifikasi minimum hardware seperti berikut : Memiliki processor dengan kecepatan proses 300 MHz Memiliki RAM 64 MB Minimal memiliki 4 GB disk space (untuk full installation dan swap space) Memiliki VGA graphics card dengan resolusi 640x480 pixels PC mendukung CD-ROM drive atau juga network interface card (NIC) 3. Spesifikasi Minimum Hardware yang Direkomendasikan Maksud dari spesifikasi minimum yang direkomendasikan yaitu, linux Ubuntu akan berjalan dengan baik dan nolmal bila dilakukan pada spesifikasi minimum hardware sebagai berikut : Memiliki processor dengan kecepatan proses 700 MHz Memiliki 384 MB RAM Minimal memiliki 8 GB disk space Mendukung Vga graphical card dengan resolusi 1024x768 pixels PC mendukung akan sound card adapter Dan juga PC mendukung akan koneksi internet Note : Gunakanlah CD instalasi 64-bit agar penginstalan ubuntu dapat lebih optimal. 4. Visual Effect yang Direkomendasikan Visual effect memberikan anda berbagai efek grafis yang sempurna untuk tampilan pada desktop anda sehingga membuat tampilan desktop anda menjadi lebih indah untuk anda khususnya. Jika computer anda tidak dapat menjalankan visual effect, maka lebih baik untuk mengaktifkannya dan anda masih dapat mengunakan Ubuntu desktop dengan baik. Visual effect yang akan aktif secara default computer anda apabila computer anda mendukung akan VGA card adapter yang juga bagus pula Berikut ini merupakan minimal visual effect yang sudah direkomendasikan ; Memiliki processor dengan kecepatan proses sampai 1.2 GHz Memiliki 384 MB RAM VGA Graphical Card Adapter yag memiliki resolusi yang cukup besar Jadi sekianlah ilmu yang dapat saya jelaskan pada postingan kali ini, semoga dapat bermanfaat bagi saya sendiri dan terutama bagi lainnya.
  16. Linus Torvalds yang dikenal sebagai bapak Linux terpilih sebagai salah satu dari dua penerima penghargaan Millennium Technology Prize 2012, sebuah penganugerahan sekelas penghargaan Nobel di dunia teknologi. Dikutip dari Tom's Hardware, Selasa (24/4/2012), Torvalds diganjar penghargaan ini karena dinilai berjasa menciptakan sistem operasi Linux dan menyediakannya secara gratis. Dalam pernyataannya, Technology Academy Finland yang menggelar perhelatan ini menyebutkan pengembangan Linux hingga sekarang telah menyentuh jutaan bahkan mungkin miliaran orang di seluruh dunia. Selain Torvalds, ada Shinya Yamanaka yang juga menerima penghargaan ini karena jasanya mengembangkan sel induk yang menghilangkan ketergantungan pada penggunaan sel induk embrio untuk riset medis. Penganugerahan akan berlangsung di Helsinki, Finlandia pada 13 Juni. Millenium Technology Prize digelar sejak 2004. Ini adalah penghargaan terbesar dan paling bergengsi untuk bidang teknologi. Penghargaan ini diberikan setiap tahunnya oleh Technology Academy Finland dan dikelola oleh industri dan pemerintah Finlandia. Sumber: http://inet.detik.com/read/2012/04/24/072828/1899792/398/bapak-linux-dianugerahi-nobel-teknologi?i991101105
  17. Selain merupakan sistem operasi yang bisa didapatkan setiap orang secara gratis, linux juga mempunyai banyak keunggulan, antara lain : Open Source, Linux memberikan kesempatan kepada penggunanya untuk melihat program asal, atau mengubahnya sesuai dengan kebutuhan tanpa terkena sanksi property right di bawah lisensi GNU. Freeware, hampir semua software yang digunakan gratis tanpa bayar sehingga menghemat biaya bagi pengunanya. Minimal Hardware, Linux hanya memerlukan sedikitnya Processor Intel 386 DX, dengan RAM minimal 8 MB serta kapasitas harddisk minimal 85 MB. Stabilitas yang bagus, contohnya dilingkungan kantor, Linux biasa digunakan sebagai server. Jika sudah dikonfigurasikan dengan benar untuk perangkat keras, pada umumnya Linux berjalan tanpa perlu reboot (di hidupkan ulang) hingga perangkat kerasnya tidak ada tegangan listrik atau memang sengaja dimatikan. Umur hidup sistem yang berkelanjutan hingga ratusan hari atau lebih merupakan hal yang sudah biasa. Shared Libraries, Linux menggunakan Shared Libraries sehingga memungkinkan untuk menginstal versi baru Linux tanpa merusak keterkaitan program lain. Sedangkan aplikasi windows menginstal aplikasi barunya dari DLL (Dinamic Link Libraries) sehingga berpengaruh pada program lain. Non Fragmentasi, tanpa defrag dalam windows yang memungkinkan kemudahan bagi penggunanya untuk membuat, mengedit, dan menghapus file tanpa kawatir terjadi fragmentasi pada data atau program yang ada. Hal ini karena Linux memakai sistem file EXT2FS (Second Extended File System) yang mempunyai keunggulan reduksi fragmentasi otomatis. Kebal Virus, Linux mewarisi tradisi Unix dengan mendukung adanya file permission (izin file), yang dapat mencegah perubahan atau penghapusan file tanpa seizin dari pemiliknya. Selain itu, Linux juga merupakan sistem operasi terbuka, sehingga rasa kebersamaan yang ditimbulkannya membuat linux adalah milik setiap orang, bukan hanya milik pembuat atau pengembangnya. Bugfix, Masalah keamanan yang menyangkut sistem operasi itu sendiri biasanya cepat sekali diumumkan beberapa jam saja setelah ditemukan, diikuti dengan bugfix, workaround, advisory, dan sebagainya. TCP/IP , Linux mempunyai native protocol TCP/IP sehingga semua yang memanfaatkan TCP/IP akan dapat dilakukan lebih cepat dibanding sistem operasi lain Non-Unix sehingga resource komputer yang dibutuhkan jauh lebih murah bila dibandingkan dengan sistem operasi lain. Multi User, Linux dapat digunakan oleh satu atau lebih orang untuk menggunakan program yang sama atau berbeda dalam suatu mesin yang sama pada saat bersamaan, di terminal yang sama atau berbeda. Multiconsole, Dalam satu komputer, pengguna dapat melakukan login dengan nama user yang sama atau berbeda lebih dari satu kali, tanpa perlu menutup sesi sebelumnya. Multiconsole dapat dilakukan pada Linux karena Linux merupakan Non-Dedicated Server, tidak seperti Novell Netware versi 4 ke bawah yang bersifat Dedicated Server. Pada Non-Dedicated, user dapat bekerja seperti halnya melalui klien menggunakan komputer server selagi server bekerja melayani klien-klien yang ada. Multitasking, yang memungkinkan Anda mengakses data, atau mengeksekusi suatu program secara bersama-sama pada konsol yang berbeda tanpa takut terjadi stack atau hang pada sistem operasi. Anda bahkan bisa mengcopy, mengedit, menghapus satu file atau data secara bersamaan pada saat data dan file tersebut dieksekusi/di loading. Login User, Linux memiliki login user atau operator yang tidak terbatas jumlahnya sehingga memungkinkan pemakai hingga 254 klien secara bersamaan, dan dilengkapi dengan password. Akses Sistem File, Linux mendukung 34 macam akses sistem file yang berbeda, antara lain FAT16, FAT32, NTFS, HPSF, MINIX, UFS, SCO, XENIX, Apletalk, Marsnwe, dll Emulator, Linux menyediakan Emulator untuk menjalankan aplikasi yang didesain untuk sistem operasi yang berbeda, misalnya : DOSemu (DOS emulator), untuk menjalankan aplikasi DOS. WINE (Windows Emulator), untuk menjalankan aplikasi windows 16 bit dan beberapa aplikasi windows 32 bit. Executor, untuk menjalankan aplikasi Macintosh. IBCS, untuk menjalankan file executable FreeBSD, NetBSD, OpenBSD, SCO UNIX, dll Dengan menggunakan VMWare, linux bisa menjalankan windows dan windows NT Kalau mungkin ada tambahan lainnya bisa di komeng ndral...
  18. File System adalah metode untuk menyimpan dan mengatur file-file dan data yang tersimpan di dalamnya untuk membuatnya mudah ditemukan dan diakses. File System dapat menggunakan media penyimpan data seperti HardDisk atau CD Rom. File System juga dapat melibatkan perawatan lokasi fisik file, juga memberikan akses ke data pada file server dengan berlaku sebagai klien untuk protokol jaringan (mis. NFS atau SMB klien), atau dapat juga berlaku sebagai file system virtual dan hanya ada sebagai metode akses untuk data virtual. Ok..sekarang kita mulai dengan pokok bahasannya (mudah-mudahan tidak membosankan 1. EXT2 Ext2 pertama kali dirilis pada bulan Januari 1993. Filesystem ini ditulis oleh Rémy Card, Theodore T. dan Stephen Tweedie, file system ini merupakan penulisan ulang besar-besaran dari Extended file system. Hingga bulan April 2001, file system ini masih menjadi file system tama di Linux. File system ini juga di implementasikan di sistem operasi lain seperti: NetBSD, FreeBSD, GNU HURD, Windows 95/98/NT, OS/2, dan RISC OS. Ext2 memiliki banyak kemiripan dengan filesystem asli Unix. Ia memiliki konsep block, inode, dan directory. Serta memiliki ruang kosong untuk Access Control Lists (ACLs), fragment, undeletion, dan compression walaupun fungsi-fungsi tersebut belum diimplementasikan (terdapat melalui patch terpisah). Terdapat juga mekanisme versioning yang mengizinkan fitur tambahan (seperti journaling) yang kompatibel. Pada file system EXT2, file data disimpan sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi diantara EXT2 file sistem, besar blok tersebut ditentukan pada saat file sistem dibuat dengan perintah mk2fs. Jika besar blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok. Ini berarti kita membuang setengah blok per file. EXT2 mendefinisikan topologi file sistem dengan memberikan arti bahwa setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode. Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak akses setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file. Setiap file dalam EXT2 file sistem terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai nomor identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode. Direktori dalam EXT2 file sistem adalah file khusus yang mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut. Adapun kelebihan dari file system ini, yaitu ketika proses boot, sistem pada umumnya menjalankan pemeriksaan rutin (e2fsck) terhadap filesystem. Terdapat beberapa field Superblock dari filesystem ext2 yang memberitahukan apakah fsck harus dijalankan (karena apabila memeriksa filesystem pada waktu boot akan memakan waktu yang sangat lama apabila ukurannya besar). Fsck akan dijalankan apabila filesystem tidak di unmount secara bersih, apabila jumlah mount maksimum telah dilampaui atau apabila jumlah waktu maksimum antara pemeriksaan telah dilampaui. Selain itu, Ekstensi journaling untuk kode ext2 dikembangkan oleh Stephen Tweedie. Dengan metode ini, resiko korupsi metadata dapat dihindari dan kebutuhan untuk menunggu e2fsck selesai setelah terjadi crash tanpa harus mengubah tatanan on-disk ext2. Singkat kata, journal adalah file biasa yang menyimpan seluruh block metadata (dan data tambahan) yang telah dimodifikasi, sebelum dituliskan kedalam filesystem. Ini berarti mungkin untuk menambahkan journal kedalam filesystem ext2 yang telah ada tanpa harus menkonversi data yang sudah ada. Ketika melakukan perubahan terhadap filesystem (perubahan nama file), data disimpan pada transaksi di dalam journal dan bisa sempurna ataupun tidak sempurna ketika terjadi crash. Ketika transaksi sempurna ketika terjadi crash (atau keadaan normal ketika sistem tidak crash), maka setiap block di dalam transaksi tersebut akan menunjukkan keadaan filesystem yang valid, dan dikopikan kedalam filesystem. Apabila transaksi tidak sempurna ketika terjadi crash, maka tidak ada jaminan bahwa block tersebut konsisten dan transaksi akan diabaikan (yang berarti perubahan terhadap filesystem akan hilang). 2. EXT3 EXT3 file sistem EXT3 adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya: Setelah kegagalan sumber daya, "unclean shutdown", atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses. Jurnal yang disediakan oleh EXT3 menyebabkan tidak perlu lagi dilakukan pengecekan data setelah kegagalan sistem. EXT3 hanya dicek bila ada kerusakan hardware seperti kerusakan hard disk, tetapi kejadian ini sangat jarang. Waktu yang diperlukan EXT3 file sistem setelah terjadi "unclean shutdown" tidak tergantung dari ukuran file sistem atau banyaknya file, tetapi tergantung dari besarnya jurnal yang digunakan untuk menjaga konsistensi. Besar jurnal default memerlukan waktu kira-kira sedetik untuk pulih, tergantung kecepatan hardware. Integritas data EXT3 menjamin adanya integritas data setelah terjadikerusakan atau "unclean shutdown". EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data. Kecepatan Dari pada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2 karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin. Mudah dilakukan migrasi Kita dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang. 3. EXT4 Filesystem Ext4, generasi baru, pengembangan lebih lanjut dari filesystem Ext3. Filesystem Ext4 didesain untuk memberikan performance yang lebih baik dan peningkatan kemampuan. Filesystem Ext4 juga meningkatkan daya tampung maksimal filesystem ke 1 exabyte dan mengurangi wktu yang diperlukan untuk melakukan pengecekan hardisk (fsck yang mana pada Filesystem Ext3, setiap 20-30 kali mount). Berdasarkan test benchmark yang dilakukan oleh beberapa benchmarker, Filesystem Ext4 memiliki keunggulan performance yang significant dalam menulis dan membaca file berukuran besar. Filesystem Ext4 menyisihkan filesystem lain seperti xfs, jfs, Reiserfs dan ext3. 4. ReiserFS Reiser file sistem memiliki jurnal yang cepat. Ciri-cirinya mirip EXT3 file sistem. Reiser file sistem dibuat berdasarkan balance tree yang cepat. Balance tree unggul dalam hal kinerja, dengan algoritma yang lebih rumit tentunya. Reiser file sistem lebih efisien dalam pemenfaatan ruang disk. Jika kita menulis file 100 bytes, hanya ditempatkan dalam satu blok. File sistem lain menempatkannya dalam 100 blok. Reiser file sistem tidak memiliki pengalokasian yang tetap untuk inode. Resier file sistem dapat menghemat disk sampai dengan 6 persen. 5. SWAP Swap merupakan partition yang boleh dibuat pada hard disk dan digunakan sebagai virtual memory. Dengan maksud, swap ini digunakan apabila (fizikal memory) yang ada pada komputer telah digunakan secara maksimun, maka swap akan digunakan untuk menampung memori tambahan. Swap tidak boleh digunakan untuk data.
  19. Sistem direktori pada Linux sangat berbeda dengan Windows dan cenderung terlihat lebih banyak dan membingungkan akan tetapiwalaupun begitu itu semua sangat membantu kita dalam hal penyimpanan data ataupun file system operasi yang kita gunakan, karena isi direktorinya hanya 1 macam saja dan tidak berbaur akan filenya. Dan kebalikan dengan Windows yang mencampurkan file systemnya dengan berbagai aplikasi yang di pakainya. Contohnya saja: direktori system32 pada widows yang mencampurkan file systemnya dengan aplikasi yang sudah di instal. 1. / Directory ini merupakan struktur tertinggi dari sistem. Semua yang ada dibawahnya berakar ke directory ini. Sebagai contoh ketika anda melihat penulisan “/home”, maka ini berarti “mulai dari / kemudian masuk ke directory home”. 2. /bin Disini akan anda temukan utility standard Linux (program standard) seperti “ls”, “vi”, “more” dan sebagainya. Biasanya directory ini sudah dimasukan kedalam PATH system sehingga bisa dieksekusi dari directory manapun. 3. /etc Directory ini berisi file konfigurasi sistem. Sebagai contoh, jika anda menginstall apache dan anda ingin melakukan perubahan konfigurasi pada file httpd.conf, file ini akan anda temukan di directory ini. 4. /boot Merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi dan file-file yang berhubungan dengan proses booting 5. /usr Merupakan direktory yang digunakan untuk penyimpanan konfiguasi aplikasi yang akan digunakan oleh user 6. /lib Directory ini adalah tempat dimana biasanya sistem meletakkan file library, codec, dsb. yang diperlukan oleh suatu program atau compiler. 7. /opt Directory ini merupakan opsional. Biasanya sangat berguna jika kita ingin meletakan program yang tidak memerlukan dependency dengan sistem kita. Misalnya jika anda mendownload eclipse, anda dapat meletakkan seluruh filenya pada directory ini karena eclipse tidak membutuhkan library lain untuk menjalankan programnya. 8. /home Merupakan direktory user, di dalamnya terdapat konfigurasi – konfigurasi tentang user dan tempat meyimpan data untuk user, Document & Setting kalo di sistem operasi windows 9. /mnt Digunakan untuk tempat mount point dari media seperti usb flashdisk, hardisk, CD/DVD Room , file sharing Dll. 10. /sbin Merupakan Direktory yang digunakan untuk penyimpanan file binary (executable) yang mana hanya file tersebut hanya bisa di eksekusi oleh Administrator System yang mana di sebut root 11. /proc: Merupakan direktory yang digunakan untuk menyimpan informasi tentang proses system dan informasi tentang system Screenshot:
  20. Linus Torvalds lahir di Helsinki, Finlandia, pada tanggal 28 Desember 1969. ketika usianya baru 10 tahun dia sudah mulai berkecimpung dalam urusan pembuatan pemrograman computer melalui komputer Commoore VIC-20 milik kakeknya. Pada tahun 1988, Linus kuliah di university of Helsinky, Finlandia. Disana dia mulai mengenal pemrograman C. Untuk lebih memperdalam ilmunya, Linus kemudian membelil sebuah komputer yang kala itu masih menggunakan MS-DOS buatan microsoft sebagai sistem operasinya. Tapi, kala itu Linus justru lebih tertarik pada komputer milik universitasnya yang menggunakan sistem operasi UNIX. Ia pun coba mengembangkan sistem operasi yang memadai untuk PC UNIX. Beberapa bulan kemudian Linus berhasil membuat versi kasarnya yang diberi nama Linux. Nama Linux mungkin saja merupakan akronimdari Linus dan UNIX. Untuk memperkenalkan sistem operasi barunya tersebut, Linus mem-posting pesan melalui internet kepada para pengguna PC di seluruh dunia. Bahkan Linus membuat software-nya untuk dapat di download secara gratis. Dan sebagaimana biasa dilakukan oleh sesama pengembang software saat itu, dia merilis source code-nya, yang berarti bahwa semua orang yang memiliki pengetahuan tentang pemrograman komputer dapat memodifikasi Linux untuk disesuaikan dengan tujuan mereka masing-masing. Mengoperasikan Linux memang membutuhkan kecerdasan tekhnik yang cukup, sebab pengoperasiannya tidak semudah menggunakan sistem operasi yang lebih populer, seperti windows, Mac milik Apple komputer, atau OS/2 milik IBM. Namun, karena para volunteer developer memuji sendiri akan kualitasnya, Linux menjadi cukup dikenal dengan keunggulan sebagi sistem yang efisien dan jarang sekali terjadi crash atau seperti kebanyakan orang menyebutnya dengan hang (sistem tiba-tiba berhenti). Pada akhir tahun 1990, Linux mulai mendapatkan sambutan yang cukup besar dari pengguna PC. Bahkan para pesaing Microsoft sangat tertarik dan mulai ikut mengembangkan Linux. Perusahaan sperti Nestcafe Communication, Corel, Oracle, Intel, dan perusahaan-perusahaan lain mengumumkan bahwa mereka berencana untuk mendukung Linux sebagai alternatif sistem operasi yang murah sekaligus andal. Linux di negara-negara berkembang mengalami kemajuan yang sangat pesat. Harga perangkat lunak bisa mencapai 100 dollar AS atau lebih. Di negara yang rata-rata penghasilan per tahunnya antara 200-300 dollar AS, uang 100 dollar AS sangatlah besar. Dengan adanya Linux, semua berubah. Karena Linux dapat digunakan pada komputer yang tergolong lama, dia menjadi alternatif paling cocok bagi komputer beranggaran kecil. Di negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin, Linux adalah jalan keluar bagi penggemar komputer. Karena keterbukaan pada sistem source codenya, banyak kelompok pengembang yang ikut memperbaiki segala fiturnya, sekaligus memindahkan berbagai aplikasi agar berjalan di Linux. Salah satu hasilnya yaitu adanya perubahan dari sistem operasi Linux yang tadinya cenderung kurang asing menjadi user friendly. Semua itu dimungkinkan berkat adanya KDE dan GNOME. Berkat kedua interface ini, tampilan desktop Linux lebih menarik dan mampu mengubah persepsi dunia tentang Linux. Pemanfaatan sistem operasi Linux juga kini sudah diterapkan pada superkomputer dunia seperti The Tetragrid, sebuah megakomputer dari Amerika yang dapat menghitung lebih dari 13 triliun kalkulasi per detik (13.6 TeraFLOPS – Floating Operations Per Second). Tetragrid dapat dimanfaatkan untuk mencari solusi dari masalah matematika kompleks dan simulasi, dari astronomi dan riset kanker hingga ramalan cuaca. Yang lainnya, yaitu Evolocity. Juga dari Amerika, sebuah komputer yang dapat berjalan dengan kecepatan maksimum 9.2 TeraFLOPS, menjadikannya sebagai salah satu dari lima superkomputer tercepat di dunia. Bahkan dalam waktu yang sama, Linus mengambil posisi di Transmeta corp., yang dimiliki salah satu pendirinya, Paul Allen. Di situ, Linus bekerja dalam sebuah projek yang sangat rahasia, yang diasumsikan oleh banyak komunitas high-tech akan berkembang menjadi sebuajh kekuatan yang bisa menjadi sumber serangan di masa depan bagi kerajaan Microsoft. Ketika mulai diperkenalkan, sistem operasi Linux tidak mempunyai logo. Para pengembang pun bertanya-tanya dan mengusulkan agar Linux diberi logo sebagai identitasnya. Kemudian terpilihlah penguin Tux (Torvalds Unix) sebagai logonya. Logo itu dirancang oleh seniman Larry Ewing. Terpilihnya logo penguin berdasarkan pengalaman Linus pada waktu berlibur, ia pergi ke daerah selatan. Disana dia bertemu seekor penguin pendek yang menggigit jarinya. Kejadian lucu ini merupakan awal terpilihnya penguin sebagai logo sistem operasi ciptaannya. Hingga sekarang, logo Linux sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. Orang lebih mudah mengenal segala produk yang berbau Linux hanya dengan melihat logo yang unik nan lucu ini.
  21. Bingung mengelola banyak password? Password layanan di internet, password aplikasi, PIN ATM dan masih banyak hal lagi yang berupa kombinasi username dan password yang harus kita ingat. Kalau semuanya mengandalkan ingatan, bisa berabe. Cara terbaik adalah mengorganisasinya dengan aplikasi khusus pengelola password. Syaratnya tentu aplikasi ini bisa menyimpan password dengan aman, dan password hanya bisa dilihat oleh orang yang berhak saja. Salah satu aplikasi yang bisa digunakan untuk mengelola password di linux adalah KeePassX. Aplikasi ini akan menyimpan semua data (username, password, URL, PIN ATM dan lainnya) dengan aman. Semua data dienkripsi, dan hanya bisa dibuka jika pengakses mengetahui master password untuk database keepassx ini. Instalasi Di Ubuntu, instalasi keepassx ini sangat mudah. Install dari repository Ubuntu. Cara favorit saya, menginstallnya menggunakan apt-get dari terminal. Setelah proses instalasi selesai, bisa dijalankan dari menu Applications -> Accessories -> KeePassX. Kelebihan KeePassX, bersifat multiplatform. Data bisa dibuka oleh aplikasi serupa di Windows, MacOSX atau sistem operasi lain yang memiliki aplikasi pengelola password yang kompatibel dengan format data keepassx. Kekurangannya adalah aplikasi ini belum memiliki kemampuan integrasi dengan web browser.
  22. Sejarah linux merupakan cikal bakal terbentuknya jenis sistem operasi open source yang sudah banyak dikembangkan secara terbuka dan luas. Mungkin para pengguna komputer masih banyak yang belum mengetahui sistem operasi linux karena kebanyakan dari kita mengenal sistem operasi windows. Bahkan hampir 80% pengguna komputer menggunakan sistem operasi windows. Hal itu terjadi karena masuknya windows di Indonesia, lebih dulu terjadi dari pada linux. Meskipun keduanya termasuk jenis sistem operasi namun linux berbeda dengan windows dan memiliki karakteristik tersindiri. Sejarah Linux Sejarah linux pertama kali dibuat, merupakan proyek hobi seorang mahasiswa Finlandia bernama Linus Torvalds. Linux dirancang dengan inspirasi dari sistem UNIX kecil yaitu Minix yang kemudian dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux versi 0.01 merupakan proyek pertama yang dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Lalu versi 0.02 yang hanya bisa menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler) dan diumumkan sebagai versi resmi linux pada tanggal 5 Oktober 1991. Pengertian Linux adalah software sistem operasi yang berbasis open source dan gratis untuk disebarluaskan secara luas di bawah lisensi GNU. Pada awalnya linux merupakan turunan dari unix dan bisa bekerja dalam berbagai macam perangkat keras komputer dan berjalan dari mulai jenis platform intel x86 sampai dengan RISC. Lisensi GNU (Gnu Not Unix) untuk memberikan akses kepada siapapun untuk mendapatkan program yang dilengkapi kode sumbernya (source code. Hak itu juga gak terbatas hanyan untuk menyalin file sebanyak mungkin, namun juga mengubah dan mengembangkan kode sumbernya secara legal dibawah lisensi. Meskipun linux gak berbayar tapi lisensi GNU ini memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan dan pengiriman program. Sampai saat ini Linux telah dikembangkan pada sistem UNIX yang sangat lengkap. Perkembangannya telah digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Hal itu karena sifat open source linuk yang membuat linux bisa dikembangkan oleh siapapun. Keragaman kebutuhan termasuk pengetahuan, pengalaman para pengembang linux, membuat linux saat ini menjadi salah satu sistem operasi terbaik dan gratis. Sistem Operasi Linux Pada dasarnya sistem operasi linux mengacu pada sistem operasi bertipe Unix modular. Dasar-dasar linux memiliki disain yang berasal dari Unix yang telah dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an sampai 1980-an. Linux dioperasikan menggunakan kernel monolitik dan menangani kontrol proses, jaringan, periferal dan akses pada sistem berkas. Terdapat beberapa fungsi linux tingkat tinggi yang ditangani oleh proyek terpisah namun tetap berintegrasi dengan kernel. GNU merupakan salah satu bagian penting dari Linux yang menyediakan shell yang berisi peralatan-peralatan untuk menangani banyak fungsi-fungsi dasar sistem operasi. Dengan kernel, peralatan itu membentuk sebuah sistem Linux yang menangani fungsi lengkap dengan antarmuka grafis yang mudah digunakan. Sistem operasi linux bisa berjalan pada komputer dengan memiliki konfigurasi minimal seperti berikut : Mikroprosesor 386 DX (intel, AMD, Cyrix, TI, Chips&Tech.) RAM 4 MB (tanpa GUI) dan 8 MB (dengan GUI) Skapasitas harddisk 85 MB
  23. Gara gara keasikan mengeksplorasi Linux distro versi baru dan selesai ngelewatin masa masa penginstalan yang menegangkan, kadang kita lupa sampai bener bener lupa password Linux yang padahal dibuat sendiri loh ya. Beberapa cara dan usaha ditempuh, alhasil semuanya mengecewakan. Kalau sudah begini, perasaan galau pun mulai menghampiri diri kita. Kita mulai berpikir, rese juga nih OS yang satu ini… Si Linux Tapi jangan tinggalin Linux ndral, soalnya ada caranya buat mengatasi masalah ini. Nyalain lagi komputer kita atau restart deh Waktu kita lihat ada boot menu dan ada waktu menghitung mundur, kita tekan tombol e Habis gitu pilih yang ada tulisan kernel dengan menekan tombol panah bawah atau panah atas untuk memindahkan posisi kursornya Tekan lagi tombol e Lalu ketikan : spasi 1 ( baca : spasi dan angka 1). Hati-hati jangan sampai mengubah tulisan parameter yang didepannya Tekan tombol [Enter] Terakhir, tekan tombol b untuk booting Kita akan masuk ke Mode Single User, disini kita set ulang password root kita, yaitu dengan mengetikkan : passwd root [Enter] Habis gitu masukin password root baru yang kita inginkan sebanyak 2 kali. Terakhir boot ulang komputer kita, dengan mengetikkan : shutdown -r no Mudah mudahan tips ini bisa mngembalikan kemesraanya kita sama OS pinguin alias Linux ndral.
  24. Download Monitor adalah sebuah aplikasi sederhana yang dapat digunakan untuk memantau jumlah data download dan upload melalui jaringan. Aplikasi ini menampilkan aktifitas networking grafik secara bulanan, harian, dan jam. Ketika Anda menjalankan aplikasi ini, Anda akan melihat tampilan penggunaan data terakhir. Halaman ikhtisar memberitahu Anda tentang download, upload, dan total penggunaan untuk satu jam terakhir, hari terakhir, bulan lalu, dan sejak pemantauan dimulai. Jika gambaran menunjukkan angka nol untuk semuanya, itu berarti Anda baru saja menginstal Memantau Download dan belum ada data belum. Melihat penggunaan bandwidth Anda dapat melihat penggunaan bandwidth rincian bulanan, harian, atau per jam dengan memilih tombol toolbar yang relevan atau memilih item yang relevan dari menu View. Ada 3 bar horisontal: data hijau mewakili upload, data download merah dan biru yang mewakili mewakili data yang ditransfer total. Bar vertikal menunjukkan kuota pemakaian yang telah Anda atur. Menetapkan/Mensetting Kuota Anda juga dapat mengatur kuota dan mendapatkan pemberitahuan ketika bandwidth Anda mencapai kuota. Cukup buka Edit> Preferences dan menetapkan kuota seperti yang anda inginkan: Bagi Teman2 yang berniat menginstall,Buka terminal lalu ketik!!! $ sudo apt-add-repositori ppa: duncanjdavis / download-monitor-submit $ sudo apt-get update $ sudo apt-get install download-Monitor
  25. Mungkin anda bingung kenapa orang-orang menggunakan Linux yang hanya menguasai 5-10% dari pengguna komputer. Bagi anda, padahal Windows masih jauh lebih baik. Tetapi anggapan itu salah 100%! Linux jauh lebih baik karena ada alasan yang bisa saya sebutkan : Linux itu gratis Gratis disini berarti saya ngga harus membeli lisensi agar bisa menggunakannya. Lisensinya menggunakan GNU GPL. Dapat di-download, digunakan, dimodifikasi sesuai keinginan dan kebutuhan dengan tetap menghormati kode etik dan lisensinya. Linux bebas untuk semua orang Dari yang miskin sampai dengan yang kaya. Dari yang muda sampai yang tua. Dari yang berkulit hitam sampai yang berkulit putih. Dari yang ahli di bidang komputer sampai ke orang awam. Saya ngga harus beli biaya lisensi yang mahal dan uangnya bisa buat beli komputer lagi. Linux itu lebih mudah Andaikan saya diminta buat server, pasti pilih Linux karna Linux sangat siap untuk dikonfigurasi jadi server. Paket-paket yang dibutuhkan sebagian besar sudah disertakan dalam distro yang saya pakai. Linux itu komplit Saat saya beli 1 DVD sebuah CD Linux (maksud saya distro), di dalamnya sudah disediakan ribuan program (aplikasi) yang siap pakai, ngga harus cari kesana-sini. Drivernya pun telah terinstall otomatis, tidak seperti windows yang harus install ini, install itu. Linux cepat dan jalan terus (keep on running) Selain ngga harus restart saat selesai install aplikasi, dan jika jalan pada modus teks (runlevel 3) pasti jalannya cepet banget deh, Trus server Linux bisa jalan selama beberapa tahun tanpa minta di restart. (Waw, hebat!) Banyak dukungan dan dokumentasi Linux dan komunitasnya menyediakan milyaran dokumentasi (Readme, HOWTO, Guide, Manual, Info) dalam berbagai bahasa yang ada di muka bumi ini (Inggris, Indonesia, bahasa negara-negara di dunia, Bahasa Ibu, Boso Jowo, bahasa Gaul dan bahkan bahasa planet lain). Haha… Selain itu komunitas Linux menyediakan forum di seantero jagad maya (Internet). Linux bebas virus Saat tetangga sebelah ribut dan kebingungan mencari anti virus yang top, saya bisa tetap tidur nyenyak karena Linux bebas virus. Hahaha Linux lebih banyak memberi dan menawarkan pilihan Jika MicroSoft menawarkan windows (jendela-jendela), maka linux menawarkan seluruh rumah dan isinya Linux menjadikan banyak persaudaraan Banyak perkumpulan Linux, komunitas, bisa kenal satu sama lain, sama-sama mengembangkan (komunitas open source). Linux itu open source Saya bisa oprek source code yang disertakannya. Ngga seperti software close source (kodenya ditutupi), mau merubah sedikit saja susahnya berhari-hari. (cape deh!) Linux memberi banyak lowongan kerja Kebutuhan akan SDM yang menguasai Linux sampai saat ini masih sangat besar. Apalagi jika beberapa tahun ke depan Pemerintah benar-benar serius dengan IGOS-nya (sekarang sudah dimulai dari beberapa Depertemen), dan Departemen Pendidikan menganjurkan untuk menggunakan Linux dalam mata pelajaran TIK di sekolah-sekolah.Linux bikin PD (Percaya Diri). Ngga perlu takut-takut untuk berhadapan dengan tim sweeping software bajakan, karena saya sudah menggunakan Linux. Ya, mungkin hanya itu alasan mengapa memakai linux. Salam Open Source!
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy