Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'Kristen'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 7 results

  1. Ketika terjadi kecelakaan pesawat, tidak sedikit orang yang membatalkan rencana penerbangannya karena khawatir mengalami hal serupa. Ini hanya sebuah contoh, di tengah keadaan yang serba tidak pasti, kekhawatiran gampang menyusup ke dalam hidup kita. Namun, Yesus berkata, “Janganlah khawatir akan hidupmu.” Pernyataan-Nya ini mengajak kita untuk melihat kehidupan secara menyeluruh. Melalui ilustrasi burung di langit dan bunga bakung di ladang, Dia menyatakan kesempurnaan Allah sebagai Pencipta dan Pemelihara kita. Jika Allah memelihara alam semesta dengan kelimpahan perhatian dan kasih-Nya sebagai seorang Bapa, tidakkah Dia akan terlebih lagi memelihara umat yang telah ditebus-Nya dengan kematian Anak-Nya (Rm. 8:32)? Pertanyaan tantangan Yesus, “Siapakah di antara kamu yang karena kekhawatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?” (ay. 27), mengandung arti tentang pemeliharaan Bapa yang pasti dan rutin atas hidup kita. Hal itu juga mengarah pada pemahaman akan hakikat hidup seorang Kristen. Bahwa Allah telah meletakkan batasan dalam hidup kita (Yer. 29:11), telah mempersiapkan pekerjaan baik untuk kita lakukan (Ef. 2:10), dan telah berjanji bahwa dalam pemeliharaan-Nya, kita tidak akan berkekurangan. Setelah mengetahui hal-hal tersebut, barulah kita dapat memahami betapa tidak bergunanya kekhawatiran itu. Juga, betapa pentingnya penyerahan diri kepada-Nya. Nah, sudahkah kita mengenal dan mempercayakan hidup kita kepada-Nya? ALLAH BUKAN SAJA MENDIAGNOSIS PENYEBAB KEKHAWATIRAN, MELAINKAN JUGA MENYEDIAKAN OBATNYA: DIA SENDIRILAH OBAT ITU.
  2. Gereja di Indonesia terbagi dua, yaitu gereja Katolik dan gereja Kristen. Gereja Kristen di Indonesia, terlepas dari fakta bahwa Kristen sendiri merupakan agama minoritas, diperkirakan dimulai pada abad ke-12, dimana kaum Kristen Mesir mencatat bahwa ada beberapa gereja Kristen yang didirikan di Barus, daerah pantai barat Sumatra Utara yang merupakan sebuah pos perdagangan yang sering didatangi oleh saudagar India dan karena hal itu dikaitkan dengan Saint Thomas Christian yang ada di India. Meski begitu, tak ada bukti bahwa Kristen pernah tiba sebelum datangnya saudagar Portugis di abad ke-16. Untuk gereja Katolik, mulai muncul juga ketika pada awal abad ke-14, lewat misi Katolik Roma untuk mencapai Indonesia yang dipimpin oleh Mattiussi yang mengunjungi Sumatra, Jawa, dan Banjarmasin. Awal Perkembangan Gereja di Indonesia Sejarah munculnya gereja di Indonesia dari sisi Kristen dimulai ketika orang-orang Portugis tiba di Kesultanan Malaka yang kini menjadi Malaysia pada tahun 1509 demi mencari kekayaan yang mereka punya. Awalnya, hubungan mereka berjalan baik hingga terjadi penundukkan Goa dan beberapa konflik antara Muslim dan Kristen yang menyebabkan kaum-kaum Muslim di Malaka berpendapat bahwa kedatangan Kristen Portugis hanya akan membawa masalah bagi mereka. Yang memperparah kejadian ini adalah penundukan Malaka, dimana kejadian tadi dinilai menjadi titik balik yang membuat seluruh umat Muslim Malaka menciptakan suatu sentimen yang melawan Kristen Portugis. Perlawanan juga muncul dari umat Muslim di Aceh, dan juga kekaisaran Ottoman. Meskipun pihak Portugis berhasil membangun beberapa gereja, kedatangan mereka di Malaka lebih dinilai sebagai kesan negatif dibandingkan tujuan awal mereka untuk mempromosikan agama tersebut. Di sisi Katolik, Mattiussi yang merupakan seorang biksu Italia mengaku bahwa ia ditugaskan oleh sang Paus untuk berlayar dari Padua menuju Sumatra sebelum akhirnya tiba di Jawa dan Banjarmasin. Misi ini dimulai pada tahun 1318, dan diakhiri dengan kepulangannya melalui darat melintasi Tiongkok, Vietnam, serta Eropa ditahun 1330. Di catatan yang ia buat, tertulis juga sebuah kerajaan Jawa yang memiliki corak Hindu-Buddha, seperti pada Majapahit. Misi tersebut dinilai sebagai misi pionir, dimana karena misi ini gereja Katolik bisa memiliki Informasi tentang kondisi Asia, dimana pada waktu itu belum ada sama sekali pengaruh agama Katolik di benua tersebut. Ketika terjadi pendudukan Malaka pada tahun 1511 oleh pihak Portugis, misionaris Katolik juga seketika tiba di daerah itu. Salah satu dari yang paling terkenal dan penting dalam perkembangan sejarah gereja di Indonesia adalah Francis Xavier. Ketika orang-orang Portugis diusir keluar Ternate pada tahun 1574, banyak umat Katolik di daerah tersebut yang dibunuh atau secara paksa diubah keyakinannya menjadi Islam. Pada tahun 1605, orang-orang Katolik yang masih tersisa dipaksa lagi untuk menganut ajaran baru, yaitu Protestan. Baru pada tahun 1808 dibawah pimpinan Daendels, umat Katolik diberikan kebebasan untuk menganut agama mereka sendiri. Kembali menelusuri sejarah gereja Kristen adalah ketika pada tahun 1972, seorang asli Bali yang bernama I Wayan Mastra memeluk agama Kristen ketika ia sedang bersekolah di sekolah Kristen di pulau Jawa. Ia kemudian menjadi ketua GKPB dan memulai proses Balinisasi, dimana ia mencoba membuat gereja-gereja Kristen di Bali menjadi lebih terbuka akan budaya-budaya Bali, mengikuti gereja Katolik Bali yang sudah terlebih dahulu melakukan hal seperti itu. Sejarah gereja di Indonesia terutama gereja Katolik kembali mengalami perubahan ketika pada tahun 1896, seorang pendeta dari Belanda yang bernama Frans van Lith datang ke Muntilan, Jawa Tengah. Awalnya, apapun yang ia coba tidak berakhir baik namun akhirnya pada tahun 1904 ada 4 pemuka kota yang berasal dari Kalibawang datang ke rumahnya dan meminta pengajaran tentang agama yang ia bawa. Pada tanggal 15 Desember di tahun yang sama, 178 masyarakat Jawa akhirnya dibaptis di daerah Semagun. Selain itu, Van Lith juga mendirikan sekolah untuk guru di Muntilan dimana sekolah ini diberi nama Normaalschool pada tahun 1900 dan berubah menjadi Kweekschool pada 1904. Pada tahun 1911, Van Lith kembali mendirikan Seminari Menengah yang berhasil mencetak orang-orang penting di sejarah Katolik Indonesia yaitu FX Satiman SJ, Albertus Soegijapranata SJ, dan Adrianus Djajasepoetra SJ. Gereja Kristen sendiri, meskipun agamanya tetap menjadi minoritas di berbagai daerah, tidak berhenti menyebarkan ajarannya. Sehingga pada tahun enampuluhan, banyak penganut komunisme dan masyarakat Tiongkok yang beralih ke Kristen karena adanya jargon anti-komunis dan anti-Confucian. Pada masa-masa ini juga mulai banyak dibuat sekolah-sekolah Kristen yang mengajarkan tentang agama tersebut. Hingga saat ini, Gereja Kristen masih terus berusaha untuk berkembang lebih pesat dari perkembangannya sebelumnya. Uskup pertama di gereja Katolik Indonesia adalah Albertus Soegijapranata SJ yang diangkat pada tahun 1940. Delapan tahun berikutnya pada di 20 Desember, dua penganut bernama Sandjaja serta Hermanus Bouwens dibunuh di sebuah desa yang bernama Kembaran, dimana akhirnya Sandjaja dinilai adalah martir dari gereja Katolik di Indonesia. Beberapa pahlawan Indonesia yang terkenal juga merupakan seorang penganut Katolik seperti Agustinus Adisoetjipto, Ignatius Slamet Riyadi, dan Yos Soedarso. Mungkin fakta-fakta ini juga lah yang membuat sejarah gereja di Indonesia, terutama gereja Katolik berkembang dengan sangat pesat. Meski begitu, pada tahun 1990-an dan awal tahun 2000 terjadi sebuah kerusuhan yang menargetkan para penganut Katolik dan Kristen. Untungnya pada saat itu, Abdurrahman Wahid yang menjadi pemimpin Nahdatul Ulama mampu menekan antipati yang ada diantara pihak dengan agama yang berbeda-beda itu.
  3. Kasus masjid di Tolikara Papua yang dibakar massa kini sudah terkendali. Beberapa warga dilaporkan terkena tembakan oleh massa pelaku penyerangan saat umat Islam setempat menjalankan salat Idulfitri di Tolikara, Papua, Jayapura, Jumat (17/7/2015) pagi tadi. Polda Papua menyebutkan terdapat tiga warga mengalami luka parah dan delapan warga mengalami luka ringan. “Sampai saat ini, kami masih mendalami,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Patrige, di Jayapura, Jumat (17/7/2015). Saat ini, menurut Patrige, situasi di Kabupaten Tolikara aman terkendali. Polisi setempat bersama Pemda Tolikara sedang melakukan koordinasi dengan pihak gereja untuk mencari jalan keluar dari kasus Tolikara. Sementara itu, pascaaksi pembakaran 70 rumah warga dan kios milik warga Tolikara, Jumat, siang Wakapolda Papua Brigjen Pol. Rudolf Alberth Rojja langsung menuju lokasi kejadian. Kedatangan mereka guna memimpin upaya rekonsiliasi agar kasus tersebut tidak berkembang. Sebanyak 70 rumah dan kios di Tolikara, Papua, dibakar massa. Kejadian bermula saat umat Islam di Tolikara Papua menjalankan salat Idulfitri. Massa datang dan melempari mereka pada takbir ketujuh rakaat pertama. Setelah itu, dimulailah tragedi masjid dibakar massa, tak jauh dari lokasi salat Idulfitri. Tak hanya itu, akibat peristiwa tersebut, 10 orang mengalami luka bakar dan lainnya diungsikan. Selain masjid Tolikara Papua yang dibakar, rumah-rumah dan kios-kios pasar juga mengalami nasib serupa. Barang-barang yang ada di dalamnya dijarah massa. Lebih dari 30 rumah warga dan kios di Karubaga, Tolikara, Papua, dibakar sekitar pukul 07.00 WIT. Informasi yang beredar dari berbagai sumber, salat Idulfitri digelar di lapangan Koramil 1702/Wms. Akibat serangan itu Warga yang mengikuti salat Idulfitri pun langsung berhamburan menyelamatkan diri ke kantor Koramil.
  4. Terus terang saya sangat menyukai acara Masih Dunia Lain di Trans7. Sebab acara ini ditayangkan secara Live, dengan kamera yang ditinggalkan standby diberbagai sudut, sehingga tayangan menjadi Live Nonstop. Dengan demikian para penonton bisa mengawasi acara ini dari rekayasa ataupun editing. Para pesertanya terdiri dari wanita & laki-laki. Lokasi diadakan dibeberapa tempat keramat diseluruh nusantara, yang dipercaya mempunyai penunggu. Acara MDL ini dipandu oleh Ali, yang biasa menjadi Host diacara pengajian pagi. Lalu untuk Ahli pengusir hantunya, adalah seorang Ustad, yang sering dipanggil Kang Arif. Biasanya semua pesertanya adalah islam. Mereka selalu menyebut kalimat-kalimat islam, seperti Assalamualaikum, Allahuakbar, La ila ha ilalah, Astafirudllah, dan berbagai bacaan arab lainnya. Tapi tetap saja mereka bisa kerasukan. Sebenarnya semula tidak ingin mengganggu acara ini, karena terus terang saya sangat menyukai acara ini, saya juga sangat menyukai kedewasaan Hostnya si gundul Ali. Dan juga acara ini memberikan banyak sekali pencerahan tentang dunia roh, dan teknik Excorcism atau pengusiran setan. Tapi entah mengapa, pada edisi jumat 11/4/2015, tiba-tiba ada seorang peserta wanita yang beragama kristen. Sebenarnya saya cukup malu, sebab saya tidak suka ada orang kristen yang mengikuti acara ini. Dan jika suatu saat acara MDL ini diadakan didekat daerah anda, sebaiknya sebagai saudara seiman, saya menghimbau anda untuk tidak ikut jadi peserta di acara mistery ini. Semula wania ini takut dan membatalkan niatnya untuk mengikuti acara ini, tapi entah mengapa akhirnya dia jadi ikut tapi dengan syarat, harus ditemani peserta lain. Jadi baru kali ini juga ada pesertanya sekali 2. Peserta yang lain yang ikut satu sesi dengan dia adalah seorang laki-laki. Kemudian setelah tim crew meninggalkan lokasi, sehingga suasana menjadi sangat gelap, wanita ini mulai menyebut nama Yesus. Oww... My God...!! memalukan sekali orang ini, ikut-ikut acara ini, demikian pikir saya. Saya mengganti chanel lain, karena saya jadi tidak menikmati acara ini. Tapi entah kenapa, saya jadi penasaran.. 'Apakah bisa orang kristen kesurupan, jika dia sudah menyebut nama Yesus ?'. Kemudian saya memilih chanel itu kembali, dan saya melihat wanita itu mulai bernyanyi-nyayi rohani, memanggil-manggil nama Yesus dan darah Yesus. Tampaknya wanita ini adalah Kristen Karismatik, sebab dia berdoa 'Darah Yesus membungkus saya'. Dan sungguh Ajaib....!! Bahkan diacara islam & misteri seperti ini sekalipun, Tuhan masih tetap membela Nama-Nya. Sebab yang kesurupan justru adalah pemuda yang ada disampingnya, sementara dia masih tetap bernyanyi-nyanyi dengan lagu rohani. Demikian penggalan lagu yang dia nyanyikan. Lalu ketika Ali, Aiko, Ustad Arif, dan tim crew datang, mereka langsung fokus pada pria kesurupan tadi, sedangkan wanita kristen tadi diacuhkan. Pria itu kesurupan dari penunggu yang paling berkuasa ditempat itu, yaitu raja Kera atau Gorilla. Orang itu mulai memanjat dan naik kesebuah lemari yang tinggi, bersikap dan memukul-mukul dadanya seperti Gorilla yang buas. Lalu setelah Ustad Arif mengusir roh Gorilla dari pemuda itu, tiba-tiba pemuda itu kesurupan lagi dengan roh ular, dan dia mulai bergerak-gerak seperti ular. Setelah Kang Arif mengusir roh itu, dan pemuda itu siuman, dia masih juga kembali kesurupan di ruang evakuasi. Terus terang saya masih terbengong-bengong sekaligus takjub, bahkan di acara-acara hantu yang tidak penting seperti ini sekalipun, Tuhan tetap menyaksikan & membela keagungan nama-Nya. Sebenarnya keikut sertaan wanita ini membuat saya agak kurang nyaman, sekaligus puas. Mengapa? Sebab dia telah menjawab rasa penasaran saya, yaitu bagaimana seandainya ada pesertanya yang beragama kristen, apakah akan kesurupan juga. Silahkan anda tonton videonya. Kesaksian di atas ini jelas merupakan bukti nyata, jelas, dan tidak dikarang-karang atau pun direkayasa bahwa orang-orang Kristen memang tidak bisa kesurupan, disantet, atau bahkan diguna-guna. Kenapa bisa demikian? Karena junjungan kita sendiri, Tuhan Yesus yang jelas berkata bahwa justru setan-setan, jin-jin, dan roh-roh jahat akan tunduk kepada kita karena nama Tuhan Yesus. (Lukas 10:17 [LAI TB] Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: "Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu." 10:18 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit. 10:19 Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu. 10:20 Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.") Kita sudah diberikan kuasa oleh Tuhan Yesus dimana kita semua akan mengusir roh-roh jahat, jin-jin, dan setan-setan. Tanda-tanda inilah yang akan menyertai kita semua. (Markus 16:17 [LAI TB] Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,) Jadi, kepercayaan kita dan iman kita kepada Tuhan Yesus sudah benar dan bisa dibuktikan, bukan hanya sekedar klaim-klaim saja. Video di atas ini jelas membuktikan dan kisah nyata yang tidak dikarang-karang bahwa orang-orang Kristen memang tidak bisa kesurupan. Dewasa ini banyak agama yang mengklaim bahwa agama merekalah yang paling benar dengan berbagai macam dalil. Namun, kita orang-orang Kristen berbeda, agama kita bisa dibuktikan bahwa memang benar, setan-setan akan tunduk kepada kita karena Tuhan Yesus telah memberikan kepada kita kuasa tersebut. Tuhan Yesus dalam pelayanan-Nya sendiri sewaktu di bumi selalu mengusir roh-roh jahat dan setan-setan. Tuhan Yesus sama sekali tidak pernah berkompromi dengan setan-setan dan roh-roh jahat. (Markus 3:11 [LAI TB] Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: "Engkaulah Anak Allah.") Tepat sekali, Tuhan Yesus tidak pernah berkompromi dengan roh-roh jahat dan setan-setan, segera ketika setan-setan dan roh jahat melihat Tuhan Yesus, mereka langsung sujud dan beteriak bahwa Tuhan Yesus memang Anak Allah. Dan sekarang, Tuhan Yesus telah memberikan kepada kita kuasa sehingga kita pun juga bisa mengusir setan-setan itu di dalam nama Tuhan Yesus. Kenapa nama Tuhan Yesus begitu berkuasa? Karena Bapa yang Mahakuasa telah mengaruniakan Nama segala nama kepada Tuhan kita, Tuhan Yesus sehingga siapa pun harus bertekuk lutut ketika mendengar Nama itu. (Filipi 2:9 [LAI TB] Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!) Tepat sekali, berdasarkan ayat di atas, maka kita tahu sekarang bahwa semua penguasa-penguasa udara (roh-roh jahat, setan-setan, jin-jin, dll) harus tunduk dan takut kepada nama Tuhan Yesus. Itulah sebabnya, ketika perempuan dalam video di atas memanggil nama Tuhan Yesus dan menyanyikan nama Tuhan Yesus (Darah-Mu Yesus sucikan daku), maka dengan sendirinya roh-roh jahat dan setan-setan itu tidak bisa merasuki dia, tetapi partner dari wanita tersebut yang notabenenya tidak percaya kepada Tuhan Yesus, maka dapat dengan mudah dirasuki oleh setan dan roh-roh jahat. Ini adalah bukti dan bukan sekedar fiksi atau dongeng belaka bahwa nama Tuhan Yesus memang berkuasa. Jadi, betapa beruntungnya kita yang sekarang saat ini sudah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat sehingga kita terlindung dari segala macam santet, setan, roh-roh jahat, pelet, guna-guna, hipnotis, dll. Karena kita semua sudah ditutup bungkus oleh darah Tuhan Yesus. Kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus. Amin.
  5. Saya ingin memberi anda empat akibat tragis yang terjadi pada orang-orang yang tidak mengizinkan Tuhan untuk menjadi raja atas kehidupan mereka. 1. "Israel adalah pohon anggur yang sia-sia, ia hanya menghasilkan buah untuk dirinya sendiri" (Hosea 10:1) Setiap orang di Israel mengejar kepentingan pribadinya dan hasilnya adalah kesia-siaan total. Hosea saat itu sedang berbicara kepada orang percaya, menunjukkan kepada mereka gambaran tentang apa yang akan terjadi pada siapa yang menyingkirkan Tuhan dari kehidupan mereka. Orang-orang semacam ini akan menjadi egois dan sengsara dan semua hal yang mereka kejar adalah kesia-siaan. 2. "Hati mereka licik, ...: Dia akan menghancurkan mezbah-mezbah mereka, akan meruntuhkan tugu-tugu berhala mereka." (ayat 2) Hati bangsa kita sudah menjadi licik. Orang hanya melayani Allah dengan ucapan mereka saja, namun mereka tidak menyembah Tuhan di dalam kebenaran. Hal ini telah membawa kita semua pada kehancuran semua lembaga-lembaga hampa yang kita bangun. Jika anda kehilangan iman kepada Allah dan menaruh kepercayaan anda pada hal-hal yang lain, maka semua itu akan menjadi berhala anda. Hal ini terjadi pada bangsa kita sekarang. Masyarakat kita tidak lagi percaya kepada Allah melainkan kepada manusia, pemerintah, sistem pendidikan, jaminan sosial - dalam rangka berupaya membangun semacam kestabilan. Allah berkata, "Kalau kamu tidak mau percaya padaKu, aku akan membuat semua lembaga-lembaga yang kamu andalkan itu gagal." 3. "Kamu telah membajak kefasikan, telah menuai kecurangan, ... Oleh karena engkau telah mengandalkan diri pada keretamu, pada banyaknya pahlawan-pahlawanmu" (ayat 13) Hosea sedang menyatakan, "Kamu telah berhenti mempercayai Tuhan dan sekarang kamu akan menuai panen kejahatan!" Umat manusia sekarang ini sangat canggih, berpendidikan dan berpengetahuan. Kita telah menyingkirkan Allah dari takhtaNya - menolak Alkitab dan doa - dan menobatkan ilmu pengetahuan, psikologi serta pendidikan ke atas takhta. Akan tetapi, saya ingin bertanya kepada anda, "Apa hasil tuaiannya? Apa yang telah dihasilkan oleh semua kecanggihan dan pendidikan kita? 4. "Kita tidak mempunyai raja lagi, sebab kita tidak takut kepada TUHAN" (ayat 3) Hosea adalah nabi Israel, namun ketika bangsa Israel tergelincir, dia tidak berdaya untuk menghentikan keruntuhan iman tersebut. Ucapannya tidak memiliki otoritas lagi. Setiap kali dia berbicara, masyarakat hanya menggelengkan kepala mereka dan menjawab, "Kita tidak punya pemimpin, tidak punya arah. Kita tersapu arus." Itulah hal yang sedang terjadi sekarang ini dan hal yang sama terjadi di gereja zaman sekarang. Banyak orang Kristen mengolok-olok pendeta mereka, melecehkan otoritas para pendeta. Mengapa? Karena ucapan orang-orang ini tidak lagi berisi kuasa. Orang berkata, "Kita tidak punya pemimpin agi di gereja. Kita tersesat, kebingungan." Itulah balasan dari tindakan menyingkirkan Allah dari takhta.
  6. Di dalam hidupnya, Mahatma Gandi, tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan India dengan cara damai, sering mengutip dari Khotbah di Bukit di Matius 5-7. Seorang misionaris E. Stanley Jones bertemu dengan Gandhi dan bertanya,"Sekalipun Anda sering mengutip kata-kata Kristus, mengapa Anda kelihatannya keras menolak untuk menjadi pengikutnya? Jawab Gandhi, "Saya tidak pernah menolak Kristus. Saya suka Kristus Anda. Tapi saya tidak suka dengan orang Kristen Anda." "Jika orang Kristen benar-benar hidup menurut ajaran Kristus, seperti yang ditemukan di dalam Alkitab, seluruh India sudah menjadi Kristen hari ini," katanya lagi. Kita akan mengerti mengapa Gandhi mempunyai pandangan itu jika kita melihat pada pengalamannya saat ia bekerja sebagai seorang pengacara di Afrika Selatan yang menjalani sistem apartheid pada waktu itu. Sebagai seorang anak muda, Gandhi sangat tertarik dengan Kekristenan dan ia mempelajari Alkitab dan ajaran-ajaran Kristus. Dia serius mempertimbangkan untuk menjadi seorang Kristen dan mencari sebuah gereja untuk dikunjungi yang dekat dengan tempat tinggalnya. Di pagi minggu saat ia mau melangkah masuk ke gereja, seorang penerima tamu menghalang langkahnya. "Mau ke mana kamu orang kafir?" tanya seorang pria berkulit putih padanya dengan nada yang angkuh. Gandhi menjawab, "Saya ingin mengikuti ibadah di sini." Penatua gereja itu membentaknya dengan berkata, "Tidak ada ruang untuk orang kafir di gereja ini. Enyahlah dari sini atau saya akan meminta orang untuk melemparkan kamu keluar!" Suatu tindakan keangkuhan dari seorang yang seharusnya mewakili Kristus menghentikan langkah seorang Gandhi untuk mempertimbangkan Kekristenan bagi dirinya, namun dia tidak dapat menyangkal kebenaran ajaran dan juga teladan hidup Kristus. Itulah yang membuatnya mengangkat hal-hal yang baik yang ditemukan di dalam ajaran dan kehidupan Kristus dan menerapnya sebagai falsafah kehidupannya. Di dalam ucapannya kepada organisasi Misionaris Wanita (Women Missionaries) di tanggal 28 Juli 1925, Gandhi berkata, "...sekalipun saya bukan seorang Kristen, namun sebagai seorang pelajar Alkitab, yang mendekatinya dengan iman dan rasa hormat, saya ingin menyajikan pada Anda intisari dari Khotbah di Bukit." Di dalam ucapannya, Gandi berkata bahwa terdapat ribuan pria dan wanita hari ini, yang sekalipun tidak pernah mendengar tentang Alkitab atau Yesus, namun memiliki iman dan lebih takut pada Tuhan ketimbang orang-orang Kristen yang mengenal Alkitab dan Sepuluh Perintah. Gandhi pernah berkata kepada seorang misionaris yang lain, "Cara paling efektif untuk penginjilan adalah hidup di dalam Injil, menjalaninya dari awal, pertengahan dan akhirnya. Bukan saja mengkhotbahkannya, tapi hidup menurut terang itu. Jika Anda melayani orang lain, dan Anda meminta orang lain untuk melayani, mereka akan mengerti. Tapi Anda mengutip Yohanes 3.16 dan meminta mereka untuk menyakininya, dan itu sama sekali tidak menarik bagi saya, dan saya yakin, orang lain juga tidak akan memahaminya. Injil itu lebih kuat kuasanya saat dijalani/dipraktik ketimbang dikhotbahkan." "Bunga mawar tidak perlu berkhotbah. Ia hanya menebarkan wewangiannya. Aroma itu adalah suatu khotbah tersendiri...aroma kesalehan dan kehidupan spiritual jauh lebih halus dari wewangian bunga mawar." Tidak ada orang Kristen yang mawas diri yang akan menyangkal kebenaran kata-kata Gandhi. Di lain pertemuan dengan seorang misionaris, Gandhi berkata, "Jika Yesus datang kembali ke bumi. Dia akan memungkiri banyak hal yang dilakukan di dalam nama Kekristenan." Saat berbicara dengan misionaris Stanley Jones yang meminta saran dari Gandi, Gandhi menyampaikan, "Pertama, saya menyarankan semua orang Kristen dan misionaris mulai hidup lebih mirip dengan Yesus Kristus. Kedua, praktikkan tanpa mengencerkan atau mengubahnya. Ketiga, jadikan kasih daya penggerak Anda, karena kasih adalah unsur sentral di dalam Kekristenan. Keempat, pelajarilah agama non-Kristen dengan lebih sistematis untuk menemukan kebaikan yang terkandung di dalamnya, agar kalian mempunyai pendekatan yang lebih simpatis." Gandhi melihat dengan tepat jantung permasalahan yang melanda umat Kristen pada umumnya. Sekalipun, beliau telah meninggal 68 tahun yang lalu, tapi pengamatan masih berlaku sampai ke hari ini. Yang pasti, umat Kristen pasti akan dapat menjadi saluran kasih Tuhan yang lebih efektif jika kita mempertimbangkan sarannya.
  7. Keluarga dari 21 umat Kristen asal Mesir yang diculik militan Islam di kota Sirre, Libya timur . Sebuah video muncul memperlihatkan pemenggalan atas umat Kristen Koptik asal Mesir yang diculik oleh kelompok militan Negara Islam atau ISIS di Libya. Dalam rekaman video itu, terlihat sedikitnya 10 orang yang mengenakan pakaian berwarna oranye yang dipenggal kepalanya. Video tersebut diterbitkan oleh kelompok jihadis Libya -yang mengatakan memiliki kaitan dengan Negara Islam- yang menculik 21 pekerja asal Mesir. Presiden Mesir, Abdel Fatah al-Sisi, sudah mendesak agar diadakan pertemuan Dewan Keamanan Nasional untuk membahas situasi dan menyatakan hari berkabung nasional selama tujuh hari. Pekan lalu, Presiden al-Sisi juga sudah menawarkan angkutan udara bagi semua warga Mesir yang ingin meninggalkan Libya. Para pekerja yang merupakan umat Kristen Koptik itu diculik dari kota pantai Sirte, di Libya timur, yang sekarang sudah dikuasai kelompok militan Islam. Unjuk rasa di ibu kota Mesir, Kairo, menuntut pemerintah bertindak lebih banyak untuk membebaskan sandera. Hari Jumat 13 Februari 2015, NI menerbitkan gambar warga Mesir itu dengan mengatakan mereka diculik sebagai aksi balas dendam atas nasib perempuan Islam 'yang disiksa dan dibunuh oleh Gereja Koptik Mesir'. Pemerintah Mesir sudah memperingatkan warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke Libya namun banyak yang mencari kerja ke negara itu. Sebelumnya di Mesir berlangsung beberapa unjuk rasa menuntut pemerintah untuk bertindak lebih banyak guna membebaskan para sandera. Diperkirakan umat Kristen Koptik di Mesir saat ini berkisar antara sembilan juta hingga 15 juta jiwa dari total 87 warga Mesir.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy