Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'JK'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Calendars

  • Calendar

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 4 results

  1. CEO Facebook, Mark Zuckerberg menghadiri APEC CEO Summit Peru 2016. Dalam kunjungan ke Peru tersebut, Mark rencananya akan bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. "Hari besar di Peru membahas program konektivitas dengan lebih dari 20 presiden dan perdana menteri," tulis Mark dalam posting-an di Facebook resminya. Ia mengatakan, apabila pihaknya membuat investasi saat ini, maka perusahaan dapat menghubungkan miliaran orang pada dekade berikutnya. "Memimpin jalan bagi generasi kita untuk melakukan hal-hal besar," tambahnya. Mark dijadwalkan bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla (JK) usai pertemuan para pemimpin ekonomi anggota APEC. Pada pertemuan tersebut, bos Facebook dan Wapres kabarnya tidak tidak akan membicarakan soal pajak perusahaan media sosial. "Kami tidak akan membicarakan teknis (pajak) seperti itu. Kami hanya ingin ada perluasan hubungan dengan mereka karena itu (Facebook) sudah suatu yang tidak bisa dihindari," kata Wapres sebelum menuju lokasi pertemuan puncak pemimpin APEC itu. Menurut Kalla, Indonesia harus bisa meniru Irlandia yang memanfaatkan Facebook dan media sosial berbasis teknologi informasi lainnya untuk menjaga persaingan usaha lebih sehat. "Ada yang minta investasi seperti Apple yang akan bangun semacam kampus di Indonesia. Ini (pembicaraan dengan Zuckerberg soal investasi) juga sedang dalam proses," pungkasnya.
  2. Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) dapat membawa dampak positif bagi negara global. Hasil dari Pilpres yang digelar 8 November waktu setempat dapat mempengaruhi kondisi perekonomian dan perdamaian antar negara. "Indonesia dan dunia ingin suatu yang damai dan ekonomi berjalan," kata JK usai acara ASEAN G28 Infrastructure Investment Forum 2016 di Hotel Shangri-La, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016). Soal sosok siapa yang pantas, JK menilai Hillary Clinton lebih baik dari Donald Trump. Bahkan kata JK, bila Trump berhasil menjadi Presiden AS, maka akan berdampak negatif terhadap dunia. "Iya, kalau Trump, wah kelihatannya susah itu. Dunia akan jadi susah. Jadi, tentu orang mengharapkan banyak kepada Hillary," ujar JK. "Jadi ya kita tunggu saja," tambahnya. Selain itu, JK menilai hasil Pilpres AS tidak berdampak banyak pada perdagangan Indonesia. JK menyebut, kedua sosok ini bisa dilihat kualitasnya dari pidato mereka masing-masing. "Perdagangan ya biasa saja. Apalagi dia pengusaha. Hillary atau Trump, walaupun kelihatan dari pidatonya, Trump itu lebih protektif. Nasionalnya sendiri-sendiri," kata JK.
  3. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono angkat bicara karena dicurigai sebagai salah satu pihak yang menggerakkan demonstrasi pada Jumat, 4 November besok. SBY pun menilai munculnya informasi tersebut karena adanya kesalahan intelijen dalam memberikan informasi. Presiden Jokowi pun akhirnya buka suara terkait pernyataan tersebut. Pria yang biasa disapa Jokowi menilai kesalahan itu sebagai hal yang wajar. "Ya namanya manusia, kadang bisa benar, kadang bisa enggak bener. Bisa error, bisa enggak error," ujar Jokowi saat memberi pernyataan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (3/11/2016). Menyambung apa yang disampaikan Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang juga hadir dalam kesempatan itu mengatakan apa yang disampaikan oleh intelijen bukanlah soal salah atau benar. "Itu kan informasi dan analisis," ujar JK. Ia pun menganggap pernyataan SBY merupakan analisis pribadi yang sangat mungkin berbeda dengan apa yang diyakini oleh pemerintah. "Info kan beda-beda, yang ditangkap Pak SBY beda dan analisis kita beda. Itu biasa," ucap dia. SBY Sebut Intelijen Error SBY sebelumnya menyayangkan adanya tudingan yang menuduh seseorang atau kalangan partai politik sebagai pihak yang mendanai aksi unjuk rasa 4 November. "‎Fitnah lebih kejam dari pembunuhan, I tell you," kata SBY di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 2 November 2016. Selain itu, dia juga menilai tuduhan seperti itu sama saja menghina rakyat yang akan melakukan demo 4 November. ‎Sebab, masyarakat yang akan demonstrasi nanti bukan rakyat bayaran. Urusan hati nurani, kata dia, tidak ada yang bisa mempengaruhi dengan uang. "Sekali lagi, karena saya mengetahui, mudah-mudahan yang saya dengar itu tidak benar, kalau ada analisis intelijen, sumber-sumber kepolisian bahwa ada pihak ini gerakkan, partai politik ini punya kepentingan gerakkan unjuk rasa itu," kata dia. "Saudara-saudara, berbahaya jika di sebuah negara ada intelijen ‎failure, intelijen error," ujar SBY.
  4. Laser itu diduga disorotkan oleh seorang pemuda yang mengunjungi acara pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (IFES) 2014 di Surabaya, Jawa Timur. Dream - Insiden kurang menyenangkan terjadi dalam pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (IFES) 2014 di Surabaya, Jawa Timur. Sorot laser ke arah Wakil Presiden Jusuf Kalla, membuat suasana sedikit ‘panas’. Informasi yang diperoleh Dream.co.id, Kamis 6 November 2014, sorot laser itu berasal dari arah pengunjung dalam hajatan itu. Sesaat setelah insiden itu, Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) mengamankan seorang penuda untuk dimintai keterangan. Peristiwa yang berlangsung Rabu, 5 November 2014, ini terjadi saat Jusuf Kalla berpidato di podium. Wajah pria yang karib disapa JK ini beberapa kali ditembak sinar laser berwarna hijau. Informasi yang diperoleh Dream menyebutkan wajah JK tersorot sinar laser sebanyak tiga kali. Meski terjadi insiden itu, gelaran ISEF berlansung lancar. Para delegasi yang hadir bahkan menyatakan kekagumannya pada proses shalawat badar yang digelar panitia. Tak hanya itu, mereka juga kagum dengan kebersamaan yang ditujukan pemerintah, ulama, dan bank sentral, di Indonesia.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy