Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'Internet.org'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Mark Zuckerberg, pendiri dan CEO Facebook mempunyai proyek bernama Internet.org yang brertujuan agar warga dunia bisa terhubung dengan internet secara gratis. Tapi, Internet.org bukannya tanpa kontrovesi. Di beberapa negara, Internet.org diguncang isu netralitas jaringan. Cleartip, sebuah perusahaan rintisan yang bergerak di bidang traveling, menyatakan diri keluar seluruhnya dari Internet.org. Tiga anggota lainnya, yaitu: NDTV, Newshunt, dan Times Group, juga menyatakan menarik sebagian layanannya. Netralitas jaringan menurut Columbia University adalah asas dari penyedia layanan Internet dan pemerintah dalam memfasilitasi semua data di dalam Internet secara seragam. Ternyata hawa perdebatan itu pun sampai ke India. Melalui publikasi di blognya, Cleartrip menulis, “Selama dua minggu terakhir, debat panas mengenai netralitas jaringan menjadi topik utama tak hanya di antara pakar teknologi India, namun juga media besar." Airtel, sebuah operator jaringan mobile di India, bekerja sama dengan sejumlah perusahaan rintisan untuk menciptakan platform di mana perusahaan rintisan bisa membayar untuk penggunaan data, lalu membuat layanan mereka tersedia gratis bagi pelanggannya. Flipkart, salah satu perusahaan e-commerce terbesar di India memutuskan untuk menentang layanan Airtel lantaran prinsip netralitas jaringan tadi. Internet.org bekerja dengan cara yang sama. Ia menyediakan akses gratis kepada 39 layanan penting di Internet, termasuk Facebook. Di Indonesia, Indosat sejauh ini adalah satu-satunya operator tanah air yang diajak kerjasama dengan Internet.org Belakangan, Facebook memutuskan untuk mengganti nama Internet.org--termasuk domainnya--menjadi freebasics.com. Raksasa jejaring sosial itu membeberkan alasannya,"Ini untuk lebih membedakan inisiatif Internet.org, dengan program lainnya." Semua aplikasi Android, sebelumnya menggunakan Internet.org akan dialihkan ke nama terbaru tersebut.
  2. Facebook mengumumkan perusahaan ini telah selesai membangun pesawat nirawak berskala penuh pertamanya, yang memiliki lebar sayap setara Boeing 737. Pesawat nirawak atau drone ini akan digunakan untuk menyediakan akses internet bagi daerah-daerah paling terpencil di dunia. Perusahaan ini mengatakan akan menguji coba pesawat tersebut di Amerika Serikat tahun ini juga. Drone Facebook akan memiliki berat 400 kilogram, menurut Yael Maguire, salah seorang direktur teknisnya. Pesawat itu akan beroperasi dengan ketinggian antara 60.000 hingga 90.000 kaki (20-30 kilometer), di atas ketinggian pesawat komersial, sehingga tidak terpengaruhi masalah cuaca. "Misi kami adalah untuk menghubungkan semua orang di dunia," kata Jay Parikh, wakil direktur teknis. "Ini akan menjadi kesempatan yang sangat baik sekali bagi kami untuk memotivasi berbagai industri untuk bergerak lebih cepat untuk mengembangkan teknologi ini." Pesawat nirawak Facebook, yang memakan waktu 14 bulan hingga selesai dibangun, dapat terbang di udara selama 90 hari non stop. Balon-balon helium akan diikatkan ke pesawat yang akan mengangkatnya ke udara. Drone tersebut memiliki jangkauan sayap 42 meter. Karena pesawat harus terus bergerak untuk mempertahankan ketinggian penerbangan, pesawat akan berputar dalam radius 3 kilometer, kata Parikh. Di siang hari pesawat akan mengapung pada ketinggian 90.000 kaki dan di malam hari akan turun ke ketinggian 60.000 kaki untuk menyimpan energi. Proyek pesawat nirawak ini merupakan bagian dari program bernama Aquila, yang menarget 10 persen dari penduduk dunia yang tidak memiliki akses internet. Secara terpisah, Facebook setahun lalu meluncurkan Internet.org, sebuah inisiatif yang menyediakan akses internet bagi dua pertiga warga dunia tanpa sambungan internet yang dapat diandalkan. Parikh mengatakan Facebook tidak berencana menjual pesawat-pesawat nirawak mereka tapi akan menggunakannya untuk memperluas akses internet. Facebook akan menjadi perusahaan pertama dengan pesawat nirawak yang terbang dengan ketinggian tersebut. Perusahaan ini bekerja sama dengan para pembuat kebijakan untuk membantu merancang pedoman dan regulasinya.
  3. CEO Facebook Mark Zuckerberg mempunyai ambisi besar dengan memberikan akses internet gratis kepada masyarakat di negara berkembang melalui program internet.org. Dan kini, melalui kerjasamanya dengan Indosat, program ini pun telah secara resmi datang ke tanah air. Dengan adanya program tersebut, para pengguna jaringan Indosat, baik Mentari, Matrix ataupun IM3 bisa memperoleh keuntungan tersebut. Namun tak semua masyarakat di Indonesia bakal memperoleh layanan akses internet gratis internet.org ini. Direktur Utama Indosat, Alexander Rusli mengungkapkan kalau program internet.org ini lebih ditujukan untuk mereka yang selama ini belum mengenal dunia internet. Jadi, para pengguna smartphone dan mereka yang sudah terbiasa dengan dunia internet tidak masuk dalam cakupan program internet.org. Rusli menjelaskan kalau akses internet gratis yang diberikan pun sangat terbatas. Hal ini, lanjut Rusli, karena program internet.org ini merupakan cara Indosat dan Facebook untuk mengenalkan dunia internet kepada masyarakat yang belum terbiasa dengan internet. Oleh karena itu, informasi yang diberikan pada para pengguna internet.org itupun bakal terbatas. Untuk selanjutnya, Rusli mengatakan kalau para pengguna internet.org itu ingin merasakan pengalaman yang lebih, tentunya harus berlangganan paket data. Dia pun berharap dengan adanya program ini, para pengguna featurephone bisa berlaih ke smartphone. Dan secara khusus, program internet.org ini lebih ditujukan untuk pengguna ponsel di luar Pulau Jawa.
  4. Facebook dalam setiap kesempatan selalu berusaha mengenalkan Internet.org yaitu sebuah program untuk memperluas akses internet. Untuk tahun ini, Facebook berambisi memperluas jangkauan Internet.org ke 100 negara. VP of Internet.org Facebook, Chris Daniels, mengatakan bahwa Facebook berencana memperluas Internet.org ke 100 negara sampai akhir tahun ini. Saat ini, program tersebut sudah menyambangi Zambia, Tanzania, Kenya, Ghana, Kolombia dan India, serta membantu lebih dari 7 juta orang mengakses layanan kesehatan, pekerjaan dan informasi lokal, tanpa biaya data. Internet.org diluncurkan pada 2013. Ini adalah program Facebook yang bekerjasama dengan penyedia layanan data di pasar lokal untuk memberikan akses internet gratis kepada orang-orang yang belum mendapatkan akses internet. Tujuan Internet.org yaitu mengenalkan orang-orang kepada layanan dasar internet seperti Wikipedia, situs kesehatan dan pekerjaan, serta Facebook sehingga mereka bisa melihat kelebihan internet, sampai akhirnya membeli paket data yang lebih premium. "Tujuan ambisius tahun ini adalah meluncurkan (Internet.org) ke 100 negara. Kami ingin Internet.org menyebar ke negara-negara lain, berbagai operator, serta melihat semakin banyak orang mengakses internet, membeli paket data, voice dan SMS," tutur Daniels. Secara keseluruhan, katanya, tujuan Internet.org adalah menghadirkan konektivitas ke seluruh dunia. Aplikasi Internet.org juga telah tersedia di Ghana, Kenya, Zambia, Kolombia, Tanzania, dan India. Dalam kesempatan terpisah, Chief Executive Officer (CEO) Facebook, Mark Zuckerberg, mengatakan bahwa perusahaan saat ini tengah menyiapkan drone, laser dan satelit untuk membantu pengembangan Internet.org. Menurut Facebook, lebih dari 90 persen populasi dunia yang belum terkoneksi internet, tinggal di negara-negara berkembang.
  5. Inisiasi internet.org oleh Facebook diakui Mark Zuckerberg bisa membuat perusahaannya kehilangan banyak uang. Paling tidak diawal penyelenggaraanya nanti. "Ini (Internet.org) kemungkinan tidak menjadi wadah penghasil profit dalam jangka pendek, kami malah mungkin kehilangan banyak uang. Namun, penyebaran koneksi sifatnya sangat penting," kata Zuckerberg. Dukungan Facebook yang bisa menampung banyak konten dan foto tentunya memerlukan banyak biaya. Namun, Zuckerberg berupaya memposisikan internet.org menjadi alat penyaluran amal seutuhnya. Tak hanya itu, internet.org diklaim sebagai aksi hak asasi manusia oleh lelaki usia 30 tahun itu, lengkap dengan cara layanan yang mirip dengan panggilan darurat 911. "Model layanan internet.org yang kami pertimbangkan hampir mirip dengan panggilan darurat 911 di Amerika Serikat, yaitu sifatnya gratis, kapanpun Anda bisa menghubunginya," ujar sang bos Facebook. Zuckerberg melanjutkan, "kami rasa sudah seharusnya ada padanan yang mirip seperti 911 untuk aspek internet -- di mana konsumen tidak perlu mengeluarkan uang untuk mengakses informasi seputar kesehatan, edukasi, pekerjaan, ataupun perangkat komunikasi seperti Facebook." Menurut Zuckerberg, demi mewujudkan harapan tersebut, ia mengakui aspek ekonomi sudah otomatis terlibat. Konsumsi internet kebanyakan dilakukan oleh media yang mahal, terutama video. Sehingga, sumber-sumber yang berisikan layanan teks seperti Wikipedia atau informasi dasar seputar finansial dan kesehatan, mereka bisa disalurkan dengan harga murah dengan rata-rata kurang dari satu persen dari infrastruktur keseluruhan. "Jika ingin membangun sesuatu yang bisa ditawarkan oleh operator secara gratis, maka diperlukan juga aspek yang 'murah' agar mereka bisa memenuhinya," jelasnya lagi. Program internet.org didukung oleh tujuh perusahaan besar yang punya tujuan bisnis memperluas pasar dari koneksi internet dan seluler. selain Facebook, mereka adalah Ericsson, Mediatek, Opera, Samsung, Nokia, dan Qualcomm. Facebook sendiri mengharapkan internet.org bisa membantu menghubungkan empat miliar orang yang minim koneksi internet, khususnya mereka yang tinggal di negara miskin dan berkembang. Sejauh ini baru Ghana, Zambia, Tanzania, Kenya, dan Kolombia yang sudah menerima pasokan internet gratis dari Facebook.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy