Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'ITB'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 1 result

  1. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berharap Blackberry Ltd mau mengakuisisi perusahaan-perusahaan piranti lunak (software) Indonesia seiring pergantian inti bisnis perusahaan yang selama ini bergerak di peranti keras (hardware) ke software. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan berharap software nasional yang diakuisisi perusahaan juga bisa dimasukkan ke dalam satu sistem ponsel pintar Blackberry agar tercipta Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi dari segi penggunaan software. "Kami memandang smartphone sekarang dari software-nya, dan penggunaan smartphone di Indonesia kedepannya akan sangat berkembang. Di kesempatan yang sama, Blackberry juga sedang meninggalkan konsep generate pendapatan dari hardware dan beralih ke software, sehingga kami dorong mereka untuk akuisisi beberapa software lokal," terang Putu. Ia menambahkan, minat Blackberry dalam pengembangan software di Indonesia sudah berlangsung sejak 2012, dimana perusahaan saat itu mendirikan Blackberry Innovation Centre di Institut Teknologi Bandung (ITB). Setiap tahunnya, perusahaan rajin menggelontorkan uang US$ 1 juta untuk pengembangan beberapa jenis aplikasi dan piranti lunak. "Bahkan kami dengar sudah ada enam (perusahaan) software yang mereka telah akuisisi dari ITB. Kami sudah sampaikan kepada Blackberry untuk gunakan software dalam negeri, sejauh ini mereka belum ada komitmen apa-apa, tapi mereka menyambut baik kebijakan ini," tambahnya. Kendati demikian, Putu mengatakan kalau sejauh ini Blackberry belum mau melakukan investasi di Indonesia karena adanya pergantian jenis piranti yang akan dikembangkan perusahaan. Di samping itu, ia menambahkan Blackberry belum mau mengembangkan pusat riset dan pengembangan manufaktur di Indonesia. "Tapi kebijakan TKDN software ini kami buat dengan bottom line investasi. Intinya kami dorong investasi," tambahnya. Di kesempatan yang sama, Chief Legal Officer dan Corporate Secretary Blackberry, Steven Zipperstein mengatakan perusahaannya akan terus mengikuti perkembangan kebijakan TKDN yang berada di dalam negeri mengingat Indonesia merupakan salah satu pasar utama Blackberry.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy