Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'Galaxy S6'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Lini Samsung Galaxy S6 tampaknya gagal untuk meningkatkan laba penjualan perusahaan. Dalam laporan keuangan yang diumumkan pekan ini, Samsung menyatakan bahwa mereka mengalami penurunan laba. Penurunan kali ini adalah yang ketujuh yang dialami oleh raksasa teknologi Korea Selatan itu secara berturut-turut. Dalam periode April-Juni 2015, Samsung memperoleh laba bersih US$5 miliar, turun 8% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Penjualan smartphone Samsung dilaporkan turun 7,3% dari tahun lalu. Sementara laba operasi Samsung anjlok hingga 4%. Semester kedua 2015 ini akan menjadi waktu tersulit bagi Samsung. Mengantisipasi hal itu, Samsung pun berencana untuk memotong harga duo smartphone premium terbarunya. Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge. Selain itu, Samsung juga menyatakan bahwa dalam waktu dekat mereka akan meluncurkan beberapa model smartphone dari semua kategori -- low end, mid range, hingga high end. Di sisi lain, IDC melaporkan bahwa Samsung adalah satu-satunya dari lima produsen smartphone terbesar di dunia yang kehilangan pangsa pasarnya pada kuartal kedua tahun 2015. Sumber :inilah.com
  2. Samsung Galaxy S6 Edge edisi Iron Man memang mempunyai desain yang menarik. Terlebih ponsel ini juga dibuat dalam jumlah yang sangat terbatas oleh Samsung. Namun siapa sangka kalau dalam sebuah ajang lelang di negara Cina, handphone ini bisa laku hingga mencapai angka 1,2 miliar rupiah? Hal ini tepatnya terjadi dalam sebuah ajang lelang yang berlangsung di situs JD.com. Dalam lelang tersebut, Galaxy S6 Edge edisi Iron Man memperoleh sebanyak 92.429 penawaran. Walhasil, ponsel yang sejatinya dijual seharga 1079 USD ini melonjak menjadi sebesar 568.788 RMB atau setara 1,2 miliar rupiah. Ada alasan tersendiri kenapa ponsel edisi Iron Man tersebut laku hingga mencapai harga selangit di negara Cina. Tak lain karena ponsel tersebut dianggap mempunyai keberuntungan plus plus. Keberuntungan tersebut tak lain karena ponsel ini memiliki nomor seri 66 yang menurut budaya masyarakat Cina, angka 6 merupakan angka keberuntungan. Jadi, dua angka 6 bakal memberi keberuntungan yang berlipat bagi pemilik ponsel ini. Handphone Galaxy S6 Edge edisi Iron Man ini sendiri dibuat sebanyak 1000 unit oleh Samsung. Ponsel-ponsel tersebut pun memiliki nomor seri dari 1 hingga 1000. Kalau ponsel dengan nomor seri 66 saja terjual seharga 1,2 miliar rupiah, bagaimana ya kalau handphone serupa dengan nomor seri 666?
  3. Samsung baru saja merilis sebuah video unboxing dari Galaxy S6 edisi pahlawan super Iron Man, perangkat flagship teranyar edisi spesial yang baru saja diluncurkan beberapa hari lalu. Tidak banyak perbedaan yang ditemukan antara Galaxy S6 Edge Iron Man dengan versi orisinilnya, kecuali warna pada versi edisi terbatas yang mengikuti warna khas Iron Man, yakni merah dan emas, serta gambar wajah Iron Man pada panel belakangnya. Galaxy S6 Edge Iron Man ini hadir dengan ruang penyimpanan seluas 64GB. Agar konsumen dapat mengenal Galaxy S6 Iron Man lebih dekat, Samsung pun merilis video unboxing resmi. Di dalam box, terdapat satu unit Galaxy S6 Iron Man Limited Edition, pada pengisian daya nirkabel khusus berbentuk arc reactor khas Iron Man, sebuah headphone, pengisi daya dan casing khusus yang dapat ditempel di panel belakang perangkat. Penasaran seperti apa videonya? Langsung saja saksikan di
  4. Duet Galaxy S6 adalah ponsel pintar terbaru besutan Samsung. Diumumkan di Bulan Maret, Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge sudah mulai melalang buana untuk dipamerkan di beberapa negara. Termasuk saat membuat acara peluncuran Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge di Tiongkok. Namun, bukan dua handset ini yang menarik perhatian. Tapi ada gosip tak enak yang menyertai acara peluncurannya. Walau sulit dipercaya, ada kabar angin dihembuskan bahwa Samsung mendatangkan penonton bayaran di acara yang berlangsung di Negeri Tirai Bambu tersebut. Tak tanggung-tanggung, 500 'tamu' ini menghampiri hajatan Samsung. Menurut hasil investigasi koran berbasis di Shanghai, The Paper, dan dikutip Sammobile, disebutkan acara peluncuran itu dihadiri setidaknya 1.000 orang undangan, yang artinya setengah tamu yang datang adalah penonton bayaran. Koran itu juga menyebut setiap orang yang datang untuk menghabiskan waktu kurang lebih satu jam, dibayar dengan imbalan sebesar 30 yuan atau US$ 4,80 bila dikurskan mencapai Rp 62 ribu. Untuk mendatangkan para tamu ini, Samsung menerapkan syarat seperti harus di bawah usia 30 tahun dan mempunyai penampilan seperti mahasiswa. Koordinator kelompok penonton bayaran itu datang dalam beberapa jumlah, dan biasanya tiap koordinator membawa 20 orang. Dalam pengakuannya, salah satu koordinator penonton bayaran bermarga Huang mengatakan dirinya mendapatkan informasi tersebut melalui iklan di aplikasi pesan pesan instan WeChat. Tugas mereka mengumpulkan data penonton tersebut dengan mengirimkan foto dan biodata. Tentu saja penonton bayaran ini akan mengaku sebagai penggemar bila ditanya oleh jurnalis setempat. Untuk itulah, di WeChat salah seorang staf Samsung melakukan pemeriksaan dan memonitor penonton yang lolos seleksi agar tampil meyakinkan. Huang mengatakan, dia menerima telepon dari Samsung Beijing untuk berpartisipasi di acara tersebut. Tadinya dia diminta duntuk membawa 20 orang, namun bertambah menjadi 30 orang. Baginya ini adalah pertama kalinya dia menghadiri konferensi pers untuk sebuah peluncuran ponsel pintar dan dia dibayar 50 yuan, dimana 20 yuan diambil dirinya dan sisnya diberikan kepada timnya. Lucunya, masih dalam laporan yang sama, banyak dari orang yang mengaku penggemar Samsung ini datang mengambil foto Samsung Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge menggunakan iPhone. Salah satu peserta mengaku pihak Samsung akan memberikan hadiah rahasia untuk peserta. Sampai berita ini dibuat, belum ada tanggapan dari pihak Samsung mengenai kabar yang membuat heboh tersebut. Namun yang jelas, Samsung telah kehilangan kedigdayaan sejak memimpin produsen ponsel pintar pada 2011 lalu. Laporan Gartner menyebut, di kuartal keempat tahun 2014, posisi Samsung diambil alih oleh iPhone. Hal ini juga merembet ke pasar Tiongkok, di mana dari kenaikan pasar ponsel pintar sebesar 27,6 persen, iPhone 6 menguasai 10.2 persen disusul dengan Xiaomi Redmi dan iPhone 6 Plus.
  5. Menyebut Samsung dengan Apple, maka yang terlintas adalah persaingan tanpa henti antara flagship Galaxy dengan iPhone. Maka ketika Galaxy S6 diumumkan, salah satu pertanyaan yang tercetus adalah 'sebagus apa dengan iPhone6'. Sama-sama hadir dalam dua varian layar berbeda, iPhone 6 dan iPhone 6 Plus lahir lebih dahulu dibandingkan dengan duet Samsung Galaxy S6. Tetap saja, keduanya masih relevan untuk diadu. Apalagi belakangan Apple kembali bergairah setelah meraih penjualan yang signifikan. Tercatat, di kuartal terakhir ponsel berlogo apel kroak ini mampu terjual hingga 74 juta unit, dimana sebagian besar adalah iPhone 6 dan iPhone 6 plus. Perdebatan dijamin makin sengit setelah keduanya sekilas memiliki desain yang mirip. Benarkah demikian? Soal desain ini biasanya yang selalu menimbulkan perdebatan. Siapa tiru siapa. Apalagi sejak iPhone mempunyai ukuran yang lebih lebar 4,7 inch dan 5,5 inch seperti semakin sulit lagi membedakan dengan Galaxy S6 yang hadir dengan bentang 5,1 inch. Sekilas dari jauh, memang rasanya iPhone 6 dengan Samsung Galaxy S6 mempunyai beberapa titik bentuk yang serupa. Beberapa misalnya, kedua perangkat mobile ini dengan layar lebar mempunyai lekungan bodi yang serupa, khususnya di bagian membulat di ujung perangkat. Garis strip di belakang bodi iPhone juga dipunyai oleh Samsung Galaxy S6. Walaupun segaris ini letaknya agak sedikit berbeda, iPhone di atas dan di bawah, Samsung Galaxy S6 di bagian bawah. Peletakan beberapa navigasi dan fitur pun nyaris sama. Keduanya tak seperti ponsel papan atas kebanyakan yang menghilangkan tombol home di tengah bawah. Untuk yang satu ini Apple mempunyai alasan agar fitur ID Touch bisa bekerja maksimal. Selain tombol home, ada juga kemiripan yang lain seperti tempat colokan isi ulang baterai yang pipih melonjong dan penempatannya di tengah bagian bawah bodi. Penempatan speaker dan hanya satu pun juga diberikan oleh keduanya. Tempat keluarnya suara itu diletakkan baik oleh Samsung Galaxy S6 dan iPhone 6 di bagian kanan bawah. Jangan kaget, karena port headjack pun diletakkan di bagian kiri bawah. Semuanya terlihat serupa tapi tak sama. Perbedaan lainnya yang jadi perdebatan adalah, keduanya tak memberikan slot memori tambahan, microSD. Artinya mentok saja di tiga pilihan 32 GB, 64GB dan 128 GB. Sementara iPhone 6, 16GB, 64GB dan 128GB. Satu hal lagi yang sama diantara keduanya adalah kini Galaxy S6 mengusung konsep unibodi alias baterai tak bisa dicopot dan dilepas seperti Galaxy S5. Jadi, siapa yang meniru?
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy