Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'Entrepreneur'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Tahun ini keberadaan tenaga kerja dari sejumlah negara Asia dipastikan mulai berdatangan ke Indonesia. Sumber daya manusia Indonesia, terutama anak-anak muda, harus punya persiapan matang untuk bersaing dengan mereka di tataran global, dalam hal ini era masyarakat ekonomi ASEAN (MEA). "Untuk menghadapi itu (MEA), anak-anak muda harus punya skil wirausaha. Ini serius. Kita harus menyiapkan anak-anak muda tidak cuma siap menjadi pekerja, tetapi bangun lapangan kerja," kata Direktur Inspire Consulting, Ana Sopanah, pada dialog Aktualisasi Peran Pemuda dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)', Minggu (6/3/2016). ‎ Kepala Program Studi Akuntansi Universitas Widya Gama Malang itu menambahkan sebagai agen perubahan anak-anak muda harus mampu menaklukkan dunia sesuai perannya. Mereka tidak cuma harus belajar di kelas, tapi juga aktif berorganisasi untuk meningkatkan kapasitasnya. "Mahasiswa harus selalu meningkatkan kompetensinya, baik soft skill maupun hard skill. Mereka harus punya sikap optimistis menghadapi kompetisi global," ujar Ana. ‎ Sebelumnya, jika mengutip pendapat Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, sebetulnya persiapan Indonesia sudah 88 persen. Untuk itu, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir menghadapi MEA 2015, karena kebebasan arus barang sebenarnya sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, Indonesia memiliki kekuatan tersendiri seperti memiliki tingkat ekonomi terbesar, jumlah penduduk terbanyak dari total 600 juta penduduk ASEAN (39 persen), dan memiliki Gross Domestic Product (GDP) paling tinggi. Di sisi lain, Indonesia memiliki keragaman begitu luas yang membuat pasar Indonesia menjadi kian menarik. Dilihat dari sisi suplai dan produksi, Indonesia juga mempunyai sumber daya alam, besarnya jumlah pekerja, investasi yang pesat dan basis produksi. Perlu diingat, Indonesia juga mempunyai kemapanan secara sosial politik dan negara demokrasi yang besar. Untuk itulah, meskipun ada pihak-pihak yang merasa pesimistis menghadapi MEA, Ana tetap mengajak elemen pemuda dan mahasiswa untuk tidak khawatir menghadapi hal itu. Peraih gelar doktor akuntansi di Universitas Brawijaya Malang itu lebih menitikberatkan pada entrepreneur skill atau keahlian wirausaha yang dibutuhkan oleh anak-anak muda ke depannya. "Jiwa wirausaha yang mesti dimiliki pemuda atau mahasiswa itu sejalan dengan kebijakan pemerintah tentang ekonomi kreatif. Ini yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita," kata Ana.
  2. Forum Ekonomi Dunia belum lama ini mengumumkan pilihan mereka untuk Schwab Foundation Social Entrepreneur of the Year. Mereka yang terpilih merupakan entrepreneur yang berkat usahanya bisa mengubah lanskap global. Inisiatif yang mereka canangkan merambah berbagai sektor, tapi mereka semua memiliki satu tujuan yang mirip, yaitu membantu dan memajukan orang-orang di seluruh dunia. Berikut tiga di antaranya: David Risher dan Colin McElwee Poonam Bir Kasturi Simon Bakker
  3. Anda adalah seorang entrepreneur muda atau dimasa muda ini anda menginginkan menjadi seorang entrepreneur? Maka sebaiknya anda memperhatikan 10 pesan untuk entrepreneur dari sosok Ciputra. Seperti yang dikutip dari ciputraentrepreneurship.com dan bisnis.com, Ciputra yang merupakan salah satu tokoh entrepreneur Indonesia yang sukses, memiliki sepuluh pesan yang mesti dipegang oleh mereka entrepreneur muda. Nah, dalam daftar Top 10 kali ini kita merangkum 10 pesan Ciputra untuk entrepreneur muda Indonesia. Apa saja pesan-pesan tersebut? Silahkan lihat dibawah ini: 1. Gunakan waktu sebaik-baiknya. Hanya karena Anda masih muda bukan berarti Anda memiliki banyak waktu, dan bisa menghambur-hamburkannya dengan leluasa. 2. Memiliki mentor yang mumpuni dan berpengalaman. Para entrepreneur muda harus memiliki mentor yang mumpuni dan berpengalaman. Anda sungguh beruntung jika bisa menemukan mentor bisnis yang sesuai dengan kepribadian dan selera Anda sehingga Anda berdua bisa berkembang bersama. Bukan hanya mentor yang bisa mengajari Anda tentang cara berbisnis yang baik tetapi bagaimana menikmati hidup dan menjalani hidup dengan baik, karena keduanya saling terkait erat. 3. Baca buku-buku yang berkualitas. Seperti halnya perut, otak kita juga membutuhkan makanan, tetapi bentuknya adalah pikiran-pikiran yang membuat Anda makin maju sebagai entrepreneur. Oleh karena itu, jangan segan untuk berinvestasi dengan membaca buku-buku yang tidak hanya menarik tetapi juga memberikan pengetahuan dan wawasan bagi Anda. 4. Berkumpullah dengan orang yang tepat. Banyak orang yang salah menempuh jalan karena mereka berkumpul bersama dengan orang yang salah. Berkumpullah dengan mereka yang Anda bisa jadikan panutan atau teladan. Anda mungkin akan kesulitan bersosialisasi dengan mereka karena mereka memberikan banyak tantangan dan membuat Anda harus mendengarkan banyak hal yang Anda belum mengerti atau malah segan untuk dengar, tetapi ketahuilah bahwa semua itu adalah 'vitamin' bagi Anda. Ambil semua pelajaran dan hikmah dari mereka. Di situlah, Anda akan makin tumbuh berkembang lebih baik meskipun rasanya kurang nyaman. Ingatlah, saat Anda merasa kurang nyaman berarti Anda sedang menuju perbaikan. Sepanjang sakit dan rasa kurang nyaman itu untuk kemajuan diri, mengapa tidak? 5. Hadiri acara yang sesuai. Sebagai entrepreneur, pilihlah acara-acara yang tepat untuk dihadiri. Bijaklah memilih acara yang akan membuat Anda bertemu lebih banyak orang yang bisa membuat Anda maju, bukan membuat Anda senang melulu. 6. Anggaplah diri Anda sendiri lebih serius daripada anggapan orang lain. Ini sangat fundamental. Jika Anda sendiri menyepelekan diri Anda dengan bertindak dan bersikap tidak profesional, tidak kompeten, dan tidak berintegritas, perlahan tapi pasti orang lain akan menganggap kata-kata Anda sebagai lelucon. Jika Anda tidak bisa meyakinkan diri Anda bahwa impian Anda bermakna, bagaimana harus meyakinkan investor dan konsumen nantinya? 7. Kuasai bidang Anda hingga sebaik mungkin. Penguasaan medan sebelum terjun adalah mutlak. Menerjunkan diri ke suatu bidang usaha yang Anda tidak tahu sama sekali mirip dengan bunuh diri. 8. Jangan ragu untuk menunjukkan keahlian dan hasil kerja Anda. Mungkin orang akan menganggap Anda pamer tetapi jika Anda tidak menunjukkan apa yang Anda miliki, tidak akan ada yang tahu Anda memiliki potensi. Dengan demikian, Anda bisa meyakinkan para angel investor, para konsumen potensial. 9. Mulai dari usia dini. Tidak ada kata terlalu dini. Mulailah berwirausaha dari usia muda. Dan meskipun Anda sudah merasa terlambat, mulailah saja sekarang. 10. Miliki passion yang tinggi. Salah satu hal yang membuat seorang entrepreneur bertahan ialah passion yang kuat saat memulai dan menjalani proses berentrepreneurship. Anda akan banyak mengalami hambatan, terbentur kendala, menemui orang-orang yang tidak sepenuhnya mendukung, atau masalah besar lain.
  4. Demam startup tampaknya telah berhasil memasuki dunia akademik di Indonesia. Salah satunya adalah Binus University yang baru saja membuka program Binus Startup Accelerator. Dengan demikian Binus University menambah deretan universitas dan sekolah tinggi yang membuka program akselerator startup di kampus mereka. Binus Startup Accelerator adalah rangkaian program pitching dan mentorship terdiri dari beberapa tahapan. Dimulai dari bulan Oktober yang diawali dengan acara Match Up sebagai sesi networking dan pembentukan tim. Selanjutnya pada bulan November, tim-tim yang terpilih mengikuti pembekalan teknis mengenai dunia startup seperti pengembangan aplikasi, elevator pitch, serta desain UI dan UX. Kemudian disusul dengan acara Bootcamp selama dua hari yang berakhir kemarin dan berhasil memilih tiga dari delapan startup yang masuk dalam sesi Bootcamp. Tiga startup itu adalah: Ennouns: akan menjadi sebuah website yang menampung berbagai acara yang dikelompokkan dalam beberapa kategori sesuai dengan minat dan bakat para penggunanya. Info Diskon: akan menjadi aplikasi yang memberikan informasi mengenai keberadaan diskon di berbagai tempat. Starnesia: akan menjadi sebuah platform untuk berbagi video-video berkualitas dari berbagai sumber. Ketiga startup di atas akan mengikuti program akselerator selama 12 minggu yang rencananya akan berlangsung pada bulan Februari 2015. Dan setiap startup mendapat pendanaan tahap awal sebesar Rp 20 juta dan fasilitas lain seperti mentorship, menggunakan fasilitas kantor secara gratis, dan dukungan dalam memasuki pasar. Di akhir program akan diadakan Demo Day dimana startup-startup tersebut akan bertemu dan pitching langsung kehadapan para investor. Binus Startup Accelerator bisa diikuti oleh mahasiswa aktif dari berbagai jurusan di Binus University. Dan khusus untuk mahasiswa semester 7 atau 8 bisa mentransfer proyek startup mereka menjadi tugas akhir. Sehingga nantinya setelah wisuda mereka bisa memilih mendirikan startup atau bekerja di perusahaan. Selain Binus, universitas atau sekolah tinggi lain yang juga memiliki program serupa adalah Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dengan Skystar Ventures, Universitas Gajah Mada (UGM) yang bekerja sama dengan VC local yaitu Ideosource, serta salah satu sekolah tinggi di Bali yaitu STMIK Primakara.
  5. Mark Zuckerberg dikenal sebagai salah satu sosok yang berhasil menuai kesuksesan di usia muda. Terlebih jejaring sosial Facebook yang dikembangkannya kini menjadi sosial media terpopuler dunia. Dan dalam sebuah ajang tanya jawab, Zuckerberg pun memberikan sarannya untuk para entrepreneur yang engah berjuang menjadi seorang sukses. Zuck mengatakan kalau tak ada orang yang bisa menyelesaikan semua permasalahan. Oleh karena itu, seorang entrepreneur haruslah memiliki tim, baik itu teman ataupun keluarga yang mempunyai pemikiran serta kepribadian berbeda. Dengan begitu, setiap anggota tim akan bisa fokus pada problem yang berbeda atau memiliki skala pandangan yang berbeda. Hal ini, lanjut pria yang baru-baru ini berkunjung ke Indonesia tersebut, telah dibuktikan dengan pencapaiannya saat ini. Dia pun berhasil sampai ke tahap yang sekarang berkat orang-orang yang ada di sekitarnya. “Yah, Anda tak perlu menjadi manusia super, Anda harus bisa tetap maju dan jangan bekerja sendiri serta temukan orang untuk bisa berbagi ide Anda untuk menjalankan sesuatu yang penting bagi dunia,” ujarnya.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy