Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'Darwin'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 1 result

  1. Analisis menggunakan protein kolagen kuno memungkinkan fosil lebih tua dapat teridentifikasi. Saat Charles Darwin mengunjungi Amerika Selatan sekitar tahun 1830an, ia menemukan beberapa mamalia besar seperti Macrauchenia dan Toxodon. Bahkan Darwin menyebut temuannya itu sebagai salah satu hewan teraneh yang pernah ditemukan. Macrauchenia, hewan seperti unta bermoncong panjang dan Toxodon, hewan bertubuh badak atau kuda nil bergigi layaknya pengerat. Sejak temuan Darwin itu, belum ada yang mampu mengklasifikasikan hewan-hewan tersebut dalam pohon keluarga hewan apapun. Namun, dengan bantuan analisis protein kolagen kuno pada fosil itu, peneliti menyatakan sudah memecahkan teka-teki itu. Dari hasil penelitian, ilmuwan mengungkap rahasia spesies yang telah lama punah. Hewan teraneh yang pernah ditemukan Darwin ini kemungkinan berasal dari zaman 60 juta tahun lalu hingga 12.000 tahun lalu. Tentang nenek moyang hewan ‘aneh’ itu belum terjawab. Karena peneliti belum mampu mengungkap DNA dari fosil hewan berkuku di Ameria Selatan itu. Hal ini disebabkan karena peningkatan suhu udara di benua tersebut. Ian Barnes, ahli biologi dari Natural History Museum di London mencoba penelitian dengan metode lain. Yakni dengan penelitian kolagen. Protein ini bertahan 10 kali lebih lama dibanding DNA, namun juga tetap merupakan komponen struktural tulang. Dari hasil penelitian itu, mereka mengklasifikasikan kerangka temuan Darwin itu dalam bagian kelompok Afrotheria bersama dengan gajah dan manatee (lembu laut).
×
×
  • Create New...