Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'Dark Web'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Tahun 2016 merupakan periode yang menyedihkan bagi Yahoo! karena terdapat dua kasus peretasan besar-besaran yang melibatkan jutaan pengguna Yahoo! Dari penelusuran New York Times, 1 miliar akun pengguna Yahoo! dijual bebas di dark web dengan harga USD300 ribu. Hal ini menunjukkan, tiap akun dijual dengan harga USD0,0003. Menurut pakar keamanan siber, Andrew Komarow, 1 miliar akun yang bocor telah dibeli oleh 3 pembeli. Ketiga pembeli tersebut diduga membeli akun-akun tersebut dari hacker yang berada di Eropa Timur. Andrew menambahkan bahwa akun pengguna Yahoo! yang dicuri berisikan nama lengkap, password, tanggal lahir, nomor telepon, pertanyaan keamanan, dan alamat e-mail cadangan. Komarov juga mengatakan bahwa lebih dari 150 ribu akun pejabat pemerintah AS dan karyawan militer juga menjadi korban, yang berarti hacker tersebut bisa mengancam keamanan nasional. Hingga saat ini, Yahoo! belum menanggapi penelitian dari Komarow ini.
  2. DARPA sedang mengembangkan sebuah mesin pencari baru yang ditujukan untuk menerangi dark web dan mengungkap pola dan hubungan data online untuk membantu penegakan hukum dan melacak aktivitas ilegal. Proyek tersebut disebut Memex dan telah dikerjakan selama satu tahun. Proyek tersebut dikembangkan oleh 17 tim kontraktor yang berbeda yang bekerja sama dengan Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA). Tujuan dari proyek Memex adalah untuk membangun peta yang lebih baik dari konten internet. Perlu diketahui bahwa mesin pencari Google dan Bing hasil pencariannya dipengaruhi oleh popularitas dan peringkat dan kedua mesin pencari tersebut hanya mampu menangkap sekitar lima persen dari keseluruhan konten internet. Nantinya, Memex tidak hanya akan menjaring konten dari jutaan halaman web biasa yang diabaikan oleh mesin pencari komersial, seperti Google dan Bing, tetapi juga ribuan situs di dark web, seperti situs obat terlarang Silk Road yang merupakan bagian jaringan layanan TOR. Situs-situs ilegal seperti Silk Road tersebut hanya dapat diakses melalui browser TOR dan hanya mereka yang tahu alamat tertentu sebuah situs. Meskipun situs tersebut bisa diindeks oleh layanan tersembunyi bahkan sudah ada mesin pencari yang disebut Grams untuk mengungkap situs yang menjual obat-obatan terlarang dan barang selundupan lainnya, sebagian besar layanan tersembunyi tetap berada di bawah radar (tidak ditemukan). Bagian dari proyek Memex bertujuan untuk menentukan berapa banyak lalu lintas TOR yang berhubungan dengan layanan situs tersembunyi. Konten yang berada dilayanan tersembunyi sebenarnya bisa diakses oleh publik, dalam arti bahwa konten tersebut tidak dilindungi sandi, tetapi tidak mudah diakses melalui mesin pencari komersial. Pencipta Memex tidak ingin hanya untuk mengindeks konten di situs yang belum ditemukan sebelumnya. Mereka juga ingin menggunakan metode otomatis untuk menganalisis konten untuk mengungkap hubungan tersembunyi yang akan berguna untuk penegakan hukum, militer, dan bahkan sektor swasta. Dalam demo yang dilakukan selama 60 menit, Dr. Chris White program manager dari Memex menunjukkan bahwa penegak hukum bisa melacak pergerakan orang, baik orang yang diperdagangkan maupun yang memperdagangkan mereka berdasarkan data yang berkaitan dengan iklan online untuk seks. Jika nantinya proyek Memex ini berhasil, tentu sebuah kemajuan yang cukup berarti dalam memetakan konten di dark web. Selama ini dark web sangat erat dengan berbagai perilaku kejahatan seperti perdagangan orang, pelaku pedofilia, perdagangan obat terlarang serta perdagangan data curian, meskipun tidak dipungkiri dark web juga cukup membantu para aktivis yang berada di bawah rezim yang semena-mena.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy