Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'DNA Manusia'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 1 result

  1. Teknologi bernama CRISPR/Cas memungkinkan manusia untuk merancang DNA sesuai keinginan yang akan memicu revolusi bidang genetika dan sel sekaligus meningkatkan harapan tentang cara baru menyembuhkan penyakit termasuk kanker. Teknologi dengan nama lengkap clustered regularly interspaced short palindromic repeats ini, berupaya melakukan pemotongan DNA dan bisa beroperasi di Deoxyribonucleic acid (DNA) atau Asam deoksiribonukleat manusia. Ini dapat membantu ilmuwan mempelajari misteri yang tersimpan dalam sel-sel DNA manusia, yang hingga sekarang belum dapat dipecahkan. Tentu saja masih butuh waktu lama, dan dibutuhkan penelitian lanjutan. Kehadiran CRISPR/Cas diharapkan dapat memungkinkan para ilmuwan untuk menemukan pengobatan akan kanker dan penyakit lain yang disebabkan akan mutasi gen. Pengobatan penyakit yang disebabkan karena mutasi gen sekarang ini ditanggulangi tanpa mengobati penyebab dasarnya, yaitu mutasi pada susunan gen. Dengan diciptakannya teknologi CRISPR/Cas, para dokter dapat mengobati penyakit-penyakit terebut dari sumber inti penyakit. Cara bekerja teknologi CRISPR/Cas sama seperti gunting, yaitu dengan memotong DNA-DNA yang mengalami mutasi. Dengan memotong DNA-DNA tersebut, CRIPSR/Cas memicu terjadinya proses perbaikan DNA. Namun, teknologi CRISPR/Cas ini dipercaya juga dapat membawa beberapa hal negatif bagi manusia, dan karena hal ini, penggunaan penemuan terbaru tersebut dilarang oleh para ilmuwan untuk digunakan sementara waktu hingga dapat terbukti bahwa teknologi ini benar-benar aman untuk digunakan. Penemuan baru yang memungkinkan manusia untuk merancang DNA dipercaya dapat memancing para orangtua untuk 'merancang' susunan gen calon anak mereka hingga nantinya anak-anak tersebut memiliki penampilan dan tingkat kepintaran seperti yang diinginkan. Memodifikasi penampilan fisik dan kepintaran seseorang telah lama menjadi bahan perdebatan di kalangan masyarakat. Dikutip dari situs Live Science, beberapa orang berpendapat bahwa orangtua hanya menginginkan yang terbaik untuk anak mereka dengan merancang DNA mereka. Akan tetapi, kemungkinan akan gagalnya eksperimen perancangan DNA tersebut terlalu besar, sehingga berbahaya untuk dilakukan. “Jika kita gagal melakukan eksperimen tersebut, lalu apa yang akan kita lakukan pada manusia-manusia hasil eksperimen gagal tersebut? Membuang mereka begitu saja?” ucap Sheldon Krimsky, filsuf dari Tuft University di Massachusetts, Amerika Serikat. Para ilmuwan lain percaya ada bahaya besar dari teknologi merancang DNA manusia, meskipun sekarang ini belum terungkap secara jelas bahaya dari teknologi baru ini. Sejauh ini, para ilmuwan mengharuskan diadakannya penelitian lebih lanjut sebelum teknologi baru ini dapat digunakan demi keselamatan bersama.
×
×
  • Create New...