Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'DKI 1'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Bakal calon gubernur DKI petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut ada yang terus berusaha mengganjal niatnya maju di pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jakarta 2017 melalui jalur independen. Pihak itu tentu saja adalah lawan politiknya yang tak lagi menghendaki Ahok memimpin Jakarta. Setelah gagal memasukkan syarat yang memperberat calon independen, kini muncul isu bahwa dukungan fotokopi kartu tanda penduduk harus bermeterai. Ahok merasa jika semua dukungan harus bermeterai tentu akan memberatkan. Ilustrasinya, satu meterai berharga Rp 6.000 sehingga bila 1 juta dukungan, maka butuh Rp 6 miliar. Ahok mengaku saat ini tak mau ambil pusing dengan persyaratan calon independen di Pilgub DKI. Termasuk jika dia gagal maju Pilgub DKI hanya gara-gara KTP dukungan tak bermeterai. Dia pun mempersilakan calon lain 'mengambil' jabatan gubernur DKI Jakarta. Toh hingga kini Ahok tak melihat program-program yang ditawarkan oleh para calon tersebut selain hanya ingin mengganjal langkahnya maju Pilgub DKI. "Orang pengin banget jadi gubernur. Orang enggak pernah kasih program apa kalau jadi gubernur. Saya sampai hari ini enggak dengar programnya apa. Jadi kalau mau jadi gubernur, ambil aja deh. Kalau cuma gara-gara KTP saya enggak bisa ikut (Pilgub DKI)," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (20/4/2016). Ahok pun memilih berkonsentrasi untuk menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur DKI yang akan berakhir pada 2017 nanti. "Saya sampai Oktober 2017 saya berusaha semampu saya, habis itu silakan pesta pora," kata dia. Soal persyaratan bermeterai di fotokopi dukungan ini sebenarnya sudah dijelaskan oleh Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay. Menurut dia meterai disertakan dalam satu bundel dukungan kolektif per desa atau kelurahan bukan satu meterai untuk satu surat pernyataan dukungan per orang. "Jadi setiap bundel dukungan untuk satu desa, mereka perlu mereka meletakkan meterai dan ditandatangani bakal calon di atas meterai tersebut. Jadi bukan satu meterai untuk satu orang yang memberikan pernyataan dukungan," ujar Hadar.
  2. Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, akan memberi kepastian akan maju atau tidak dalam bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI, pada Senin 29 Februari 2016. Pria yang akrab disapa Kang Emil ini tinggal menyisakan waktu satu hari untuk memikirkan matang-matang keputusannya. Ia mengaku sudah bertemu dengan belasan tokoh nasional untuk meminta saran dan pendapat soal dirinya harus maju atau tidak menjadi calon Gubernur DKI. Selain itu, ia juga mengumpulkan saran dari berbagai pihak, termasuk keluarga dan warganya. Ia bahkan sudah melakukan survei internal yang hasilnya menunjukkan 90 persen warga Kota Bandung menginginkannya tidak maju ke DKI. Tapi ia sepertinya masih membutuhkan pandangan publik soal langkahnya ke depan. Ia pun memposting foto berisi tulisan 'Perlukan saya maju pilgub DKI 2017?'. Foto itu diunggah melalui akun instagramnya pada Minggu (28/2/2016). Sadar ada yang aneh dengan tulisan pada fotonya, ia pun memberi caption dalam postingannya. "Geng IG pendapatmu bagaimana, perlukah?"," kata Emil. Delapan jam setelah foto diunggah atau hingga pukul 16.00 WIB, sudah ada 30.074 orang yang memberi 'likes'. Bahkan komentar pun sudah melebihi 26 ribu orang. Mayoritas komentar berisi permintaan agar Emil bertahan di Bandung. Tapi ada juga yang meminta Emil maju di DKI. Bahkan ada yang memintanya justru maju di Pilgub Jabar mendatang. Berikut ini beberapa komentar pengikut akun instagram Emil: @tedyybrata: @ridwankamil anda harus bisa menjadi milik seluruh Indonesia. Persiapan RI 1 2019 anda harus bisa menjadi DKI 1. Please pak, jadilah pemimpin Jakarta untuk Indonesia @mistavaqia: Tanpa mengurangi rasa hormat. Please JANGAN yah Pak Ridwan Kamil. Tuntasin dulu Kota Bandung! @anwarwahyu101: Mending maju jadi gubernur Jawa Barat pak, kmbae Jakarta mah loba iyeuh calonna (biarin Jakarta kan banyak calonnya) @embun_iseul: Pak @ridwankamil asah dulu dua periode di Bandung kang. Salajengna mah istikharah (selanjutnya istikharah). Insya Allah barokah!! @najmi_limonu: Gak perlu... Bandung cukup baik untuk Pak Ridwan Kamil. Di Jakarta terlalu banyak orang-orang yang berlumur... Maslahatnya lebih banyak, terlalu berat pertanggungjawabannya nanti di akhirat @ikhafivbrizie: Jangaaaannnn paaakkk... Saya yang bukan warba Bandung lebih seneng bapak menyelesaikan jabatannya lalu abis itu nyalon lagi, kemudian baru jadi gubernur Jabar bdua periode baru presiden pak.. @yunilucu: Jangan pak cukup di Bandung saja pak, bapak udah bikin nyaman warga Bandung masa tega mau ninggalin @lesaershad: Majulah Kang, RI butuh sosok pemimpin yang menginspirasi Kang Emil. Mulailah dari membangun Ibukota @nikkapuspita: @ridwankamil biarlah Ahok tetap di Jakarta dan Kang Emil tetap di Bandung.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy