Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'Anak'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 107 results

  1. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, sebagai orang tua mungkin kita menjadi sering lupa dalam menjaga privasi di sosial media. Di sisi lain, sosial media memang memudahkan kita dalam menerima dan memberi informasi kepada teman terdekat hingga yang tak kenal sekalipun. Facebook contohnya, kebanyakan orangtua lebih memilih mengunggah foto anaknya dibanding foto orangtuanya sendiri. Masih ingat kasus seorang remaja yang dituduh telah menghina Kota Bandung dengan kata-kata kotornya di Twitter? Ya, kasus yang telah dilaporkan ke polisi oleh Wali Kotanya langsung ini sempat heboh di dunia maya, hingga terungkaplah bahwa foto orang pada akun bermasalah tersebut bukan foto asli pelaku. Dari kasus ini kita bisa mengambil pelajaran bahwa kita tidak boleh sembarang mengupload sebuah foto di sosial media, jika yang sopan saja sudah disalahgunakan bagaimana dengan foto yang kurang sopan? Sebaiknya orangtua kini lebih bijak dalam mengupload foto anak di sosial media, mengupload foto tanpa diseleksi lebih dulu bisa berdampak negatif di antara bahayanya adalah menjadi sasaran pelaku pedofil dan penculikan anak. Lalu, apa yang harus diperhatikan sebelum mengupload foto ke sosial media? Perhatikan Pengaturan Privasi Di Facebook misalnya, Anda dapat mengatur siapa saja yang bisa melihat foto atau status yang diposting, hanya untuk diri sendiri, keluarga, teman atau publik. Untuk photo anak lebih baik hanya kalangan teman atau anggota keluarga saja yang bisa melihat. Tidak Memasang Foto Anak Tanpa Busana Siapa yang tidak gemas jika melihat anak balita yang tengah mandi atau tanpa busana? Tentu semua orang menyukai foto bayi yang terlihat lucu saat mandi. Tapi ternyata, mengupload foto balita tanpa busana atau hanya memakai pakaian dalam sangat tidak disarankan. Karena ini akan membahayakan anak sendiri, anak bisa menjadi target dari pelaku pedofil atau predator. Meski masih balita bukan berarti bisa bebas mengabadikan semua momen dan mengunggah fotonya di sosial media. Sebaiknya dipikir ulang jika ingin mengunggahnya, pilihlah foto yang memang sopan dan tidak memancing tindak kriminal. Hindari Memasang Status Lokasi Tidak jarang para orangtua suka menandai keberadaan lokasi saat bersama anak. Bukan tidak boleh berbagi informasi tentang kegiatan dan lokasi dimana kita menghabiskan waktu bersama anak, tapi cobalah untuk mengurangi kebiasaan memberitahu secara detail lokasi dimana kita berada. Hal ini bisa memancing tindakan penculikan terhadap anak, jadi alangkah baiknya jika Anda tidak menulis nama lengkap anak atau lokasi secara detail jika ingin mengupdate status di sosial media. Hindari berfoto dengan latar tempat Misalnya berfoto di depan sekolah, rumah dan lokasi-lokasi yang sekiranya dapat memudahkan para pedofil atau penculik mencari anak Anda. Hindari melakukan hal ini! Banyak kasus penculikan yang bermula dari lokasi sekolah anak dengan tujuan untuk memeras hingga kasus penjualan anak. Berikan Komentar Positif Saling memberikan komentar di sosial media memang akan menjadi ajang sosialisasi yang menyenangkan, namun pastikan Anda selalu memberikan komentar positif di sosial media. Jangan memberikan komentar negatif atau mengejek ya. Hindari menggunakan ikon atau tokoh kartun dengan karakter negatif sebagai julukan kepada anak. Sebaiknya sosial media dijadikan ajang positif untuk memberikan informasi yang bermanfaat. Perlu diingat bahwa setiap foto yang Anda upload di sosial media meskipun telah Anda hapus tidak menjamin foto tersebut akan menghilang di database mesin pencari, mungkin foto yang Anda unggah sudah ada yang mendownload atau menyebarkannya via sosial media lain. Jadi berhati-hatilah, jangan terlalu sering mengupload foto. Lebih baik dokumentasikan melalui album foto di rumah Anda.
  2. Pembicaraan mengenai sex masih tabu di kalangan masyarakat Indonesia, namun di zaman sekarang ini rasanya pendidikan sex perlu diperkenalkan lebih dini kepada anak. Sex education yang mendidik tentu tidak akan mencederai apa yang seharusnya dijaga dan dipertahankan, bukan malah mengarahkan untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan norma agama, sosial, dan kesusilaan. Sebagai orangtua, kita perlu mewaspadai hal-hal yang sekiranya dapat mempengaruhi pergaulan anak-anak, tidak hanya itu bahan bacaan seperti buku pun patut menjadi perhatian. Buku berjudul “Saatnya Aku Belajar Pacaran” karya Toge Aprilianto yang akhir-akhir ini menuai kontroversi di dunia maya, adalah salah satu contoh sumber media yang perlu diwaspadai. Isinya yang seolah mengajak anak remaja berhubungan intim banyak menuai kecaman. Bebagai media kini semakin terbuka dalam mempengaruhi pemahaman anak mengenai pendidikan sex yang akhirnya banyak menyimpang. Disinilah sebagai orangtua kita perlu mengetahui dan memahami kapan sex education diperkenalkan kepada anak dengan tepat sesuai usianya. Usia 5 tahun ke bawah Pertama, mungkin kita akan merasa kebingungan bagaimana caranya menyampaikan pendidikan seks pada seorang balita yang berusia 5 tahun, kenyataannya mungkin Anda bisa melewati tahap ini dengan mudah. Pada rentang usia ini, Anda bisa memulai pendidikan seks dengan memperkenalkan organ tubuh dan fungsinya masing-maisng. Tidak perlu merasa bingung dan ragu saat Anda harus memperkenalkan alat kelaminnya, waktu yang tepat akan menghilangkan ketidaknyamanan Anda saat memperkenalkan organ vitalnya. Seperti saat anak sedang dimandikan atau saat Anda memakaikan pakaiannya. Dalam hal ini Anda tidak perlu membahasnya hingga terlalu detail atau mengajarkannya dalam keadaan yang serius, cara ini diharapkan bisa menghindari penyebutan yang dianggap tidak sopan dengan menyebut alat kelamin yang dimilikinya saat berada di lingkungan sosial masyarakat. Selain memperkenalkan organ vitalnya, Anda juga bisa mengajarkan mengenai jenis kelamin antara perempuan dan laki-laki dan apa perbedaannya. Mengajarkan anak tentang hak dan kewajibannya untuk menjaga milik pribadinya juga sangatlah penting, termasuk alat vitalnya. Beritahukan bahwa mereka tidak boleh menunjukkan alat kelaminnya secara sembarang tempat dan orang yang bukan muhrimnya. Hal ini untuk menghindari pelecehan seksual yang banyak mengincar anak-anak di sekitar kita. Jika anak mencoba menolak dicium atau dipeluk orang lain, hargai keputusannya. Mereka memiliki hak untuk menolak segala macam bentuk kasih sayang dari orang lain yang mungkin membuatnya merasa tidak nyaman, jangan memaksakan mereka untuk melakukannya meskipun hanya sebagai bentuk penghargaan. Hal ini juga bisa menjadi kesempatan untuk mereka belajar penolakan. Usia 6-9 tahun Pada usia ini, orangtua perlu memperhatikan banyak hal. Setiap anak baik perempuan maupun laki-laki memiliki minat berbeda terhadap seks, ada yang masa bodoh tidak ingin tahu, merasa terganggu dengan pembicaraan sex, bahkan ada anak yang bisa memberikan respon sangat tertarik pada materi sex. Sebagai orangtua kita perlu pintar dalam menyikapinya sebelum memberikan sex education lebih detail jangan sampai mereka merasa terpojokkan, malu, atau bahkan menjadi terlalu liar dalam menyikapinya. Pada kasus pencabulan anak yang sering terjadi, kebanyakan dari mereka merasa tidak sadar bahwa dirinya mengalami pencabulan. Yang dipahami anak adalah mereka merasa disayangi karena mungkin pelaku meracuni pikiran mereka dengan pemahaman yang sesat apalagi diberikan imbalan sesuatu yang disukainya. Faktor ketidaktahuan dan ketidakberdayaan mereka telah dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan seksual secara sengaja. Oleh karena itu, Anda bisa mengajarkan anak mengenai apa saja yang harus dilakukan untuk melindungi dirinya sendiri dari kejahatan seksual. Seperti mengajarkan mereka untuk menolak membuka pakaian, diraba alat vitalnya oleh teman, saudara atau orang yang dikenalinya meskipun diberikan imbalan. Mereka juga harus diberitahu cara merespon jika mereka dipaksa melakukan sesuatu atau diintimidasi oleh orang dewasa saat mereka mencoba melakukan penolakan yang membuatnya tidak nyaman. Dekati sang anak agar mereka selalu berusaha terbuka kepada orangtuanya. Usia 9-12 tahun Pada usia ini Anda perlu banyak memberikan informasi detail mengenai perubahan-perubahan yang akan terjadi pada bagian tubuh mereka saat masa puber yang cenderung berbeda pada tiap individu dan jenis kelamin. Jika laki-laki, beritahu bagaimana cara menyikapi mimpi basah sebagai bagian dari tandanya dia telah baligh. Atau jika perempuan beritahu bagaimana caranya menyikapi masa menstruasi sebagai bagian normal dari tahapan perkembangan invidu khususnya pada wanita. Memperkenalkan bagaimana cara menjaga kesehatan alat kelamin juga sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit kelamin di kemudian hari, tekankan bahwa jika mereka mengikuti peraturan tersebut mereka tidak perlu merasa banyak khawatir. Usia 12 tahun ke atas Berbagai data survei menyebutkan bahwa hampir setengahnya remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seksual sebelum terikat pernikahan. Ini artinya, telah banyak remaja yang sudah terjerat seks bebas tanpa pengawasan dan penanggulangan pendidikan seks dini khususnya dari orangtua. Perlu diketahui bahwa dorongan atau gairah seksual pada masa puber meningkat sangat signifikan, oleh sebab itu orangtua seharusnya sudah mengajarkan seperti apa sistem reproduksi dan bagaimana cara kerjanya pada masa ini. Memberikan pemahaman tentang arti cinta dan pacaran sangat mempengaruhi pemikiran sang anak dalam menyikapi pergaulan seks bebas yang terjadi di sekitarnya. Tanamkan pemahaman khususnya pada anak perempuan, bahwa jika ada laki-laki yang mengajaknya berhubungan di luar nikah bahkan sampai melakukan pemaksaan dan marah saat dia menolaknya bukan berarti dia tidak mencintainya. Justru jika hal tersebut terjadi, itu tandanya mereka tidak mencintai anak Anda dan hanya ingin menjadikan dia sebagai pelampias nafsunya saja. Sampaikan bahwa ada banyak konsekuensi yang akan dihadapinya jika mereka melanggar prinsip melakukan hubungan seksual di luar pernikahan, baik dari sisi biologis, psikologis maupun sosial. Orangtua selalu dituntut untuk melakukan komunikasi dua arah untuk menghindari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan. Hindari mengeluarkan kata-kata menghakimi agar anak-anak tidak merasa takut dan enggan untuk berbagi cerita dengan orangtuanya. Jika orangtua merasa berat untuk membicarakan bahasan tentang seks dengan anak, mungkin Anda bisa meminta bantuan kepada psikologi untuk memberikan pendidikan seks yang tepat.
  3. Pembicaraan mengenai sex masih tabu di kalangan masyarakat Indonesia, namun di zaman sekarang ini rasanya pendidikan sex perlu diperkenalkan lebih dini kepada anak. Sex education yang mendidik tentu tidak akan mencederai apa yang seharusnya dijaga dan dipertahankan, bukan malah mengarahkan untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan norma agama, sosial, dan kesusilaan. Sebagai orangtua, kita perlu mewaspadai hal-hal yang sekiranya dapat mempengaruhi pergaulan anak-anak, tidak hanya itu bahan bacaan seperti buku pun patut menjadi perhatian. Buku berjudul “Saatnya Aku Belajar Pacaran” karya Toge Aprilianto yang akhir-akhir ini menuai kontroversi di dunia maya, adalah salah satu contoh sumber media yang perlu diwaspadai. Isinya yang seolah mengajak anak remaja berhubungan intim banyak menuai kecaman. Bebagai media kini semakin terbuka dalam mempengaruhi pemahaman anak mengenai pendidikan sex yang akhirnya banyak menyimpang. Disinilah sebagai orangtua kita perlu mengetahui dan memahami kapan sex education diperkenalkan kepada anak dengan tepat sesuai usianya. Usia 5 tahun ke bawah Pertama, mungkin kita akan merasa kebingungan bagaimana caranya menyampaikan pendidikan seks pada seorang balita yang berusia 5 tahun, kenyataannya mungkin Anda bisa melewati tahap ini dengan mudah. Pada rentang usia ini, Anda bisa memulai pendidikan seks dengan memperkenalkan organ tubuh dan fungsinya masing-maisng. Tidak perlu merasa bingung dan ragu saat Anda harus memperkenalkan alat kelaminnya, waktu yang tepat akan menghilangkan ketidaknyamanan Anda saat memperkenalkan organ vitalnya. Seperti saat anak sedang dimandikan atau saat Anda memakaikan pakaiannya. Dalam hal ini Anda tidak perlu membahasnya hingga terlalu detail atau mengajarkannya dalam keadaan yang serius, cara ini diharapkan bisa menghindari penyebutan yang dianggap tidak sopan dengan menyebut alat kelamin yang dimilikinya saat berada di lingkungan sosial masyarakat. Selain memperkenalkan organ vitalnya, Anda juga bisa mengajarkan mengenai jenis kelamin antara perempuan dan laki-laki dan apa perbedaannya. Mengajarkan anak tentang hak dan kewajibannya untuk menjaga milik pribadinya juga sangatlah penting, termasuk alat vitalnya. Beritahukan bahwa mereka tidak boleh menunjukkan alat kelaminnya secara sembarang tempat dan orang yang bukan muhrimnya. Hal ini untuk menghindari pelecehan seksual yang banyak mengincar anak-anak di sekitar kita. Jika anak mencoba menolak dicium atau dipeluk orang lain, hargai keputusannya. Mereka memiliki hak untuk menolak segala macam bentuk kasih sayang dari orang lain yang mungkin membuatnya merasa tidak nyaman, jangan memaksakan mereka untuk melakukannya meskipun hanya sebagai bentuk penghargaan. Hal ini juga bisa menjadi kesempatan untuk mereka belajar penolakan. Usia 6-9 tahun Pada usia ini, orangtua perlu memperhatikan banyak hal. Setiap anak baik perempuan maupun laki-laki memiliki minat berbeda terhadap seks, ada yang masa bodoh tidak ingin tahu, merasa terganggu dengan pembicaraan sex, bahkan ada anak yang bisa memberikan respon sangat tertarik pada materi sex. Sebagai orangtua kita perlu pintar dalam menyikapinya sebelum memberikan sex education lebih detail jangan sampai mereka merasa terpojokkan, malu, atau bahkan menjadi terlalu liar dalam menyikapinya. Pada kasus pencabulan anak yang sering terjadi, kebanyakan dari mereka merasa tidak sadar bahwa dirinya mengalami pencabulan. Yang dipahami anak adalah mereka merasa disayangi karena mungkin pelaku meracuni pikiran mereka dengan pemahaman yang sesat apalagi diberikan imbalan sesuatu yang disukainya. Faktor ketidaktahuan dan ketidakberdayaan mereka telah dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan seksual secara sengaja. Oleh karena itu, Anda bisa mengajarkan anak mengenai apa saja yang harus dilakukan untuk melindungi dirinya sendiri dari kejahatan seksual. Seperti mengajarkan mereka untuk menolak membuka pakaian, diraba alat vitalnya oleh teman, saudara atau orang yang dikenalinya meskipun diberikan imbalan. Mereka juga harus diberitahu cara merespon jika mereka dipaksa melakukan sesuatu atau diintimidasi oleh orang dewasa saat mereka mencoba melakukan penolakan yang membuatnya tidak nyaman. Dekati sang anak agar mereka selalu berusaha terbuka kepada orangtuanya. Usia 9-12 tahun Pada usia ini Anda perlu banyak memberikan informasi detail mengenai perubahan-perubahan yang akan terjadi pada bagian tubuh mereka saat masa puber yang cenderung berbeda pada tiap individu dan jenis kelamin. Jika laki-laki, beritahu bagaimana cara menyikapi mimpi basah sebagai bagian dari tandanya dia telah baligh. Atau jika perempuan beritahu bagaimana caranya menyikapi masa menstruasi sebagai bagian normal dari tahapan perkembangan invidu khususnya pada wanita. Memperkenalkan bagaimana cara menjaga kesehatan alat kelamin juga sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit kelamin di kemudian hari, tekankan bahwa jika mereka mengikuti peraturan tersebut mereka tidak perlu merasa banyak khawatir. Usia 12 tahun ke atas Berbagai data survei menyebutkan bahwa hampir setengahnya remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seksual sebelum terikat pernikahan. Ini artinya, telah banyak remaja yang sudah terjerat seks bebas tanpa pengawasan dan penanggulangan pendidikan seks dini khususnya dari orangtua. Perlu diketahui bahwa dorongan atau gairah seksual pada masa puber meningkat sangat signifikan, oleh sebab itu orangtua seharusnya sudah mengajarkan seperti apa sistem reproduksi dan bagaimana cara kerjanya pada masa ini. Memberikan pemahaman tentang arti cinta dan pacaran sangat mempengaruhi pemikiran sang anak dalam menyikapi pergaulan seks bebas yang terjadi di sekitarnya. Tanamkan pemahaman khususnya pada anak perempuan, bahwa jika ada laki-laki yang mengajaknya berhubungan di luar nikah bahkan sampai melakukan pemaksaan dan marah saat dia menolaknya bukan berarti dia tidak mencintainya. Justru jika hal tersebut terjadi, itu tandanya mereka tidak mencintai anak Anda dan hanya ingin menjadikan dia sebagai pelampias nafsunya saja. Sampaikan bahwa ada banyak konsekuensi yang akan dihadapinya jika mereka melanggar prinsip melakukan hubungan seksual di luar pernikahan, baik dari sisi biologis, psikologis maupun sosial. Orangtua selalu dituntut untuk melakukan komunikasi dua arah untuk menghindari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan. Hindari mengeluarkan kata-kata menghakimi agar anak-anak tidak merasa takut dan enggan untuk berbagi cerita dengan orangtuanya. Jika orangtua merasa berat untuk membicarakan bahasan tentang seks dengan anak, mungkin Anda bisa meminta bantuan kepada psikologi untuk memberikan pendidikan seks yang tepat.
  4. Obesitas pada anakmerupakan salah satu kekhawatiran yang dirasakan oleh banyak orang tua saat ini. Menutur laporan dari US Centers for Disease Control and Prevention, seorang anakyang terserang obesitas cenderung rawan terkena resiko diabetes, penyakit jantung serta kanker. Hal tersebut biasa menjangkiti anak-anak pada rekapan usia antara 6 hingga 11 tahun. Pada usia ini, biasanya anak-anak cenderung sedang dalam tahap hiperaktif dan sulit untuk di kontrol aktifitasnya, terutama berkaitan dengan pola makan, aktifits keseharian dan ritunitas olah raga. Namun, sebenarnya obesitas dapat dicegah sejak dini, dan itu tentu saja menuntut peranan serta dukungan ekstra dari orang tua. Berikut ini adalah beberapa tips jitu yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk menghindari terjadinya Obesitas Pada Anak Perhatikanlah pola makan anak Obesitas banyak menjangkiti sebagian besar anak yang cenderung tidak terkontrol dengan baik pola makannya. Terutama jenis makanan yang banyak mengandung bahan pengawet, minuman yang bersoda, makanan cepat saji dan makanan sereal. Jenis makanan tersebut biasanya menjadi menu favorit anak-anak. Maka dari itu, orang tua harus rutin mengawasi anak mengenai jenis makanan atau jajanan ringan yang di konsumsi. Kalau bisa, latihlah anak untuk menyukai buah-buahan dan sayur mayur sejak dini, hal ini akan sangat membantu dalam menyeimbangkan berat badan serta baik untuk menunjang kesehatan dan pertumbuhan. Latihlah anak untuk membiasakan sejak dini gaya hidup yang seimbang Mayoritas anak-anak, mereka sangat menyukai jenis kegiatan seperti bermain game, nonton video dan nonton tv. Padahal, kebiasaan tersebut merupakan faktor yang signifikan dalam meningkatkan kelebihan berat badan. Jadi, sebisa mungkin bagi orang tua untuk mengarahkan pada anak supaya tidak terlalu banyak menghabiskan waktu menekuni rutinitas tersebut. Latihlah anak untuk mencintai olah raga Kebiasaan oleh raga yang teratur sejak dini bukan hanya baik untuk kesehatan anak, namun juga sangat penting dalam mengontrol keseimbangan hormon yang dapat menyeimbangkan antara pertumbuhan dan berat badan, sehingga terhindar dari obesitas. Kenali jenis menu died yang sehat untuk anak Orang tua harus mengetahui bahwa menu died sehat untuk anak-anak berbeda dengan menu died untuk orang tua. Jika perlu, bertanyalah pada ahli kesehatan mengenai menu yang cocok dan tepat untuk anak sesuai dengan tingkat usia. Biasakan mengajak anak untuk berkumpul bersama keluarga Ajarkanlah pada anak untuk terbiasa berkumpul dengan keluarga, terutama saat makan malam. Dalam kondisi ini, biasanya seorang anak cenderung lebih tenang dan terbuka pada orang tuanya. Jadi, di sini orang tua memiliki kesempatan yang luas untuk memberikan arahan pada anak dengan cara yang santai dan menyenangkan.
  5. Memang tidaklah mudah menjaga kesehatan gigianak,apalagi kalau si anak suka jajanan yang manis-manis,dan kebanyakan seorang anak itu sangat susah jika disuruh untuk menyikat gigi nya. Tapi sebagai seorang ibu, kita tetap harus menjaga kesehatan gigi anak dan hal itu tidak boleh dianggap remeh, kenapa? Karena kesehatan gigi anak sewaktu kecil mempengaruhi kesehatan giginya setelah dewasa nanti.selain itu rusak nya gigi anak bisa mengakibatkan gangguan pada kesehatan nya, mengalami sakit gigi dan karena sakit pada gigi itu maka akan membuat si anak tidak nafsu makan. Menurut penelitian ahli gigi, buruk nya kesehatan gigi anak bisa mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Lantas, apa yang harus kita lakukan sebagai seorang ibu? kita harus mengenalkan sejak dini kepada anak betapa penting nya merawat gigi. Jika si anak belum mempunyai gigi yang banyak,maka kita bisa membersihkan gigi nya tersebut menggunakan kain kasa yg lembab. Dan hal itu akan membuat si anak merekam dalam otak nya, bahwa menjaga kebersihan gigi itu sangat penting.dan jika gigi anak sudah banyak, kita bisa mengajari nya menggosok gigi. Ada beberapa kiat dalam mengajarkan anak agar mau menyikat gigi nya. Sediakan si anak sikat gigi yang bentuk nya lucu, dan sediakan odol anak yang beraroma buah buahan dan tidak pedas. Ajak mereka sikat gigi bersama-sama dengan kita, sambil mengajari si anak cara menggosok gigi yang benar. Setelah si anak menggosok gigi nya,berikan pujian kepada si anak agar mereka merasa dihargai. Sekali-kali berceritalah,, berikan cerita-cerita anak tentang penting nya menjaga kesehatan gigi dan apa akibat nya jika tidak mau menggosok gigi atau tontonkan si anak dgn video tentang pentingnya menjaga gigi, hal itu benar-benar sangat berkesan di hati anak. Bawalah anak-anak anda ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali agar kesehatan gigi anak selalu terjaga dan terkontrol.
  6. 1. Beri Minum ASI 2. Berbicaralah 3. Membacakan Cerita 4. Ikut Bermain 5. Dengar Lagu 6. Belajar Musik 7. Menjaga Kesehatan 8. Bermain Games 9. Sarapan Pagi 10. Pupuk Rasa Ingin Tahu 11. Hindari Junk Food 12. Batasi Menonton TV 13. Kehangatan Keluarga 14. Hindari Kebisingan 15. Mengenal Alam 16. Hindari Stress pada Anak
  7. Urutan lahir ternyata mempengaruhi kecocokan kamu dan pasangan kamu loh Ngobaser, yuk telusuri lebih lanjut.. 1. Sulung dan Tengah Sebenarnya, anak tengah bisa menjalin hubungan asmara sama anak urutan apapun. Soalnya, anak tengah biasa menyelesaikan konflik antara dia dan saudara-saudaranya. Tapi, biasanya anak tengah dan anak sulung sama-sama dominan. Jadi, harus ada salah satu yang mengalah. 2. Sulung dan Bungsu Anak sulung dan bungsu punya perbedaan sifat yang mencolok loh. Biasanya anak sulung bersifat teratur dan penuh perhatian, sedangkan anak bungsu cenderung manja dan tergantung pada orang lain. Tapi hal ini yang membuatnya saling melengkapi satu sama lain. 3. Sulung dan Tunggal Anak sulung bisa mengayomi sifat manja dari anak tunggal. Tapi naluri kompetitif keduanya sama-sama besar. Soalnya, anak pertama bakal bertindak sebagai pembuat keputusan, sedangkan anak tunggal cenderung nggak mau mengalah. 4. Tengah dan Bungsu Anak tengah dan bungsu bisa menjadi pasangan yang jarang bertengkar loh. Soalnya, anak tengah mau menerima pendapat dan berkompromi. Kalo anak tengah berpasangan sama anak bungsu, dia akan memberi keleluasaan buat pasangannya untuk melakukan apa yang diinginkan. 5. Bungsu dan Tunggal Anak bungsu dan tunggal bisa jadi pasangan yang cocok. Anak tunggal cenderung bijaksana dan teliti, sehingga dia bisa mengimbangi sifat pasangan yang kurang teratur. Sedangkan anak bungsu akan menunjukkan kreativitas dan petualangan sehingga hubunganmu nggak membosankan. 6. Sama-sama Anak Sulung Sesama anak sulung agak sulit menjalin hubungan nih. Soalnya, keduanya punya jiwa kompetitif yang tinggi dan kemauan mempertahankan pendapatnya masing-masing. Jadi, pasangan ini gampang terkena konflik. 7. Sama-sama Anak Tengah Anak tengah emang cocok berpasangan sama siapa saja. Tapi, pasangan anak tengah bisa punya pemikiran yang berbeda satu sama lain, sehingga mereka sulit mengalah dan menyatukan pandangan. 8. Sama-sama Anak Bungsu Pasangan anak bungsu bisa punya hubungan yang penuh kreativitas dan keceriaan. Tapi, keduanya bakal sulit berunding dan mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah. 9. Sama-sama Anak Tunggal Pasangan anak tunggal agak sulit menjalin hubungan. Dua-duanya sulit memahami karakter pasangan dan membaca kode emosional satu sama lain. Jadi, potensi kesalahpahaman pun cukup besar terjadi. Jadi, kamu dan pasangan kamu anak ke berapa? 1. Anak Sulung: Anak pertama dalam keluarga, dimana kamu punya satu adik atau lebih 2. Anak Tengah: Kamu punya kakak dan adik sekaligus, bisa 1 kakak 1 adik, 2 kakak 1 adik, dan seterusnya 3. Anak Bungsu: Anak terakhir dalam keluarga, dimana kamu punya satu kakak atau lebih 4. Anak Tunggal: Anak satu-satunya dalam keluarga, dimana kamu nggak punya kakak atau adik * 1. Anak Sulung: Anak pertama dalam keluarga, dimana kamu punya satu adik atau lebih 2. Anak Tengah: Kamu punya kakak dan adik sekaligus, bisa 1 kakak 1 adik, 2 kakak 1 adik, dan seterusnya 3. Anak Bungsu: Anak terakhir dalam keluarga, dimana kamu punya satu kakak atau lebih 4. Anak Tunggal: Anak satu-satunya dalam keluarga, dimana kamu nggak punya kakak atau adik
  8. Merokok bisa sangat membunuh manusia. Karenanya, merokok menjadi salah satu penyebab besar penyakit menular. Sayangnya, sejak usia anak-anak, penduduk Indonesia mengenal rokok. Menteri Kesehatan RI Prof Dr dr Nila F Moeloek SpM(K) menyayangkan hal ini. "Anak-anak yang merokok jadi ikon dunia. Sayangnya berasal dari Indonesia," ujarnya saat ditemui di JS Luwansa Hotel, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Sayangnya, tambah dia, anak-anak usia 15-16 tahun sudah mengenal rokok. Tidak hanya laki-laki, anak perempuan pun ikut-ikutan merokok. Mengingat itu, rokok adalah salah satu faktor risiko yang menyebabkan penyakit menular. Sehingga, di masa yang akan datang generasi muda Indonesia rawan mengalami banyak penyakit, seperti serangan jantung, kanker, bahkan diabetes.
  9. Ada banyak sekali misteri yang menyelimuti dunia ini, salah satunya adalah misteri orang hilang. Tidak sedikit orang yang hilang tanpa jejak yang keberadaannya masih menjadi misteri dan teka-teki pertanyaan hingga sekarang. Apakah mereka masih hidup atau tidaknya, berikut beberapa misteri tentang anak hilang: 1. Misteri Penerus Dinasti Romanov Misteri anak hilang paling fenomenal salah satunya adalah misteri yang menyelimuti pewaris Dinasti Romanov. Dinasti Romanov adalah dinasti terakhir Rusia yang hancur karena pergolakan revolusi Bolshevik. Dinasti Romanov berkuasa atas kekaisaran Rusia dan Muskovia selama lima generasi, yaitu sejak tahun 1613 sampai 1762. Beberapa ratus tahun selanjutnya, tepatnya sampai tahun 1917, Dinasti Romanov masih tetap menjadi penguasa Rusia. Sayangnya, pada 1918, Dinasti Romanov dihancurkan oleh Bolshevik yang merupakan suatu partai revolusioner Rusia. Pada masa itu, semua anggota keluarga Romanov, termasuk pewaris tahta Dinasti Romanov yaitu putra mahkota Alexei, Maria, Anastasia, Olga dan Tatiana dibantai dan dieksekusi dengan kejam. Mereka diduga dibunuh dan jasadnya dibakar dengan api dan asam sulfat sehingga tulang-belulangnya ditemukan dalam keadaan sangat rusak. 2. Misteri Caesarion Caesarion merupakan anak dari Ratu Cleopatra dan Julius Caesar. Julius Caesar adalah seorang Pemimpin Romawi yang berusaha untuk menguasai Mesir, namun akhirnya tunduk pada ratu Cleopatra. Romawi bersatu di bawah kepemimpinan Julius Caesar, namun pada tahun 44 SM Julius Caesar dibunuh sehingga Romawi kembali terpecah karena perang saudara. Romawi kemudian jatuh ke tangan tiga penguasa yaitu Mark Anthony, Lepidus, dan Octavian yang merupakan keponakan dan pewaris Julius Caesar. Selanjutnya, Cleopatra dipanggil oleh Anthony yang kemudian jatuh cinta padanya. Kisah Cleopatra dan Anthony berakhir tragis dan Caesarion kemudian dibunuh oleh Octavian. 3. Misteri Bunuh Diri Tsar Dmitry Tsar Dmitry adalah anak dari Tsar Ivan yang masih merupakan bagian dari kekaisaran Rusia. Dmitry meninggal pada usia yang masih sangat muda, yaitu 9 tahun. Ada dugaan bahwa konspirasi yang terjadi pada masa itu yang menyebabkan Dmitry, yang saat itu berstatus sebagai putra mahkota, bunuh diri untuk mengamankan tahta. 4. Kuburan Massal Putri Firaun Firaun adalah raja Mesir yang berkuasa di masa lampau. Selama ini Firaun terkenal dengan kekejamannya. Ada dugaan bahwa Firaun membunuh putri-putrinya sendiri yang dianggap tidak berguna dan menguburnya secara masal. Makam massal dari putri-putri Firaun tersebut ditemukan oleh seorang arkeolog pada abad ke 19 dan dijuluki “House of Royal Children”. Penemuan makam masal putri-puti Firaun tersebut mengarahkan pada budaya Mesir Kuno yang jarang diketahui orang yaitu pelenyapan putri yang dianggap tidak berguna dan akan memperkeruh urusan tahta di masa depan. 5. Cucu Rahasia Ratu Victoria Ratu Victoria adalah salah satu penguasa kekaisaran Inggris yang mulai menduduki tahta pada usia 18 tahun. Ada isu bahwa Ratu Victoria memiliki cucu rahasia dari hubungan putrinya, Putri Louise dengan seorang pelayan yang bernama Walter Stirling. Cucu rahasia yang bernama Henry ini kabarnya diungsikan dari istana dan diberikan kepada dokter istana yang bernama Sir Frederick Loccock. Sayangnya, pihak kekaisaran Inggris tidak pernah mengakui status Henry dan bahkan menolak tes DNA yang diajukan oleh keluarga Loccock. 6. Misteri Putra Pertama Firaun Tulang dari anak laki-laki yang diduga putra pertama Firaun ditemukan di sebuah makam dengan hiasan yang sangat bagus. Anak laki-laki pertama dari Firaun yang ditemukan ini bernama Amun-her Khepeshef. Tulang belulang Amun-her Khepeshef ditemukan bersama makam Ramses II dan anaknya sehingga muncul berbagai spekulasi bahwa Amun-her Khepeshef bukan anak Firaun, tetapi anak Ramses II. Meskipun banyak spekulasi yang beredar, namun Kent Weeks, peneliti yang menemukan makam tersebut, merasa yakin bahwa Amun-her Khepeshef merupakan putra Firaun. Sayangnya, tes DNA tidak bisa dilakukan pada tulang belulang Amun-her Khepeshef. Satu-satunya fakta yang berhasil diketahui adalahAmun-her Khepeshef meninggal saat berusia 15 tahun, yaitu ketika Firaun belum wafat. 7. Misteri Hilangnya Etan Patz Misteri hilangnya Etan Patz merupakan salah satu dari 10 misteri anak hilang paling fenomenal di dunia. Pasalnya, kasus hilangnya Etan Patz telah menjadi isu nasional di Amerika. Presiden Amerika saat itu, Ronald Reagan bahkan menetapkan tanggal hilangnya Etan yaitu tanggal 25 Mei sebagai Hari Anak Hilang Nasional. Kasus hilangnya Etan Patz dimulai ketika Etan yang berusia 6 tahun akan berangkat ke sekolah menggunakan bus sekolah. Namun, Etan tidak pernah muncul kembali setelah itu. Etan Patz tidak pernah ditemukan setelah menghilang selama 37 tahun. Etan dinyatakan meninggal pada tahun 2001 meskipun jasadnya tidak pernah ditemukan. Kasus hilangnya Etan Patz merupakan salah satu kasus anak hilang paling misterius karena tidak ada saksi mata dan tidak ada bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka. 8. Misteri Pembunuhan Madeleine McCann Madeleine McCann adalah bocah perempuan berkebangsaan Inggris yang diculik saat berada di Portugal pada tahun 2007 lalu. Kasus Madelaine McCann adalah salah satu kasus misteri anak hilang yang paling menggemparkan dunia karrena sampai sekarang pun Madelaine McCann belum juga ditemukan. Madelaine McCann hilang saat berada di Portugal bersama orangtuanya dan dua adik kembarnya. Maddie, begitu nama panggilannya,sedang tertidur lelap bersama adiknya di unit apartemen Praia da Luz yang disewa oleh orangtuanya saat orangtuanya meninggalkannya untuk makan malam di restoran yang hanya berjarak 50 meter. Namun, setelah orangtuanya kembali, Maddie tidak ditemukan sehingga orangtuanya melapor pada polisi. Sempat ada spekulasi bahwa orangtua Maddie bertanggung jawab terhadap hilangnya Maddie, tetapi tuduhan tersangka terhadap orangtua Maddie kemudian dicabut. 9. Kasus Penculikan Fusako Sano Fusako Sano diculik saat berumur 9 tahun. Sempat Penculikan Fusako ada dugaan bahwa Fusako Sano diculik oleh agen Korea Utara tapi ternyata Fusako Sano diculik oleh seseorang dengan gangguan mental yang bernama Nobuyuki Sato. Fusako Sano diculik setelah menonton pertandingan baseball, dan dikurung selama 9 tahun. Fusako Sano awalnya mengakui bahwa dirinya merasa takut, namun saat polisi mendatangi rumah Nobuyuki Sato karena keterlibatannya dalam kasus kekerasan, Fusako Sano yang telah berusia 19 tahun memberanikan dirinya untuk mendekati polisi dan menyebutkan identitasnya. 10. Misteri Penculikan Megumi Yokota Megumi Yokota adalah salah satu korban penculikan oleh pihak Korea Utara. Megumi diculik pada 15 November 1977 saat dirinya masih berumur 13 tahun untuk dijadikan mata-mata Korea Utara. Megumi Yokota sempat diketahui keberadaannya, yaitu di Pyongyang. Meskipun mengakui bahwa Megumi ada di Pyongyang, namun Korea Utara berbohong dengan mengatakan bahwa Megumi telah bununh diri karena abu yang dikembalikan kepada keluarganya sama sekali tidak cocok dengan tes DNA dari kepolisian. Kasus penculikan Megumi Yokota termasuk ke dalam kasus kehilangan anak yang cukup fenomenal sehingga kisahnya diangkat dalam film, komik dan drama tapi sayangnya tak sesukses cerita aslinya.
  10. Walaupun telah ada undang-undang yang melarang dipekerjakannya anak-anak di perindustrian tembakau, banyak buruh anak yang dipekerjakan di industri yang berbahaya ini.
  11. Seorang lelaki, Shehada Issa, dituntut atas kematian anaknya Amir Issa yang berusia 29 tahun. Ia dituntut karena menembak mati putranya yang diketahui berorientasi seksual sebagai gay. Seorang laki-laki di Los Angeles dituntut karena menembak putranya yang berusia 29 tahun dan memiliki orientasi seksual sebagai gay. Kantor berita Associated Press mengutip keterangan jaksa yang mengatakan laki-laki itu sudah berulangkali mengancam akan membunuh putranya tersebut karena orientasi seksnya. Amir Issa yang berusia 29 tahun ditemukan tewas tertembak di luar rumahnya hari Selasa (29/3) lalu. Meskipun kantor jaksa distrik Los Angeles hari Jum’at (1/4) menuntut ayah Amir – Shehada Issa – yang berusia 69 tahun dengan pasal pembunuhan bermotif kebencian, tim jaksa masih berupaya menentukan siapa yang melakukan pembunuhan kedua, yang terjadi di dalam rumah dan diketahui polisi pada hari yang sama. Juru bicara polisi, Mike Lopez mengatakan ibu Amir "Rabihah Issa" yang berusia 68 tahun, ditikam berulang kali. Shehada Issa mengatakan kepada polisi bahwa ia menembak putranya Amir untuk membela diri setelah menemukan mayat istrinya di dalam rumah. Namun jaksa mengajukan motif berbeda terhadap pembunuhan Amir. ‘’Pembunuhan itu terjadi karena orientasi seksual korban dan karena persepsi tersangka tentang status dan keterkaitan korban dengan seseorang atau sekelompok orang dengan status tersebut’’, demikian pernyataan jaksa secara tertulis.
  12. Siapa bilang mainan anak hanya bisa dipakai untuk bermain? Mainan anak ternyata bisa membantu tumbuh kembangnya juga, Moms. Mainan bisa membantu perkembangan tiga hal di dalam diri anak. Pertama adalah perkembangan fisik anak, seperti bagaimana anak bergerak. Kedua adalah perkembangan kognitif anak, seperti bagaimana anak berpikir. Yang terakhir adalah perkembangan sosial emosional anak, seperti bagaimana anak berinteraksi. Psikolog anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, mengatakan, selain itu anak juga memerlukan stimulasi yang tepat untuk mendukung tumbuh kembangnya. Mainan adalah bentuk stimulasi yang baik untuk anak, misalnya untuk mengembangkan aspek sensorik dan motorik anak. Stimulus juga bisa diberikan lewat suara dan warna-warna. Itulah mengapa mainan anak dilengkapi dengan bunyi-bunyian dan berwarna-warni. Karena hal ini bisa merangsang pendengaran dan penglihatan anak. “Mainan yang tepat juga akan merangsang kemampuan motorik anak, misalnya untuk bayi. Orang tua bisa memberikan mainan yang mudah digenggam. Pada tiga bulan pertama usia bayi, mainan seperti itu dapat merangsang perkembangan fisik atau motoriknya,” jelas Vera yang ditemui dalam sebuah diskusi. Pemilihan jenis mainan harus disesuaikan dengan usia anak. Pada anak yang mulai belajar berjalan misalnya, berikanlah mainan yang dapat menopang anak sambil berdiri. Misalnya mainan yang dilengkapi dengan roda sehingga anak bisa mendorong-dorongnya sambil berdiri. Nah, Moms, supaya permainan anak juga memberi manfaat stimulasi, ada dua prinsip yang harus dipenuhi. Pertama, pendampingan saat anak bermain. Vera menjelaskan, kalau anak bermain begitu saja tanpa adanya pendampingan, stimulasi untuk pertumbuhan dan perkembangannya tidak akan maksimal. Orang tua juga bisa mengajak anak memainkan mainan dengan bernyanyi dan bergerak. Jadi penting banget nih kita mengagendakan kegiatan bermain bersama anak setiap harinya. Kedua, orang tua perlu memberikan mainan pada anak sesuai dengan kategori usianya untuk mengoptimalkan stimulasinya. Bila kategori usia mainan lebih rendah dari usianya, anak akan lebih mudah merasa bosan karena tidak ada tantangan. Sebaliknya, bila terlalu tinggi dari kategori umurnya, anak umumnya tidak akan mampu menikmati mainan yang diberikan. Jadi mainan yang dipilih harus sesuai dengan usia dan kebutuhan anak, Moms.
  13. Moms, berbagai cara bisa dilakukan untuk mendukung proses tumbuh kembang si kecil. Salah satunya dengan pemberian nutrisi yang sesuai dengan kebutuhannya. Agar nutrisi dapat mendukung tumbuh kembangnya, anak harus memiliki saluran pencernaan yang sehat. Dokter Spesialis Anak, Ahmad Suryawan, Sp. A (K), mengungkapkan sebuah konsep yang disebut Gut-Brain-Axis. Konsep ini adalah saluran cerna dan otak secara aktif melakukan komunikasi dua arah melalui sinyal biokimia. Saluran cerna yang sehat mengirimkan sinyal positif sehingga dapat memengaruhi perkembangan otak. Begitu pula sebaliknya, sinyal yang dikirimkan otak akan memengaruhi komposisi mikrobiota yang terdapat dalam saluran cerna, sehingga berdampak pada proses penyerapan nutrisi. Ini nih Moms sebabnya kenapa saluran cerna atau usus dianggap seperti otak kedua. Pada bayi yang mendapat ASI eksklusif sampai usia dua tahun, terjadi kolonisasi bakteri yang luar biasa pada saluran cerna, yang akan memberi sinyal pada pembentukan sirkuit-sirkuit otak. "Jadi bisa dikatakan, masa ini adalah golden period pembentukan synaps otak. Sinyal dari kolonisasi bakteri pada saluran cerna bayi yang baik tersebut akan mempunyai efek jangka panjang terhadap otak," ujarnya. Banyak dari kita yang masih menganggap saluran cerna hanya berfungsi sebagai organ utama pencernaan dan penyerapan nutrisi. Padahal, saluran cerna juga berfungsi sebagai sistem imunitas utama dan berperan penting pada pertumbuhan otak dan tumbuh kembang anak. Daya tahan tubuh 80%-nya berada pada saluran cerna alias usus. Saluran cerna yang baik adalah saluran cerna yang mempunyai bakteri baik lebih banyak dari bakteri jahat. Ini ditandai dengan pertumbuhan dan perkembangan anak yang sesuai dengan yang direkomendasikan dan jarang mengalami gangguan pencernaan. Beberapa bentuk gangguan pencernaan kolik, diare, konstipasi, sakit sebelum BAB dan muntah berulang. ASI mengandung probiotik yang berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Salah satu probiotik yang terpenting adalah Lactobacillus Reuteri. So Moms, terbukti kan kalau ASI sangat penting untuk tumbuh kembang si kecil? Dukung tumbuh kembangnya dengan memberikannya dengan maksimal ya.
  14. Masih banyak orang yang melupakan pentingnya menyantap makan siang, terutama anak-anak. Padahal, makan siang yang mereka lahap dapat berdampak pada asupan vitamin serta mineral yang masuk ke dalam tubuh. Para peneliti dari Nestle Research Center mengatakan, anak-anak yang tak menyantap makan siang tak akan mendapatkan asupan vitamin serta mineral dari makanan yang mereka konsumsi di sore atau malam harinya. Para peneliti itu berusaha untuk membuktikannya dengan meneliti 4,800 anak-anak sekolah dan menemukan bahwa 7 hingga 20 persen dari mereka tidak menyantap makan siang. "Makan siang sangat penting untuk membantu anak-anak dalam memenuhi kandungan nutrisi mereka, terutama vitamin A dan D, mineral seperti kalsium, fosfor, magnesium yang penting untuk kesehatan tulang, serta serat makanan," ujar Alison Eldridge, selaku peneliti dari Nestle, dikutip Fox News. Beberapa studi sebelumnya sudah menyatakan bahwa melewatkan makan siang kita adalah hal yang merugikan, namun tidak satu pun dari studi itu yang melihat dampak pada anak-anak jika mereka tidak menyantap makan siang. Untuk menjawab isu tersebut, Elridge dan rekan-rekannya meminta ionformasi dari Badan Survei Kesehatan dan Nutrisi Nasional pada tahun 2009-2010 dan 2011-2012. Hasilnya, sekitar 7 persen dari anak berumur 4 hingga 8 tahun, 16 persen dari anak berumur 9 hingga 13 tahun, serta 17 persen dari anak berusia 14 hingga 18 tahun, cenderung tak menyantap makan siang. Anak terkecil dari kategori di atas biasanya tak menyantap siang di akhir pekan, sedangkan anak perempuan berusia 9 hingga 18 tahun dapat meninggalkan santap siang mereka hingga seminggu penuh. Menurut Elridge, anak-anak yang tak menyantap makan siang cenderung akan kekurangan vitamin A, D, E, dan K, serta beberapa mineral penting lainnya. Parahnya lagi, asupan mereka akan lemak dan gula juga tinggi, sama seperti anak-anak yang menyantap makan siangnya. "Kami sangat terkejut melihat jumlah dari anak-anak dan remaja yang tidak memakan makan siangnya, terutama di akhir pekan," ujarnya. "Kami juga terkejut melihat anak-anak dan remaja yang tak menyantap makan siang dan lebih memilih makanan berkalori 'kosong'," ia menambahkan. Eldridge sangat menyayangkan bahwa anak-anak seringkali meninggalkan makan siangnya. Padahal, masa kanak-kanak sangat penting untuk membentuk kebiasaan yang bisa berpengaruh terhadap kesehatan jangka panjang. "Orang tua memiliki peran penting untuk memberi contoh terkait makan siang, dengan cara memberikan makanan bernutrisi kepada anak, dan memberi tahu anak untuk menyantap makanan mereka dengan rutin," paparnya. Sama seperti Eldridge, Sarah Arevalo, ahli nutrisi dari rumah sakit anak-anak di New York, menegaskan bahwa makan siang dapat membantu mengatur nafsu makan dan metabolisme. "Anak-anak yang tak makan siang di sekolah dan menghabiskan waktu dengan waktu kosong cenderung lebih memilih memakan snack dan menyantap makanan berat di malam hari," tutur Aravelo. Ia menceritakan, tak semua makan siang di sekolah memiliki nutrisi yang memadai untuk tubuh anak-anak. Maka dari itu, ia menyarankan kepada setiap orang tua untuk membekali anaknya dengan makanan seperti yogurt, sayuran, dan buah-buahan.
  15. Anak yang masih suka ngompol tentu akan membuat orang tua sedikit kerepotan. Bunda pasti akan kerepotan dengan bau pesing akibat ompol buah hati. Belum lagi kewajiban untuk menjemur kasur akibat terkena ompolan si balita, tentu ini akan menjadi hal yang cukup mengganggu. Memang sedikit susah untuk mengajari balita untuk disiplin soal buang air kecil di malam hari. Namun bunda bisa mencoba memulainya agar si kecil juga terbiasa dan tak ngompol lagi. Yang pertama adalah hindari memberi anak minuman apapun 1 jam sebelum ia tidur. Supaya dia tidak kekurangan cairan, pastikan dalam sehari dia sudah mendapatkan cukup minum agar tidak dehidrasi. Air atau banyaknya cairan yang masuk dalam tubuh adalah pemicu utama anak ngompol. Selanjutnya bunda harus melatih si kecil untuk buang air kecil sebelum tidur, bisa juga disertai dengan sikat gigi sebelum tidur. Selalu jadikan ini sebagai rutinitas agar anak semakin terbiasa. Kadang anak kecil takut dengan kondisi gelap menuju toilet. Jika ini masalahnya bunda harus menyalakan penerangan di sepanjang kamar mandi. Buatlah toilet menjadi tempat yang nyaman, bersih dan wangi agar si kecil tak ogah-ogahan saat akan buang air kecil. Anak kecil biasanya malas pergi ke toilet karena takut dengan cerita hantu dan cerita seram lainnya. Ini seringkali membuatnya lebih memilih dimarahi karena mengompol dibanding bertemu hantu saat akan ke toilet. Sebisa mungkin pastikan dia tak mendapat cerita seram. Itu tadi beberapa cara yang bisa bunda lakukan agar si kecil tak mengompol lagi. Biasakan selalu dan lakukan secara rutin. Hanya dalam kurun waktu beberapa bulan saja si kecil tak akan ngompol dan lebih disiplin soal buang air. Semoga bermanfaat ya jendral!
  16. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bandara Soekarno-Hatta Komisaris M. Salim Margie mengatakan anak Gubernur Banten Rano Karno, Raka Widyarma, bisa dijerat pasal 310 KUHP ayat 2 tentang kelalaian berkendara. "Karena lalai menyebabkan kerusakan dan luka," katanya, Kamis 10 Maret 2016. Ancaman hukumannya, kata Salim, maksimal dua tahun penjara dan denda Rp 2 juta. Untuk menerapkan pasal tersebut, pemeriksaan akan dilakukan terhadap semua saksi dan korban kecelakaan beruntun ini. Mereka adalah Raka Widyarma dan temannya Deni yang berada di dalam mobil Honda HRV B-1776 SGM, Wawan Sujaimaun sang sopir taksi B-1855-BTG, dan Rastu Anggoro si pengendara Yamaha Vixion B-6575-GOJ. Hari ini, polisi menjadwalkan memeriksa Wawan dan Rastu. Sementara Raka baru akan dilayangkan surat pemanggilan. Anak angkat Gubernur Banten Rano Karno, Raka Widyarma, mengalami kecelakaan di Jalan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu pagi, 9 Maret 2016. Honda HRV yang dikemudikan Raka diduga menabrak taksi dan satu unit sepeda motor. Meski tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan beruntun ini, tiga kendaraan yang saling beradu kuat itu rusak parah. Honda HRV milik Raka dan taksi bluebird ringsek di bagian depan. Sementara sepeda motor Yamaha Vixion hancur dari roda depan hingga tanki bensin.
  17. Memiliki kartu kredit dan menjadi pengguna aktif merupakan sesuatu yang wajar dilakukan oleh banyak orang. Kartu kredit sudah menjadi kebutuhan wajib dan gaya hidup yang dilakukan oleh orang-orang kaya yang selalu mengedepankan kenyamanan dan kemudahan dalam hidupnya. Bahkan demi alasan kenyamanan, kemudahan, dan kebebasan banyak orang tua zaman sekarang yang sudah mulai memberikan kesempatan kepada anaknya untuk memegang kartu kredit sendiri. Sayangnya, banyak diantara mereka yang memberikan kebebasan kepada anak-anaknya untuk mengakses kartu kredit tanpa pembekalan. Sehingga anak-anaknya menjadi tidak terkontrol dan menyalahgunakan fasilitas akses kartu kredit tersebut. Bahkan salah satu Diva Indonesia, yaitu Rossa terkejut ketika mengetahui tagihan kartu kredit yang dimilikinya mencapai belasan juta rupiah, padahal dia merasa kartu kredit tersebut jarang digunakan. Ternyata dia memberi kepercayaan anaknya untuk mengakses kartu kreditnya untuk membeli game online sampai tagihannya membengkak. Orang tua seharusnya tidak memberikan kebebasan anak untuk mengakses kartu kredit secara sembarangan. Orang tua harus memastikan usia anaknya sudah cukup dewasa untuk menggunakan kartu kredit. Selain itu orang tua wajib memberikan pendampingan dan pemahaman mengenai manfaat kartu kredit dan bahayanya jika menggunakannya secara sembarangan. Di sisi lain sebenarnya memberi kesempatan anak untuk mengelola kartu kredit ada dampak positifnya juga. Kartu kredit ini dapat menjadi alat pembelajaran untuk mendidik anak agar lebih pandai mengelola keuangannya. Manfaat lainnya, mari simak 4 manfaat memberikan kepercayaan anak untuk menggunakan kartu kredit berikut ini: 1. Mengajari Anak Cara Mengelola Keuangan Memperkenalkan dan memberikan fasilitas kartu kredit merupakan salah satu cara terbaik mengajari anak cara mengelola keuangan dengan cermat. Lihatlah sampai sejauh mana kemampuan anak dalam belajar mengatur pemasukan, pengeluaran, dan utang. Orang tua dapat menentukan batas limit yang bisa digunakan anaknya, sehingga anak dapat belajar bertanggung jawab atas keuangannya. Lakukan pengecekan secara rutin terhadap pemakaian kartu kredit anak setiap bulannya untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas kartu kredit. Hal ini dapat menjadi bekal di masa depan anak, sehingga mereka dapat mengelola keuangan pribadinya dengan baik. 2. Menanamkan Rasa Tanggung Jawab Memberikan kepercayaan kepada anak untuk menggunakan kartu kredit berarti telah melatih dan menanamkan rasa tanggung jawab kepada anak untuk mengelola sendiri keuangannya. Orang tua harus tetap melihat dan memantau bagaimana cara anak melaksanakan kepercayaan yang telah diberikan padanya. Pendampingan dari orang tua sangat diperlukan karena anak masih sangat rentan tergoda untuk mencoba sesuatu yang baru. Jadi ajarilah mereka tanggung jawab menggunakan kartu kreditnya secara cerdas dan bijaksana. 3. Belajar Mengendalikan Diri Seperti yang dijelaskan diatas anak muda sangat rentan terhadap godaan, baik yang berasal dari media sosial, media elektronik, iklan, sales promo maupun dari teman pergaulannya. Ini berarti anak harus belajar mengendalikan diri agar tidak tergoda untuk mencoba sesuatu baru atau membeli barang baru yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Berikan pemahaman pada mereka bahwa kartu kredit bukan merupakan uang orang tua, melainkan hutang kepada bank yang harus dibayar, jadi semakin sering kartu kredit tersebut digunakan maka jumlah tagihan utangnya juga akan semakin banyak. 4. Belajar Memiliki Rekam Jejak yang Baik Anak-anak pasti akan tumbuh dewasa dan kelak mungkin akan memiliki kartu kredit mereka sendiri. Sebelum memiliki kartu kredit sendiri, ajari mereka menjadi nasabah yang baik dengan cara belajar membangun rekam jejak kredit yang baik. Pada dasarnya kartu kredit merupakan hutang kepada bank, namun memberikan kartu kredit kepada anak akan memberikan keuntungan tersendiri jika digunakan dengan baik dan benar. Sisi positifnya mereka akan lebih mengerti cara menggunakan kartu kredit dengan lebih bijak, jangan hanya memandang dari sisi negatifnya saja. Manfaat Umum Kartu Kredit Secara Umum: Sebagai orang tua sebaiknya Anda mengetahui dengan jelas apa saja fitur dan fasilitas yang terdapat di dalam kartu kredit yang digunakan agar dapat menjelaskan kepada anaknya. Berikut ini beberapa manfaat kartu kredit yang wajib anda ketahui: Pentingnya Pengawasan Orang tua Secara Rutin Demikian ulasan mengenai manfaat kartu kredit secara umum dan manfaat memberikan kartu kredit kepada anak. Namun itu sangat tergantung dari peran orangtua. Sebab memberikan kartu kredit bukan berarti lepas tangan, memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada anak untuk menggunakan kartu kredit tanpa dikontrol. Selalu berikan pendampingan dan pengawasan secara rutin, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti misalnya: kebobolan tagihan. Sebab memberikan kartu kredit kepada anak dapat membuat anak menjadi boros dan terbiasa berutang. Anda tidak perlu khawatir akan terjadi hal seperti itu jika orang tua mampu mengarahkan penggunaan kartu kredit anak. Sebaiknya cek lagi kondisi keuangan keluarga, sebelum memutuskan memberi kartu kredit kepada anak. Selamat menjadi orang tua yang cerdas.
  18. Vokalis grup musik Kotak, Tantri mengaku tengah mempersiapkan mental untuk menghadapi proses persalinan yang tinggal beberapa minggu lagi. Tantri menuturkan, soal jenis kelamin anaknya nanti ia juga tidak terlalu memaksakan harus laki-laki atau perempuan. "Pengennya apa aja yang penting sehat. Insya Allah sudah tahu jenis kelaminnya, tapi nanti aja, takut pas lahir beda," ujar Tantri, ketika ditemui di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (21/2/2016). Tantri yang saat ini sedang vakum sementara dari kotak juga mulai melakukan senam hamil dan mempersiapkan mental agar proses kelahirannya bisa berjalan lancar. Istri Arda 'Naff' ini berharap agar pada saat proses persalinan tiba, ia diberi kelancaran dan kondisi anak serta dirinya dalam keadaan sehat. "Harapannya sih lebih dilancarkan, ibu dan anaknya sehat, terus sehat semuanya, sempurna, baik fisik dan juga semuanya. Pokoknya saya kepenginnya lancar aja," tutur wanita bernama lengkap Tantri Syalindri Ichlasari.
  19. Peneliti menemukan 89 anak berusia delapan hingga 18 tahun meninggal dalam pertarungan. Jumlah anak-anak yang tewas karena bertarung untuk kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS meningkat, seperti terungkap dalam sebuah laporan. Para peneliti dari Georgia State University, Amerika Serikat, menulis laporan itu setelah menelusuri propaganda ISIS dan pujian bagi yang tewas selama 13 bulan. Mereka menemukan 89 anak berusia delapan hingga 18 tahun meninggal dalam pertarungan dengan peran yang berbeda. Angka itu berarti tiga kali lebih tinggi dari anak-anak yang terlibat dalam operasi militer ISIS sepanjang 2014. Data yang diterbitkan Pusat Perlawanan Terorisme Amerika Serikat itu menunjukkan dalam periode Januari 2015-Januari 2016, sebanyak 39% anak-anak tewas dalam serangan bom bunuh diri dan 33% dalam perang. "Hampir dipastikan lebih banyak lagi yang meninggal. Jumlah itu adalah yang diumumkan ISIS tahun lalu," jelas salah seorang penulis laporan, Charlie Winter, kepada wartawan BBC, Victoria Derbyshire. Sebagian besar warga Suriah Walau ISIS tidak mengungkapkan nama dan rincian dari yang tewas itu, peneliti mencoba mendapatkan usia dan kewarganegaraan yang tewas. Diyakini 60% yang tewas berusia antara 12 hingga 16 tahun dan 6% berusia delapan hingga 12 tahun. Salah seorang pengebom bunuh diri -disebut praremaja berusia delapan hingga 12 tahun- tewas bulan lalu dalam serangan di Provinsi Aleppo. ISIS menerbitkan fotonya yang menyampaikan 'selamat berpisah' kepada ayahnya. Laporan menyebutkan sebagian besar pergerakan anak-anak itu adalah antara Irak dan Suriah dengan lebih dari setengah kematian di Irak namun banyak yang tewas adalah anak asal Suriah. Hal tersebut mengindikasikan ISIS melatih mereka di Suriah dan mengerahkannya ke Irak. Negara asal lainnya adalah Yaman, Arab Saudi, Tunisia, dan Libya dengan jumlah yang kecil dari Inggris, Prancis, Australia, serta Nigeria.
  20. Perceraian membuat sosok yang sangat dibutuhkan dalam rumah tangga hilang. Sebagai seorang wanita, pasti Anda juga membutuhkan sosok seorang pria. Kencan dengan adanya anak-anak bisa sangat rumit. Anda tidak ingin mengambil risiko membuat kesalahan yang akan merusak hubungan dengan anak-anak. Agar tak terjadi hal yang seperti itu, Anda bisa melakukan dua hal berikut ini. Secara perlahan memperkenalkan Ketika Anda memulai kencan baru, sebagai orangtua akan selalu ada rasa takut bahwa Anda akan terlalu cepat memperkenalkan orang baru di kehidupan mereka. Ketakutan lainnya adalah ketika anak-anak tak bisa menerima sosok kekasih sebagai pengganti ayahnya dalam jangka panjang. Itu semua wajar. Anda dapat mengenalkan ‘orang asing’ yang Anda sayangi dengan perlahan, bila tetap tak bisa diterima itu adalah risiko. Memprediksi reaksi dan perhatikan perilakunya Anda pasti ingin memastikan kata hati Anda bisa berjalan sebagaimana mestinya, tetapi kebutuhan dan perasaan anak juga penting untuk diperhatikan. Beberapa anak mungkin dapat menerima orang baru dengan mudah, namun bagaimana bila itu tak berlaku dengan anak-anak Anda? Ada berbagai sisi positif dan negatif, sisi positifnya Anda dapat menilai pria yang Anda pilih layak atau tidak dari anak-anak. Sisi negatifnya mungkin saja bila Anda merelakan seseorang yang dicintai untuk pergi demi anak-anak Anda akan menyesal di kemudian hari. Be wise, Moms!
  21. Gejala tonsiltis atau amandel sangat umum dialami anak-anak. Terkadang, rasa panik pun tiba di saat masalah itu kambuh. Kalau sudah begitu, berusahalah untuk tenang dan cerdas membuat ramuan hangat untuk si buah hati. Ada tiga bahan alami berikut ini yang ampuh mengobati amandel pada anak sejak dulu. Daun mint Kandungan mentol yang ada di dalam daun mint sangat ampuh mengobati amandel pada anak-anak. Daun ini dapat menenangkan membran tenggorokan yang meradang, sekaligus mencegah kambuhnya amandel yang begitu menyakitkan. Caranya kunyah daun mint segar atau Anda juga dapat merebusnya hingga mendidih, lalu minum selagi hangat. Kemangi Rasa nyeri di kala amandel kambuh pasti membuat buah hati rewel. Moms, harus jeli untuk membuat ramuan ampuh dari daun kemangi. Rebus daun kemangi dengan air hingga mendidih, lalu tambahkan jus lemon secukupnya. Minum tiga kali sehari, sampai rasa nyeri itu tiada. Jus lemon Buah lemon kaya vitamin C, juga memiliki sifat antivirus dan antibakteri. Ini sangat efektif untuk mengatasi gejala tonsiltis pada anak, juga meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Seduh jus lemon dan madu ke dalam secangkir air hangat. Kemudian, minum larutan sehat ini sebanyak dua kali sehari.
  22. Vladimir Barbu dan orangtuanya melakukan touring sejauh 27 ribu kilometer lebih menjelajahi 41 negara Eropa dan Afrika menggunakan sepeda motor Satu keluarga asal Rumania yang terdiri dari Mihai Barbu (36), istrinya Oana, dan anak mereka yang masih berusia empat tahun Vladimir Barbu melakukan touring menempuh jarak 27.836 kilometer. Uniknya, mereka melakukan touring menggunakan sepeda motor beroda tiga dengan gandengan samping (sidecar). Motor yang digunakan adalah Ural Ranger model 2014. Barbu bisa jadi merupakan anak pertama di dunia yang mengikuti touring sepeda motor terjauh, menjelajahi 41 negara di Eropa dan Afrika. Hebatnya, tidak ada masalah berarti di perjalanan. Meski tubuhnya masih kecil, ia menikmati perjalanan hingga menyatu dengan alam. Di perjalanan, Barbu tidak segan bercengkerama dengan hewan, seperti bermain dengan monyet, naik unta, dan lainnya. Barbu dan orangtuanya menghabiskan waktu di perjalanan selama empat bulan dan menyinggahi 41 negara, di antaranya Norwegia, Swedia, Denmark, Jerman, Inggris, Prancis, Spanyol, Maroko, Italia, Yunani, Turki, Bulgaria, Hungaria, Austria, Republik Ceko, Polandia, Lithuania, dan Finlandia. "Menurut saya, sepeda motor adalah satu-satunya pilihan untuk bepergian melihat dunia. Dengan mobil atau pesawat terbang, Anda tidak akan mendapat banyak pengalaman. Anda tidak akan bisa merasakan kehangatan saat cuaca panas dan basah saat hujan," kata Mihai, seperti dikutip dari Mail Online. Ia membeli Ural Ranger 2014 dengan harga 10.660 poundsterling atau sekira Rp210 juta. Ini bukan perjalanan jauh pertama Mihai. Pada 2009, ia pernah melakukan perjalanan solo ke Mongolia.
  23. Pemkot Bekasi, Jawa Barat, menemukan mainan anak menyerupai alat kontrasepsi berupa kondom di sebuah sekolah Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan. Wakil Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) pada BP3KB Kota Bekasi, Haryekti Rina Hurindari, mengatakan mainan anak-anak mirip kondom itu ditemukan pada akhir Desember lalu di sebuah warung yang menjual jajanan anak sekolah. Baca juga: Polisi mulai Sidak cari mainan anak mirip kondom dan FBR dan Gibas terlibat bentrok setelah ikuti acara keagamaan Ketika itu Rina yang kebetulan ada di sekitar sekolah dasar daerah Pekayon tertarik melihat sekumpulan siswa SD bermain mainan tersebut dengan cara menipu layaknya balon sambil tertawa riang. Merasa penasaran, dia mendekati dan melihat langsung bahwa mainan tersebut menyerupai kondom. Rina lantas meminta agar para siswa SD itu mengantarkan ke penjualnya. “Ternyata pemilik warung kecil itu memang sengaja menjualnya. Saya lalu membeli satu dus yang berisi 24 kotak,” terangnya. Rina lalu membongkar setiap kotak pada jajanan anak-anak tersebut. Hasilnya isi setiap kotak berbeda-beda. Diantaranya parasut-parasutan, gambar, susu kemasan dan mainan anak-anak mirip kondom. “Ada 13 kotak yang berisi mainan menyerupai alat kontrasepsi,” tambahnya. Karena menganggap mainan anak-anak itu tak layak jual, Rina lantas melapor ke Polsek Bekasi Selatan dengan harapan agar kasus tersebut diselidiki. Polisi kata dia, langsung bergerak cepat dan mengecek ke pedagang dan distributornya. Kanit Reskrim Polsek Bekasi Selatan Iptu Dimas mengaku sudah mengecek mainan anak-anak mirip kondom tersebut. “Mainan tersebut berupa balon biasa namun bentuknya berbeda. Penjualnya mengaku tak tahu isi dagangannya sehingga kami meminta dia menunjukkan distributornya,” terangnya.
  24. BUNDA, jangan pernah menganggap diri Anda egois saat mengambil waktu untuk memanjakan diri dan meninggalkan anak dari asuhan. Konsep me time kini sedang dikampanyekan untuk semua wanita agar peduli dengan diri sendiri. Psikolog dari Amerika Serikat, Randy Kamen Gredinger, mengatakan, wanita masa kini mudah terserang stres dan tekanan karena tuntutan yang mengharuskan mereka mengambil semua peran. Padahal mereka butuh energi tambahan yang hanya bisa didapat dari mengkhususkan perhatian untuk diri sendiri. Jangan takut anak-anak membenci Anda ketika ditinggal beberapa waktu untuk perawatan, bersantai, berjalan bersama teman-teman, menikmati kopi di kafe, membaca majalah, atau mengembangkan hobi dan bakat. Me time yang dilakukan ibu bermanfaat pula bagi anak. Anak-anak bangga pada ibunya Apa hobi, passion, dan bakat Anda? Ambilah waktu untuk melakukan dan mengembangkannya. Jangan pernah merasa egois karena anak-anak juga menyukai itu. Mereka mengagumi ibu yang melakukan hal keren. Anak akan bangga menceritakan kepada teman-temannya tentang prestasi ibu mereka. Anak akan tumbuh mandiri Anda tak harus mengurus anak sepanjang waktu untuk memenuhi kebutuhan mereka. Meninggalkan anak sesaat sama artinya dengan mengajarkan mereka hidup mandiri. Cara ini sangat efektif mengajarkan anak mengerjakan kebutuhan mereka sendiri. Ketika ada ibu, maka mereka akan terus bergantung dan sulit sekali mandiri.
  25. Seorang ayah harus bisa menahan rasa sakit hati akibat ulah istri dan anaknya. Saat ayah ini berniat merekam hantu , pria ini malah menemukan si istri dan anaknya sedang asik ML dengan anaknya. Awal kejadian ini terjadi ketika si ayah menaruh kamera rahasia di dapur karena dirinya berpikir rumahnya berhantu. Namun dalam rekaman itu terlihat suatu hal yang mengagetkan dimana si anak ini yang masih remaja sedang berhubungan seks dengan istrinya. Diketahui jika ibu tersebut adalah istrinya sendiri yang berusia 28 tahun sedangkan sang anak itu masih remaja yang masih berusia 16 tahun. Melihat kejadian itu, si ayah langsung naik pitan. Si ayah yang mengira ada hantu yang diklaim menakutkan seperti adegan mirip di film Paranormal Activity, namun malah merekam adegan hot ibu bercinta dengan anak. Si ayah yang tidak diketahui namanya itu pun langsung menyidang istri dan anak. Ketika sang ayah tanya sudah berapa kali melakukannya, anak itu menjawab sudah berkali-kali artinya sudah sangat sering dan tak tahu lagi berapa kali jumpahnya. Saat di bawa kesidang pengadilan, si ibu ini mengaku jika dirinya melakukan perselingkuhan sejak sang ibu masuk ke kamar anak remajanya untuk membahas pelajaran mengemudi. Dan hal yang tidak disangka – angka pun tejadi , ibu mengaku jika dirinya dan si anak saling menggoda satu sama lain, lalu berciuman, berpelukan hingga terakhir berhubungan seks. Miris sekali ya ndral
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy