Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'Agama'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 11 results

  1. Dalam setiap akhir misa, umat katolik menerima hosti atau roti kering yang dicelupkan ke dalam anggur merah, yang merupakan simbol potongan tubuh dan darah Yesus Kristus. Namun untuk menyediakan hosti bagi 1, 5 juta, bukan hal yang mudah. Saksikan liputan berita VOA berikut ini
  2. Vanness Wu - Arissa Cheo istimewa Bukan rahasia lagi jika rumah tangga Vanness Wu dan Arissa Cheo sedang tak harmonis. Pasalnya, dua public figure ini kerap saling sindir via akun Instagram mereka. Sering dimintai keterangan soal hubungannya dengan putri seorang konglomerat Singapura itu, Vanness memang lebih sering menghindar untuk menjawab. Menurut beberapa media Taiwan, satu-satunya alasan member F4 ini masih memegang kuat pernikahannya yakni karena agama loh. Vanness dan Arissa sudah tujuh tahun pacaran putus nyambung sebelum akhirnya menikah November 2013 di Los Angeles. Beberapa sumber sempat menyatakan jika sosialita cantik ini tak suka melihat suaminya harus selalu berpergian untuk bekerja, meski begitu ia juga tak mau ikut menemani Vanness kala ada jadwal di luar negeri. Melirik via Instagram Arissa, wanita satu ini sering sekali mengunggah foto-fotonya bersama dengan para sahabat kala sedang hang out. Tak jarang ia juga menyindir suaminya via akun Instagram pribadi. Seorang sumber mengungkapkan bahwa keduanya memang cukup sering bertengkar. Meski begitu, aktor-musisi ini masih tak mau melepas rumah tangganya karena agama yang dianut. Kala dibaptis menjadi Kristen dulu, ia diingatkan oleh pastornya untuk bekerja keras menjaga rumah tangganya. Bagi Vanness sendiri, pernikahan merupakan janjinya pada Tuhan. Sebelum pasangan hidupnya meninggal, dia akan selalu berusaha untuk mempertahankan rumah tangganya. Semoga deh kerja keras Vanness mempertahankan keluarga kecilnya segera berbuah manis. Semangat!
  3. Kedua wanita kembar ini tumbuh dan memilih cara yang berbeda dalam hal keyakinan. Satu memilih Islam sebagai jalan hidupnya dan satunya mengabdikan diri sebagai seorang biarawati Katolik di Konggregasi PBHK dan sekarang berkarya di Marauke, Papua. Kebebasan beragama adalah prinsip yang mendukung kebebasan individu atau masyarakat, untuk menerapkan agama atau kepercayaan dalam ruang pribadi atau umum. Kebebasan beragama termasuk kebebasan untuk mengubah agama dan tidak menurut setiap agama. Dalam negara yang mengamalkan kebebasan beragama, agama-agama lain bebas dilakukan dan ia tidak menghukum atau menindas pengikut kepercayaan lain yang lain dari agama resmi. Sementara itu, toleransi beragama berarti saling menghormati dan berlapang dada terhadap pemeluk agama lain, tidak memaksa mereka mengikuti agamanya dan tidak mencampuri urusan agama masing-masing. Umat Islam diperbolehkan bekerja sama dengan pemeluk agama lain dalam aspek ekonomi, sosial dan urusan duniawi lainnya. Berbicara tentang kebebasan dan toleransi beragama. Ada sebuah cerita menarik yang bisa diambil dari sepasang saudara kembar yang telah menginjak usia paruh baya. Kedua wanita kembar ini tumbuh dan memilih cara yang berbeda dalam hal keyakinan. Satu memilih Islam sebagai jalan hidupnya dan satunya mengabdikan diri sebagai seorang biarawati Katolik di Konggregasi PBHK dan sekarang berkarya di Marauke, Papua. Meski keduanya memilih jalan berbeda dalam hal keyakinan. Hal itu tidak mempengaruhi hubungan keduanya. Mereka akur, harmonis dan tetap menyayangi satu sama lain. Kisah keduanya menjadi banyak pembicaraan setelah akun Facebook Bernadus Yohanes Raldy Doy membagikannya ke sejumlah media sosial. Komentarpun bernada positif banyak diberikan terkait kerukunan antara saudara kembar yang berbeda keyakinan. Seperti yang diungkapkan akun Facebook Hermain Hidayat " Subhanallah..Semoga ini contoh nyata persaudaraan antar umat beragama yg harmonis di NKRI..Aamiin.."tulisnya. Hal senanda diungkapkan akun Jan Weslyn Purba Tambak . ia mengatakan bahwa kisah saudara kembara itu adalah contoh indahnya perbedaan "Luar biasa ..... ternyata perbedaan keyakinan itu indah dan mempersatukan sesama, menjadi teladan buat kita semua, Amiiin"ungkapnya.
  4. Qurban Ada agama yang penganutnya memakai melakukan pengorbanan hewan misalnya idul adha dalam agama Islam. Di lihat dari permukaan, terlihat kalau pengorbanan hewan itu tidak ada tujuannya, bahkan dapat dipandang konterproduktif bagi masyarakat kuno karena mereka kesulitan dalam memperoleh daging. Tampaknya ini berasal dari saat ketika manusia pertama belajar bagaimana melakukan seleksi buatan pada hewan. Jika anda berada di masa awal peradaban pertanian, anda tidak dapat semata mengumpulkan hewan lalu menternakkannya. Untuk menjaga ternak, dibutuhkan seleksi buatan yaitu menyingkirkan hewan-hewan yang tidak diinginkan seperti yang tidak patuh atau yang kurus sehingga mereka tidak merusak ternak lainnya. Para ilmuan mencatat kalau masyarakat yang melakukan ritual pengorbanan hewan biasanya melakukan hal tersebut di waktu ketika ideal untuk membunuh hewan jantan sehingga para peternak tidak harus memberi makan mereka di musim dingin. Pengorbanan hewan juga mendorong para peternak purba untuk memperoleh makanan pada saat seleksi buatan. Salah satu keumuman dari ritual ini adalah ia menuntut hewan yang sempurna – yang membutuhkan pemikiran bagaimana cara memperolehnya secara terus menerus. Ini artinya, lebih mudah melakukan ritual jika hewan ternak yang ada memang bagus semua, jadi para peternak berusaha agar hewan-hewan mereka semua bagus. Mengharamkan Babi atau Sapi Di dalam agama Hindu India, sapi haram dikonsumsi. Dalam agama Islam dan Yahudi, babi haram dikonsumsi. Babi sebenarnya makanan yang bergizi tinggi karena merupakan hewan pemakan tanaman paling efisien di bumi karena mengubah 35 persen tanaman yang mereka makan menjadi daging, sementara sapi hanya mengubah 7 persen dari makanannya. Walau begitu, ada alasan ilmiah mengapa babi atau sapi haram. Orang India dahulu memakan sapi. Namun India memiliki iklim yang unik. Ada musim muson yang berisi hujan yang sangat deras yang mengubah tanah menjadi lumpur. Ini berarti sapi sangat penting untuk alat angkut karena mereka paling baik dalam lingkungan tersebut (lihat misalnya sapi untuk membajak di Indonesia). Jadi faktanya, memakannya merupakan hal yang tidak baik bagi masyarakat dan malahan diberi sangsi hukuman mati sekeluarga. Arkeologi juga menunjukkan kalau babi di masa lalu sebenarnya makanan yang umum di Timur Tengah. Ketika pertanian mulai berkembang, ekosistem berubah. Timur Tengah dahulu adalah hutan lebat dan perubahan ini membuat penggundulan besar-besaran yang menjadikan Timur Tengah tanah yang gersang dan gurun pasir di mana-mana. Karena babi lebih sulit diternakkan di gurun pasir, karena membutuhkan banyak lumpur dan air untuk hidup, praktek untuk membesarkan dan memakan babi adalah beban yang sangat berat bagi masyarakat. Berpegangan Tangan Dalam agama Kristen misalnya, baptisme, ordinasi, konfirmasi, eksorsisme, semua melibatkan ritual “berpegangan tangan”. Hal ini bahkan ditunjukkan dalam film Avatar. Sebenarnya, ketika bersentuhan, manusia mengeluarkan kimiawi yang membantu kita saling terikat secara psikologis. Sentuhan yang bersahabat melepaskan hormon oksitosin dan memblokir hormon stress kortisol. Dengan kata lain, berpelukan atau berjabat tangan atau berpegangan tangan sesungguhnya membuat orang saling mentrasfer identitasnya, dengan mendorong pelepasan kimiawi kepercayaan. Hal ini masuk akal – sebagai bayi, anda harus mencari cara bagaimana mempercayai orang lain, walaupun anda tidak tahu cara mengetahui bahasa mereka. Sentuhan adalah satu-satunya bahasa yang anda tahu – sehingga sentuhan merupakan tanda kepercayaan sebelum otak bayi berkembang cukup untuk mendeteksi kebohongan atau kemarahan. Di masa bayi, masalahnya semua terkait hubungan social. Dan penting bagi bayi juga penting bagi latar ritual – bersentuhan memperkuat ikatan kimiawi dalam kelompok. Bersentuhan merupakan tanda kepercayaan dan kebersamaan. Poligami Salah satu manfaat poligami terlihat jelas – terutama ketika perkembang biakan cepat sangat dibutuhkan, satu laki-laki dapat memperoleh 10 anak dalam satu waktu. Namun ada manfaat lain. Sebuah studi menunjukkan kalau pria dari masyarakat poligami, hidup rata-rata 12 persen lebih lama dari pria dari masyarakat monogamy. Para ilmuan tidak yakin mengapa, namun ada teori. Salah satu kemungkinannya adalah pria poligami lebih merawat dirinya sendiri sehingga tetap menarik dan dapat mengawini perempuan muda, sementara pria monogamy hanya sekali ketika anaknya lahir dan pada akhirnya kesuburan istrinya hilang. Dalam masyarakat monogami, kecenderungan genetik untuk hidup lama tidak memberi kebaikan bagi anda jika istri anda berhenti melahirkan separuh abad lalu. Kemungkinan lain adalah karena pria poligami yang tua hidup lebih lama karena memiliki lebih banyak istri untuk merawatnya. Masyarakat dimana poligami merupakan norma cenderung sedikit kurang maju pada kesetaraan gender, jadi dalam masyarakat ini, kesejahteraan perempuan cenderung bertopang pada status sosial suaminya. Jadi merawat kebutuhan suami dan menjaganya tetap sehat menjadi sebuah tujuan hidup yang penting bagi seorang istri. Zikir Terdapat ritual yang menyebutkan atau mengingat Tuhan secara berulang-ulang. Dalam agama Islam disebut Zikir sementara dalam agama Katolik disebut Rosario. Dalam agama Hindu ia disebut sebagai mantra. Sains menunjukkan kalau zikir ternyata bagus untuk jantung anda. Studi tahun 2001 menemukan kalau mengatakan pujian dalam bahasa Latin meningkatkan variabilitas dan sensitivitas barorefleks jantung anda, yang memastikan kalau itu baik untuk jantung anda. Para ilmuan membandingkannya dengan mantra yogi dan menemukan manfaatnya ternyata sama. Ini bukan efek supernatural – tampaknya, irama mengucapkan sesuatu membantu mengatur pernapasan anda. Jadi bukan apa yang diucapkan, tapi pengulangan yang menjaga laju pernapasan anda turun, yang jika dipraktekkan secara teratur, dapat membuat anda menjauh dari serangan jantung. Para ilmuan yang meneliti hal ini berspekulasi mengapa ini menjadi alasan kalau tradisi zikir berevolusi – terasa enak melakukannya, dan membuat anda lebih mudah menerima pesan keagamaan.
  5. Terus terang saya sangat menyukai acara Masih Dunia Lain di Trans7. Sebab acara ini ditayangkan secara Live, dengan kamera yang ditinggalkan standby diberbagai sudut, sehingga tayangan menjadi Live Nonstop. Dengan demikian para penonton bisa mengawasi acara ini dari rekayasa ataupun editing. Para pesertanya terdiri dari wanita & laki-laki. Lokasi diadakan dibeberapa tempat keramat diseluruh nusantara, yang dipercaya mempunyai penunggu. Acara MDL ini dipandu oleh Ali, yang biasa menjadi Host diacara pengajian pagi. Lalu untuk Ahli pengusir hantunya, adalah seorang Ustad, yang sering dipanggil Kang Arif. Biasanya semua pesertanya adalah islam. Mereka selalu menyebut kalimat-kalimat islam, seperti Assalamualaikum, Allahuakbar, La ila ha ilalah, Astafirudllah, dan berbagai bacaan arab lainnya. Tapi tetap saja mereka bisa kerasukan. Sebenarnya semula tidak ingin mengganggu acara ini, karena terus terang saya sangat menyukai acara ini, saya juga sangat menyukai kedewasaan Hostnya si gundul Ali. Dan juga acara ini memberikan banyak sekali pencerahan tentang dunia roh, dan teknik Excorcism atau pengusiran setan. Tapi entah mengapa, pada edisi jumat 11/4/2015, tiba-tiba ada seorang peserta wanita yang beragama kristen. Sebenarnya saya cukup malu, sebab saya tidak suka ada orang kristen yang mengikuti acara ini. Dan jika suatu saat acara MDL ini diadakan didekat daerah anda, sebaiknya sebagai saudara seiman, saya menghimbau anda untuk tidak ikut jadi peserta di acara mistery ini. Semula wania ini takut dan membatalkan niatnya untuk mengikuti acara ini, tapi entah mengapa akhirnya dia jadi ikut tapi dengan syarat, harus ditemani peserta lain. Jadi baru kali ini juga ada pesertanya sekali 2. Peserta yang lain yang ikut satu sesi dengan dia adalah seorang laki-laki. Kemudian setelah tim crew meninggalkan lokasi, sehingga suasana menjadi sangat gelap, wanita ini mulai menyebut nama Yesus. Oww... My God...!! memalukan sekali orang ini, ikut-ikut acara ini, demikian pikir saya. Saya mengganti chanel lain, karena saya jadi tidak menikmati acara ini. Tapi entah kenapa, saya jadi penasaran.. 'Apakah bisa orang kristen kesurupan, jika dia sudah menyebut nama Yesus ?'. Kemudian saya memilih chanel itu kembali, dan saya melihat wanita itu mulai bernyanyi-nyayi rohani, memanggil-manggil nama Yesus dan darah Yesus. Tampaknya wanita ini adalah Kristen Karismatik, sebab dia berdoa 'Darah Yesus membungkus saya'. Dan sungguh Ajaib....!! Bahkan diacara islam & misteri seperti ini sekalipun, Tuhan masih tetap membela Nama-Nya. Sebab yang kesurupan justru adalah pemuda yang ada disampingnya, sementara dia masih tetap bernyanyi-nyanyi dengan lagu rohani. Demikian penggalan lagu yang dia nyanyikan. Lalu ketika Ali, Aiko, Ustad Arif, dan tim crew datang, mereka langsung fokus pada pria kesurupan tadi, sedangkan wanita kristen tadi diacuhkan. Pria itu kesurupan dari penunggu yang paling berkuasa ditempat itu, yaitu raja Kera atau Gorilla. Orang itu mulai memanjat dan naik kesebuah lemari yang tinggi, bersikap dan memukul-mukul dadanya seperti Gorilla yang buas. Lalu setelah Ustad Arif mengusir roh Gorilla dari pemuda itu, tiba-tiba pemuda itu kesurupan lagi dengan roh ular, dan dia mulai bergerak-gerak seperti ular. Setelah Kang Arif mengusir roh itu, dan pemuda itu siuman, dia masih juga kembali kesurupan di ruang evakuasi. Terus terang saya masih terbengong-bengong sekaligus takjub, bahkan di acara-acara hantu yang tidak penting seperti ini sekalipun, Tuhan tetap menyaksikan & membela keagungan nama-Nya. Sebenarnya keikut sertaan wanita ini membuat saya agak kurang nyaman, sekaligus puas. Mengapa? Sebab dia telah menjawab rasa penasaran saya, yaitu bagaimana seandainya ada pesertanya yang beragama kristen, apakah akan kesurupan juga. Silahkan anda tonton videonya. Kesaksian di atas ini jelas merupakan bukti nyata, jelas, dan tidak dikarang-karang atau pun direkayasa bahwa orang-orang Kristen memang tidak bisa kesurupan, disantet, atau bahkan diguna-guna. Kenapa bisa demikian? Karena junjungan kita sendiri, Tuhan Yesus yang jelas berkata bahwa justru setan-setan, jin-jin, dan roh-roh jahat akan tunduk kepada kita karena nama Tuhan Yesus. (Lukas 10:17 [LAI TB] Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: "Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu." 10:18 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit. 10:19 Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu. 10:20 Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.") Kita sudah diberikan kuasa oleh Tuhan Yesus dimana kita semua akan mengusir roh-roh jahat, jin-jin, dan setan-setan. Tanda-tanda inilah yang akan menyertai kita semua. (Markus 16:17 [LAI TB] Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,) Jadi, kepercayaan kita dan iman kita kepada Tuhan Yesus sudah benar dan bisa dibuktikan, bukan hanya sekedar klaim-klaim saja. Video di atas ini jelas membuktikan dan kisah nyata yang tidak dikarang-karang bahwa orang-orang Kristen memang tidak bisa kesurupan. Dewasa ini banyak agama yang mengklaim bahwa agama merekalah yang paling benar dengan berbagai macam dalil. Namun, kita orang-orang Kristen berbeda, agama kita bisa dibuktikan bahwa memang benar, setan-setan akan tunduk kepada kita karena Tuhan Yesus telah memberikan kepada kita kuasa tersebut. Tuhan Yesus dalam pelayanan-Nya sendiri sewaktu di bumi selalu mengusir roh-roh jahat dan setan-setan. Tuhan Yesus sama sekali tidak pernah berkompromi dengan setan-setan dan roh-roh jahat. (Markus 3:11 [LAI TB] Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: "Engkaulah Anak Allah.") Tepat sekali, Tuhan Yesus tidak pernah berkompromi dengan roh-roh jahat dan setan-setan, segera ketika setan-setan dan roh jahat melihat Tuhan Yesus, mereka langsung sujud dan beteriak bahwa Tuhan Yesus memang Anak Allah. Dan sekarang, Tuhan Yesus telah memberikan kepada kita kuasa sehingga kita pun juga bisa mengusir setan-setan itu di dalam nama Tuhan Yesus. Kenapa nama Tuhan Yesus begitu berkuasa? Karena Bapa yang Mahakuasa telah mengaruniakan Nama segala nama kepada Tuhan kita, Tuhan Yesus sehingga siapa pun harus bertekuk lutut ketika mendengar Nama itu. (Filipi 2:9 [LAI TB] Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!) Tepat sekali, berdasarkan ayat di atas, maka kita tahu sekarang bahwa semua penguasa-penguasa udara (roh-roh jahat, setan-setan, jin-jin, dll) harus tunduk dan takut kepada nama Tuhan Yesus. Itulah sebabnya, ketika perempuan dalam video di atas memanggil nama Tuhan Yesus dan menyanyikan nama Tuhan Yesus (Darah-Mu Yesus sucikan daku), maka dengan sendirinya roh-roh jahat dan setan-setan itu tidak bisa merasuki dia, tetapi partner dari wanita tersebut yang notabenenya tidak percaya kepada Tuhan Yesus, maka dapat dengan mudah dirasuki oleh setan dan roh-roh jahat. Ini adalah bukti dan bukan sekedar fiksi atau dongeng belaka bahwa nama Tuhan Yesus memang berkuasa. Jadi, betapa beruntungnya kita yang sekarang saat ini sudah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat sehingga kita terlindung dari segala macam santet, setan, roh-roh jahat, pelet, guna-guna, hipnotis, dll. Karena kita semua sudah ditutup bungkus oleh darah Tuhan Yesus. Kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus. Amin.
  6. Berdasarkan definisi yang dikutip dari Kamus besar Indonesia, Agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya. Agama yang diakui di Indonesia ada 6 yakni Agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Kong Hu Cu. Pada era Order Baru, Agama yang diakui oleh Pemerintah Indonesia hanya 5 yakni Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha. Tetapi setelah era reformasi, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 6/2000, pemerintah mencabut larangan atas agama, kepercayaan dan adat istiadat Tionghoa. Keppres No.6/2000 yang dikeluarkan oleh Presiden Abdurrahman Wahid ini kemudian diperkuat dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Agama Republik Indonesia Nomor MA/12/2006 yang menyatakan bahwa pemerintah mengakui keberadaan agama Kong Hu Cu di Indonesia. Berikut ini adalah 6 (enam) Agama yang diakui di Indonesia : Agama Islam Nama Kitab Suci : Al-Qur’an Nama Pembawa : Nabi Muhammad SAW Permulaan : Sekitar 1400 tahun yang lalu Tempat Ibadah : Masjid Hari Besar Keagamaan : Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Tahun Baru Hijrah, Isra’ Mi’raj Jumlah Penganut : 207.176.162 jiwa (87,18%) Agama Kristen Protestan Nama Kitab Suci : Alkitab Nama Pembawa : Yesus Kristus Permulaan : Sekitar 2000 tahun yang lalu Tempat Ibadah : Gereja Hari Besar Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih Jumlah Penganut : 16.528.513 jiwa (6,96%) Agama Katolik Nama Kitab Suci : Alkitab Nama Pembawa : Yesus Kristus Permulaan : Sekitar 2000 tahun yang lalu Tempat Ibadah : Gereja Hari Besar Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih Jumlah Penganut : 6.907,873 jiwa (2,91%) Agama Hindu Nama Kitab Suci : Weda Nama Pembawa : – Permulaan : Sekitar 3000 tahun yang lalu Tempat Ibadah : Pura Hari Besar Keagamaan : Hari Nyepi, Hari Saraswati, Hari Pagerwesi Jumlah Penganut : 4.012.116 jiwa (1,69%) Agama Buddha Nama Kitab Suci : Tri Pitaka Nama Pembawa : Siddharta Gautama Permulaan : Sekitar 2500 tahun yang lalu Tempat Ibadah : Vihara Hari Besar Keagamaan : Hari Waisak, Hari Asadha, Hari Kathina Jumlah Penganut : 1.703.254 jiwa (0,72%) Agama Kong Hu Cu Nama Kitab Suci : Si Shu Wu Ching Nama Pembawa : Kong Hu Cu Permulaan : Sekitar 2500 tahun yang lalu Tempat Ibadah : Li Tang / Klenteng Hari Besar Keagamaan : Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh Jumlah Penganut : 117.091 jiwa (0,05%)
  7. Chelsea Olivia Aktris berwajah manis Chelsea Olivia berpindah keyakinan dari pemeluk Kristen Protestan menjadi Kristen Katolik. Itu terlihat dalam beberapa foto yang diunggah di akun Instagram-nya, pada 12 Desember 2014 lalu. Sejak berpindah agama, kini Chelsea memiliki keyakinan yang sama dengan calon suaminya, Glenn Alinskie. “Keluarga sangat support dan menghargai kepurtusan aku. Enggak ada komentar jelek kok. Ini pilihan masing-masing orang,” ujar Chelsea seperti dikutip dari TribunNews dari Tabloidnova di MNC Plaza, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat 9 Januari 2015 lalu. Selama satu tahun belakangan Chelsea sudah memperdalam pengetahuannya tentang agama Katolik. Diakui Chelsea, tak ada paksaan dari siapapun atas keputusannya berpindah keyakinan, termasuk dari Glenn. Anggota grup vokal BBB itu menampik jika keputusannya berpindah keyakinan demi bisa menikah dengan Glenn Alinskie akhir tahun 2015 ini. “Katanya aku pindah (keyakinan) karena Glenn, itu enggak benar. Keluarga aku juga banyak yang Katolik kok. Tempat impian aku juga penginnya nikah di gereja Katolik. Dan aku tanya ke Glenn, bisa enggak kalau menikah beda (beda keyakinan antara Kristen Protestan dan Katolik), ternyata bisa. Berarti bukan karena itu,” jawab Chelsea seraya tersenyum. Untuk diketahui, kedua pasangan ini dipertemukan dalam Sinetron Buku Harian Nayla. Glenn dan Chelsea dikabarkan resmi pacaran satu hari sebelum ulang tahun Chelsea yang ke-15 tanggal 28 Juli 2007 lalu, setelah sebelumnya menjalin hubungan dengan Ricky Harun. Chelsea Olivia lahir di Lampung, 29 Juli 1992. Ia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Ayah dari ibunya merupakan orang Amerika asli. Ia juga masih mempunyai keturunan Tionghoa dari ayahnya. Aktris keturunan Tionghoa-Indonesia-Amerika ini juga merupakan mantan anak kelas percepatan di salah satu SMA terkemuka di Jakarta Selatan. Ia menyelesaikan SMA saat masih berusia 15 tahun. Pertama kali terjun di dunia model ia sempat membuat album untuk anak-anak. Setelah tergabung ke dalam Indika Intertainment dia mendapatkan peran dalam sinetron Matahariku. Mulai dikenal publik sejak membintangi sinetron Cincin. Setelah itu tawaran bermain sinetron dan iklan berdatangan kepadanya. Namanya semakin dibicarakan setelah membintangi sinetron Buku Harian Nayla. Sedangkan Glenn Alinskie atau Ralph Glenn Alinskie ini lahir di Jakarta, 19 Oktober 1988. Glenn menjalani pendidikannya di Bartley Secondary School, Singapura. Ia merupakan blasteran Thailand-Cina-Indonesia. Nama orangtuanya adalah Richard Alinskie dan Linda. Dari kecil, Ia sudah berminat dalam dunia akting. Kariernya dimulai sejak ia menjadi juara III Top Guest Aneka 2006. Pertama kali, artis yang mengaku hobi main gundu ini muncul di sinetron Pangeran Penggoda sebagai Alan, namanya mulai dikenal oleh masyarakat umum. Namun, namanya mulai benar-benar dikenal umum setelah berperan di Buku Harian Nayla sebagai Moses bersama Chelsea Olivia. Kebanyakan sinetronnya diproduksi oleh Sinemart.
  8. Dari kecil kita semua diajarkan untuk berbuat baik oleh orang tua kita. Dengan tujuan agar kehidupan yang kita lalui dapat berjalan lancar. Atau oran tua kita dulu waktu kita masih kecil sering berkata, "Kalau nakal nanti masuk neraka lho..". Mungkin kata - kata itu menakutkan bagi kita kala itu. Akan tetapi, memang benar adanya jika semua manusia pendosa atau banyak yang berbuat dosa akan masuk neraka. Di neraka manusia - manusia itu akan disiksa, disakiti, meminum nanah dari tubuhnya sendiri yang terkena api neraka, ditusuk ribuan pedang setiap detiknya, dipenggal kepalanya, dipotong tangan kakinya berulang kali. Sadis bukan, tapi apakah Tuhan sesadis dan sekejam itu. Yang kita tahu Tuhan adalah Maha Pemaaf, setiap umatnya yang berbuat dosa sebesar apapun akan dimaafkan. Asalkan manusia mau benar - benar bertobat dan tidak mengulang kesalahannya lagi. Disini saya akan memaparkan bagaimana gambaran neraka berdasarkan 7 agama yang berbeda. Silahkan disimak : 1. Agama Kristen Dimana manusia di neraka menurut agama Kristen akan dibakar oleh api abadi untuk selama - lamanya dan tidak akan pernah ada habisnya. Tubuh manusia itu akan meleleh, bernanah dan akan menyebabkan rasa sakit yang tidak tertahankan. Namun, itu akan seperti siklus. Dimasudkan tubuh kita akan utuh kembali dan terbakar lagi. Semua akan terus berulang - ulang selamanya. Itulah hukuman bagi orang pendosa. 2. Agama Jain Ini adalah agama asli orang India. Disini menurut agama ini terdapat 8juta jenis neraka. Jadi, dari mulai penyiksaan manusia dengan api, ada juga yang direbus hidup- hidup atau didiamkan saja tidak ada apa - apa. Mungkin seluruh penyiksaan di neraka menurut agama - agama lin ada di neraka menurut Agama Jain ini. 3. Agama Islam Ditulis di dalam Al - Qur 'an bahwa manusia setelah melewati alam kubur akan sibarengkan semua di dalam satu alam yaitu alam kematian. Dimana semua manusia yang telah mati dikumpulkan. Satu persatu dari manusia itu akan melewati jembatan yang disebut Jembatan Sirathal Mustaqim. Lebar jembatan yang dilewati setiap manusia berbeda, tergantung dari dosa atau pahala kah yang banyak dia lakukan. Jika jatuh dari jembatan itu manusia akan terjun bebeas ke bawah dan di bawah sudah menanti neraka yang siap menampung manusia - manusia pendosa. Dan yang paling banyak dosanya akan masuk ke neraka yang paling bawah yaitu Neraka Jahannam. “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” — At-Tahrim [66]:6 4. Agama Hindu Pada akhirnya setiap manusia akan mengalami reinkarnasi, dia akan kembali hidup di bumi tetapi dalam wujud tubuh manusia lain atau hewan. Akan tetapi sebelum reinkarnasi, manusia harus lebih dulu melewati hukuman neraka dari 21 macam jenisnya. Sya coba cari apa itu jenis - jenis hukumannya sampai sekarang belum saya temukan. Mungkin dari pembaca ada yang mengetahuinya bisa sharing. Tulis saja di post komentar di bawah. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. 5. Agama Budha Menurut agama ini terdapat 15 jenis neraka, 7 diantaranya adalah neraka api. Dimana di dalam neraka ini manusia diikat dan disiksa dengan cara dipotong lehernya, ditusuk dan disayat - sayat tubuhnya oleh syetan - syetan disana. 6. Agama Taoisme Percaya bahwa neraka sebenarnya ada di dalam kuil itu sendiri, tapi di sana ada iblis-iblis yang siap menerkam para manusia pendosa dengan senjata tajam. Dan tubuh manusia dibelah - belah samapai berkeping - keping. Sepertinya di dalam kuil terdapat dunia yang berbeda. 7. Agama Judaisme Ini adalah agamanya orang - orang Yahudi Ortodox, yang mana mereka percaya di dalam neraka manusia akan direbus hidup - hidup dan dikuliti tubuhnya. Dapat dibayangkan bagaimana sakitnya. Jadi, kita sebagai manusia yang beriman sepatutnya menjalankan hal - hal yang baik dan tidak dilarang oleh agama kita masing- masing. Semoga penjelasan saya di atas dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua.
  9. ”Saya punya kepercayaan sendiri, dan takkan saya ubah. Lagi pula, tidak jadi soal apa keyakinan yang kita anut karena semua agama menuju Allah yang sama.” PERNAHKAH Anda mendengar orang mengungkapkan pendapat tersebut? Banyak orang menganut pandangan bahwa semua agama menyediakan jalan yang pada dasarnya sama saja dalam hal mencari Allah dan memahami makna kehidupan. Yang juga lazim adalah kepercayaan bahwa ada kebaikan dan keburukan dalam setiap agama dan bahwa bukan satu agama saja yang memonopoli kebenaran atau yang dapat menyatakan bahwa ia satu-satunya jalan menuju Allah. Gagasan seperti itu populer di kalangan masyarakat yang disebut bersifat toleran atau pluralistis dewasa ini. Malah, orang-orang yang berpandangan sebaliknya sering dianggap picik, bahkan fanatik. Apa pendapat Anda? Apakah menurut Anda semua agama akhirnya menuju Allah yang sama? Apakah menjadi soal keyakinan apa yang dianut seseorang? Apakah Ada Perbedaan yang Nyata? Menurut sebuah ensiklopedi, saat ini ada 9.900 agama di seluruh dunia, beberapa di antaranya terdapat di banyak bagian dunia dan memiliki jutaan umat. Diperkirakan, sekitar 70 persen umat manusia memeluk lima agama utama—Buddha, Hindu, Kristen, Islam, dan Yudaisme. Jika semua agama menuju Allah yang sama, kelima keyakinan ini tentu harus punya banyak persamaan dalam ajaran, cara menggambarkan Allah, dan penjelasan tentang maksud-tujuan Allah. Apa yang ditunjukkan oleh fakta-faktanya? Teolog Katolik Roma Hans Küng mengatakan bahwa agama-agama utama memiliki beberapa doktrin dasar serupa dalam bidang hubungan antarmanusia. Misalnya, kebanyakan setuju untuk tidak membunuh, tidak berdusta, tidak mencuri, tidak melakukan inses, dan mengajarkan respek kepada orang tua serta kasih kepada anak-anak. Namun dalam hal-hal lain, khususnya dalam menggambarkan Allah, perbedaan agama-agama utama ini begitu besar. Sebagai contoh, orang Hindu menyembah sejumlah besar dewa, sedangkan orang Buddha tidak yakin tentang suatu pribadi Allah. Islam mengajarkan bahwa Allah itu esa. Begitu pula gereja-gereja yang mengaku Kristen, tetapi kebanyakan di antaranya juga mengakui bahwa Allah itu Tritunggal. Bahkan dalam berbagai gereja ada beragam dogma. Maria, ibu Yesus, adalah objek pengabdian orang Katolik tetapi tidak demikian bagi orang Protestan. Penggunaan kontrasepsi umumnya dilarang untuk orang Katolik tetapi tidak bagi kebanyakan orang Protestan. Dan, di kalangan Protestan tidak ada kesepakatan tentang isu homoseksualitas. Masuk akalkah bahwa agama-agama yang menganut beragam kepercayaan tersebut semuanya dapat menyembah Allah yang sama? Sama sekali tidak. Akibatnya justru kesimpangsiuran semata soal siapa Allah itu dan apa yang Ia harapkan dari para penyembah-Nya. Apakah Agama Mempersatukan atau Memecah-belah? Jika semua keyakinan menuju Allah yang sama, tentu kita akan melihat upaya keras setiap agama untuk mempersatukan umat manusia dalam damai. Apakah fakta meneguhkan hal ini? Sejarah menunjukkan bahwa agama tidak mempersatukan umat manusia tetapi justru menjadi sumber perpecahan dan pertikaian. Mari kita perhatikan beberapa contoh. Dari abad ke-11 sampai abad ke-13, Susunan Kristen, yakni bangsa-bangsa yang mengaku Kristen, berperang dengan kuasa-kuasa Islam dalam rentetan Perang Salib. Pada abad ke-17 di Eropa, Katolik dan Protestan bertikai dalam Perang Tiga Puluh Tahun. Pada tahun 1947, segera setelah kemerdekaan dari Inggris Raya diproklamasikan di subbenua India, orang Hindu dan Muslim pun bentrok. Belakangan, Katolik dan Protestan berseteru selama bertahun-tahun di Irlandia Utara. Di Timur Tengah, orang Yahudi dan Muslim masih tidak saling berdamai. Dan, contoh terkenal adalah Perang Dunia II, yang melibatkan umat dari kelima agama utama, bahkan membuat umat seagama berada di pihak yang berlawanan pada konflik itu. Kesimpulannya jelas. Agama-agama dunia tidak membawa perdamaian dan persatuan, juga tidak menuju Allah yang sama. Sebaliknya, mereka memecah-belah umat manusia dan memberikan gambaran yang kacau tentang siapa Allah itu dan bagaimana caranya menyembah Dia. Karena itu, barang siapa ingin datang kepada Allah yang benar mesti dengan cermat memilih jalan yang ia tempuh. Ini selaras dengan anjuran yang diberikan Alkitab, salah satu buku agama tertua yang dikenal umat manusia. Pilihlah Siapa yang Akan Anda Layani Alkitab dengan jelas menunjukkan bahwa untuk menemukan jalan menuju Allah yang benar perlu pertimbangan yang cermat dan pilihan yang dipikir dahulu. Yosua, hamba Allah Yehuwa, berkata kepada bangsa Israel kuno, ”Pilihlah pada hari ini siapa yang akan kamu layani, allah-allah yang dahulu dilayani bapak-bapak leluhurmu di seberang Sungai atau allah-allah orang Amori yang tanahnya kamu diami. Tetapi aku dan rumah tanggaku, kami akan melayani Yehuwa.” Bertahun-tahun kemudian, nabi Elia mendesak bangsa itu untuk membuat pilihan serupa, ”Berapa lama kamu akan berjalan timpang di atas dua pendapat yang berbeda? Jika Yehuwa adalah Allah yang benar, ikutilah dia; tetapi jika Baal [allah orang Kanaan], ikutilah dia.”—Yosua 24:15, 16; 1 Raja 18:21. Ayat-ayat ini dan ayat lainnya dengan tegas menunjukkan bahwa orang-orang yang ingin melayani Allah yang benar harus membuat pilihan dengan penuh kesadaran. Situasinya serupa dewasa ini. Jika kita ingin beribadat dan melayani Allah yang benar, kita pun mesti membuat pilihan yang benar. Tetapi, apa yang dapat membantu kita membuat pilihan dalam soal ibadat? Bagaimana kita bisa mengenali para penganut ibadat sejati? Penganut Ibadat Sejati Dikenali dari Buahnya Mengenai penganut ibadat sejati dan palsu, Yesus Kristus memberi tahu para pengikutnya, ”Tidak pernah orang mengumpulkan buah anggur dari tanaman berduri atau buah ara dari rumput duri, bukan? Demikian pula setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, tetapi setiap pohon yang busuk menghasilkan buah yang tidak berguna; pohon yang baik tidak dapat menghasilkan buah yang tidak berguna, demikian pula pohon yang busuk tidak dapat menghasilkan buah yang baik. . . . Maka sebenarnya, dari buah-buahnya kamu akan mengenali orang-orang itu.” Jadi, penganut ibadat sejati dikenali dari buah-buahnya, atau perbuatannya. Apa saja buahnya?—Matius 7:16-20. Pertama-tama, ibadat sejati mempersatukan penganutnya dalam kasih. Yesus menjelaskan kepada murid-muridnya, ”Aku memberikan kepadamu perintah baru, agar kamu mengasihi satu sama lain; sebagaimana aku telah mengasihi kamu, agar kamu juga mengasihi satu sama lain. Dengan inilah semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murid-muridku, jika kamu mempunyai kasih di antara kamu.” Pengikut Kristus yang sejati mesti mempertunjukkan kasih yang begitu nyata kepada satu sama lain sehingga mencirikan mereka sebagai penganut ibadat sejati di mata para pengamat.—Yohanes 13:34, 35. Karena alasan ini, mustahil bagi orang Kristen sejati untuk mengangkat senjata melawan sesama dalam peperangan. Apakah para anggota gereja berpegang pada standar ini? Pada Perang Dunia II, satu-satunya kelompok agama utama yang dengan konsisten dan teguh menolak untuk mendukung upaya perang dalam cara apa pun adalah Saksi-Saksi Yehuwa. Dr. Hanns Lilje, mantan uskup Gereja Protestan di Hannover, Jerman, menulis tentang Saksi-Saksi, ”Mereka dapat dengan sah menyatakan diri sebagai satu-satunya penolak utama dinas militer karena alasan hati nurani pada masa Rezim Nazi.” Selama konflik itu, Saksi-Saksi di banyak negeri memilih untuk menderita hukuman ketimbang menganjurkan atau mendukung perang. Buah-buah apa lagi yang Yesus maksudkan yang menjadi tanda murid-murid sejati? Dalam doa yang biasanya disebut Doa Bapak Kami, Yesus mengawalinya dengan berkata, ”Bapak kami yang di surga, biarlah namamu disucikan. Biarlah kerajaanmu datang. Biarlah kehendakmu terjadi, seperti di surga, demikian pula di atas bumi.” Yesus memprioritaskan penyucian nama pribadi Allah, Yehuwa. Ia mengungkapkan dambaan agar melalui Kerajaan Allah, kehendak Yehuwa akan terjadi di atas bumi. Agama mana yang dikenal karena memberitakan nama Yehuwa dan mengumumkan bahwa Kerajaan Allah-lah satu-satunya harapan umat manusia untuk perdamaian di bumi? Saksi-Saksi Yehuwa memberitakan kabar baik Kerajaan di 236 negeri dan daerah, menyiarkan lektur dalam lebih dari 470 bahasa.—Matius 6:9, 10. Selain itu, Saksi-Saksi Yehuwa mengikuti teladan Yesus dalam hal tidak terlibat dalam pertikaian politik dan sosial. ”Mereka bukan bagian dari dunia, sebagaimana aku bukan bagian dari dunia,” kata Yesus tentang murid-muridnya. Saksi-Saksi Yehuwa juga menerima Alkitab sebagai Firman Allah dan yakin bahwa ”segenap Tulisan Kudus diilhamkan Allah dan bermanfaat untuk mengajar, untuk menegur, untuk meluruskan perkara-perkara, untuk mendisiplin dalam keadilbenaran, agar abdi Allah menjadi cakap sepenuhnya, diperlengkapi secara menyeluruh untuk setiap pekerjaan yang baik”.—Yohanes 17:14, 17; 2 Timotius 3:16, 17. Agama Sejati Berbeda Buah-buah ini—kasih yang rela berkorban, hasrat untuk menyucikan nama Yehuwa, pemberitaan Kerajaan Allah, keterpisahan dari dunia, dan iman akan Alkitab—semuanya mencirikan penganut ibadat sejati. Buah-buah tersebut juga membuat penganut ibadat sejati berbeda dari agama-agama lain. Seorang wanita yang beberapa kali menikmati percakapan dengan Saksi-Saksi Yehuwa menarik kesimpulan sendiri dan berkata, ”Saya mengenal banyak agama, dan semuanya sama saja. Kalianlah satu-satunya yang benar-benar berbeda dengan yang lainnya.” Jelaslah, semua agama tidak menuju Allah yang sama. Tetapi, ada satu kelompok yang berbeda dari semua yang lain—Saksi-Saksi Yehuwa, yang sekarang berjumlah lebih dari tujuh juta di seluruh dunia. Dengan membela dan mengindahkan Firman Allah, Alkitab, mereka telah melakukan apa yang tidak dapat dilakukan oleh kelompok atau organisasi lain, yaitu mempersatukan orang-orang dari berbagai bangsa, bahasa, latar belakang etnik, dan ras untuk beribadat kepada satu-satunya Allah yang benar, Yehuwa. Mereka senang membantu Anda belajar tentang Allah yang benar, mencari tahu apa yang Ia minta dari Anda, dan menikmati perdamaian dan keamanan karena beribadat kepada Allah dengan cara yang Ia perkenan. Bukankah itu adalah tujuan yang berharga?
  10. Biografi Buddha adalah kronologis kehidupan Sang Buddha yang disajikan dalam bentuk audio visual agar menarik, memudahkan dalam mengerti dan gampang diingat. Dengan adanya daftar "Label" untuk mencari dan menemukan kata kunci yang berhubungan dengan Biografi Buddha dengan cepat, sehingga maksud mengetahui, mencari informasi atau pun proses pembelajaran dapat tercapai dengan lebih mudah. Adapun kekurangan yang terdapat pada blog Biografi Buddha ini pasti ada, jadi kritik dan saran ente sebagai pembaca blog ini ane harapkan dan ane ucapkan terima kasih atas perhatian ente. Sejarah Awal Leluhur Sang Buddha Pada jaman dahulu, daerah Majjhima desa (daerah tengah dari Jambudipa, sekarang India) dihuni oleh suku bangsa Ariyaka yang datang dari Utara pegunungan Himalaya. Di daerah lereng pegunungan Himalaya inilah terletak sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Sakka (pada waktu itu di daerah tersebut banyak sekali terdapat hutan pohon sakka). Sejarah kerajaan tersebut menurut buku-buku kuno adalah sebagai berikut : Seorang raja bernama Raja Okkaka yang memerintah daerah tersebut mempunyai empat orang putra (Okkamukha, Karanda, Hatthinika dan Sinipura) dan lima orang putri. Pada suatu hari Ratu (yang juga adalah saudaranya) meninggal dunia dan Raja menikah lagi dengan seorang gadis yang kemudian melahirkan seorang anak laki-laki. Merasa gembira sekali Raja telah melepaskan kata-kata dan berjanji kepada Ratu (yang baru) bahwa Beliau akan meluluskan semua permintaan Ratu, apa pun juga yang akan dimintanya. Dalam kesempatan yang baik itu Ratu memohon Kepada Raja agar anaknya yang baru dilahirkan diangkat menjadi Putra Mahkota. Mendengar permintaan Ratu tersebut, Raja menjadi kaget dan menolak untuk meluluskan permohonan tersebut. Tetapi Ratu terus-menerus merengek-rengek dan mengingatkan Raja kepada janjinya. Raja menjadi serba salah. Karena malu untuk enggak menepati janji yang pernah diberikannya, maka akhirnya Raja memanggil keempat orang putranya dan memerintahkan untuk membawa saudara-saudara perempuannya pergi ke suatu daerah lain untuk membangun sebuah negara baru. Keempat putra Raja tersebut enggak lama kemudian mohon diri dari Ayahandanya dan bersama dengan saudari-saudarinya berangkat menuju sebuah hutan disertai dengan rombongan ahli-ahli dalam berbagai bidang untuk membangun satu negara baru. Mereka memilih sebuah hutan yang banyak ditumbuhi pohon-pohon sakka di lereng gunung Himalaya, di dekat tempat yang sejak lama dihuni oleh seorang petapa bernama Kapila. Sebab itulah maka nama kota yang kemudian mereka bangun diberi nama Kapilavatthu (vatthu = tempat). Di tempat itulah mereka menikah di antara mereka bersaudara, terkecuali putri yang tertua yang menikah dengan raja dari Devadaha. Empat pasangan yang tersebut duluan merupakan leluhur dari dinasti Sakya dan pasangan yang belakangan merupakan leluhur dari dinasti Koliya. Pada suatu waktu raja yang memerintah di Kota Kapilavatthu adalah Raja Jayasena yang mempunyai seorang putra bernama Sihahanu dan seorang putri bernama Yasodhara. Setelah Raja Jayasena meninggal dunia, Pangeran Sihahanu menjadi raja di Kapilavatthu dan menikah dengan Putri Kancana, yaitu adik dari Raja Anjana dari Devadaha. Mereka diberkahi dengan lima orang putra yang diberi nama Suddhodana, Sukkodhana, Amitodhana, Dhotodana dan Ghanitodana dan dua orang putri yang diberi nama Pamita dan Amita. Adik dari Raja Sihahanu, yaitu Putri Yasodhara, menikah dengan Raja Anjana dari Devadaha dan diberkahi dengan dua orang putra yang diberi nama Suppabuddha dan Dandapani dan dua orang putri yang diberi nama Maya dan Pajapati (atau Gotami). Setelah Raja Sihahanu mangkat, Pangeran Suddhodana menduduki tahta kerajaan Sakya dan kemudian menikah dengan Putri Maya. Pernikahan Raja Suddhodana dan Ratu Maya inilah yang diberkahi dengan kelahiran seorang putra tunggal yang di kemudian hari menjadi terkenal dengan nama Buddha Gotama. Adik Raja Suddhodana yang bernama Sukkodhana mempunyai seorang putra yaitu Ananda dan Amitodhana mempunyai dua orang putra, yaitu Mahanama dan Anuruddha dan seorang putri bernama Rohini. Sedangkan adik perempuannya yang bernama Amita mempunyai seorang putra, yaitu Devadatta dan seorang putri bernama Yasodhara, yang kelak menjadi istri dari Pangeran Siddhattha.
  11. Hari Raya Nyepi merupakan hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap Tahun BaruSaka. Dimana pada hari ini umat hindu melakukan amati geni yaitu mengadakan Samadhi pembersihan diri lahir batin. Pembersihan atas segala dosa yang sudah diperbuat selama hidup di dunia dan memohon pada yang Maha Kuasa agar diberikan kekuatan untuk bisa menjalankan kehidupan yang lebih baik dimasa mendatang . Hari Raya Nyepi jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang diyakini saat baik untuk mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa dan dipercayai merupakan hari penyucian para dewa yang berada dipusat samudra yang akan datang kedunia dengan membawa air kehidupan (amarta ) untuk kesejahteraan manusia dan umat hindu didunia Makna Hari Raya Nyepi Nyepi asal dari kata sepi (sunyi, senyap). yang merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan kalender Saka, kira kira dimulai sejak tahun 78 Masehi. Pada Hari Raya Nyepi ini, seluruh umat Hindu di Bali melakukan perenungan diri untuk kembali menjadi manusia manusia yang bersih , suci lahir batin. Oleh karena itu semua aktifitas di Bali ditiadakan, fasilitas umum hanya rumah sakit saja yang buka. Ada beberapa upacara yang diadakan sebelum dan sesudah Hari Raya Nyepi : Upacara Melasti Selang waktu dua tiga hari sebelum Hari Raya Nyepi, diadakan upacara Melasti atau disebut juga Melis/Mekiyis, dihari ini, seluruh perlengkapan persembahyang yang ada di Pura di arak ke tempat tempat yang mengalirkan dan mengandung air seperti laut, danau dan sungai, karena laut, danau dan sungai adalah sumber air suci (tirta amerta) dan bisa membersihkan dan menyucikan dari segala kotoran yang ada di dalam diri manusia dan alam. Upacara Bhuta Yajna Sebelum hari Raya Nyepi diadakan upacara Bhuta Yajna yaitu upacara yang mempunyai makna pengusiran terhadap roh roh jahat dengan membuat hiasan atau patung yang berbentuk atau menggambarkan buta kala ( Raksasa Jahat ) dalam bahasa bali nya sebut ogoh ogoh, Upacara ini dilakukan di setiap rumah, Banjar, Desa, Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi. Upacara ini dilakukan di depan pekarangan , perempatan jalan, alun-alun maupun lapangan,lalu ogoh ogoh yang menggambarakan buta kala ini yang diusung dan di arak secara beramai ramai oleh masyarakat dengan membawa obor di iringi tetabuhan dari kampung kekampung, upacara ini kira kira mulai di laksanakan dari petang hari jam enam sore sampai paling lambat jam dua belas malam, sehabis upacara ini selesai ogoh ogoh tersebut di bakar, ini semua bermakna bahwa seluruh roh roh jahat yang ada sudah diusir dan dimusnahkan Saat hari raya Nyepi, seluruh umat Hindu yang ada di bali wajibkan melakukan catur brata penyepian. Ada empat catur brata yang menjadi larangan dan harus di jalankan : Amati Geni: Nggak menyalakan api serta nggak mengobarkan hawa nafsu. Amati Karya: Nggak melakukan kegiatan kerja jasmani, melainkan meningkatkan kegiatan menyucikan rohani. Amati Lelungan: Nggak berpergian melainkan mawas diri,sejenak merenung diri tentang segala sesuatu yang kita lakukan saat kemarin , hari ini dan akan datang. Amati Lelanguan: Nggak mengobarkan kesenangan melainkan melakukan pemusat. Pikiran terhadap Sang Hyang Widhi Brata ini mulai dilakukan pada saat matahari “Prabata” saat fajar menyingsing sampai fajar menyingsing kembali keesokan harinya, selama (24) jam. Upacara Ngembak Geni Upacara Hari Ngembak Geni berlangsung sehabis Hari Raya Nyepi berakhirnya ( brata Nyepi ). Pada esok harinya dipergunakan melaksanakan Dharma Shanty, saling berkunjung dan maaf memaafkan sehingga umat hindu khususnya bisa memulai tahun baru Caka dengan hal hal baru yang fositif,baik di lingkungan keluarga maupun di masyarakat. sehingga terbinanya kerukunan dan perdamaian yang abadi Menurut tradisi, pada hari Nyepi ini semua orang tinggal dirumah untuk melakukan puasa, meditas dan bersembahyang, serta menyimpulkan menilai kwalitas pribadi diri sendiri. Di hari ini pula umat Hindu khususnya mengevaluasi dirinya, seberapa jauhkah tingkat pendekatan rohani yang telah dicapai, dan sudahkah lebih mengerti pada hakekat tujuan kehidupan di dunia ini. Seluruh kegiatan upacara upacara tersebut di atas masih terus dilaksanakan, diadakan dan dilestarikan secara turun menurun di seluruh kabupaten kota Bali hingga saat ini dan menjadi salah satu daya tarik adat budaya yang nggak ternilai harganya baik di mata wisatawan domestik maupun manca negara. Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa makna Nyepi itu sendiri adalah manusia diajarkan untuk mawas diri, merenung sejenak dengan apa yang telah kita perbuat. Dimasa lalu, saat ini dan merencanakan yang lebih baik dimasa yang akan datang dengan nggak lupa selalu bersykur dengan apa yang telah diberikan oleh sang Pencipta Bagi ente yang sibuk dengan pekerjaan dan rutinitas yang begitu padat ada baik nya ente meluangkan waktu sejenak keluar dari hiruk pikuk tersebut dan datang ke Bali sekedar introspeksi diri bahwa dalam kehidupan ini mempunyai terkaitan antara satu dan lain nya dan nggak lupa menyaksikan keadaan di Bali saat hari raya Nyepi akan terasa beda nya
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy