Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74

Search the Community

Showing results for tags 'polisi'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 57 results

  1. Kasus kematian Wayan Mirna LS (27) usai meminum kopi Vietnam bersama 2 rekannya di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, terus diusut polisi. Polda Metro Jaya menyatakan, sampai saat ini pihaknya belum menetapkan tersangka terkait tewasnya wanita yang baru saja menikah itu. "Ya, belum ada (penetapan‎)," Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal dalam pesan singkatnya, Sabtu (9/1/2016) malam. Iqbal mengatakan demikian, sebab beredar kabar polisi telah menangkap salah seorang rekan Mirna yang ikut dalam 'ngopi cantik' pada Rabu sore, 6 Januari 2016, di mal tersebut. Informasi itu menyebut, penangkapan itu lantaran ditengarai rekannya itu sakit hati Mirna menikah pada Desember 2015. Namun demikian, Iqbal memastikan, setiap informasi akan ditampung pihaknya sebagai tambahan dalam penyelidikan kasus kematian Mirna usai minum kopi. Mengingat, kepolisian saat ini masih bekerja mengungkap peristiwa yang membuat heboh masyarakat tersebut. "Semua info kita tampung untuk bahan penyelidikan. Karena tim lagi bekerja," ujar mantan Kapolres Jakarta Utara tersebut. Mirna mengalami kejang-kejang hingga akhirnya meninggal di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, seusai minum kopi di Kafe Olivier, Mal Grand Indonesia, Rabu 6 Januari 2016. Saat itu, Mirna tengah berkumpul bersama 2 temannya. Meski ada informasi dia sempat minum obat pelangsing, kepolisian masih fokus melakukan autopsi dan mengambil sampel cairan lambung. Terutama demi memastikan ada tidaknya kandungan racun di kopinya.
  2. Pria usia 28 tahun bernama Dustin Rittgers asal Franklin County, Ohio, Amerika Serikat, ditangkap polisi karena mempublikasikan video dirinya sedang minum alkohol saat menyetir mobil ke layanan jejaring sosial Facebook. Rittgers kala itu sedang menyetir mobilnya, sambil menikmati sebotol alkohol yang ia minum. Menurut otoritas setempat, Rittgers yang mabuk merekam video dirinya sendiri sembari mengemudikan mobil dan menenggak minuman keras itu selama 12 detik. Rittgers menggerakan kamera agar bisa terlihat ia sedang mengemudikan mobil hanya dengan satu jari untuk mengarahkan setir. Ia pun langsung mempublikasikan rekaman aksinya ke laman Facebook. Tak lama, banyak teman-temannya yang memberi komentar. Salah satunya menulis, "Dude, Really!!!!!" Rittgers kemudian menanggapi komentar temannya, "Saya pengemudi andal, jangan cemas. Saya bisa pakai satu jari untuk menyetir, main Facebook, dan sekarang sedang hujan. Saya jago dan profesional." Setelah video Rittgers sudah terpampang di laman Facebook-nya, seseorang langsung mengadukan video tersebut ke otoritas setempat. Mendapat laporan mengenai aksi mabuk itu, sontak kantor kepolisian daerah Franklin County langsung mengirim polisi untuk melacak Rittgers di Columbus selatan, Ohio. Mereka melacak keberadaan Rittgers dan setelah berhasil menemukannya dan mencegat mobilnya, Rittgers langsung ditangkap. "Situasi ini menunjukan kekuatan dari media sosial yang langsung mengantarkan kami ke tersangka agar bisa menyetopnya sebelum ia menyakiti dirinya sendiri atau orang lain. Media sosial adalah alat lain yang kami gunakan untuk memerangi tindak kriminal agar penduduk di Franklin County tetap aman," ujar Kepala Polisi Daerah Zach Scott. Rittgers dinilai melanggar lima tuduhan pelanggaran, salah satunya mengoperasikan kendaraan dalam keadaan yang berpotensi mengganggu banyak orang. Nyatanya ini bukan kali pertama Rittgers dicegat oleh pihak kepolisian karena mengendarai mobil selagi mabuk. Sebelumnya di awal 2015, ia terbukti bersalah dalam kasus serupa setelah dibuktikan oleh polisi setempat.
  3. Polda Metro Jaya melarang warga konvoi kendaraan pada malam tahun baru. Konvoi pada malam pergantian tahun disebut jadi salah satu penyebab kecelakaan, penumpukan kendaraan, hingga jadin pemicu keributan. "Malam tahun baru dilarang konvoi. Tidak hanya sebatas konvoi motor gede saja, tapi kendaraan lain juga akan ditindak dan periksa," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal di Markas Polda Metro Jaya, Selasa (29/12). Konvoi kendaraan menurutnya berpotensi jadi pemicu keributan. Rombongan konvoi yang bertemu dengan rombongan yang lain bisa menimbulkan gesekan. Oleh karena itu, siapapun yang tidak mengindahkan imbauan tersebut, polisi menurut Iqbal tidak akan segan-segan mengambil tindakan dengan cara menilang seluruh kendaraan yang berkovoi tersebut. Selain konvoi kedaraan roda dua, polisi juga melarang penggunaan mobil bak sebagai kendaraan untuk mengangkut orang pada malam tahun baru. Menurut Iqbal penggunaan kendaraan tersebut dapat menyebabkan kecelakaan dan gangguan lalu lintas. Sebelum malam tahun baru, seluruh jajaran Polda Metro Jaya telah menggelar operasi cipta kondisi untuk menekan tindak pidana pada malam pergantian tahun. "Jadi prinsipnya kalau tahun baru masih ada tindak kriminal kami akan tindak. Malam tahun baru harus dirayakan dengan tidak melanggar hukum," ujar Iqbal. Jumlah personel yang dikerahkan dalam operasi pengamanan malam tahun baru sama dengan jumlah personel yang dikerahkan dalam operasi Lilin Jaya 2015, yaitu berjumlah 8.978 personel. Seluruh personel tersebut, kata Iqbal merupakan gabungan dari berbagai instansi terkait yang bertanggung jawab untuk menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban di DKI, di antaranya Markas Besar Kepolisian RI, Komando Daerah Militer Jaya, Pemerintah Daerah DKI dan Dinas Perhubungan. "Semua disebar untuk melakukan pencegahan. Ada yang melakukan penyuluhan untuk meredam terjadinya tindak pidana," kata Iqbal.
  4. Polres Kota Depok menyita sejumlah makanan mengandung formalin di Pasar Agung Jalan Proklamasi Sukmajaya. Makanan yang diketahui mengandung bahan pengawet mayat itu adalah tahu, daging sapi dan udang. "Dari hasil tes makanan mentah berupa tahu, daging sapi dan udang mengandung formalin," kata Kepala Satuan Narkoba Polres Kota Depok Komisaris Civick Tjangkung, Rabu (30/12) seperti diberitakan Antara. Civick memimpin langsung operasi pemeriksaan makanan mengandung zat berbahaya di sejumlah pasar tradisional dan supermarket di kawasan Depok tersebut. Selain tahu, daging dan udang, polisi juga menemukan tahu goreng dan ikan tongkol mengandung formalin. Tahu dan ikan tersebut dijual di Pasar Musi. Saat ini makanan-makanan tersebut diamankan petugas untuk diperiksa dan diproses lebih lanjut. "Makanan berformalin itu kebanyakan dari luar Depok seperti ikan tongkol dari Muara Karang dan daging dari Bojongsari," ujar Civick. Pemeriksaan terhadap makanan ini dilakukan sebagai salah satu kegiatan operasi cipta kondisi jelang tahun baru. Operasi cipta kondisi ini dilakukan merupakan perintah langsung dari Polda Metro Jaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat jelang pergantian tahun.
  5. Tersangka penyerang ke-8 itu diidentifikasi sebagai Salah Abdesalam – seorang laki-laki berusia 26 tahun yang diketahui lahir di Brussels, Belgia. Salah Abdesalam (26 tahun), pria kelahiran Brussels, Belgia yang dinyatakan sebagai tersangka ke-8 dalam serangan di Paris. Polisi di Perancis hari Minggu (15/11) telah mengeluarkan foto tersangka yang masih buron dalam serangan di Paris hari Jumat malam (13/11), yang menewaskan sedikitnya 132 orang. Tiga orang meninggal dunia di rumah sakit beberapa saat lalu. Tersangka diidentifikasi sebagai Salah Abdesalam – seorang laki-laki berusia 26 tahun yang diketahui lahir di Brussels, Belgia. Polisi mengatakan Abdesalam – yang disebut sebagai tersangka kedelapan – adalah orang yang berbahaya dan siapa pun yang memiliki informasi tentang dirinya, harus segera menghubungi pihak berwenang. Abdesalam adalah salah satu dari tiga bersaudara yang terkait dengan serangkaian serangan terkoordinir di Paris Jumat malam. Saudara laki-lakinya – Ibrahim Salah – meledakkan dirinya di gedung konser Bataclan dalam serangan yang menewaskan lebih dari 80 orang. Pihak berwenang Belgia sudah menangkap saudara lainnya. Polisi di Perancis dan Belgia telah melakukan sejumlah penangkapan dan juga menginterogasi anggota-anggota keluarga dan orang-orang yang terkait dengan tersangka penyerang lainnya. Media-media Perancis mengatakan ketiga penyerang bunuh diri Perancis juga sudah diidentifikasi. Mereka juga melaporkan tentang dua mobil yang digunakan penyerang, yang menggunakan nomor kendaraan Belgia. Polisi Perancis hari Minggu juga menginterogasi beberapa anggota keluarga Omar Ismail Mostefai, teroris pertama yang diidentifikasi dalam serangan itu. Ayah, abang dan ipar Mostefai adalah tiga dari enam orang yang ditahan pihak berwenang. Mostefai adalah salah satu dari tujuh penyerang – yang semuanya mengenakan rompi yang dipadati bom. Enam penyerang meledakkan diri mereka, sementara penyerang ketujuh tewas dalam baku tembak dengan polisi. Sedikitnya tiga dari tujuh penyerang itu berkewarganegaraan Perancis. Jaksa Perancis Francois Molins mengatakan Mostefai dikenal polisi sebagai penjahat kelas teri, tetapi tidak pernah dikaitkan dalam penyelidikan atau dikaitkan dengan teroris. Laki-laki berusia 29 tahun itu tinggal di Chartres – di dekat Paris.
  6. Kepolisian Sumatera Utara merasa perlu ambil langkah untuk mengantisipasi tempat memangkal para pengojek di Medan menyambut kehadiran layanan Gojek di kota tersebut sejak pekan lalu. Menurut Kabid Humas Polda Sumut Komisaris Besar Helfi Assegaf, tempat berkumpul para pengojek ini perlu ditertibkan sebelum ada kemungkinan membesar dan menurutnya berpotensi membuat macet lalu lintas. "Karena pasti akan mangkal di tempat-tempat ramai seperti pasar, terminal, stasiun, mall, sekolah, dan lain-lain. Polres harus segera mengambil langkah antisipasi," katanya dalam keterangan tertulis. Gojek pada 15 November lalu memperluas layanannya di Medan dan empat kota lain, yaitu Yogyakarta, Semarang, Palembang, dan Balikpapan. Di lima kota tersebut Gojek menyediakan layanan GoRide, GoSend, GoFood, dan GoMart. Sejauh ini belum tersedia layanan yang mendukung gaya hidup seperti GoMassage, GoGlam, dan GoClean. Di lima kota itu, Gojek memberlakukan tarif datar Rp 10.000 untuk menjaring pengguna dan mitra pengemudi sebanyak-banyaknya. Pendiri sekaligus CEO Gojek Nadiem Makarim mengatakan, hingga kini mitra pengemudi Gojek sudah ada 200 ribu orang dan 100 ribu di antaranya berada di sekitar Jakarta. Jumlah mitra pengemudi itu akan bertambah setelah Gojek memperluas daerah operasional. Sementara itu jumlah unduhan aplikasi Gojek telah lebih dari 6 juta unduhan, tetapi Nadiem enggan menyebut angka pengguna aktif aplikasi Gojek dan rata-rata transaksi hariannya.
  7. Sedang enak-enak naik motor Dudung diberhentikan oleh Polisi. juaakakakaka
  8. Mobil Google yang bisa berjalan sendiri tanpa pengemudi sedang melakukan uji coba dekat Museum Sejarah Komputer di Mountain View, California Polisi Cegat Mobil Google Tanpa PengemudiSeorang polisi lalu lintas California menghentikan satu mobil tapi tidak memberikan surat tilang, karena tidak ada pengemudi yang bisa diberikan surat tilang di mobil tersebut. Kantor polisi kawasan Mountain View mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa polisi menghentikan mobil tanpa pengemudi itu yang sedang diuji coba di jalan hari Kamis (12/11). Polisi melihat mobil tersebut melaju dengan kecepatan 24 mil per jam di zona 35 mil per jam dan kemudian menyadari mobil itu adalah Google Autonomous Vehicle. Ia kemudian menghentikan mobil tersebut dan menghubungi operatornya untuk memberi tahu bahwa mobil tersebut mengganggu lalu lintas, tapi tidak ditilang. Menurut peraturan lalu lintas Amerika, surat tilang dikeluarkan bila ada pengemudi. Google merespon hal ini di sebuah artikel di blog, dan mengatakan tidak ditilang, lalu menambahkan, "Menyetir terlalu lambat? Pasti jarang ada manusia yang disuruh berhenti karena itu."
  9. Wahh kampret...nilang udah kaya gebukin maling. Hati hati pak disaat sendirian malam-malam..ada kunti loh " .. ",
  10. Skandal korupsi dan konspirasi badan organisasi sepakbola dunia Fifa yang selama ini sudah tercium lama namun baru kemarin mulai akan dibongkar. Menjelang konggresnya di Zurich, Swiss, FBI Amerika bekerjasama dengan pihak berwenang Swiss melakukan penangkapan pada sejumlah petingginya. Turut campurnya FBI membuat Rusia mengkritik tajam Amerika. Moskow menuduh AS telah melampaui batas kewenangan hukum internasional dan dianggap offside. "Sekali lagi kami meminta Washington menghentikan upaya untuk memperluas hukum yang jauh melampaui batas-batasnya, dengan menerapkan standar hukum sendiri dan bukannya praktek internasional yang diterima secara umum", dikatakan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Moskow . Ditegaskan juga bahwa apa yang dilakukan Amerika adalah bentuk ekstrateritorial hukum ilegal. Bisa dimengerti kenapa Rusia kebakaran jenggot, karena penyelidikan skandal FIFA ini juga akan dikembangkan menyangkut penyelenggaraan Piala Dunia 2018 dan Qatar 2022. Rusia yang sudah ditunjuk sebagai tuan rumah PD 2018 dan telah mempersiapkan pembangunan menyangkut event terbesar sepakbola dunia ini merasa khawatir. Tidak menutup kemungkinan apabila penunjukkan tersebut ditemukan adanya konspirasi maupun korupsi, akan berbuntut panjang. Mengapa lembaga penegak hukum AS harus bertanggung jawab untuk korupsi dalam sebuah organisasi yang memiliki kantor pusat di Swiss dan kejahatan yang dilakukan kemungkinan besar dilakukan kebanyakan di luar Amerika Serikat ? Pertanyaan ini terjawab setelah melihat aturan hukum yang diberlakukan di negara tersebut menyangkut kasus kriminal yang dituangkan dalam "Racketeer Influenced and Corrupt Organizations Act" (RICO). Kasus FIFA ini akan dibongkar dengan menggunakan undang-undang anti-mafia, asumsi dasarnya adalah bahwa karena para anggotanya korup dan FIFA berubah menjadi sebuah organisasi kriminal. Mengenai RICO permasalahan timbul ketika Mahkamah Agung AS menyatakan baru-baru ini, hukum AS tidak berlaku di luar wilayah nasional, jika Kongres tidak mengatur secara tegas dalam teks hukum, seperti dalam undang-undang anti-terorisme. Berdasarkan hukum internasional, yang menurut prinsip teritorial berlaku hanya negara bersangkutan bertanggung jawab untuk penegakan hukum diwilayahnya bila terjadi kejahatan. Namun ada pengecualiannya dalam kasus luar biasa, yaitu ketika legislatif AS telah secara eksplisit merumuskan validitas yang komprehensif, hakim akan menyetujui prinsip teritorial ini yang bisa diterapkan pada negara lain. Pertanyaan kembali timbul apakah Amerika benar-benar dapat mengasumsikan yurisdiksi untuk menghukum semua jalinan korupsi di FIFA dengan RICO. Pengadilan banding pada 2014 memutuskan bahwa RICO juga dapat diterapkan untuk kejahatan diluar Amerika Serikat. Walaupun begitu Mahkamah Agung masih terus berupaya untuk menerapkan aturan yang ketat mengenai masalah hukum global Amerika ini.
  11. Panthongtae Shinawatra, putra pertama mantan perdana menteri Thailand menghadiahi polisi dengan uang sebesar Rp2,9 miliar karena berhasil menangkap tersangka utama bom Bangkok. Panthongtae Shinawatra, putra pertama mantan perdana menteri Thailand Thaksin Shinawatra memenuhi janjinya untuk memberikan hadiah kepada kepolisian Thailand berupa uang sebesar US$200 ribu, atau setara dengan Rp2,9 miliar. Uang tersebut merupakan hadiah karena petugas telah berhasil menangkap tersangka utama bom Bangkok. Bom yang meletus di Kuil Erawan di pusat kota Bangkok pada Agustus lalu menewaskan sekitar 20 orang, sebagian besar wisatawan China, memukul sektor pariwisata Thailand yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi liburan di Asia Tenggara. Bukan hanya Panthongtae Shinawatra yang memberikan hadiah kepada polisi Thailand. Sebelumnya, kepolisian Bangkok memberikan hadiah sebesar US$84 ribu, atau sekitar Rp1,2 miliar kepada para petugas yang terlibat dalam penyelidikan bom Bangkok ini. "Tim saya telah menyerahkan tujuh juta baht (Rp2,6 miliar) ke markas polisi nasional untuk meningkatkan semangat para petugas," kata Panthongtae yang akun Facebook miliknya. Kepala polisi nasional Thailand, Jakthip Chaikinda mengkonfirmasi pihaknya telah menerima uang tersebut pada Minggu (4/10) dan menyatakan uang tersebut akan diberikan kepada para petugas kepolisian yang terlibat penyelidikan bom Bangkok dan para sumber yang memberikan informasi berguna sehingga pelaku utama dapat ditangkap. Meski demikian, belum jelas apakah warga yang membantu penyelidikan polisi akan mendapatkan bagian dari hadiah tersebut. Motif serangan masih tidak jelas Setelah berminggu-minggu melakukan penyelidikan dan merilis pernyataan yang kerap bertentangan, kepolisian Thailand menyatakan pada bulan lalu bahwa warga asing yang ditangkap karena memiliki peralatan pembuat bom merupakan tersangka utama, pria yang mengenakan baju kuning dan terekam gerak-geriknya dalam CCTV. Polisi mengidentifikasi para tersangka bernama Bilal Mohammed dan Adem Karadag. Polisi menyatakan kedua tersangka ini mengaku menempatkan bom di lokasi kejadian. Klaim ini diperkuat juga oleh konfirmasi dari para pengacara tersangka. Meski demikian, motif serangan hingga kini masih menjadi pertanyaan. Pada Minggu, Jakthip menyatakan pihaknya tidak mengesampingkan motif apapun terkait kasus ini. Sejumlah surat penangkapan untuk puluhan tersangka lainnya yang diduga terlibat dalam pengeboman ini juga tidak menyebutkan motif serangan. Hanya ada satu tersangka lainnya yang kini mendekam dalam tahanan, yaitu pria berkewarganegaraan asing bernama Yusuf Mieraili, pemegang paspor China keturunan etnis Uighur. Sementara, pihak berwenang belum mengonfirmasi kewarganegaraan salah satu dari dua tersangka yang kini ditahan. Spekulasi kuat mengarah kepada keterkaitan kelompok militan atau pendukung Uighur dalam penyelidikan ini. Namun pihak berwenang Thailand menghindari menyebut etnis Uighur dalam penyelidikan ini. Para pakar menilai langkah ini dilakukan agar tidak memancing kemarahan China, salah satu sekutu terbesar pemerintahan junta militer Thailand saat ini. Pada Juli lalu, Thailand mendeportasi 109 etnis Uighur kembali ke China, memicu kecaman dari dunia internasional. Polisi sebelumnya menyatakan mereka meyakini pemboman itu merupakan serangan balas dendam dari kelompok penyelundup manusia yang marah atas tindakan keras Thailand soal penyelundupan manusia. Namun pada pekan lalu, polisi menyatakan bahwa sejumlah keluhan politik dalam negeri juga bisa jadi faktor yang memantik serangan ini. Petugas Thailand menyatakan salah satu tersangka terkait dalam sejumlah pengeboman di Thailand. Perpecahan politik Thailand dinilai kurang berpengaruh kepada kehidupan masyarakat miskin di desa maupun di kota yang setia kepada Thaksin, yang digulingkan dalam kudeta tahun 2006 oleh militer. Thaksin saat ini tinggal di pengasingan di luar negeri setelah dituduh melakukan praktik korupsi. Adiknya, mantan perdana menteri Yingluck Shinawatra, dipaksa menyerahkan jabatannnya beberapa harus sebelum pemerintahan junta militer yang berkuasa saat ini melakukan kudeta pada Mei lalu. Dalam akun Facebook miliknya. Panthongtae mengkritik petugas yang mengkaitkan ledakan itu dengan politik dalam negeri, meski sejumlah bukti mengarah ke para tersangka asing. Panthongtae menyatakan petugas yang berpandangan seperti itu "tidak layak menerima satu baht pun."
  12. Lupakan polisi ganteng. Sekarang zamannya polisi nge-DJ. Emangnya ada? Beberapa waktu lalu, seorang polisi berpangkat Inspektur Polisi Dua alias Ipda di Mamuju, Sulawesi Barat sempat menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Polisi yang memiliki nama DJ 'Ferrix' itu jadi bahan omongan setelah memamerkan kemampuannya nge-DJ. Dalam video di YouTube, polisi itu terlihat asyik meremix lagu Pitbull yang berjudul 'Give Me Everything' di sebuah acara lari di Mamuju. Ia pun tampil di atas panggung dengan seragam lengkapnya. Nggak cuma Ipda Ferrix, baru-baru ini, polisi asal Brebes juga ikut memamerkan skill nge-dj. Polisi itu bernama D Aprillian. Di sebuah video di YouTube, Aprillian nampak meremix lagu 'Clarity'. Kalo penasaran, nih langsung aja nonton videonya..
  13. Robot Pepper Tindak kekerasan memang bisa melanggar hukum. Apa jadinya jika kekerasan tersebut dilakukan terhadap benda tak bernyawa seperti robot? Seorang warga Jepang membuktikannya. Kiichi Ishikawa dari kota Yokosuka ditangkap oleh polisi setelah ia menendang robot Pepper bikinan perusahaan telekomunikasi SoftBank. Pepper termasuk robot pintar yang sengaja dirancang untuk membaca perasaan manusia. Ia adalah care robot atau robot yang memiliki perhatian dan diciptakan dengan tujuan membuat manusia menjadi bahagia. Harga Pepper juga terbilang mahal, yakni US$ 1.600 atau setara Rp 22,8 juta. Ishikawa yang usianya sekitar 60 tahun itu sedang berkunjung ke toko SoftBank Corp. pada Minggu pagi (6/9). Ishikawa yang kala itu sedang dalam keadaan mabuk, merasa terganggu oleh pegawai toko -- manusia, bukan robot -- yang menyuruhnya untuk bersikap normal sebagaimana pengunjung yang baik. Ishikawa langsung merasa kesal dan bergerak cepat ke arah robot Pepper dan langsung menendangnya dengan keras. Menurut keterangan kepolisian Kanagawa, Pepper mengalami kerusakan pada sistem internal komputer dan menjadi lemot. Namun tidak diketahui seperti apa tanggapan Pepper saat Ishikawa menendangnya mengingat ia adalah robot pintar yang mengenali perasaan manusia. Mengutip situs Cnet, kejadian ini menjadi sebuah pelajaran untuk masa depan mengenai interaksi manusia dan robot yang baik seperti apa, khususnya bagi robot yang memang didesain untuk merasakan apa yang manusia bisa rasakan.
  14. Awal pekan ini, berita soal pesepeda di Sleman yang menghadang pengguna moge Harley-Davidson telah heboh. Hari ini (19/8), Sekretariat Kabinet RI (Setkab) menyimpulkan bahwa pengawalan oleh polisi terhadap rombongan pengendara moge itu melanggar hukum. Setkab menilai konvoi moge tidak termasuk dalam kategori pengguna jalan yang harus mendapat prioritas. Hal ini dijelaskan melalui setkab.go.id. Merunut pada isi dan penjelasan Pasal 134 huruf g Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, konvoi dan atau kendaraan yang digolongkan mendapat hak utama lalu lintas dimaksudkan untuk kepentingan tertentu. Sejalan dengan penjelasan itu, kepentingan tertentu yang dimaksudkan adalah kepentingan yang perlu diatasi segera seperti ancaman bom, kendaraan pengangkut pasukan, kendaraan untuk penanganan huru-hara, dan kendaraan untuk penanganan bencana alam. Sementara merujuk pada Pasal 135 UU 22/2009, polisi harus mengawal dan melakukan pengamanan jika mengetahui adanya pengguna jalan dengan hak utama sebagaimana disebut pada Pasal 134. Lebih lanjut situs tersebut juga mengutip Pasal 4 ayat (1) Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2012 tentang Pengaturan Lalu Lintas dalam Keadaan Tertentu dan Penggunaan Jalan Selain untuk Kegiatan Lalu Lintas. "Tindakan pengawalan oleh voorijder petugas Kepolisian dalam peristiwa yang terjadi di Sleman merupakan perbuatan yang melanggar ketentuan Pasal 134 huruf g UU Nomor 22 Tahun 2009 sebab konvoi motor Harley Davidson tidak termasuk sebagai Pengguna Jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan," kutip laman itu. Menurut laporan Kompas, hal ini kontras dengan penjelasan yang ditulis dalam Facebook Humas Polri. Untuk itu, Setkab menghimbau agar
  15. Indro Warkop, komedian pecinta motor gede alias moge ini ternyata sudah mengetahui kabar tak sedap tentang komunitas hobinya itu yang terjadi di Jogjakarta. Peristiwa itu, kata Indro, terjadi dalam acara Indonesia Bikers Week (IBW) kala seluruh rombongan menuju Prambanan dari tempat awal. Sebagai panitia, Indro mengatakan IBW sudah mengantongi izin Polres setempat. Sebab, terdapat empat ribu motor dari ratusan club dari seluruh Indonesia. Mereka menuju Prambanan untuk menghadiri acara perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-70. Pengibaran bendera sebanyak tujuh puluh buah, itulah acara utamnya. "Saya, jauh hari sudah bilang kita harus sopan. Saya ini bikers, enggak pernah dikawal (polisi), mau ada acara sekalipun, dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Itu acara sudah dapat izin dari Polres setempat buat kawal bikers memakai ring road agar tertib. Kalau melanggar lampu merah, bisa dilihat sudah ada polisi di situ. Jadi, salahin polisinya kalau soal itu," ungkap Indro. Meski demikian, Indro menjelaskan sebagai anggota Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) tidak berada di tempat kejadian. Tapi, dia terus pantau perjalanan itu. "Saya lagi di Pasuruan, enggak ikut acara itu (IBW). Malah saya datang ke acara Motor Antique Club Indonesia (MACI), karena saya mendapat penghargaan kehormatan tadi malam," kata Indro. Atas kejadian itu, Indro hanya dapat mengambil hikmah atas perilaku bikers yang diberitakan mengeroyok seorang pengendara sepeda. Indro tak memungkiri, bikers sekarang memiliki perbedaan dengan masanya dulu. "Ini sebenarnya hal positif. Karena ke depannya akan terus ada acara seperti itu. Ya, menghilangkan memang enggak bisa ya, tapi setidaknya mengurangi. Karena saya sudah bilang, kita di Jogjakarta untuk senang-senang. Hormatilah orang Jogja. Malah saya bilang, sampai di sana, jalan-jalan naik andong ke Malioboro. Kita ini juga masyarakat biasa, bukan masyarakat kelas VIP," tegas Indro. Sumber: jpnn.com
  16. Ini rekapan sandi yang lazim digunakan oleh POLRI. untuk "kasta" tertentu punya sandi yang MASIH RAHASIA. maksud dari kasta adalah : - reserse - intel - densus SANDI ANGKA * 1-1 : Hubungi per telepon * 1-4 : Ingin bicara diudara (langsung) * 3-3 : Penerimaan sangat jelek/orang gila * 3-3L : Kecelakaan korban luka * 3-3M : Kecelakaan korban material * 3-3K : Kecelakaan korban meninggal * 3-3KA : Kecelakaan kereta api * 3-4-K : Kecelakaan, korban meninggal, pelaku melarikandiri * 4-4 : Penerimaan kurang jelas * 5-5 : Penerimaan baik/sehat * 8-4 : Tes pesawat/penerimaannya * 8-6 : Dimengerti * 8-7 : Disampaikan * 8-8 : Ingin berjumpa langsung * 10-2 : Posisi/keberadaan * 10-8 : Menuju * 2-8-5 : Pemerkosaan * 3-0-3 : Perjudian <- The Predator * 3-0-1: lagi kimpoi <- killerinhouse * 3-3-8 : Pembunuhan * 3-6-3 : Pencurian * 3-6-5 : Perampokan * 8-1-0 : Pembunuhan * 8-1-1 : Hidup * 8-1-2 : Berita agar diulangi (kurang jelas) * 8-1-3 : Selamat bertugas * 8-1-4 : Laporan/pembicaraan terlalu cepat * 8-1-5 : Cuaca * 8-1-6 : Jam/waktu * 8-1-9 : Situasi SANDI HURUF * Taruna : Berita * Gelombang : Jam/waktu * Semut : Pelajar * Lalat : Mahasiswa * Pangkalan : Rumah/kediaman * Cangkulan : Kantor/tempat kerja * Gajah : Derek * Komando : Kantor polisi * Tikar : Surat * Buntut tikus : Antena pendek (HT) * Belalai gajah : Antena atas * Laka : Kecelakaan * Jaya 65 : Kebakaran * Timor Kupang Pati : Tempat Kejadian Perkara * Timor Lombok Pati : Telepon * Timor Kupang Ambon : TerKendali Aman * Halong Timur : Handy Talky (HT) * Halong Pati : Hand Phone (HP) * Kupang Rembang : KendaRaan * Kupang Ambon : Kereta Api * Wilis Kendal : Walikota * Kendal Cepu : KeCamatan * Kendal Lombok : KeLurahan * Rembang Wilis : RW * Rembang Timur : RT * Rembang Rembang : Serse * Rembang Solo : Rumah Sakit * Rembang Pati : Rupiah * Anak Kijang : Pencuri/Tersangka * Ambon Demak : Angkatan Darat * Ambon Lombok : Angkatan Laut * Ambon Ungaran : Angkatan Udara * Pati Medan : Polisi Militer * Timor Medan : Tamu/Teman * Lombok-Lombok : Lalu Lintas * Timor Lombok : Lampu Lalu Lintas/Traffic Light * Sepi : Senjata Api * Sajam : Senjata Tajam * Curat : Pencurian Dengan Pemberatan * Curas : Pencurian Dengan Kekerasan * Curanmor : Pencurian Kendaraan Bermotor * Bandung Umar Solo : BUS * Medan-Medan : Metro Mini * Pati Demak Irian : Jam/Waktu * Solo Medan Pati : Pelajar * Solo Medan Ungaran : Mahasiswa * Solo Timur Medan : Rumah/Kediaman * Opak Kendal Jepara : Kantor/Tempat Kerja * Opak Pati Solo : Derek * Lombok Pati : Kantor Polisi * Lombok Irian : Surat * Lombok Demak : Antena Pendek (HT) * Bandung-Bandung : Barang Bukti (BB) * Bandung2 Padat : Makan * Bandung2 Medan : Bahan Bakar Minyak * Lampiran/Ambon : Istri * Monik : Anak * Solo Bandung : Stand By * Solo Garut : SiaGa * Medan Demak : Meninggal Dunia * Pati Ambon Medan : Pengamanan * Ambon Pati-Pati : Apel * Palang Hitam : Mobil Jenazah * Demak Pati Kendal : Dinas Pemadam Kebakaran Sandi Pangkat Kesatuan * Kresna : Presiden * Bima : Wakil Presiden * Timor Bandung I : Kapolri * Metro I : Kapolda * Timor I : Kapolres * Jajaran 1 : Kapolsek * Jajaran 2 : Wakapolsek * Jajaran 3 : Serse * Jajaran 4 : Sabhara * Jajaran 5 : Bimas/Babinkamtibmas * Jajaran 6 : Lantas/Lalu Lintas bandung bandung padat = makan 3-0-1: lagi kawin anggota polisi d jogja... 75.x(x=1-10) itu bwt ce, 1-10 adalah skor utk ce Ada lagi yang umum diucapin di penjara/polsuspas Posko=komandan regu Posko 2=wadanru 01=pas 1= kalapas 02=pas 2=ka kplp Palkam = Kepala Kamar Bebek = pendatang baru T-14-Koperasi Wahana Kalpika : angkot cipayung-ciracas klo di penjara 88 itu lg sibuk/jangan diganggu api 88 kadang diartikan,,,napix lagi ehem ehem ama pembesuk
  17. Polisi di Beijing menggerebek sebuah pabrik yang memproduksi lebih dari 41.000 iPhone palsu yang bernilai 120 juta yuan ($19 juta), termasuk beberapa yang telah masuk ke pasar AS, dan telah menahan sembilan tersangka dalam operasi pemalsuan tersebut. Apple adalah salah satu merek paling populer di China, di mana pihak otoritas telah meningkatkan upaya-upaya mereka menghapus reputasi negara itu sebagai produsen barang-barang palsu. Pemerintah mengambil langkah yang lebih keras untuk menerapkan hak-hak kekayaan intelektual, memaksa perusahaan untuk mengajukan merek dagang dan hak paten dan melacak barang-barang palsu. Polisi menahan sembilan orang, termasuk sepasang suami-istri yang memimpin kegiatan pemalsuan tersebut, setelah penggerebekan pada bulan Mei di pabrik tersebut, beroperasi di bawah kedok toko gadget di pinggiran utara ibukota China. Informasi ini dipublikasikan di media sosial pada hari Minggu (26/7) oleh biro keamanan publik di Beijing. Kelompok tersebut, dipimpin oleh seorang pria berusia 43 tahun, bernama belakang Yu, dan istrinya yang berusia 40 tahun, dengan nama belakang Xie, keduanya dari kota Shenzhen, diduga mendirikan pabrik di Beijing dengan pada bulan Januari, menurut biro tersebut. Mereka mempekerjakan "ratusan" pekerja untuk membungkus ulang komponen smartphone bekas sebagai iPhone untuk diekspor, tambahnya. Polisi menyita 1.400 ponsel dan sejumlah besar aksesoris pada penggerebekan tanggal 14 Mei tersebut. Di AS, ponsel ponsel Apple Inc. terbaru dijual seharga $649, atau lebih dari itu, tergantung modelnya. Polisi Beijing mengatakan penyelidikan mereka dilakukan berdasarkan petunjuk dari otoritas AS yang menyita beberapa perangkat palsu tersebut. Tujuan ponsel-ponsel palsu tersebut dan berapa banyak yang sampai di tujuan tersebut tidak diketahui. Perwakilan keamanan publik menolak untuk memberikan komentar pada hari Senin (27/6), dan mengatakan pada Reuters mereka tidak punya info tambahan. Apple juga menolak memberikan komentar, dan mengatakan bahwa penyelidikan sedang berlangsung. Bukan pertama kalinya China mengungkap rencana ekploitasi kepopuleran produk Apple. Pada tahun 2011, para blogger di kota Kunming baratdaya menemukan lebih dari selusin toko yang tidak mempunyai izin yang meniru dekorasi interior, dan bahkan seragam pegawai, yang digunakan di toko-toko resmi Apple. Foto yang banyak beredar secara online tersebut mempermalukan pemerintah yang berjanji akan berusaha lebih keras untuk melindungi merek dagang. Sumber: www.voaindonesia.com
  18. Gedung MNC Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, ditembak orang tak dikenal. Kini polisi tengah menuju lokasi tersebut. "Iya benar di Gedung MNC Tower. Ini saya lagi menuju TKP," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo saat dihubungi merdeka.com, Selasa (7/7). Hendro mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.20 WIB. Dari laporan awal, ancaman penembakan tersebut menyasar area lantai 8 Gedung MNC Tower. "Pelaku belum terdeteksi. Masih kita cek," kata dia. Informasi dikumpulkan pelaku penembakan berada di jarak cukup jauh. Timah panas mengenai kaca gedung, tak ada korban dalam kejadian ini.
  19. Tilang merupakan akronim dari bukti pelanggaran yang biasanya dilakukan aparat kepolisian untuk menertibkan lalu lintas. Selain kemacetan, aktivitas razia kendaraan yang berakhir dengan penilangan merupakan hal yang sangat dihindari. Jika kendaraan tidak lengkap, alhasil pengendara harus siap berhubungan dengan hukum dan mengeluarkan biaya sebagai denda. Meski begitu, masih banyak masyarakat kita yang dengan sengaja tidak mematuhi peraturan di jalan raya. Meski dengan mudah melakukan pelanggaran, beberapa diantaranya tetap saja melakukan upaya untuk membela diri juga cukup tinggi. Berbagai cara dilakukan agar bisa lolos dari jeratan tilang polisi. Berikut ini lima tingkah orang Indonesia saat ditilang polisi 1. Pura-pura lupa membawa kelengkapan kendaraan Biasanya tindakan awal polisi ketika memberhentikan kendaraan adalah meminta pengendara untuk menunjukan surat-surat kelengkapan kendaraan. Polisi akan menanyakan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta Kartu Tanda Penduduk (KTP). Bagi mereka yang tidak memiliki atribut lengkap, biasanya akan berpura-pura lupa membawa kelengkapan tersebut. Padahal bisa saja mereka memang tidak memiliki surat-surat berkendara yang lengkap “Wah perasaan sudah saya bawa pak, waduh dimana tadi ya” kalimat ini kerap kali didengar pihak kepolisian ketika menggelar razia. Namun poilisi tentu saja tidak mempercayai begitu saja dan akan tetap menilang mereka. 2. Mencari Bekingan Tidak mau mengakui kesalahan, begitulah sikap dari sebagian masyarakat kita. Aktivitas mencari bekingan bertujuan untuk menggertak petugas dengan cara menelepon para aparat yang pangkatnya lebih tinggi dari petugas yang menilang mereka. Tindakan ini biasanya disertai dengan ancaman kepada petugas, jika petugas berani menilang maka mereka akan dilapor dan segera dipecat langsung oleh petingginya. Tidak jarang ini menciutkan nyali petugas ketika mendengar saudara dari target tilang adalah petinggi mereka. 3. Berakting Tidak hanya artis yang pintar berakting, masyarakat pun terpaksa berakting jika dalam kondisi terdesak akan ditilang. Mereka mengeluarkan jurus berkaca-kaca disertai wajah memelas untuk mengelabuhi petugas. Tapi, polisi lalu lintas sudah belajar banyak dari pengalaman dan tidak akan tertipu dengan penampilan si pengendara nakal. 4. Mengaku Wartawan Wartawan dengan kartu persnya biasanya akan dengan mudah lolos dari jeratan penilangan. Biasanya polisi memahami pekerjaan wartawan yang harus mewawancari para pejabat penting sehingga harus tepat waktu ditempat, sehingga jarang melakukan pemeriksaan kendaraan. Namun hal ini terkadang juga dimanfaatkan oleh pengendara nakal yang tidak memiliki kelengkapan. Bahkan mereka rela membuat kartu pers ‘bodong’ hanya demi lolos dari jeratan aparat saat berlalu lintas. Dengan mengaku-ngaku akan mewawancari gubernur atau walikota, maka aparat dengan cepat memberikan mereka jalan. 5. Meminta Damai Ditempat Inilah tindakan yang tidak disukai masyarakat, tapi dilakukan ketika dalam kondisi kena tilang. Suap, menjadi hal yang dihujat oleh masyarakat namun mereka juga melakukannya. Masyarakat membenci para koruptor yang mau disuap atau melakukan penyuapan dan meminta penegak hukum menindak tegas. Namun disisi lain mereka ingin ‘damai ditempat’ ketika ditilang polisi. Hayoo, yang nomor berapa tindakan yang anda lakukan untuk lolos dari penilangan? Semoga tidak termasuk dalam lima hal di atas ya, dan kita termasuk dalam generasi anti suap, anti membela diri untuk hal yang salah. Ingatlah bahwa kegiatan menyuap yang dihalalkan hanya satu, yaitu menyuap bayi..
  20. Sekelompok warga di Papua menilai hari ini merupakan hari ulang tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka (OPM). Oleh karena itu, polisi melarang warga merayakannya, sebab bertentangan dengan undang-undang. "Tanggal 1 Juli di Papua tidak hanya diperingati sebagai hari ulang tahun Bhayangkara. Tetapi juga dianggap oleh sekelompok masyarakat sebagai hari berdirinya OPM," ujar Kapolda Papua Barat, Brigjen Paulus Waterpauw. Ia menambahkan, petugas akan menindak setiap warga yang nekat merayakat HUT OPM tersebut. Pelakunya akan dijerat hukum pidana. "Apabila ada kelompok-kelompok tertentu yang melakukan aktivitas memperingati HUT OPM, maka akan diproses secara hukum," tutur Paulus. Polda Papua sendiri saat ini sedang memroses kasus yang menganggu kedaulatan negara. Empat aktivis diperiksa karena menggelar unjuk rasa yang menentang kedaulatan negara. "Empat aktivis tersebut saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Manokwari guna proses hukum lebih lanjut di pengadilan," pungkasnya.
  21. Memanasnya di sejumlah kota di Perancis yang terjadi akibat demo para sopir taksi menentang kehadiran UberPOP--layanan dari aplikasi Uber-- mulai didinginkan oleh pemerintah setempat. Menteri Dalam Negeri Perancis Bernard Cazenueve yang menyebut Uber sebagai layanan yang arogan memerintahkan petugas kepolisian di Paris untuk menertibkan semua mobil taksi dari layanan UberPop. UberPOP telah hadir di Paris sejak 2011 dan telah diperluas ke kota-kota lain, tetapi menghadapi pertempuran hukum. Sebuah hukum dari Oktober 2014 melarang keberadaannya, tapi Uber telah menentang aturan itu, mereka mengatakan tidak jelas dan bertentangan dengan kebebasan untuk melakukan bisnis. Perancis nyaris lumpuh. Jalan bebas hambatan yang mengelilingi ibukota Perancis ditutup di kedua arah di sebelah barat Paris pada pagi hari setelah sopir taksi memasang barikade di jalan-jalan. Akses ke tiga terminal di Bandara Charles de Gaulle Paris di utara diblokir. Taksi juga berkumpul di bandara Orly di selatan, dan di stasiun kereta dalam kota. Bahkan para penumpang terpaksa berjalan di sisi jalan untuk menuju bandara. Sopir taksi di Perancis, harus membayar hingga 240 ribu euro untuk mendapatkan lisensi mereka. Namun berbeda dengan Taksi Uber yang tak membayar lisensi untuk menjalankan roda bisnisnya.
  22. Apa jadinya kalau super hero yang dulu kita tolong akhirnya keangkep sama polisi? https://www.facebook.com/wereverwerooficial/videos/696317623753401/?permPage=1
  23. Bak film fiksi Robocop, kepolisian Uni Emirat Arab rencananya akan memakai robot-robot penegak hukum. Konon para robot tersebut sudah dibekali kecerdasan buatan yang membuatnya bisa berinteraksi dengan manusia. "Robot akan berinteraksi langsung dengan orang-orang dan wisatawan. Mereka akan memiliki layar interaktif dan mikrofon yang terhubung ke call center Polisi Dubai. Orang tidak hanya dapat mengajukan pertanyaan dan menyampaikan keluhan, tetapi mereka juga akan terhibur saat berinteraksi dengan robot,” kata kolonel Khalid Nasser Alrazooqi dalam sebuah konferensi keamanan di Dubai. Robot-robot tersebut adalah bagian dari perwujudan kota pintar yang digagas otoritas setempat. Alrazooqi juga mengklaim bahwa ke depannya mereka akan mengoperasikan berbagai jenis robot untuk keperluan pelayanan publik. Tak cuma yang berurusan dengan hukum. "Itu akan menjadi robot cerdas yang sepenuhnya dapat berinteraksi tanpa intervensi manusia sama sekali. Ini masih dalam penelitian dan pengembangan," tambah Alrazooqi, dikutip CNN Indonesia dari rt.com. Dengan populasi kecil namun sumber dana yang cukup besar, maka sudah sewajarnya Dubai menargetkan mereka jadi kota pintar pertama di dunia yang menggunakan teknologi terkini, termasuk robot. Ambisi itu sebenarnya sudah cukup lama terlihat, tahun lalu Dubai sudah melengkapi petugas hukum mereka dengan kacamata pintar Google Glass. Kamera pada kacamata tersebut langsung dihubungkan dengan sistem pemantau di kantor polisi. Jadi ada pelanggaran apa pun, para aparat bisa langsung cepat bertindak. Bukti rekaman juga bisa dijadikan data untuk melaporkan sebuah kejahatan. [tweet]https://twitter.com/GISECDUBAI/status/592231535790653440[/tweet] Tren Robot Polisi Menggunakan robot sebagai petugas keamanan memang mulai marak dilakukan. Sebelum Dubai, Microsoft sudah lebih dulu menggunakan robot untuk menjaga keamanan di sekitar kantor mereka. Robot penjaga Microsoft itu bernama K5, hasil rakitan perusahaan pengembang robot Knightscope. Bentuknya tidak terlalu besar dengan tinggi sekitar 1,5 meter dengan bobot 136 kilogram. Ada empat unit K5 yang tersebar di kampus Microsoft. Bentuknya nyaris menyerupai segitiga namun ujung atasnya membulat. Permukaannya berwarna putih, lengkap dengan lampu yang bekerja sebagai alarm, sirene, serta kamera untuk memantau area sekitar. Jika K5 'mencium' adanya masalah, ia akan secara otomatis membunyikan alarmnya atau mengirimkan penjaga keamanan langsung ke lokasi tersebut. Menurut laporan ExtremeTech, K5 mampu bekerja selama 24 jam hanya dengan sekali pengisian daya baterainya. Untuk pengisian ulang daya, ia hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Hebatnya, ketika baterai mereka hendak menipis, K5 langsung meluncur ke stasiun pengisian daya baterai dengan sendirinya. Robot K5 rencananya akan dikomersilkan pada 2015 ini.
  24. Aktivitas di jejaring sosial memang tak hanya berdampak di dunia internet, namun juga di dunia nyata. Terlebih jika aktivitas tersebut melibatkan ancaman kepada seseorang. Hal inilah yang dilakukan oleh seorang wanita bernama Ebony Dickens asal East Point, Georgia, Amerika Serikat yang kini harus mendekam di penjara gara-gara ulahnya. Wanita tersebut dianggap melakukan provokasi yang ditujukan kepada para petugas kepolisian. Terlebih wanita berkulit hitam tersebut secara khusus menyebutkan kalau seharusnya semua orang yang berkulit hitam bangkit dan menembak polisi berkulit putih yang dijumpainya. Pada saat status tersebut, dia menggunakan akun Facebook dengan nama Tiffany Milan. Tak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian untuk segera membekuk Dickens. Dan sehari setelah penangkapannya, status tersebut pun kemudian dihapus. Dickens sendiri mengakui kalau dia memang menulis status tersebut. Dan akibat perbuatannya, akun Facebook miliknya kini pun telah dibanned dan dia juga dikenai denda sebesar 10 ribu USD. Pihak kepolisian sendiri tidak menyebutkan motif yang melatar belakangi aksi tersebut. Namun kemungkinan besar aktivitas itu dilakukan oleh Deckins terkait kematian kontroversial Freddie Gray yang kabarnya terjadi karena adanya diskriminasi terhadap orang berkulit hitam.
  25. Polisi menangkap manusia mungkin sudah biasa. Tapi di Swiss, ada robot yang ditangkap polisi karena kedapatan membeli pil ekstasi. Robot tersebut tak berbentuk fisik, melainkan sebuah kecerdasan buatan yang dibuat oleh sekelompok seniman bernama !Mediengruppe Bitnik. Mereka memang merancang robot ini untuk belanja di sisi lain internet, atau yang dikenal dengan 'dark web'. Dark web adalah situs-situs yang tak terjamah, baik oleh Google atau media sosial. Situs seperti ini memang biasanya menyediakan jasa atau barang yang bersifat ilegal. Kebetulan robot tersebut memang ditugasi belanja keperluan seniman dengan uang Bitcoin senilai US$ 100. Uang tersebut dibelanjakan robot untuk membeli paspor Hungaria, topi baseball yang sudah dilengkapi dengan kamera tersembunyi, rokok, hingga koleksi buku trilogi The Lord of the Rings. Tapi ternyata ia juga membeli pil ekstasi. Polisi mengira robot tersebut memang sengaja melakukan pembelian atas perintah pembuatnya, namun setelah diselidiki ternyata hal itu terjadi tanpa disengaja. Di luar pengetahuan para seniman. Robot bernama Random Darknet Shopper sebenarnya ditangkap Januari lalu, namun baru di bulan April ini ia dibebaskan. Barang-barang tersebut secara otomatis dikirimkan ke galeri Kunst Halle St Gallen sebagai bagian dari pameran kesenian di sana. Setelah dibebaskan, pihak kepolisian turut mengembalikan hasil belanjaan Random Darknet Shopper, kecuali pil ekstasi. "Kami memutuskan ekstasi ini aman dan tidak ada yang bisa mengambilnya. Bitnik tak pernah berniat untuk menjual atau mengkonsumsinya. Jadi kami tidak memberatkan mereka dengan hukuman," ujar juru bicara polisi, Thomas Hansjakob kepada situs CNBC. Pil ekstasi tersebut akhirnya dimusnahkan oleh pihak kepolisian. Dari situs Bitnik sendiri, mereka menyatakan bahwa semua proses hukum telah usai dan mereka sudah bebas dari segala tuduhan. "Ini hari yang baik untuk robot, untuk kami semua, dan untuk kebebasan berseni!" tulis mereka.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy