Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'pesawat'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

  1. Skylon, pesawat dengan kapasitas 300 penumpang dengan teknologi terbaru di sektor mesinnya ini diklaim bisa mengitari Bumi hanya dalam waktu empat jam saja. Skylon sendiri saat ini masih dalam tahap pengembangan dengan mengusung sistem mesin terbaru. Pesawat penumpang ini menggunakan teknologi di mana udara yang masuk ke mesin bernama Sabra akan didinginkan hingga suhunya turun sampai 1.000 derajat Celcius dalam satu detik saja. Teknologi tersebut memungkinkan mesin bekerja dengan mekanisme lebih cepat hingga dapat menghasilkan daya yang lebih besar dan berpotensi memiliki kecepatan hingga mach 5,5 atau 7242 km/jam. Bahkan, secara teori pesawat ini dapat terbang hingga ke luar angkasa. Selain itu, material mesin pun diperkuat dengan material yang jauh kuat untuk tetap membuatnya bertahan dalam penggunaan jangka panjang. Pesawat Skylon ini akan memiliki panjang 276 kaki dan bakal dibanderol dengan harga 1,1 miliar Euro. Untuk uji terbang pertamanya, Skylon dijadwalkan akan terbang perdana mulai 2019 mendatang. Jika Skylon bisa beroperasi dan layak terbang sebagai pesawat penumpang, bukan tak mungkin jika nantinya waktu perjalanan udara satu benua ke benua lainnya di masa mendatang tak akan memakan waktu lama. Namun dengan banderol harga hingga 1,1 miliar Euro, tentu Skylon bukan menjadi pilihan armada utama para maskapai komersial di seluruh dunia.
  2. Tertundanya 54 penerbangan pesawat milik dua maskapai di bawah bendera Lion Group memunculkan tanda tanya. Beredar rumor, delay terjadi akibat aksi mogok kerja para pilot dan crew pesawat maskapai berlogo kepala singa itu. "Saya dapat kabar karena pilot dan crew mogok kerja dan demo gara-gara tidak dibayar atau apalah. Jadi bukan karena pesawat menabrak burung. Itu ditutupi oleh staf Lion Air di lokasi," ujar Nawek Aliun, penumpang pesawat Lion Air. Nawek, 33 tahun, sempat mengkonfirmasi kebenaran dari rumor tersebut kepada salah seorang staf Lion Air di terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. "Dia tidak mengiyakan dan tidak membantah, hanya senyum-senyum saja," tuturnya. Berdasarkan informasi yang disampaikan petugas, kata Nawek, tertundanya penerbangan karena tidak ada pesawat Lion Air di Bandara Seokarno-Hatta. Namun, kenyataanya berlawanan karena Nawek melihat banyak pesawat berlogo kepala singa berjejer rapi di area parkir pesawat. "Pada meja crew Lion Air di Soetta ada tulisan tertempel: Jangan tanyakan ke kami. Tanyakan pada rumput yang bergoyang," ucap Nawek membacakan. Nawek Aliun berkisah harus menunggu lebih dari tujuh jam untuk masuk ke pesawat Lion Air JT 363 rute Jakarta-Bengkulu. Pesawat JT 363 yang seharusnya berangkat pada pukul 08.00 WIB, baru terbang pada pukul 15.15 WIB. Informasi berbeda disampaikan oleh Direktur Utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi. Dia menginformasikan keterlambatan terbang puluhan pesawat Lion Air dikarenakan ada pesawat yang menabrak burung. "Penyebabnya karena pesawat menabrak burung," katanya. Untuk lebih jelas, Budi menganjurkan calon penumpang pesawat mengonfirmasi ulang ke pihak maskapai, termasuk kepastian jadwal penerbangan.
  3. Kecelakaan yang menimpa pesawat terbang AirAsia QZ8501 belum lama ini setidaknya memberi sedikit rasa trauma kepada para calon penumpang maskapai penerbangan. Namun bagi para pengguna perangkat iOS (iPhone dan iPad), mungkin aplikasi yang satu ini bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan membeli tiket pesawat untuk berpergian. 'Am I Going Down?' adalah sebuah aplikasi yang menggunakan teknologi big data untuk mengkalkulasikan kemungkinan kecelakaan pesawat yang Anda tumpangi. Anda hanya perlu memasukkan data-data penerbangan seperti nama maskapai, jenis pesawat, bandara keberangkatan dan tujuan. Setelah data-data tersebut dimasukkan, aplikasi ini akan mengkalkulasikan kemungkinan terjadinya kecelakaan. Aplikasi ini akan memberikan angka kemungkinan yang umumnya memiliki kemungkinan kecelakaan di atas 1 : 1.000.000. Am I Going Down? juga akan memberikan notifikasi yang akan memberikan ketenangan pada calon penumpang. Contohnya seperti, "Anda tidak akan jatuh (kecelakaan), kecuali Anda menaiki pesawat ini setiap hari selama 12 ribu tahun ke depan." Prediksi kemungkinan kecelakaan yang ditunjukkan oleh aplikasi ini memanfaatkan algoritma yang diproses dari data-data milik United States National Transportation Safety Board dan International Civil Aviation Organization. Nic Johns selaku pengembang aplikasi Am I Going Down? mengatakan bahwa aplikasinya telah memiliki database dari 10 juta rute penerbangan di berbagai penjuru dunia. Bagi Anda yang tertarik atau bagi Anda yang takut berpergian dengan pesawat, aplikasi Am I Going Down? mungkin dapat membantu. Langsung saja unduh aplikasi seharga US$ 0,99 ini di Apple AppStore.
  4. 1. Jangan terlalu parno dan usahakan rileks.. Jangan ingat-ingat dan pikirin semua kejadian buruk tentang pesawat terbang. Enyahkah jauh-jauh semua pikiran itu, baik yang sudah kamu pernah kamu alami (misalnya : pesawatmu pernah mendarat darurat), dan juga pernah kamu baca di internet ataupun pernah kamu tonton di layar televisi. Biar pikiranmu tenang dan gak ragu untuk naik pesawat, kamu bisa ngebayangin kalau alat transportasi yang kamu naiki adalah yang nyaman dan aman. Apalagi didukung dengan teknologi canggih di dunia penerbangan seperti sekarang ini. So, rileks saja ya... 2. Biar gak stress hindari minuman berkafein seperti kopi Minum minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh dapat meningkatkan stress kalau kamu naik pesawat terbang. So, hindari minuman ini ya. Lebih baik minum juice jeruk yang menyegarkan atau air putih yang banyak... 3. Menarik nafas panjang akan membuatmu lebih rileks selama penerbangan Tenangkan dirimu dengan menarik nafas panjang. Ambil napas dalam-dalam, tahan selama beberapa detik, lalu hembuskan perlahan melalui mulut. Lakukan setidaknya 10 kali atau lebih sampai kamu merasa rileks. Atau kamu bisa menggabungkannya dengan sedikit gerakan yoga supaya kamu lebih tenang. 4. Sibukkan dirimu dengan berbagai aktivitas seru Berbagai aktivitas seru akan membuatmu merasa nyaman berada dalam pesawat. So, jangan sampai lupa untuk buku, majalah, cd, atau nonton video lucu di pesawat. Atau selfie heboh di pesawat? Sepertinya seru tuh...Kalau kamu sibuk dengan berbagai aktivitas ini dijamin rasa takutmu bakal hilang.. 5. Kenakan baju dan sepatu yang nyaman Pastikan kamu pakai baju yang cukup hangat dan nyaman. Pasalnya suhu di pesawat biasanya lebih dingin, terutama di malam hari. Syal leher juga akan mempermanis penampilanmu. Selain itu memakai sepatu flat atau sport yang menutup seluruh kakimu akan membuatmu lebih nyaman dalam bergerak. Nah kalau mo pakai daster dan high hells, jangan salahkan kalau bakal masuk angin ... 6. Jangan lupa untuk memasukkan barang-barang ini di dalam tasmu Biar tambah seru kamu bisa masukin item ini di dalam tasmu: Permen jahe, biar gak mabuk Kantong plastik, jaga-jaga kalo muntah (tapi biasanya ada di kursi pesawat) Tisu basah, buat ngelap-ngelap kalo ke toilet Cemilan, kalau gak disediakan snack dalam pesawat Obat pribadi, misalnya obat pusing atau anti mabuk. Travel kit seperti penutup mata, penghangat telinga dan bantal leher Buku bacaan/majalah Topi atau syal biar gak dingin 7. Masih takut naik pesawat? Cari penyebabnya Masih merasa takut naik pesawat meski kamu sudah berupaya melakukan berbagai hal? Jika hal ini terjadi padamu lebih baik kamu mencari tahu apa penyebabnya. Jika kamu takut sama ketinggian, coba kamu cari tahu bagaimana mengobatinya. Namun jika ketakutanmu sangat parah dan kamu merasa gak mampu mengatasinya sendiri, lebih baik kamu bisa mencari pertolongan dari ahlinya. 8. Berdoalah agar kamu tenang dan perjalananmu lancar Cara simple agar kamu merasa tenang di perjalanan adalah dengan berdoa. Panjatkan doa kepada YANG KUAS agar kamu dilindungi dan aman sepanjang perjalanan sebenarnya adalah cara terbaik untuk membuatmu gak takut naik pesawat atau alat transportasi apapun. Pasrahkan dirimu dan DIA akan melindungimu. Oh ya Sobat Sauus Indonesia, jangan lupa untuk memperhatikan petunjuk keselamatan, baik yang diperagakan oleh pramugari atau yang ada di kantong kursi kita. Selain itu, ingatlah kalau tombol bantuan ada di atas kepala. Panggillah pramugari jika sewaktu-waktu butuh pertolongan. Semoga perjalanmu naik pesawat terbang menjadi lebih menyenangkan.
  5. 1. Jangan terlalu parno dan usahakan rileks.. Jangan ingat-ingat dan pikirin semua kejadian buruk tentang pesawat terbang. Enyahkah jauh-jauh semua pikiran itu, baik yang sudah kamu pernah kamu alami (misalnya : pesawatmu pernah mendarat darurat), dan juga pernah kamu baca di internet ataupun pernah kamu tonton di layar televisi. Biar pikiranmu tenang dan gak ragu untuk naik pesawat, kamu bisa ngebayangin kalau alat transportasi yang kamu naiki adalah yang nyaman dan aman. Apalagi didukung dengan teknologi canggih di dunia penerbangan seperti sekarang ini. So, rileks saja ya... 2. Biar gak stress hindari minuman berkafein seperti kopi Minum minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh dapat meningkatkan stress kalau kamu naik pesawat terbang. So, hindari minuman ini ya. Lebih baik minum juice jeruk yang menyegarkan atau air putih yang banyak... 3. Menarik nafas panjang akan membuatmu lebih rileks selama penerbangan Tenangkan dirimu dengan menarik nafas panjang. Ambil napas dalam-dalam, tahan selama beberapa detik, lalu hembuskan perlahan melalui mulut. Lakukan setidaknya 10 kali atau lebih sampai kamu merasa rileks. Atau kamu bisa menggabungkannya dengan sedikit gerakan yoga supaya kamu lebih tenang. 4. Sibukkan dirimu dengan berbagai aktivitas seru Berbagai aktivitas seru akan membuatmu merasa nyaman berada dalam pesawat. So, jangan sampai lupa untuk buku, majalah, cd, atau nonton video lucu di pesawat. Atau selfie heboh di pesawat? Sepertinya seru tuh...Kalau kamu sibuk dengan berbagai aktivitas ini dijamin rasa takutmu bakal hilang.. 5. Kenakan baju dan sepatu yang nyaman Pastikan kamu pakai baju yang cukup hangat dan nyaman. Pasalnya suhu di pesawat biasanya lebih dingin, terutama di malam hari. Syal leher juga akan mempermanis penampilanmu. Selain itu memakai sepatu flat atau sport yang menutup seluruh kakimu akan membuatmu lebih nyaman dalam bergerak. Nah kalau mo pakai daster dan high hells, jangan salahkan kalau bakal masuk angin ... 6. Jangan lupa untuk memasukkan barang-barang ini di dalam tasmu Biar tambah seru kamu bisa masukin item ini di dalam tasmu: Permen jahe, biar gak mabuk Kantong plastik, jaga-jaga kalo muntah (tapi biasanya ada di kursi pesawat) Tisu basah, buat ngelap-ngelap kalo ke toilet Cemilan, kalau gak disediakan snack dalam pesawat Obat pribadi, misalnya obat pusing atau anti mabuk. Travel kit seperti penutup mata, penghangat telinga dan bantal leher Buku bacaan/majalah Topi atau syal biar gak dingin 7. Masih takut naik pesawat? Cari penyebabnya Masih merasa takut naik pesawat meski kamu sudah berupaya melakukan berbagai hal? Jika hal ini terjadi padamu lebih baik kamu mencari tahu apa penyebabnya. Jika kamu takut sama ketinggian, coba kamu cari tahu bagaimana mengobatinya. Namun jika ketakutanmu sangat parah dan kamu merasa gak mampu mengatasinya sendiri, lebih baik kamu bisa mencari pertolongan dari ahlinya. 8. Berdoalah agar kamu tenang dan perjalananmu lancar Cara simple agar kamu merasa tenang di perjalanan adalah dengan berdoa. Panjatkan doa kepada YANG KUAS agar kamu dilindungi dan aman sepanjang perjalanan sebenarnya adalah cara terbaik untuk membuatmu gak takut naik pesawat atau alat transportasi apapun. Pasrahkan dirimu dan DIA akan melindungimu. Oh ya Sobat Sauus Indonesia, jangan lupa untuk memperhatikan petunjuk keselamatan, baik yang diperagakan oleh pramugari atau yang ada di kantong kursi kita. Selain itu, ingatlah kalau tombol bantuan ada di atas kepala. Panggillah pramugari jika sewaktu-waktu butuh pertolongan. Semoga perjalanmu naik pesawat terbang menjadi lebih menyenangkan.
  6. Adam Air Awal 2007 pesawat Adam Air jatuh di perairan Sulawesi Selatan. KNKT salahkan pilot sebagai salah satu faktor penyebab kecelakan. Menurut KNKT, kecelakaan terjadi karena kedua pilot sibuk memperbaiki kerusakan pada sistem navigasi atau IRS dan salah memasukkan kode instrumen pengendali otomatis, sehingga tidak sadar bahwa pesawat telah kehilangan kendali sebelum menghujam ke laut. AirAsia Menurut hasil analisa kotak hitam, pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 jatuh di dekat Pangkalan Bun tanggal 28 Desember 2014 saat berusaha menghindari badai ketika terbang dari Surabaya ke Singapura. Pesawat diduga naik terlalu cepat sehingga mengalami "stall" dan akhirnya jatuh ke laut. Air France 1 Juni 2009, pesawat Air France tipe Airbus A330 jatuh ke Samudra Atlantik. Pesawat terjebak badai di malam hari, saat menempuh perjalanan dari Rio de Janeiro ke Paris. Akibat kecelakaan 228 penumpang dan awak tewas. Kecelakaan pesawat AirAsia 28 Desember 2014 dinilai mirip dengan kecelakaan pesawat ini. Pesawat terbang melalui kawasan badai dan pilot mengambil langkah salah. Bhoja Air 20 April 2012 pesawat Boeing 737 yang dioperasikan Bhoja Air jatuh di dekat ibukota Pakistan, Islamabad, ketika berusaha mendarat saat terjadi badai. Hasil penyelidikan menunjukkan penyebab kecelakaan adalah pilot yang mengabaikan peringatan co-pilot, bahwa pesawat terbang terlalu rendah. 127 penumpang dan awak pesawat tewas dalam kecelakaan. Air India 22 Mei 2010, Air India Express rute Dubai-Mangalore keluar landas pacu saat mendarat dan jatuh ke jurang. 152 penumpang dan awak tewas. Menurut hasil penyelidikan, pilot melakukan kesalahan. Sementara keluarga pilot balik menuding manajemen maskapai penerbangan, menugasi pilot yang sudah kelelahan. Afriqiyah Airways 12 Mei 2010, pesawat milik Afriqiyah Airways yang sedang terbang menuju Tripoli dari Johannesburg, jatuh di kawasan gurun pasir yang terletak sekitar 2 km dari bandara. Kecelakaan itu menewaskan seluruh 103 penumpang dan awak. Dinyatakan penyebab jatuhnya pesawat adalah pilot yang lelah dan kesalahan teknis. Yemen Airways 30 Juni 2009, pesawat Airbus 310 milik Yemenia atau Yemen Airways jatuh ke Samudra Hindia ketika dalam perjalanan menuju pulau Comoro. 153 penumpang dan awaknya tewas. Hasil investigasi penyebab kecelakaan menunjukkan, pilot melakukan kesalahan dalam memasukan data pengendali sehingga menyebabkan masalah pada aerodinamik pesawat. Di samping itu, peringatan bahaya diabaikan oleh awak pesawat.
  7. Ekor pesawat AirAsia Kini diketahui semakin banyak detil dari situasi di kokpit pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh (28/12/14) dan menewaskan 162 orang. Sementara itu upaya pencarian korban dilanjutkan setelah dihentikan selama dua hari. Kapten pesawat AirAsia yang jatuh ke laut Jawa dekat Pangkalan Bun Desember lalu tidak berada di tempat duduknya, ketika situasi mulai gawat dan kopilot tampaknya kehilangan kontrol pesawat. Namun demikian pejabat pemerintah yang berwenang tetap menekankan, sekarang masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan apapun. Pesawat dilaporkan mengalami kerusakan pada alat pengontrol penerbangan selama lebih dari sepekan. Dilaporkan juga, pilot Iriyanto sudah terbang dengan pesawat tersebut beberapa hari sebelumnya, dan ketika itu fungsi komputer sudah terganggu. Pihak perusahaan AirAsia sejauh ini menolak memberikan komentar atas laporan tersebut dan menekankan, masalah masih diselidiki Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Kerusakan komputer dan reaksi pilot Dilaporkan, masalah perbaikan dan perawatan Flight Augmentation Computer (FAC) yang berfungsi untuk mencegah pesawat terbang tidak terkontrol dan reaksi pilot atas tidak berfungsinya komputer itu menjadi inti penyelidikan penyebab kecelakaan. Laporan lainnya mengatakan, setelah berusaha mereset (mematikan dan menyalakan ulang) komputer, pilot memutus aliran listrik ke alat tersebut dengan cara melepas sekring yang ada di dalam kokpit. "Jika pasokan listrik terhenti, seluruh sistem komputer pada sistem utama dan sistem cadangan akan lumpuh. Akibatnya, sistem proteksi penerbangan pun menjadi tidak aktif", demikian keterangan yang diberikan kepada kantor berita Reuters oleh dua sumber yang terlibat dalam penyelidikan, dan tidak bersedia disebutkan namanya. Komputer FAC inilah yang mengontrol modul rudder travel limiter (RTL) yang sebelumnya dilaporkan rusak beberapa kali. Pihak AirAsia menyatakan kerusakan itu telah diatasi. Di samping itu, KNKT juga menyebut Airbus A320 PK-AXC dalam kondisi layak terbang saat hari kejadian. Langkah menghentikan aliran listrik ke FAC mengejutkan para pakar yang mengikuti jalannya penyelidikan. Orang bisa mereset FAC dengan cara menekan tobol pada panel. Cara mereset dengan menghentikan aliran listrik sangat aneh. Demikian dikatakan seorang pilot pesawat tipe A320 yang tidak bersedia menyebutkan namanya. Ia menambahkan, "Orang tidak melepas sekering jika ada pilihan lain. Saya tidak pernah mendengar itu terjadi, langkah itu sangat aneh." Di samping itu, langkah itu signifikan karena untuk bisa mencabut aliran listrik, pilot harus berdiri dari tempat duduknya. Sekering berada di belakang tempat duduk kopilot. Segera setelahnya, kopilot yang kurang berpengalaman menaikkan hidung pesawat terlalu cepat sehingga stall. Ketika pilot kembali ke tempat duduknya, pesawat kemungkinan sudah tidak terkendali lagi. Data yang sudah dipublikasikan tentang perubahan posisi pesawat juga menunjukkan, dalam posisi pesawat yang miring, kemungkinan tidak mudah untuk bergerak di kokpit. Tetapi sejauh ini belum ada konfirmasi. Kepala KNKT, Tatang Kurniadi mengatakan kepada Reuters, pilot tidak terlambat mengambil alih kontrol. Namun ia menolak memberikan keterangan lebih jauh. 86 Jenazah Belum Ditemukan Minggu (01/02/14) tim pencari melanjutkan upaya menemukan jenazah korban. Dari 162 orang yang berada di pesawat, 86 belum ditemukan. Pekan lalu kepala Basarnas, Bambang Soelistyo mengatakan, pencarian oleh tim penyelamat dihentikan dua hari. Hari istirahat itu dibutuhkan setelah anggota tim selama ini mengadakan pencarian dalam kondisi cuaca buruk. Dari 76 jenazah dan bagian tubuh yang ditemukan, 64 telah berhasil diidentifikasikan. "Fokus kami sekarang adalah pencarian jenazah yang mungkin masih terperangkap di dalam tubuh pesawat atau terkubur lumpur," demikian dikatakan direktur operasi Basarnas, S. B. Supriyadi. Ia menambahkan, sekarang enam kapal sedang dikerahkan. Cuaca saat ini bagus, dan ombak hanya setinggi satu meter. Misi pencarian juga diperluas ke perairan Sulawesi, setelah sejumlah nelayan menemukan jenazah yang membawa surat identitas sesuai manifest salah seorang penumpang pesawat. Penyelam Angkatan Laut telah ditarik dari operasi 27 Januari lalu, tetapi Supriyadi mengatakan, tim pencari saat ini juga terdiri dari penyelam handal.
  8. Ekor pesawat AirAsia Kini diketahui semakin banyak detil dari situasi di kokpit pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh (28/12/14) dan menewaskan 162 orang. Sementara itu upaya pencarian korban dilanjutkan setelah dihentikan selama dua hari. Kapten pesawat AirAsia yang jatuh ke laut Jawa dekat Pangkalan Bun Desember lalu tidak berada di tempat duduknya, ketika situasi mulai gawat dan kopilot tampaknya kehilangan kontrol pesawat. Namun demikian pejabat pemerintah yang berwenang tetap menekankan, sekarang masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan apapun. Pesawat dilaporkan mengalami kerusakan pada alat pengontrol penerbangan selama lebih dari sepekan. Dilaporkan juga, pilot Iriyanto sudah terbang dengan pesawat tersebut beberapa hari sebelumnya, dan ketika itu fungsi komputer sudah terganggu. Pihak perusahaan AirAsia sejauh ini menolak memberikan komentar atas laporan tersebut dan menekankan, masalah masih diselidiki Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Kerusakan komputer dan reaksi pilot Dilaporkan, masalah perbaikan dan perawatan Flight Augmentation Computer (FAC) yang berfungsi untuk mencegah pesawat terbang tidak terkontrol dan reaksi pilot atas tidak berfungsinya komputer itu menjadi inti penyelidikan penyebab kecelakaan. Laporan lainnya mengatakan, setelah berusaha mereset (mematikan dan menyalakan ulang) komputer, pilot memutus aliran listrik ke alat tersebut dengan cara melepas sekring yang ada di dalam kokpit. "Jika pasokan listrik terhenti, seluruh sistem komputer pada sistem utama dan sistem cadangan akan lumpuh. Akibatnya, sistem proteksi penerbangan pun menjadi tidak aktif", demikian keterangan yang diberikan kepada kantor berita Reuters oleh dua sumber yang terlibat dalam penyelidikan, dan tidak bersedia disebutkan namanya. Komputer FAC inilah yang mengontrol modul rudder travel limiter (RTL) yang sebelumnya dilaporkan rusak beberapa kali. Pihak AirAsia menyatakan kerusakan itu telah diatasi. Di samping itu, KNKT juga menyebut Airbus A320 PK-AXC dalam kondisi layak terbang saat hari kejadian. Langkah menghentikan aliran listrik ke FAC mengejutkan para pakar yang mengikuti jalannya penyelidikan. Orang bisa mereset FAC dengan cara menekan tobol pada panel. Cara mereset dengan menghentikan aliran listrik sangat aneh. Demikian dikatakan seorang pilot pesawat tipe A320 yang tidak bersedia menyebutkan namanya. Ia menambahkan, "Orang tidak melepas sekering jika ada pilihan lain. Saya tidak pernah mendengar itu terjadi, langkah itu sangat aneh." Di samping itu, langkah itu signifikan karena untuk bisa mencabut aliran listrik, pilot harus berdiri dari tempat duduknya. Sekering berada di belakang tempat duduk kopilot. Segera setelahnya, kopilot yang kurang berpengalaman menaikkan hidung pesawat terlalu cepat sehingga stall. Ketika pilot kembali ke tempat duduknya, pesawat kemungkinan sudah tidak terkendali lagi. Data yang sudah dipublikasikan tentang perubahan posisi pesawat juga menunjukkan, dalam posisi pesawat yang miring, kemungkinan tidak mudah untuk bergerak di kokpit. Tetapi sejauh ini belum ada konfirmasi. Kepala KNKT, Tatang Kurniadi mengatakan kepada Reuters, pilot tidak terlambat mengambil alih kontrol. Namun ia menolak memberikan keterangan lebih jauh. 86 Jenazah Belum Ditemukan Minggu (01/02/14) tim pencari melanjutkan upaya menemukan jenazah korban. Dari 162 orang yang berada di pesawat, 86 belum ditemukan. Pekan lalu kepala Basarnas, Bambang Soelistyo mengatakan, pencarian oleh tim penyelamat dihentikan dua hari. Hari istirahat itu dibutuhkan setelah anggota tim selama ini mengadakan pencarian dalam kondisi cuaca buruk. Dari 76 jenazah dan bagian tubuh yang ditemukan, 64 telah berhasil diidentifikasikan. "Fokus kami sekarang adalah pencarian jenazah yang mungkin masih terperangkap di dalam tubuh pesawat atau terkubur lumpur," demikian dikatakan direktur operasi Basarnas, S. B. Supriyadi. Ia menambahkan, sekarang enam kapal sedang dikerahkan. Cuaca saat ini bagus, dan ombak hanya setinggi satu meter. Misi pencarian juga diperluas ke perairan Sulawesi, setelah sejumlah nelayan menemukan jenazah yang membawa surat identitas sesuai manifest salah seorang penumpang pesawat. Penyelam Angkatan Laut telah ditarik dari operasi 27 Januari lalu, tetapi Supriyadi mengatakan, tim pencari saat ini juga terdiri dari penyelam handal.
  9. Sebagai bagian dari komitmen memperkuat jaringan penerbangannya domestik, Garuda Indonesia secara resmi melayani rute penerbangan baru Kuala Namu–Lhokseumawe, Rabu (4/2/2015), menggunakan pesawat jenis ATR 72-600 terbaru dengan kapasitas 70 penumpang. Dalam rilis yang diterima Bisnis, peresmian penerbangan tersebut sekaligus sebagai bentuk dukungan Garuda Indonesia untuk terus mendukung perkembangan industri pariwisata serta ekonomi nasional melalui penyediaan akses menuju destinasi-destinasi baru, khususnya di Propinsi Nanggroë Aceh Darussalam (NAD). Penerbangan Medan–Lhokseumawe akan dilayani pesawat GA 7124, yang berangkat dari Medan pukul 12.45 WIB dan tiba di Lhokseumawe pukul 13.35 WIB, kemudian akan berangkat lagi dari Lhokseumawe dengan GA 7125 pukul 14.05 WIB dan akan tiba di Medan pada pukul 15.15 WIB. Penerbangan ini akan dilayani 4 kali dalam seminggu, yaitu hari Senin, Rabu, Jum’at dan Minggu. Melalui pengoperasian rute Kuala Namu–Lhokseumawe ini, Garuda Indonesia telah mengoperasikan 29 penerbangan dari dan ke Provinsi NAD setiap pekan, melengkapi rute penerbangan Jakarta–Banda Aceh 2 kali sehari, Kuala Namu–Banda Aceh 1 kali sehari dan Kuala Namu –Nagan Raya (Meulaboh) 4 kali dalam sepekan.
  10. Beluga melakukan penerbangan pertama pada September 1994. Sekarang pesawat ini bertugas membawa suku cadang pesawat dan kargo ukuran besar. Beluga sejatinya adalah pesawat berbadan besar Airbus A300-600 yang dimodifikasi. Bagian atas pesawat dipotong, lalu bagian pesawat yang lebih luas, menyerupai gelembung, ditambahkan ke badan pesawat sehingga mirip seperti punuk yang khas. Bagian kokpit Beluga diturunkan sehingga memungkinkan ruang muatan yang dapat diisi dan dibongkar melalui bagian depan pesawat. Pesawat Beluga telah tiba di tempat tujuan dan sedang mengeluarkan sayap pesawat kepada maskapai penerbangan yang memesannya. Ruang di pesawat Beluga dapat diisi oleh kargo ukuran besar dengan luas lebih dari 1400 meter kubik. Setara dengan isi 671 orang, 36 mobil, atau tujuh gajah. Lima pesawat Beluga yang dimiliki oleh Airbus melakukan lebih dari 60 penerbangan setiap pekan untuk mengirim suku cadang atau kargo ukuran besar. Beluga mampu mengangkut muatan dengan bobot 47 ton, mengalahkan sejumlah pesawat kargo lain. Pesawat Airbus A300-600ST populer dikenal sebagai Beluga. Sebutan itu berdasarkan kemiripannya dengan paus Arktik putih.
  11. Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional (IATA) memperkirakan sekitar 7,3 miliar penduduk dunia akan memanfaatkan transportasi udara untuk bepergian pada tahun 2034. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan proyeksi 2014 yang sekitar 3,3 miliar jiwa atau rata-rata tumbuh 4,1 persen per tahun. "Ini adalah prospek yang menarik untuk berpikir bahwa dalam 20 tahun ke depan jumlah penumpang akan dua kali lebih banyak dibandingkan hari ini. Konektivitas udara pada skala ini akan membantu mengubah peluang ekonomi bagi jutaan orang," ujar CEO sekaligus Direktur Jenderal IATA Tony Tyler. Tony menjelaskan saat ini industri aviasi global memperkerjakan 58 juta orang dengan nilai ekonomi mencapai US$2,4 triliun. "Dalam 20 tahun ke depan kami memperkirakan industri penerbangan akan menciptakan lapangan pekerjaan sekitar 105 juta dan menyumbang US$6 triliun terhadap PDB dunia," tuturnya. IATA meyakini Tiongkok akan mengambil alih posisi Amerika Serikat (AS) sebagai pasar penumpang terbesar di dunia pada 2030. Penerbangan ke, dari dan di dalam wilayah Tiongkok diperkirakan melibatkan 1,3 miliar penumpang pada 2034, meningkat lebih dari 856 juta penumpang dibandingkan tahun lalu atau tumbuh rata-rata 5,5 persen per tahun. Sementara di AS, penerbangan ke, dari dan di dalam wilayah tersebut diprediksi tumbuh rata-rata 3,2 persen per tahun. Jumlah penumpang pesawat terbang di AS diperkirakan mencapai 1,2 miliar pada 2034 atau bertambah 559 juta orang dibandingkan dengan posisi 2014. Pertambahan Penumpang Terpesat Selain Tiongkok dan Amerika Serikat, IATA memperkirakan tiga negara dengan pertambahan penumpang terpesat pada 2034 adalah India, Indonesia dan Brasil. Sekitar 266 juta penumpang baru akan memanfaatkan transportasi udara di India, sedangkan di Indonesia diprediksi mencapai 183 juta penumpang dan di Brasil sebanyak 170 juta penumpang. Sementara dari sisi persentase, delapan dari 10 negara dengan pertumbuhan pasar aviasi terbesar ada dikawasan Afrika. Republik Afrika Tengah, Madagaskar, Tanzania, Burundi dan Kuwait merupakan pasar penerbangan yang tumbuh paling cepat di dunia. Untuk rute penerbangan di Asia dan Amerika Selatan, sejumlah negara pasangan mengalami pertumbuhan pesat sesuai dengan pertumbuhan ekonomi dan demografi kawasan. Antara lain intra-Pakistan, Kuwait-Thailand, Uni Emirat Arab (UEA)-Ethiopia, Kolombia-Ekuador dan perjalanan intra-Honduras diprediksi tumbuh rata-rata minimal 9,5 persen selama 20 tahun ke depan. "Sementara Indonesia-Timor Leste akan menjadi yang tercepat tumbuh di antara semua negara sepasang, yakni sekitar 14,9 persen," tulis IATA dalam laporannya.
  12. Sepanjang sejarah, selalu ada kisah penyintas atau survivor dari kecelakaan pesawat terbang. Mereka biasanya dianggap mengalami keajaiban dengan terhindar dari kematian, meski harus menjalani proses pemulihan yang seringkali nggak mudah juga. Rasa duka cita yang mendalam, perasaan bersalah mengapa jadi seorang penyintas, stres pasca traumatik dan perhatian media yang kadang berlebihan, hanya sebagian dari tantangan yang harus dihadapi para penyintas. Berikut 6 kisah para penyintas kecelakaan pesawat yang dihimpun laman topcounselingschool yang berhasil bangkit dari luka dan dukanya. 1. Alexander Sizov Pada 7 September 2011, pesawat Yakovlev Yak-42, pesawat jet berpenumpang berangkat dari Bandara Tunoshna, Rusia. Rencananya pesawat itu akan berangkat ke Minsk dengan membawa tim hoki es, Lokomotiv Yaroslavl. Pesawat jatuh setelah mengalami masalah yang nggak bisa dikendalikan oleh pilot. Pesawat membawa 45 penumpang sekaligus kru pesawat itu jatuh di tepi sungai Tunoshna. Dua orang berhasil ditarik keluar dari puing pesawat meski kemudian hanya seorang yang bertahan hidup. Sang penyintas adalah ahli mesin pesawat, Alexander Sizov. “Ini adalah keajaiban yang menyelamatkanku. Cinta keluarga dan istriku membuatku bertahan.” 2. James Polehinke “Semua yang saya ketahui adalah hal yang wajar sebelum 27 Agustus kini terasa nggak normal lagi. Segalanya telah berubah,” kata James Polehinke di tahun 2012 dalam film dokumenter Sole Survivor. Pada tahun 2006, Polehinke adalah co-pilot di Comair Flight 5191 dari Lexington, Kentucky ke Atlanta, Georgia. Pilot Kapten Jeffrey Clay tanpa sengaja salah mengambil arah sebelum menyerahkan kendali kepada Polehinke. Kesalahan ini berujung pada jatuhnya pesawat. Dari 50 penumpang, 49 meninggal, hanya Polehinke seorang yang hidup. Polehinke sempat disalahkan sebelum ada penyelidikan, padahal dia sendiri mengalami cedera otak. Polehinke sembuh dan namanya dipulihkan setelah penyelidikan menemukan fakta sebenarnya. 3. Erika Delgado Pada 11 Januari 1995, Intercontinental de Aviación Flight 256 meledak dan jatuh di rawa-rawa defat Maria La Baja dalam perjalanan ke Cartagena, Kolombia. Erika Delgado, berusia 9 tahun saat itu terlempar dari pesawat, dan mendarat di kolam berisi tanaman air yang menahan jatuhnya. Meski lokasi gelap gulita teriakan dan tangisan Erika berhasil jadi petunjuk tim pencari. Korban meninggal dalam kecelakaan itu mencapai 51 orang termasuk orang tua dan adik Erika. Selama Erika di rumah sakit sahabatnya Diana Carolina Hincapie selalu menemani. Diana jadi kunci pemulihan Erika, kata psikolog Juanita Gempeler. 4. George Lamson Jr. Pada 21 Januari 1985, pesawat Galaxy Airlines Flight 203 jauh di Reno, Nevada nggak lama setelah take off. George Lamson, Jr., (17) terlempar dari pesawat, masih terikat dibangkunya dan ajaibnya jatuh dalam posisi tegak. Dia sempat membebaskan diri dan berlari ke pemukiman saat pesawat meledak. Dua orang lain, termasuk ayah Lamson, berhasil diselamatkan, namun meninggal beberapa minggu kemudian, hingga korban tewas total mencapai 70 orang. “Ini pengalaman yang luar biasa tapi juga ngeri, karena kau jadi terus berpikir, ‘astaga, saya diberkati Tuhan dan tetap hidup. Saya sadar orang-orang meninggal dan saya sendiri yang hidup, saya merasa kesepian. Biasanya saya bicara pada ayah, tapi dia pun kini tiada,” kata Lamson. Dia perlu 25 tahun untuk pulih dari traumanya. “Namun kejadian ini rasanya akan terus ada sepanjang hidupku.” 5. Ruben van Assouw Pada 12 Mei 2010, Afriqiyah Airlines Flight 771 meledak saat hendak mendarat di Tripoli, Libya. Ruben van Assouw (9) adalah satu-satunya penyintas dari 103 penumpang dan kru termasuk juga kedua orang tua dan seorang saudaranya. Ruben yang berasal dari Belanda itu mengalami retak tulang kaki dan dirawat di rumah sakit di Libya dan kemudian di Netherlands. Paman dan bibi yang merawatnya mengatakan Ruben terlihat cukup baik menghadapi bencana. “Bahkan dia minta kembali ke Libya setelah pulih untuk mengetahui apa yang terjadi. Tapi kami nggak mengizinkannya,” kata pamannya. Melindungi penyintas dari paparan media dan memberi mereka waktu untuk pulih juga sangat penting. 6. Bahia Bakari Bahia Bakari mash remaja ketika jadi penumpang di Yemenia Flight 626 jenis Airbus A310-324, yang jatuh di Samudra Hindia pada 30 Juni 2009. Bahia nggak ingat betul kejadiannya, namun kecelakaan itu telah menewaskan 152 orang dari 153 penumpang, termasuk ibu Bahia. Bahia jadi satu-satunya yang selamat. Ajaibnya Bahia, warga Perancis itu bukan perenang yang baik dan nggak mengenakan jaket penyelamat. Dia hanya berpegang pada satu potongan pesawat selama 13 jam. Saat diselamatkan, Bahia dikelilingi oleh tubuh korban tewas yang mengambang di air. Meski mengalami hipotermia, Bahia hanya mengalami luka ringan selain retak tulang selangka. Namun luka psikologis dialami Bahia cukup berat. Terutama saat mengingat kematian ibunya. “Tiap kali ingat ibuku, saya menangis,” kata Bahia seperti dikutip film dokumenter Sole Survivor. Jadi penyintas sendirian dari kejadian besar juga bukan perkara mudah. Kemampuan Bahia untuk bertahan teruji lagi saat dia kembali ke sekolah. “Teman-temanku sering berbisik-bisik tentangku. Mereka juga nggak berani mendekatiku,” katanya.
  13. Maskapai penerbangan komersial di seluruh dunia saat ini membawa hampir 2,5 miliar penumpang per tahun. Meski kerap terdengar berita kecelakaan pesawat, sebenarnya bepergian menggunakan pesawat jauh lebih aman dibanding menggunakan transportasi lainnya. Bahkan perbandingan terjadinya kematian akibat penerbangan komersial adalah 9:1. Memang, tak satupun yang berharap kematian menjemput mereka saat bepergian menggunakan pesawat. Namun, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, 1. Pakailah pakaian yang nyaman Misalnya celana panjang, kemeja lengan panjang, serta sepatu yang tebal. Meski mungkin Anda mengadakan perjalanan dalam rangka kunjungan bisnis ataupun dalam rangka berlibur, cobalah hindari sandal dan sepatu berhak tinggi. Sepatu berhak tinggi akan membuat Anda sulit bergerak di antara reruntuhan. Sedangkan sandal tak dapat melindungi kaki Anda dengan baik dari pecahan kaca dan cairan yang mudah terbakar. Pakaian longgar juga dapat menimbulkan risiko tersangkut puing-puing pesawat. Jika Anda tahu Anda akan terbang di atas tempat dingin, pertimbangkanlah membawa jaket di pangkuan Anda. Hindari pakaian berbahan dasar katun dan wol yang mudah terbakar. Semakin tubuh Anda tertutup, semakin kecil kemungkinan Anda cedera serius atau luka bakar akibat kecelakaan. 2. Pilihlah bangku yang tepat Kunci untuk selamat saat kecelakaan terjadi adalah seberapa cepat Anda bisa keluar dari pesawat. Oleh karena itu, usahakan untuk duduk di bangku yang paling dekat dengan pintu. Bangku di bagian lorong juga cukup baik jika Anda tak bisa mendapatkan bangku dekat pintu. Selain itu, cobalah untuk duduk di bagian belakang pesawat. Penelitian membuktikan penumpang di bagian ekor pesawat memiliki tingkat ketahanan hidup 40% lebih tinggi dibanding dengan bagian depan. 3. Bacalah panduan keselamatan serta dengarkan instruksi keselamatan sebelum terbang Mungkin Anda sudah sering mendengarnya tiap Anda menggunakan jasa penerbangan. Namun jika Anda lebih memilih menggunakan headphone saat instruksi keselamatan dijabarkan, Anda akan kehilangan informasi penting yang berguna saat kecelakaan terjadi. Tiap pesawat mempunyai instruksi keselamatan berbeda pula. Pelajari bagaimana membuka pintu pesawat apabila pramugari tewas atau terluka saat kecelakaan terjadi. 4. Membuat rencana Saat pesawat mengalami gangguan, Anda hampir selalu memiliki waktu beberapa menit untuk mempersiapkan diri. Gunakan waktu tersebut untuk meninjau jalan keluar serta meninjau situasi. Apabila pesawat mendarat di air, jangan kembangkan pelampung sampai Anda berada di luar pesawat karena hanya akan menghambat Anda keluar. Jika Anda mendarat di tempat yang dingin, gapai selimut/jaket untuk membuat Anda tetap hangat nantinya. 5. Pakailah selalu sabuk pengaman Dalam kasus apapun, pastikan Anda memakai sabuk pengaman dengan baik. Pastikan sabuk pengaman terletak di atas bagian panggul. Panggul adalah bagian tubuh yang sangat kuat menahan tubuh saat terjadi hentakan. 6. Kokohkan posisi tubuh Anda dari dampak guncangan Jika Anda tahu pesawat yang Anda tumpangi akan jatuh, bungkukkan tubuh Anda seperti posisi di atas. Jika bangku bagian depan cukup dekat untuk dijangkau, tempatkan satu tangan di bagian belakang kursi sedangkan tangan lain di atasnya. Tempelkan dahi Anda di atas tangan dan jangan rangkai jari-jari Anda. Jika bangku bagian depan terlalu jauh, bungkukkan badan Anda dan tempatkan dada sejajar dengan paha serta kepala berada di antara lutut. Silangkan pergelangan tangan di depan betis dan peluk pergelangan kaki. Kaki Anda juga harus memijak dengan baik berada jauh dari lutut untuk mengurangi cedera kaki. Tempatkan kaki sejauh mungkin dari kursi untuk menghindari patah tulang kering. 7. Tetap tenang Sangat mudah untuk panik saat berada dalam suasana yang kacau sebelum dan sesudah kecelakaan. Jaga kepala Anda tetap dingin dan pikirkan langkah-langkah yang harus dilakukan. Anda harus tetap berpikir secara metodis dan rasional untuk memanfaatkan setiap detik kesempatan yang ada untuk menyelamatkan diri. 8. Pakailah masker oksigen Anda sebelum membantu orang lain Jangan biarkan diri Anda yang terancam bahaya. Anda biasanya hanya memiliki waktu sekitar 15 detik untuk bernapas sebelum kecelakaan merenggut kesadaran Anda. Meski mungkin Anda mempunyai dorongan untuk menolong anak-anak atau keluarga di sebelah Anda, jagalah diri Anda sebaik mungkin. 9. Lindungi diri Anda dari asap Asap akibat api yang membakar badan pesawat sangat tebal dan sangat beracun. Karenanya, tutupi hidung dan mulut dengan kain untuk menghindari dampak dari menghirup asap tersebut. Akan lebih baik jika kain yang Anda gunakan sudah dibasahi. 10. Keluarlah dari pesawat secepat mungkin Sangatlah penting untuk keluar dari pesawat tanpa menunda-nunda. Biasanya Anda hanya memiliki waktu sekitar dua menit untuk keluar dengan selamat dari pesawat. Patuhi instruksi dari pramugari/pramugara. Mereka telah menjalani banyak latihan untuk memastikan mereka mengetahui apa yang harus dilakukan saat kecelakaan terjadi. Anda harus bekerja sama dengan seseorang yang dapat membantu Anda dengan baik. Jangan coba-coba menyelamatkan barang-barang Anda. Jika Anda masih mempunyai akal sehat, menyelamatkan barang-barang yang Anda bawa hanya akan memperlambat Anda. Pastikan Anda memilih pintu keluar yang tepat. Intiplah melalui jendela untuk menentukan apakah ada bahaya lain di luar jalan keluar yang Anda pilih. Jika ada, pilih pintu keluar yang lain. 11. Berlarilah sejauh mungkin dari reruntuhan Paling baik adalah Anda berada minimal 152,4 meter dari reruntuhan pesawat. Anda harus memikirkan kemungkinan kebakaran dapat menimbulkan ledakan lain pada pesawat tersebut. Jika kecelakaan terjadi di perairan terbuka, berenanglah sejauh mungkin dari puing-puing pesawat. Langkah-langkah tersebut tentunya tidak ingin membuat Anda merasa takut untuk naik pesawat. Namun mempersiapkan diri sebelum kecelakaan pesawat terjadi lebih baik, bukan?
  14. Akhirnya pesawat AirAsia bernomor penerbangan QZ 8051 berhasil ditemukan. Tim SAR menemukan serpihan pesawat dan sejumlah jenazah di perairan dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Pesawat maskapai berbiaya murah alias low cost carrier (LCC) Indonesia AirAsia ini ditemukan setelah tiga hari proses pencarian. Peristiwa ini tentu menambah catatan kelabu dunia penerbangan Indonesia setelah tragedi jatuhnya Sukhoi pada 2012, dan Adam Air di tahun 2007. Meski ada banyak duka, prospek bisnis maskapai berbiaya murah diyakini tidak akan mengancam bisnis penerbangan kelas ini. Pasalnya, peristiwa jatuhnya AirAsia QZ 8051 diyakini banyak pihak karena faktor kecelakaan. Kondisi ini didukung musim penghujan serta cuaca buruk. Meski begitu, hasil pasti penyebab jatuhnya pesawat ini harus tetap menunggu hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Pengamat penerbangan Dudi Sudibyo menilai, layanan penerbangan berbiaya murah masih dibutuhkan konsumen Indonesia. "LCC masih menjadi favorit masyarakat menengah ke bawah. Kalau kelas atas mereka pilih medium atau full service,” kata Dudi. Menurut Dudi, konsumen penerbangan di Indonesia paham bahwa maskapai berbiaya murah tidak akan mengabaikan faktor keselamatan dan keamanan dalam menyediakan jasanya. Perbedaan maskapai berbiaya murah dengan maskapai full service sejatinya hanya terletak pada layanan dan fasilitas yang ditawarkan penumpang. Plt Direktur Utama PT Citilink Indonesia Albert Burhan mengatakan, maskapai berbiaya murah yang dimiliki oleh Garuda Indonesia juga meyakini, insiden AirAsia QZ 8051 tidak akan menurunkan animo masyarakat terbang dengan maskapai berbiaya murah. Menurutnya, konsumen Indonesia cukup paham dan mengerti penyebab kecelakaan yang menimpa pesawat AirAsia yang membawa 155 penumpang tersebut. "Kalau melihat kejadiannya, mungkin ada berdampak sehari sampai dua hari saja, tapi ini tak banyak, karena sekarang musim liburan," ujarnya. Saat musim liburan, maskapai berbiaya murah menjadi maskapai yang paling ramai menerima pesanan tiket. Bahkan, pemesanan tiket untuk maskapai berbiaya murah ini sudah terjadi sejak jauh-jauh hari sebelumnya. Menurut Albert, sejak AirAsia QZ 8051 dinyatakan hilang, pihaknya belum menerima pembatalan tiket akibat hilangnya pesawat milik kompetitor itu. Saat ini, tingkat keterisian penumpang Citilink Indonesia melonjak hingga 85 persen - 90 persen. Untuk meningkatkan standar keselamatan, Citilink berusaha mendapatkan standar keselamatan internasional seperti IATA Operational Safety Audit (IOSA). Perseroan ini juga berharap, dengan standar internasional, pihaknya bisa meyakinkan penumpang bahwa Citilink adalah maskapai yang selalu mengutamakan keselamatan penumpang. Saat ini, satu-satunya maskapai Indonesia yang mengantongi izin IOSA baru PT Garuda Indonesia Tbk. "Mudah-mudahan pertengahan tahun depan, kami bisa mengantongi IOSA," jelasnya. Bisnis penerbangan berbiaya murah mulai berkembang di Indonesia sejak tahun 2000. Lion Group tercatat sebagai pioneer dalam bisnis ini menyusul kemudian Indonesia AirAsia dan Citilink Indonesia merangsek masuk.
  15. Awan cumulonimbus adalah tipe awan yang tinggi, padat serta terlibat dalam badai petir dan kondisi cuaca yang intens. Kata Cumulonimbus berasal dari bahasa latin, yaitu kat Cumulus yang berarti akumulasi dan nimbus yang berarti hujan. Awan cumulonimbus terbentuk dari awan cumulus pada ketinggian yang tidak terlalu tinggi sehingga, layaknya awan cumulus, cenderung untuk tumbuh secara vertical ketimbang horizontal, dan kalau kita lihat bentuknya menyerupai jamur. Dasar dari awan ini memiliki lebar ssampai beberapa mil dan terletak pada ketinggian rendah hingga sedang (200 hingga 4000 meter). Awan cumulonimbus banyak ditemukan pada daerah tropis, seperti di Indonesia. Cumulonimbus dihasilkan dari kondisi atmosfer yang tidak stabil yang disebabkan oleh instabilitas konvektif dan dinamis dimana kedua hal itu akan memicu terbentuknya awan, presipitasi (dalam meteorologi berarti segala produk yang terbentuk akibat proses kondensasi uap air di atmosfer yang jatuh ke permukaan bumi akibat gravitasi, seperti hujan, salju dan lain-lain), dan badai. Petir dapat terbentuk pada jantung awan cumulonimbus. Awan cumulonimbus dapat berkembang lebih lanjut menjadi supercell, yaitu badai yang ditandai oleh adanya mesosiklon, yaitu pusaran udara dalam badai konvektif. Ada beberapa jenis awan kumulonimbus yang dikenal, yaitu cumulonimbus calvus, cumulonimbus arcus, cumulonimbus capillatus, cumulonimbus incus, cumulonimbus mammatus, plannus, pileus, praecipitatio, tuba, velum dan virga. Bahaya Awan Cumulonimbus bagi Penerbangan Potensi awan kumulonimbus dalam menimbulkan badai membuatnya menjadi awan yang harus dihindari pada dunia penerbangan. Selain itu, berbagai fenomena alam, seperti hujan lebat, tingkat kejadian petir yang tinggi, angin yang kuat dan hujan es kerap diasosiasikan ke awan cumulonimbus. Atas dasar hal itulah, awan cumulonimbus termasuk ke dalam awan yang harus diwaspadai oleh para pilot.
  16. Bagian yang paling berbahaya dari penerbangan adalah saat lepas landas dan mendarat. Insiden pesawat terjatuh sesudah melewati fase ini jarang terjadi. Hilangnya pesawat jet Malaysia Airlines menyebabkan para ahli berasumsi. Apalagi pilot juga diketahui tidak membuat panggilan darurat apapun. Di antara spekulasi yang berkembang, pesawat menukik dan terjatuh ke tengah laut. Belakangan, muncul spekulasi lain mengenai keterlibatan teroris, setelah ditemukan dua penumpang yang ternyata menggunakan paspor curian. Kemungkinan penyebab kecelakaan pesawat yang sudah mengudara, seperti Malaysia Airlines yang nahas, disimpulkan Mail Online berdasar pendapat para ahli penerbangan adalah karena beberapa hal sebagai berikut: Kerusakan pada struktur pesawat. Hal ini bisa merusak badan pesawat atau mesin. Mengingat catatan keamanan yang mengesankan dari pesawat itu, para ahli mengesampingkan hal ini. Cuaca buruk. Pesawat dirancang untuk bisa tetap terbang meskipun badai paling parah melanda. Di masa lalu, faktor cuaca kerap menjadi penyebab utama kecelakaan pesawat. Terkait musibah Malaysia Airlines, hal ini juga diabaikan, karena saat pesawat dinyatakan hilang, suaca sepanjang jalur penerbangan cerah. Pilot mengalami disorientasi. Dalam kondisi ini, pilot bisa mengambil posisi autopilot atau berkonsultasi dengan pengawas. Kegagalan pada kedua mesin. Pada bulan Januari 2008 , pesawat British Airways 777 jatuh sekitar 1.000 kaki dari landasan pacu di Bandara Heathrow, London. Tidak ada korban jiwa. Skenario seperti itu adalah mungkin, tetapi pesawat itu bisa meluncur sampai 20 menit, memberi pilot banyak waktu untuk membuat panggilan darurat. Bom. Beberapa pesawat dalam sejarah mengalami celaka karena bom. Namun, biasanya akan ditemukan puing-puing pesawat dalam ukuran besar dan tersebar, terutama jika pesawat meledak di atas langit. Pembajakan. Pembajakan tradisional tampaknya tidak mungkin mengingat sebuah pesawat biasanya mendarat di bandara tertentu dan pembajak menyatakan tuntutannya. Pengecualian adalah pembajakan model serangan 11 September 2001. Pilot melakukan bunuh diri. Ada dua kecelakaan pesawat jet pada akhir 1990-an, dimana dari hasil investigasi diduga disebabkan oleh pilot yang sengaja menabrakkan pesawat. Tertembak. Ada dua kasus sebelumnya pesawat jet penumpang terjatuh setelah menjadi sasaran tembak militer.
  17. Jabatan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dalam hitungan hari akan berakhir. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berencana akan mengganti Emirsyah pekan ini. "Ini sudah ada beberapa yang finalisasi hampir selesai, hari ini atau besok akan selesai, kemungkinan untuk Garuda karena memang tanggal 12 (Desember) itu rapat," ujar Rini di Hotel JS Luwansa, Selasa (9/12). Saat ini Kementerian BUMN juga membahas direksi Garuda. Hal ini juga terkait direksi Garuda Indonesia yang akan dirombak atau dipangkas jabatan direksinya. "Semuanya kan begini, semuanya masih dalam proses, dalam assessment, ada yang belum selesai, calon tidak cuma satu," ungkap Rini. Rini memaparkan selain Kementerian BUMN, Presiden Jokowi juga ikut andil dalam pemilihan Direktur Utama Garuda yang baru. Keputusannya akan menunggu uji kelayakan dan kepatutan para calon direksi Garuda. "Kami biasanya juga mengusulkan ke Presiden tidak cuma satu hingga ada beberapa. Jadi tiap kali assessment untuk mereka memakan waktu," papar Rini. Sumber: kompas.com
  18. Petugas menginvestigasi insiden hampir tertabraknya pesawat akan mendarat di Heathrow oleh pesawat tak berawak. Sebuah pesawat tak berawak (drone) yang tak dikenal nyaris menabrak sebuah pesawat yang sedang melakukan pendaratan di bandar udara Heathrow di Inggris, seperti dikonfirmasikan oleh Badan Otoritas Aviasi Sipil, CAA. Seorang pilot Airbus A320 dilaporkan melihat drone model helikopter saat pesawat jet tersebut berada di sekitar 213 meter dari tanah dalam pendaratannya ke landasan pada pukul 14.16 GMT pada tanggal 22 Juli. CAA tidak mengidentifikasi maskapai penerbangan pesawat Airbus dan juga tidak menjelaskan seberapa dekatnya pesawat tanpa awak itu dengan pesawat yang mampu mengangkut 180 penumpang. CAA memberi peringkat A untuk insiden itu yang berarti 'risiko bertabrakan serius', yang merupakan peringkat insiden tertinggi yang dapat diberikan oleh CAA. Para penyelidik tidak dapat mengidentifikasi pesawat tanpa awak yang tidak terlihat di radar lalu lintas udara dan kemudian menghilang setelah kejadian. Peringatan kecelakaan Pecinta amatir pesawat tak berawak makin banyak, termasuk di Indonesia, yang sudah memproduksi drone. Dalam insiden lain pada bulan Mei, pilot pesawat turbo-prop ATR 72 dilaporkan melihat drone helikopter yang berjarak hanya sekitar 24 meter saat pesawat mendekati bandar udara Southend di Inggris dengan ketinggian sekitar 500 meter dari tanah. Insiden ini mengundang dikeluarkannya peringatan oleh Asosiasi Pilot Maskapai Penerbangan Inggris (Balpa) bahwa peningkatan cepat jumlah pesawat tanpa awak yang dioperasikan penggemar amatir kini menjadi 'risiko nyata' bagi pesawat penerbangan komersial. Sekretaris Jendral Balpa, Jim McAuslan mengatakan drone dapat menyebabkan terjadinya lagi 'pengalaman Sungai Hudson' ketika sebuah pesawat terpaksa mendarat di air di New York pada tahun 2009 setelah burung tersedot ke dalam mesinnya. "Risiko benda dengan berat 10 kilogram menabrak pesawat merupakan hal yang nyata yang membuat khawatir para pilot", kata McAuslan. "Pesawat drone kecil dapat mengganggu pilot yang sedang mencoba mendarat dan mengakibatkan kerusakan berat jika tertabrak."
  19. Pesawat tanpa awak atau drone dan serangan siber diprediksi dapat menimbulkan risiko kecelakaan pada pesawat komersial yang berujung pada kematian penumpang, menurut perusahaan asuransi Allianz asal Jerman. Menurut Allianz, penggunaan drone komersial yang saat ini sedang berkembang, tidak memiliki standar penerbangan atau manajemen lalu lintas yang diatur secara internasional. "Potensi risiko sangat jelas, yaitu tabrakan atau kerusakan atau cedera, dan ada kewajiban yang harus diselesaikan (oleh pihak asuransi)," tulis pihak Allianz dalam sebuah forum yang membahas keselamatan penerbangan. Drone kini makin sering dipakai oleh penyelenggaran liga olahraga untuk merekam pertandingan, kegiatan dokumentasi personal, hingga penelitian memantau suatu daerah. Sementara dari sisi serangan siber, Allianz berkata kemajuan teknologi dalam desain pesawat dan sistem navigasinya memang telah mengurangi risiko kecelakaan pesawat dan kematian penumpang. Namun, teknologi canggih ini makin tergantung pada pemanfaatan komputer yang, tentu saja menciptakan risiko baru. Peretasan yang dilakukan oleh pihak tak bertanggung terhadap sistem pesawat dapat menggantikan pembajakan pada komunitas penerbangan. Asosiasi Transportasi Udara Internasional (International Air Transport Association/IATA) saat ini mengaku tengah berupaya meningkatkan keamanan siber untuk mengurangi risiko pembobolan sistem teknologi informasi penerbangan. "Penerbangan bergantung pada sistem komputer secara luas di darat, termasuk menajemen lalu lintas udara. Dan kita tahu bahwa kita adalah target," kata Direktur Jenderal IATA, Tony Tyler dalam konferensi Oktober lalu. Lalu lintas udara diprediksi IATA makin ramai pada 2050 mendatang, dengan proyeksi sekitar 16 miliar penumpang. Sementara di tahun 2014 ini jumlah penumpang transportasi udara berada di angka 3,3 miliar penumpang. Teknologi penerbangan Teknologi telah memainkan peran utama dalam mengurangi angka kematian menjadi kurang dari dua per 100 penumpang dalam penerbangan komersial, dibandingkan dengan 133 penumpang di tahun 1960-an. Teknologi juga memberi peran besar dalam otomatisasi penerbangan. Namun, hal ini juga menjadi sorotan pada 2009 sejak Air France penerbangan 447 mengalami kecelakaan karena pilot kehilangan kontrol jet Airbus A330 saat perjalanan dari Brasil menuju Perancis. Allianz berpendapat, perusahaan penerbangan perlu memberi pelatihan pada pilot dalam menghadapi sistem yang gagal bekerja. "Perbaikan harus dilakukan, terutama dalam mengambil tindakan jika otomatisasi gagal." Allianz memperkirakan nilai asuransi armada maskapai bakal meningkat mencapai US$ 1 triliun dalam lima tahun ke depan dari sekitar US$ 900 miliar saat ini.
  20. Seorang gamer merubah ruang keluarga miliknya menjadi sebuah kokpit pesawat luar angkasa dalam game. Seperti apa? Elite: Dangerous adalah sebuah game petualangan luar angkasa yang diluncurkan pada bulan Desember mendatang. Selama permainan berlangsung pemain berperan menjadi pilot yang mengendalikan pesawar luar angkasa. Saat ini, permainan tersebut berada dalam fase beta yang sudah dimainkan oleh sejumlah gamer termasuk pria asal Jerman, Markus Boesen. Mengutip CNET, untuk memuaskan kegemarannya bermain Elite: Dangerous, Boesen pun mengubah ruang keluarga di rumahnya menjadi sebuah kokpit pesawat luar angkasa, lengkap dengan 'kaca depan' yang ditampilkan di tiga layar menggunakan tiga proyektor DLP TH681 BenQ Full HD 3D. Tidak hanya itu, terdapat dasbor dengan antarmuka sentuh layaknya kendali pesawat luar angkasa di film fiksi layar lebar. Dasbor tersebut terdiri dari tiga tablet SurfTab Treckstor Ventos 10.1 yang berjalan di atas piranti lunak bernama VoiceAttack, kendali kepala, dan gestur menggunakan teknologi TrackIR dan Leap Motion. Terdapat juga Joystick HOTAS SaitekX53Pro dan keyboard Logitech G19; video card Crossfire2x RADEON R9 290 Tri-X OC dengan AMD Eyefinity beresolusi 5,760x1,080; dan sound system Logitech Z-5500 5.1. (buset apaan aja tuh ya ) Boesen tidak mengungkap berapa banyak uang yang ia keluarkan untuk membangun ruang bermainnya ini. Ia hanya menyatakan bahwa harganya lebih mahal dibanding headset virtual reality Oculus Rift. “Investasi ekstranya lebih besar dari sebuah Oculus Rift, namun saya bersenang-senang selama perencanaan dan pembangunannya. Tidak ternilai!” ujar Boesen. Saksikan video di bawah ini untuk melihat megahnya ruang bermain Elite: Dangerous milik Boesen.
  21. Produsen pesawat Eropa, Airbus, telah membuat sebuah rancangan pesawat masa depan. Pesawat ini memiliki desain yang mirip dengan donat, atau permen Polo. Menurut Telegraph, Selasa 18 November 2014, ujung pesawat ini cukup runcing, mirip dengan ujung pensil pada pesawat jet. Untuk bangku penumpang, letaknya dibuat melingkar dengan posisi tengah dikosongkan. Dari atas, desain letak bangku penumpang ini mirip dengan donat. Inilah mengapa orang menyebutnya sebagai pesawat donat. Meski bentuknya melingkar, bukan berarti tidak ada kasta penumpang. Bangku di lingkar paling luar diperuntukkan bagi penumpang kelas ekonomi dan premium ekonomi. Sedangkan penumpang kelas bisnis dan eksekutif berada di lingkaran dalam. Desain ini telah dikirimkan ke kantor hak paten di Eropa. Airbus berniat untuk mendaftarkan paten ini. Yang menarik, selain posisi penumpang yang melingkar, pesawat ini tergolong tidak biasa. Pasalnya, tidak ada sepasang sayap maupun ekor yang menyertai. Jika dilihat sekilas, desain ini mirip dengan pesawat terbang kertas yang biasa dibuat oleh anak-anak. Menurut pihak Airbus, seperti dilansir dari Telegraph, Selasa 18 November 2014, desain ini memberikan keuntungan tersendiri. Pasalnya, tersedia ruang yang lebih luas untuk digunakan, termasuk kabin. Sayangnya, desain ini juga memiliki kekurangan karena dengan demikian penumpang akan jauh dari jendela dan pintu keluar. Ini akan memberikan cukup masalah dalam keadaan darurat. Airbus mengaku jika desain ini hanyalah satu di antara ribuan ide desain yang mereka miliki. Setidaknya, menurut mereka, ada sekitar 6.000 ide yang dimunculkan oleh para teknisi setiap tahun. Mereka akan mematenkan seluruh desain ini untuk melindungi perusahaan dari penyalahgunaan properti intelektual.
  22. Kecelakaan pesawat berisiko menimbulkan jatuhnya banyak korban. Dan kemungkinan besar, dengan semakin tingginya tingkat penggunaan drone, maka risiko terjadinya kecelakaan pesawat terbang bakal semakin besar. Dan hal ini pun dikeluhkan oleh seorang co-pilot maskapai di Inggris. Menurut laporan dari Airprox Board Inggris (semacam KNKT kalau di Indonesia), co-pilot pesawat penumpang AT72 terganggu dengan keberadaan sebuah quadcopter pada saat penerbangannya. Dia melaporkan kalau sebuah quadcopter terbang mendekati sayap bagian kanan pesawat pada saat pesawat ingin mendarat ke bandara Southend yang ada di bagian timur London. Dalam laporan tersebut pun diungkapkan kalau drone tersebut terlihat dalam jarak sekitar 100 meter dari sisi kanan pesawat. Drone itu pun dilihatnya tengah terbang mendekat dan berputar berlawanan arah dengan pesawatnya, sekitar 25 meter pada ketinggian yang sama. Sayangnya, belum ada informasi mengenai pengendali dari drone tersebut. Dan nampaknya memang perlu ada sebuah regulasi khusus yang dibuat untuk bisa mengamankan pemakaian sebuah drone, terlebih di kawasan yang berada dekat dengan bandara.
  23. Pemilik drone di Amerika Serikat nampaknya bakal harus mengurus surat izin khusus untuk bisa menerbangkan drone secara bebas. Menurut laporan dari Wall Street Journal, Federal Aviation Administration (FAA) tengah mengajukan regulasi yang ditujukan untuk mengatur para pemilik drone komersial. Menurut regulasi tersebut, nantinya para pengguna drone komersial di Amerika Serikat bakal harus mempunyai surat izin menerbangkan pesawat. Tak hanya itu, ada pula regulasi lain yang harus ditaati oleh para pemilik drone. Di antaranya adalah tak boleh menerbangkan drone di malam hari, ketinggian maksimal 400 kaki (121 meter) serta tak boleh lepas dari pandangan. Peraturan tersebut, kabarnya akan diberlakukan untuk drone yang mempunyai bobot kurang dari 55 pound (22 kilogram). Namun peraturan ini masih belum mencapai tahap final. FAA pun dikabarkan bakal mengajukan proposal peraturan ini sebelum akhir tahun. Dan tentunya, mereka juga bakal mendengarkan masukan dari masyarakat umum. Terlebih saat ini cukup banyak drone yang bisa didapatkan dengan bebas di pasaran.
  24. Berikut adalah kesepuluh pesawat jet bisnis tersebut: 1. Boeing Business Jet 3 Harga: US$99 juta. Pesawat ini mulai dikenalkan ke publik pada awal tahun ini dan dapat terbang hingga 6.000 mil. Menurut Boeing, jet komersial jenis 737 ini memiliki kabin yang sangat luas seperti hotel yang memiliki lounge, ruang staf, ruang makan, dan kamar tidur. Pesawat ini bisa membawa 38 penumpang dan 8 anggota awak serta 230 buah bagasi. Menurut Steve Varsano, pendiri perusahaan pialang jet, pesawat jet bisnis dengan model pesawat yang besar memiliki pasar khusus. Karena, jenis pesawat ini membutuhkan lapangan udara yang lebih besar untuk mendarat. Varsano menuturkan, Boeing telah menjual 156 unit pesawat Boeing Business Jet sejak 1999. 2. Airbus A319 Corporate Jet Harga: US$89 juta. Airbus A319 ACT adalah pesaing dari pesawat jet bisnis milik Boeing. Pesawat jet jenis ini mencatat permintaan tinggi di pasar, dengan kapasitas tempat duduk antara 18 hingga 30 penumpang dan jangkauan hingga 5.900 mil. Pesawat jet Airbus A319 merupakan versi singkat dari pesawat komersial A320. Awal tahun ini, Emirates menerima penyerahan versi non-jet dari A319 dan mengubahnya menjadi pesawat jet pribadi super mewah yang dapat dipesan melalui website. The Emirates Executive Airbus A319 dapat menampung 19 orang dengan 10 private suite, lounge, dan ruang makan. 3. Gulfstream G650 Harga: US$72,5 juta. Pesawat jenis ini sangat populer di kalangan selebriti dan miliarder dunia sejak diluncurkan. Tetapi, jika pembeli ingin mendapatkan pesawat jenis ini yang terbaru dan paling mahal, pembeli setidaknya harus menunggu hingga 2017. "G650 memiliki model baru, sejauh ini 38 unit sudah dikirimkan ke pembeli dan 40 unit tambahannya diperkirakan pada 2014," ujar Steve Varsano. Pesawat ini bisa terbang dengan delapan penumpang dan empak awak sejauh 7.000 mil non-stop. Pesawat ini memiliki kecepatan 0,925 mach, pesawat jet dengan kecepatan tercepat yang ada saat ini. Gulfstream G650 juga mencatat permintaan yang tinggi setelah pemilik pesawat ini menjual kembali ke pembeli lain. Para penjual menarik keuntungan US$5 juta hingga US$7 juta per transaksi jual beli. 4. Bombardier Global 7000 Harga: US$68 juta. Pesawat jet jenis Bombardier 7000 mirip dengan Bombardier 8000, dan mampu menjangkau jarak 7.300 mil. Pesawat ini bisa membawa 10 penumpang dalam ruang kabin yang terbagi dalam empat zona. Perusahaan asal Kanada yang memproduksi pesawat ini mengetahui pemain di bisnis penerbangan, sehingga Bombardier tidak mau head-to-head dengan pesawat Gulfstream untuk jangka panjang. Perusahaan berharap pelanggan siap menunggu 3 tahun untuk menghadirkan Bombardier 7000 dan Bombardier 8000. General Aviation Manufacturers Association menuturkan, pada akhir kuartal III tahun ini, Gulfstream telah menjual 38 pesawat senilai US$1,96 miliar, sedangkan Bombardier menjual 36 pesawat senilai US$1,38 miliar. 5. Bombardier Global 8000 Harga: US$66 juta. Pesawat Bombardier 8000 menawarkan tiga ruang tamu yang terpisah dari kabin. Tata letak ketiga kabin tersebut dikembangkan berdasarkan penelitian pada kebutuhan pelanggan di seluruh dunia. Pesawat ini bisa membawa sekitar 8 hingga 19 penumpang. Bombardier 8000 bisa terbang sejauh 7.900 mil dengan kecepatan 0,85 mach, dan membuka pelanggan untuk rute seperti Los Angeles ke Sydney atau Hong Kong dan Mumbay ke New York. Bombardier menuturkan, pesawat jenis 8000 juga menerapkan standar baru untuk efisiensi bahan bakar. 6. Bombardier Global 6000 Harga: US$55 juta. Bombardier 7000 dan 8000 baru akan siap dipasarkan pada 2017, sedangkan Bombardier 6000 sudah dipasarkan saat ini dan terbukti populer di kalangan pelanggan. Pesawat ini memiliki kabin penumpang terbesar di jenisnya. Pesawat ini bisa menempuh jarak sejauh 6.250 mil. Bombardier 6000 juga memiliki kokpit yang lebih modern yang menggantikan Bombardier Global Express XRS. Pesawat ini mampu membawa delapan penumpang dan kru nonstop dari Tokyo ke Dubai, Johannesburg ke London atau Moskow ke Los Angeles. 7. Gulfstream G550 Harga: US$55 juta. Ini adalah pesawat model lama dari Gulfstream. G550 merupakan pemimpin pasar dengan penjualan sebanyak 476 unit sejak diluncurkan pada 2003. Gulfstream G550 dilengkapi dengan semua fasilitas yang dibutuhkan pebisnis yang aktivitasnya super sibuk seperti mesin fax, wireless lokal, dan komunikasi satelit yang sesuai dengan standar. Pesawat ini juga memiliki sistem untuk mengalirkan udara fresh yang terus mengisi kabin dengan 100 penumpang. 8. Dassault Falcon 7X Harga: US$52 juta. Terasa panas di tumit kaki pada pesawat Gulfstream dan Bombardier, pembuat pesawat jet asal Prancis ini menciptakan pesawat jet bisnis yang sangat populer untuk menempuh jarak jauh. Varsano menuturkan, Dassault Falcon 7X menjadi satu-satunya jenis pesawat jet bisnis yang memiliki tiga mesin. Sebanyak 215 pesawat telah diproduksi dan diperkenalkan pada 2007, pesawat jenis ini tetap populer di kalangan pelanggan. Meskipun, memiliki kabin yang lebih sempit dibandingkan Gulfstream dan Bombardier. 9. Embraer Lineage Harga: US$52 juta. Embraer memamerkan jenis terbaru yang telah di-upgrade yang dinamai Lineage 1000E pada acara National Business Aviation Association Convention, Oktober lalu di Las Vegas. Pesawat ini mampu menempuh jarak 4.600 mil dan membawa 19 penumpang di lima zona kabin. 10. Dassault Falcon 5X Harga: US$45 juta. Pesawat ini rencananya melakukan penerbangan pertama pada kuartal pertama 2015. Dassault akan menampilkan pesawat terbarunya di Dubai Air Show. Pesawat ini dapat menempuh jarak 5.200 mil. Ada yang minat untuk memboyong ke garasi anda ??
  25. Pertumbuhan ekonomi tinggi dunia menunjukkan massifnya konsumsi penduduknya. Salah satu yang meraup untung ialah sektor transportasi khususnya maskapai udara. Fenomena ini berhasil dimaksimalkan oleh Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar menjadi keuntungan. Dua negara tersebut sukses membangun maskapai miliknya menjadi besar dan terbaik di dunia. Dilansir dari situs Forbes, berdasarkan peringkat 10 besar Skytrax, UEA memiliki dua maskapai peringkat terbaik dunia yakni Emirates Airlines dan Etihad Airlines. Sementara, Qatar mengikuti dibelakangnya dengan maskapainya Qatar Airways. Etihad mampu menjadi maskapai terbaik sejagat usai dipilih oleh agen perjalanan dan pelaku industri sebagai pemilik awak kabin dan kelas bisnis terbaik. Sementara, Emirates dinilai memiliki pelayanan prima tak hanya di udara, namun, juga di darat. Ruang tunggu kelas bisnis Emirates di Bandara Internasionl Dubai ditasbihkan sebagai ruang tunggu terbaik. "Amerika boleh jadi pencipta industri penerbangan dan seharusnya menjadi yang terbaik di dunia. Namun kenyataan kita tertinggal," ujar bos American Airlines, Thomas Horton. Pesatnya pertumbuhan ketiga maskapai penerbangan ini telah memakan korban. Presiden Asosiasi Pilot Washington DC, Lee Moak, mencontohkan di mana Emirates telah mampu merebut pasar utama Qantas Airways di Australia. "Qantas dulu menjadi pilihan utama penduduk Australia untuk keluar dan masuk negaranya. Namun hal ini berubah semenjak Emirates hadir," tuturnya. Bahkan, besarnya bisnis maskapai penerbangan di negara ini diprediksi menggantikan pemasukan utama Qatar dan UEA dari minyak di masa mendatang. Kisah sukses ini bisa menjadi pembelajaran maskapai lokal untuk mengembangkan bisnisnya. Lalu apa saja sebetulnya proses tiga maskapai tersebut untuk menjadi yang terbaik sejagat? Berikut merdeka.com mencoba merangkumnya. 1. Emirates Airlines Emirates Airlines bersama Etihad Airways dan Qatar Airways menyadari armada pesawat menjadi senjata utama dalam bisnis penerbangan. Maka dari itu ketiga maskapai ini berinvestasi besar dalam sektor ini. Besarnya investasi yang digelontorkan menjadikan tiga maskapai tersebut anak emas produsen pesawat raksasa, Boeing. Pasalnya, mereka pembeli pesawat terbesar pabrikan asal Amerika tersebut. Emirates membeli 150 pesawat Boeing 777 saat Dubai Air Show di November silam. Pembelian ini membuat Boeing 777 menjadi produk paling laris dalam industri penerbangan. Tingginya pertumbuhan Emirates meningkatkan laba maskapai ini. Semester pertama tahun lalu, keuntungan Emirates tumbuh empat persen yakni USD 600 juta atau setara Rp 7,3 triliun. Emirates turut melebarkan sayap dengan menggandeng maskapai Australia, Qantas Airlines. Saat maskapai Amerika hanya fokus pengembangan lokal, namun, para maskapai Timur Tengah terus menggenjot investasi keluar negaranya. 2. Qatar Airways Qatar Airways turut menjadi maskapai kesayangan Boeing karena telah memesan 50 pesawat Boeing 777. Investasi besar dalam pembelian pesawat ini juga diikuti dalam sektor pelayanan penumpang. Maka dari itu maskapai ini begitu dicintai konsumen. Berkembangnya maskapai penerbangan Qatar Airways membuat intensitas lalu lintas penerbangan Bandara Internasional Doha tinggi. Meski negara kecil, namun, Bandara Doha tercatat memiliki setengah dari tingkat kepadatan penumpang di Bandara Internasional JFK sebesar 8,3 juta orang. Pengembangan ketiga maskapai ini juga didukung oleh pemerintah negaranya di mana UEA memiliki Abu Dhabi Investment Authority dan Qatar dengan Qatar Investment Authority. UEA dan Qatar menggandeng operator bandara di Inggris untuk menjadi lokasi transit maskapainya. Qatar berinvestasi di Bandara Heathrow dan Abu Dhabi di Gatwick. 3. Etihad Airways Etihad Airways menjadi pembeli terbesar ketiga Boeing. Maskapai asal UEA ini memesan 25 pesawat Boeing 777. Besarnya pertumbuhan Emirates Airlines dan Etihad Airways turut membuat Bandara Internasional Dubai menjadi salah satu dari 10 bandara terpadat dunia. Ukuran negara UEA dan Qatar meski lebih kecil dari Amerika, akan tetapi, mereka telah menjadi pemimpin dalan dunia penerbangan. Selain mengembangkan dapur sendiri, Etihad juga memupuk keuntungan dari maskapai lain. Etihad menjadi perusahaan pertama yang 20 persen kepemilikan maskapai India, Jet Airways. Keseriusan Etihad dalam berinvestasi mendatangkan timbal balik yang sepadan. Tahun lalu, Etihad mampu mencetak pertumbuhan keuntungan mencapai 48 persen yakni USD 62 juta atau setara Rp 754,85 miliar. Terakhir, dan yang tidak kalah penting ialah dukungan negara dalam pengembangan industri penerbangan. UEA dan Qatar mengenakan pajak rendah pada industri penerbangan. Kebijakan ini, berdasarkan data, melejitkan pertumbuhan industri transportasi kawasan. Di Amerika pertumbuhan hanya mampu mencapai satu persen, tujuh persen di Asia Pasifik, delapan persen di Afrika, 10 persen di Amerika Latin, dan 17 persen di Timur Tengah.
×
×
  • Create New...