Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'facebook'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

  1. Kekayaan Bos FB Bertambah Hingga 240 Triliun dalam Setahun. Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg bisa dibilang adalah taipan muda yang sangat sukses menjalani kariernya. Baru-baru ini, Forbes merilis peringkat orang terkaya di negeri Paman Sam itu. Pendiri dan CEO Facebook yang masih terbilang muda tersebut dinobatkan jadi orang terkaya nomor 11 di Negeri Paman Sam. Pria yang baru berusia 30 tahun itu berhasil melipat gandakan kekayaannya dalam waktu setahun saja dari yang semula hanya 15 miliar USD atau senilai 183 triliun rupiah, kini telah menjadi 34,7 miliar USD atau senilai 423 triliun rupiah. Itu artinya dalam waktu setahun saja, Mark Zuckerberg berhasil menambah pundi-pundi kekayaannya hingga 240 triliun rupiah. Dengan catatan kekayaan yang fantastis itu, maka Mark kini menjadi pebisnis teknologi terkaya nomor tiga se-Amerika Serikat. Mahasiswa drop-out dari Harvard University itu kini bukan saja hanya sekedar penggila komputer, tetapi orang yang sangat disegani dan ditakuti oleh pemilik perusahaan-perusahaan besar di Amerika Serikat. Selain bertambahnya kekayaan pribadi Mark, Facebook juga sukses balik modal setelah di tahun ini perusahaan yang menyelenggarakan layanan jejaring sosial itu mengakuisisi dua perusahaan besar, WhatsApp dan Virtual Reality Oculus Rift. Pembelian kedua perusahaan itu masing-masing menghabiskan kantong Facebook sebesar 19 miliar USD dan 2 miliar USD. Dengan capaian pendapatan dua kali lipat itu, Facebook tidak hanya mampu menunjukkan proses balik modalnya yang cepat, tetapi juga mampu mematahkan para analis yang memprediksi bahwa nilai saham Facebook bakalan anjlok.
  2. Pendiri FB Tak Akur dengan Tetangga Gara-Gara Renovasi Rumah Senilai 120 M. Kesuksesan Mark Zuckerberg di usia muda dengan mendirikan jejaring sosial terbesar saat ini, Fb, telah membuatnya berlimpah materi dan popularitas. Mark Zuckerberg dikabarkan sedang melakukan renovasi besar-besaran rumah miliknya di di Dolores Street, San Fransisco, namun kabarnya Mark tak terlalu akur dengan tetangganya. Sebuah cerita unik datang dari bos FB Mark Zuckerberg, seperti dikabarkan oleh harian San Fransisco Gate, pria kaya raya itu kini tengah melakukan renovasi besar-besaran rumah pribadinga selama 17 bulan. Dana yang digelontorkan tidak main-main mencapai US$ 10 juta, atau setara dengan Rp 120 miliar dan menyewa jasa pekerja konstruksi hingga 40-50 orang. Mark Zuckerberg kabarnya merenovasi ruang anggur (wine) dan tempat parkir bawah tanah, serta balkon Namun ditengah renovasi megah rumah suami Priscilla tersebut kabarnya para tetangga kesalbahka sangat membenci Zuckerberg, alasanya banyak yang frustasi tinggal berdampingan dengannya selama 17 bulan terakhir karena proses konstruksi rumah yang menimbulkan kebisingan Alasan tetangga membenci Zuckerberg cukup masuk akal, selama 17 bulan renovasi rumah besar-besaran, tetangga sangat terganggu dengan kebisingan yang terjadi, selain itu Zuckerberg juga merombak beberapa ratus meter trotoar di sekitar pemukimannya untuk menanamkan kabel serat optik dengan tujuan membuka jaringan internet pribadi, banyak jalan yang ditutup sehingga rumit mencari jalan keluar dan para tetangga harus rela memarkir mobil mereka di pinggir jalan, jauh dari rumah.
  3. Drone (pesawat tak berawak) milik Facebook yang digunakan untuk menyebar sinyal WiFi di negara-negara terpencil ternyata seukuran pesawat terbang Boeing 747! Benarkah? Pocket-lint melansir, drone raksasa milik Facebook tersebut rencananya akan mengudara hingga masa bertahun-tahun lamanya. Pihak Facebook sebelumnya berencana untuk menghadirkan layanan internet ke 5 miliar orang di negara kurang mampu melalui sebuah inisiasi bernamaInternet.org. Melalui sebuah divisi khusus bernama Connectivity Lab, pihak Facebook akan memproduksi beberapa satelit dan drone untuk koneksi internet. Pihak Facebook menyatakan akan metode yang berbeda-beda, tergantung dari wilayah masing-masing. Salah satunya dengan membuat drone seukuran pesawat Boeing 747. "Drone ini akan terbang selama 1 tahun dan akan melayani koneksi internet untuk negara-negara di wilayah Amerika Latin, Afrika dan Asia," ujar Yael Maguire, Engineering of Director di Facebook's Connectivity Lab. Simak video penjelasannya di bawah ini Sumber: inilah.com
  4. Di tahun ini, dominasi Facebook dalam hal penguasaan jejaring sosial sepertinya masih sulit untuk dikalahkan. Pasalnya, beberapa pesaingnya diprediksi belum mampu menghapus ketergantungan orang terhadap Facebook. Jumlah pengguna aktif Facebook tahun ini akan mencapai 1,184 miliar orang. Hal ini berarti tingkat ketergantungan orang terhadap Facebook masih tinggi di tahun ini. Sementara itu, pesaing terdekat Facebook adalah Qzone, jejaring sosial khusus yang beredar di China. Meski beredar secara lokal di negeri tirai bambu tersebut, jumlah pengguna aktifnya tahun ini diprediksi sebanyak 816 juta. Angka ini mengejutkan melihat bagaimana jejaring sosial lainnya seperti Google+ dan Twitter yang memiliki jangkauan lebih global dibanding Qzone ternyata masih kalah dalam hal jumlah pengguna aktif. Tercatat, Google+ hanya mendapatkan pengguna aktif sekitar 300 juta dan Twitter sekitar 232 juta. Dari sumber yang sama, data menunjukkan bahwa penggunaan internet di dunia makin besar saja jumlahnya. Di tahun 2014 sendiri diperkirakan 15 persen warga Indonesia akan lebih banyak terhubung dengan internet dalam kehidupan sehari-harinya. Angka ini sendiri masih di bawah Singapura yang mencapai 73 persen dan Thailand yang mencapai 26 persen. Namun begitu, meski angkanya masih kalah, warga Indonesia yang jumlahnya hanya 15 persen itu sendiri bisa dibilang sangat keranjingan internet. Mereka menghabiskan waktunya di internet dengan rata-rata 5,5 jam tiap harinya lewat desktop dan 2,5 jam per harinya lewat mobile.
  5. CEO Facebook Mark Zuckerberg sangat dicintai karyawannya dan tingkat dukungan karyawan di perusahaan teknologi itu mencapai 99%. Tak perlu bicara terlalu teknis bagaimana Zuckerberg bisa membangun hubungan yang akrab dan tulus dengan para bawahan, seperti kesaksian dua staf berikut yang pangkatnya tidak terlalu tinggi. Pertama adalah kesaksian Han Qin: Saya tak bisa bicara mewakili semua karyawan Facebook, tapi saya bisa menyampaikan kisah saya sendiri untuk menjelaskan kenapa tingkat dukungan 99% itu adalah hal yang sangat wajar. Setelah bergabung dengan Facebook pada 2010, saya bekerja di proyek rahasia “graph search”. Dalam beberapa bulan, saya sudah menghadiri rapat dengan Zuck membahas proyek ini. Dia menyerap ide-ide kami dan memberi tanggapan serta dukungan. Saya tak yakin bagaimana cara kerja CEO lain, tapi sebagai karyawan baru ketika itu saya sangat terkesan. Tahun-tahun kemudian, saya lebih banyak lagi ikut rapat Zuck dan menyaksikan Zuck memberi penilaian setiap hari (kantornya punya dinding kaca) dengan wakil presiden, direktur, teknisi, designer, manajer proyek. Pada 2012, Facebook melakukan IPO (penawaran saham perdana), jadi kami membuat pesta perayaan di Hack Square. Semua orang minum dan tertawa. Saya agak terlambat datang ke pesta itu. Ketika saya berjalan masuk ke Hack Square, Zuck sedang bicara dengan orang lain, tapi dia menoleh ke saya dan mengucapkan “congratulations”. Saya begitu terkejut sehingga membalas “terima kasih.” Ketika mengenang itu, saya pikir seharusnya saya yang memberinya ucapan selamat, namun saya begitu tersentuh oleh ucapannya yang lebih dulu memberi selamat. Karyawan kedua, Amir Memson, teknisi iOS Software di Facebook: Ada beberapa alasan kenapa kami mendukungnya: Sejarah: dia menciptakan miliaran pengguna dan bisnis miliaran dolar dari kamar asrama, mengatasi setiap hambatan yang datang beruntun, dan membangun perusahaan dengan sebagian dari orang-orang paling berbakat sedunia. Prinsip: dia teguh dengan pendiriannya untuk “menciptakan dunia yang lebih terbuka dan lebih terkoneksi.” Orang ini tak tergoyahkan, semua investasi, litbang dan akusisi sejalan dengan prinsip dia ini. Baik hati: dia adalah donator terbesar pada 2013, dan tetap bersikap minimalis. Dia sangat berkomitmen pada Internet.org meskipun itu bukan sumber pendapatan dalam waktu dekat ini. Kami tambah merasakan bahwa dia ingin mengubah dunia menjadi lebih baik. Keberanian: apa ada CEO lain yang berani membeli perusahaan chat senilai US$ 19 miliar (Rp 222 triliun)??? Ini memang pembelian yang cerdas, tapi bayangkan $19 miliar! Bahkan para CEO lain di Lembah Silikon mengakui keberanian Zuck. (Perusahaan chat yang diakuisisi adalah WhatsApp). Bijaksana: ketika mendengar dia bicara, dia memberi pencerahan pada otak kami. Dia punya kemampuan untuk membuat semua langkah strategis yang tepat, dan ketika menjelaskan alasan pengambilan strategi itu, terdengar masuk akal. Tentu dia juga membuat kesalahan, namun pada saat keputusan dibuat, dia memakai semua alasan yang benar. Percaya: tidak semua keputusan dia yang buat, faktanya jauh dari itu. Kami merasa dipercaya dan diberi kekuatan untuk mengubah fitur-fitur kami dalam cara yang kami pikir adalah yang terbaik bagi pengguna Facebook. Ini sangat berbeda dari banyak perusahaan lain yang berpola top-down. Kami senang adanya keseimbangan antara mandat manajemen dengan pengambilan keputusan yang terinspirasi dari grass roots. Karakter: dia mengenakan T-Shirts dan jins, bicara sederhana, dan secara umum dia jenis orang yang gampang didekati. Kami suka itu. Bisnis: Facebook adalah bisnis yang sangat solid dan pendapatan meningkat pesat ketika kami bicara ini. Pendapatan naik 70% dibandingkan tahun lalu. Makanan gratis: Betul, ini membuat kami suka dia dan perusahaan. Dia bisa menghentikannya kapan saja, tapi dia membiarkan makanan terus datang. Jika ada yang memberiku kue, saya menyukai dia. Ini bukan ilmu yang rumit.
  6. Lembaga sensor pemerintahan Iran telah melarang sebuah aplikasi Chatting yang sedang populer pada dewasa ini yakni WhatsApp. Aplikasi Chatting ini dilarang gara gara dibeli oleh raja sosial media, Facebook. WhatsApp resmi dimiliki oleh Facebook sejak bulan Februari 2014, dengan nilai pembelian mencapai 220 Triliun Rupiah (jika dikonversikan saat ini). Menurut sebuah Surat kabar di Israel, para pejabat Iran mendesak untuk melarang penggunaan WhatsApp oleh warganya dikarenakan aplikasi Chatting tersebut sudah dibeli oleh Facebook yang mana telah kita ketahui bahwa pemilik dari raja sosial media tersebut adalah seorang Zionis Yahudi Amerika. "Alasan utamanya adalah dikarenakan WhatsApp di jalankan oleh pendiri Facebook Mark Zuckerberg , dia adalah seorang Zionis Amerika," berikut penuturan Sekretaris Komite Penentuan Konten Website Iran. Abdolsamad Khorramabadi Mark Zuckerberg, Pemilik Facebook dan WhatsApp Sebelumnya lembaga sensor Iran mempertimbangkan dahulu larangan untuk memblokir penggunaan aplikasi Chatting (WhatsApp) di negara tersebut. namun sejak terpilihnya Presiden Hassan Rouhani, Iran kini menjadi lebih moderat, sehingga kebijakan larangan penggunaan WhatsApp tidak bisa diganggu gugat alias terus dilanjutkan. Sebelum WhatsApp dilarang, Iran telah melarang warganya untuk menggunakan situs Sosial media yang paling banyak digunakan saat ini, yaitu Facebook. Facebook telah di blokir di negara tersebut pada tahun 2009. Tindakan pemblokiran ini sempat memacu unjuk rasa di negara tersebut. Tidak hanya Facebook, penggunaan Google, YouTube dan beberapa situs berita pun sudah lebih dahulu di larang di negara tersebut, ya... tentunya dengan satu alasan, bahwa para petinggi dari perusahaan tersebut adalah seorang Zionis Amerika. Sebelumnya Presiden Hassan Rouhani dipilih karena dirinya menyatakan akan memberikan kebebasan kepada warganya dalam menggunakan hak akses di internet, khususnya dalam hal bersosial media. Namun tampaknya hal ini harus dikubur dalam dalam kembali oleh warga Iran karena kebebasan yang telah dijanjikan sebelumnya tidak terealisasi, bahkan semakin ketat dengan kebijakan larangan penggunaan WhatsApp di negara tersebut. Dalam beberapa wawancara, Facebook nampaknya memilih diam dengan tidak menjelaskan apa apa ketika ditanya mengenai kebijakan Iran memblokir seluruh produk Facebook.
  7. Apakah anda sering merasa terganggu dengan berbagai aplikasi yang meng-share data anda? Sekarang facebook mempunyai solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Facebook mengumumkan fitur baru yaitu login sebagai Anonimous yang bisa digunakan oleh para pengguna facebook jika ingin menggunakan fitur sign-in pada website atau aplikasi yang menggunakan fitur sign-in with facebook. Sebagai gambaran umum fitur Login Facebook tidak akan memberikan data data yang akan di ambil oleh aplikasi tersebut jika Anda menekan tombol Sign In Anonimous tersebut. Facebook mencanangkan diri sebagai aplikasi lintas platform yang bisa digunakan oleh semua developer dengan menghadikan fitur Login with facebook. Dengan fitur ini, Anda tidak perlu mengingat username dan password di setiap kali anda login pada website atau aplikasi. Bisa dibayangkan jika kita telah mendaftar di 100 atau lebih dengan menggunakan username dan password secara personal, maka sejumlah itu pula Anda harus mengingat Username dan passsword yang telah anda buat sebelumnya. “Dengan memberikan kepercayaan, orang orang akan lebih antusias menggunakan fitur yang kami berikan” ujar CEO facebook pada konferensi tahunan para developer di San Francisco. Salah satu contoh Tombol Login dengan facebook yang digunakan di website Fitur baru ini akan diluncurkan beberapa bulan dari sekarang. Fitur ini sengaja dibuat bagi mereka yang ingin menggunakan fitur yang serba simpel ini namun takut data-data tentang dirinya akan diambil secara sembunyi sembunyi. Oleh karena itu fitur ini diperkirakan akan lebih membuat orang orang percaya ketua menggunakan fitur login dengan facebook. “Kami tahu bahwa beberapa orang mungkin akan takut untuk menggunakan fitur login dengan facebook, dengan alasan itu, kami ingin membuat orang orang lebih percaya dengan fitur yang kami buat.” Pada konferensi itu juga facebook mengumumkan peningkatan format iklan berbasis terbaru yaitu format iklan berbasis Mobile, sehingga para developer akan lebih mudah menghasilkan uang dari berbagai macam platform.
  8. Mark Zuckerberg mengkritik sistem penyadapan pemerintah AS dan mengatakan ia telah menelepon Presiden AS secara pribadi untuk menyampaikan keberatannya. "Saat teknisi kami bekerja tanpa lelah untuk memperbaiki kemanan, kami berpikir kami melindungi kalian dari penjahat, dan bukan dari pemerintahan sendiri," tulis Mark Zuckerberg pada posting pesan di halaman Facebook pribadinya. "Saya menelepon Presiden Obama untuk mengekspresikan frustasi saya akan kerusakan yang telah diperbuat pemerintah terhadap masa depan kita bersama. Sayangnya, sepertinya akan butuh waktu yang sangat lama hingga reformasi benar-benar terjadi," tambah pendiri Facebook tersebut. NSA tiru Facebook Pesan sepanjang 300 kata dan telepon langsung ke presiden dilakukan Zuckerberg menyusul serangkaian pengungkapan praktik pengawasan pemerintah AS yang kontroversial. Masalah ini pertama diungkap oleh bekas konsultan NSA Edward Snowden. Pejabat Gedung Putih membenarkan percakapan telepon tersebut, namun menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut. Ia hanya merujuk pada pernyataan yang dikeluarkan NSA sebelumnya, bahwa tuduhan terhadap NSA yang dikatakan menggunakan malware untuk mendapat akses ke jutaan komputer di seluruh duni dan meniru jejaring sosial AS atau situs lainnya tidaklah benar. Facebook, jejaring sosial nomor satu di dunia dengan 1,2 milyar pengguna, menolak untuk memberikan komentar atas posting Zuckerberg. "Pemerintah tidak seharusnya jadi ancaman" Dokumen rahasia yang dipublikasikan situs berita The Intercept menunjukkan bahwa NSA meniru situs Facebook untuk bisa memperoleh akses ke informasi pribadi sosok yang menjadi target. Jadi saat target masuk ke halaman Facebooknya, mereka sebenarnya berkomunikasi dengan NSA. Dinas rahasia itu kemudian meretas komputer pengguna dan mengambil data yang ada. Tahun lalu, Facebook mulai mengamankan semua halamannya dengan enkripsi. Sehingga lebih sulit bagi hacker atau dinas rahasia seperti NSA untuk meniru jejaring sosial tersebut. Pada laporan media sebelumnya, berdasarkan dokumen yang dibocorkan oleh Snowden, pemerintah dikatakan mungkin menyadap kabel komunikasi yang menghubungkan pusat data milik Google Inc dan Yahoo Inc untuk mengakses data pengguna tanpa sepengetahuian atau kerjasama dari pihak perusahaan yang terkait. "Pemerintah AS seharusnya menjadi pahlawan bagi internet dan bukan ancaman. Mereka harus lebih transparan akan apa yang mereka lakukan atau warga hanya akan mempercayai berita-beriita terburuk," tandas Zuckerberg di posting Facebooknya.
  9. Rak berisi kartrid Blu-Ray di data center Facebook Umumnya, data center menggunakan perangkat berbasis magnet atau flash sebagai media simpan data. Tapi, purwarupa penyimpan data milik Facebook ini berbeda, sebab ia menggunakan keping Blu-Ray yang disatukan untuk membentuk sebuah “cold storage”. Rancangan media simpan yang disebut Facebook sebagai masa depan data center ini unik. Setidaknya ada sekitar 10 ribu keping Blu-Ray yang dipakai untuk menghasilkan ruang simpan data sebesar 1 peta byte. Keping-keping ini disimpan dalam sebuah rak yang bisa menampung 24 “rumah” keping. Di setiap “rumah” tadi terdapat 36 kartrid dan setiap kartrid mampu menampung 12 keping Blu-Ray. Total seluruh keping Blu-Ray yang bisa ditampung satu rak ini adalah 10,368 keping. Sebuah “robot” pun ditugaskan untuk mengatur ruang simpan data ini. Robot dalam rupa lengan otomatis ini bisa mencari lokasi spesifik dari kartrid yang dibutuhkan lalu membukanya dan memilih keping spesifik yang dibutuhkan untuk dibaca atau tulis. Lalu, apa alasan Facebook memilih keping Blu-Ray ketimbang perangkat magnetis atau flash yang saat ini umum dipakai? Menurut Jay Parikh (Facebook VP of Infrastructure Engineering) biaya adalah alasan utamanya. Dengan sistem Blu-Ray ini, data center bisa menghemat biaya hingga 50 persen dibanding jika menggunakan media magnet atau flash. Selain biaya, penggunaan Blu-Ray juga dinilai lebih hemat energi hingga 80 persen, umur data yang bisa disimpan pun relatif lebih lama, sekitar 50 tahun. Kendati lebih hemat dari sisi biaya dan energi, namun Facebook tetap harus berhati-hati saat akan memindahkan purwarupanya ini ke sistem berjalan. Pasalnya, kecepatan baca dan tulis dari keping Blu-Ray adalah beberapa kendala yang harus dipikirikan. Itu sebabnya penyimpan data ini baru digunakan Facebook untuk melakukan arsip terhadap data-data yang jarang diakses, seperti pencadangan foto atau video pengguna. Bukan penyalin data utama yang umumnya butuh kinerja baca tulis yang tinggi.
  10. Perkembangan data yang semakin cepat tak ayal sedikit memaksa penyedia data center untuk lebih meluaskan kapasitasnya. Dewasa ini, kehadiran jejaring sosial pun disinyalir menjadi salah satu penyumbang data terbesar di dunia. Untuk menambah kapasitas data center agar lebih cepat, jejaring terpopuler di dunia, Facebook menggandeng Emerson untuk bekerjasama mengerjakan bangunan data center kedua Facebook di Luleå, Swedia. Luleå 2 akan menjadi proyek pilot untuk “rapid deployment data center” (RDCC) Facebook atau data center yang bisa digunakan secara cepat. Facebook dalam hal ini bekerja sama dengan tim desain data center Emerson Network Power untuk mendesain RDCC. Adapun RDCC Facebook sendiri menggabungkan sejumlah elemen desain modular, termasuk material pra fabrikasi dan pemasangan di tempat demi meningkatkan kecepatan pemanfaatan sekaligus mengurangi penggunaan material. “Kami bekerjasama dengan Facebook untuk memahami keinginan dan kebutuhan mereka, lalu bersama-sama kami mengembangkan solusi yang terpadu, hemat biaya, dan sesuai dengan keinginan mereka,” ujar Scott Barbour (Global Business Leader, Emerson Network Power). Barbour menambahkan, kerjasamanya dengan Facebook ini juga menunjukkan kompetensi Emerson dalam hal konstruksi modular serta memperlihatkan ide masa depan. Emerson mampu memberikan solusi data center yang inovatif, global, dan cepat digunakan yang mencakup desain, konstruksi, perlengkapan infrastruktur penting, sistem manajemen bangunan, dan layanan. “Karena kami sangat fokus pada efisiensi, kami tak pernah berhenti mencari cara untuk mengoptimalkan data center kami, termasuk mempercepat waktu pembangunan dan mengurangi penggunaan material. Kami sangat senang bekerjasama dengan Emerson untuk memulai konsep RDCC di Luleå dan menerapkannya pada skala data center Facebook,” jelas Jay Park (Director of Data Center Design, Facebook). Luleå 2 memiliki luas sekitar 125 ribu kaki persegi (sekitar 11.613 meter persegi) dan Emerson akan mengirim lebih dari 250 modul atau item yang mudah dikirim (shippable) termasuk power skid, pengatur udara yang menguap, tempat pengolahan air, dan solusi superstruktur data center. Data center ini akan dibangun di sebelah bangunan data center pertama Facebook di Luleå, yang online pada Juni 2013. Seperti data center sebelumnya,Luleå 2 akan menjadi salah satu data center paling efisien dan berkesinambungan di dunia, dengan pasokan daya 100% dari energi terbarukan dan menghadirkan desain server, storage, mekanis, dan listrik terbaru dalam Open Compute Project.
  11. Bisnis internet tidaklah pernah hanya sekedar pengembangan ide dalam wujud sebuah website, dan kemudian secara instan menjadi sukses besar. Logika dasar bisnis dimana “You have to spend money to make money” berlaku juga untuk sebuah bisnis internet dalam skala besar. Dalam perjalanan Google misalnya, kedua co-founder nya Sergey Brin dan Larry Page sepanjang tahun 1998 berusaha mencari investor yang percaya akan ide mereka. Pada Agustus 1998, mereka baru berhasil mendapatkan cek pertama mereka sebagai modal awal sebesar 100 ribu US Dollar dari Andy Bechtolsheim, salah satu pendiri Sun Microsystems. Sebulan kemudian, pada tanggal 4 September 1998, Google, Inc. akhirnya didirikan dengan dana investasi total senilai 1,1 juta US Dollar. Tidak sampai satu tahun kemudian, pada tanggal 7 Juni 1999, Google, Inc. sudah mendapatkan investasi tambahan sebesar 25 juta US Dollar dari dua perusahaan modal ventura besar, Kleiner Perkins dan Sequoia Capital. Berdiri pada tahun 2004, Facebook, Inc. mendapatkan investasi pertama mereka senilai 500 ribu US Dollar pada bulan Juni 2004 dari salah satu co-founder PayPal, Peter Thiel. Setahun kemudian Facebook sudah berhasil mendapatkan tambahan investasi senilai 12,7 juta US Dollar dari modal ventura Accel Partners, disusul 27,5 juta US Dollar tambahan lainnya dari Greylock Partners. Satu kesamaan yang bisa kita lihat dari kisah sukses di balik Google & Facebook adalah mereka tidak hanya sekedar punya ide dan teknologi, tapi juga ada puluhan juta US Dollar dana investasi di tahun pertama perusahaan mereka berdiri.
  12. Bekerja di suatu perusahaan besar dengan kantor yang nyaman, dan ditunjang dengan teknologi yang begitu canggih, terdapat puluhan fasilitas-fasilitas kesejahteraan plus gaji yang besar. Itulah gambaran singkat bagaimana enaknya bekerja di Facebook. Tapi tahukah ente, sebenarnya berapa gaji karyawan Facebook? Berikut ini daftar gaji karyawan Facebook menurut Media Business Insider berdasarkan urutan posisinya. Gaji tertinggi, yaitu sekitar Rp 1,2 miliar setahun diberikan untuk Senior Software Engineer. Bagi Facebook, peran Software Engineer sangatlah penting. Merekalah yang akan menterjemahkan setiap ide menjadi sebuah program nyata yang selama ini kita gunakan di dalam Facebook. Upah terbesar kedua diberikan kepada para Product Manager dengan kisaran gaji Rp 1,1 miliar setahun. Melalui merekalah hasil kerja para Software Engineer akhirnya diperkenalkan ke semua pengguna Facebook. Posisi ketiga yaitu User Interface Engineer, dengan gaji sekitar Rp 1 miliar per tahun, team ini dituntut untuk bisa menciptakan interface dan fitur-fitur yang mudah digunakan oleh semua pengguna Facebook. Berikut daftar lengkapnya Gaji Karyawan di Facebook : Senior software engineer : USD 132.503 (1,2 milyar) Product manager : USD 130.143 (1,1 milyar) User interface engineer : USD 129.136 (1 milyar) Machine learning engineer : USD 123.379 (1 milyar) Engineering manager : USD 123.379 (1 milyar) Research scientist : USD 123.308 (1 milyar) Network engineer : USD 121.500 (1 milyar) Business development manager : USD 115.000 (1 milyar) Software engineer : USD 111.562 (1 milyar) Introductory software engineer : USD 100.000 (900 juta) Project manager : USD 98.302 (900 juta) Operations engineer : USD 82.626 (750 juta) Recruiter : USD 80.580 (700 juta) Site reliability engineer : USD 80.413 (700 juta) Product designer : USD 79.000 (700 juta) Software engineering intern : USD 74.700 (700 juta) Account executive : USD 62.124 (600 juta)
  13. Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, ternyata benar-benar mengagumi Steve Jobs. Salah satu buktinya, Zuckerberg rela digaji hanya 1 dollar AS per tahun mulai 1 Januari 2013 mendatang, sama seperti yang diperoleh oleh Jobs. Menurut dokumen prospektus (S-1) yang diajukan ke US Securities and Exchange Commission (Badan Pengawas Pasar Modal), Zuckerberg memang mengajukan diri untuk mendapatkan gaji senilai itu. Padahal, pada tahun 2011 lalu, salah satu pemuda terkaya ini memiliki gaji pokok sebesar 500.000 dollar AS. Bahkan, ia juga mendapat bonus sebesar 220.500 dollar AS pada pertengahan tahun pertama 2011. Tidak hanya itu, dalam dokumen tersebut juga dibocorkan bahwa Zuckerberg menerima kompensasi lain sebesar 789.529 dollar AS, termasuk 692.679 dollar AS untuk ongkos penggunaan dan penyewaan pesawat pribadi yang berhubungan dengan program keamanan untuk keluarga dan teman-temannya selama tahun lalu. Meski hanya digaji 1 dollar AS, mahasiswa drop out jebolan Universitas Harvard tersebut bakal menerima penghasilan lain, di antaranya dari kepemilikan saham Zuckerberg di Facebook sebesar 28,4 persen atau sekitar 533,8 juta saham. Selain dimiliki oleh Zuckerberg sebesar 28,4 persen, saham Facebook juga sudah dimiliki oleh President Accel Management Company Jim Breyer sebesar 11,4 persen, Dustin Moskovitz (salah satu pendiri Facebook) sekitar 7,6 persen, perusahaan investasi internet Digital Sky Technologies (DST) sebesar 5,4 persen, dan salah satu investor awal Facebook, Peter Thiel, sebesar 2,5 persen. ane jg bakal sama kalo jadi zuckerberg, tapi tapi enggak mungkin deh. :ngakak
  14. Akuisisi Facebook atas aplikasi chatting WhatsApp senilai USD 19 miliar menandai sebuah kontradiksi menarik. Facebook, sebagai sebuah bisnis, menghasilkan uang dari iklan. Karena jaringan sosial ini terus meningkatkan pendapatannya, iklannya pun bertambah lebih banyak dan ada dimana-mana, tampak kurang asli dan lebih memaksa. Sementara itu, WhatsApp dan founder Jan Koum telah melawan tren industri dan tetap kukuh anti-iklan meski aplikasi ini menjadi sangat populer. Aplikasi chatting saingannya seperti Line dan WeChat telah membombardir pengguna dengan iklan, game, dan sticker; dan sebagai hasilnya mereka meraup banyak pendapatan. Sementara itu, WhatsApp, dengan menarik biaya berlangganan USD 1 (Rp 11.800) per tahun, diperkirakan telah memperoleh pendapatan USD 20 juta tahun 2013. Mengapa Facebook membeli startup yang tidak hanya tidak menghasilkan banyak uang (menurut standar Facebook), namun juga telah secara terbuka menyatakan keengganan untuk menerapkan model bisnis inti Facebook? Ada dua kemungkinan jawaban untuk pertanyaan ini: Ada kemungkinan bahwa Facebook melihat potensi besar WhatsApp untuk menghasilkan pendapatan dan Facebook ingin mewujudkannya dengan cara mereka. Atau, Facebook hanya ingin menarik lebih banyak pengguna smartphone ke dalam ekosistem Facebook – yang sekarang terdiri dari aplikasi e-reading berita Paper, aplikasi berbagi foto Instagram, Facebook Messenger, dan Facebook sendiri. Jika kita memprediksi dan berspekulasi tentang seperti apa WhatsApp dalam satu atau dua tahun dari sekarang, maka ada dua skenario berlawanan yang mungkin terjadi: Skenario satu: Facebook WhatsApp Ide “no ads, no games, no gimmicks?” hanyalah omong kosong belaka. WhatsApp selalu dimaksudkan untuk menjadi aplikasi chatting murni, tidak dibebani iklan, game, atupun sticker; dan siap diakuisisi oleh perusahaan teknologi mana pun yang cukup kaya untuk membelinya. Aplikasi Facebook Messenger dimatikan dan WhatsApp akan berganti nama menjadi Facebook WhatsApp. Halaman resmi Facebook (yang Anda “like”) dihubungkan ke Facebook WhatsApp mobile. Sekarang, setiap kali pemilik Page mem-posting sesuatu, Anda dapat melihatnya di Facebook WhatsApp. Facebook WhatsApp juga dilengkapi dengan browser. Sticker? Ya, ada juga, dengan harga USD 0,99 (Rp 11.600) setiap penggunaan. Facebook terinspirasi oleh Line dan mulai menarik biaya akun resmi. Tidak mahal. Facebook akan memaksimalkan pendapatan dari channel ini dengan memisahkan pemilik Facebook Page dalam beberapa kategori – perusahaan, organisasi media, usaha kecil, hobi, dan lainnya – dan dikenai biaya tertentu. Facebook mulai merasakan serangan dari aplikasi chatting seperti Line, WeChat, dan KakaoTalk, yang sekarang mendominasi seluruh Asia Timur dan Tenggara. “Kita kehilangan perhatian pengguna,” kata Mark Zuckerberg dalam sebuah rapat panas di kantor Facebook di Hyderadad. Merasa putus asa untuk memenangkan kembali pengguna di Asia, Facebook bersaing dengan para rivalnya dengan melakukan apa yang mereka lakukan – menjual produk. Menghubungkan kartu bank Anda ke Facebook WhatsApp dan Anda bisa membeli sepasang sepatu Timberland yang pertama kali Anda lihat di akun Facebook WhatsApp. Mark Zuckerberg ingin produk ini lebih baik, lebih keren, dan lebih murah daripada di Line atau WeChat. Dan hanya bisa dibeli di Facebook WhatsApp. Skenario dua: WhatsApp tetap seperti apa adanya Beberapa bulan telah berlalu setelah akuisisi, dan tidak banyak yang berubah. WhatsApp masih memiliki 55 teknisi dan bekerja dari kantor di Mountain View. Facebook Messenger masih beroperasi, begitu juga Instagram, Paper, dan juga Facebook sendiri. Perusahaan Mark Zuckerberg menghasilkan uang dari iklan – atau sesuatu yang tampak seperti sesuatu yang lain, tapi sebenarnya juga iklan. Paper memiliki fitur keren “share to WhatsApp”, begitu pula Instagram. Tombol “share to WhatsApp” juga mulai muncul di berbagai website, tepat di samping tombol Twitter, Reddit, LinkedIn, dan Facebook. Pengguna WhatsApp di Eropa tetap menggunakan WhatsApp. Pengguna Line di Asia Timur tetap menggunakan Line. Orang-orang di Amerika Serikat akhirnya mulai berpindah dari SMS tradisional ke Facebook Messenger, WhatsApp, atau Kik. Mark Zuckerberg tidak menangisi dominasi aplikasi chatting di Asia. Jejaring sosial Facebook tetap yang terbaik dan paling banyak digunakan untuk mengekspresikan diri ke khalayak luas. Facebook digunakan untuk foto bayi, kampanye politik, dan menjadikan orang tampak keren. Line dan WeChat tidak benar-benar bisa melakukan. WhatsApp menjadi benar-benar gratis untuk di- download. “Itu bagus,” kata orang-orang di seluruh dunia. Facebook lebih suka mengumpulkan pengguna sebanyak mungkin kemudian menarik biaya pendaftaran USD 1 dengan harapan untuk membuat uang yang sudah Facebook miliki. Mengapa menghabiskan USD 19 miliar untuk membeli WhatsApp dan tidak menghasilkan apa-apa? Karena Mark Zuckerberg percaya pada Jan Koum. Pengguna WhatsApp menyukai WhatsApp apa adanya. Dan karena Facebook dan WhatsApp sekarang di tim yang sama, Facebook ingin pengguna WhatsApp tetap menyukai WhatsApp. Apa yang sebenarnya akan terjadi? Jan Koum tampaknya bukan seorang penipu, dan Mark Zuckerberg sepertinya tidak akan membeli sebuah perusahaan hanya untuk mengkhianati prinsip-prinsip yang dibuatnya. Namun, sulit untuk mengabaikan kemungkinan yang belum diketahui terkait cara WhatsApp mendapatkan lebih banyak uang dari 450 juta pengguna aktif bulanannya. Jadi apa solusinya? Mengintegrasikan Facebook melalui WhatsApp bisa menciptakan keseimbangan antara model iklan Facebook dan anti-iklan WhatsApp. Facebook bisa membuat kesepakatan dengan Spotify, Vimeo, atau perusahaan sejenis untuk memungkinkan pengguna berbagi media secara langsung di chat. Ini bisa membantu meningkatkan profil layanan video atau musik, tanpa menginjakkan kaki terlalu jauh ke ranah iklan. Miriam-Webster mendefinisikan “gimmick” sebagai “a trick or device used to attract business or attention (trik atau perangkat yang digunakan untuk menarik bisnis atau perhatian).” Perhatian adalah apa yang membuat aplikasi chatting begitu berharga – jadilah aplikasi chatting pilihan pengguna, maka Anda memiliki perhatian mereka selamanya. Seharusnya mudah bagi WhatsApp untuk tetap bebas game dan iklan. Mungkin kita akan melihat beberapa gimmick tidak berbahaya untuk mempertahankan perhatian pengguna kedepannya.
×
×
  • Create New...