Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'facebook'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

  1. Sekitar 25.000 pengguna Facebook menggugat situs jejaring soal tersebut Facebook digugat oleh sekitar 25.000 penggunanya atas dugaan pelanggaran undang-undang privasi Eropa dalam pengadilan di Wina, Austria. Gugatan yang dipimpin oleh aktivis perlindungan data Austria Max Schrems mengkhawatirkan cara Facebook mengumpulkan dan mendistribusikan data. Schrems, seorang sarjana hukum, ingin menghentikan apa yang disebutnya sebagai pengawasan massal oleh situs jejaring sosial tersebut. Dia juga menuduh perusahaan itu bekerja sama dengan Prism, sistem pengawasan system yang didirkan pada tahun 2007 oleh Badan Keamanan Nasional AS. Mereka mengajukan gugatan terhadap kantor pusat Eropa Facebook di Dublin yang mencatat semua akun di luar Amerika Serikat dan Kanada. Gugatan juga mengatakan undang-undang privasi dilanggar karena perusahaan Teknologi Amerika Serikat itu memonitor pengguna ketika mereka menggunakan fitur "like" Facebook. Penggugat meminta kompensasi sekitar €500 (sekitar Rp6,95juta) per orang. Lebih dari 900 pengguna Facebook di Inggris terlibat dalam kasus ini. Schrems mengatakan Facebook tidak percaya kasus ini diterima di bawah hukum Austria. Facebook belum berkomentar tentang kasus ini.
  2. Setelah tahun lalu, Facebook memperbolehkan orang-orang mengisi jenis kelamin tidak hanya dengan pilihan laki-laki dan perempuan, kemarin Facebook mengumumkan bahwa setiap orang diperbolehkan untuk mengisi form jenis kelamin secara bebas. Para pengguna Facebook dapat mengisi jenis kelamin sesuai dengan gender yang mereka inginkan untuk menunjukkan identitasnya. Facebook telah memberikan inovasi dalam hal perkembangan sosial dengan membebaskan setiap orang dalam cara pengenalan diri dengan menyediakan pilihan kustom gender bagi semua pengguna Facebook di seluruh dunia. Sekarang tidak hanya terbatas pada perempuan atau laki-laki, pengguna dapat memasukkan hanya tentang apa pun yang mereka suka ke form yang tersedia apakah itu transgender, transexual atau lumbersexual serta bisa juga menyesuaikan siapa saja yang dapat melihat informasi tersebut. Saat ini telah tersedia hampir 50 pilihan gender yang dapat diisi di Facebook. Namun Facebook juga memberikan pilihan form kosong agar para penggunanya dapat memilih jenis kelamin yang sesuai dengan diri masing-masing. Perubahan ini disampaikan langsung oleh Facebook melalui akun resminya Facebook Diversity yang beralamatkan di https://www.facebook.com/facebookdiversity. Dalam akun tersebut, koordinator Facebook Diversity, Ari Chivukula mengatakan bahwa umpan balik masyarakat pada daftar awal pilihan jenis merupakan langkah positif tapi ada yang jelas menuntut untuk mengambil langkah lebih lanjut. “Kami berpikir tentang hal itu dan memutuskan langkah berikutnya akan memungkinkan bentuk-bebas berekspresi untuk mengidentifikasi diri. Oleh karena itu kami membebaskan form jenis kelamin kosong agar pengguna kami mampu mengidentifikasi seperti yang mereka inginkan dan mengekspresikan jenis kelamin mereka.” kata Ari Chivukala. Chivukala yakin bahwa kehidupan sosial mereka juga tidak akan berpengaruh dalam kegiatan sehari-hari. Dalam akun tersebut mereka menuliskan mereka telah membebaskan setiap orang untuk mengisi data pribadi dan ini berlaku bagi seluruh pengguna Facebook di dunia. Namun, opsi jenis kelamin ini hanya tersedia bagi pengguna Facebook yang mengunakan bahasa Inggris. Sedangkan pengguna Facebook yang menggunakan bahasa lainnya maka tidak akan dijumpai pilihan form kosong tersebut.
  3. Akuisisi terhadap WhatsApp menjadi salah satu proses akuisisi terbesar yang dilakukan oleh Facebook. Pada saat proses awal akuisisi tersebut, kedua pihak pun mengungkapkan kalau aplikasi Facebook dan WhatsApp tetap akan berjalan secara independen. Namun pernyataan tersebut nampaknya tak berlaku lama. Facebook saat ini tengah berusaha untuk melakukan proses integrasi WhatsApp kepada aplikasi Facebook miliknya. Sebagai langkah awal, proses integrasi ini dilakukan pada aplikasi Facebook Android. Bahkan Geektime pun menyebut kalau Facebook Android versi 31.0.0.7.13 yang belum secara resmi diluncurkan adalah perwujudan dari integrasi WhatsApp ke Facebook. Dalam versi Facebook Android tersebut, para pengguna Facebook bakal bisa melakukan update status secara langsung menggunakan aplikasi WhatsApp. Aplikasi inipun bakal dilengkapi dengan tombol khusus yang memungkinkan para pengguna Facebook untuk melakukan hal tersebut. Dan tak menutup kemungkinan kalau integrasi yang dilakukan selanjutnya bakal lebih dalam lagi.
  4. Facebook sering dianggap sebagai salah satu tempat terbaik untuk bekerja di industri teknologi. Selain tempatnya mengasyikan, semua pekerja di sini adalah pekerja keras, termasuk CEO Mark Zuckerberg. Memang Facebook memberikan kesejahteraan lebih agar pekerja terbaiknya bisa betah di kantor raksasa jejaring sosial ini. Malah, seorang pekerja magang pun bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-harinya di kota besar Amerika Serikat. Kalau karyawannya sudah bekerja keras, sedikit banyak ini menular dari etos kerja sang pemimpin. Karena, walaupun Zuckerberg sudah menjadi CEO sekaligus pendiri, dia masih sering bekerja dan berlama-lama di kantornya. Lee Byron, salah satu karyawan di divisi pengembangan aplikasi Facebook untuk iOS, menceritakan bagaimana kebiasaan Zuckerberg bekerja selama ini. Menurut dia, bila tidak ada aktivitas di luar, pria yang akrab disapa Zuck itu biasa bekerja normal di mejanya. "Dia bahkan datang setiap pagi sebelum saya sampai dan pulang setelah makan malam. Saya bisa memperkirakan dia bekerja lebih dari 10 jam setiap hari, selama 5 hari sepekan," kata Byron. Kerja keras Zuckerberg selama 45 sampai 50 jam setiap pekan menular ke para bawahannya dan bersama meningkatkan nilai perusahaan yang kini telah lebih dari US$ 200 miliar. Byron yang sudah bekerja lebih dari 7 tahun di kantor pusat Facebook, menambahkan, terkadang Zuckerberg masih datang ke kantor pada saat akhir pekan untuk bekerja. "Tentu saja, dia masih akan datang ke kantor bila ada sebuah proyek yang dianggap sangat menarik," sebutnya. "Dia mengambil pekerjaan sangat serius bukan hanya sebagai pengusaha saja, tetapi sebagai pemimpin, ia telah membantu menjaga budaya bekerja di perusahaan kami."
  5. Facebook melakukan melakukan pertemuan dengan para developer di konferensi F8. Dalam acara tersebut, CEO Mark Zuckerberg membawa layanan Facebook Messenger dengan banyak fitur, bahkan mungkin lebih lengkap dari WhatsApp. Memang dalam konferensi itu, Zuckerberg membawa Facebook Messenger menjadi sebuah platform. Ini artinya, pengguna tak hanya dapat menggunakan layanan tersebut untuk saling bertukar pesan saja. Namun juga menjalankan aplikasi yang lebih kaya. Maka dari itu, di dalam Facebook Messenger pengguna bisa diinstal aplikasi dari pihak ketiga dan pengembang bahkan menghasilkan uang dari sana. Demikian yang dikutip dari The Verge. Saat ini, Facebook Messenger ala platform ini sudah mempunyai 40 aplikasi termasuk ESPN, Weather Channel. JibJab dan masih banyak lagi. Sehingga pengguna layanan ini bisa melakukan banyak hal di sana, mirip apa yang sudah dilakukan oleh WeChat atau Line. "Dengan menjadikan ini sebagai platform baru, kini pengembang dapat membangun aplikasinya (di Facebook Messenger) agar bisa terkoneksi dengan banyak orang," kata Zuckerberg di atas panggung. Ini tentu saja sangat menguntungkan bagi pengembang, karena terkoneksi dengan Facebook Messenger maka ada potensial miliaran anggota Facebook yang bisa digarap. Bukan tidak mungkin ke depan Facebook akan mempromosikan aplikasi pihak ketiga melalui toko aplikasinya sendiri. Sementara dikutip dari blog resmi Facebook, layanan Facebook Messenger ini juga cocok untuk komunikasi para pebisnis. Sebab, fitur Business on Messenger, diharapkan mampu meningkatkan komunikasi dan interaksi antara orang dengan bisnisnya. Ini sangat cocok untuk situs jual beli, misalnya. Sebab, bila ada konsumen yang membeli sesuatu di layanannya, maka dapat melanjutkan pembicarannya di Facebook Messenger melalui aplikasi yang dikembangkan. Bukan tidak mungkin konsumen dapat mengkonfirmasi pesanan dan mengetahui status pengiriman hanya melalui Facebook Messenger saja. (Offline) 7968e0412450cff5110e46f4f523f4ed
  6. Komisi Eropa telah memperingatkan warga negara Uni Eropa bahwa mereka harus menutup akun Facebook mereka jika mereka ingin menjauhkan informasi pribadi mereka dari badan keamanan AS karena saat ini undang-undang Safe Harbour tidak melindungi data warga negara Uni Eropa. Komentar tersebut dinyatakan oleh Bernhard Schima pengacara Komisi Eropa dalam kasus privasi di Facebook yang dibawa ke pengadilan oleh Maximilian Schrems untuk melihat apakah data warga negara Uni Eropa harus dianggap aman jika dikirim ke AS pasca Snowden. Ketika ditanya secara langsung, Komisi Eropa tidak bisa mengkonfirmasi ke pengadilan bahwa aturan Safe Harbour memberikan perlindungan yang memadai terhadap data warga negara Uni Eropa seperti yang sekarang ini terjadi. Kasus yang dibawa oleh Maximilian Schrems ini disebut Facebook data privacy case menyangkut kerangka kerja Safe Harbour saat ini yang mencakup transmisi data warga negara Uni Eropa yang melintasi Atlantik menuju ke Amerika Serikat. Tanpa satu landasan tertentu, transmisi data warga negara Uni Eropa yang melintasi Atlantik menuju ke Amerika Serikat merupakan pelanggaran hukum Uni Eropa. Schrems menyatakan bahwa perusahaan yang beroperasi di Uni Eropa seharusnya tidak diperbolehkan untuk mentransfer data ke AS di bawah perlindungan Safe Harbour. Kasus ini berpendapat bahwa Program Prism pemerintah AS yang diungkapkan oleh Edward Snowden yang memungkinkan pemerintah AS melihat data yang warga negara Uni Eropa yang diselenggarakan oleh perusahaan-perusahaan AS kemudian diteruskan kepada badan-badan intelijen AS melanggar EU’s Data Protection Directive yang berarti bahwa kerangka kerja Safe Harbour tidak lagi berlaku. Dalam kasus Facebook dan perusahaan teknologi lainnya asal AS tampaknya data pengguna yang berasal dari Uni Eropa dibawa ke AS, tidak ditempatkan di dalam negara Uni Eropa itu sendiri. Padahal hukum Uni Eropa melarang hal tersebut dilakukan. Hal inilah yang menjadi pokok soal sehingga Facebook (terutama) harus menghadapi gugatan warga Uni Eropa yang berpartisipasi dalam gugatan yang diajukan oleh Maximilian Schrems.
  7. Perusahaan keamanan internet AVG merilis daftar aplikasi Android yang terbukti memberikan dampak buruk untuk ponsel, Facebook salah satunya. AVG baru saja melakukan riset berbagai aplikasi untuk mengetahui seberapa besar dampak aplikasi tersebut terdapat daya tahan baterai ponsel, tingkat konsumsi data, jumlah penyimpanan yang dibutuhkan, dan sejauh mana aplikasi itu mempengaruhi performa ponsel. Secara umum AVG menyimpulkan bahwa Facebook adalah aplikasi yang paling berpengaruh terhadap performa ponsel. Bikin ponsel yang tadinya lancar menjadi lebih lambat, baik saat membuka aplikasi atau menjalankan proses booting. Media sosial itu juga menduduki peringkat ketiga untuk aplikasi yang paling banyak menyedot baterai, banyak memakan data internet, dan nomer tiga untuk paling rakus memakan media penyimpanan. Selain Facebook, AVG juga mencatat bahwa Instagram menjadi aplikasi yang mungkin juga membuat ponsel Android pengguna menjadi lebih lambat. Path juga masuk dalam 'daftar hitam' tersebut dengan bertengger di posisi keempat. Seluruh aplikasi itu disinyalir akan sangat berdampak sekali pada ponsel Android versi lawas yang memiliki spesifikasi terbatas, karena sebagian ponsel terkini biasanya sudah memori yang cukup besar untuk mengelola aplikasi tersebut. Selain itu, dalam risetnya AVG juga mencatat bahwa sebenarnya Google sudah memperbaiki Android agar memiliki performa yang lebih baik. Tapi sayang, update tersebut biasanya hanya terasa pada pengguna ponsel Android kelas atas. Daftar aplikasi yang berpengaruh pada ponsel Android
  8. CEO Kurio David Wayne Ika mengomentari platform beriklan di perusahaan internet dunia seperti Google, Facebook dan Twitter yang bikin kecanduan. Perusahaan internet dunia seperti Google, Facebook, dan Twitter masing-masing memiliki platform advertising (iklan) sendiri. Platform iklan itu disebut oleh pendiri perusahaan pengepul berita Kurio sebagai platform yang "nyandu." "Bagi advertiser yang sudah merasakan bagaimana beriklan di Google, Facebook, dan Twitter, mereka tahu iklan di situ kayak narkotika," demikian kata CEO Kurio, David Wayne Ika. Mengapa bisa begitu? Sebab menurut David, iklan di Google, Facebook, dan Twitter, pengaruhnya terhadap brand awareness sebuah produk sangat besar. "Bikin kecanduan, karena begitu langsung distop, maka (brand awareness) akan langsung drop," katanya. Karena itu, menurut David, brand-brand saat ini mencoba mengalihkan anggaran mereka dari beriklan di Google, Facebook, dan Twitter menjadi untuk membangun aset mereka sendiri. "Pelan-pelan, mereka (brand) membangun aset sendiri, membangun website dan aplikasi, ujung-ujungnya nanti ke situ," katanya. Menurut David, cara itu adalah cara yang lebih bagus untuk berkomunikasi dengan konsumen, alih-alih memberikan iklan advertorial secara hard sale. Tren beriklan yang sedang dalam masa peralihan itulah yang ditangkap oleh Kurio. David menjelaskan, ke depannya Kurio diharapkan bukan sekadar menjadi aplikasi pengepul berita saja, namun juga bisa dimanfaatkan oleh brand-brand sebagai platform beriklan yang lebih "sopan." Yang dimaksud dengan sopan adalah memberikan suguhan konten yang lebih berkualitas, bukan sekadar advertorial yang hard sale. Sebagai contoh adalah metode iklan native ads, konsumen disuguhi konten yang berisi, sehingga mereka mau membaca dan tidak sadar bahwa materi yang mereka baca sebenarnya adalah iklan. "Contohnya artikel review mobil, gadget, dan sebagainya, kita kan lebih senang membacanya," ujar David. Menurut David, konsumen saat ini sudah bisa membedakan mana konten advertorial yang bagus dan yang sifatnya hard sale. Yang terakhir disebut itulah yang kini kian banyak ditinggalkan. "Kalau banner iklan di mobile site, banyak yang sudah tidak mau klik, mereka makin pintar, bahkan ada yang sampai memasang ad blocker di browser lho," katanya.
  9. Lima media internasional yang memiliki situs online, The Guardian, CNN International, The Financial Times, Reuters, dan The Economist sepakat menyatukan lapak iklan digital masing-masing dalam sebuah jaringan iklan bernama Pangaea Alliance. Lewat Pangaea yang namanya diambil dari sebutan untuk benua purba itu, pengiklan bisa membeli ruang iklan di semua situs media bersangkutan dalam satu kali transaksi. Iklan bisa lebih tepat menyasar audiens yang dituju karena Pangaea menggunakan sistem terkomputerisasi (programmatic). “Keunikan Pangaea tertelak di kualitas para rekanannya,” kata Tim Gentry dari Guardian News & Media. “Kami tahu kepercayaan adalah motor utama advokasi brand.” The Guardian mengklaim bahwa kesemua media yang tergabung dalam jaringan Pangaea memiliki audiens dari segmentasi atas. Satu di antara empat pembaca, misalnya, datang dari kalangan berpenghasilan tinggi, sementara seperlima di antaranya merupakan eksekutif yang menjabat di posisi manajemen senior. Hal tersebut, bersama dengan jumlah audiens total kelima media sebanyak 110 juta pembaca, diharapkan bisa menarik pengiklan dan meningkatkan daya saing melawan raksasa internet seperti Google dan Facebook yang gencar mengambil porsi iklan digital. Di Inggris, misalnya, Google dan Facebook tahun ini diperkirakan bakal mengambil setengah porsi pasar display ads digital dengan nilai sebesar lebih dari 1 miliar poundsterling. Versi beta dari Pangaea rencananya bakal mulai digulirkan pada April mendatang denan mengandeng Rubicon Project yang berperan sebagai delivery platform. Sementara, versi penuh akan menyusul diluncurkan akhir tahun ini.
  10. Facebook dalam setiap kesempatan selalu berusaha mengenalkan Internet.org yaitu sebuah program untuk memperluas akses internet. Untuk tahun ini, Facebook berambisi memperluas jangkauan Internet.org ke 100 negara. VP of Internet.org Facebook, Chris Daniels, mengatakan bahwa Facebook berencana memperluas Internet.org ke 100 negara sampai akhir tahun ini. Saat ini, program tersebut sudah menyambangi Zambia, Tanzania, Kenya, Ghana, Kolombia dan India, serta membantu lebih dari 7 juta orang mengakses layanan kesehatan, pekerjaan dan informasi lokal, tanpa biaya data. Internet.org diluncurkan pada 2013. Ini adalah program Facebook yang bekerjasama dengan penyedia layanan data di pasar lokal untuk memberikan akses internet gratis kepada orang-orang yang belum mendapatkan akses internet. Tujuan Internet.org yaitu mengenalkan orang-orang kepada layanan dasar internet seperti Wikipedia, situs kesehatan dan pekerjaan, serta Facebook sehingga mereka bisa melihat kelebihan internet, sampai akhirnya membeli paket data yang lebih premium. "Tujuan ambisius tahun ini adalah meluncurkan (Internet.org) ke 100 negara. Kami ingin Internet.org menyebar ke negara-negara lain, berbagai operator, serta melihat semakin banyak orang mengakses internet, membeli paket data, voice dan SMS," tutur Daniels. Secara keseluruhan, katanya, tujuan Internet.org adalah menghadirkan konektivitas ke seluruh dunia. Aplikasi Internet.org juga telah tersedia di Ghana, Kenya, Zambia, Kolombia, Tanzania, dan India. Dalam kesempatan terpisah, Chief Executive Officer (CEO) Facebook, Mark Zuckerberg, mengatakan bahwa perusahaan saat ini tengah menyiapkan drone, laser dan satelit untuk membantu pengembangan Internet.org. Menurut Facebook, lebih dari 90 persen populasi dunia yang belum terkoneksi internet, tinggal di negara-negara berkembang.
  11. Facebook dilaporkan telah memperbarui poin-poin regulasi di laman 'Standar Komunitas' mereka. Ada empat poin yang menjadi perhatian utama Facebook, yakni regulasi terkait pornografi, kebebasan berbicara, bullying, dan pelecehan. Khusus untuk poin pornografi, kini Facebook telah membuat aturan yang jelas terkait batasan mana konten yang dilarang dan mana yang diperbolehkan. Dengan tegas Facebook kini mengharamkan peredaran konten foto ataupun video yang memamerkan penampakan alat kelamin, bokong telanjang, dan payudara wanita. "Kami sudah mulai proses pembersihan seluruh foto yang menampilkan bagian alat kelamin dan pantat telanjang. Kami juga juga membatasi foto yang menampilkan payudara wanita, terutama yang memperlihatkan bagian puting," jelas Facebook di dalam pernyataan resminya. Namun begitu, Facebook masih memperbolehkan peredaran kategori foto telanjang tertentu, khususnya yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan pendidikan. Contohnya seperti foto ibu sedang menyusui anak dan foto telanjang yang masuk ke dalam kategori seni. Lebih spesifik lagi, Facebook juga akan menyingkirkan konten 'balas dendam porno' yang belakangan ramai bermunculan. Balas dendam porno sendiri merupakan tindakan penyebaran foto atau konten pribadi lainnya yang melibatkan orang lain selain pelaku posting, namun tanpa seizin orang lain tersebut. Hal ini umumnya dilakukan oleh mantan pasangan yang berpisah secara kurang baik. Selain Facebook, Twitter dan Reddit juga sudah merilis regulasi terkait kasus balas dendam porno ini.
  12. Facebook masih merupakan media sosial terbesar saat ini. Meskipun udah gak serame dulu, tapi masih banyak yang ngegunainnya buat saling berbagi. Sayangnya walau terkenal dan udah sering digunain masih aja ada yang gak tau fitur-fitur keren yang ada di FB. Ini dia beberapa fitur Facebook yang kamu gak tahu bisa dimanfaatkan: 1. Legacy Contact Jadi, Facebook baru aja ngeluarin fitur baru. Legacy Contact semacam Emergency Contact buat data pribadi di kantor gitu deh. Bedanya, keunggulan Legacy Contact adalah kalo kamu mokat, fb kamu bisa dikelola oleh contact yang kamu delegasiin ngurusin fb kamu. Gitu. 2. Login Notification Kamu takut di hack? Coba aktifkan Login Notification. Jadi kalo ada yang coba-coba akses, kamu langsung tahu. Caranya masuk ke Setting terus pilih Security Settings dan pilih kamu mau dikabarin sama Facebook lewat apa. 3. Timeline and Tagging Settings Kamu gak suka di tag sembarangan? Orang yang gak kamu kenal ataupun postingan yang annoying banget? Pas banget dah pake fitur yang satu ini. Kamu bisa mengontrol siapa yang nge-tag kamu dan bisa di remove tag sebelum semuanya terlambat. 4. Privacy Settings and Tool Kamu pengen akun kamu gak bisa diakses banyak orang? Pengen keliatan sok misterius gitu? Yaudah diamanin aja. Jadi gak perlu semua orang ngeliat postingan kamu. Semoga makin pinter ya make media sosialnya. Butuh informasi menarik soal teknologi? Coba deh main ke Jalan Tikus. Kali aja kamu nemu yang seru disitu.
  13. Jejaring sosial Facebook menghapus salah satu konten dalam pilihan gambar ekspresi di pesan instan atau populer disebut emoji. Konten yang dihapus itu adalah emoji “feeling fat” atau “merasa gendut” setelah diprotes oleh ribuan orang di dunia melalui petisi online di Change.org. Keputusan tersebut diambil oleh Facebook pada Selasa 10 Maret 2015 menyusul kampanye di delapan negara yang dimotori oleh aktivis pemerhati bentuk badan Endangered Bodies, yang sebagian besar anggotanya mengalami masalah kelainan kebiasaan makan (eating disorder) dan bentuk badan. Emoji tersebut diyakini dapat merusak kepercayaan diri seseorang akan bentuk badannya. “Gendut itu bukan sebuah perasaan, melainkan bentuk alami badan, tak peduli berapa pun berat badan seseorang, semua bentuk tubuh harus dihormati,” demikian isi petisi tersebut. Facebook mengaku telah menerima banyak kritik terkait emoji tersebut. “Kami telah mendengar dari komunitas kami bahwa mencantumkan “feeling fat” sebagai opsi untuk update status dapat menimbulkan adanya perasaan negatif terhadap bentuk badan, khususnya bagi mereka yang mengalami masalah kelainan kebiasaan makan. Oleh karena itu kami akan menghapus “feeling fat” dari list opsi update status kami," tulis Facebook dalam sebuah pengumuman. Petisi dengan judul ‘Fat is Not a Feeling” dimulai oleh Catherine Weingarten, seorang mahasiswa di Bennington College Ohio, Amerika Serikat, dan telah didukung oleh lebih dari 16 ribu orang serta menjadi perhatian media massa dalam dua pekan terakhir. Menurut Catherine, kemenangan petisi ini merupakan bentuk dukungan bagi perempuan di seluruh dunia yang berjuang mengatasi masalah berat badan dan ukuran tubuh. "Sebagai orang yang berjuang mengatasi masalah bentuk badan, saya senang bahwa saya bisa mengurangi salah satu bentuk olok-olokan mengenai bentuk badan di internet," kata Catherine.
  14. Layanan Google dan Facebook Chat dipindahkan dari situs Outlook.com. Mengapa begitu? Pihak Microsoft mengkonfirmasi bahwa mereka akan memindahkan Google dan Facebook Chat dari layanan email Outlook dalam beberapa waktu beberapa pekan ke depan. Pihak Microoft telah mengumumkan hal tersebut melalui email ke seleuruh pengguna Outlook.com Alasan Microsoft menghentikan Google Talk di Outlook adalah karena layanan itu sudah tak lagi diteruskan oleh Google. Sementara dari Facebook belum tahu apa penyebabnya layanan Facebook Chat tak masuk ke Outlook. Meskipun telah menonaktifkan layaan Google Talk dan Facebook Chat, namun pihak Google menyatakan bahwa layanan Facebook dan Gmail tetap ada di Outlook.com.
  15. CEO Facebook, Mark Zuckerberg Pada acara Mobile World Congress (MWC) 2015 di Barcelona, Spanyol, pendiri jejaring sosial Facebook, Mark Zuckerberg sempat membeberkan hal utama yang ia cari dari seorang calon karyawan yang akan bekerja untuknya. "Saya hanya merekrut orang yang bekerja langsung untuk saya jika saya sendiri merasa ingin bekerja untuk orang itu," ujar sang bos Facebook, mengutip situs The Telegraph. "Ini tes yang cukup bagus dan 'aturan' ini telah menuntun saya." Salah satu orang yang 'lulus' tes Zuckerberg adalah sang Chief Operating Officer, Sheryl Sandberg. Dalam sesi tanya jawab di forum MWC 2015 itu, ada satu orang yang menanyakan perasaan bekerja bersama Sandberg. Lalu, Zuckerberg menjawab, ia melihat Sandberg sebagai seorang mentor dan orang yang memiliki peran penting dalam membangun Facebook ke dalam ranah bisnis dan organisasi yang sehat. Zuckerberg juga menambahkan, jika dibandingkan raksasa teknologi berbasis di Silicon Valley seperti Google yang memiliki karyawan mencapai 55 ribu orang, jumlah staf Facebook tergolong kecil. Namun, hal itulah yang menjadi kelebihan dari sebuah perusahaan media sosial. "Hal paling penting adalah menjaga agar tim Anda sekecil mungkin. Facebook melayani miliaran orang di dunia tapi tim kami tak sampai 10 ribu orang. Semuanya mungkin karena teknologi semakin canggih," ungkap lelaki usia 30 tahun itu. Zuckerberg belakangan sedang disibukan oleh penerapan inisiasi Internet.org yang memberikan akses internet gratis di negara-negara miskin dan berkembang. Di Indonesia sendiri, Internet.org menjalin kerja sama dengan perusahaan telekomunikasi XL Axiata dan penyedia perangkat infrastruktur telekomunikasi Ericsson untuk melakukan efisiensi koneksi internet. Menurut data Internet.org, lebih dari 85 persen penduduk dunia tinggal di wilayah yang berada dalam cakupan seluler. Tetapi, hanya sekitar 30 persen dari total penduduk dunia yang mengakses internet.
  16. Potensi dunia periklanan digital kini kian berkembang pesat. Bahkan bukan tidak mungkin dalam beberapa waktu ke depan, potensi digital advertising bakal menggeser dominasi iklan media elektronik seperti televisi. Jika diperhatikan kembali salah satu kelebihan televisi sebagai media iklan yakni selain jumlah viewer-nya yang sangat tinggi, iklan televisi yang berformat videografi tentu lebih menarik jika dibandingkan iklan digital yang mayoritas masih berbentuk teks atau gambar. Inilah yang memacu para pelaku bisnis periklanan online untuk terus menciptakan inovasi dalam hal format iklan digital yang lebih menarik dan efektif. Seperti yang sedang dikembangkan oleh media sosial Facebook, perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut dikabarkan akan merilis format iklan baru untuk layanan Facebook Ads yakni Cinemagraphs. Bagi rekan-rekan yang akrab dengan dunia desain visual tentu sudah tahu apa itu Cinemagraphs. Dan yang jelas format penggabungan antara foto dan video ini pastinya akan membuat mata kita tak bosan melihatnya. Cinemagraphs, Simple Namun Menarik Sebelum membahas mengenai format iklan terbaru milik Facebook, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu seperti apakah seni visual Cinemagraphs tersebut. Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, secara sederhana Cinemagraphs adalah penggabungan antara bentuk visual foto dan video. Lebih detil lagi, Cinemagraphs adalah sebuah karya visual yang pada dasarnya termasuk obyek gambar atau foto. Namun didalamnya disisipi motion pergerakan yang akhirnya nampaknya layaknya video. Porsi bagian yang terlihat sepert videopun juga tidak banyak, melainkan hanya sebagai pemanis agar foto tersebut tampak hidup dan terkesan lebih artistik. Oleh karena itu banyak ahli desain visual yang menyebut Cinemagraphs sebagai karya half-photo half-video atau setengah foto dan setengah video. Yang membuat Cinemagraphs dimasukkan dalam kategori gambar adalah ekstensinya yakni .gif. Sehingga bisa dibilang karya visual tersebut bisa disejajarkan dengan file gambar bergerak namun lebih komplek pembuatannya. Dari segi hasilpun, sudah pasti Cinemagraphs bakal lebih menhipnotis kita untuk terus dan terus melihat detil menariknya. Penggunaan Cinemagraphs Dalam Bidang Periklanan Digital Facebook sebenarnya bisa dikatakan ketinggalan dalam hal pemakaian format Cinemagraphs sebagai iklan digital. Pasalnya format iklan unik tersebut sebelumnya sudah lebih dulu dikembangkan oleh 2 orang ahli dibidang disain dan periklanan yakni Kevin Burg serta Jamie Beck. Kedua seniman inilah yang pertama kali memprakarsai penggunaan Cinemagraphs sebagai media iklan. Salah satu iklan pertama yang mereka buat dengan konsep tersebut adalah iklan produk kacamata brand Armani. Selain itu mereka juga pernah menukangi beberapa proyek iklan online dari beberapa brand besar macam Saks Fifth Avenue, Lincoln Motor Co, dan juga Chopard. Dan tak disangka format iklan tersebut dinilai berhasil menarik perhatian konsumen. Selain itu baik Kevin Burg maupun Jamie Beck juga rutin memposting hasil karya Cinemagraphs pada akun Tumblr milik mereka. Dari situlah semakin banyak brand dunia yang melihat dan terkesan dengan konsep tersebut. Banyak pemain industri periklanan digital yang menyatakan bahwa Cinemagraphs mempunyai potensi yang besar dan bakal banyak digunakan dalam waktu dekat ini, Facebook juga salah satu yang menangkap potensi tersebut. Dipakai Pada Layanan Instagram dan Facebook Ads Dalam salah satu karya Cinemagraphs produk minuman Coca-Cola karya Kevin dan Jamie, ditampilkan gelembung soda dalam sebuah botol Coca-Cola yang terlihat amat segar dan membuat kita haus saat melihatnya. Inilah yang ingin dicapai setiap pengiklan, bahwa iklannya tidak hanya menarik orang untuk melihat namun akan terus menerus melihatnya. Hal tersebut menjadi nilai plus sebuah iklan Cinemagraphs yang diyakini Facebook akan segera booming. Dan tidak menunggu lama, beberapa waktu yang lalu para pengguna #instagram sudah bisa melihat beberapa gambar Cinemagraphs yang tampil di layanan jejaring photo sharing tersebut. Dalam sebuah kesempatan divisi periklanan Facebook menyampaikan keyakinan bahwa nantinya akan semakin banyak brand bisnis yang ingin mencoba memposting gambar dengan konsep serupa. Dan nantinya setelah masa pengembangan yang dilakukan bersama Kevin dan Jamie rampung, Facebook akan semakin mengintenskan penggunaan format tersebut tidak hanya di media sosial Instagram namun juga layanan Facebook Ads. Industri digital memang menuntut penggiatnya untuk selalu berfikir dan bertindak kreatif. Semoga ulasan diatas dapat member inspirasi bagi rekan-rekan semua, utamanya yang terjun dalam bidang industri digital.
  17. Tak cuma harta, akun Facebook pun bisa diwariskan kepada seseorang yang ditunjuk sebagai ahli waris. Raksasa jejaring sosial ini memberikan fitur khusus bagi para pengguna untuk pengaturan akunnya saat mereka meninggal dunia. Situs Mashable mengabarkan, fitur yang diberi nama "legacy contact" itu dibuat agar para pengguna Facebook menandai teman secara spesifik untuk menjadi orang-orang 'terpilih' yang bisa mengakses akun si pengguna setelah ia meninggal dunia. "Legacy contact" berada di menu pengaturan keamanan Facebook atau security settings. Pengguna bisa memilih teman Facebook sebagai 'ahli waris' yang bisa mengatur aspek tertentu pada laman akun Anda, seperti profil atau tampilan cover. Tapi ada juga pilihan untuk menghapus akun jika tidak ingin menggunakannya lagi setelah meninggal dunia. Jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg itu memiliki sistem peringatan di mana orang-orang bisa memberi tahu Facebook bahwa seorang pengguna telah tiada. Saat Facebook memverifikasi ia betulan meninggal dunia -- biasanya melalui artikel atau berita kematian -- akun tersebut menjadi kenangan. Nanti, akun itu tidak akan muncul di friend suggestions, iklan, atau kolom umum lainnya di Facebook. Setelah itu, "legacy contact" di sini bisa digunakan untuk menyematkan publikasi di bagian atas laman akun, merespon friend requests selanjutnya, dan mengatur profil si pengguna. Jika diperbolehkan oleh si pemilik akun, si 'pemegang warisan' bisa mengunduh arsip foto-foto, namun tidak bisa melihat pesan Facebook atau mengubah pengaturan lain. Facebook nanti akan memberi label "remembering" di atas nama pengguna akun yang sudah meninggal dunia. Menurut manajer produk Facebook, Vanessa Callison-Burch tujuan fitur itu adalah menandai pemilik akun sebagai kenangan dan memberi kesempatan bagi keluarga dan kerabatnya untuk mengelola akun orang yang mereka sayangi. "Anggota keluarga akan memberi tahu kami 'saya ingin menyampaikan informasi tentang upacara peringatan kepada teman-temannya'. Idenya muncul dari situ," ujar Callison-Burch. Ia melanjutkan, "biasanya orang-orang tidak terlalu memikirkan hal ini sampai mereka mengalami kehilangan." Saat ini, fitur "legacy contact" baru bisa digunakan di kawasan Amerika Serikat dan rencananya akan tersedia di beberapa negara lain.
  18. Inisiasi internet.org oleh Facebook diakui Mark Zuckerberg bisa membuat perusahaannya kehilangan banyak uang. Paling tidak diawal penyelenggaraanya nanti. "Ini (Internet.org) kemungkinan tidak menjadi wadah penghasil profit dalam jangka pendek, kami malah mungkin kehilangan banyak uang. Namun, penyebaran koneksi sifatnya sangat penting," kata Zuckerberg. Dukungan Facebook yang bisa menampung banyak konten dan foto tentunya memerlukan banyak biaya. Namun, Zuckerberg berupaya memposisikan internet.org menjadi alat penyaluran amal seutuhnya. Tak hanya itu, internet.org diklaim sebagai aksi hak asasi manusia oleh lelaki usia 30 tahun itu, lengkap dengan cara layanan yang mirip dengan panggilan darurat 911. "Model layanan internet.org yang kami pertimbangkan hampir mirip dengan panggilan darurat 911 di Amerika Serikat, yaitu sifatnya gratis, kapanpun Anda bisa menghubunginya," ujar sang bos Facebook. Zuckerberg melanjutkan, "kami rasa sudah seharusnya ada padanan yang mirip seperti 911 untuk aspek internet -- di mana konsumen tidak perlu mengeluarkan uang untuk mengakses informasi seputar kesehatan, edukasi, pekerjaan, ataupun perangkat komunikasi seperti Facebook." Menurut Zuckerberg, demi mewujudkan harapan tersebut, ia mengakui aspek ekonomi sudah otomatis terlibat. Konsumsi internet kebanyakan dilakukan oleh media yang mahal, terutama video. Sehingga, sumber-sumber yang berisikan layanan teks seperti Wikipedia atau informasi dasar seputar finansial dan kesehatan, mereka bisa disalurkan dengan harga murah dengan rata-rata kurang dari satu persen dari infrastruktur keseluruhan. "Jika ingin membangun sesuatu yang bisa ditawarkan oleh operator secara gratis, maka diperlukan juga aspek yang 'murah' agar mereka bisa memenuhinya," jelasnya lagi. Program internet.org didukung oleh tujuh perusahaan besar yang punya tujuan bisnis memperluas pasar dari koneksi internet dan seluler. selain Facebook, mereka adalah Ericsson, Mediatek, Opera, Samsung, Nokia, dan Qualcomm. Facebook sendiri mengharapkan internet.org bisa membantu menghubungkan empat miliar orang yang minim koneksi internet, khususnya mereka yang tinggal di negara miskin dan berkembang. Sejauh ini baru Ghana, Zambia, Tanzania, Kenya, dan Kolombia yang sudah menerima pasokan internet gratis dari Facebook.
  19. Salah satu fitur di Facebook yang perlu diperhatikan penggunanya adalah photo tagging. Banyak pengguna Facebook yang tidak peduli dengan fitur ini dan membiarkan posisinya default, yaitu ON yang artinya pengguna bersedia di-tag oleh siapapun kalau foto diupload ke Facebook. Nantinya bila foto diupload ke Facebook akan muncul nama-nama pengguna yang sesuai dengan wajah yang ada di foto tersebut. Hal ini dari sisi privasi merupakan ancaman serius. Namun, sayangnya, banyak pengguna yang abai akan hal ini. Nah, jika akhir-akhir ini Anda merasa bahwa Facebook semakin agresif dalam menggunakan foto tagging-nya tersebut, memang begitulah keadaan yang sebenarnya. Dasar atau pondasi perangkat lunak pengenalan wajah DeepFace dan arsip foto berukuran besar milik Facebook semakin hari semakin baik dalam mengenali orang dalam foto dan tagging mereka sangat cepat. Bahkan, DeepFace bisa seakurat manusia dalam mengenali wajah di dalam foto dan kemudian memamerkan kemampuannya di halaman Facebook pengguna. Facebook akan melihat foto-foto yang lebih tua dan menandai siapapun yang dikenalinya dan satu hal yang pasti Facebook mengenali sangat banyak orang. Hal tersebut karena semakin banyak foto yang diunggah dari orang yang sama, semakin baik perangkat lunak Facebook mengenali wajah-wajah yang muncul berulang-ulang tersebut. Bayangkan saja setiap hari pengguna meng-upload sebanyak 400 juta foto. Software pengenalan wajah Facebook tersebut mengenali orang lain yang Anda tahu, ia tahu wajah mereka. Software tersebut memiliki banyak contoh dari wajah orang dan memang begitulah cara pengenalan wajah bekerja. Sayangnya pengguna Facebook sering tidak awas dengan fitur ini sehingga wajahnya bermain di mana-mana yang bisa saja disalahgunakan oleh pengguna lain. Padahal fitur ini bisa dimatikan sehingga perangkat lunak pengenal wajah Facebook tidak bekerja. Sayangnya, informasi ini tidak banyak diberikan oleh Facebook kepada penggunanya.
  20. Pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg Facebook meluncurkan jejaring sosial barunya pada Rabu 11 Februari 2015 untuk membantu orang saling terhubung, tetapi kali ini tema besarnya adalah keamanan siber. Jejaring sosial baru itu disebut ThreatExchange, yang dirancang khusus untuk para ahli keamanan siber dan perusahaan keamanan yang ingin berkolaborasi dan berbagi informasi tentang ancaman di dunia maya, bisa berupa ancaman di peranti lunak atau peranti keras. Saat ini situs web tersebut masih dalam versi beta, tetapi telah bermitra dengan Bitly, Dropbox, Pinterest, Tumblr, Twitter, Yahoo, dan tentu saja Facebook. Facebook menegaskan bahwa ThreatExchange merupakan upaya baru untuk membantu mencegah wabah serangan siber yang belakangan ini makin sering memukul perusahaan dan pemerintahan di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, Presiden Barack Obama mengalokasikan anggaran US$ 14 miliar untuk memperkuat pertahanan keamanan siber pada tahun 2016. Obama juga berencana membentuk badan keamanan siber baru bernama Cyber ââThreat Intelligence Integration Center (CTIIC) yang akan menjadi koordinator isu keamanan siber nasional antara instansi pemerintah AS yang memiliki divisi keamanan siber. Seperti diketahui, sejumlah instansi di AS telah memiliki komponen keamanan siber, termasuk NSA, Departemen Keamanan Dalam Negeri, FBI, dan CIA.
  21. Indonesia merupakan negara dengan tingkat sosial yang tinggi bahkan juru bicara bisnis WhatsApp, Neeraj Aaron sempat mengatakan bahwa masyarakat Indonesia sangat suka ’ngobrol.’ Makanya tidak heran jika banyak penduduk Indonesia yang menggunakan platform media sosial. Salah satu media sosial dengan pengguna terbanyak dan yang sudah tidak asing lagi adalah Facebook. Berikut adalah lima fakta menarik tentang keberadaan Facebook di Indonesia. 1. Ada lebih dari 70 juta pengguna Facebook di Indonesia 2. Media sosial global pertama yang membuka kantor di Indonesia 3. Pendiri Facebook datang ke Indonesia 4. Facebook sebagai marketplace 5. Facebook membantu Jokowi menjadi presiden?
  22. Ben Pasternak, bocah Australia berusia 15 tahun kini tengah perebutkan oleh Apple, Google dan Facebook karena aplikasi buatannya. Game bertajuk 'Impossible Rush' telah memesona ketiga raksasa teknologi tersebut. Bagaimana tidak? Saat dirilis Oktober 2014 lalu, aplikasi tersebut langsung diunduh 500 ribu kali dalam enam pekan perdananya. Tingkat popularitasnya bahkan mengalahkan aplikasi Google dan Twitter. Uniknya, Impossible Rush diciptakan Pasternak bersama rekannya di dalam kelas. Kala itu keduanya merasa bosan dengan pelajaran yang tengah diberikan, rasa iseng ini kemudian membawa keduanya untuk mengikuti sebuah kompetisi pembuatan aplikasi bertajuk Hack Generation Y yang diadakan Google dan Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kejeniusan Pasternak dalam membuat aplikasi ternyata menyita perhatian Apple, Google dan Facebook. Ketiganya kompak menawari bocah tersebut untuk kerja magang. Biasanya tawaran seperti ini tidak akan disia-siakan para developer, namun Pasternak menolak. “Tentu saja tertarik untuk magang di Facebook, tetapi saya tidak berencana untuk kerja di sana. Saya mau bikin perusahaan sendiri,” kata Pasternak, seperti dikutip dari Metro, Jumat (30/1). Saat disinggung soal seperti apa perusahaannya nanti Pasternak menolak menjawab. Ia sendiri bahkan belum yakin apakah ingin menekuni dunia teknologi yang saat ini membuat namanya besar.
  23. Facebook semakin melebarkan sayapnya. Setelah membeli Instagram, kini raksasa jejaring sosial itu membeli WhatsApp senilai US$ 19 miliar, atau setara dengan Rp 209 triliun (kurs Rp 11 ribu). Uangnya dari mana ya? Untuk perusahaan sekelas Facebook sekalipun jumlah uang itu sangat besar dan sayang jika harus dihabiskan untuk membeli hanya satu perusahaan. Opsi pinjaman juga terbuka lebar untuk perusahaan sekelas Facebook, tapi perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu memilih cara lain. Facebook hanya akan membayar tunai sebesar US$ 4 miliar, lalu sebesar US$ 12 miliar dalam bentuk kepemilikan saham di Facebook. Nah, US$ 3 miliar sisanya diberikan khusus kepada para pendiri WhatsApp termasuk CEO Jan Koum. Dengan kepemilikan saham itu, Jan akan masuk ke jajaran direksi Facebook. WhatsApp, si aplikasi pengirim pesan lintas platform, saat ini melayani 450 juta pengguna setiap bulannya. Sekitar 70% di antaranya termasuk pengguna aktif. Jika dihitung per hari, dilaporkan ada lebih dari 1 juta pendaftar baru di layanan WhatsApp. Meski sudah diakuisisi, WhatsApp bakal tetap beroperasi secara independen dan menggunakan brand yang sudah dirintisnya. Dengan dibelinya WhatsApp, tentu saja Facebook semakin meraksasa. Sebelumnya, situs yang dirintis Mark Zuckerberg itu telah mengakuisisi Instagram senilai US$ 1 miliar pada tahun 2012.
  24. Kemarin, Facebook dan Instagram diketahui sempat down beberapa menit dan fenomena ini juga terjadi di berbagai negara. Dan tak bisa diaksesnya dua situs jejaring sosial populer dunia tersebut diklaim merupakan hasil perbuatan dari kelompok hacker Lizard Squad. Hacker tersebut pun mengungkapkan hal itu melalui akun Twitternya. Bahkan tak hanya Facebook dan Instagram, mereka juga melakukan serangan DDoS terhadap beberapa situs lain, di antaranya adalah AIM, HipChat, MySpace serta yang terakhir adalah Tinder. Kelompok hacker ini pun tak menyebutkan alasan dari penyerangan cyber terhadap situs-situs tersebut. Dan bahkan mereka juga mengancam siap menyerang Twitter. Namun hal tersebut tak mereka lakukan karena Twitter menjadi sarana Lizard Squad dalam mengungkapkan keberadaannya di dunia maya. Meski begitu, Facebook sendiri menyanggah pernyataan dari Lizard Squad tersebut. Jejaring sosial yang didirikan oleh Mark Zuckerberg mengatakan kalau Facebook dan Instagram sempat down karena disebabkan perubahan dalam konfigurasi sistem baru.
  25. Layanan jejaring sosial Facebook dan Instagram mengalami gangguan pada Selasa (27/1). Seorang pemrogram bernama Andrew Pope di Facebook, mengatakan bahwa kedua layanan ini terganggu selama 1 jam. Dalam sebuah publikasi di halaman Facebook Developers, Pope mengatakan bahwa layanan Facebook padam dari jam 22.10 sampai 23.10 PST atau 13.10 sampai 14.10 WIB. "Teknisi kami mengidentifikasi penyebab pemadaman dan memulihkan situs dengan cepat. Sekarang Anda akan melihat penurunan tingkat error saat sistem kami stabil," tulis Pope yang menjabat sebagai Production Engineering Manager. Ini merupakan kerusakan yang pertama dialami Facebook di tahun 2015. Tetapi, ini bukan kerusakan terlama yang dialami Facebook. Pada 2010 lalu, Facebook sempat tumbang selama 2,5 jam lalu di Oktober 2013 sempat tumbang selama 4 jam. Di waktu lain, Facebook hanya mengalami gangguan selama beberapa menit. Facebook merupakan sebuah platform media sosial yang dimanfaatkan sebagai media beriklan. Ketika mereka mengalami gangguan, maka akan terjadi akumulasi kerugian dari para pengiklan. Pada pertengahan 2014, Facebook dipercaya menghasilkan pendapatan senilai US$ 15.000 dari berbagai sumber setiap semenit. Maka dengan gangguan selama satu jam kali ini, Facebook mungkin akan mengalami kerugian sebesar US$ 900 ribu atau sekitar Rp 11,2 miliar.
×
×
  • Create New...