Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'facebook'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

  1. Perusahaan media sosial Facebook menyatakan tidak akan membiarkan pengiklan menggunakan grup afinitas etnis dalam iklan yang berfokus pada tiga kategori dilindungi hukum. Facebook mengumumkan niatnya itu dalam blog miliknya. "Ada banyak kegunaan diskriminatif dari solusi afinitas etnis kami di wilayah ini, tapi kami telah memutuskan, kami dapat penjaga terbaik melawan diskriminasi dengan menangguhkan jenis iklan," tulis Erin Egan, wakil presiden kebijakan publik Amerika Serikat (AS) dan kepala privasi di Facebook. Perubahan ini terjadi dua minggu setelah laporan dari ProPublica membangkitkan rasa takut, alat Facebook membiarkan pengiklan mengecualikan pengguna berdasarkan indentitas ras atau etnis mereka. Publikasi telah berhasil mengecualikan pengguna di Amerika-Asia, kelompok afinitas Hispanik dan Afrika-Amerika ketika membeli sebuah iklan untuk sebuah acara tentang pertempuran sewa tinggi secara ilegal. Begitu juga aturan baru mungkin tidak berlaku untuk layanan pekerjaan pembinaan, kata Michael Carls Tschantz, seorang peneliti di UC Berkeley yang mempelajari target dalam iklan online.
  2. WhatsApp sudah dibeli oleh raksasa media sosial, Facebook, tahun 2014. WhatsApp mengatakan akan mulai membagi data lebih banyak dengan Facebook dan memberi izin bagi beberapa perusahaan untuk mengirim pesan kepada para pengguna. Langkah ini merupakan perubahan tentang kebijakan perlindungan pribadi yang ditempuh perusahaan ini seejak dibeli Facebook tahun 2014. WhatsApp akan membagi nomor telepon pengguna dengan media sosial tersebut, yang akan menggunakannya untuk memberikan saran dan iklan 'yang lebih relevan'. Namun ada kekhawatiran bahwa keputusan ini akan membuat para pengguna merasa 'dikhianati'. Dengan menggunakan data, maka Facebook akan bisa mencocokkan orang-orang yang saling bertukar nomor telepon namun tidak menjadikan mereka 'teman' di Facebook. Pengguna WhatsApp bisa memilih untuk tidak berbagi informasi dengan Facebook. WhatsApp juga akan membagi informasi tentang kapan seseorang terakhir kali menggunakan layanannya namun tidak akan membagi isi pesan, yang dienkripsi. "Pesan Anda yang dienkripsi akan tetap pribadi dan tidak akan ada yang bisa membacanya. Tidak WhatsApp, Tidak Facebook, dan tidak siapapun," tulis perusahaan ini di blognya. Bagaimanapun pengguna bisa untuk memilih tidak berbagi informasi dengan Facebook dengan cara yang dipaparkan di situs WhatsApp.
  3. Catur merupakan olahraga otak yang paling populer di dunia. Dalam permainan ini, kamu diharuskan menyusun strategi agar bisa mengalahkan lawan dan mematikan langkah raja. Permainan ini ditemukan sejak abad ke-7 dan terus dikembangkan hingga saat ini. Ternyata, Facebook Messenger sebagai salah satu aplikasichat terpopuler juga memiliki game ini, loh sebagai fiturnya. Wah, Ternyata Kamu Bisa Main Catur di Facebook Messenger! Begini Caranya. Kalau kamu sedang chatting sama teman, pacar, atau siapa pun, terus kehabisan bahan obrolan, kamu bisa gunakan fitur ini untuk menghilangkan kebosanan. Kamu bisa tantang teman kamu untuk bermain catur hanya dengan menggunakan aplikasi Facebook Messenger. Memang, sih tampilannya sederhana dan biasa saja, tapi lumayan untuk mengisi waktu dan menjajal kemampuan otak teman kamu. Cara memainkan catur di Facebook Messenger ini tidak seperti game catur pada umumnya. Kamu harus menuliskan perintah-perintah untuk menjalankan bidak catur kamu. Lebih jelasnya, coba simak di bawah ini. Memulai Permainan Catur Untuk memulai permainan, kamu cukup mengetikkan "@fbchess play" di kolom chat kamu. Kemudian akan muncul gambar papan catur seperti di bawah ini. Menjalankan Bidak Menjalankan bidak di dalam permainan catur ini memang cukup rumit. Sepertinya Facebook belum menyiapkan sistem permainan yang mudah. Kamu harus mengetikkan perintah. Misalnya, Jika kamu ingin menjalankan pion di depan raja sejauh 2 langkah, kamu harus mengetikkan "@fbchess Pe4" Untuk mengetahui berbagai perintah lainnya, kamu bisa ketikkan "@fbchess help". Kemudian akan muncul penjelasan lengkap tentang cara bermain dan menggunakan perintah di permainan catur ini. Itulah cara bermain catur di Facebook Messenger. Lumayan, lah buat sekedar ngisi waktu kalau kamu sedang kehabisan bahan obrolan, atau cuma sekedar iseng. Kalau kamu punya info yang lebih menarik seputar Facebook Messenger, silakan tulis pendapat kamu di bawah ini.
  4. Facebook Paper, aplikasi akses akun Facebook dengan tampilan yang sangat manis dan bebas iklan ini kabarnya akan segera ditutup. Informasi ini diberikan kepada para pengguna Paper melalui sebuah pemberitahuan ketika membuka aplikasi. Kini Paper sudah tidak tersedia di App Store dan layanannya akan diakhiri mulai tanggal 29 Juli 2016. Facebook tetap akan membawa semangat dan ciri khas Paper ke app Facebook for iOS untuk seterusnya. Mereka juga menjelaskan bahwa beberapa fitur di Facebook for iOS adalah buatan dari tim Paper. Salah satunya adalah Instant Articles, mode membaca cepat sebuah tautan dari webstie lain tanpa membuka in-app browser di Facebook.
  5. Facebook berencana untuk membantu menghubungkan semua orang di seluruh dunia ke internet, dan ia tampaknya menemukannya bantuan dari Google. Mantan petinggi dan co-founder Google Fiber Kevin Lo telah diperkerjakan untuk membantu Facebook membuat penawaran infrastruktur untuk usaha koneksi. Facebook mengatakan kepada outlet Lo tidak akan bekerja pada Free Basic bahkan ia tidak memiliki rencana untuk memulai ISP sendiri, tetapi teknologi nirkabel seperti node Terragraph atau penyaluran internet dengan drone harus terhubung ke backbone. Dalam sebuah posting, Facebook mengonfirmasikan perubahan. Lo mengatakan, ia akan membantu membentuk strategi dan investasi Facebook dengan mitra untuk membangun teknologi nirkabel dan ekosistem yang meningkatkan konektivitas global.
  6. Perusahaan teknologi raksasa Microsoft dan Facebook mengumumkan rencana untuk bekerjasama meningkatkan akses internet berkecepatan tinggi dan layanan cloud. Keduanya akan membangun kabel bawah laut yang menghubungkan Virginia dan Spanyol. Kabel bawah laut yang dibangun Microsoft dan Facebook bernama kabel MAREA yang artinya gelombang dalam bahasa Spanyol. Kabel ini berkapasitas tinggi yang pernah menyeberangi Atlantik, dan akan menyebabkan pertumbuhan yang lebih cepat di tingkat bandwidth internet. MAREA akan mulai dibangun pada bulan Agustus dan diharapkan akan selesai pada Oktober 2017, menurut perusahaan. Ini akan dioperasikan dan dikelola oleh Telxius, yaitu perusahaan infrastruktur telekomunikasi yang dulunya dimiliki pemerintah Spanyol, yang berharap untuk menangkap peluang pasar di Eropa Barat dan di Afrika Utara sebagai bagian dari kesepakatan. MAREA juga diklaim mampu mengirimkan data dengan kecepatan 160 terabyte data per detik. Microsoft meyakini bahwa kolaborasinya dengan Facebook melalui kabel bawah laut ini akan mendukung pertumbuhan cloud keduanya. Namun, MAREA sebenarnya bukan kabel bawah laut pertama di dunia. Sebelumnya, dua tahun lalu, Google mengumumkan kesepakatan serupa dengan lima perusahaan Asia untuk memasang kabel jaringan trans-Pasifik yang menghubungkan Amerika dengan Jepang. Pusat-pusat data di bawah laut juga dianggap sebagai kemungkinan untuk menyimpan dan mengelola data dalam jumlah teramat besar dengan menggunakan sumber daya energi laut supaya tetap dingin.
  7. Facebook tampaknya kian serius dan berambisi menggeluti Facebook Live kembangannya. Terbukti, CEO Facebook Mark Zuckerberg berniat akan melakukan panggilan ke International Space Station (ISS) untuk berbicara dengan astronot Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Seperti diberitakan Mashable, Sabtu (28/5.2016), pada Rabu mendatang Zuckerberg akan memenuhi panggilan ISS untuk berbicara dengan dua astronot NASA yakni Tim Kopra dan Jeff William serta astronot Inggris bernama Tim Peake. Menurut, pihak NASA, panggilan akan dilakukan pada pukul 12.55 ET dan akan berlangsung sekira 20 menit. Broadcast pertemuan Mark Zuckerberg dengan astronot NASA juga bisa disaksikan pada halaman Facebook NASA. Zuckerberg akan berbicara dengan astronot yang tinggal dan bekerja di ISS dan mengajukan beberapa pertanyaan yang diajukan oleh penggemar halaman Facebook NASA. Sejatinya, broadcast yang dilakukan bos Facebook ini akan memberikan gambaran tantang apa yang sebenarnya terjadi di ISS, termasuk bagaimana rasanya untuk melakukan eksperimen di lingkungan tanpa bobot. Selain Facebook Live, NASA juga menggunakan NASA TV untuk wawancara streaming dan event luar angkasa lain untuk orang di Bumi. Seperti diketahui, Facebook tak sendiri dalam memberikan gambaran kehidupan di ISS. Pasalnya, baru-baru ini Tim Kopra baru saja bergabung dengan halaman Snapcat NASA untuk menunjukkan orang-orang di Bumi seperti apa rasanya hidup di ISS.
  8. Enno Parihah, 19 tahun, karyawati pabrik plastik di Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan, ternyata cukup aktif di media sosial. Dia memiliki akun Facebook dengan nama @Enoel. Pada 8 Mei 2016, pukul 15.39 WIB, atau empat hari sebelum ditemukan tewas, Eno sempat mengunggah foto bersama seorang temannya. Lagi lieur mikirin utang, begitu status Eno dalam unggahan fotonya. Di hari yang sama pukul 15.49 WIB, Eno kembali mengunggah fotonya. Malamnya, pukul 19.02 WIB, Enno kembali update status yang bernada keluhan. Hargailah aku, Toh, itu juga buat kbaikan kmu,,:( . Tidak jelas kepada siapa status itu dia maksudkan. Pada 13 Mei 2016, Eno ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan dalam mes perusahaan tempat dia bekerja. Polisi menetapkan tiga orang tersangka atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan tersebut, yakni Rakhmat Arifin alias Alif, 24 tahun, Imam Hapriadi (20), dan siswa SMP berinisial RA (15). Namun, pada malam hari setelah Enno ditemukan tewas, pukul 19.23 WIB, ada yang mengunggah status di akun Facebook miliknya. Ya allah emang benar ya eno meninggal by,,,dayat, demikian status tersebut. Status itu kemudian mendapat lima komentar. @Zullhann's Thayaa: ini syp kok bisa pake akun alm . Akun Facebook @Kaffa Putra Betawi menulis, Ini siapa ko pake akun almarhum . Komentar juga datang dari akun yang mengaku teman Enno, @Rerah Tea Sii Hurairoh, Ini siapa kok pke fb Akun tmen gue.
  9. Tak cukup hanya menyediakan WhatsApp Web yang bisa diakses melalui browser, kini aplikasi pesan instan tersebut tersedia di komputer dalam bentuk aplikasi. Hal ini sebenarnya sudah terendus beberapa waktu lalu. Saat itu akun Twitter WABetaInfo memposting beberapa screenshot yang menunjukkan bahwa kerangka website resmi WhatsApp memiliki tombol "Download for Mac OS X" dan "Download for Windows". Kini aplikasi tersebut sudah dirilis, dan tersedia untuk Windows 8 ke atas serta Mac OS 10.9 atau yang terbaru. "Hari ini kami memperkenalkan aplikasi desktop yang memberikan cara baru untuk selalu terhubung di mana saja dan kapan saja," tulis pernyataan WhatsApp. Aplikasi WhatsApp pada desktop sendiri tak berbeda jauh dengan WhatsApp versi Web, yakni hanya menjadi ekstensi akun pokok WhatsApp yang ada di ponsel. Menampilkan semua percakapan, dan pesan yang ada di ponsel. Namun karena ini sudah berbentuk aplikasi, maka sistem notifikasinya akan lebih baik. Begitu juga dengan gaya mengetik yang sudah mendukung seluruh shortcut pada keyboard. Untuk mendapatkan aplikasi tersebut pengguna hanya perlu merujuk kehttps://www.whatsapp.com/download melalui browser, lalu pindai kode QR yang ditampilkan menggunakan ponsel. Setelah itu WhatsApp untuk desktop sudah bisa langsung dipakai.
  10. Hacker yang diminta Facebook untuk menguji keamanan mereka terkejut ketika melihat server Facebook sudah lebih dulu diretas. Perusahaan Internet seperti Facebook, Google, Microsoft dan lainnya memang sering membuat program untuk mencari celah di sistem mereka. Program ini terbuka bagi semua pengguna yang memiliki kemampuan menganalisis sistem keamanan Internet. Penguji bernama Orange Tsai, asal Taiwan, baru saja mendapat US$ 10.000 dari Facebook lantaran telah menemukan cara bagaimana meretas sistem mereka. Orange Tsai seperti peretas lainnya. Ia menganalisa berbagai komponen Facebook agar bisa masuk ke dalam sistem mereka, dan akhirnya ia menemukan jalan dengan meretas server milik staff Facebook. Namun betapa terkejutnya ia ketika mengetahui bahwa sistem itu telah lebih dulu diretas. Pelakunya tidak diketahui, namun ia meninggalkan jejak berserta kode yang dapat mengeksplotasi data penting milik karyawan Facebook. "Hacker tersebut membuat proxy di halaman utama untuk mencatat semua data penting penting karyawan Facebook. Password ini disimpan di bawah web directory agar hacker mudah mengambilnya melalui perintah WGET," tulis Orange Tsai, pada blog resminya. Namun hal ini dibantah oleh Facebook. Memang, media sosial itu mengakui bahwa sistemnya telah diretas, tapi itu dilakukan oleh hacker yang juga mengikuti lombah, seperti Orange Tsai. "Kami telah menutup cela yang ditemukan Orange Tsai, celah yang dibuat peretas lain yang ikut dalam program ini. Tak satu pun dari mereka yang berhasil mengakses bagian lain dari infrastruktur kami," kata Reginaldo Silva, Facebook security engineer. Atas temuan itu, Orange Tsai tidak hanya diberikan uang oleh Facebook, namun namanya juga masuk dalam daftar atas para penemu bug di laman Facebook.
  11. Jejaring sosial Facebook dijadikan wadah penjualan senjata api oleh para teroris di negara-negara ISIS. Sebuah penelitian anyar memaparkan, "pasar senjata" secara online dirancang ke dalam grup Facebook yang diatur agar hanya anggotanya saja yang bisa mengakses, alias 'grup terlarang'. Diketahui penelitian ini berdasarkan data melalui studi pada penjualan senjata di media sosial di Libya yang dilakukan perusahaan konsultan Armament Research Services, serta laporan New York Times di Suriah, Irak, dan Yaman. Di grup Facebook tersebut, mereka menjual barang mulai dari pistol, granat, hingga senapan mesin berat, rudal, dan peluru kendali. Senjata-senjata yang didistribuskan oleh Amerika Serikat kepada pasukan keamanan dan kelompok pemberontak pun tersedia di Facebook. Di Libya sejak 2014 terdapat 94 aksi pemindahan ilegal rudal, peluncur granat, roket, dan beragam senapan melalui grup Facebook. Sementara di Irak ada sejumlah grup gelap Facebook yang menjual kembali berbagai senjata yang aslinya disediakan oleh Pentagon untuk pemerintah negara setempat. Ragam senjata tersebut terdiri dari senapan, senapa serbu, dan pistol yang kemungkinan masih memiliki stiker khusus. Hal serupa juga terjadi di Suriah. Ada satu sampel penjual di Facebook menyediakan nomor teleponnya yang terhubung ke aplikasi WhatsApp. Penjual ini menggunakan dua layanan -- Facebook dan WhatsApp -- untuk menjual sistem anti-tank missile (ATM) yang tipenya sama dengan apa yang disediakan AS untuk kelompok pemberontak. Saat si pelaku ditanya oleh New York Times, ia mengklaim telah menjual peluncur rudal dan tidak ingat berapa harga yang dipatok. Satu hal yang pasti, penjualan senjata adalah aksi yang melanggar kebijakan Facebook yang dibentuk pada Januari. Meski telah menambah fitur e-commerce dan sistem pembayaran pada aplikasi Messenger, juru bicara Facebook menekankan bahwa "perusahaan secara jelas menyatakan, tidak ada ada situs yang mau memfasilitasi penjualan tertutup senjata api." Mengutip Digital Trends, sejak penelitian ini berlangsung, sekitar enam sampai tujuh sampel grup gelap Facebook yang mengoperasikan penjualan ilegal senjata telah diblokir.
  12. Kementerian Keuangan tengah menyoroti kepatuhan pajak perusahaan-perusahaan asing yang beroperasi secara daring di Indonesia. Perusahaan internet global seperti Yahoo, Facebook, Google, dan Twitter masuk dalam daftar yang diamati otoritas pajak. Khusus Yahoo, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengungkapkan penyedia internet asal Amerika Serikat itu sudah masuk dalam daftar wajib pajak terdaftar sebagai wajib pajak badan asing di Kantor Pelayanan PajaK (KPP) Tanah Abang, Jakarta Pusat sejak 2009. "Sebagai dependen agent-nya di Singapura. Dia (Yahoo) berstatus BUT (Badan USaha Tetap), Yahoo Singapore PTE Ltd," jelas Menkeu di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Rabu (6/4). Selama ini, kata Bambang, pendapatan Yahoo dari iklan di Indonesia tercatat sebagai penghasilan Yahoo Singapore PTE Ltd. "Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan bahwa itu benar BUT Singapore. Kami cek apa benar bayar pajaknya," kata Bambang. Bambang mengatakan, penelusuran juga mengarah ke penyedia jasa media sosial Twitter dan Facebook. Twitter, katanya, sudah terdaftar di KPP Badan dan Orang Asing dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sejak 22 April 2015 dan terdaftar sebagai kantor representatif dari Twitter Asia Pacific PTE Ltd. "Ceritanya hampir sama dengan Yahoo. Bedanya ini sudah representatif office," tuturnya. Sementara Facebook, lanjutnya, terdaftar di KPP Badan dan Orang Asing sejak 10 Februari 2014. Dia mengatakan NPWP Facebook terdaftar atas nama Faceebook Singapore PTE Ltd. "Untuk itu, penghasilan iklannya seharusnya jadi pemasukan PPh (pajak penghasilan) ke kita (Indonesia)," katanya. Demikian pula dengan Google, Menkeu Bambang mengatakan perlakuan pajaknya juga sama dengan Yahoo. Google saat ini terdaftar sebagai wajib pajak penanaman modal asing sejak 15 September 2011 di KPP Tanah Abang, dengan NPWP atas nama Google Singapore PTE Ltd. "Penghasilan dari iklan seharusnya juga masuk dalam PPh kita," tuturnya.
  13. South by Southwest, Samsung Electronics memamerkan untuk pertama kalinya sebuah karya dari hasil proyek di C-Lab--semacam laboratorium khusus dan rahasia untuk mengembangkan inovasi menarik. Ada dua aplikasi yang menarik ditawarkan Samsung ini, yakni Hum On! dan Waffle. Dua aplikasi yang merepresentasikan dari festival di Texas tersebut, yakni musik dan teknologi. Waffle disebut sebagai aplikasi berbagi konten yang baru. Dengan mengedepankan pengguna untuk saling 'keroyokan' saat salah satu pengguna mengirimkan foto. Foto-foto tersebut diisi di semacam grid yang kosong agar membentuk satu-kesatuan cerita. Bagi Samsung ini mirip untuk membuat potensi seperti 'dinding grafiti komunal'. "Waffle memungkinkan pengguna untuk menambahkan perspektif mereka sendiri untuk konten orang lain, dan sebaliknya," kata Joseph Kim, salah satu yang mengembangkan Waffle, dalam sebuah pernyataan. Saat ini Waffle bisa digunakan pengguna Android siapapun, karena sudah tersedia di Google Play Store, namun dalam versi Beta. Sementara itu, Samsung juga memperkenalkan Hum On!, aplikasi mengenal suara yang kemudian dialihkan ke dalam bentuk nada dan not balok. Dari not balok tersebut, bisa diubah ke berbagai genre bahkan diedit untuk menghasilkan nada-nada yang utuh. Secara keseluruhan, aplikasi peranti lunak ini menggunakan analisis untuk mendeteksi pitch dan durasi suara pengguna, dan learning machine untuk membuat iringan yang cocok dengan cara menganggap melodi dan akord. Belum diketahui kapan aplikasi Hum On! akan bisa teralisasi dan segera digunakan oleh pengguna Samsung.
  14. Guest

    Emoji Reaksi Baru Di Facebook

    Facebook akhirnya mengubah salah satu bentuk interaksi utamanya, yakni tombol "like". Pengguna sekarang bisa merespon dengan enam pilihan emoji sesuai postingan teman. Mengapa Facebook mengubah fitur yang sudah lama identik dengan jejaring sosial ini?
  15. Mark Zuckerberg belum lama ini menghadiri Q&A Session di Berlin, Jerman, untuk membicarakan tentang Facebook AI Research dan kerjasamanya dengan universitas di sana. Namun sebagai pemimpin Facebook yang memiliki jutaan pengguna, tak heran ketika seseorang bertanya kepadanya mengenai apa yang akan dia lakukan seandainya menjadi CEO Twitter. Seperti diketahui, Twitter telah mengalami perlambatan pertumbuhan pengguna. Jika dulunya ia secara langsung berhadapan dengan Facebook, kini jumlah penggunanya bahkan telah kalah dari Instagram yang juga dicaplok Facebook. Sebagai perbandingan, Instagram telah memiliki 400 juta pengguna, sementara Twitter hanya 320 juta. Situs berbagi gambar dan video 15 detik itu memiliki 200 ribu pengiklan, sementara Twitter hanya 130 ribu. Karena itu, Zuck berkata: "Live akan menjadi hal yang menakjubkan untuk tokoh masyarakat. Bayangkan mereka atau politikus memiliki kekuatan untuk broadcast dari sakunya, live, memiliki ribuan penonton." "Saya kira Anda akan melihat hal seperti ini di Facebook dan Instagram. Lalu jika teman-teman di Twitter melakukan hal yang baik, saya kira Anda juga akan melihat hal yang sama di sana," sambungnya. Twitter sendiri sebenarnya memiliki Periscope yang memungkinkan pengguna untuk livedengan penonton. Menurut Zuck, tantangan Twitter adalah mewujudkan ‘live’ di sosial medianya.
  16. Di samping merosotnya daya tarik Twitter, jejaring sosial mikroblog ini ternyata mengalami peningkatan pengguna di Jepang yang mengalahkan Facebook. Sudah jadi hal lumrah bahwa Facebook seakan memiliki 'rakyat' sendiri yang mencapai miliaran. Sedangkan Twitter kekurangan pamor, terutama di kampung halamannya Amerika Serikat. Wall Street Journal mewartakan bahwa Twitter telah mengalahkan Facebook. Jejaring sosial pimpinan Jack Dorsey itu mengungkapkan layanannya memiliki 35 juta pengguna bulanan aktif di Jepang pada akhir 2015. Sedangkan Facebook hanya meraih 25 juta pengguna di periode yang sama. Dengan kata lain, Twitter 'menang' 10 juta pengguna lebih banyak ketimbang Facebook di Negeri Sakura. "Kami melihat lebih dari lima kali pertumbuhan dalam penggunaan layanan ini di waktu yang singkat," ucap wakil presiden Twitter kawasan Asia Pasifik, Amerika Latin dan negara berkembang, Shailesh Rao. Tercatat pada 2011 silam pengguna Twitter masih kurang dari 7 juta pengguna. Sementara belakangan terungkap pengguna Twitter di AS turun drastis sebanyak 1 juta user pada kuartal keempat 2015. Twitter juga sebelumnya turut mengumumkan, bahwa jumlah pengguna aktifnya tidak mengalami pertumbuhan dari kuartal ketiga 2015, yakni tetap sama di angka 320 juta user. Parahnya lagi, jika tidak mengikutsertakan para pengguna yang menggunakan Twitter melalui pesan teks -- biasanya disebut "SMS Fast Followers" -- maka sebetulnya 'rakyat' Twitter berkurang. TechCrunch melaporkan, pengguna aktif bulanan pada kuartal keempat 2015 tanpa melibatkan mereka yang memanfaatkan pesan teks menurun dari 307 juta menjadi 305 juta user. Sementara untuk di kawasan Amerika Serikat sendiri yang menjadi kampung halaman Twitter menurun sebanyak 1 juta pengguna, yakni dari 66 juta menjadi 65 juta.
  17. Usai menghadiri KTT ASEAN-AS, Presiden Jokowi mengunjungi San Francisco untuk berbicara di depan Dewan Bisnis AS-ASEAN dan kemudian mengunjungi perusahaan teknologi informasi terkemuka di Silicon Valley, tempat sejumlah profesional muda Indonesia bekerja.
  18. Facebook mulai mengembangkan jaringan data menggunakan gelombang berukuran milimeter di daerah pedesaan. Teknologi ini digunakan untuk untuk menghadirkan akses Internet tanpa harus membangun banyak infrastruktur. Salah seorang karyawan Facebook, Sanjai Kohli mengatakan bahwa Facebook sudah memiliki dua hak paten untuk membangun jaringan Internet dengan gelombang milimeter. Hingga saat ini, mereka juga sedang melakukan penelitian terkait pengembangan layanan internet berbasis teknologi tersebut. "Proyek ini merupakan bagian dari Connectivity Lab yang membantu misi dari Internet.org untuk menghubungkan empat miliar orang yang tidak memiliki akses internet," katanya, dikutip dari The Next Web. Teknologi yang digunakan sejatinya tak jauh berbeda dengan Starry, sebuah perusahaan jaringan yang menggunakan gelombang milimeter berteknologi active phased array untuk menghadirkan koneksi Internet kepada pada konsumennya. Dengan memanfaatkan spektrum berfrekuesi tinggi, Starry mampu menghadirkan koneksi Internet broadband yang memiliki kecepatan hingga hitungan gigabit untuk pengguna rumahan. Langkah ini bukanlah satu-satu yang dilakukan oleh Facebook untuk menghadirkan koneksi Internet di wilayah pedesaan. Jejaring sosial ini juga sedang berusaha untuk memberikan konektivitas Internet di Afrika dengan menggunakan satelit yang sudah ada pada akhir tahun ini. Selain itu Facebook juga meletakkan drone raksasa untuk diterbangkan ke daerah-daerah terpencil. Tujuannya sama, yakni menyediakan akses Internet bagi masyarakat di sana.
  19. Menurut data yang dikeluarkan Facebook, Rabu 10 Februari 2016, dari data sampai akhir 2015, jumlah mereka yang menyatakan identitas seksual mereka naik dua kali lipat dibandingkan di awal tahun. Para peneliti mengatakan sosial media juga semakin menjadi platform yang berguna bagi komunitas LGBTI untuk berhubungan dan berbagi cerita dan informasi. Pada 2015, topik kesetaraan pernikahan (marriage equality) menjadi topik keenam paling banyak diperbincangkan di Facebook secara global, dan merupakan topik nomor 11 paling populer diperbincangkan di Amerika Serikat. Analisa ini tidak menyebut angka per hari jumlah warga Australia yang menyatakan identitas seksual mereka di akun mereka, atau jumlah warga Australia yang menjadi komunitas LGBTI, namun Facebook mengatakan jumlah warga Australia yang menyatakan diri LGBTI di Facebook meningkat pesat." Facebook memantau jumlah LGBTI di Australia dengan melihat 14 akun di Australia yang mengubah fitur "interested in" (tertarik dengan) masalah 'jenis kelamin yang sama, ketertarikan akan kedua gender, menulis status hubungan sesama jenis atau mengklik klasifikasi yang sudah ada. Menurut Facebook, juga terjadi peningkatan 'likes' untuk berita berkaitan dengan LGBTI seperti ketika berlangsung peristiwa seperti Mardi Gras2015, referendum di Irlandia yang mendukung pernikahan sesama jenis pada Mei, dan keputusan Mahkamah Agung Amerika di Juni yang mengesahkan pernikahan sesama jenis.
  20. Biasanya jejaring sosial global bisa dituntut karena mendukung pornografi. Kali ini, Facebook harus menghadapi tuntutan dari seorang warga Perancis karena telah menyingkirkan gambar telanjang. Facebook memblokir akun seorang profesor Perancis yang juga pencinta seni setelah ia mengunggah foto lukisan kanvas "L'Origine du mode" karya Gustave Courbet tahun 1866. Lukisan Courbet itu memang menggambarkan tubuh wanita tanpa busana, dengan menonjolkan gambar vagina dalam jarak dekat. Mengutip situs Ars Technica, profesor itu menuntut Facebook agar membayar US$ 22.500 atau setara Rp301 juta sebagai biaya kerugian. Dari kasus ini, Facebook membela diri dengan mengatakan bahwa pria Perancis itu telah melanggar ketentuan layanan Facebook yang sudah diterapkan. Lagi pula, menurut Facebook, segala macam tuntutan terhadap layanan mereka hanya bisa diselesaikan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California atau pengadilan negara bagian yang lokasinya di San Mateo County. Namun bagi pengadilan Perancis, kasus seperti ini juga bisa diselesaikan di Perancis dengan mengacu pada aturan-aturan yang ada. Seperti yang dikutip dari Reuters, Senin (15/2). Proses hukum atas tuntutan tersebut terus berjalan. Terakhir Facebook telah mengajukan banding atas otoritas Pengadilan Tinggi Paris, namun pengadilan banding mengatakan klaim Facebook tidak bisa diterima. Facebook pun berpendapat, pengadilan Perancis tidak kompeten dalam menangani kasus ini serta menambahkan bahwa kontrak jejaring sosial dengan para pengguna "bukan lah kontrak konsumen sebab layanan Facebook sifatnya gratis". Facebook selama ini memang menerapkan aturan ketat mengenai ketelanjangan dan memiliki tim sendiri sebagai penentu apakah sebuah publikasi layak disingkirkan atau tidak. Aturan ketat ini telah menuai kontroversi sejak tahun-tahun sebelumnya dan Facebook hanya toleransi dengan publikasi yang menggambarkan wanita sedang menyusui.
  21. Saat ini situs blogging Tumblr telah resmi menjadi salah satu anak usaha Yahoo. Ternyata sebelum akuisisi terjadi, ada satu kisah menarik tentang proses akuisisi Yahoo terhadap Tumblr. Chief Operationg Officer (COO) Facebook Sheryl Sandberg, disebut hampir memicu perang penawaran dengan Yahoo untuk mengakuisisi Tumblr. Hal itu diungkapkan oleh penulis biografi Chief Executive Officer (CEO) Yahoo Marissa Mayer, Nicholas Carlson. Diungkapkan Carlson, Sandberg pernah mengirimkan voicemail kepada CEO Tumblr David Karp, setelah ia membaca laporan tentang kesepakatan akuisisi antara Yahoo dan Tumblr. Dalam pesan itu, Sandberg meminta Karp untuk menghubunginya kembali. Tapi saat itu Yahoo-Tumblr hampir mencapai kata sepakat, sehingga Karp dan dewan direksi Tumblr tidak ingin mengambil resiko perang penawaran yang akan menyebabkan Mayer menarik diri. Karp dan dewan direksi Tumblr pun memberitahu Mayer bahwa Sandberg menghubunginya. Menurut Carlson, upaya Sandberg menghubungi Karp mendorong Mayer untuk segera menyelesaikan kesepakatan akuisisi dengan Tumblr. Pada akhirnya, dewan direksi Tumblr memutuskan menerima pinangan Yahoo dengan nilai akuisisi sebesar USD1,1 miliar.
  22. Mengakses Netflix memang menyenangkan. Namun layanan video streaming berbayar ini dianggap menyimpan cela, yakni terkait masih adanya konten negatif serta belum comply dengan regulasi Indonesia. Kondisi ini akhirnya membuat Telkom Group memutuskan untuk memblokir Netflix dari layanan internetnya: IndiHome, wiFi.id, dan Telkomsel. Terkait kondisi tersebut, Direktur Eksekutif ICT Watch menyebut jika langkah Telkom Group sudah tepat. Jika memang alasannya adalah konten negatif. Namun jangan lupa, ini artinya YouTube juga perlu segera diblokir. Termasuk pula kalau alasannya agar comply dengan UU, langkah pemblokiran Netflix oleh Telkom, juga dianggap tepat. Namun jangan lupa juga nanti teknologi-teknologi terbaru macam Internet of Things (IoT) juga harus comply dengan UU Telekomunikasi no 36 tahun 1999. "Kemudian kalau soal belum bayar pajak anu itu, jangan lupa itu Facebook kan juga narikin duit tuh dari indonesia, untuk pemasang iklannya. Kan belum bayar pajak. harus diblokir juga," sindirnya. Donny kemudian menyoroti langkah Telkom yang terkesan melangkahi Kominfo dengan melakukan pemblokiran terhadap Netflix, padahal hal itu sebenarnya dimungkinkan jika menilik Permen Kominfo Nomor 19 tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif. "Regulasinya memungkinkan ISP apapun untuk memblokir apapun. Hal ini tertuang di pasal 7 dan 8," ujar penggiat Internet Sehat ini. Dijelaskan Donny, Pasal 7 kurang lebih berbunyi, membolehkan siapapun punya sistem filtering sendiri-sendiri. Sementara Pasal 8, ISP boleh memfilter mandiri atau bekerjasama dengan penyedia filtering tersebut. Jadi Permen Kominfo Nomor 19 tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif ini sejatinya hanya mewajibkan, minimal memasukkan list Trust+ terkait peredaran konten negatif. "Logikanya, minimalnya Trust+, lainnya ya diramu dan diracik sendiri kan?" tegasnya. Jadi lanjut Donny, berdasarkan Permen Kominfo Nomor 19 tahun 2014 tersebut, jika Telkom sepanjang sudah memasukkan list yang ada di Trust+ maka sudah aman, dalam arti telah mengikuti aturan. Sementara jika Telkom selanjutnya mau memasukkan Netflix, ya diperbolehkan secara aturan. "Kalau harus comply sama regulasi UU penyiaran, UU anu itu... Ya mari kita lihat relevansinya teknologi yang ada dengan UU yang ada. IoT dan konvergensi teknologi, yakin dapat diatur pake UU Telekomunikasi tahun 1999?" sergah Donny. "Kominfo memanggil (Telkom Group) juga untuk apa? Regulasinya membolehkan kok. Dan kalau alasannya belum bayar pajak, itu yang pasang Adsense di Google atau Facebook, bayar langsung ke luar negeri, gak bayar pajak Facebook dan Googlenya. Yaa tutup juga dong," imbuhnya. Donny yang juga seorang dosen itu sebetulnya lebih sepakat dengan langkah yang diambil Menkominfo Rudiantara terkait bagaimana menangani Netflix. Sebab, dikatakan jika alasannya pornografi, lebih porno YouTube. Namun pertanyaannya adalah, apakah Telkom mau konsisten dengan menutup YouTube sekalian? Terlebih Netflix bisa diakses dengan menggunakan kartu kredit, yang biasanya hanya dimiliki orang dewasa. Juga ada parental control, sehingga lebih berlapis soal keamanan konten ketimbang YouTube dkk. "Jadi sebaiknya kasih waktu agar mereka (Netflix) bisa comply dengan regulasi yang ada, dengan catatan, regulasi tersebut tetap ramah pada perkembangan teknologi, tapi juga dapat melindungi kepentingan indonesia. Jangan ujug-ujug ditutup, itu mah arogan. Kan udah bener itu chief, Netflix diminta buka kantor di Indonesia, terus proses comply soal pajaknya, misalnya kerjasama dengan existing operator". "Karena sekarang eranya konvergensi, many to many. Kita regulasi telekomunikasi, penyiaran, internet (UU ITE) masih terpisah-pisah. Telkom kan motonya 'the world in your hand'. Nah, 'world' menurut siapa kalau pada akhirnya Telkom lah yang menentukan sendiri apa yang boleh atau tidak boleh diakses oleh masyarakat indonesia, khususnya pelanggannya". "Kominfo kan juga sudah mensyaratkan Netflix harus berbadan hukum di Indonesia, buka kantor perwakilan di Indonesia, dan kerjasama dengan existing operator. Sudah itu saja dulu dorong, kan Chief RA (Menkominfo Rudiantara-red.) juga kasih tenggat waktu. Jadi jangan main asal tutup lapak orang!" Donny menandaskan.
  23. Mark Zuckerberg, CEO Facebook, mengaku berhasil menjalani resolusi tahun 2015 yang ditetapkannya sendiri. Ia melahap dua buku setiap bulannya, belajar bahasa Mandarin, dan berkenalan dengan satu orang baru setiap harinya.Tahun 2016 ini, Zuckerberg menantang dirinya lebih jauh lagi. Pria berumur 31 tahun itu bercita-cita untuk membuat asisten digital pribadi berbasis Artificial Intelligence, mirip Jarvis dari serial Iron Man.Jarvis sendiri adalah Artificial Intelligence (AI) supercanggih yang dibuat langsung oleh sang Iron Man, Tony Stark. AI ini merupakan pelayan digital yang mampu mengelola pekerjaan dan kehidupan Stark."Tantangan pribadi saya untuk tahun 2016 adalah membangun AI sederhana untuk mengelola rumah dan membantu saya dengan pekerjaan. Anda bisa berpikir, ia mirip seperti Jarvis dalam Iron Man," tulis Zuckerberg, sebagaimana KompasTekno rangkum melalui akun Facebook-nya.Sebagai langkah awal, ayah dari Maxima Chan Zuckerberg ini akan mempelajari dasar dari teknologi rumah pintar yang sudah ada. Setelah itu, impian Zuck terdengar semakin ambisius."Kemudian, saya akan mengajarinya memahami suara saya untuk mengontrol semuanya dalam rumah--musik, lampu, temperatur, dan lain-lain," tutur Zuckerberg."Saya akan mengajarinya untuk membiarkan teman saya masuk ke rumah hanya dengan melihat wajahnya saat menekan bel pintu. Saya juga akan mengajarinya untuk memberi peringatan apabila ada sesuatu yang harus diperiksa di kamar Max," lanjut Zuckerberg.Tidak hanya dari kebutuhan di rumah, AI buatan Zuckerberg ini diharapkan dapat membantunya dalam sisi pekerjaan."Di sisi pekerjaan, akan membantu visualisasi data dalam Virtual Reality untuk membantu saya membangun layanan yang lebih baik dan lebih efektif dalam memimpin organisasi," katanya.Zuckerberg sendiri berjanji untuk memberikan update terbaru setiap ada perkembangan dari resolusinya ini. Mari kita tunggu saja, apakah ia mampu mewujudkan ambisi 2016 ini atau tidak.
  24. Pasca pemutusan layanan internet gratis Free Basics milik dari Internet.org dan Facebook di Mesir, perusahaan jejaring sosial itu memprediksi lebih dari 1 juta orang terputus dari koneksi jaringan internet di negara tersebut. “Kami kecewa karena Free Basics kini sudah tidak tersedia di Mesir,” ungkap Facebook yang dimuat dalam International Business Times. Menurut laporan Internet.org, Mesir tercatat sebagai salah satu negara yang menghadapi tantangan terbesar terkait penetrasi Internet. Mesir termasuk ke dalam kelompok kedua untuk negara yang memiliki hambatan medium hingga tinggi, berdasarkan laporan Internet Barriers Index terkait kombinasi dan keparahan hambatan yang dihadapi negara dalam bidang internet. Dalam kelompok ini, Mesir bersama India, Filipina, Indonesia, dan Thailand, merupakan negara yang memiliki hambatan tersebar dalam bidang infrastruktur serta rendahnya dorongan untuk menggunakan Internet. Mesir dan keempat negara lainnya menjadi rumah bagi total 1,4 milyar penduduk 'offline' dunia. Sayangnya, Free Basics harus kandas karena menuai kontroversi. Regulator telekomunikasi telah memberhentikan layanan Free Basics karena dinilai menyediakan layanan internet gratis yang tidak 'netral'. Banyak juga kritik yang menilai bahwa layanan ini sarat akan motif terselubung dari perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg. Layanan Free Basics dimulai sejak dua bulan lalu di Mesir, bekerja sama dengan operator telekomunikasi Etisalah Egypt sekaligus partner dari Facebook di Mesir. Setelah diputus, kini sekitar 1 juta orang yang baru pertama kali menerima akses Internet di Mesir harus 'gigit jari' karena tidak ada lagi akses internet gratis di sana. Perusahaan riset McKinsey memperkirakan setidaknya masih terdapat 4,2 milyar penduduk dunia yang masih 'offline'. 75 persen populasi yang belum 'tersentuh' internet ini tersebar di 20 negara. Diperkirakan sebesar 64 persen dari populasi 'offline' ini tinggal di daerah pedesaan. Lebih dari separuh populasi ini memiliki pendapatan rendah di bawah rata-rata garis kemiskinan negaranya masing-masing. Mereka terdiri dari 18 persen penduduk berusia senja di atas usia 55 tahun, di mana 28 persen di antaranya buta huruf. Mayoritas populasi yang tidak tersentuh Internet ini terdiri dari 52 persen kaum perempuan. Bukan hanya di Mesir, upaya Internet.org dari Facebook juga ditentang di beberapa negara, termasuk di India di mana banyak pihak menilai tidak netral dan mengancam demokrasi suatu negara. Sejauh ini Internet.org telah beroperasi di 37 negara meliputi wilayah Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Di Indonesia, Internet.org bekerjasama dengan Indosat.
  25. Media sosial saat ini kembali mempertemukan orang-orang yang lama tidak berkomunikasi. Ada banyak hal yang membuat mereka jarang bertemu bisa karena jarak atau kesibukan lainnya. Salah satu media sosial yang paling banyak digunakan oleh masyarakat dunia adalah Facebook. Alih-alih menggunakan Facebook untuk menghubungkan tali silaturahmi, Rani (26) malah mendapatkan hal mengejutkan dari Facebook. Dia dicerai oleh suaminya karena prahara dari Facebook. Lho, kok bisa? Cerita Rani kepada brilio.net melalui layanan story telling bebas pulsa ke 0-800-1-555-999, Sabtu (2/1),"Saya bertemu dengan mantan pacar saya sewaktu SMA, saya sendiri tidak sadar bahwa perbincangan kami melalui facebook kemudian menjadi akrab dan semakin dekat," ujarnya. Kejadian itu bermula dari Rani yang kembali memutuskan untuk mengaktifkan facebook miliknya yang sudah cukup lama dia nonaktifkan. Setelah jejaring sosial buatan Mark Zuckerberg kembali dia gunakan, sang mantan kekasih pun muncul seketika dalam sebuah obrolan. Rani pun menanggapi dan akhirnya mereka menjalin komunikasi yang cukup akrab melalui facebook. Bukan hal mudah bagi Rani untuk tidak kembali akrab dengan mantan kekasihnya itu. Sebab sebelumnya mereka telah menjalin hubungan selama 6 tahun, namun harus kandas karena perbedaan keyakinan dan kemudian Rani pun dilamar oleh suaminya yang sekarang ini. "Kami bertengkar hebat, tapi saya sadar saya memang bersalah, saya menyesal kenapa saya membuka kembali akun facebook saya yang sudah lama saya tutup dan membuat saya kehilangan suami saya," lanjut wanita yang bekerja sebagai pegawai salah satu perusahaan swasta di Cilacap ini. Meski hubungan yang dijalinnya dengan mantan kekasihnya itu hanya sebatas komunikasi melalui obrolan di facebook saja, namun sang suami merasa itu adalah bentuk penghianatan yang membuatnya memutuskan untuk menceraikan Rani. Rasa cemburu dari sang suami memang tidak terbendung yang membuat keputusan cerai pada tanggal 20 Desember 2015 itu benar-benar terjadi.
×
×
  • Create New...