Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'apple'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 200 results

  1. Layanan musik streaming Beats Music yang kini dimiliki Apple sedang berada dalam pengawasan persaingan usaha pemerintah Amerika Serikat (AS) di tengah upaya Apple menawarkan peluang kerjasama dengan perusahaan rekaman karena sebentar lagi Beats Music akan diluncurkan. Federal Trade Commision (FTC) memantau apakah Apple mengaitkan perjanjian Beats Music dengan iTunes yang merupakan platform penjual musik digital terbesar di AS. Jika demikian, FTC khawatir Apple melakukan tindak persaingan yang tidak sehat dalam bisnis Beats Music karena hal itu dapat merugikan pemain musik berlangganan lain seperti Spotify. Sejumlah sumber yang dekat dengan rencana Apple mengatakan kepada Bloomberg, bahwa Apple sedang mendekati lebih dari selusin musisi untuk kesepakatan eksklusif guna mendorong popularitas layanan Beats Music. Spotify saat ini memimpin bisnis musik langanan bulanan dan membuka lapak iklan sebagai sumber pendapatan tambahan. Apple, yang pada 2014 mengakuisisi Beats Electronics senilai US$ 3 miliar, mengatakan bakal masuk dalam bisnis yang sama.
  2. Perseteruan antara penggemar Android dengan Apple terkadang sampai membuat sesuatu yang kreatif dalam bentuk gambar atau meme di internet. Nah, bagaimana kalau gambar itu justru muncul di produk Google? Itulah yang terjadi. Diketahui beberapa pengguna Google Maps yang sedang membuka di titik koordinat tertentu melalui peta digital tersebut mendapatkan gambar maskot Android sedang mengencingi logo Apple. Gambar yang sudah tidak bisa dilihat ini, sebelumnya bisa disaksikan saat pengguna Google Maps memasukkan lokasi ke koordinat N 33°30’52.5″ E 73°03’33.2″. Koordinat tersebut merupakan lokasi di pinggiran Rawalpindi, yang merupakan sebuah kota terletak di sebelah utara Pakistan. Dan gambar ini bisa dilihat sebelumnya melalui aplikasi mobile dan browser. Melihat kebocoran tersebut, tentu saja Google langsung menghapus gambar tak senonoh itu dan menyampaikan permohonan maafnya. "Penanganan spam adalah masalah kompleks dan kami terus bekerja keras untuk meningkatkan sistem kami, termasuk cara-cara baru mencegah, mendeteksi dan mencatat salah suntingan," demikian pernyataan pihak Google Maps. "Kami mohon maaf atas apa yang dibuat pengguna konten tidak pantas ini dan kami bekerja untuk menghapus dengan cepat." Saat diketahui, gambar yang memuat gambar tak pantas tersebut dilakukan oleh akun bernama Nitricboy melalui Map Maker. Itu adalah tools untuk memungkinkan pengguna mengunggah informasi tambahan ke Google Maps. Tujuannya agar pengguna Google Maps bisa saling urunan memberikan informasi yang lebih terperinci yang tak semuanya bisa dikerjakan oleh Google.
  3. Apple dikenal sebagai perusahaan yang terus melakukan inovasi. Namun baru-baru ini, perusahaan yang berbasis di Cupertino, California tersebut membuat kebijakan yang memberikan pertanyaan besar. Mereka dikabarkan telah membeli area hutan seluas 145 kilometer persegi yang terbagi di dua wilayah. Dua wilayah tersebut masing-masing seluas 131 kilometer persegi di Mattawamkeag River, Main sementara sisanya, seluas 14 kilometer persegi berada di Brunswick County, North Carolina. Pihak Apple pun berjanji kalau mereka tak akan mengutak-atik kondisi kedua hutan tersebut. Lalu, apa yang akan dilakukan oleh Apple dengan hutan seluas itu? Pihak Apple mengungkapkan kalau pembelian dua area hijau ini digunakan untuk semata-mata agar produk yang mereka hasilkan semaksimal mungkin ramah terhadap lingkungan. Dan kedua hutan ini dimaksudkan menjadi lahan untuk memasok material yang akan dipakai untuk bungkus dari produk Apple. Dengan menggunakan bungkus yang terbuat dari kertas dan kayu, maka Apple setidaknya meminimalisir adanya sampah seperti plastik yang tak bisa terurai secara alami.
  4. CEO Apple, Tim Cook Sebuah Rancangan Undang-Undang (RUU) yang memperbolehkan masyarakat melakukan tindakan diskriminasi baru disahkan di Indiana dan Arkansas, Amerika Serikat. Hal ini membuat CEO Apple, Tim Cook angkat bicara. "Atas nama Apple, saya berdiri di sini untuk menentang peraturan perundang-undangan. RUU ini akan merugikan pekerjaan, pertumbuhan, dan semangat ekonomi di berbagai wilayah AS di perekonomian abad 21 dulunya disambut dengan tangan terbuka," tulis Cook di dalam artikelnya yang dipublikasikan di situs Washington Post. Dalam tulisan artikelnya, Cook yang mengumumkan bahwa dirinya adalah homoseksual pada Oktober lalu itu mengungkapkan bahwa diskriminasi adalah bukan sesuatu yang mudah untuk dilawan, namun penting sifatnya untuk masuk ke dalam aturan hukum yang seharusnya bisa melindungi para masyarakat. Cook menyampaikan harapannya agar banyak pihak yang rela bergabung dengannya dalam gerakan perlawanan RUU tersebut. Ia tak luput mengatakan bahwa Apple sangat terbuka untuk semua orang dan tak melihat perbedaan dari unsur latar belakang, kondisi fisik, dan agama. "Mau seperti apapun hukum yang diterapkan di Indiana atau Arkansas, kami tak akan toleransi tindak diskriminasi," tulis Cook. Tak hanya melalui artikel, Cook juga mempublikasikan serangkaian kicauan di akun Twitternya. "Apple terbuka untuk semua orang. Kami sangat kecewa pada aturan hukum baru di India serta pemerintah Arkansas yang memutuskan hal sama," kicau pemilik nama pengguna @tim_cook pada 27 Maret lalu. Kicauan kedua Cook berbunyi, "dari berbagai belahan dunia, kami berjuang untuk memperlakukan pelanggan secara adil tak melihat asal mereka, apa yang mereka sembah atau hal apa yang mereka sukai." [tweet]https://twitter.com/tim_cook/status/581515547788984320[/tweet]
  5. Urusan jam tangan pintar Google memang harus mengakui kesuksesan Apple. Dalam sehari, Apple Watch sudah melebihi setahun penjualan Android Wear. Di hari pertama dibukanya pemesanan Apple Watch, produk tersebut diklaim sudah dipesan hingga 957 ribu unit. Sangat jauh dibandingkan perolehan Google saat mereka menjual produk sejenis yakni Android Wear. Selama satu tahun sejak 2014, Android Wear yang digarap beberapa vendor seperi Motorola, LG, dan Samsung ini berhasil terjual 720 ribu unit. Secara kontras, produk bersistem operasi milik Google itu butuh satu tahun untuk menjual 720 ribu unit, sedangkan Apple mampu meraih angka 957 ribu unit untuk pemesanan Apple Watch dalam satu hari saja. Mengutip situs Business Insider, pelanggan Apple dianggap cenderung rela menghabiskan uangnya untuk membeli aplikasi. Maka, sistem operasi iOS pada perangkat Apple dinilai lebih menguntungkan untuk dikembangkan. Walau begitu, masih banyak pengembang yang lebih memilih ke sistem operasi Android karena pelanggannya cenderung tidak begitu sering mengunduh aplikasi berbayar. Adapun perbandingan lain dari perangkat ponsel pintar, di mana sepanjang 2014 perangkat Android berhasil mengapalkan satu miliar unit, sedangkan Apple butuh bertahun-tahun. Hal tersebut nampaknya tak berlaku bagi perangkat wearable, yakni jam tangan pintar. Situs Canalys menyatakan, untuk jam tangan pintar Android, selama 2014 produk Motorola dinilai sebagai vendor yang memimpin penjualan ketimbang LG dan Samsung, sementara produk jam tangan pintar Asus dan Sony masuk ke pasaran secara independen. Apple yang membuka pemesanan produk Watchnya pada 10 April lalu langsung diserbu oleh para pelanggannya. Dari data survei lembaga riset digital Slice Intelligence. Mereka mengatakan produk jam tangan pintar Apple yang paling laris adalah Watch Sport ukuran 42 mm dengan pengikat warna abu-abu, yakni sebesar 71 persen.
  6. Apple Watch versi emas diperkenalkan langsung oleh CEO Apple, Tim Cook Apple menerapkan cara baru untuk melayani para pelanggan yang hendak membeli produk jam tangan pintar Apple Watch Edition 18 karat yang dibanderol seharga US$ 20 ribu atau Rp 131 juta. Siapapun yang mengunjungi Apple Store dengan tujuan membeli Apple Watch emas, akan mendapat sejumlah keuntungan tersendiri, di antaranya tak perlu berdiri di antrean dan menerima konsultasi pribadi selama satu jam bersama pakar Apple Watch. Tempat pameran Apple Watch Edition pun akan dibedakan dengan versi Watch biasa dan Sport Edition. Selain itu, pembeli jam tangan pintar emas itu juga akan menerima layanan teknis secara eksklusif selama dua tahun melalui sambungan telepon nonstop. Apple kabarnya telah mempersiapkan para karyawan toko agar selalu memantau keadaan sekitar sebelum membawa produk ke luar guna mencegah aksi pencurian. Para karyawan juga diberi tahu bahwa Apple ingin para pembeli Edition untuk mendapatkan pengalaman beli yang sangat personal, elegan, dan bermakna. Mengutip situs 9to5Mac, Apple menggambarkan Apple Watch Edition kepada para karyawannya sebagai, "ungkapan terbesar dari karya serta inovasi manusia yang luar biasa, serta rancangan sesuai fungsi di mana teknologi semakin menggairahkan yang tak hanya dibungkus sesuai harga, namun dari kegunaan dan keindahan." Demi Apple Watch, Apple sampai merekrut tim penjualan fesyen dan pakar pemasaran dari Yves St. Laurent, Louis Vuitton, dan Burberry. Apple tidak akan sembarangan menjual Apple Watch Rp 131 juta ini, karena akan dijual secara terbatas di toko emas terkemuka. Belum diketahui kapan Apple Watch akan segera hadir ke negara-negara berikutnya, termasuk Indonesia yang biasanya memang selalu hadir terlambat. Apple Watch mempunyai beberapa fungsi utama sebagai penunjuk waktu, komunikasi, gelang kesehatan dan alat fitnes. Karena Apple Watch disisipkan dengan mikrofon di sisi bodinya, maka ketika ada panggilan telepon masuk pengguna dapat mengangkatnya dan berbicara langsung melalui piranti ini. Wearable device ini mempunyai semacam near field communication (NFC) sehingga memungkinkan melakukan beberapa hal keren, seperti melakukan pembayaran menjadi sebuah kunci hotel dan membuka garasi. Software Development Kit (SDK) WatchKit yang sudah disebar beberapa waktu lalu, membuat beberapa pengembang menyesuaikan aplikasinya di App Store. Bersamaan dengan update iOS 8.2 aplikasi Apple Watch akan tersedia juga di App Store. Beberapa aplikasi yang sudah terhubung adalah Instagram, Uber dan WeChat.
  7. Nasib Zhou Qunfei cukup beruntung, perusahaan miliknya, yakni Lens Technology merupakan pemasok layar untuk produk gadget Apple. Pada 18 Maret lalu, saham Lens memulai debutnya di bursa Shenzen dan naik tinggi. Zhou langsung menjadi wanita terkaya di China. Zhou memegang 592 juta lembar saham Lens senilai US$ 7,4 miliar atau sekitar Rp 96 triliun. Jumlah ini mengalahkan wanita bos real estate China, Chan Laiwa, yang hartanya US$ 7,1 miliar. Sejak debutnya di bursa saham pada 18 Maret hingga 31 Maret, saham Lens naik 4%. Karena kekayaannya, Zhou juga masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia. Jumlah miliuner di China memang terus tumbuh, seiring dengan naiknya kelas negeri tirai bambu ini di kancah perekonomian global. Pada daftar orang terkaya dunia versi Forbes, jumlah miliuner China yang masuk mencapai 213 orang. Zhou merupakan wanita yang dilahirkan dari keluarga miskin di provinsi Hunan. Zhou meninggalkan kampung halamannya, untuk bekerja pada sebuah pabrik di kota kapitalis, Shenzen. Di kota tersebut, Zhou mendirikan bisnis kaca, dan berkembang menjadi Lens Technology. Lens mempekerjakan lebih dari 60 ribu pegawai. Tahun lalu, omzet perusahaan ini mencapau US$ 2,3 miliar, atau Rp 30 triliun. Ini naik 8,6%. Perusahaan tersebut merupakan pemasok untuk Apple dan Samsung, serta perusahaan elektronik lainnya. Wanita berumur 44 tahun, beserta suaminya Zheng, memiliki 99,1% saham Lens, sebelum menjual sebagian sahamnya ke publik lewat bursa. IPO (Initial Public Offering) yang dilakukan Lens menghasilkan US$ 283 juta atau Rp 3,6 triliun.
  8. Pepatah mengatakan, jika kamu tidak bisa mengalahkan musuhmu, bergabunglah dengan mereka. Nah sepertinya ini yang dilakukan oleh Apple terhadap sebuah perusahaan database open-source. Tanpa memancing perhatian umum, Apple telah membeli perusahaan database open source bernama FoundationDB. Usai membeli, Apple langsung menutupnya. Tak ada penjelasan apa pun dari Apple tentang langkahnya di atas. Di situs FoundationDB pun tak ada informasi tentang akuisisi Apple. Bahkan sepertinya tak terjadi apa-apa. Namun komunitas developer yang menggunakan tool FoundatinDB via GitHub repository untuk software open-source tak lagi bisa mengakses libraries FoundationDB.
  9. Buku biografi terbaru tentang pendiri Apple, "Becoming Steve Jobs," mulai dijual pada 24 Maret 2015. Buku ini menyoroti percakapan Jobs dengan rekan, kolega, dan temannya dalam beberapa pekan terakhir dan hari sebelum ia meninggal dunia pada 5 Oktober 2011. Buku ini ditulis oleh Brent Schlender dan Rick Tetzeli dari hasil wawancara dengan para pemimpin industri teknologi, hiburan, dan dalam perusahaan Apple sendiri, yang bekerjasama dengan Jobs. Dalam satu bagian penting, CEO Apple saat ini, Tim Cook, mengingat hari ketika Jobs memintanya menjadi pemimpin tertinggi di Apple. Cook sebelumnya menjabat sebagai chief operating officer (COO). Kala itu, Jobs sedang berjuang melawan kanker pankreas dan menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah. Baca juga: Tim Cook Pernah Tawarkan Ginjalnya ke Steve Jobs Cook ingat bahwa Jobs menginginkan penggantinya tidak akan pernah mencoba untuk meniru apa yang telah dilakukannya. Jobs menyebutnya sebagai konsep "The Beatles," di mana setiap personel grup musik legendaris itu punya ikon tersendiri dan punya bakat yang saling melengkapi. Kesehatan Jobs terus memburuk dalam waktu delapan pekan setelah percakapan ini. Cook berkata, Jobs mengajaknya menonton film "Remember the Titans" beberapa hari sebelum meninggal. "Kami menyaksikan Remember the Titans. Saya sangat terkejut ia ingin menonton film itu. Aku seperti mengatakan, apakah kamu yakin? Steve sama sekali tidak tertarik pada olahraga. Dan kami menyaksikan dan kami berbicara tentang beberapa hal dan saya pikir ia cukup senang dengan itu," kata Cook dalam buku itu. Jobs meninggal dunia di usia 56 beberapa bulan setelah ia mengundurkan diri dari Apple pada Agustus 2011. John Lasseter, Kepala Kreatif di Pixar, sebuah perusahaan animasi digital yang didirikan oleh Jobs, juga punya kenangan terakhir. "Kami berbicara tentang Pixar ... Kemudian saya menatapnya dan dia berkata, 'Ya, saya perlu untuk tidur siang sekarang.' Saya bangkit untuk pergi, kemudian berhenti, sayamenatapnya dan kembali. Saya memberinya pelukan, dan ciuman, dan saya berkata, 'Terima kasih. Terima kasih untuk semua yang Anda lakukan untuk saya.'" Lasseter melanjutkan dengan mengenang pertemuan beberapa tahun kemudian dengan Cook di pesta ulang tahun istri Jobs. "Saya masih memiliki nomor Steve di telepon saya. Saya berkata, 'Saya tidak akan pernah bisa menghapusnya.' Dan Tim mengeluarkan iPhone-nya lalu menunjukkan ia masih memiliki nomor Steve." Penulis buku "Becoming Steve Jobs" juga mewawancarai pendiri Microsoft, Bill Gates, yang selama ini disebut terus bersaing tetapi juga melakukan kolaborasi dengan Apple. Suatu sore di hari-hari terakhirnya, Jobs ternyata menyempatkan diri bertemu dengan Gates. Di buku ini Gates memuji Jobs. "Steve dan saya akan selalu mendapatkan kredit lebih dari yang pernah kita lakukan, dan jika diceritakan terlalu rumit," kata Gates. "Maksudku, ya, Steve melakukan pekerjaan yang brilian, dan jika Anda diminta menjelaskan maka maka Anda tahu itu, tinggalkan aku keluar dari orang yang memiliki dampak paling besar pada industri komputer pribadi, terutama dari tempat kami duduk sekarang, Anda lebih memilih Steve Jobs." Meskipun berkembang cerita-cerita yang tidak harmonis antara Jobs dan Gates, tetapi keduanya belakangan menjadi akrab dan selalu menjaga rasa saling menghormati selama bertahun-tahun. "Kami hanya berbicara tentang hal-hal yang akan kita lakukan, dan di mana kita berpikir hal-hal yang akan kami tuju." Buku biografi Steve Jobs karya Walter Isaacson sebelumnya mencerminkan kejeniusan Jobs dan sikapnya yang juga bisa menjadi sangat keras serta kejam. Tetapi di buku biografi karya Brent Schlender dan Rick Tetzeli, menghadirkan sosok ramah, dan potret lembut dari Jobs. Kedua penulis berusaha memanusiakan Jobs dengan mewawancarai orang-orang terdekat, mengungkap fase sangat sukses dalam karier, dan beberapa sikap kerasnya yang mulai melunak. Sejumlah eksekutif Apple yang dekat dengan Jobs, mengaku tidak begitu suka dan mengkritik keras karya Isaacson, tetapi mereka memberi pujian untuk "Becoming Steve Jobs." Menurut penulis Jeremy Horwits dari blog teknologi 9to5Mac, buku terbaru ini "Seperti buku bagus lain yang telah ditulis tentang Jobs, tidak memberikan kisah definitif hidupnya, melainkan hanya menambah beberapa rincian baru dan menarik yang layak dipertimbangkan bersama tentang apa yang sebelumnya dikenal."
  10. Apple, dahulu kita mengenal istilah ini sebagai nama buah namun seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, saat ini kita sering mengasumsikan Apple sebagai salah satu merek dari beberapa produk seperti komputer, komputer jinjing, hand phone dan lainnya. Apple memang sangat identik dengan teknologi dan produk-produk eksklusif yang cukup berkelas. Apple memiliki keunikan tersendiri disetiap produknya, yaitu setiap aplikasi yang terdapat diproduk Apple hanya dapat digunakan atau dipasangkan dengan produk Apple lainnya dan produk ini tidak memungkinkan para pengguna menggabungkan dengan produk lain. Apple juga menamai setiap produk dan aplikasi rancangan Apple dengan sebutan yang khas seperti komputer jinjing atau Mac, hand phone atau IPhone, tablet Apple atau Ipad, alat pemutar musik atau Ipod dan aplikasi khusus seperti ITunes. Selain fakta-fakta diatas masih banyak lagi fakta yang mungkin belum Anda ketahui seputar Apple. Berikut ini akan dipaparkan fakta-fakta menarik tentang Apple : 1. Apple didirikan oleh Steve Jobs, Steve Wozniak dan Ronald Wayne. Dalam beberapa pemberitaan kebanyakan hanya dua pendiri Apple yang disebutkan, yaitu Steve Jobs dan Steve Wozniak sedangkan sangat jarang sekali yang menyebutkan nama Ronald Wayne. Padalah Ronald Wayne juga memiliki peran yang cukup penting, yaitu dialah sosok dibalik logo pertama Apple. Namun pada perkembangan selanjutnya ia menjual sahamnya yang berjumlah sekitar 10 persen karena ia merasa tidak yakin dengan prospek perusahaan Apple saat itu. Kemudian setelah keluarnya Ronald Wayne dari Apple posisinya digantikan oleh Johnatan ive yang mendesain warna putih dalam logo Apple. Pada awalnya Steve Jobs menolak penggunaan warna putih dalam logo Apple namun setelah melihat rancangan dari Johnatan Ive kemudian Steve Jobs setuju dan saat itu warna putih milik Apple dikenal dengan sebutan Moon Grey. 2. Slogan pertama yang dimiliki Apple adalah Byte into an Apple. 3. Produk Apple sempat dikaitkan dengan mitos setan , hal ini terjadi ketika Steve Wozniak menetapkan harga Komputer Apple yang pertama dengan harga U$ 666.66. 4. Apple memiliki tanggal berdiri yang bertepatan dengan April Fools Day yaitu 1 April. 5. Jumlah pekerja yang dimiliki Apple sekitar 35.000 yang tersebar diseluruh dunia. 6. Menyadari kualitas yang dimilikinya, maka Apple memutuskan untuk menggunakan pesawat dalam pengiriman produknya, tidak seperti kebanyakan produk yang dikirim menggunakan kapal agar lebih murah. Apple memiliki maskapai khusus untuk mendistribusikan produknya, yaitu Cathay Pacific. Jika melihat fakta ini maka wajar rasanya produk-produk Apple dijual dengan harga yang cukup tinggi. 7. Hal lain yang dipilih Apple untuk menjaga eksklusifitas produknya adalah dengan menggunakan foto asli dalam setiap kemasan produk Apple. Gambar seperti IPhone yang terpampang dalam kemasan merupakan gambaran asli dari produk tersebut dan bukan hasil editan melalui Photoshop. 8. Apple Store berada di lokasi premium yang menjadi pusat keramaian di Manhattan, New York tepatnya di Fifth Avenue. 9. Walaupun Apple berasal dari Amerika Serikat, namun masih ada beberapa negara bagian di Amerika Serikat yang tidak memiliki Apple Store, yaitu Alaska, Arkansas, Idaho, Montana, Dakota Utara, Dakota Selatan, Vermont, Virginia Barat dan Wyoming. 10. Apple pernah bersengketa dengan Samsung terkait hak paten yang mereka klaim masing-masing. Dan di persidangan Apple memenangkan klaim tersebut yang secara langsung mengharuskan Samsung untuk membayar ganti rugi kepada Apple. Namun, Samsung juga balik melaporkan Apple yang menjadikan sengketa diantara dua perusahaan ini menjadi semakin panjang. 11. Diantara para pendiri Apple, nama Steve Jobs adalah salah satu yang paling terkenal. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti insting bisnis kuat yang dimiliki Steve Jobs dengan membeli saham Pixar seharga U$ 10 juta dan menjual kembali kepada Disney sebesar U$ 7,6 milyar. 12. IPhone adalah salah satu produk yang paling laris dari Apple, tidak heran jika fakta-fakta unik dibalik produksi IPhone lebih banyak terungkap dibangdingkan produk Apple lainnya. Diantara fakta unik IPhone itu adalah IPhone pertama kali dirancang pada tahun 2002 namun pada saat itu tidak langsung dirilis karena beberapa pertimbangan perusahaan. Dan sempat terpikir oleh Steve Jobs untuk bekerja sama dengan produsen hand phone lain seperti Motorolla, namun karena kualitas yang dianggap mengalami penurunan, maka Steve Jobs memutuskan untuk merancang IPhone sendiri dengan memberikan akses khas Apple, yaitu aplikasi khusus. Dalam proses penamaan IPhone pun sempat mengalami diskusi yang cukup panjang hal ini dikarenakan pada awalnya hand phone milik Apple akan dinamai IPad, namun pada akhirnya disepakati nama IPhone dan IPad digunakan untuk produk tablet milik Apple. Setelah pihak internal Apple sepakat untuk menggunakan nama IPhone ternyata masih terjadi masalah lain yang disebabkan oleh hak paten. Hal ini dikarenakan nama IPhone sebelumnya telah dipatenkan oleh Cisco namun setelah negosiasi yang alot, Apple diizinkan untuk menggunakan nama IPhone. Perdebatan tidak hanya terjadi berkaitan dengan nama yang akan digunakan saja namun berkaitan juga dengan desain fisik pada IPhone. Ada beberapa rancangan yang disiapkan, salah satunya menggabungkan touch screen dengan tombol fisik, namun ide ini kemudian ditolak dan akhirnya dipilih untuk hanya menggunakan touch screen saja dalam pengoperasiannya. Lika-liku perjalanan IPhone masih berlanjut ketika pertama kali dipasarkan, karena ternyata pasar tidak terlalu positif menyambut IPhone. Hal ini dipersulit dengan pemberitaan media yang menyatakan keraguannya terhadap bisnis IPhone. Karena beberapa hambatan inilah kemudian IPhone membutuhkan 74 hari untuk menjual satu juta produknya, hal ini sangat berbeda dengan kondisi sekarang dimana dalam hitungan jam setelah dirilisnya produk IPhone terbaru, penjualan langsung menembus angka jutaan.
  11. CEO Apple Tim Cook merencanakan untuk mendonasikan semua kekayaannya ke badan amal. Keputusan ini diambil setelah ia menyelesaikan semua biaya pendidikan keponakannya -- saat ini berusia 10 tahun -- hingga nanti ia kuliah. Cook mempunyai kekayaan yang sangat melimpah, diperkirakan mencapai USD 785 juta atau sekitar Rp 10,2 triliun (USD 1 = Rp 13.000). Terdiri dari saham di Apple senilai USD 120 juta dan saham terbatas senilai USD 665 juta. Keputusan bos Apple ini menambah panjang daftar orang super kaya yang memilih untuk menyumbangkan kekayaannya. Bill Gates (Microsoft), Mark Zuckerberg (Facebook), dan Larry Ellison (Oracle) adalah tiga di antaranya. Tiga nama itu tercatat di situs Giving Pledge yang bertujuan untuk memudahkan para miliuner mendonasikan kekayaan. Warren Buffett, salah satu orang terkaya di dunia, pernah menyarankan para miliuner untuk menyumbangkan kekayaannya melalui situs tersebut. Nama Cook memang tak terdaftar di situs tersebut. Ia mengaku sengaja tak mengumbar penerima donasinya, karena sedang membangun sebuah pendekatan yang lebih sistematik terhadap filantropi, yang lebih dari sekadar menuliskan cek. Kekayaan Cook memang tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan Bill Gates ataupun Mark Zuckerberg yang mencapai miliaran dolar. Namun Cook berharap bahwa keputusannya ini bisa membuat perubahan. Cook terbilang CEO raksasa teknologi yang kontroversial. Ia diketahui tak punya anak, bahkan pernah blak-blakan mengaku sebagai seorang penyuka sesama jenis (gay).
  12. Selama dua tahun terakhir, perusahaan teknologi Google telah mensponsori kontes pencarian kelemahan peranti lunak browser dan peranti lunak populer lain yang berlangsung di Vancouver, Kanada, Sabtu (21/3). Kontes bernama Pwn2Own ini menawarkan hadiah utama ratusan ribu dollar AS kepada peretas yang berhasil menemukan kelemahan. Di tahun 2015 ini, seorang peretas atau hacker yang beruntung adalah Jung Hoon Lee yang dikenal dengan nama alias "lokihardt". Ia mendapatkan hadiah US$ 225.000 atau sekitar Rp 2,9 miliar karena telah menemukan kelemahan pada aplikasi browser Chrome, Safari, dan Internet Explorer. Dari tiga browser itu, Lee mendapatkan uang terbanyak dari Chrome milik google, yaitu sebesar US$ 110.000 karena ia mampu mengeksploitasi kelemahan sistem akses pada Chrome versi beta dan stabil. Kelemahan Chrome diungkapkan Lee dalam presentasi selama dua menit di kontes Pwn2Own. Dikutip dari Ars Technica, Lee mendapatkan US$ 65.000 dari kelemahan yang ada di Internet Explorer yang dikembangkan Microsoft dan US$ 50.000 dari kelemahan di Safari milik Apple. Tahun ini, Pwn2Own menemukan total 21 kelemahan pada peranti lunak, termasuk lima kelemahan sistem operasi Windows, empat kelemahan Internet Explorer, tiga kelemahan pada Firefox, dan kelemahan lain pada peranti lunak Adobe Flash dan Adobe Reader. Total dana yang dihadiahkan kepada para peretas yang telah meneliti tahun ini mencapai US$ 557.500.
  13. Pasca ulang tahun "dot com" ke-30 pada 15 Maret 2015 lalu, Open University mempublikasikan sekumpulan kilas balik tampilan web di tahun 1998. Salah satunya adalah situs Apple yang tampil minimalis. Situs tersebut sedang memperkenalkan iMac yang hingga kini menjadi salah satu lini produk komputer all in one terfavorit. "Syukurlah tidak ada hukum yang melarang perusahaan memonopoli ide bagus. Seandainya ada, Apple akan dalam masalah besar karena ide yang dibagikannya kepada orang-orang di Auditorium Apple's Flint Center, Selasa, 6 Mei," tulis situs tersebut kala itu. Tampilan ini tak beda dengan situs Apple yang ada saat ini. Situs jadul perusahaan asal Cupertino itu bersih, tertata rapi, dan diletakkan dengan apik. Selain situs Apple, dikutip KompasTekno dari Open University, Kamis (19/3/2015), ada juga tampilan situs-situs perusahaan teknologi lainnya. Situs tersebut adalah Hewlett-Packard (HP) dan Intel. Situs HP, seperti dalam tampilan tahun 1997 berikut, memuat kisi-kisi tentang tantangan yang akan dihadapi dunia teknologi pada kurun 1990-an, memperkenalkan solusi Year 2000 buatan mereka, serta beberapa komputer untuk usaha kecil menengah. Berikutnya adalah Intel yang kini dikenal sebagai raksasa untuk prosesor komputer desktop. Perusahaan yang bermarkas di Santa Clara itu pada 1997 menggunakan situsnya untuk menampilkan teknologi mobile terbaru di kurun 1990-an. Dalam rekaman situs tersebut juga terlihat Intel sedang mempromosikan Cool PC Software. 30 tahun dot com Nama dotcom merupakan singkatan dari kata commercial, yang artinya bertujuan untuk situs organisasi komersil. Tepat pada 15 Maret 2015 lalu, dotcom berulang tahun ke-30. Tanggal ulang tahun itu ditetapkan bertepatan dengan tanggal pendaftaran resmi domain nama internet pertama dunia. Pada saat itu total hanya ada lima domain yang muncul menyusul pendaftaran. Setelah dua tahun berselang barulah muncul hingga 100 nama domain pertama. Hingga kemudian pada kurun 1995-2000, jumlah pendaftaran situs dengan domain dotcom meroket tajam. Jumlah situs dotcom pada tahun-tahun tersebut meningkat dari 9.005 hingga 20 juta nama.Kini, berdasarkan data dari Verisign, total sudah ada lebih dari 115 juta situs terdaftar pada akhir 2014 lalu.
  14. Nama besar pendiri Apple, Steve Jobs, terbukti masih sangat populer. Meski sudah tiada, potret tokoh penggagas iPhone itu ditawar dengan harga yang sangat tinggi. Menurut Cult of Mac, foto yang sedang dijual itu diperoleh dari buku tahunan SMA Jobs. Foto itu kemudian dilelang di eBay dengan harga pembuka USD 5 ribu (Rp 65,6 juta). Pelelangan itu sendiri sebenarnya belum berakhir, namun yang tertinggi hingga kini adalah USD 13 ribu atau sekitar Rp 169 juta (USD 1 = Rp 13.000). Penjualnya yang memiliki akun bcwight77 adalah teman dari saudara perempuan Jobs. Kakak penjual ini juga merupakan teman sekelas Jobs semasa SMA. Seperti yang dapat dilihat, Jobs semasa SMA masih berambut panjang. Menurut sang penjual, bos Apple itu dulunya adalah orang yang suka bercanda dan sering tak serius belajar. "Jobs terlihat tak serius di kelas dan dia sering melucu," terangnya. Namun siapa sangka, perusahaan dan perangkat yang dibuat Jobs kini menjadi sangat terkenal. Apple bahkan baru saja menjadi vendor smartphone dengan penjualan tertinggi di dunia pada 2014.
  15. Istri orang terkaya di dunia yang mungkin bisa membeli segalanya, mengaku tidak akan membeli jam tangan pintar buatan Apple. Melinda Gates, istri dari miliuner Bill Gates, menegaskan bahwa tidak ada produk Apple yang boleh masuk di dalam keluarganya. Termasuk Apple Watch yang baru saja diluncurkan. "Tidak, saya tidak akan membelinya," kata Gates. Dua produk Apple yang baru saja dikeluarkan, yakni MacBook dan Apple Watch sendiri pada 9 Maret kemarin memang mengundang perhatian banyak pihak, khususnya pelaku di industri teknologi. Namun hal itu tidak berlaku bagi ‘keluarga Microsoft’. "Tidak, tidak. Kami menggunakan produk Microsoft, tentu secara eksklusif," tegasnya lagi sembari tersenyum. Lima tahun silam, yaitu pada 2020, istri sang pendiri Microsoft itu mengungkapkan kepada majalah New York Times bahwa keluarga Gates memang hanya mengkonsumsi produk keluaran Microsoft, termasuk perangkat pemutar media digital, Zune. Ia mengaku, anak-anaknya sempat menginginkan perangkat iPod, namun Melinda melarangnya dan memberinya Zune. Melinda juga mengaku tidak memiliki produk iPad dan Bill tidak menggunakan laptop merek Apple, yakni MacBook.
  16. Langkah penyadapan yang dilakukan oleh Amerika melalui lembaga NSA sudah dikuak ke publik oleh Edward Snowden. Dan kini, ternyata tak hanya NSA yang terlibat dalam aksi penyadapan tersebut. Menurut laporan dari The Intercept, lembaga CIA juga turut terlibat, dan bahkan menghabiskan waktu 10 tahun untuk membongkan sistem keamanan milik Apple. Menurut laporan mereka, CIA memulai proyek pembongkaran enkripsi di sistem Apple pada tahun 2006, setahun sebelum Apple secara resmi memperkenalkan iPhone pertamanya. CIA pun memperoleh kucuran dana dari “black budget”. Dalam laporan itu, Intercept pun bahkan menyebutkan kalau para peneliti yang bertugas untuk membongkan sistem keamanan Apple itu berada di Sandia National Laboratories. Meskipun hampir menghabiskan waktu selama 10 tahun, tidak ada informasi yang mengungkapkan apakah usaha yang dilakukan oleh CIA itu berhasil atau tidak. Terlebih CIA sendiri enggan memberikan komentarnya terkait laporan tersebut. Di sisi lain, kalaupun CIA berhasil membongkar sistem keamanan Apple, tentu saja hal ini bakal memberikan kredit buruk bagi perusahaan.
  17. Ada 38 model jam pintar yang bakal diluncurkan Apple pada April mendatang. Perusahaan Apple mengumumkan bakal menjual produk jam pintar dalam kisaran harga US$349 (Rp4,5 juta) sampai US$17.000 (Rp222 juta), tergantung logam dan tali jam yang diinginkan pembeli. Selain logam dan tali jam, besaran jam turut menentukan harga. Jam sebesar 42 milimeter, misalnya, dihargai US$50 lebih mahal ketimbang jam sebesar 38 milimeter. Dalam laman resmi Apple, sebanyak 38 model jam tersedia dan bisa dibeli pada 24 April mendatang di Inggris, Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Jepang, Australia, dan Kanada. Menurut analis pasar, penjualan produk-produk tersebut bakal menimbulkan tantangan mengingat tiada spesifikasi yang menonjol pada masing-masing model jam. “Manakala sebuah jam berbahan stainless steel diperkirakan bernilai US$700 atau US$800, saya mengharapkan lebih dari sekadar perbedaan bahan baku. Kenyataan bahwa Apple tidak menjelaskannya merupakan alasan mengapa tiada pembenaran mengapa harga satu model jam lebih tinggi dari model lain,” kata James Moar dari lembaga Juniper Research. Berbagai variabel, termasuk bahan baku dan ukuran, menentukan harga jam Apple. Fitur Direktur Eksekutif Apple, Tim Cook, mengatakan baterai jam pintar bisa bertahan 18 jam tergantung pemakaian. Adapun masa pengecasan dari 0% sampai 100% memakan 2,5 jam. Apple mengklaim ribuan app baru tengah dikembangkan untuk jam itu. Sebut saja jejaring sosial Facebook, Instagram, dan WeChat mengaku bakal membuat app yang padan dengan Apple Watch. Lepas dari kemampuan menerima panggilan telepon, mengirim pesan, dan menampilkan GPS, Apple watch punya kelemahan. Orang yang ingin membelinya harus memiliki iPhone 5 atau iPhone 6 terlebih dahulu. Meski demikian, pakar teknologi memperkirakan hal itu bukan masalah bagi konsumen setia perusahaan bergambar Apel tersebut. “Tidak perlu dipertanyakan. Apple akan akan menjual jutaan jam ini karena ada permintaan luar biasa dari konsumen setia yang akan membeli produk Apple apapun. Namun, tantangannya ialah bagaimana meyakinkan pemilik iPhone awam untuk membeli jam pintar itu,” kata Ben Wood dari lembaga CCS Insight. Berbagai aplikasi baru tengah dikembangkan agar padan dengan Apple Watch. CCS Insight memperkirakan Apple Watch akan terjual 20 juta unit pada akhir tahun ini. Jumlah itu mewakili 7% pengguna iPhone di seluruh dunia. Analis lainnya memprediksi jam itu paling tidak terjual delapan juta unit sampai 60 juta unit pada 2015. Sekedar gambaran, iPad terjual 14,8 juta unit setelah sembilan bulan sejak pertama diluncurkan. Jumlah itu dua kali lipat dari perkiraan analis Wall Street yang paling optimistis.
  18. Setelah tujuh jam off line, sejumlah layanan Apple, termasuk toko aplikasi App Store tetap tak dapat diakses pengguna iPhone dan iPad. Sejumlah layanan Apple Inc., termasuk App Store, iTunes Store, Mac App Store dan iBooks Store, tetap tak dapat diakses, setelah off line selama lebih dari tujuh jam pada Rabu 11 Maret 2015. "Para pelanggan mungkin tidak dapat melakukan aktivitas pembelian dari App Store, iTunes Store, iBooks Store, atau Mac App Store," bunyi pernyataan Apple dalam laman situs resminya, Apple.co/YIMuUp. Menurut situs appleinsider.com, ini bukan kali pertama layanan Apple tak dapat diakses. Insiden serupa terjadi pada awal September lalu. Sejumlah aplikasi Apple lainnya, seperti iCloud Mail dan iCloud Account & Sign juga tak dapat diakses pengguna hingga Rabu 11 Maret pukul 9 pagi ET. Dalam situs resmi Apple, dijelaskan bahwa sejumalh aplikasi Apple lainnya mulai tak dapat diakses sejak sekitar pukul 5 pagi ET. Keadaan ini terus berlanjut hingga pukul 12:56 pagi ET. Apple Store tak dapat diakses selama beberapa saat pada Senin (9/3), menjelang pembukaan Apple Watch yang sangat dinanti para pengguna setia Apple. Lumpuhnya layanan Apple ini tak pelak menuai protes para penggunanya. Di sejumlah media sosial seperti Twitter, hal ini ramai dibicarakan dengan tagar #itunesdown dan #appstoresdown. Jurnalis digital yang berbasis di London dengan akun Twitter @Derry_London bahkan menggunggah foto perangkat radio di mobilnya karena kesal tak bisa mengakses iTunes. [tweet]https://twitter.com/Derry_London/status/575620441194258432[/tweet] Sementara pengguna lainnya mengungkapkan kekesalan mereka dengan beragam cuitan. [tweet]https://twitter.com/jaykhalilusa/status/575715309530800129[/tweet] Hingga saat ini, Apple tidak memberikan komentar terkait tumbangnya sejumlah layanan tersebut. "Hal ini terjadi dari waktu ke waktu, dan kami menganggap keadaan ini sebagai peristiwa yang sangat kecil," kata analis dari FBR Capital Markets, Daniel Ives kepada Reuters. Saham Apple turun kurang dari 1 persen menjadi US$123,60 dalam perdagangan Rabu 11 Maret 2015 siang.
  19. Apple Watch mulai dapat dibeli pada 24 April di Inggris, AS, Prancis, Jerman, Jepang, Australia, dan Kanada. Jam tangan pintar yang memiliki perangkat lunak dan keras mirip dengan Apple Watch diiklankan layanan belanja internet paling populer di Cina. Situs Taobao Alibaba menyebutkan mereknya sebagai AW08 dan iWatch. Keduanya memperlihatkan jarum "mahkota digital", tali yang serupa dan penggunaan grafik interface sama dengan Apple. Meskipun demikian iklan tersebut menyebutkan jam tersebut dijalankan platform Android Google bukannya OS jam Apple. Hal lain yang membedakannya adalah harganya sebesar 250 yuan sementara smartwatch Apple akan dijual dengan harga 2.588 yuan bulan depan. Taobao menjadi tempat bagi penjual pihak ketiga, mirip eBay dan layanan Marketplace Amazon. Sebagian penjual berusaha menjelaskan benda yang dijual tidak menggunakan teknologi Apple. Salah satunya, yang digarisbawahi the Financial Times bahkan menggunakan slogan, "Jam Apple palsu telah dijual!"
  20. Di sela-sela pengumuman penjualan Apple Watch, CEO Tim Cook memperkenalkan MacBook terbaru. Di lihat dari spesifikasinya, boleh dibilang laptop ini berada di tengah antara MacBook Air dan MacBook Pro. Sebabnya, keunggulan utama dari MacBook gres ini adalah ketipisan dan bobot yang sangat ringan. Untuk mendapatkan desain yang tipis namun tak menghilangkan sisi kecantikannya, Apple mengorbankan beberapa hal. Komputer jinjing berukuran layar 12 inci resolusi 2304 x 1440 pixel yang membuatnya masuk ke keluarga Retina Display. MacBook Air ini mempunyai bobot hanya 2 pounds atau kurang dari 1 kilogram saja, dengan ketipisan 13.1 milimeter saja. Bandingkan dengan MacBook Air berukuran 11 inci yang mempunyai ketebalan 17.3 milimeter. Ini artinya, MacBook terbaru 24 persen lebih tipis dari MacBook Air. Di balik desain indah dan segala ketipisannya, MacBook baru ini agaknya menyisakan sedikit penyesalan, salah satu adalah hilangnya banyak port untuk mengakomodir tempat USB, HDMI dan lain sebagainya. Pada akhirnya, memang Apple memperkenalkan konektor USB Type-C, yang terletak di bagian sisi bodi sebelah kiri. Satu konektor yang bisa digunakan ramai-ramai ini mampu dicolok ke berbagai konektor seperti USB, HDMI, DisplayProt, VGA, transfer data USB 3.1, dan HDMI. Tak cuma itu, mengisi baterai pun akan masuk melalui port ini. Memang untuk bisa menjalankan itu semua, Apple menyediakan dongle yang dibanderol dengan harga US$ 79 atau setara Rp 900 ribu. Tapi tetap saja, agak ribet untuk melepas dan mencopotnya. Dongle ini pun juga memiliki keterbatasan, karena hanya dapat digunakan untuk konektor pengisi baterai, HDMI dan USB saja. Satu lagi yang membuat pengguna MacBook ini mempunyai kesabaran dan dana ekstra. Pada akhirnya, MacBook ini memang ditujukan bagi pengguna yang hanya mementingkan gaya ketimbang upaya lebih untuk bekerja menggunakan laptop. Apalagi dengan pilihan warna gold, space gray dan silver semakin menegaskan bahwa ini memang laptop untuk bergaya. Menilik spesifikasinya pun tak terlalu wah, karena MacBook ini hanya menggunakan prosesor Intel Core M Broadwell yang didukung oleh RAM 8 GB, media penyimpanan data SSD berkapasitas mulai dari 256 GB. Jika dibongkar, alasan lain mengapa MacBook ini bisa tipis karena di dalam tubuhnya hanya dibenamkan motherboard berukuran pendek. Dimana sisanya adalah baterai. Seperti diberitakan PC Mag, baterai MacBook baru ini mempunyai daya 39.7 watt-hour (Wh) lithium-polymer, sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan MacBook Air yang mempunyai daya 38 Wh. Apple mengklaim, MacBook barunya ini mampu diajak berselancar dengan WiFi, selama 9 jam dan 10 jam untuk memutar video di iTunes. Hal mirip dengan performa MacBook Air. Soal harga, MacBook 12 inci dijual mulai dari US$ 1299 atau setara Rp 17 juta. Agak sedikit lebih mahal bila disandingkan dengan MacBook Air yang dijual US$899 yang dipersenjatai prosesor Intel Core 15 1,4 GHz, RAM 4GB dan SSD sebesar 256GB. Jadi, pilihan pun kembali kepada calon konsumen yang rela merogoh kocek dalam untuk sebuah MacBook baru ini.
  21. Apple dilaporkan bakal menunda produksi iPad Pro yang kabarnya akan mempunyai ukuran layar 12,9 inci, namun gosip yang mengiringi kehadiran iPad layar jumbo ini masih terus bergulir. Sumber The Wall Street Journal yang merupakan mitra manufaktur dari iPad Pro, menyebut bahwa iPad Pro akan menyediakan port untuk USB 3.0. Ini merupakan hal baru yang dilakukan oleh produsen asal Cupertino, California tersebut. "Apple masih melanjutkan untuk memproduksi iPad dengan layar yang besar. Namun kini ditambah dengan semacam teknologi untuk mensinkronisasi data di iPad," bisik sumber itu. Apple menargetkan tablet raksasanya itu akan diproduksi pada paruh kedua tahun ini. Pada kuartal terakhir 2014, Apple menjual hampir sebanyak 21 juta unit iPad. Angka ini menurun dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 26 juta unit. Secara keseluruhan, penjualan tablet di dunia memang mengalami penurunan. Berdasarkan survei IDC, pertumbuhan pasar tablet di 2014 hanya sebesar 7,2 persen atau sebanyak 16 juta unit. Berbeda jauh dengan pertumbuhan tahun 2013 yang mencapai angka 52,5 persen. Tablet layar besar merupakan inisiatif CEO Apple Tim Cook untuk mendorong penjualan lini produk tablet, di mana penjualan telah turun selama empat kuartal berturut-turut.
  22. Di segmen smartphone, dalam beberapa tahun terakhir nama Samsung menjadi brand yang tidak terbantahkan. Produk asal Korea Selatan tersebut berhasil menjadi penguasa pasar smartphone dunia dalam beberapa tahun terakhir. Namun kini, menurut laporan dari Gartner, tingkat penjualan smartphone Samsung berhasil dikalahkan oleh Apple. Data tersebut diambil dari data pada kuartal keempat di tahun 2014. Mereka mengungkapkan kalau di kuartal tersebut Apple berhasil menjual sebanyak 74,83 juta unit smartphone. Angka itu sedikit lebih banyak dibandingkan Samsung yang terpaksa harus melorot ke posisi kedua dengan jumlah penjualan smartphone sebanyak 73,03 juta unit. Keberhasilan dalam mengalahkan tingkat penjualan smartphone Samsung ini menjadi yang pertama kalinya bagi Apple sejak tahun 2011. Terlebih di tahun sebelumnya, tingkat penjualan kedua perusahaan berbanding sangat jauh. Pada kuartal keempat tahun 2013, Samsung menjadi raja smartphone dunia dengan angka penjualan 83,3 juta unit. Sementara itu Apple berhasil menjual sebanyak 50,2 juta unit smartphone. Namun yang perlu menjadi catatan, angka penjualan tersebut tercatat hanya pada tiga bulan terakhir di tahun 2014. Secara keseluruhan, di tahun 2014 Samsung masih menjadi perusahaan smartphone nomor satu dunia dengan jumlah total smartphone yang berhasil dijual mencapai angka 392,5 juta unit. Sementara itu Apple berada di posisi kedua di susul Microsoft dengan angka penjualan masing-masing 191,4 juta unit dan 185 juta unit. Dalam data ini terungkap juga mengenai pencapaian besar yang diperoleh Xiaomi. Nama Xiaomi menurut data dari Gartner muncul di posisi kelima produsen smartphone dunia dan berhasil menjual sebanyak 18,5 juta unit smartphone. Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan tahun 2013, pada saat mereka hanya berhasil menjual sebanyak 5,5 juta unit ponsel.
  23. Menyebut Samsung dengan Apple, maka yang terlintas adalah persaingan tanpa henti antara flagship Galaxy dengan iPhone. Maka ketika Galaxy S6 diumumkan, salah satu pertanyaan yang tercetus adalah 'sebagus apa dengan iPhone6'. Sama-sama hadir dalam dua varian layar berbeda, iPhone 6 dan iPhone 6 Plus lahir lebih dahulu dibandingkan dengan duet Samsung Galaxy S6. Tetap saja, keduanya masih relevan untuk diadu. Apalagi belakangan Apple kembali bergairah setelah meraih penjualan yang signifikan. Tercatat, di kuartal terakhir ponsel berlogo apel kroak ini mampu terjual hingga 74 juta unit, dimana sebagian besar adalah iPhone 6 dan iPhone 6 plus. Perdebatan dijamin makin sengit setelah keduanya sekilas memiliki desain yang mirip. Benarkah demikian? Soal desain ini biasanya yang selalu menimbulkan perdebatan. Siapa tiru siapa. Apalagi sejak iPhone mempunyai ukuran yang lebih lebar 4,7 inch dan 5,5 inch seperti semakin sulit lagi membedakan dengan Galaxy S6 yang hadir dengan bentang 5,1 inch. Sekilas dari jauh, memang rasanya iPhone 6 dengan Samsung Galaxy S6 mempunyai beberapa titik bentuk yang serupa. Beberapa misalnya, kedua perangkat mobile ini dengan layar lebar mempunyai lekungan bodi yang serupa, khususnya di bagian membulat di ujung perangkat. Garis strip di belakang bodi iPhone juga dipunyai oleh Samsung Galaxy S6. Walaupun segaris ini letaknya agak sedikit berbeda, iPhone di atas dan di bawah, Samsung Galaxy S6 di bagian bawah. Peletakan beberapa navigasi dan fitur pun nyaris sama. Keduanya tak seperti ponsel papan atas kebanyakan yang menghilangkan tombol home di tengah bawah. Untuk yang satu ini Apple mempunyai alasan agar fitur ID Touch bisa bekerja maksimal. Selain tombol home, ada juga kemiripan yang lain seperti tempat colokan isi ulang baterai yang pipih melonjong dan penempatannya di tengah bagian bawah bodi. Penempatan speaker dan hanya satu pun juga diberikan oleh keduanya. Tempat keluarnya suara itu diletakkan baik oleh Samsung Galaxy S6 dan iPhone 6 di bagian kanan bawah. Jangan kaget, karena port headjack pun diletakkan di bagian kiri bawah. Semuanya terlihat serupa tapi tak sama. Perbedaan lainnya yang jadi perdebatan adalah, keduanya tak memberikan slot memori tambahan, microSD. Artinya mentok saja di tiga pilihan 32 GB, 64GB dan 128 GB. Sementara iPhone 6, 16GB, 64GB dan 128GB. Satu hal lagi yang sama diantara keduanya adalah kini Galaxy S6 mengusung konsep unibodi alias baterai tak bisa dicopot dan dilepas seperti Galaxy S5. Jadi, siapa yang meniru?
  24. Setelah rencana pembangunan lahan pertanian penampung energi matahari, Apple kembali mengumumkan akan mendirikan dua pusat data baru di Eropa senilai 1,7 miliar euro atau setara Rp 24 triliun. Pusat data akan didirikan di Athenry, Irlandia Barat dan Viborg di sentral Denmark. Tiap fasilitas akan menggunakan energi terbarukan sebanyak 100 persen dan menyediakan layanan online seperti iTunes, iMessage, dan Siri dari pelanggan Apple di Eropa. "Kami bersyukur Apple melanjutkan kesuksesan di Eropa dan bangga bahwa investasi kami mendukung komunitas di seluruh benua," ujar sang CEO, Tim Cook pada situs resmi Apple. Cook melanjutkan, "investasi baru yang signifikan ini mewakili proyek terbesar Apple di Eropa sampai masa sekarang. Kami senang dalam memperluas operasi, menciptakan ratusan pekerjaan lokal dan memperkenalkan sejumlah rancangan bangunan ramah lingkungan kami." Kedua pusat data yang akan berukuran sekitar 166 ribu meter persegi, diharapkan bisa mulai beroperasi pada 2017 mendatang, lengkap dengan tambahan manfaat bagi komunitas lokal di sana. Fasilitas di Irlandia akan melingkupi ruang edukasi outdoor dan skema untuk penanaman kembali pohon-pohon di daerah sekitar. Sementara di Viborg, Denmark, kelebihan panas yang dihasilkan oleh server akan dimanfaatkan untuk menghangatkan rumah lokal. Sebelumnya, Apple juga mengumumkan telah berinvestasi sebesar US$ 850 juta atau sekitar Rp 10,7 triliun untuk membangun solar farm di Monterey, California. "Kami sadar bahwa perubahan iklim akan benar terjadi. Waktu untuk membicarakannya sudah lewat dan kini waktunya untuk bertindak," ujar Cook.
  25. Apple ternyata melakukan tindakan keras terhadap seseorang yang mempunyai riwayat dalam menolak keberadaan gay. Diketahui, salah seorang di lingkungan kerja di Apple pernah dipecat akibat mendukung anti-homoseksual. Situs Cult of Mac mengabarkan, Apple merekrut mantan politikus Jay Love yang tugasnya melobi ke badan legislatif negara bagian Alabama. Ternyata, Love memiliki sedikit masalah. Ia diketahui mempunyai sejarah melobi aturan hukum anti pernikahan sejenis. Mengutip dari rekaman Alabama Ethics Commission, Apple melakukan pemecatan terhadap Love si pelobi konservatif, setelah perusahaan mengetahui dirinya pernah mensponsori perundang-undangan yang mengagungkan peserta kontes kecantikan untuk melawan pernikahan sesama jenis. Love yang dulunya juru bicara badan legislatif Alabama pada 2009, mensponsori resolusi pemberian penghargaan tertinggi untuk Carrie Prejean yang secara terang-terangan mengumumkan sikap oposisinya terhadap pernikahan sesama jenis selama kontes Miss USA. Pihak legislatif mengatakan negara bagian selatan menjunjung sikap Prejean yang mewakiliki California untuk menyatakan apa yang ia yakini. Tak heran apabila Apple memutuskan untuk memecat Love. Tahun lalu, Apple mendukung perundang-undangan soal dukungan terhadap homoseksual di Arizona dan sempat mengatur pawai homoseksual tahunan di San Francisco. Bukan rahasia lagi, bahwa CEO Apple Tim Cook pernah membuat pernyataan mengejutkan soal disorentasi seksualnya. Dalam sebuah wawancara, dia mengaku sebagai seorang gay.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy