Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'apple'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 200 results

  1. Apple dilaporkan telah membuka laboratorium produksi di Taiwan utara yang hingga kini masih misterius. Konon fasilitas itu dibangun untuk fokus pengembangan teknologi layar iPhone terbaru. Dilaporkan Bloomberg, laboratorium rahasia itu terletak di kota Longtan, dan diisi oleh 50 teknisi dan pekerja lainnya untuk mengerjakan layar iPhone dan iPad anyar. Para pekerja di sana adalah orang-orang berpengalaman dibidangnya, bahkan kebanyakan adalah mantan karyawan dari Qualcomm dan produsen layar AU Optronics. Di laboraturium itu Apple akan mewujudkan mimpinya untuk membuat layar baru untuk iPhone, layar yang lebih tipis terang, dan lebih efisien dari sisi energi. Nah, demi mewujudkannya, Apple kabarnya akan beralih ke lampu dioda organik yang tak membutuhkan pencahayaan belakang (backlight). Tujuan lain perusahaan dari pengembangan teknologi layar sendiri adalah untuk mengurangi ketergantungannya terhadap pemasok lain seperti Samsung, Sharp, dan Japan Display. Kabarnya Apple akan memulai produksi dan pindah ke laboratorium di Taiwan tersebut pada April 2016. Sebelumnya, perusahaan pimpinan Tim Cook itu sempat dilaporkan akan mengubah layar iPhone dari LCD menjadi OLED pada 2018 mendatang. Teknologi layar itu kemudian dinilai sangat mungkin menjadi komponen yang akan dikembangkan di laboratorium baru Apple ini.
  2. Apple memutuskan untuk menutup layanan analisis media sosial Topsy.com setelah mengakuisisi perusahaan tersebut pada Desember 2013 sebesar US$ 200 juta. Sekitar dua tahun lalu, tepatnya Desember 2013, Apple mengakuisisi perusahaan yang menyediakan data analisis media sosial Topsy.com seharga US$ 200 juta atau sekitar Rp 2,8 triliun. Ternyata Apple tak memberi nafas panjang bagi Topsy, dan memutuskan untuk menutupnya. Apple tidak mengungkap alasan di balik penutupan layanan ini. Menurut kabar yang beredar di industri teknologi, Apple memang sejak lama telah memikirkan untuk menutup Topsy. Apple telah menyetop layanan registrasi untuk akun premium sejak 2014. Sejauh ini, salah satu fungsi Topsy yang paling sering digunakan adalah menganalisis frekuensi tweet atau kicauan dari pengguna di Twitter. Selain jumlah frekuensi sebuah kicauan, Topsy juga bisa menganalisis siapa saja yang mempublikasi konten, lokasi si pengguna, dan informasi lain. Saya coba mengakses Topsy.com, namun situs tersebut sudah tidak bisa diakses. Lalu lintas diarahkan ke laman Apple Support yang menjelaskan tentang bagaimana penggunaan fitur Search pada iPhone, iPad, dan iPod Touch. Mengutip situs Business Insider, ketika Apple mengakuisisi Topsy, sempat ada spekulasi bahwa data dari Topsy akan digunakan untuk mendukung pencarian dan rekomendasi aplikasi di dalam platform Apple App Store. Namun, kabar ini belum terkonfirmasi.
  3. Selama beberapa tahun Apple terus berupaya untuk membuat iPhone semakin tipis dan ringan. Pengurangan komponen menjadi salah satu caranya. iPhone 7 kabarnya akan menjadi ponsel paling tipis yang pernah dirilis Apple. Sekitar 1mm lebih tipis dari iPhone 6s yang punya ketebalan 7,3mm. Hal itu bisa terjadi karena Apple akan menghilangkan port audio 3,5mm pada iPhone 7. Sebagai gantinya, semua keluaran suara yang menggunakan kabel akan lewat port Lightning. Gosip ini sebenarnya memang bukan kabar baru, namun kali ini diperkuat dengan program Made for iPhone/iPad/iPod (MFi) yang belum lama diresmikan. Program ini sendiri sudah menghasilkan sebuah headphone yang sudah mempunyai konektor Lightning, tapi masih mempertahankan jack audio 3,5mm. Selain membuat iPhone lebih tipis, menggantikan lubang audio 3,5mm dengan port lightning juga dianggap bisa meningkatkan kualitas suara. Ditambah lagi nantinya akan banyak aplikasi yang bisa dimanfaatkan headphone. Di luar itu, penggunaan audio melalui port Lightning juga dianggap lebih efisien. Tidak terlalu banyak menguras baterai ponsel karena satu port Lightning bisa melayani berbagai kebutuhan. Seperti dikutip dari 9to5mac. Jika gosip ini benar maka bisa dipastikan bahwa akan banyak produsen aksesoris audio yang akan ikut mengubah standar mereka, dan ini memang bukan pertama kalinya Apple mengubah standar banyak pabrikan. Peluncuran iPhone 5 yang meninggalkan konektor 30-pin di iPhone 4 awalnya banyak diributkan, karena merepotkan. Tapi saat ini sudah banyak produsen aksesoris yang ikut beralih.
  4. Mengikuti keputusan kompetitor untuk mulai masuk ke dunia open source, Apple berminat mengubah Swift menjadi proyek open source akhir tahun 2015 ini. Oleh Apple, Swift diharapkan menjadi proyek yang besar seperti harapan Microsoft dengan .NET nya, Google dengan Go, dan Mozilla dengan Rustnya. Keputusan ini disampaikan oleh Craig Federighi, wakil presiden senior Apple bidang software engineering dalam Worldwide Developers Conference (WWDC) di San Fransisco. “Kami pikir Swift bakal menjadi bahasa pemrograman yang besar, salah satu hal yang bisa dipakai untuk membangun aplikasi dan pemrograman sistem selama 20 tahun yang akan datang,” ungkap Federighi. “Kami pikir Swift seharusnya di mana saja dan dipakai semua orang.” Apple menganggap Swift sebagai “suksesor” bahasa C dan Objective-C yang mendukung pemrograman berorientasi objek dan optimasi dengan modul. Mereka juga menyebut Swift masuk dalam survei Stack Overflow sebagai bahasa pemrograman yang dipakai banyak pengembang. Dalam perjalanannya menjadi proyek open source, Apple memperkenalkan Swift 2 yang membawa perbaruan pada error handling, ekstensi protocol, dan lainnya.
  5. Selama ini Apple memang terkenal selalu bungkam mengenai spesifikasi secara detail chipset mereka yang dibenamkan pada perangkat mobile seperti iPhone dan iPad Pro. Namun mengingat performa yang disajikan perangkat Apple seperti iPad Pro yang sangat memuaskan, pastinya ada rahasia dibalik gaharnya perangkat Apple meski menggunakan CPU dual core. Berkat orang-orang yang bekerja di AnandTech dan Chipworks, kita kini dapat mengetahui seluk-beluk chipset A9X yang dibenamkan pada iPad Pro. Mereka berhasil mengungkap apa saja yang ada pada chipset Apple A9X buatan TSMC. Chipset A9X yang digarap oleh TSMC mengusung desain 16 FinFet dan memiliki ukuran kurang lebih 147mm². Ukuran Chip A9X ini lebih besar dari chip A6X dan A8X, namun lebih kecil ketimbang chip A5X. Selain itu, yang menjadi kekuatan handalnya chip A9x ternyata chip ini memiliki 12 core GPU yang merupakan bagian dari Imagination’s PowerVR 12 cluster Series7, yang bahkan tidak ada dalam roadmap Imagination. Chip A9 menggunakan Imagination 6-core PVR GT7600, tapi A9X masih menjadi teka-teki karena berada di antara 8 core GT7800 dan 16 core GT7900. Memang tidak terlalu mengesankan, tapi bila keduanya digabungkan akan membentuk GPU 12-core dengan bus memory 128-bit, dapat menghasilkan bandwidth memory yang mengesankan, yaitu 51,2GB. Menariknya, orang-orang dibelakang AnandTech dan Chipworks juga mengungkapkan bahwa chipset A9X tidak memiliki L3 Cache. Ada dua kemungkinan pada chip tersebut, menurut AnandTech hal itu bisa dterjadi karena ukuran bandwich memori pada chip, sedangkan alasan satunya Apple tidak membutuhkan L3 Cache untuk menghemat daya.
  6. Apple akhirnya memperluas layman musik berbayar mereka ke perangkat Android, dan aplikasi itu pun sudah bisa diunduh di Google Play Store. Sejak awal dirilis Apple Music memang dibilang tidak ekslusif. Artinya, Apple memang berniat memasarkan aplikasi ini ke sistem operasi lainnya di luar iOS dan Mac. Seperti di iOS, Apple Music untuk Android juga menawarkan akses ke jutaan katalog musik dari Apple. Pengguna diberi tiga bulan akses gratis, setelah itu akan diminta berlangganan senilai USD 9,99 setiap bulannya. Apple Music di Android masih dalam masa beta, yang mungkin masih ada banyak kekurangan dari aplikasi tersebut. Sejumlah pengguna yang sudah mencicipinya mengeluh soal desain, dan performa yang kadang macet. Apple Music sendiri tercatat memiliki lebih dari 15 juta pengguna yang 8,5 juta di antaranya masih dalam status trial, atau dalam periode gratis. Itu semua pengguna dari platform iOS. Dengan hadirnya di Android diprediksi akan ada ledakan pengguna, dan dalam waktu dekat mungkin saja akan bersaing dengan Spotify yang sudah memiliki 20 juta pengguna.
  7. Kendati Apple dikenal sebagai produk masa kini dan banyak digunakan oleh kaum muda, nyatanya untuk urusan membeli perangkat premium ini masih lebih royal para orang tua. Setidaknya ini menurut lembaga riset Slice Intelligence yang melacak data pembelian online. Menurut Slice Intelligence bahwa kaum orang tua pria yang lebih banyak menghabiskan uang untuk belanja iDevice ketimbang wanita. Tiap lelaki berusia 65 tahun ke atas rata-rata merogoh kocek US$ 976 atau setara Rp 13 juta untuk beli perangkat iOS secara online, sementara kaum wanita di usia yang sama hanya menghabiskan US$ 667 atau Rp 9,1 juta. Tercatat orang tua usia 65 tahun ke atas dan usia antara 35 dan 44 tahun merupakan pelanggan iPad terbesar. Sementara iPhone, MacBook Air, MacBook Pro, dan Apple TV memiliki pelanggan mayoritas usia 25 hingga 34 tahun. Lalu pengguna Apple Watch terlacak digunakan lebih banyak oleh konsumen usia 35 sampai 44 tahun, serta layanan Apple Music digandrungi oleh kawula muda usia 25 sampai usia menengah 34 tahun. Terlepas dari basis pengguna Apple yang mayoritas penggila teknologi dan kaum muda, kepala pemasaran Slice Intelligence, Jaimee Minney membeberkan dua teori mengapa orang tua rela menghabiskan uang membeli produk Apple. "Orang tua kemungkinan masih baru terhadap produk Apple. Mereka belum pernah membelanjakan uangnya untuk perangkat semahal itu," tutur Minney, mengutip CNN. Teori keduanya adalah kemungkinan mereka membeli produk Apple sebagai pemberian hadiah untuk orang lain. Minney menambahkan, hal ini bisa dikatakan sebagai prestasi mengagumkan dari Apple untuk bisa menarik perhatian konsumen dari segala usia.
  8. Facebook telah mulai bersikeras untuk meminta karyawannya menggunakan ponsel Android ketimbang iPhone. Hal ini semata-mata dilakukan demi bisnis mereka di negara berkembang. Head of Product Facebook Chris Cox telah memulai memberikan instruksi tegas kepada karyawan untuk menggunakan ponsel Android. "Saya telah memberikan mandat agar mereka menggunakan Android ketimbang iPhone," ujarnya. Keputusan ini merupakan jalan praktis untuk memperluas basis pengguna di pasar negara berkembang, dimana sejumlah besar pengguna ponsel di kawasan ini lebih memilih menggunakan Android. "Sehingga mereka dapat melaporkan bug dan pengalaman yang sama dengan sebagian besar pengguna Facebook, khususnya di negara tersebut," katanya, seperti dikutip IB Times. Satu hal yang belum terungkap apakah seluruh karyawan di Facebook dipaksa untuk menggunakan ponsel Android. Namun, hal ini menunjukkan bahwa perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg tersebut tidak ingin kehilangan pasarnya di pasar negara berkembang seperti India dan China. Android tidak diragukan lagi sebagai platform ponsel terkemuka di dunia saat ini dengan lebih dari 1,4 miliar pengguna aktif di seluruh dunia, namun Apple iOS juga memiliki sejumlah pengguna yang lumayan signifikan untuk melawan platform open-source Google. Seorang pegawai Facebook, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan kepada IBTimes bahwa instruksi baru telah beredar untuk karyawan Facebook di Amerika Serikat. Facebook memiliki lebih dari 1,49 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia, tetapi ketika datang ke pasar negara berkembang, jejaring sosial ini belum digunakan oleh banyak orang. India sendiri memiliki populasi lebih dari 1,25 miliar tetapi hanya ada sekitar 130 juta pengguna Facebook di negara tersebut.
  9. Layar pada smartphone adalah komponen penting yang rawan pecah. Kaca yang melapis bagian ini sering pecah atau retak setelah perangkat terjatuh dan mendarat persis di sisi muka. Apple selaku pabrikan salah satu smartphone terpopuler rupanya menyadari dan berusaha mencari solusi untuk permasalahan di atas. Pabrikan gadget asal AS itu belakangan diketahui mengajukan paten untuk semacam "teknologi pengaman layar" yang akan melindungi smartphone apabila terlepas dari genggaman pengguna. Cara kerjanya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari BGR, Senin (26/10/2015), melibatkan empat lempeng "pegas" kecil yang disembunyikan di bagian-bagian pinggir layar. Sebuah sensor secara otomatis akan mendeteksi apabila ponsel terjatuh. Keempat pegas kecil tadi akan langsung muncul dan berfungsi layaknya "shockbreaker", mencegah layar mencium lantai sekaligus meredam guncangan. Setelah sensor menyimpulkan bahwa smartphone sudah "aman", pegas pun disimpan kembali dengan sendirinya. Meski terdengar menarik, seperti teknologi lain yang masih berupa paten, pengembangan mekanisme pengaman layar ini tak diketahui pasti. Masih belum jelas pula apakah ia akan benar-benar diterapkan di produk jadi atau tidak.
  10. Pada ajang WSJD yang diselenggarakan Wall Street Journal, Tim Cook mengaku bahwa hingga kini sudah 15 juta pengguna Apple Music. Dari 15 juta pengguna, 6,5 juta di antaranya sudah membayar untuk mengunakan layanan tersebut. Sedangkan 8,5 juta di antaranya masih dalam masa mencicipi versi gratisan. Dengan 6,5 juta pelanggan berbayar artinya Apple Music tinggal selangkah lagi mengalah Spotify, layanan serupa yang sudah dipasarkan sejak beberapa tahun terakhir. Jika mengaca data yang dirilis Statiska, saat ini Spotify memiliki 20 juta pelanggan berbayar, tepat di bawahnya Apple Music dengan 6,5 juta, kemudian Deezer 6,3 juta pengguna. Layanan musik streaming belakangan memang semakin populer. Di Indonesia, sudah ada beberapa layanan serupa yang baru saja dirilis, misalnya saja Joox milik grup Tencent asal China. Kemudian ada juga Volup yang sepenuhnya buatan lokal. Telkomsel juga ikut di industri tersebut dengan menciptakan Langit Musik. Ini berarti layanan musik streaming memang cukup menjanjikan, dan Apple pernah menargetkan Rp 16,4 triliun dari Apple Music. Pengguna Apple Music diminta membayar US$ 9,99 per bulan atau US$ 14,99 untuk langganan versi keluarga. Kabarnya Apple menargetnya punya 100 juta pelanggan berbayar hingga akhir 2015. Dengan jumlah pengguna sebanyak itu, berarti Apple setidaknya bisa meraih USD 1 miliar setiap bulan atau 12 miliar per tahun, yang jika dirupiahkan menjadi sekitar Rp 16,4 triliun (kurs Rp 13,796).
  11. Untuk pertama kalinya, Presiden RI, Joko Widodo akan menyambangi lembah silikon atau Silicon Valley dimana tempat tersebut merupakan markas besar raksasa teknologi seperti Google, Micosoft, dan lain-lain. Kunjungan Presiden RI ini akan dimulai pada tanggal 25 – 30 Oktober mendatang, dengan agenda membahas sejumlah investasi bidang teknologi di Indonesia. Kunjungan presiden Joko Widodo akan berlangsung selama lima hari di kota Washington dan San Fransisco dengan agenda membahas investasi teknologi serta membangkitkan ekonomi untuk wilayah Asia Tenggara. Presiden Jokowi sendiri telah mengatur jamuan makan malam khusus untuk bertemu dengan CEO Apple, Tim Cook guna membahas investasi timah di Indonesia. Seperti yang diketahui, Indonesia merupakan negara eksportir timah terbesar di dunia dan kepulauan Bangka Belitung yang menjadi wilayah tambang terbesar. Sedangkan Apple sendiri tertarik dengan industri timah, karena produk iPhone terbarunya menggunakan bahan timah untuk bahan casing-nya. “Apple ingin berinvestasi dalam industri timah di Bangka-Belitung,” ujar Menteri Pertahanan, Luhut Pandjaitan, yang akan menemani Presiden Jokowi pada kunjungan ke Silicon Valley. “Mereka ingin mendapatkan timah langsung dari sumbernya.” tambahnya pada sebuah komentar. Selain akan mengunjungi markas besar Apple, Presiden Jokowi juga akan bertemu dengan pimpinan perusahaan raksasa teknologi lainnya seperti Google, Facebook, dan Microsoft. Pada pertemuannya dengan petinggi Google, Jokowi akan membahas pembangunan infrastruktur pendukung distribusi jaringan internet ke wilayah Papua dan wilayah yang kurang mendapatkan akses internet lainnya menggunakan balon pintar milik Google. Sementara kunjunganya dengan eksekutif Facebook dan Microsoft akan membahas kerja sama untuk mewujudkan kerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di Indonesia, guna membangun pusat pendidikan teknologi yang akan menjadi pusat teknologi negara. “Investasi di Indonesia, tetapi Investor juga harus menghormati peraturan di negara Indonesia,” kata Luhut. “Kami tidak ingin mengganggu kontrak yang ada. Tapi ketika kontrak berakhir, maka itu milik kita.” tambahnya pada sebuah wawancara yang diselenggarakan di kantornya. Tak hanya itu saja, kunjungan Presiden Joko Widodo ke Amerika Serikat juga bakal kunjungi petinggi perusahaan raksasa lain, seperti petinggi Freeport. Tak lupa pula, President Jokowi juga bertemu dengan presiden AS, Barack Obama, untuk membahas sejumlah konflik yang sedang terjadi, seperti ISIS, dll.
  12. Di dunia teknologi, Intel memang sangat dikenal sebagai perusahaan prosesor kelas dunia yang membuat prosesornya dengan kualitas yang baik. Kali ini marak beredar pemberitaan tentang Intel dan Apple yang sedang menjalankan kolaborasi untuk menghadirkan produk terbaru dari Apple. Intel digosipkan bakal menjadi perancang chip A terbaru untuk smartphone selajutnya dari Apple. Smartphone terbaru dari Apple yang dimaksud adalah iPhone 7 yang gosipnya bakal meluncur tahun depan. Dengan terjalinnya kolaborasi Intel dan Apple, menandakan bahwa kerja sama Apple dan Qualcomm akan berakhir. Selama ini Apple dan Qualcomm bekerja sama hadirkan chip untuk iPhone dan iPad. Intel sendiri mengerahkan 1000 pekerjanya untuk membuat Intel 7360 LTE terbaru untuk iPhone 7. Chip Intel 7360 LTE sendiri memiliki fitur yang mendukung jaringan 4G hingga kecepatan 450mbps. Hal itu dilakukan Intel agar mencapai permintaan yang diharapkan oleh Apple. Namun kerja sama antara Apple dan Intel ini belum menemui titik final. Jika Intel memenuhi apa yang dibutuhkan Apple, maka kerja sama akan berlanjut untuk menghadirkan iPhone 7. Sementara itu, chip Intel 7360 LTE yang mendukung radio frekuensi 29 LTE band ini dikabarkan bakal segera dirilis pada akhir tahun 2015 dan segera ditanamkan pada smartphone tahun 2016 mendatang. Sebelumnya, chip A9 yang mengotaki iPhone 6s dan iPhone 6s Plus merupakan hasil produksi Samsung dan TSMC.
  13. Dalam industri teknologi, perusahaan-perusahaan seperti Apple, Google dan pemain lainnya "dipaksa" untuk terus berinovasi. Namun bagi pendiri Apple, Steve Wozniak, inovasi bukan hanya sekadar membuat produk yang berbeda dan baru. Hal itu disampaikan Woz -sapaan akrab Wozniak-, dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, saat berbicara soal inovasi di dalam Apple dan bagaimana Steve Jobs yang juga merupakan pendiri perusahaan tersebut, melihat inovasi. "Level inovasi di Apple sangat tinggi, tapi ada orang-orang yang berpikir inovasi sebagai kategori brand baru," tutur Wozniak. Menurut Woz, inovasi itu sebenarnya adalah memastikan semua aspek dari sebuah produk bekerja dengan baik dan semua orang dapat memahami bagaimana menggunakannya. Jobs, katanya, sangat mengerti dengan gagasan tersebut. "Dengan kata lain, masukkan keseimbangan dari fitur-fitur terbaik dan Anda tidak perlu menjadi kamera top di dunia, prosesor paling cepat di dunia, atau memiliki daya tahan baterai terlama. Anda hanya perlu menjadi yang terbaik di setiap kategori," ungkap Woz. Lebih lanjut, Woz melihat kemiripan Chief Executive Officer (CEO) Tesla, Elon Musk, dengan sejumlah karakteristik Jobs. Ia meyoroti kreativitas Musk dan Jobs dalam berinovasi. "Steve Jobs membuat iPhone dan memastikan bagaimana setiap detail kecil harus tepat baginya. Kemudian iPhone lahir dan menjadi sebuah transformasi yang indah. Sedangkan Elon (Musk) membuat sebuah mobil untuk dirinya, Tesla Model S, dan berhasil mengambil alih dunia," jelas inventor teknologi tersebut
  14. Pihak yang mengajukan tuntutan kepada Apple ini adalah Wisconsin Alumni Research Foundation (WARF), WARF mendaftarkan tuntutan kepada Apple sejak bulan Januari 2014 lalu, untuk hak paten yang sudah terdaftar sejak tahun 1998. Juri di Pengadilan Madison, Wisconsin, Amerika Serikat menyatakan bahwa paten tersebut terbukti milik Universitas Wisconsin-Madiso dan Apple dinyatakan bersalah karena menggunakan teknologi pada paten tersebut tanpa izin. Teknologi tersbut merupakan teknologi yang dapat membuat tingkat efisiensi prosesor meningkat. Dengan terbukti bersalah, Apple kini menghadapi tuntutan berupa denda besar yang nilai maksimumnya dapat mencapai $862 USD atau sekitar Rp 11,4 triliun ( 1 Dollar = Rp13.333). Namun jumlah tersebut belum ditentukan oleh pengadilan, karena nantinya pengadilan yang menentukan jumlah besaran denda yang dihadapi Apple. Juri pengadilan Wiconsis menyatakan bahwa teknologi tersebut telah diterapkan pada chip milik Apple yakni A7, A8, dan A8X yang merupakan otak dari perangkat iPhone 5s, iPhone 6, dan iPhone 6 Plus. Tak hanya perangkat iPhone saja yang menggunakan chip itu, beberapa perangkat iPad juga menggunakan chip itu sebagai otaknya, seperti yang dilansir dari Reuters, Rabu (14/10/12). Selain beberapa chip tersebut, baru-baru ini pihak WARF juga bakal melayangkan tuntuan pada chip teranyar milik Apple, yakni chip A9 dan A9X yang disematkan pada perangkat mobile teranyar milik Apple, yakni iPhone 6s, iPhone 6s Plus, dan iPad Pro. Sebelumnya pihak WARF juga pernah melayangkan tuntutannya kepada Intel Corp pada tahun 2008 lalu, namun keduanya sepakat untuk menghentikan kasus itu dan memilih jalan damai.
  15. Semakin lama semakin banyak benda-benda disekitar kita menjadi lebih pintar. Ya, perkembangan teknologi membuat benda-benda bahkan aksesoris yang sering kita gunakan pun bisa menjadi perangkat pintar. Mulai dari jam tangan pintar, gelang pintar, kaca mata pintar, dan kini bahkan akan segera hadir cincin pintar. Ya, bukan tidak mungkin di masa depan cincin akan menjadi sebuah perangkat pintar yang memiliki fungsi-fungsi layaknya gelang pintar atau jam tangan pintar. Seperti yang dilansir dari Telegraph, Senin (12/10/2015), perusahaan raksasa teknologi asal Cupertino, Apple, dikabarkan bakal menggarap sebuah cincin pintar yang disebut iRing. Spekulasi bermula dari sebuah hak paten yang didaftarkan oleh Apple, yang kemudian dipublikasikan oleh kantor US dan Patent dan Trademark Office. Bentuk perangkat baru yang dipatenkan oleh Apple itu berbentuk seperti sebuah cincin yang memiliki ukuran sedikit lebih besar (Namun tidak seperti batu cincin). Ya, karena berupa cicin pintar, iRing dilengkapi dengan sebuah layar kecil yang bisa dioperasikan menggunakan jempol. Cincin pintar ini kemungkinan memiliki beberapa aplikasi dan memilki sebuah mikrofon dan sebuah kamera kecil. Seperti aksesoris pintar lainnya, cincin ini kemungkinan juga dapat terhhubung dengan iPhone layaknya Apple Watch. Fitur-fiturnya juga tak berbeda jauh dari perangkat Apple Watch, yakni dapat mendeteksi tinggat kebugaran penggunanya. Tak hanya itu saja, kemungkinan perangkat ini juga dapat digunakan sebagai pengendali jarak jauh untuk mengendalikan peralatan elektronik lain. Karena ini masih berbentuk paten, kemungkinan pengerjaan hingga perilisannya masih membutuhkan waktu yang cukup lama. Dengan hadirnya cincin pintar iRing, Apple telah melakukan inovasi baru yang menambah jenis perangkat pintar baru.
  16. Periode tiga bulan terakhir ini bukan waktu yang baik bagi lini produk Mac, seperti laptop MacBook dan desktop iMac. Untuk pertama kali. Apple mencatatkan penjualan yang menurun untuk semua produk komputernya tersebut. Dalam laporan yang dikeluarkan oleh Wall Street Journal, penjualan produk Mac milik Apple turun dibandingkan periode yang sama di tahun 2014. Secara keseluruhan menurut analisa dari IDC, di kuartal terbaru ini pengapalan PC menurun 10.8 persen menjadi 71 juta unit saja. Tentu Apple masih mendominasi, walaupun secara grafik menurun. Diketahui, jumlah pengapalan Mac menurun menjadi 3,4 persen dengan estimasi perbandingan 5,3 juta di kuartal ini dengan 5,5 juta di kuartal yang sama tahun sebelumnya. Bahkan saat pengiriman Apple Mac melambat, produsen PC lainnya bernasib lebih buruk lagi, yang kabar baiknya berarti bahwa pangsa pasar keseluruhan Apple pada kuartal ketiga naik ke 7,6 persen, dibandingkan kuartal ketiga tahun lalu yang mencapai 6,4 persen. Kendati demikian, ini menjadi kinerja terburuk Apple sejak kuartal ketiga 2013. Apple memang sebelumnya sudah mampu mengatasi penjualan komputer jinjing dan PC yang lebih baik ketika pasar ini terus mengalami pelemahan dari tahun ke tahun. Setidaknya saat ini, Apple perlu berpikir keras agar bisa menghadapi penurunan yang diperkirakan akan terjadi hingga tahun 2017. Perusahaan berbasis di Cupertino ini sendiri, termasuk rajin menghadirkan lini terbaru di jajaran Mac. Termasuk menjual New MacBook dengan bobot yang lebih ringan dengan fitur USB-C.
  17. Meski dilaporkan ada beberapa kendala, masalah yang menghampiri iPhone 6s di awal kehadirannya tidaklah terlalu menghebohkan. Hal tersebut, ternyata, bisa terjadi karena Apple memiliki sebuah tim "rahasia" yang siap menangani laporan masalah dari batch pertama setiap iPhone buatannya itu.Informasi mengenai tim rahasia ini untuk pertama kalinya terungkap tahun lalu. Dalam sebuah wawancara dengan mediaBloomberg."Beberapa jam setelah ponsel baru dirilis, kurir mulai membawa produk rusak dari toko retail Apple ke kantor pusat di Cupertino, California. Dalam ruangan pengujian, tim teknisi pembuat iPhone yang sama berusaha untuk menyelesaikan masalah tersebut," tulis Bloomberg."Mereka mengambil bagian untuk mendiagnosa apa yang terjadi," lanjutnya.Meski baru diungkap saat ini, program perbaikan cepat tersebut sebenarnya sudah ada sejak tahun 1990-an. Program ini bertugas untuk mencari jawaban dari masalah yang ada dan melakukan koordinasi dengan rantai penjualan global Apple."Ia disebut sebagai early field failure analysis atau EFFA," katanya.Biasanya, di masa-masa awal kemunculan iPhone, ada sebuah masalah heboh yang menghampiri perangkat tersebut. Yang terbaru, ada di iPhone 6. Kala itu, banyak yang melaporkan ponsel itu bengkok saat ditaruh di saku celana belakang.Masih segar juga di ingatan, adanya masalah antena di iPhone 4. Saat itu, banyak pengguna mengaku kehilangan sinyal, ketika tangan menyentuh antena. Bahkan, masalah tersebut sampai mendapatkan judul "Antennagate".Di iPhone 6s sendiri, sebenarnya sudah ada beberapa masalah. Kendala-kendala yang banyak dikeluhkan di forum Apple support adalah fitur Touch ID, 3D Touch, dan speaker di iPhone 6S dan 6S Plus.Untungnya, tim tersebut sudah berhasil menyelesaikan masalah, sebelum menjadi terlalu heboh. Sejauh ini, masalah-masalah tersebut tampaknya berhasil diselesaikan menggunakan pembaruan software daripada penggantian hardware.
  18. Apple mengakuisisi perusahaan VocallQ bertujuan agar layanan Siri dapat meningkat. VocallQ sendiri merupakan sebuah perusahaan yang mengembangkan software kecerdasan buatan atau AI untuk pengolahan bahasa alami. Dengan teknologi yang dimiliki oleh VocallQ, maka Siri kedepannya akan dapat lebih mengenali bahasa alami manusia secara lebih baik. VocallQ memang sejak awal telah memfokuskan diri pada pengembangan software pengolahan bahasa alami, berarti produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan untuk memudahkan sebuah perangkat komputer maupun perangkat mobile untuk dapat mengenali pembicaraan penggunanya layaknya sesama manusia. Semakin sering Anda menggunakan aplikasi ini, maka kecerdasan pada aplikasi tersebut akan semakin pintar karena merekam riwayat-riwayat percakapan. Siri juga akan mengenali diri Anda lebih ketika Siri sering Anda gunakan. Percakapan dengan Siri pada waktu sebelumnya merupakan proses belajar yang kedepannya dijadikan sebagai sumber informasi baru. Dengan mengakuisisi VocallQ, Siri siap bersaing adu kecerdasan dengan para rivalnya, yakni Google Now dan Cortana. Semakin cerdasnya layanan asisten digital semacam Siri, tentunya semakin mempermudah aktivitas manusia sehari-hari.
  19. Egosentris dan perfeksionis yang dimiliki mendiang Steve Jobs memang tak pandang bulu dan tak mengenal waktu. Ia pernah 'meneror' pimpinan teknisi Google hanya untuk mengerjakan satu hal kecil. Mantan Wakil Presiden Teknis Google, Vic Gundotra yang memiliki tanggung jawab seputar aplikasi mobile, pernah berkisah di dalam laman Google Plus-nya mengenai bagaimana ia 'diusik' oleh Jobs. Kala itu hari Minggu, 6 Januari 2008, Vic tengah menghadiri acara keagamaan di gereja dan ia menyadari ponselnya bergetar ada panggilan masuk dengan Caller ID tak dikenal. Vic pun mengacuhkannya. "Tak lama ketika saya hendak pulang, ada pesan berbunyi 'Vic, bisakah kamu menelepon saya saat di rumah? Ada hal penting yang ingin saya bicarakan'," kisah Vic. Apa yang Vic lakukan? Sudah tentu ia langsung menelepon Jobs saat itu juga setelah melihat pesannya. "Hai Steve, ini aku Vic. Maaf, saya tidak menjawab panggilan Anda sebelumnya, karena aku berada di gereja, dan nomor ID panggilan tidak diketahui, jadi saya tak mengangkatnya," katanya. Jobs tertawa, dia mengatakan,"Vic, kecuali ID itu bernama 'Tuhan', Anda tak harus selalu mengangkatnya." Vic tentu saja hanya tertawa, gugup. Karena tak biasanya Jobs memintanya menelpon ke rumahnya dan di hari minggu pula. Dia tentu saja bertanya-tanya, apa yang begitu penting? "Jadi Vic, kami memiliki masalah mendesak, salah satu yang perlu saya tangani segera. Aku sudah menugaskan seseorang dari tim saya untuk membantu Anda, dan saya berharap Anda dapat memperbaiki ini besok" kata Jobs . "Saya telah mengecek logo Google untuk iPhone dan saya tidak menyukainya. Warna gradasi kuning pada huruf 'O' kedua dari tulisan Google tidak tepat," kata Jobs di ujung telepon tujuh tahun lalu. Tentu Vic merasa sanggup. Tak lama, ia menerima pesan email dari Jobs dengan subjek "Icon Ambulance". Jobs, dikenal sebagai pribadi yang getol menelepon siapapun yang menurutnya bertanggung jawab dalam produk atau masalah tertentu untuk segera diperbaiki. Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, Jobs pernah bertutur bahwa inovasi biasanya datang dari orang-orang yang sedang berbincang di malam hari sekitar pukul 10.30 dengan membawa ide baru, atau karena mereka sadar akan sesuatu 'hebat' di tengah perbincangan sebuah masalah. "Peran saya sebagai penanggung jawab semua aplikasi mobile Google salah satunya memang harus berhadapan dengan Jobs. Itu merupakan satu dari keuntungan pekerjaan saya," ungkap Vic. Ya, diam-diam Vic mengagumi sosok Jobs dan Apple sebagai perusahaan besar. Ia mengaku jatuh hati dengan Apple II sejak usianya 11 tahun. "Walau saya bekerja selama 15 tahun degan Bill Gates di Microsoft, saya menyimpan kekaguman besar terhadap Jobs dan apa yang telah Apple berhasil lahirkan," lanjut Vic. Dari pengalamannya ini, Vic mengatakan ia telah mendapat sebuah pelajaran penting. Peran CEO dituntut untuk memerhatikan detil. Bahkan gradasi warna kuning sekalipun.
  20. Sekitar akhir Agustus 2011, Apple memberikan pengumuman yang mengejutkan. Perusahaan teknologi itu tak lagi dipimpin oleh Steve Jobs, setelah legenda lembah silikon valley ini mengundurkan diri sebagai CEO Apple. Kali ini bukan karena hasil konspirasi hingga akhirnya Jobs tak lagi memimpin Apple, namun dia sudah merasa lemah dan tak mampu lagi memenuhi kewajibannya sebagai bos tertinggi di raksasa teknologi itu. Jobs menyerahkan pucuk pimpinan kepada Tim Cook, yang sebelumnya memikul tanggung jawab Direktur Operasional Apple. Memang sejak divonis menderita kanker pankreas, kosentrasi Jobs terpecah. Bahkan sebelum melakukan operasi cangkok hati, dia sudah berstatus cuti sejak 15 januari 2011. "Saya selalu berkata, jika ada hari di mana saya tidak dapat lagi memenuhi tanggung jawab dan ekspektasi sebagai CEO Apple, saya akan menjadi orang pertama yang mengatakan hal tersebut. Sayangnya hari itu telah tiba. Saya dengan ini mengundurkan diri sebagai CEO Apple," potongan isi surat pengunduran dirinya kepada Board Director dan Komunitas Apple. Sebuah firasat? Bisa jadi. Tak lama setelah mundurnya Steve Jobs, saham Apple langsung turun, karena kurang percaya pada prospek Apple tanpa komando utama dari Jobs. Dua bulan setelahnya, awal Oktober 2011. Apple menggelar acara spesial. Tepatnya tanggal 4 Oktober 2011 di kampus Apple. Panggung tak terlalu besar itu menjadi awal kemunculan iPhone 4s, tapi untuk pertama kalinya tanpa kehadiran Jobs. Ya, bukan Jobs yang menguasai panggung tersebut atau membuka acara dengan segala karismanya. Hanya ada Cook, Phill Schiller dan eksekutif Apple lainnya yang bergantian memperkenalkan iPhone 4s. Bahkan ada yang mengatakan ketika iPhone 4s diumumkan, gemuruh tepuk tangan yang hadir pada saat itu tak seperti biasanya. Sebuah firasat lainnya? Bisa jadi. Dan firasat itu, sialnya, harus menjadi kenyataan. Rabu 5 Oktober malam waktu setempat atau Kamis 6 Oktober 2011 waktu Indonesia, Apple mengumumkan wafatnya mantan CEO dan pendiri Apple, Steve Jobs. "Apple sangat kehilangan seorang yang visioner, kreatif dan jenius dalam dunia teknologi," demikian pernyataan resmi Apple. "Kami semua sangat kehilangan Steve Jobs sebagai sahabat dan guru yang menginspirasi. Steve mewariskan semangat pantang menyerah untuk membangun Apple, dan itu sangat menginspirasi kami semua." Empat tahun sudah kejadian itu berlalu, dan banyak orang terus mengenangnya sebagai 'penemu' layaknya Thomas Alva Edison dengan lampu pijarnya dan pantas disebut sebagai orang paling visioner dalam industri teknologi di dua dekade terakhir.
  21. Apple diketahui sedang membangun mobil pintar bertenaga listrik dan diam-diam mereka sudah memasang target pengiriman produk itu di pasar untuk komersialisasi. Apple telah menetapkan target pengiriman unit pada 2019 mendatang. Proyek ini diberi kode Titan dan dikerjakan oleh tim khusus. Apple menghabiskan lebih dari setahun untuk menyelidiki kelayakan mobil mereka Apple, termasuk melakukan pertemuan dengan dua kelompok pemerintah di California, Amerika Serikat. Pada Agustus lalu, seorang sumber terpercaya mengatakan kepada Reuters bahwa Apple sedang mengembangkan mobil pintar dan memelajari teknologi mengemudi secara otomatis tanpa kendali sopir. Namun, sumber The Wall Street Journal mengatakan, mobil listrik yang dikembangkan Apple sejauh ini tidak direncanakan untuk otonom. Appl secara konsisten terus merekrut teknisi dan pemrogram komputer terbaik untuk mewujudkan mimpi mobil pintar. Tahun ini perusahaan itu telah merekrut Megan McClain, mantan karyawan Volkswagen yang punya keahlian dalam teknologi mengemudi otomatis. Kemudian ada nama Vinay Palakkode, seorang peneliti pascasarjana di Carnegie Mellon University, sebuah pusat penelitian mengemudi otomatis. Selain itu, Apple juga merekrut sejumlah karyawan senior dari produsen mobil listrik Tesla Motors.
  22. Perusahaan Apple dilaporkan telah mengajukan permohonan paten untuk sistem sel bahan bakar yang mampu memberi daya perangkat MacBook agar tahan berhari-hari. Di dalam permohonan paten, Apple menjelaskan sumber daya internal kecil yang mungkin menambah bobot laptop MacBook. Tujuannya sederhana, agar MacBook bisa bertahan berhari-hari, bahkan diklaim berminggu-minggu tanpa pengisian ulang. Mengutip situs Wired, paten Apple itu mengacu secara spesifik untuk alat charger MagSafe khusus MacBook, sehingga untuk saat ini teknologi tersebut belum akan digunakan untuk handset iPhone atau iPad. Sementara 9to5Mac mewartawakan, paten teknologi yang diajukan Apple juga menjabarkan sejumlah sumber bahan bakar potensial dan semuanya dicampur dengan hidrogen dan zat oksidasi seperti oksigen dan air. Tak hanya itu, Apple juga memasukan bahan bakar potensial seperti borohidrida, silkat sodium, lithium hidrida, magnesium hidrida, hidrokarbon, dan cairan hidrogen. Keuntungan menggunakan sistem sel bahan bakar seperti ini diyakini perusahaan adalah sekali pengisian daya, ia mampu bertahan dalam durasi yang panjang. Berbeda dengan baterai biasa yang memang harus diisi secara berkala tiap harinya. Diketahui Apple telah mengajukan sejumlah paten yang berhubungan tentang sistem sel bahan bakar, salah satunya paten tahun 2011 yang menjelaskan sistem serupa, serta di Maret lalu yang isinya cukup rinci tentang sistem sel bahan bakar eksternal untuk perangkat mobile. Sementara muncul rumor bahwa perusahaan Intelligent Energy yang bersemayam di Loughborough, Inggris telah menjalin kemitraan dengan Apple untuk mengembangkan teknologi tersebut untuk iPhone generasi selanjutnya. Pimpinan Intelligent Energy, Henry Wizard enggan mengkonfirmasi soal rumor tersebut. "Ini langkah besar sebab Anda bergerak ke teknologi baru dan harus memberi konsumen produk yang nyaman," katanya kepada media Telegraph.
  23. Para petinggi perusahaan besar dunia tak hanya dikenal sebagai sosok yang mempunyai pemasukan tinggi. Sosok seperti Bill Gates, Elon Musk ataupun Larry Page kerap menyisihkan sebagian kekayaannya untuk kegiatan amal. Hal ini pun tak terkecuali dilakukan oleh seorang CEO Apple Tim Cook. Cook memang tidak mempublikasikan kegiatan amalnya. Namun menurut laporan yang diterima oleh lembaga Securities and Exchange Comission (SEC) Amerika Serikat, Cook diketahui telah mendonasikan sebanyak 50 ribu saham Apple miliknya untuk sebuah kegiatan amal yang dirahasiakan. Jumlah dana yang disumbangkan itupun tentunya tidak sedikit. Terlebih saat ini nilai saham Apple termasuk salah satu yang tertinggi. Dengan jumlah mencapai 50 ribu lembar saham, maka nilainya setara dengan uang sejumlah 6,5 juta USD atau 85,9 miliar rupiah. Dan Cook pun dikabarkan tidak mengambil uang sepeserpun dari penjualan saham untuk amal ini. Cook merupakan seorang CEO Apple yang menggantikan posisi mendiang Steve Jobs. Dan pada tahun ini, Cook pun memperoleh gelar sebagai World’s Greatest Leader oleh majalah Fortune.
  24. Apple Inc adalah pengembang dan pendistribusi iOS. iOS adalah sebuah pondasi dan sebuah sistem operasi mobile dari beberapa perangkat Apple. Perangkat Apple yang menggunakan iOS : iPad, iPhone, iPod Touch, dan Apple TV. Pada Maret 2008 sistem operasi mobile dari Apple tidak mempunyai nama resmi, tetapi dinamai iPhone OS ketika diperkenalkan pada pertama kali. Dan pada Juni 2010 iPhone OS berganti nama menjadi iOS, dan iPhone sudah bukan lagi satu-satunya perangkat yang menggunakan iOS.
  25. Setelah menggelar penjualan perdana iPhone 6s dan iPhone 6s Plus pada 25 September lalu, Apple mengumumkan bahwa mereka mencatat rekor baru dengan menjual 13 juta unit dua model iPhone terbaru selama akhir pekan lalu. Jika dirata-ratakan maka ada 3 ribu iPhone 6s yang terjual per menit atau 50 unit iPhone 6s tiap detiknya. Jumlah tersebut merupakan penjualan iPhone baru dari konsumen yang melakukan pemesanan awal (pre-order) dan penjualan di toko retail pada akhir pekan lalu di 12 negara, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, Kanada, Australia, Selandia Baru, Singapura, Hong Kong, Jepang, Puerto Rico, dan China. Tahun 2014 lalu, Apple berhasil menjual 10 juta unit iPhone 6 dan iPhone 6 Plus pada akhir pekan pertama penjualan perdana dua perangkat tersebut. “Penjualan iPhone 6s dan iPhone 6s Plus sangat fenomenal, mengalahkan seluruh penjualan pada akhir pekan pertama dalam sejarah Apple,” kata CEO Apple Tim Cook dalam sebuah pernyataan. “Umpan balik dari pelanggan sangat luar biasa dan mereka mencintai 3D Touch dan Live Photos.” Apple menyematkan fitur baru bernama 3D Touch pada iPhone 6s di mana layar mampu mendeteksi seberapa lama dan keras pengguna menyentuh layar. Misal, jika pengguna menahan sentuhan pada sebuah alamat pada pesan email, maka iPhone baru akan memberi informasi peta dari alamat itu. Fungsi ini mirip dengan fitur “klik kanan” pada komputer pribadi yang memberi pilihan untuk melakukan aksi yang lebih kayar pada sistem komputasi. iPhone 6s dan 6s Plus juga memakai prosesor yang lebih cepat dan efisien, serta kamera yang resolusinya ditingkatkan menjadi 12 megapixel dari 8 megapixel. Perusahaan akan membuka penjualan berikutnya di 40 negara pada 9 Oktober mendatang.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy