Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'amerika'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN
  • Anak Jaksel's Anak Jaksel

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 155 results

  1. Pada 25 Agustus 2016, National Park Service, lembaga federal pengelola situs-situs taman nasional di Amerika Serikat, berulang tahun ke-100. Dalam seabad beroperasinya, NPS yang menaungi 411 situs di seluruh Amerika tentu tak lepas dari sejumlah tantangan. Simak dalam liputan tim VOA berikut ini.
  2. ISIS di mana-mana dan Amerika harus lumpuh dengan rasa takut. ISIS adalah di Ferguson, mereka berada di Twitter, mereka berada di Irak dan Suriah, dan mereka menyeberangi perbatasan selatan dipertahankan kami. Mereka bisa membawa Ebola ke negara itu. Berhenti, berhenti, berhenti! Berikut adalah ungkapan yang saya ingin semua orang Amerika untuk menghafal dan melafalkan sering: ISIS Apakah Classic PSYOPS PSYOPS atau Psikologis Operasi: "operasi yang direncanakan untuk menyampaikan informasi yang dipilih dan indikator untuk penonton asing untuk mempengaruhi emosi mereka, motif, alasan obyektif, dan akhirnya perilaku pemerintah asing, organisasi, kelompok, dan individu Tujuan dari operasi psikologis untuk menginduksi. atau memperkuat sikap dan perilaku yang menguntungkan asing dengan tujuan pencetus ini juga disebut PSYOP Lihat juga operasi psikologis konsolidasi,.. damai terbuka program operasi psikologis, manajemen persepsi. Apa terletak Depan? ISIS, ciptaan CIA, sedang diperjuangkan baik sebagai perencana dan eksekutor dari serangkaian operasi bendera palsu yang dirancang untuk mengobarkan publik Amerika untuk menerima pergi ke Suriah. Apakah ini tidak hanya bau seperti pos 9/11 Amerika ketika kami menggunakan emosi acara untuk menjual orang-orang Amerika pada kebutuhan untuk menyerang Irak, yang tidak ada hubungannya dengan 9/11 serangan?
  3. Tony Abbott Media di Indonesia kini diramaikan dengan dua berita yaitu konflik Polri versus KPK dan rencana eksekusi mati terpidana kasus narkoba warga negara Australia. Persoalan konflik di tataran nasional kini telah diredakan oleh Presiden Jokowi dengan membatalkan pencalonan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon Kapolri dan mengajukan Komjen Badrodin Haiti sebagai calon baru. Presiden juga mengeluarkan Keppres memberhentikan sementara Ketua KPK Abraham Samad dan Wakil Ketua Bambang Widjojanto, serta mengeluarkan Perppu menunjuk tiga orang sebagai Plt KPK. Walau kemelut ini belum selesai tetapi paling tidak getaran berupa ancaman terhadap stabilitas keamanan telah mereda. Kesimpulannya masalah nasional lebih mudah diredakan dengan keputusan yang bijak dan dikomunikasikan dengan baik. Kini menurut penulis, ada hal penting lain yang harus diperhatikan oleh presiden serta unsur polisi dan militer Indonesia (TNI). Penulis mengamati dan mempelajari keberatan pemerintah Australia dengan rencana eksekusi mati dua tokoh pedagang narkoba yang dikenal kelompok Bali Nine. Dua terpidana mati WN Australia telah ditolak grasinya oleh Presiden Jokowi. Bahaya yang penulis amati dari sudut pandang intelijen demikian serius dan sebaiknya harus dicermati serta dilakukan penilaian dan penyelidikan intelijen agar Indonesia tidak kecolongan atas kemungkinan tindak ekstrem dari Australia. Penulis mencoba mengurai kasus keberatan Australia dengan beberapa fakta serta analisis berikut dibawah ini. Kelompok ini disebut Bali Nine karena terdiri dari sembilan orang penyelundup narkotika yang ditangkap pada 17 April 2005 di Bali dalam usaha menyelundupkan heroin seberat 8,2 kg dari Indonesia ke Australia. Anggota Bali Nine asal Australia tersebut adalah Scott Anthony Rush, Myuran Sukumaran, Andrew Chan, Renae Lawrence, Tan Duc Tanh Nguyen, Si Yi Chen, dan Mathew James Norman, Michael William Czugaj, dan Martin Eric Stephen. Setelah melalui pengadilan panjang, kini yang menjadi berita besar, dua orang diputuskan akan segera dieksekusi tembak mati. Keduanya adalah Andrew Chan, disebut sebagai God Father dan Myuran Sukumaran. Pada tanggal 10 Desember 2014 Presiden Jokowi menyatakan dalam pidatonya bahwa ia tidak akan menyetujui setiap pemintaan keringanan karena pelanggaran narkoba. Tanggal 30 Desember 2014, permohonan Sukumaran untuk grasi ditolak, sementara permohonan grasi dari Chan ditolak pada tanggal 22 Januari 2015. Kedua terpidana itu kini ditahan di lapas Kerobokan Bali. Menurut informasi keduanya akan dipindahkan ke Nusakambangan. Posisi Politik dan Sikap PM Australia Tony Abbott Pada bulan Januari 2015, PM Australia Tony Abbott serta Menlu Julie Bishop meminta kepada Presiden Jokowi untuk meninjau penolakan grasi kedua WN Australia tersebut. Pemerintah Indonesia bergeming dan menolak permohonan tersebut. Selain Australia, Sekjen PBB , Ban Ki-moon juga mendesak pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Jokowi, untuk menghentikan hukuman mati. Desakan dari Ban Ki-moon itu disampaikan oleh Juru Bicara PBB Stephane Dujarric. Jaksa Agung Prasetyo menegaskan bahwa Indonesia tetap akan melanjutkan eksekusi. "Tidak akan dibatalkan," kata Prasetyo, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (16/2/2015). Tim eksekutor dikatakannya sudah siap, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk pelaksanaan. PM Tony Abbott menyatakan bahwa Australia akan menempuh semua opsi hukum untuk menyelamatkan dua warga negaranya dari eksekusi mati di Indonesia. Demikian janji Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Senin (16/2/2015). "Saya tidak ingin memberikan harapan palsu, tetapi saya ingin semua orang paham, kami sedang mengupayakan setiap celah untuk membantu orang-orang itu," kata Abbott. Selanjutnya Abbott mengatakan akan melakukan balasan diplomatik yang setimpal jika Indonesia mengeksekusi warganya. Ia mengatakan bahwa warga negara Australia sudah muak dengan langkah Indonesia tersebut. Warga negara Australia bahkan membuat petisi yang meminta Indonesia mengampuni Chan dan Sukumaran. Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop bahkan mengancam memboikot Indonesia, termasuk melarang warganya berkunjung ke Pulau Bali. Mengapa pemerintah Australia demikian gencar mengupayakan agar kedua warganya lepas dari regu tembak? Nampaknya ini dapat dikatakan lebih dilatar belakangi dengan posisi politik dari PM Abbott yang kurang baik beberapa waktu terakhir. Tony Abbott yang baru 17 bulan menjadi perdana menteri itu terancam di impeach. Pada awal Februari sebagian dari warga Australia, menganggap Abbott gagal dalam meningkatkan perekonomian Australia, disamping kebijakannya dibidang perpajakan yang dinilai tidak sejalan dengan harapan warga Australia. Dia lolos dari vonis,”mosi tidak percaya”, dan tetap bertahan dalam posisinya sebagai PM Australia setelah selamat dari upaya voting di internal Partai Liberal, yang dilakukan hari Senin (9/2/2015) pagi di Canberra. Dalam voting yang dihadiri 101 dari 102 anggota Partai Liberal yang memiliki hak suara, 61 menyatakan menolak mosi dan 39 menyatakan menerimanya. Satu suara diberikan secara informal dan 1 anggota tidak hadir karena sedang cuti. Walau selamat, tetapi karir politiknya dinilai cedera (Tjiptadinata, Kompasiana). Nah menurut penulis, disinilah kesempatan Abbott untuk mengembalikan kepercayaan warga Australia dalam memperjuangkan jiwa warganya yang akan dieksekusi mati di Indonesia, tetangga dekatnya. Oleh karena itu kini terlihat dia berusaha mati-matian akan menyelamatkan Chan dan Sukumaran. Ini sebuah pertaruhan nama serta karir politik Abbott pastinya. Lobi politik Australia jelas sangat kuat, karena kini Sekjen PBB juga sudah ikut meminta agar hukuman mati itu dibatalkan, kita faham bahwa apa kata PBB itu juga kata AS. Selain itu pemerintah sebaiknya waspada, pada pemerintahan SBY, Australia adalah negara penyadap presiden SBY dan beberapa pejabat pemerintah. Hasilnya disetorkan ke AS. Australia tergabung dalam jaringan intelijen lima negara (five eyes) dengan AS, Inggris, Canada dan New Zealand. Artinya, kini semua pembicaraan baik Presiden Jokowi serta beberapa pejabat terkait penulis perkirakan sudah disadap oleh intelijen Australia. Yang penulis khawatirkan, pemerintah (baca : Jokowi) kini lebih sibuk dengan urusan BG, Badrodin, konflik Polri-KPK, ancaman DPR, Kompolnas, tekanan elit PDIP dan pernik politik yang ringan tapi dibuat kusut oleh berbagai pihak. Pemerintah terlalu menganggap ringan ancaman Australia, negara yang pernah memonitor hingga bumbu dapur dan masakan dirumah Ibu Negara Ani Yudhoyono. Dengan menyadap, mereka akan menguasai kekuatan, kemampuan dan kerawanan si target. Penulis agak mencurigai, bahwa Australia bisa saja melakukan langkah ekstrem untuk menyelamatkan kedua warganya tersebut. Australia selama ini merasa sebagai negara besar, kuat, Deputy AS dikawasan Asia. Penulis saat bertugas mendampingi Menhan Matori Abdul Djalil (Alm) sebagai penasihat intelijen pernah diminta membuat analisis apa resiko apabila Menhan akan membuat pernyataan bahwa bom Bali-1 (oktober 2002) sebagai serangan Al-Qaeda dengan Jamaah Islamiyah. Ternyata dibalik itu semua, Australia serta AS yang marah karena banyak warganya yang tewas, bisa melakukan langkah preemtive strike ke Indonesia. Mereka mempunyai konsep mengejar terorisme hingga jauh ke garis belakang sebuah negara, apabila sebuah negara menjadi ancaman keamanan nasionalnya. Ini berarti mereka selalu menyiapkan kemampuan melakukan intervensi baik dalam skala terbatas maupun besar ke sebuah negara. Operasi bisa dilakukan mandiri ataupun berupa gabungan. Dikawasan Asean, Australia masih tergabung dalam pakta pertahanan FPDA (Five Power Defence Arrangements) disamping pakta ANZUS (kini antara Australia dan AS). Dengan demikian maka Indonesia dikelilingi tetangga yang tergabung dalam pakta pertahanan. Australia sudah sejak lama selalu aktif mendukung AS dalam pelbagai operasi militer di pelbagai belahan dunia, seperti serangan ke Afghanistan dan Irak misalnya. Demikian juga kini dalam operasi serangan udara terhadap ISIS di Irak dan Syria Australia mengirimkan pesawat tempur Hornet. Pasukan khususnya sangat berpengalaman terlatih bertempur di negara lain. Nah, dengan sense of intelligence yang dimiliki (cara berfikir intelijen adalah kondisi terburuk agar kita tidak terkena unsur pendadakan), apakah bukan tidak mungkin pemerintah Australia akan melakukan langkah ekstrem menyelamatkan Chan dan Sukumaran?. Dimasa lalu, saat operasi Timor Timur, intelijen militer Australia diketahui juga melakukan infiltrasi dalam mendukung Fretilin. Ini disebabkan karena masih ada wilayah Indonesia yang belum ter-cover radar di wilayah Timur. Tetapi kini dapat dikatakan semua wilayah sudah dapat dimonitor radar Kohanudnas dan sipil. Pertanyaannya, bagaimana kalau pasukan khusus Australia melakukan upaya penculikan dan membawa lari kedua tersangka tersebut? Dari pengalaman pengamanan lapas, nampak sistem keamanannya sangat lemah apabila dilakukan ambush oleh anggota militer terlatih. Peristiwa Cebongan menunjukkan bahwa keamanan lapas sangat mudah ditembus hanya dengan sebuah team terdiri dari beberapa orang terlatih yang hanya dipersenjatai dengan sebuah AK-47. Mision acomplish. Australian S.A.S.R di Phuoc Tuy Vietnam 1967 Apakah mereka mampu menyerang? Kemampuan SAS (Pasukan Khusus Australia) yang diantaranya dikenal sebagai The Special Air Service Regiment adalah pasukan khusus yang sangat terlatih. Belum lagi apabila mereka didukung oleh teknologi intelijen Australia dan juga AS (NSA dan CIA). Mereka bisa melakukan raid baik dengan serangan dukungan laut, atau bisa juga serangan udara mirip "raid on Entebbe" saat pasukan khusus Israel membebaskan sandera warga Israel di lapangan terbang Entebbe Uganda. Misi juga sukses. Dalam operasi lintas negara, yang menonjol adalah saat penyergapan Osama bin Laden pemimpin Al-Qaeda yang bersembunyi di negara Pakistan (Abottabat), dimana penyerang hanya terdiri dari empat helikopter dan didukung beberapa pesawat tempur serta monitoring satelit. Pemerintah Pakistan yang tidak mengira negaranya akan diinfiltrasi, ternyata kebobolan. Pertahanan udara Pakistan, intelijen militernya serta pesawat tempurnya dikenal cukup canggih, tetapi toh mereka kecolongan karena mereka tidak siap dan tidak memperkirakannya. Misi senyap pasukan khusus anti teror US Navy, Navy Seals X-Team (DEVGRU) sukses tanpa korban. Kerugian hanya satu heli rusak. Nah, apakah Australia berani dan akan nekat menculik warganya dari Indonesia? Ini sebuah pekerjaan rumah Polri dan TNI, karena menurut penulis yang dipertaruhkan adalah harkat, martabat dan kedaulatan Indonesia. Sebaiknya kita siap dan memperkuat pengamanan kedua napi tersebut. Yang terpenting kerahasiaan informasi harus dijaga, dimana kini semua dibuka di media. Lihat saja penjara Kerobokan terbuka bagi keluarga dan insan pers, bukan tidak mungkin ada unsur intelijen yang menyusup dan membuat pemetaan. Saran penulis, penjara Kerobokan jangan hanya dijaga oleh sipir penjara dan polisi saja, tempatkan pasukan khusus (Gultor Kopassus, Denjaka Marinir, Den Bravo Paskhasau serta Densus) untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. Demikian juga radar Kohanudnas, pesawat tempur serta kapal perang perlu disiapkan disekitar daerah dimana kedua napi berada. Termasuk apabila kedua napi itu digeser ke lokasi lainnya. Sebaiknya mulai dilakukan kini hingga eksekusi selesai. Pertimbangan penulis, apabila tidak di antisipasi sejak awal dan pasukan khusus Australia mampu membawa lari Chan dan Sukumaran ke Australia, apakah kita akan perang dengan Australia? Kalau terjadi, apa keputusan pemerintah? Memutuskan persoalan BG saja dibutuhkan waktu yang cukup lama. Ini dimonitor juga oleh Australia pastinya. Keberanian pimpinan nasional menjadi ukuran langkah tindakan berani mereka kedepan. Karena itu pemikiran the worst condition harus dimulai dari Presiden, Menhan, Panglima TNI, BIN, Bais TNI, agar kita tidak dipermalukan. Kunci keputusan terakhir ada pada intelijen, seberapa jauh dapat memonitor apa yang akan dikerjakan oleh pihak Australia. Selain info intelijen kekuatan, kemampuan dan kerawanan, intelijen perlu tahu apa "niat" mereka. Yang penting, jangan kita dipermalukan di negara kita sendiri. Langkah Antisipasi Keributan serta kesibukan Australia menurut penulis adalah sesuatu yang biasa dan wajar, karena itulah yang harus dikerjakan PM Abbott. Kepentingan dirinya dalam kondisi menurunnya karir politiknya digabungkannya kedalam kepentingan nasional Australia. Penulis sempat bertanya kepada salah satu pejabat di BKPM apa kerugian Indonesia apabila Australia melakukan embargo ekonomi misalnya. Dari informasinya, masalah utama adalah kita akan kekurangan suplai daging sapi. Sementara perdagangan lainnya tidak terlalu besar dan mengganggu. Demikian juga, walaupun warga Australia diimbau melakukan boikot ke Bali, nampaknya tidak akan "mempan" karena Bali rumah kedua warganya yang ingin berlibur. Nah, berbicara langkah antisipasi, persoalannya adalah komunikasi atau diplomasi politik belum tertata dengan rapih. Disinilah peran para diplomat kita untuk meyakinkan negara akreditasi dimana mereka ditugaskan. Perlu menjelaskan bahwa Indonesia seperti dikatakan Presiden Jokowi sudah darurat narkoba, karena itu sudah tiada maaf bandar besar akan dihukum mati. Perdagangan, produksi dan konsumsi narkoba sudah demikian besar dan mengakar di Indonesia. Kita tidak akan mau mengorbankan bangsa dan negara hanya untuk menyelamatkan dua bandar narkoba. Ketegasan Indonesia karena kita tidak ingin mafia narkoba serta jaringannya menguasai harkat hidup rakyat banyak. Jadi langkah antisipasi preventif jauh hari sebelum pelaksanaan eksekusi menjadi tanggung jawab para diplomat kita. Dilain sisi, unsur pertahanan dan keamanan sebaiknya menyiagakan kekuatannya untuk menghidari raid pendadakan. Intelijen sebaiknya terus memonitor apa langkah yang akan dilakukan Australia serta sekutunya. Apa resiko yang akan didapat Indonesia dalam kondisi yang berlaku. Tentang sudut pandang analisis, apabila tidak terjadi, paling tidak kita sudah terus bersiaga menghadapi kondisi terburuk. Dan apabila kita siap siaga, Australia akan berfikir ulang apabila di benaknya terfikir akan melakukan langkah penyelamatan ekstrem. Semoga saja tidak. (Tetapi pikiran ini menyatakan"who knows?"). Australia terlatih melakukan intervensi ke negara lain. Kinipun tanpa ijin pemerintah Syria, mereka juga bergabung dengan AS melakukan penggempuran udara di negara tersebut. Penulis mengingatkan bahwa resiko kerugian besar bisa terjadi apabila Abbott nekat mau mencoba semacam operasi Geronimo di sini. Jangan pandang enteng Indonesia, jangan sepelekan Indonesia. Yang penting mari sepakat kita berantas Narkoba. Kalau ada warga Indonesia tertangkap di Australia terkait narkoba, kita ikhlas-ikhlas saja, kita wakafkan mereka, hukum saja yang berat.
  4. Sembilan bulan yang lalu, Tiongkok bersedia membantu perusahaan swasta Amerika Serikat, XpressWest, untuk membangun kereta cepat. Namun, komitmen itu tinggal kenangan. Dilansir dari Shanghaiist, Senin 13 Juni 2016, XpressWest mengumumkan akan memutuskan hubungan kemitraan dengan China Railway International (CRI). Alasannya, CRI tak mampu memenuhi persyaratan yang diberikan oleh regulator dan tak bisa memenuhi target waktu yang dicanangkan pemerintah. Sebenarnya, hengkangnya perusahaan Tiongkok dari proyek kereta cepat di Los Angeles-Las Vegas ini disebabkan oleh aturan pemerintah ketat. Regulator mengharuskan pembangunan kereta cepat itu harus dilakukan di Amerika Serikat. Masalahnya, di sana tak ada manufaktur kereta. Ini yang membuat XpressWest bertanya-tanya. "Semuanya tahu tak ada manufaktur kereta cepat di Amerika Serikat. Persyaratan yang ketat ini menjadi kendala utama pembiayaan kereta cepat di negeri kami," kata XpressWest dalam Los Angeles Times. Selama satu dekade, kata perusahaan itu, publik Amerika Serikat menunggu langkah otoritas untuk memberikan kesempatan perusahaan membangun kereta cepat. Perusahaan tersebut tentunya harus profesional dan mengutamakan keselamatan. Sekadar informasi, Tiongkok terkenal agresif dalam membangun kereta cepat. Disebutkan bahwa Negeri Tirai Bambu ini telah membangun 19 ribu kilometer jalur kereta cepat. Memang, pada tahun 2011, dua rangkaian kereta cepat saling bertabrakan dan menewaskan 40 orang. Dikatakan pula XpressWest kesulitan mencari pembiayaan untuk proyek kereta cepat selama bertahun-tahun. Setelah kunjungan Xi ke Amerika Serikat, diumumkan bahwa CRI berjanji akan membantu proyek kereta cepat senilai US$100 juta. Rencananya, proyek tersebut akan dimulai pada September 2016. "Proyek pertama kereta cepat di Amerika Serikat ini menjadi landmark investasi luar negeri Tiongkok di sektor kereta api dan menjadi model kerja sama internasional," kata Ketua CRI, Yang Zhongmin.
  5. Laporan tenaga kerja AS terkini menunjukkan prospek karir dan optimisme membaik di antara lulusan universitas Amerika tahun 2016 ini. Namun hal ini tidak dirasakan oleh mahasiswa asing, yang terus mengalami sejumlah hambatan hukum dan sosial, ketika berusaha memasuki lapangan kerja Amerika.
  6. Forbes telah mengeluarkan Global 2.000 yang berisi daftar-daftar perusahaan terbesar di dunia tahun 2016. Dari daftar tersebut, tiga bank China menduduki peringkat teratas mengalahkan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat. Tiga bank tersebut yaitu Industrial and Commercial Bank of China (ICBC), China Construction Bank dan Agricultural Bank of China memegang posisi teratas dalam daftar tersebut. Seharusnya, satu bank China masuk dalam urutan keempat yaitu Bank of China. Akan tetapi, bank tersebut terkena imbas perlambatan ekonomi China beberapa waktu lalu. The Forbes global 2000 didasarkan pada pendapatan, laba, aset dan nilai pasar. Daftar perusahaan ini dari 63 negara dengan total pendapatan USD 35 triliun, laba bersih USD 2,4 triliun, total aset USD 162 triliun dan memiliki nilai pasar mencapai USD 44 triliun. Kendati demikian, total keuangan Forbes global 2000 mengalami penurunan sebesar 8 persen akibat adanya perlambatan global, penurunan harga komoditas. Berikut 5 daftar perusahaan terbesar di dunia seperti dilansir Forbes: 1. ICBC ICBC merupakan sebuah perusahaan yang berbasis di China. Bank ini jadi bank komersial terbesar di China. Pendapatan bank ini mencapai USD 171,1 miliar. Laba bersih tercatat mencapai USD 44,2 miliar. Sedangkan, total aset mencapai USD 3,4 triliun dan pangsa pasarnya USD 198 miliar. Setidaknya, ICBC telah memiliki 18.000 outlet yang termasuk juga 106 kantor cabang serta agen dalam dan luar negeri. 2. China Construction Bank Merupakan salah satu bank komersial terbesar di China. Didirikan pada 1 Oktober 1954 dengan nama People's Construction Bank of China dan berubah nama menjadi China Construction Bank pada 26 Maret 1996. Bank ini dikenal dengan kapitalisasi pasar. Setidaknya, China Construction Bank memiliki 13.629 cabang domestik serta masih ada cabang di luar negeri seperti di Frankfurt, Hong Kong, New York, Seoul, Singapura, hingga Tokyo dan Sydney. Pendapatan bank ini mencapai USD 146,8 miliar. Sedangkan, laba bersih tercatat USD 36,4 miliar. Sementara, total aset bank ini mencapai USD 2,8 triliun. Untuk pangsa pasar, bank China ini mencapai USD 162,8 miliar. 3. The Agriculture Bank of China Dikenal juga dengan sebutan AgBank. AgBank sendiri didirikan tahun 1951 dengan kantor pusat berada di Beijing. Bank ini bahkan memiliki kantor cabang yang tersebar di seluruh Cina daratan serta merambah ke Hong Kong dan Singapura. Agricultural Bank of China atau ABC tercatat memiliki 320 juta pelanggan ritel, 2,7 juta klien korporasi, hingga kantor cabang yang jumlahnya mencapai 24.000. ABC dikenal sebagai bank pemberi pinjaman terbesar ketiga di Tiongkok. Pendapatan bank ini mencapai USD 131,9 miliar. Sedangkan, laba bersih tercatat USD 28,8 miliar. Sementara, total aset bank ini mencapai USD 2,7 triliun. Untuk pangsa pasar, bank China ini mencapai USD 152,7 miliar. 4. Berkshire Hathaway Perusahaan investasi asal Amerika Serikat ini mengalahkan Bank of China yang tahun lalu menduduki peringkat ini. Perusahaan ini dikenal sebagai perusahaan asuransi yang berani memberikan tingkat pengembalian tahunan yang cukup fenomenal yaitu 25 persen kepada pemilik saham selama 25 tahun terakhir. Perusahaan ini dikendalikan oleh Warren Buffet yang dikenal sebagai salah satu investor terkenal dan terkaya kedua di Amerika Serikat. Berkshire saat ini melebarkan sayapnya di bisnis lain seperti penjualan retail permen, penerbitan koran, ritel peralatan rumah tangga, penjualan ensiklopedia, vacuum cleaner, perhiasan, dan lain-lain. Pendapatan perusahaan ini mencapai USD 210,8 miliar. Sedangkan, laba bersih tercatat USD 24,1 miliar. Sementara, total aset bank ini mencapai USD 561,1 miliar. Untuk pangsa pasar, perusahaan asal AS ini mencapai USD 360,1 miliar. 5. JP Morgan JPMorgan Chase and Co merupakan sebuah perusahaan sekuritas, perbankan investasi, serta perbankan eceran global yang berpusat di New York City, Amerika Serikat. Perusahaan firma ini menyediakan jasa keuangan yang cukup besar dengan aset senilai USD 2 triliun serta dikenal sebagai institusi perbankan Amerika dengan kapitalisasi pasar kedua di negara ini. Merek J.P. Morgan sendiri digunakan divisi Bank Investasi, Pengelolaan Aset, Perbankan Swasta, Pengelolaan Kekayaan Global, serta Jasa Keuangan dan Sekuritas. J.P. Morgan Chase juga dikenal sebagai salah satu bank yang termasuk dalam empat besar bank di Amerika Serikat bersama dengan Bank of America, Citigroup, dan juga Wells Fargo. Pendapatan perusahaan ini mencapai USD 99,9 miliar. Sedangkan, laba bersih tercatat USD 23,5 miliar. Sementara, total aset bank ini mencapai USD 2,4 triliun. Untuk pangsa pasar, perusahaan asal AS ini mencapai USD 234,2 miliar.
  7. Pemerintahan Obama akan mempublikasikan data-data terkait jumlah korban serangan drone, yang digunakan dalam program kontra teror AS. Upaya ini untuk menjawab kritik yang meminta agar pemerintahan Obama bersikap lebih transparan terkait program yang dinilai banyak pihak melanggar HAM ini.
  8. Gugatan oleh 11 negara bagian, yang dipimpin oleh Texas, menuduh pemerintahan Obama hendak mengubah sekolah menjadi “laboratorium sosial massal". Sebelas negara bagian Amerika menggugat pemerintahan Obama atas pedoman mengenai penggunaan kamar-kamar kecil di sekolah dan murid transgender. Pedoman pemerintah Federal merekomendasikan bahwa sekolah-sekolah negeri memperbolehkan murid menggunakan kamar kecil menurut gender mereka, bukan berdasarkan jenis kelamin yang tertera pada surat kelahiran mereka. Gugatan oleh 11 negara bagian, yang dipimpin oleh Texas, menuduh pemerintahan Obama hendak mengubah sekolah menjadi “laboratorium sosial massal", mengolok-olok proses demokratik dan tidak mengindahkan kebijaksanaan yang masuk akal untuk melindungi anak-anak dan hak privasi dasar. Baik Gedung Putih maupun Departemen Kehakiman tidak memberikan komentar mengenai gugatan hukum itu. Ketika mengumumkan pedoman tersebut awal bulan ini, Jaksa Agung Loretta Lynch mengatakan, “di sekolah-sekolah kita tidak ada diskriminasi.” Pedoman itu tidak mengikat, tetapi sekolah bisa kehilangan jutaan dolar bantuan pemerintah federal jika mereka tidak mematuhi pedoman itu.
  9. Perkara WC umum di AS bisa menjadi perdebatan politik yang hangat. Ini berawal dari lolosnya Perda di negara bagian North Carolina yang mengatur bahwa warga transgender hanya boleh memasuki WC umum berdasarkan jenis kelamin seperti di akte kelahiran. Ikuti dalam Apa Kabar Amerika berikut ini.
  10. Sejumlah designer Indonesia membuka Indonesian Fashion Gallery di New York City. Ian Umar dan Tim VOA mengantarkan liputannya untuk Anda.
  11. Untuk meningkatkan kesadaran mengenai kanker payudara dan pengumpulan dana untuk penelitian kanker, Amerika akan mencetak mata uang logam baru. Amerika akan mencetak mata uang logam peringatan baru, berwarna merah muda untuk meningkatkan kesadaran mengenai kanker payudara dan mengumpulkan dana untuk penelitian kanker, kata anggota Dewan Perwakilan Carolyn Maloney, yang mensponsori rancangan undang-undang untuk mengeluarkan mata uang itu. Anggota Partai Demokrat dari negara bagian New York itu mengatakan kepada Associated Press bahwa pemerintah federal akan mengadakan sayembara untuk memilih karya seni yang akan ditampilkan pada uang logam itu, yang diharapkan akan beredar pada tahun 2018. Uang logam berwarna merah muda keemasan itu akan menjadi bagian dari satu set yang terdiri dari tiga uang logam baru yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai kanker payudara, dan membantu mendanai penelitian untuk menemukan obat untuk penyakit itu. Rancangan Undang-undang ini pertama kali diusulkan pada tahun 2013 dan ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Barack Obama bulan lalu. Departemen Keuangan Amerika akan mencetak 50.000 uang logam merah muda - keemasan bernilai 5 dolar. Dicetak oleh Percetakan Uang Negara , dengan menggunakan formula baru untuk memberi mata uang itu warna merah muda, kata Maloney. Mata uang itu paling sedikit akan 75 persen berwarna keemasan. Undang-undang yang sama juga menetapkan penciptaan 400.000 mata uang logam perak bernilai 1 dolar, dan 750.000 uang logam setengah dolar atau 50 sen, dengan desain yang melambangkan usaha melawan kanker payudara. Sebagian dari hasilnya akan disumbangkan untuk Breast Cancer Research Foundation, sebuah organisasi nirlaba berbasis di New York. Yayasan itu mengatakan telah mengumpulkan lebih dari 500 juta dolar sejak didirikan pada tahun 1993, dan bahwa lebih dari 90 persen dari dananya digunakan untuk penelitian kanker dan program-program kesadaran masyarakat. Sementara biaya yang tepat dari pembuatan mata uang logam itu masih belum jelas, paling sedikit 35 dolar dari tiap uang logam berwarna merah muda keemasan itu akan disumbangkan kepada Yayasan Penelitian Kanker Payudara. Yayasan ini juga akan menerima 10 dolar untuk setiap uang perak , dan 5 dolar untuk tiap mata uang logam setengah dolar. ”Kira-kira satu dari tiap delapan perempuan akan mengidap kanker payudara dalam hidupnya,'' kata Maloney. “ Satu-satunya kendala yang ada di antara kita dan penyembuhan memerlukan penelitian lebih lanjut, dan penelitian itu memerlukan dana. Dana yang dikumpulkan melalui penjualan uang logam itu mungkin bisa mengarah pada penemuan obat untuk penyakit yang membinasakan itu.'' Amerika menciptakan mata uang logam peringatan merah muda untuk mendanai penelitian kanker. [www.voaindonesia.com]
  12. Untuk pertama kali Badan Pengawas Makanan dan Obat Amerika (FDA) melarang penjualan rokok elektrik dan beberapa produk tembakau lain kepada orang dibawah usia 18. Langkah itu guna mencegah generasi baru kecanduan nikotin Kaum muda perokok elektrik meningkat tiga kali lipat, yang menimbulkan kekhawatiran meluasnya pencandu nikotin. Badan Pengawas Makanan dan Obat Amerika (FDA) untuk pertama kali melarang penjualan rokok elektrik dan beberapa produk tembakau lain kepada orang dibawah usia 18. Langkah itu guna mencegah generasi baru kecanduan nikotin. Selain rokok elektrik, FDA melarang penjualan pipa tembakau, tembakau hookah dan cerutu kepada orang dibawah umur. FDA sebelumnya sudah membuat peraturan untuk rokok, tembakau tanpa asap dan produk tembakau yang digulung sendiri. Rokok elektrik berkembang menjadi industri bernilai tiga miliar dolar, karena penggunaannya meningkat di kalangan siswa SMP dan SMU. Menurut Pusat Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Amerika dan FDA, tiga juta siswa SMP dan SMU dilaporkan menggunakan rokok elektrik pada tahun 2015, naik dari sekitar 2,5 juta pada tahun sebelumnya. Larangan itu, yang berlaku dalam 90 hari, mengharuskan produsen rokok mengajukan produk itu untuk dikaji oleh lembaga terkait, memberi daftar bahan yang digunakan dan memasang peringatan gangguan kesehatan pada kemasan dan dalam iklan. FDA mulai berfokus pada rokok elektrik tahun 2009 ketika produk itu mulai muncul di rak-rak toko di Amerika. Pada tahun yang sama, Presiden Barack Obama menandatangani undang-undang yang memberi wewenang kepada FDA atas produk-produk yang sebelumnya tidak diatur. Kongres Amerika juga memberi FDA wewenang untuk menegaskan yurisdiksi atas mereka.
  13. Industri kreatif Inggris memang terkenal maju. Bahkan DJ terkenal Calvin Harris meyakini, industri musik Inggris Raya “jauh lebih kreatif” di banding industris musik Negeri Paman Sam. “Saya lebih menyukai musik dari Inggris Raya ketimbang Amerika,” aku sang kekasih penyanyi Taylor Swift saat diwawancarai secara eksklusif oleh sebuah program radio yang disiarkan oleh sebuah kantor berita terkenal Inggris. Baru-baru ini, Calvin dan Nick Grimshaw memamerkan hasil kerja barengnya dengan Rihanna di lagu That is What You Came For. Pria Skotlandia yang menetap di Los Angeles (LA), Amerika Serikat, ini juga bakal merilis single baru bersama Dizzee Rascal. “Saya sudah memutar lagu ini di mobil saya sejak lama,” katanya. “Saya sengaja tidak memberitahukan orang-orang soal lagu ini. Saya memang piawai menahan diri dan tidak membicarakannya dengan orang-orang untuk sementara waktu.” Calvin tercatat sebagai DJ berpenghasilan tertinggi selama tiga tahun berturut-turut. Tahun lalu, ia meraup keuntunggan hingga 41,8 juta poundsterling, setara Rp 805 miliar. Pasangannya, Tay, juga sama-sama berpenghasilan tertinggi. Dengan kekayaannya, Calvin dan Tay disebut-sebut menggeser pamor pasangan musisi Jay Z dan Beyonce. Sekalipun kaya raya, Calvin tak suka mengumbar kehidupan pribadinya. Dengan nada canda, ia malah mengaku senang hidup “terisolasi” di LA. Calvin juga menyatakan rasa senangnya kembali bekerja sama dengan Rihhana setelah lagu We Found Love, pada 2011. Beberapa pekan lalu, Calvin dan Rihanna memamerkan lagu baru That is What You Came For di festival musik Coachella. “Saya sangat terobsesi dengan lagu ini,” kata Calvin. “Sulit untuk mengibaratkan dengan perasaan orang lain. Saya merasa senang lagu ini akhirnya dirilis.” Calvin pun memuji pola kerja Rihanna yang sangat profesional. “[Rihanna] termasuk segelintir orang yang rela mendekam di studio sampai pekerjaan selesai. Kami bekerja sampai pukul delapan pagi untuk merampungkan lagu yang satu ini,” kata pria bertubuh jangkung 198 centimeter. Diakui Calvin, That is What You Came For mengalami banyak perubahan sehingga versi final terdengar sangat berbeda dengan versi awalnya. “Saya merasa grogi memamerkan [versi final] kepadanya [Rihanna],” kata Calvin. Selama ini, menurut Harris, ia tak pernah merasa sedemikian grogi saat bekerja sama dengan artis mana pun. “Dia mendengar lagu ini pertama kali di trailer di Coachella. Ada saya, dia dan managernya. “Dia seperti berkata, ‘Ini keren.’”
  14. Perusahaan-perusahaan China yang berusaha untuk memperluas usaha mereka dan melangsungkan merjer dengan perusahaan-perusahaan AS diperkirakan akan berinvestasi 20 miliar hingga 30 miliar dolar di banyak sektor. Sean Miner, yang menangani masalah China di Peterson Institute for International Economics, mengatakan, ini kabar baik bagi ekonomi AS. Katanya, investasi itu akan menciptakan ribuan pekerjaan langsung dan tidak langsung di AS. Ia juga mengatakan, invesatsi China di AS mengalami perubahan. Sepertiga investasi China kini terkonsentrasi di sektor jasa, dari hiburan, layanan kesehatan, IT, hingga keuangan. Katanya, perusahaan-perusahaan China tidak hanya sekedar melangsungkan merjer atau membeli perusahaan-perusahaan AS tapi juga menciptakan investasi baru. China berinvestasi 11,9 miliar dolar di AS pada tahun 2014. Investasi itu meningkat menjadi 15 milair dolar pada tahun lalu, Angka-angka investasi ini merupakan bagian dari arus modal China yang mengalir ke luar negeri, yang umumnya ke Eropa dan Asia. Hanya seperdelapan investasi luar negeri China tercurah ke AS tahun lalu. Meski demikian angka ini diperkirakan akan meningkat mengingat adanya kekhawatiran mengenai ekonomi China yang mengalami perlambatan dan kekuatan mata uangnya yang tidak stabil. Sumber: www.voaindonesia.com
  15. International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ), kelompok media yang tengah meluncurkan penyelidikan terhadap ribuan perusahaan offshore yang termuat di Panama Papers, menolak memberikan jutaan bocoran dokumen itu kepada pemerintah Amerika Serikat. Dilaporkan Reuters pada Jumat (22/4), ICIJ menolak berpartisipasi dalam penyelidikan kriminal yang tengah diluncurkan oleh Departemen Kehakiman AS. Permintaan kepada ICIJ untuk berbagi Panama Papers sebelumnya diajukan oleh Preet Bharara, Jaksa Manhattan. Bharara menulis kepada ICIJ bahwa pihaknya tengah mencari informasi tambahan dari kelompok media itu untuk membantu penyelidikan terhadap berbagai klaim penghindaran pajak. Namun, ICIJ menyatakan kepada para jaksa di kantor Bharara bahwa mereka tidak akan merilis data rahasia terhadap Departemen Kehakiman AS. "ICIJ, dan organisasi induknya, Center for Public Integrity, merupakan organisasi media yang dilindungi oleh Amandemen Pertama dan sejumlah perlindungan hukum lainnya, sehingga kami tidak dapat menjadi perpanjangan tangan dari penegak hukum," kata Gerard Ryle, direktur ICIJ, dalam pernyataannya yang diunggah di situs resmi ICIJ, Kamis (21/4), ICIJ hingga kini belum mempublikasikan 11,5 juta bocoran dokumen milik firma hukum Mossack Fonseca yang berbasis di Panama. Jutaan bocoran dokumen, yang kemudian disebut sebagai Panama Papers itu mengungkapkan sejumlah harta dan investasi tersembunyi sejumlah pemimpin negara dan pesohor dunia. Panama Papers mengungkapkan ribuan perusahaan di yurisdiksi bebas pajak (offshore) yang terkait dengan sejumlah tokoh penting. Meski pendirian perusahaan semacam ini tidak ilegal, namun rentan akan praktek penyembunyian aset dan penggelapan pajak. Sejumlah pemimpin negara yang terkait dalam Panama Papers, antara lain Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden China Xi Jinping, Presiden Inggris David Cameron, dan mantan perdana menteri Islandia Sigmundur David Gunnlaugsson yang memutuskan mundur dari jabatannya setelah Panama Papers terbongkar. Berbagai negara, termasuk AS, kini meluncurkan penyelidikan masing-masing terkait dugaan penggelapan pajak menyusul terungkapnya Panama Papers. Selain itu, pemain film Jackie Chan dan pesepak bola Lionel Messi juga terseret dalam dugaan penggelapan pajak.
  16. Bila Indonesia telah lama mengenal tokoh perempuan di lembaran rupiah, seperti Cut Nyak Dhien dan RA Kartini, maka di Amerika Serikat tidak ada wajah perempuan di pecahan dolar. AS baru akan menampilkan wajah tokoh perempuan pada penerbitan uang kertas selanjutnya.
  17. Bakal calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump ingin Apple 'pulang kampung' dalam hal memproduksi semua perangkat yang dibuat oleh perusahaan raksasa teknologi itu. Dalam kampanyenya di Liberty University, Virginia, Trump kembali melemparkan ide kontroversial. Dia bilang bahwa dengan menarik kembali produksi Apple ke Amerika Serikat maka bisa menciptakan banyak lapangan kerja di Negara Paman Sam. Ketimbang memproduksi iPhone di China dan negara asia lainnya, mengapa tak menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan menarik produksi di negara sendiri. Seperti diketahui, Apple memang dikenal sebagai perusahaan yang mendesain produk dan kemudian 'melemparnya' ke beberapa mitra manufaktur, salah satunya adalah Foxconn. Banyak menduga, pilihan Apple untuk merakit ponsel dan produk lainnya di China karena pertimbangan biaya produksi yang jauh lebih murah, namun masih sesuai dengan yang diharapkan. Namun Tim Cook, CEO Apple, mengatakan dalam sebuah wawancara di Desember 2015 bahwa perusahaan memilih untuk memproduksi produknya di China, bukan hanya untuk biaya tenaga kerja lebih murah. China memiliki, ia mencontohkan, industri manufaktur di China sangat terampil dan menjadikannya seperti pusat sektor barang manufaktur. Untuk melaksanakan idenya, Trump harus membuat kebijakan dan peraturan yang akan pada dasarnya, mengubah perdagangan yang ada dan sistem ekonomi, yang juga akan berdampak pada perekonomian global.
  18. Para petinggi dunia bidang kesehatan mengaku semakin khawatir atas dampak virus Zika, Senin (11/4). Apalagi setelah virus itu akhirnya sampai ke Amerika Serikat. Para ahli kesehatan berkata, nyamuk pembawa virus Zika sekarang ada di 30 negara bagian AS. Bukan hanya itu, ada pula sekitar ratusan orang yang terinfeksi virus itu di Puerto Rico, dikutip dari Reuters. Aedes Aegypti, spesies nyamuk yang membawa virus Zika, ada di 30 negara bagian, bukan 12 seperti yang diperkirakan sebelumnya. Di Puerto Rico, mungkin ada ratusan orang dan ratusan bayi yang akan terinfeksi virus itu. Dr. Anne Schuchat, Deputi Direktur US Centers for Disease Control and Prevention mengatakan, "Kami melihat virus ini sepertinya sedikit lebih menakutkan ketimbang yang kami pikirkan." Ia melanjutkan, "Kami ingin AS bersiap untuk [menghadapi] virus." Dalam briefing di Gedung Putih, ditegaskan bahwa akan ada langkah selanjutkan untuk menggelontorkan sekitar US$1,9 miliar dana darurat untuk persiapan menghadapi virus Zika. Itu didasarkan pada permintaan administratif Presiden AS Barack Obama, Februari lalu. Virus Zika sebelumnya tidak sampai ke AS. Ia disebut-sebut berbahaya karena menyebabkan beberapa kasus mikrosefalus pada bayi baru lahir di Brasil. Secara cepat virus yang dibawa nyamuk itu menyebar di Amerika Latin dan Karibia. Badan Kesehatan Dunia menjelaskan, ada penjelasan kuat bahwa Zika menyebabkan mikrosefalus, yakni kondisi bayi yang baru lahir dengan kepala kecil. Itu bisa mengakibatkan masalah dalam perkembangannya. Masalah lain adalah sindrom Guillain-Barre, gangguan saraf langka yang bisa menyebabkan kelumpuhan. Di Brasil, pekan lalu ada laporan 1.046 kasus mikrosefalus, yang digadang-gadang diinfeksi oleh virus Zika. Sebelum Zika sampai di AS di tengah cuaca yang hangat, Gedung Putih mengatakan pada pekan lalu bahwa akan ada dana darurat yang bisa dipergunakan sebesar US$589 juta. Sebagian merupakan uang dari penanganan virus Ebola. Dr. Anthony Fauci, Direktur US National Institute of Allergy and Infectious Diseases mengatakan, AS memang perlu menggelontorkan banyak dana untuk persiapan menanggulangi virus Zika. Jika tak ada, bisa menggunakan dana yang dialokasikan untuk penelitian malaria, tuberkulosis, dan vaksin flu universal. "[Karena] saya tidak punya apa yang saya butuhkan sekarang," ia menjelaskan.
  19. Bocoran dokumen Panama Papers mengungkap skandal penyembunyian asset, penggelapan pajak dan pencucian uang oleh tokoh dari 50 negara. Sejauh ini belum ada tokoh Amerika Serikat yang disebut, memicu teori konspirasi bahwa skandal ini didalangi AS guna mendiskreditkan negara lain. https://youtu.be/ZdC2wPUJwKo
  20. Lemahnya pertumbuhan ekonomi global tidak menyurutkan perusahaan di AS untuk menambah karyawan. Laporan tenaga kerja AS menunjukkan sebanyak 215 ribu pekerjaan tercipta pada bulan Maret, tapi tingkat pengangguran naik tipis dari 4,9 menjadi 5 persen.
  21. Guest

    Uber vs Taxi di Amerika Serikat

    Meski Uber sudah beroperasi di lebih dari 150 kota di AS selama lima tahun terakhir, layanan angkutan berbasis aplikasi online ini masih menghadapi perlawanan dari perusahaan & sopir taxi. Lantas bagaimana peran pemerintah?Simak Apa Kabar Amerika bersama Patsy Widakuswara dan Supri Yono berikut ini.
  22. Seorang perempuan di negara bagian Mississippi, Amerika Serikat telah mengaku bersalah mencoba untuk bergabung dengan kelompok militan ISIS di Suriah. Warga AS di di negara bagian Mississippi, Jaelyn Young, berusia 20 tahun , mengaku kepada seorang hakim federal di kota Aberdeen, Mississippi hari Selasa (30/3), bersalah atas satu butir tuduhan berkonspirasi untuk memberikan dukungan kepada organisasi teroris. Pacarnya, Muhammad Dakhlalla, mengaku bersalah pada tanggal 11 Maret atas tuduhan yang sama dan juga menunggu hukuman. Keduanya menghadapi hukuman maksimal 20 tahun penjara, dan denda sebesar 250.000 dolar, dan masa percobaan seumur hidup. Pasangan ini ditahan tanggal 8 Agustus tahun lalu, sebelum naik pesawat dari Columbus, Mississippi, dengan membawa tiket untuk pergi ke Istanbul, Turki. Menurut pengaduan pidana, keduanya berulang kali mengatakan dalam komunikasi melalui internet dengan agen FBI yang menyamar, bahwa mereka berencana untuk pergi ke Suriah untuk mendukung kelompok teroris. Selama beberapa bulan, Jaelyn Young mengatakan kepada agen FBI itu lewat berbagai media sosial bahwa kekurangan dana adalah alasan yang membuat mereka tidak bisa berangkat untuk bergabung ISIS. Waktu itu, Young mengatakan dia cakap dalam matematika dan kimia dan mengatakan dia dan Dakhlalla ingin menjadi petugas medis mengobati mereka yang luka-luka. Keduanya adalah bekas mahasiswa Universitas Mississippi. Young mengambil jurusan kimia dan putri seorang perwira polisi. Dakhlalla lulus pada bulan Mei dan berencana akan memulai kuliah di bidang psikologi.
  23. Pabrik cerutu di Florida yang telah puluhan tahun memproduksi cerutu berkualitas tinggi, yakin akan mampu bertahan menghadapi persaingan dari cerutu asal Kuba. Industri cerutu Kuba mengatakan mereka bisa mendominasi pasar cerutu premium AS dalam beberapa tahun jika embargo perdagangan AS dicabut.
  24. Masyarakat moderen saat ini sangat sulit terpisah dengan perangkat ponselnya, karena hampir semua aktivitas sehari-hari dapat dilakukan menggunakan ponsel, seperti mengirim pesan, mendengarkan musik atau melakukan tugas-tugas lain. Namun, sering kali kita berjalan sambil mengoperasikan ponsel, yang ternyata hal tersebut merupakan tindakan ileal di Amerika Serikat. Seperti laporan dari Mashable, Senin (28/3/2016), di New Jersey, Amerika Serikat (AS) kini sedang diberlakukan aturan baru bagi pejalan kaki yang berjalan sambil mengoperasikan ponsel mereka. Peraturan ini pertama kali diusulkan oleh salah satu anggota senat, yakni Pamela Lampitt. Aturan ini nantinya akan diberlakukan untuk melarang para pejalan kaki menggunakan ponsel mereka. Jika para pejalan kaki melanggar aturan tersebut akan dikenai denda $50 atau penjara selama 15 hari. Uang yang terkumpul dari hasil denda para pelanggar akan digunakan untuk pengadaan edukasi keselamatan jalan. Tentu dengan diberlakukannya peraturan ini, para pejalan kaki akan lebih fokus ketika berjalan dan tidak memainkan ponsel mereka lagi ketika sedang berada di trotoar, karena pejalan kaki yang tidak tertib akan menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan lainnya. Sebagai contoh, jika ada seorang pejalan kaki yang menyebrang jalan sambil bermain ponsel dapat menyebabkan kecelakaan parah karena tidak fokus terhadap jalan yang ia lewati. Tanggapan masyarakat terhadap peraturan baru ini cukup beragam. Sebagian dari mereka mengaku hal ini akan terasa sis-sia bila diterapkan, namun ada juga yang mendesak agar aturan ini segera disahkan. Nah, Anda termasuk yang mendukung peraturan ini atau malah menolak aturan semacam ini?
  25. Jaksa Eileen Decker mengatakan, "pihak ketiga" telah memperagakan kepada FBI metode yang mampu membuka iPhone milik Syed Farook, pelaku serangan teror di San Bernardino bulan Desember lalu. Kurang dari sehari sebelum sidang yang mendapat liputan luas dilaksanakan, di tengah kebuntuan hukum antara perusahaan Apple dan FBI, pengacara Departemen Kehakiman Senin (21/3) malam, berhasil meyakinkan seorang hakim federal untuk membatalkan sidang dan menerbitkan sebuah penundaan sementara untuk kasus itu. Dalam perintah sebelumnya dari Hakim Distrik AS, Sheri Pym, insinyur di perusahaan Apple diperintahkan untuk membuat perangkat lunak khusus untuk membantu analis FBI membuka iPhone yang digunakan oleh Syed Farook, salah satu dari dua penembak dalam serangan teror di San Bernardino bulan Desember lalu. Sejak awal, FBI mengatakan pihaknya tidak bisa mengatasi fitur keamanan telepon itu dan memerlukan bantuan Apple untuk menyelidiki iPhone itu. Tapi, dalam sebuah mosi kepada Hakim Pym, Jaksa Eileen Decker mengatakan, akhir pekan lalu "pihak luar memperagakan kepada FBI metode yang mampu membuka iPhone Farook." Pym untuk sementara menunda perintahnya, dan memberi waktu kepada FBI sampai tanggal 5 April, saat FBI harus menyerahkan laporan status dari kasus tersebut. Langkah mendadak itu menimbulkan pertanyaan bukan hanya tentang kasus ini, tetapi juga tentang kemampuan teknis FBI, serta upaya pemerintah yang lebih besar untuk membatasi enkripsi atas perangkat pribadi. FBI tidak mengatakan siapa pihak ketiga itu atau teknik apa yang mereka usulkan untuk mengatasi fungsi penghapusan otomatis di iPhone itu, yang secara permanen akan menghapus semua data pada ponsel setelah terjadi 10 kali upaya menebak password yang salah. Pihak Apple belum membuat pernyataan publik mengenai permintaan pihak FBI itu. Sebaliknya perusahaan membatasi komentarnya dengan memperkenalkan model iPad dan iPhone baru minggu ini. Sejumlah analis forensik digital telah mengusulkan berbagai metode beberapa minggu terakhir, termasuk duplikas memori flash atau rekayasa balik dari sirkuit internal iPhone. Tak satu pun dari teknik ini terbukti efektif. (www.voaindonesia.com)
×
×
  • Create New...