Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'airbnb'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 1 result

  1. Tidak semua penginapan sepenuhnya aman, sekalipun penginapan online seperti Airbnb. Belum lama ini, seorang host penginapan Airbnb di Melbourne, Australia, mengaku membunuh tamunya yang tak sanggup membayar biaya penginapan. Pemilik penginapan Airbnb bernama Jason Colton tersebut, telah membunuh tamunya bernama Ramis Jonuzi secara keji pada Oktober 2017 lalu. Pengadilan Victoria mengungkap kalau korban sempat dipukul dan ditusuk oleh Colton. Jason Colton Alasannya, korban tidak dapat membayar biaya penginapan Airbnb yang tergolong mahal, yakni USD 149 atau setara dengan Rp 2 jutaan. Colton, bagaimana pun menampik peristiwa tersebut bukan murni pembunuhan, karena ia hanya ingin memberikan 'pelajaran' kepada korban, dengan setidaknya membuatnya pingsan. Menurut keterangan koran Australia, The Age, alasan korban menyewa kamar penginapan Colton karena ia ingin tempat yang murah untuk menginap. Awalnya, ia menyewa kamar tersebut selama tiga malam, tetapi berencana untuk extend selama beberapa hari. Saat check out, korban baru sadar bahwa ia tidak memiliki banyak uang di rekeningnya dan meminta maaf kepada Colton. Ancaman 20 Tahun Penjara Colton bisa menerima ancaman penjara selama 20 tahun karena perbuatannya tersebut. Ia pun mengaku menyesal karena telah melakukan aksi keji itu. Tanggapan Airbnb Menanggapi kasus ini, Airbnb menyampaikan rasa belasungkawa dan kekecewaannya. Pihaknya juga telah menghapus penginapan Colton dari platform. "Airbnb tidak mentolerir tempat yang merusak standar komunitas global kami, seperti kekerasan," tandas Airbnb.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy