Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'ISIS'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 69 results

  1. Kelompok militan ISIS telah menguasai Mosul sejak tahun 2014. Pasukan Kurdi Irak menyelamatkan seorang gadis Swedia berumur 16 tahun dari kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS di dekat kota Mosul pada hari Rabu lalu (17 Februari), kata para pejabat Kurdi. Pernyataan Dewan Keamanan Wilayah Kurdistan (KRSC) menyebutkan remaja tersebut berasal dari kota Boras. Dia "dikelabuhi anggota ISIS di Swedia untuk mengunjungi Suriah dan kemudian ke Mosul," tambahnya. Juru bicara kementerian luar negeri Swedia mengatakan kepada sebuah koran Swedia bahwa mereka tidak memiliki informasi tentang kasus ini. Pernyataan KRSC, yang menyebut nama dan foto anak tersebut, menyatakan mereka meminta pemerintah Swedia dan anggota keluarganya untuk membantu menemukan lokasinya dan menyelamatkannya dari ISIS. Kelompok militan tersebut telah menguasai Mosul sejak tahun 2014. "Dia saat ini berada di Wilayah Kurdistan dan diberikan perawatan sesuai dengan hukum internasional," tambahnya. "Dia akan dipindahkan ke pemerintah Swedia untuk kembali ke rumahnya begitu hal semua hal siap."
  2. Seorang pejihad ISIS diberitakan menembak mati ibunya, lantaran sang ibu memohon dirinya untuk keluar dari ISIS. Pejihad bernama Ali Saqr (20) itu menembak mati ibunya, Lina al-Qasem (45), di depan umum, tepatnya di Raqqa, Suriah. Pengeksekusian itu dilakukan setelah Ali mengadu pada militan ISIS soal ibunya yang terus memintanya untuk keluar ISIS dan kabur dari sana. Sang ibu lalu ditangkap dan dieksekusi pada Rabu (6/1/2016) oleh anaknya sendiri atas tuduhan pemurtadan. Kabar itu juga diberitakan oleh media Suriah, ARA News, yang mengatakan bahwa Lena diketahui bekerja di Perusahaan Pos Raqqa. "Ketika para militan menangkapnya pekan lalu, kami tak tahu atas tuduhan apa penangkapannya itu," kata seorang anggota keluarga Lina, pada ARA News. "Tapi, hari ini Pengadilan Syariat mengajukan sebuah pernyataan yang mengatakan Lina berkoalisi melawan Khilafah," katanya lagi. Usai ditembak mati, keluarga mengatakan para militan tak ingin menyerahkan jenazah Lina ke keluarganya. Ini bukan pertama kalinya pejihad ISIS membunuh orangtuanya. Sebelumnya, pada 2015 seorang ayah dibunuh anaknya setelah melakukan perjalanan ke Raqqa untuk meminta anaknya itu pergi bersamanya.
  3. Terungkap bahwa ISIS selama ini memenjarakan tahanan perempuannya di penjara sempit bawah tanah. Lokasi penjara itu diketahui berada di tengah-tengah padang pasir di utara Suriah. Diwartakan Mirror, Selasa (15/12/2015), diperkirakan bahwa kelompok militan itu telah membiarkan puluhan perempuan Yazidi menghabiskan hari-harinya di lubang mengerikan yang tampak dari permukaan seperti panel-panel kecil yang rata dengan dataran gurun tersebut. Belum diketahui alasan kelompok teroris asal Irak dan Suriah itu mengurung tahanan mereka di tempat sesempit itu. Ruang kecil yang jelas menyulitkan orang dewasa untuk bergerak. Namun mereka harus makan, minum, bisa jadi juga buang air dan segalanya di bawah sana. Meski tampaknya kehidupan mereka di dalam sel kecil itu begitu memilukan, sebuah rekaman yang beredar menampilkan sebuah lukisan di dinding penjara yang dibuat seorang tahanan. Ia menggambarkan rumah besar dengan banyak pintu dan jendela, lengkap dengan pepohonan dan perkebunan. Di halaman rumah terparkir sebuah mobil bak terbuka. Hewan-hewan liar berkeliaran di sekeliling rumah. Hanya satu manusia tergambar berdiri di depan rumah besar tersebut seorang diri. Banyak guratan di dinding penjara yang menunjukkan bahwa para tahanan perempuan itu memikirkan kehidupan mereka di masa lalu. Sebelum mereka bergabung atau diculik oleh ISIS dari rumah-rumah mereka yang telah dihancurkan. Dilansir dari Daily Mail, penemuan ini merupakan perwujudan dari kampanye pembantaian brutal, perbudakan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh ISIS terhadap kaum minoritas di daerah kekuasaannya. Diketahui, ISIS menyerbu Sinjar, di Irak, pada Agustus 2014 dan mulai menganiaya orang-orang Yazidi, yang membuat sebagian besar penduduknya kehilangan tempat tinggal. Berita ini sampai ke PBB dan organisasi internasional itu telah memandang penyerangan yang dilakukan ISIS sebagai tindakan sesat dan kejahatan kemanusiaan, yakni genosida. “Pelanggaran hak asasi manusia yang mengerikan sedang dilakukan ISIS setiap hari. Mereka secara sistematis menargetkan pria, wanita dan anak-anak berdasarkan etnis, afiliasi keagamaan atau sektarian dan dengan kejam melaksanakan pembersihan etnis dan agama yang meluas di teritori mereka," kata Ketua Hak Asasi Manusia untuk PBB, Navi Pillay, disadur dari Daily Mail. Beberapa kuburan massal, berisi ratusan mayat yang diyakini beridentitas Yazidi, telah ditemukan di seluruh pelosok negeri. Diyakini sekira 80 orang perempuan yang berusia antara 40 sampai 80 tahun telah dieksekusi di Sinjar karena mereka dianggap terlalu tua untuk diperbudak apalagi untuk menjadi pemuas nafsu.
  4. Tersangka penyerang ke-8 itu diidentifikasi sebagai Salah Abdesalam – seorang laki-laki berusia 26 tahun yang diketahui lahir di Brussels, Belgia. Salah Abdesalam (26 tahun), pria kelahiran Brussels, Belgia yang dinyatakan sebagai tersangka ke-8 dalam serangan di Paris. Polisi di Perancis hari Minggu (15/11) telah mengeluarkan foto tersangka yang masih buron dalam serangan di Paris hari Jumat malam (13/11), yang menewaskan sedikitnya 132 orang. Tiga orang meninggal dunia di rumah sakit beberapa saat lalu. Tersangka diidentifikasi sebagai Salah Abdesalam – seorang laki-laki berusia 26 tahun yang diketahui lahir di Brussels, Belgia. Polisi mengatakan Abdesalam – yang disebut sebagai tersangka kedelapan – adalah orang yang berbahaya dan siapa pun yang memiliki informasi tentang dirinya, harus segera menghubungi pihak berwenang. Abdesalam adalah salah satu dari tiga bersaudara yang terkait dengan serangkaian serangan terkoordinir di Paris Jumat malam. Saudara laki-lakinya – Ibrahim Salah – meledakkan dirinya di gedung konser Bataclan dalam serangan yang menewaskan lebih dari 80 orang. Pihak berwenang Belgia sudah menangkap saudara lainnya. Polisi di Perancis dan Belgia telah melakukan sejumlah penangkapan dan juga menginterogasi anggota-anggota keluarga dan orang-orang yang terkait dengan tersangka penyerang lainnya. Media-media Perancis mengatakan ketiga penyerang bunuh diri Perancis juga sudah diidentifikasi. Mereka juga melaporkan tentang dua mobil yang digunakan penyerang, yang menggunakan nomor kendaraan Belgia. Polisi Perancis hari Minggu juga menginterogasi beberapa anggota keluarga Omar Ismail Mostefai, teroris pertama yang diidentifikasi dalam serangan itu. Ayah, abang dan ipar Mostefai adalah tiga dari enam orang yang ditahan pihak berwenang. Mostefai adalah salah satu dari tujuh penyerang – yang semuanya mengenakan rompi yang dipadati bom. Enam penyerang meledakkan diri mereka, sementara penyerang ketujuh tewas dalam baku tembak dengan polisi. Sedikitnya tiga dari tujuh penyerang itu berkewarganegaraan Perancis. Jaksa Perancis Francois Molins mengatakan Mostefai dikenal polisi sebagai penjahat kelas teri, tetapi tidak pernah dikaitkan dalam penyelidikan atau dikaitkan dengan teroris. Laki-laki berusia 29 tahun itu tinggal di Chartres – di dekat Paris.
  5. Presiden AS Barack Obama berjanji membantu Perancis dalam “memburu pelaku kejahatan” atas serangan di Paris hari Jumat (13/11) dan berencana untuk melipatgandakan upaya memusnahkan kelompok ISIS. Presiden Amerika Barack Obama berbicara hari Minggu (15/11), setelah pertemuannya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada awal Konferensi G-20 di kota peristirahatan di Laut Tengah Turki. “Kami akan melipatgandakan upaya kami bekerja dengan anggota-anggota koalisi lainnya untuk menciptakan transisi yang damai di Suriah dan melenyapkan ISIS sebagai sebuah kekuatan yang mengakibatkan penderitaan bagi rakyat di Paris dan Ankara, serta di bagian lain dunia," kata Obama. Obama menjanjikan solidaritas dengan Perancis dan mengutuk serangan-serangan yang terkoordinasi Jumat malam di ibukota Perancis itu. “Pembunuhan terhadap rakyat tak berdosa, berdasar pada ideologi yang disalahartikan adalah serangan yang tidak hanya terhadap Perancis atau Turki, tetapi merupakan serangan terhadap dunia yang beradab”. Obama juga menyinggung serangan bom kembar pada sebuah demonstrasi damai di Ankara, Turki, bulan lalu yang menewaskan lebih dari 100 orang. Militan ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan baik di Turki maupun di Perancis. Serangan-serangan Jumat malam di Paris menjadi topik teratas dalam agenda pembicaraan hari pertama antara 20 pemimpin ekonomi terbesar di dunia itu. Serangan di Paris juga diharapkan mendorong upaya-upaya kerjasama untuk mengatasi konflik di Suriah. Para pengamat mengatakan, Obama terpaksa meningkatkan kampanye melawan kelompok ISIS dan pertemuan dua hari itu memberi kesempatan baginya untuk berbicara dengan para pemimpin negara lain yang juga berjuang melawan ISIS. Sejumlah negara G-20 mengambil bagian dalam melawan ISIS dan pembicaraan mengenai masalah itu diharapkan berlangsung dalam pertemuan dua hari itu. Presiden Perancis, Francois Hollande langsung membatalkan rencananya menghadiri pertemuan G-20 setelah serangan hari Jumat. Pertemuan para Menteri Luar Negeri di Wina, Austria, menjelang konferensi G-20, tampaknya telah menyiapkan kerangka kerjasama baru, meskipun ada perbedaan pendapat. Menteri Luar Negeri John Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, dalam konferensi pers bersama Sabtu mengatakan, PBB telah sepakat untuk mempertemukan pemerintah Suriah dan oposisi dalam sebuah pertemuan, dan gencatan senjata diharapkan bisa dicapai dalam waktu enam bulan. Serangan-serangan yang terkoordinasi di Paris itu menunjukkan bahwa “tidak menjadi soal kita berada di pihak Assad atau tidak,” kata Lavrov. “ISIS tetap sebagai musuh kita”. Konferensi G-20 berlangsung di tengah-tengah keamanan yang sangat ketat dengan pengerahan 12.000 tentara Turki dan polisi di sekitar tempat pertemuan para pemimpin dan pejabat tinggi negara anggota G-20 dan negara-negara lain. Pertemuan itu juga diliput oleh kira-kira 3.000 wartawan.
  6. Kelompok militan ISIS telah mengklaim tanggungjawab atas serangan penembakan dan peledakan di beberapa lokasi di Paris Jumat (13/11) yang menewaskan sedikitnya 132 orang. Warga bergandengan tangan untuk menunjukkan solidaritas di luar gedung konser Bataclan di Paris utara Tujuh orang ditangkap di Belgia hari Minggu (15/11) terkait serangan berdarah di Paris, sementara kota itu masih berduka atas kematian 132 orang dalam aksi kekerasan terburuk di Perancis. Ribuan tentara Perancis ditempatkan di beberapa lokasi wisata di Paris, yang merupakan salah satu kota yang paling sering dikunjungi di dunia, sementara lebih banyak rincian diperoleh dari penyelidikan yang dilakukan polisi. Kelompok militan ISIS telah mengklaim tanggungjawab atas serangan penembakan dan peledakan di dekat stadion, gedung konser dan café-café di Paris yang melukai sedikitnya 350 orang – termasuk 99 orang yang kini berada dalam kondisi kritis. Pihak berwenang sebelumnya mengatakan tiga tim penyerang terlibat dalam insiden itu dan tujuh penyerang bunuh diri meledakkan diri mereka/ tiga orang di dekat stadion sepakbola/ tiga orang di gedung konser dan seorang lainnya tidak jauh dari tempat itu. Pihak berwenang tidak mengatakan apakah masih ada penyerang yang buron. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Inggris Theresa May mengatakan polisi Inggris bekerjasama erat dengan mitra mereka di Perancis dan Brussels untuk membantu menemukan semua orang yang terlibat dalam serangan di Perancis Jumat malam (13/11). Theresa May menyampaikan hal itu hari Minggu setelah memimpin pertemuan komite darurat pemerintah yang dikenal sebagai COBRA, dan berjanji akan berdiri “bahu membahu” dengan Perancis dalam perburuan untuk menangkap orang-orang yang bertanggungjawab dalam “serangan biadab” itu. Theresa May menambahkan orang akan melihat peningkatan keamanan di perbatasan, meskipun tingkat kewaspadaan di Inggris tetap sama, yaitu pada tingkat “gawat”.
  7. Presiden Obama menyatakan tidak akan mengubah startegi dalam menghadapiu ISIS, maupun kebijakan terkait pengungsi Suriah, pasca Serngan Paris Jumat lalu.
  8. Amerika Serikat menawarkan imbalan US$5 juta atau setara Rp68,7 miliar bagi pemberi informasi mengenai keberadaan seorang kelahiran Arab Saudi yang diduga menyelundupkan militan asing ISIS ke Suriah, Tirad al-Jarba. Kementerian Luar Negeri AS mengatakan bahwa Jarba alias Abu Muhammad al-Shimali merupakan pemimpin ISIS di perbatasan Suriah, tepatnya Kota Jarablus yang berhadapan langsung dengan Gaziantep, Turki. Dari markasnya, ia mengatur perjalanan militan asing dari Australia, Eropa, dan Timur Tengah sembari mengurus perekrutan anggota baru di Azaz. Seperti dilansir Channel NewsAsia, nama Jarba dimasukkan sudah masuk ke dalam daftar program Rewards of Justice dalam rangka mempersiapkan operasi besar untuk mengamankan perbatasan di dekat Jarablus. Wilayah tersebut kini juga tengah digempur oleh pasukan udara Perancis yang mengintensifkan serangannya setelah serangan teror mematikan menewaskan setidaknya 129 orang pada Jumat (13/11) di Paris. Jarba sendiri merupakan anggota senior dari kelompok ekstremis ISIS dan mantan pejuang Al-Qaidah. Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa, Jarba akan menginjak usia 36 tahun pada Jumat (20/11) ini. Sebelumnya, Jarba sebenarnya sudah dicap sebagai teroris oleh AS dan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. PBB sudah menginstruksikan larangan perjalanan dan pembekuan aset Jarba.
  9. Kelompok peretas jaringan komputer Anonymous menerbitkan pernyataan yang mengatakan rencana serangan yang bakal dilakukan kelompok militan ISIS. Dari pernyataan itu, Indonesia disebut merupakan salah satu target sasaran ISIS. Pernyataan ini diungkap oleh OpParisIntel, yang merupakan subkelompok dari Anonymous. Para peretas ini telah menyatakan “memerangi” kelompok militan ISIS setelah terjadi serangan di Paris, Perancis, 13 November lalu. Alur serangan yang disinyalir akan dilakoni ISIS setelah serangan bom di Paris, menurut laporan Anonymous, akan dilanjutkan ke Amerika Serikat, Italia, Libanon, dan Indonesia. Aktivis dunia maya yang menamakan diri mereka OpParisIntel ini mengklaim telah menemukan informasi soal rencana serangan ISIS yang "kemungkinan terjadi" sepekan setelah tragedi Paris yang memakan korban lebih dari 130 jiwa. Dalam pernyataan yang dirilis aktivis Anonymous dan diberitakan oleh media internasional, serangan yang dilaporkan bakal dilakukan ISIS itu menargetkan "Al-Jihad, One Day One Juz (Indonesia)." Pernyataan tersebut tidak menyebut secara pasti apa yang dimaksud dengan "Al-Jihad" dan "One Day One Juz," begitu juga dengan lokasinya. Sebuah acara bertajuk One Day One Juz telah berlangsung di Masjid Al-Jihad, Karawang, Jawa Barat, pada Minggu, 22 November 2015, tepatnya dari pukul 07.30 sampai 12.00 WIB, dan dihadir sekitar 600 orang. Panitia mengatakan "acara sudah selesai" dan berjalan lancar dengan meningkatkan pengamanan dan dikawal oleh petugas kepolisian. Selain Indonesia, Anonymous juga mengklaim ISIS bakal menyerang perhelatan WWE Survivor Series di Philips Arena di Atlanta, konser Five Finger Death Punch di Milan, University Pastoral Day di Lebanon, dan perayaan Kristus di sejumlah gereja Katolik seluruh dunia. Anonymous merilis rencana ISIS tersebut lengkap dengan sebuah pernyataan yang berisi, “Tujuan kami adalah untuk memastikan seluruh dunia, atau setidaknya orang-orang yang hendak pergi ke tempat-tempat tersebut agar tahu ada ancaman dan kemungkinan serangan ISIS terjadi. Tujuan lainnya adalah agar ISIS sadar bahwa dunia sudah tahu dan segera membatalkan rencana serangan mereka." International Business Times melaporkan, pihak FBI di Amerika Serikat, menanggapi ancaman terhadap acara WWE Survivor Series dengan sangat serius. Sebelumnya, Anonymous menyatakan telah memblokir 900 akun yang berhubungan dengan simpatisan ISIS. Serangan siber terjadap ISIS dinilai penting oleh Anonymous sebab selama ini ISIS memanfaatkan media sosial seperti Twitter sebagai alat propaganda dan perekrutan anggota. Meski mudah bagi pihak ISIS untuk menciptakan akun Twitter baru, tentunya butuh waktu panjang untuk menggaet banyak pengikut atau follower dan menguatkan pesan kepada mereka. Peretasan akun Twitter simpatisan ISIS oleh Anonymous merupakan permainan 'kejar-kejaran' namun dianggap mampu mengacaukan metode perekrutan yang diterapkan ISIS.
  10. Video baru yang katanya dibuat oleh ISIS memperingatkan serangan gaya Paris terhadap Washington DC. Video itu, yang muncul di media sosial hari Senin (16/11), mengancam semua negara yang terlibat dalam operasi militer melawan kelompok militan itu, mengatakan mereka akan menderita nasib yang sama dengan Perancis. Orang yang berbicara dalam video itu secara khusus menyebut sebagai sasaran ibukota Amerika. “Kami telah menghancurkan Perancis di kota mereka sendiri, Paris. Kami bersumpah, Demi Tuhan kami akan menghancurkan Amerika di jantung mereka sendiri di Washington,” kata pembicara, menurut SITE Intel Group. VOA tidak dapat secara independen memeriksa keaslian video itu. Belum ada tanggapan dari para pejabat Amerika. Biro Penyelidik Federal AS (FBI) hari Senin berkeras bahwa, “tidak ada ancaman khusus atau kredibel terhadap Amerika”.
  11. Badan Inteljen Amerika CIA yakin serangan serangan di Paris Jumat malam (13/11) “bukan satu-satunya serangan yang direncanakan ISIS” dan selagi aparat berupaya mengungkap seluruh rencana tersebut, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaannya. Serangan teror ISIS di kota Paris, Perancis dan kota Beirut, Lebanon yang menewaskan ratusan orang menjadi fokus perhatian Direktur CIA, John Brennan dalam diskusi “Global Security Forum 2015” yang diselenggarakan CSIS di Washington DC Senin pagi (16/11). Brennan mengatakan dari informasi yang berhasil dikumpulkan, diketahui bahwa serangan di Paris ini tidak direncanakan dalam satu dua hari, tetapi pasti telah direncanakan dengan sangat seksama selama beberapa bulan, tidak saja terkait target serangan tetapi juga pelaku dan bahan pendukungnya. “Jadi saya mengasumsikan serangan di Paris ini bukan satu-satunya operasi yang direncanakan ISIS dan CIA serta semua badan inteljen kini sedang berupaya keras mengungkap rencana ISIS berikutnya. Meningkatkan kewaspadaan menjadi hal yang harus dilakukan semua orang sekarang ini,” kata Brennan. Melihat serangan yang terjadi di Paris-Perancis dan Beirut-Lebanon, Brennan mengatakan ia yakin serangan ISIS kini tidak saja terbatas di wilayah Irak dan Suriah tetapi juga meluas ke negara-negara lain. “ISIS kini memperluas ancamannya ke luar, ke negara-negara lain, untuk memperluas dan memperkuat ideologinya tentang kekhalifahannya. Dan kita harus bekerja keras agar upaya ISIS itu tidak berhasil,” tembah Brennan. Lebih jauh Brennan mengatakan aparat keamanan sudah beberapa kali berhasil menggagalkan upaya ISIS untuk menempatkan orang dan barang guna melancarkan serangan. Tetapi keberhasilan mereka melakukan serangan di Paris menunjukkan prinsip dasar ideologi yang mereka anut yaitu membunuh dan menyebarkan teror. “Prinsipnya sangat sederhana: serang dan bunuh sebanyak mungkin orang. ISIS akan bunuh sebanyak mungkin orang, tidak peduli anak-anak sekali pun. Karena itu target kita sekarang juga sangat jelas, mengatasi ISIS di Timur Tengah dan juga di negara-negara lain,” tegasnya. “Global Security Forum 2015” merupakan acara tahunan CSIS yang mengupas berbagai isu yang dihadapi dunia, seperti keamanan, kebijakan pertahanan, ekonomi dan kemajuan teknologi . Tahun ini isu keamanan menjadi fokus perhatian, terkait keberadaan ISIS dan serangan yang dilakukan, krisis kemanusiaan di Irak dan Suriah, konflik di Laut Cina Selatan, krisis di Ukraina Timur, migrasi pengungsi ke Eropa hingga soal “Kemitraan Trans-Pasifik” dan isu anggaran pertahanan.
  12. Meskipun masih belum pasti, pelaku teror Paris disebut-sebut berkaitan dengan grup militan ISIS. ISIS juga sempat membanggakan aksi teror Paris di laman sosial media mereka tidak lama setelah aksi kekerasan maut itu terjadi. Menanggapi hal hal tersebut, beberapa cabang grup hacker Anonymous baru-baru ini bersumpah bakal membalas dendam pada ISIS atas teror Paris. "Untuk mempertahankan norma dan kebebasan kita, kami Anonymous akan melacak grup teroris yang bertanggung jawab atas serangan ini (teror Paris). Kami tidak akan menyerah, kami tidak akan memaafkan mereka, dan kami akan melakukan apa saja yang dibutuhkan untuk itu," ujar Anonymous dalam video terbaru mereka. Kampanye balas dendam pada ISIS ini bisa dilihat di Twitter dengan hastag #OpParis. Kampanye ini juga disebut sebagai gong perang antara Anonymous melawan ISIS di penghujung tahun 2015 ini. Sebelumnya, Anonymous juga pernah berperang melawan ISIS pasca tragedi Charlie Hebdo di bulan Januari lalu. Menggunakan kampanye #OpISIS, Anonymous melacak situs-situs dan akun media sosial simpatisan ISIS kemudian meretasnya. Grup hacker ini juga melaporkan ribuan akun yang berhubungan dengan ISIS agar diblokir oleh Twitter.
  13. Menyusul serangkaian serangan bom bunuh diri dan penembakan di Ibu Kota Paris, Prancis, yang menewaskan 129 orang dan melukai 352 lainnya pada Jumat malam lalu, kelompok peretas Internet Anonymous menyatakan perang total melawan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Anonymous bersumpah akan melumpuhkan setiap aktivitas anggota ISIS di Internet. Deklarasi perang dari Anonymous itu diumumkan melalui situs jejaring sosial YouTube. Seorang juru bicara Anonymous yang memakai simbol topeng Guy Fawkes berjanji akan melancarkan "operasi terbesar yang pernah dilakukan" melawan ISIS. "Anonymous dari seluruh belahan dunia akan memburu kalian," ujar juru bicara itu. "Kalian harus tahu, kami akan menemukan kalian dan tidak akan melepaskan kalian." "Genderang perang sudah ditabuh, Bersiap-siaplah. Rakyat Prancis lebih kuat dari kalian dan mereka akan makin kuat setelah teror ini." Kelompok para peretas internasional itu selama ini sudah menjaga keamanan jaringan Internet Prancis setelah penyerangan terhadap kantor tabloid satir Charlie Hebdo pada Januari lalu. Anonymous telah menelusuri, meretas, dan mengungkap ribuan akun media sosial Twitter milik anggota ISIS dan simpatisannya. Menurut laporan Foreign Policy mereka sudah melumpuhkan 149 situs terkait ISIS, 101 ribu akun Twitter dan 5.900 video propaganda ISIS. Berikut video pernyataan perang dari Anonymous itu:
  14. Serangan teroris di Paris yang menelan korban sedikitnya 129 tewas dan ratusan lainnya luka-luka mengundang berbagai reaksi, termasuk di AS. Aparat keamanan di berbagai kota AS memperketat keamanan termasuk di masjid-masjid untuk mencegah terjadinya aksi balas dendam.
  15. "ISIS menggunakan truk-truk Toyota untuk menggelar aktivitas teror dan sejenisnya. Hampir di setiap video ISIS, ditampilkan armada dan konvoi mobil Toyota. Ini sangat membuat kami risau." Departemen Keuangan Amerika Serikat dilaporkan tengah menyelidiki Toyota untuk mencari tahu mengapa kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) banyak menggunakan mobil-mobil bikinan produsen mobil Jepang itu dalam video-video propagandanya di Irak, Suriah, dan Libya. "Kami sedang bekerja sama dengan mitra-mitra asing dan para pemangku kepentingan di seluruh dunia untuk mengetahui aktivitas finansial dan ekonomi ISIS," bunyi keterangan resmi Departemen Keuangan AS seperti dikutip CNN. Truk-truk Toyota seperti Hilux dan SUV Land Cruiser memang banyak digunakan ISIS dalam video propagandanya. Truk-truk itu biasa digunakan untuk mengangkut personel dan senjata berat. Duta Besar Irak untuk AS, Lukman Faily, kepada ABC News mengatakan bahwa ISIS tak hanya membeli truk-truk bekas, tetapi juga membeli truk-truk baru Toyota dalam beberapa tahun terakhir. "Pertanyaan ini sering kami utarakan kepada para tetangga kami. Bagaimana truk-truk baru ini, ribuan unit, bisa sampai ke ISIS? Dari mana datangnya?" kata Faily. Dalam beberapa video propaganda di YouTube, tampak pasukan ISIS mengendarai Hilux putih berlambang ISIS di jalan-jalan Suriah, termasuk di Raqqa, pusat komando organisasi teroris itu. Beberapa merek seperti Mitsubishi, Hyundai, dan Isuzu juga digunakan oleh ISIS, tetapi jumlahnya sangat sedikit. "Sangat disesalkan, bahwa Toyota Land Cruiser dan Hilux telah nyaris menjadi bagian dari merek ISIS," kata Mark Wallace, mantan dubes AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa yang kini mengepalai gerakan nirlaba Counter Extremism Project. "ISIS menggunakan kendaraan-kendaraan ini untuk menggelar aktivitas militer, teror, dan sejenisnya. Hampir di setiap video ISIS, ditampilkan armada dan konvoi mobil Toyota. Ini sangat membuat kami risau," lanjut Wallace. Pertanyaan soal hubungan antara ISIS dan Toyota sudah banyak diutarakan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2014, laporan Public Radio International, menyebutkan bahwa Kementerian Luar Negeri AS mengirim 43 truk Toyota untuk pemberontak Suriah. Sementara sebuah surat kabar Australia melaporkan bahwa lebih dari 800 truk Toyota hilang dari Sydney antara 2014 - 2015. Diduga truk-truk itu sudah diselundupkan ke wilayah ISIS. Menurut data penjualan Toyota, penjualan Hilux dan Land Cruiser di Irak naik tiga kali lipat dari 6000 unit pada 2011 menjadi 18.000 unit pada 2013. Jumlah itu turun menjadi 13.000 unit pada 2014. Brigadir Jenderal Saad Maan, juru bicara militer Irak, mengatakan dia mencurigai ada pihak lain yang menyelundupkan mobil-mobil itu ke Irak. "Kami menghabiskan waktu untuk membasmi para teroris itu di perbatasan antara Irak dan Suriah. Kami sungguh butuh jawaban dalam hal ini," kata dia. Adapun Toyota, kepada ABC News, mengatakan bahwa tak ada satu pun dilernya yang menjual mobil ke ISIS. Sementara distributor utama Toyota di Timur Tengah, Sumitomo, mengaku tak tahu bagaiamana truk-truk itu bisa sampai ke tangan ISIS. "Soal bagaimanan seseorang beroperasi melanggar hukum, membeli mobil untuk disalahgunakan, kami tentu tak bisa tahu dan karenanya tak bisa mengomentari hal ini," bunyi pernyataan resmi Sumitomo. Sementara sebuah perusahaan Arab Saudi, Abdul Latif Jameel, yang pernah menjadi diler utama Toyota di Suriah, mengatakan bahwa operasinya ditutup pada Oktober 2012. Wallace mengatakan awal 2015 pernah menyurati Toyota untuk mendesak perusahaan itu berupaya lebih keras agar truk-truknya tak digunakan oleh ISIS. Ia juga mengingatkan bahwa truk-truk itu punya nomor identifikasi, jadi seharusnya mudah dilacak. "Saya sendiri yakin, Toyota tak mungkin sengaja mengeruk untung dalam kasus ini. Tetapi mereka sudah diingatkan dan seharusnya berusaha lebih keras," kata Wallace. "Mereka harus bisa menjelaskan, bagaimana truk ini bisa sampai ke sana. Mereka harus mengungkapnya, menghentikan praktik itu, dan membuat kebijakan yang bisa menghentikan munculnya truk-truk Toyota dalam video propaganda ISIS," tegas Wallace.
  16. Seorang anak menderita setelah pasukan pemerintah Suriah menembakkan gas klorin. Seorang pejabat AS mengatakan kepada BBC, adanya peningkatan keyakinan di kalangan Pemerintah AS bahwa militan yang menyebut dirinya sebagai Negara Islam atau ISIS membuat dan menggunakan senjata kimia di Irak dan Suriah. AS telah mengindentifikasi setidaknya empat peristiwa yang melibatkan kedua pihak yang berkonflik di wilayah perbatasan Irak-Suriah di mana ISIS menggunakan senjata kimia mustard, seperti disampaikan oleh pejabat tersebut. Pejabat itu juga menyebutkan senjata kimia yang digunakan adalah bentuk bubuk. Tim BBC di perbatasan Turki-Suriah telah melihat bukti yang mendukung klaim tersebut. AS yakin kelompok itu memiliki sel yang dikhususkan untuk membuat senjata-senjata tersebut. "Mereka menggunakan mustard," seseorang mengatakan tentang ISIS. "Kami mengetahui mereka menggunakannya." Senjata kimia mustard kemungkinan digunakan dalam bentuk bubuk dan dikemas dalam bahan peledak tradisional seperti mortir, seperti disampaikan oleh pejabat AS. "Kami telah melihatnya digunakan pada setidaknya empat peristiwa yang berbeda di kedua lokasi perbatasan Irak dan Suriah. Ketika senjata ini meledak, siapa yang terpapar abu senjata kimia mustard itu akan melepuh. Pejabat mengatakan komunitas intelejen yakin ada tiga kemungkinan penjelasan bagaimana ISIS memperoleh senjata kimia yang mematikan. Dalam pengamatan komunitas intelejen, seperti disampaikan oleh pejabat AS, bahwa mereka membuatnya. "Kami menilai mereka memiliki sel yang bertugas meneliti senjata kimia aktif yang mereka kerjakan dan mencobanya dan menjadi lebih baik dalam membuatnya," kata pejabat tersebut. Teori alternatif lain yaitu militan ISIS menemukan senjata kimia di tempat persembunyian di Irak atau Suriah. Tampaknya militan menemukan senjata kimia di Irak, ungkap pejabat, karena militer AS kemungkinan dapat menemukannya selama kampanye militer dilakukan di negara tersebut selama satu dekade. Pejabat mengatakan bahwa militan tampaknya telah menyita senjata kimia dari rezim di Suriah sebelum rezim dipaksa untuk memberikan persediaannya dengan ancaman serangan udara AS pada 2013. sumber: BBC Indonesia
  17. Setiap sesudah serangan udara, ISIS membubarkan operasi infantri besar dan mengganti serangan dengan bom rakitan. Peneliti di Amerika Serikat telah menggunakan kecerdasan buatan untuk lebih memahami strategi kelompok militan yang menamakan diri negara Islam atau ISIS. Mereka menganalisis hubungan antara serangan udara dengan serangan bom pinggir jalan serta kaitan dengan taktik yang dipakai ISIS. Analisis ini didasarkan pada logaritma yang meneliti 2.200 peristiwa terkait kegiatan ISIS di semester kedua tahun 2014. Makalah ini akan ditampilkan dalam sebuah konferensi pekan depan. Salah satu ciri yang menonjol adalah penggunaan bom rakitan atau IED. Salah seorang peneliti yang juga prajurit AS di Irak, Paulo Shakarian, mengatakan kepada BBC, "Ketika mereka mengalami banyak serangan udara, mereka mengganti taktik dari gerakan infantri berjumlah besar, ke pemakaian IED". Balas dendam Para peneliti ini juga menemukan penggunaan meningkatnya serangan bom mobil sebelum adanya operasi pasukan infantri. Sebuah temuan awalnya mengejutkan para peneliti, yaitu meningkatnya upaya ISIS melakukan penangkapan menyusul serangan udara Suriah. Shakarian percaya bahwa peningkatan itu adalah upaya balas dendam untuk mengungkap anggota dinas rahasia Suriah yang telah membantu menunjukkan sasaran serangan udara. Elizabeth Quintana, direktur studi militer di Royal United Services Institute (RUSI), mengatakan riset ini akan berguna dalam menghadapi ISIS. Dr. Shakarian akan menyajikan makalah ini di konferensi analisis data di Sydney, Australia, pekan depan.
  18. Di hadapan ratusan orang, militan ISIS dengan sadisnya memotong tangan pencuri menggunakan pisau tajam. Sejumlah militan Islamic State (ISIS) bersiap melakukan eksekusi hukuman potong tangan bagi pria yang dituduh telah melakukan pencurian. Eksekusi ini dilakukan di hadapan ratusan warga, termasuk anak-anak.
  19. ISIS mengeksekusi 4 orang pria yang dituduh sebagai kaum gay atau homoseksual. Para tahanan ini dieksekusi dengan cara yang teramat sadis, mereka dilempar dari atas sebuah gedung tinggi dengan tangan terikat. Irak, Fallujah, 1 Juli 2015. Seorang tahanan yang dituduh kaum gay bersiap untuk dieksekusi. Para tahanan ini didorong dari atas atap, dan dijatuhkan dengan bagian kepala terlebih dahulu. Irak, Fallujah, 1 Juli 2015. Seorang tahanan terjatuh dari atas gedung, dengan bagian tangan dan mata terikat. Selain merekam video, ISIS menempatkan sejumlah fotografer di tempat yang strategis untuk mengabadikan momen mengerikan ini. Irak, Fallujah, 1 Juli 2015. Seorang tahanan yang terjatuh dari atas gedung, sedangkan seorang anggota ISIS menunggu di bawah. Ini bukan kali pertama ISIS mengeksekusi dengan cara yang teramat sadis, beberapa waktu lalu sejumlah tahanan diledakan menggunakan peluncur roket. Irak, Fallujah, 1 Juli 2015. Momen dimana seorang tahanan ISIS yang dituduh gay, dijatuhkan dari atas gedung tinggi. Sering kali ISIS mengeksekusi tahanan di wilayah ruang publik, dan disaksikan oleh para warga. Irak, Fallujah, 1 Juli 2015.
  20. Seorang mantan militan ISIS bermimpi melihat sosok yang dipercaya adalah Yesus. Militan ISIS yang diketahui telah banyak membantai umat Kristen mengaku telah mendengar suara Yesus. Hal ini disampaikan berdasarkan laporan Direktur Youth With A Mission (YWAM), Gina Fadely. Ia mengatakan seorang missionaris YWAM yang berada di Timur Tengah menceritakan pengalaman itu setelah bertemu dengan mantan anggota ISIS tersebut. “Ia menceritakan kepada pemimpin YWAM itu bahwa dia bermimpi tentang sosok laki-laki putih menghampirinya dan berkata, ‘Kamu membunuh umat Ku’. Dan dia mulai merasa sakit dan gelisah tentang apa yang telah dilakukannya,” terang Fadely. Tak hanya terjadi satu kali, mimpi berikutnya kembali berulang. Ketika itu, sosok pria putih itu meminta untuk mengikut Dia. “Dalam mimpi lain, Yesus meminta untuk mengikuti-Nya dan sekarang dia diminta untuk menjadi pengikut dan murid Kristus,” tambahnya. Nabeel Qureshi, seorang apologis dan penulis buku Seeking Allah, Finding Jesus, berkomentar bahwa pengalaman mimpi itu dapat dipercaya. Sebab banyak orang yang berusaha untuk bisa berkomunikasi dengan Tuhan secara pribadi. Namun, kenyataannya perjumpaan itu bisa terjadi melalui mimpi dan seolah mendengar apa yang disampaikan Tuhan secara nyata. Mungkin kisah ini sama seperti cerita Saulus sang pembantai orang percaya yang mengalami perjumpaan dengan Tuhan (baca Kisah Para Rasul 9). Sebab sebelum mengalami mimpi itu, mantan militan tersebut mengaku sangat gemar membantai orang-orang Kristen. Sama seperti apa yang telah kita dengar tentang tindakan brutal kelompok garis keras terhadap orang-orang tak berdosa, sebagian diperlakukan sebagai sanderaan dan kemudian dibunuh.
  21. Angelina Jolie. Eksekusi yang dilakukan oleh Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mewujudkan hukuman mati yang dilakukan selalu membuat dunia terperangah. Kali ini ISIS memamerkan ajang eksekusi terhadap sejumlah orang dengan menggunakan bongkahan beton. Cara terbaru disebarkan melalui dunia maya. Sejumlah orang yang dihukum mati dibaringkan di lapangan pasir, satu per satu menunggu giliran ajal tiba saat bongkahan beton dihujamkan algojo, sekali dihantam, orang yang dihukum mati akan langsung mati. Sejumlah gambar mempertontonkan aksi pembantaian itu, yang dilakukan di depan umum. Eksekutor dengan dingin melemparkan bongkahan beton yang diperkirakan seberat 20-30 kilogram (kg) yang dihujamkan ke kepala para pelaku kejahatan seperti pembunuhan, pencuri, mata-mata, dan sebagainya. Eksekusi itu seolah memamerkan berbagai cara untuk menerapkan hukuman mati bisa dilakukan dengan sejumlah metode. Setelah memperlihatkan eksekusi dengan cara dipenggal, ISIS juga melakukan eksekusi dengan cara dibakar hidup-hidup seperti dialami oleh pilot Jordania. Hukuman mati lainnya dilakukan dengan ditembak, hukuman gantung, dan dirajam. Eksekutor adalah tokoh dengan wajah tertutup, seperti biasa sejumlah eksekusi yang telah dipertontonkan ISIS, kali ini eksekusidilaksanakan untuk menerapkan qisash atau untuk sebagian kalangan disebut, satu mata untuk satu mata (an eye for an eye). Tentu saja efek dari sejumlah cara eksekusi yang dilakukan ISIS akan menimbulkan kengerian dan trauma karena tindakan-tindakan yang dilakukan ISIS mungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Dunia seperti tidak berdaya menanggapi situasi berdarah yang sudah berlangsung selama empat tahun di Syria. Megabintang, Angelina Jolie mempunyai pesan khusus terkait perang yang melanda kawasan itu. "Perang mengakibatkan banyak korban berjatuhan, dunia seperti membiarkan," katanya menunjuk banyaknya pengungsi, yang jumlahnya diperkirakan mencapai empat juta jiwa. Jolie menangis karena sedih dengan pemandangan yang dilihatnya di tempat pengungsian. "Sangat menyakitkan untuk melihat para pengungsi, mereka yang menjadi korban adalah kaum wanita dan anak-anak tak berdosa," katanya di depan pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), beberapa waktu lalu.‎
  22. Isis mulai memamerkan dominasinya setelah berhasil menduduki sejumlah wilayah di Iraq dan Syria. Sebagaimana disampaikan The Independent, yang dikutipWartakota.tribunnews.com, Rabu (20/5/2015), seorang anggota Isis asal Inggris telah menerbitkan e book yang memandu semua orang yang ingin mengenal Isis, panduan untuk warga dunia. Bahkan, Isis menawarkan liburan dinikmati di wilayah-wilayah mereka dengan buku yang diterbitkan itu, Anda mungkin berminat untuk melakukan tur ke wilayah Isis? Abu Rumaysah adalah pengarang buku yang berjudul, A Brief Guide to the Islamic State (2015), yang diterbitkan, Senin (18/5/2015). Buku yang berisi 46 halaman itu tidak lain merupakan pandangan utopis terkait kelompok teror di Iraq dan Syria dengan memberikan iming-iming makanan secara kekalifahan, musim yang nyaman, transportasi, teknologi, kerakyatan, dan pendidikan. Beberapa orang yang sudah berkunjung ke negara yang dikuasai Isis menyebutkan apa yang disampaikan itu memang serius terkait dengan jaringan transportasi mereka. "Progres yang dicapai dalam jaringan transportasi Isis adalah dengan menggunakan kereta api, kapal laut, dan pesawat. Masalahnya, kata pernyataan yang disampaikan tersebut, semuanya masih merupakan maket. "jadi semunya baru di atas meja seperti zeppelin, hovercraft, trem, dan angkutan kecil," katanya. Sebenarnya, sampul e-book itu terbilang jauh dari realitas terkait dengan tindakan hukum yang brutal di wilayah yang sudah dikuasai Isis. Di mana hanya gara-gara sebatang rokok bisa menjadikan orang lupa diri dan akhirnya masuk penjara. Hanya gara-gara sebatang rokok, kita bisa mengetahui, tindakan yang diberlakukan terbilang kejam karena bisa mengakibatkan orang ditenggelamkan atau di sejumlah kasus, dibunuh. Meski demikian, makanan dan minuman yang popular seperti teh, cokelat, kopi, dan koktail bisa ditemukan di wilayah Isis. Kehidupan nyata di negara yang dikuasai Isis sudah dipublikasikan dan diterjemahkan dari bahasa Arab. Charlie Winter, seorang peneliti kontraektrimisme untuk lembaga pemikiran Quilliam menyatakan kepada The Independent, yang dikutip Wartakota.tribunnews.com, apa yang dialami di wilayah yang dikuasai Isis seperti halnya tawaran wisata sebenarnya hanya merupakan bagian propaganda untuk menarik minat orang bergabung dengan kekuatan Isis.
  23. Kelompok militan ISIS pada Selasa (5/5) mengklaim sebagai dalang dari serangan di pameran seni tentang Nabi Muhammad di Garland, Texas akhir pekan lalu. Namun, klaim itu mulai diragukan para ahli kontraterorisme yang menyatakan bahwa ISIS tidak mempunyai peran operasional dalam serangan itu. Para ahli menilai bahwa dua pria bersenjata yang teridentifikasi sebagai Elton Simpson alias Mutawakil dan Nadir Soofi meluncurkan serangan dengan keinginan sendiri, alias lone wolf, dan tidak dimotori oleh organisasi teroris tertentu. Ketua Komite Keamanan Dalam Negeri, Michael McCaul, mengungkapkan keraguan atas klaim ISIS muncul karena salah satu pelaku, Simpson, sempat berkicau ingin menjadi mujahidin dalam akun Twitter miliknya dengan tagar #texasattack, sekitar 20 menit sebelum meluncurkan serangan di Garland. "Bukti-bukti tidak menunjukkan serangan itu diarahkan oleh ISIS, melainkan hanya terinspirasi oleh mereka," kata McCaul, dikutip dari Al-Arabiya, Rabu (6/5). McCaul memaparkan akun Twitter Simpson juga sempat memajang foto Anwar al-Awlaki, seorang ulama radikal kelahiran AS yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak CIA di Yaman. "Ini kasus yang harus kita waspadai," kata McCaul melanjutkan. Sementara, Eksekutif Direktur untuk Intelijen K2 dan mantan Direktur Analisis Intelijen untuk Kepolisian New York, Mitchell Silber, menilai pelaku meluncurkan serangan dengan bertindak sendiri, atau do-it-yourself. Serangan semacam ini lebih sulit untuk terdeteksi oleh penegak hukum dan badan intelijen. "Sangat sulit untuk mendeteksi serangan semacam ini sebelum diluncurkan. Berarti kita dapat terus rentan terhadap teror yang dilakukan oleh aktor tunggal yang bertindak tanpa tanda-tanda, sehingga sulit digagalkan," kata Silber. Sumber dari penegak hukum federal mengungkapkan bahwa pemerintah AS kini terus melakukan penyelidikan terhadap Simpson seputar waktu penembakan. Penyidik juga menelusuri komunikasi antar Simpson dengan kerabatnya, baik di AS maupun luar negeri. Di lain sisi, ISIS menyerukan anggotanya yang tak dapat ikut berperang di Irak dan Suriah untuk meluncurkan "jihad" di negara mereka masing-masing. Sebuah pernyataan audio ISIS yang disiarkan stasiun radio al-Bayan menyatakan Simpson dan Soofi adalah "dua tentara kekhalifahan". ISIS juga menebar ancaman dengan mengatakan bahwa ada 71 simpatisan mereka yang siap melakukan serangan di beberapa titik di Amerika Serikat, termasuk Virginia, Maryland, Illinois, California, dan Michigan. Melalui pengumuman ini, ISIS berkelit bahwa kegagalan tersebut adalah sebuah kesengajaan untuk menunjukkan betapa mudahnya mereka mengorbankan nyawa bagi Tuhan. Sumber: CNN Indonesia
  24. Bandung, Nama Asyahnaz Yasmin, 25 tahun, termasuk satu dari 16 warga negara Indonesia yang ditangkap pemerintah Turki. Gadis asal Bandung ini dikabarkan bermaksud bergabung dengan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Ayah Asyahnaz, Mahfouzt Firdaus, 47 tahun, bertempat tinggal di Desa Rancakesumbang, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ayah dan ibu Asyahnaz sudah bercerai. Kini Mahfouzt tinggal bersama istri keduanya, Siti Nursolihin. Menurut Junianingsih, tetangga Mahfouzt, keluarga ini dikenal tertutup dan jarang bergaul. Namun tak ada yang aneh dimata tetangganya. Mahfouzt bekerja sebagai pegawai swasta, sedangkan istrinya adalah guru Sekolah Menengah Pertama. Junianingsih mengaku tak terlalu mengenal Asyahnaz. Kadang gadis itu datang dengan menggunakan taksi di malam hari. Penampilannya pun tak banyak berbeda dengan perempuan umumnya. "Penampilannya biasa saja, seperti gadis muslim umumnya," kata Junianingsih Selasa, 17 Maret. Kepala Kepolisian Resor Bandung, Ajun Komisaris Besar Polisi Jamaludin, mengatakan, berdasarkan informasi dari Kepolisian Republik Indonesia, Asyahnaz merupakan salah satu WNI yang diamankan Kepolisian Turki di Provinsi Gaziantep, beberapa hari yang lalu. Jamaludin memastikan informasi yang didapat dari Polri adalah benar salah satu WNI yang tertangkap bernama Asyahnaz Yasmin binti Mahfuouzt Firdaus. "Tapi, dia bukan asli warga kabupaten Bandung, ia pindahan dari Lampung. Pada September 2014 ia menumpang membuat KTP dikediaman ayahnya," kata dia. Menurut Jamaludin, Asyahnaz merupakan anak kandung dari Mahfouzt Firdaus. Namun mereka sempat berpisah cukup lama. Lantaran sang ayah cerai dengan ibu kandung Asyahnaz lalu pindah ke Kabupten Bandung. "Yang jelas terakhir mereka bertemu pada September 2014. Itupun untuk numpang bikin KTP," ujar dia. Selepas itu, Jamaludin mengatakan, ayahnya tidak tahu Asyahnaz pergi ke mana. Minum Racun Sebelumnya diberitakan Firdaus mencoba bunuh diri dengan menenggak cairan racun serangga pada Selasa pagi, 17 Maret 2015. Dia berniat mengakhiri hidupnya setelah mengetahui Ahsyahnaz maau masuk ISIS. Beruntung, tindakan nekat Firdaus diketahui oleh Juaningsih. “Saya melihat Pak Firdaus tergeletak,” kata dia, yang kemudian berteriak minta tolong ke tetangganya.
  25. Ayub Fateh al-Rubaie (memegang pisau) berfoto bersama anggota milisi Syiah Irak yang memerangi ISIS. Ayyub Faleh al-Rubaie adalah seorang pria Irak biasa beranak lima yang setiap pagi mengantar anak-anaknya berangkat ke sekolah. Namun, pria berjanggut lebat ini punya julukan yang cukup menggetarkan yaitu "Ayah sang Malaikat Maut" karena dia terkenal ganas saat melakukan kegiatannya yang lain yaitu memerangi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). Al-Rubaie adalah seorang anggota milisi Syiah yang mendukung pasukan pemerintah Irak memerangi ISIS yang saat ini masih menduduki sebagian kota Tikrit. Kegarangannya di medan perang, digabung dengan selera humor yang kuat, membuat Al-Rubaie memiliki ribuan penggemar di media sosial, termasuk mendapat julukan lain yaitu Abu Azrael. Sambil menyandang kapak, sebilah pedang dan sepucuk senapan serbu kepada kantor berita AFP mengatakan dirinya sudah cukup lama berprofesi sebagai prajurit. Dia bahkan ikut memerangi pasukan AS yang menginvasi Irak satu dekade lalu. "Anda melihat saya sebagai pecinta kedamaian saat mengantar anak-anak ke sekolah. Namun untuk mereka (ISIS) saya tunjukkan wajah saya yang lain," ujar Al-Rubaei. Begitu populernya Al-Rubaie sehingga membuat milisi Syiah tempatnya bergabung menggunakan foto dan video aksinya untuk mendulang dukungan di media sosial. Dia pernah difoto tengah menunggang sepeda motor di tengah pertempuran sengit. Salah satu video menampilkan Al-Rubaie mengejek ISIS menggunakan alat komunikasi walkie talkie yang diambilnya dari seorang prajurit ISIS yang tewas. Al-Alam, stasiun televisi berbahasa Arab di Iran, mengabarkan Al-Rubaei dulunya adalah seorang staf pengajar di sebuah universitas di Irak. Pria ini adalah veteran pasukan khusus yang sangat terlatih.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy