Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'Android'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 125 results

  1. Flappy Bird adalah sebuah permainan di Android dan iOS, yang dibuat oleh seorang pengembang dari Hanoi, Vietnam bernama Nguyen Ha Dong dan diluncurkan pada bulan Mei 2013. Cara bermainnya yakni dengan mengetukkan jari ke layar ponsel pintar untuk membuat si burung terbang, melewati setiap pipa berwarna hijau. Jika waktu ketika mengetuk layar tidak tepat, maka dapat membuat si burung terbang menabrak pipa dan pada akhirnya harus mengulang permainan ini dari awal. Nguyen beralasan bahwa dia menciptakan permainan ini untuk kegiatan bersantai para pemainnya. Download buat Android Download buat iOS
  2. Sudah bukan rahasia lagi bahwa di tangan Satya Nadella Microsoft menjadi jauh lebih terbuka dengan platform lainnya. Beberapa waktu lalu mereka merilis aplikasi Snipp3t untuk iOS, namun hingga kini versi Windows Phone nya belum juga muncul. Dan yang cukup mengejutkan Microsoft sepertinya juga akan melakukan hal yang sama saat perilisan Office 16 nanti. Yup..selain mengembangkan Office 16 untuk Windows, Microsoft juga mengembangkan Office 16 untuk Mac. Office 16 untuk Mac Microsoft menyatakan bahwa Office 16 untuk Windows baru akan dirilis setelah pertengahan tahun 2015, artinya sekitar bulan Juli – Desember tahun depan. Padahal Office 16 untuk Mac sendiri ditargetkan sudah rilis pada awal tahun 2015 nanti. Bahkan versi public preview nya bakal sudah dirilis dalam waktu dekat. Artinya pengguna Mac nantinya bakal bisa menikmati Office 16 sekitar 6 bulan lebih awal dari pengguna Windows. Office Touch juga akan mengalami perlakuan yang sama. Kabarnya Office Touch untuk tablet Android sudah bakal dirilis sekitar bulan November 2014 besok, sedangkan pengguna tablet Windows baru bisa menikmati Office Touch pada pertengahan tahun 2015 nanti. Meskipun keputusan ini membuat kecewa sebagian pengguna Windows, namun hal ini sejalan dengan target Microsoft untuk membawa software dan layanannya ke semua platform. Keuntungan Microsoft-pun diprediksi akan meningkat tajam karena pendapatan mereka kini tidak hanya berasal dari pengguna Windows dan Windows Phone saja, melainkan dari banyak pengguna Mac dan Android juga.
  3. Siapa yang gak tau Whatsapp? Whatsapp adalah instant messaging yang didirikan sejak lama dan sekarang ini udah dibeli sama Facebook. Dan saya disini sharing Whstapp+ buat Ngobaser yang pakai hape Android. Download langsung aja ndral disini: http://downloads.ziddu.com/download/24157686/WhatsApp-Plus-v6.30-Cracked.apk.html
  4. Blackberry Messenger atau biasa disebut BBM adalah aplikasi chatting yang berawal dari HH Blackberry dan sekarang kalian sudah bisa mendownload secara gratis pada Appstore di iPhone dan Playstore di Android, nah buat kalian yang suka dengan hal-hal yang anti-mainstream, saya punya trik nih buat mengganti Pin BB kamu menjadi kepala lima. Mungkin kalian sudah pernah melihat temen-temen kalian atau orang di internet yang sudah memakai Pin BBM semacam ini 5xxxxxx, kalian tertarik mengubah PIN BBM dengan berawalan angka 5? Langsung saja simak caranya.. Note: Android sobat sudah diroot dan terpasang root explorer! Tutorial: 1. Buka Pengelola Aplikasi pada Pengaturan lalu pilih BBM, Force Stop BBM dan Clear Data 2. Buka Rootex lalu pergi ke /Root/System, lalu buka Build.prop dengan text editor di rootex 3. Ganti ro.product.brand dan ro.product.manufacturer menjadi Htc 4. Keluar dan Jangan Lupa disimpan perubahan pada build.prop tadi 5. Restart Android Kamu, terus buka BBM dan login kembali di BBM kamu 6. Kalo udah maka PIN kamu akan berubah menjadi kepala 5 seperti dibawah ini
  5. Sehari setelah Google mengumumkan update Android Lollipop, beberapa vendor smartphone Android global sudah mulai mengumbar janji update untuk beberapa seri ponsel lawas mereka. Diawali dengan Motorola dan HTC, kali ini giliran Sony yang mengumumkan rencana update Android Lollipop mereka. Sony memasikan kalau seluruh jajaran Xperia Z, yaitu Xperia Z, Xperia ZL, Xperia ZR, Xperia Tablet Z, Xperia Z1, Xperia Z Ultra, Xperia Z1 Compact, Xperia Z2, Xperia Z2 Tablet, Xperia Z3,Xperia Z3 Compact, dan Xperia Z3 Tablet Compact, akan mendapat update Android Lollipop mulai tahun 2015 mendatang. Yang pertama kali akan mendapatkan update ini adalah Xperia Z Ultra Google Play Edition dan diikuti oleh seri Xperia Z3 dan Z2 diawal tahun depan. Sony memang tidak memastikan update software ini untuk pemilik seri Xperia lainnya, tetapi bukan tidak mungkin Sony akan menambah panjang daftar smartphone mereka yang mendapat update Lollipop dalam beberapa waktu kedepan.
  6. Perkembangan dunia fotografi yang saat ini bisa kita nikmati menggunakan smartphone membuat banyak para developer berlomba-lomba untuk menawarkan aplikasi-aplikasi photo editing dengan ciri khasnya masing-masing. Salah satu aplikasi photo editing yang membuat saya tertarik untuk mencobanya adalah Photo Studio. Adalah aplikasi photo editing yang dibuat oleh developer KVADGroup. Aplikasi yang menurut saya mempunyai fitur-fitur yang cukup lengkap untuk mengedit foto-foto hasil jepretan kita. Aplikasi ini terdiri dari dua versi yaitu versi free dan versi pro alias versi berbayar. Tentu untuk mendapatkan fitur lengkapnya kita harus mengeluarkan sedikit dana dari dompet kita. Mari kita lihat apa saja fitur-fitur unggulan aplikasi photo editing satu ini. Saat menjalankan aplikasi Photo Studio ini kita akan langsung disuguhkan dengan lima menu utamanya. Menu-menu tersebut antara lain Browse : untuk mencari foto yang tersimpan pada memori kita untuk kita edit dengan aplikasi ini. Camera : mengambil gambar dengan kamera utama kita kemudian dilanjutkan mengeditnya. PicFrames : membuat beberapa bingkai foto dalam satu kanvas. College : menyusun foto dalam satu kanvas secara bertumpuk. Add-Ons : tempat untuk mendownload efek-efek tambahan lainnya seperti filter, effects dsb. Download mentahannya disini: http://downloads.ziddu.com/download/24123506/Photo.Studio-PRO-v1.4.0.3.apk.html
  7. Menjelang berakhirnya gelaran IFA 2014 di Berlin, Jerman, Apple bersiap-siap untuk meperlihatkan senjata terbarunya. Besar kemungkinan, perusahaan yang saat ini dipimpin oleh Tim Cook akan memperkenalkan iPhone terbarunya, iPhone 6 dan juga perangkat wearable, yakni iWatch. Tentu saja, banyak konsumen Apple yang sudah tidak sabar ingin mengetahui lebih dalam mengenai spesfikasi iPhone serta dimana saja mereka bisa segera membeli perangkat yang rencananya dikembangkan dalam dua varian layar, yakni 4,7 inci dan 5,5 inci. Hal menarik lainnya yang patut kita simak, apakah Apple akan mampu melawan dominasi perangkat serupa yang mengadopsi sistem operasi Android. Terkait dengan hal itu, belum lama ini sebuah badan survey global, ComScore telah mengeluarkan laporan terbarunya untuk pasar Amerika Serikat. Dalam rilisnya, comScore mencatat bahwa pada bulan Juli 2014, sistem operasi Android yang dikembangkan oleh Google masih berada di puncak. Namun, pangsa pasar Android menurun menjadi 51,5% dibandingkan pada bulan April di tahun yang sama, yakni sebesar 52,5%. Peningkatkan justru diperlihatkan oleh sistem operasi milik Apple dan Microsoft. Pada bulan April 2014, pangsa pasar iOS tercatat sebesar 41,4% dan pada bulan Juli meningkat 1% menjadi 42,4%. Begitu juga dengan Microsoft lewat Windows Phone yang dikembangkannya. Pada bulan April 2014 tercatat hanya 3,3% dan pada bulan Juli 2014 naik menjadi 3,6%. Tak berbeda dengan Android, BlackBerry dan Symbian juga mengalami penurunan. Pangsa pasar sistem operasi BlackBerry pada bulan Juli 2014 ini turun sebesar 0,2%, yakni hanya mampu menguasai 2,3%. Sedangkan Symbian turun 0,1% dan hanya mencatat pangsa pasar sebesar 0,1%. Besar pangsa pasar sistem operasi Android di Amerika Serikat tentunya tidak terlepas dari kontribusi sejumlah produsen smartphone papan atas, seperti Samsung, LG, Motorola dan HTC. Namun, semua produsen smartphone tersebut memiliki pangsa pasar jauh lebih kecil dibandingkan Apple. comScore mencatat, Apple pada bulan Juli 2014 memiliki pangsa pasar di Amerika Serikat sebesar 42,4%. Setelah Apple, ada dua produsen smartphone asal Korea Selatan, yakni Samsung yang mengusai pasar sebesar 28,4% dan LG sebesar 6,4%. Motorola dan HTC, masing-masing memiliki pangsa pasar sebesar 5,7% dan 4,7%. Sumber: chip.co.id
  8. ROM TOOLBOX adalah sebuah aplikasi tools yang sama berfungsi seperti ROM MANAGER, fungsinya sangat lengkap sekali mulai dari backup ROM, Backup aplikasi , move to SD, dan banyak lagi. Download disini bro dan sista: http://downloads.ziddu.com/download/24117019/Rom_Toolbox_Pro_Patched.net.apk.html
  9. Cara Menambah Ram Android dengan Aplikasi Ram manager pro Ram manager pro merupakan salah satu aplikasi android terbaik yang berfungsi memaksimalkan fungsi dari ram. Ram manager pro biasanya banyak digunakan oleh para pengguna android khususnya low-end yang ingin memaksimalkan kapasitas ram pada smartphone android mereka. Jadi buat anda yang ingin menambah kapasitas memori ram dapat menggunakan aplikasi ini. 1. Langkah pertama yang harus dilakukan untuk menambah memori ram anda adalah menginstall terlebih dahulu RAM Manager Pro v5.3.4 Apk Via GoogleDrive (gratis), atau anda dapat mendownloadnya diplaystore dengan harga sekitar USD 3.98. 2. Setelah anda install aplikasi tersebut kemudia buka dan jika ada permintaan Superuser pilih Allow. 3. Centang Set On Boot, selanjutnya pilih Swap File, maksimal 256 MB virtual RAM yang bisa ditambahkan. Proses membuat file swap mukin akan sedikit lama, prose ini mungkin memakan waktu sekitar 3 sampai 5 menit. Jika semua proses dirasa sudah selesai coba periksa pada File Manager Anda di sdcard atau rammanager, jika terdapat file bernama "swapfile" berarti Anda telah berhasil menambahkan Virtual RAM pada perangkat Android Anda. Tips Untuk Mempercepat Kinerja Android anda 1. Hapus aplikasi yang kiranya tidak anda butuhkan dan hanya gunakan aplikasi yang menurut penting saja. 2. Matikan Auto update aplikasi,. 3. hapus animasi atau walpaper live. 4. Pindahkan aplikasi yang sudah anda install ke SD agar tidak mengganggu kinerja android anda. 5. Tutup Aplikasi yang berjalan pada background. Sekian dulu informasi dari saya mengenai tips cara menambah ram untuk mempercepat kinerja android, terimakasih telah sudi meluangkan waktu untuk berkunjung dan membaca ulasan dari saya dan semoga artikel ini bermanfaat buat anda.
  10. Banyak pengguna handphone Android yang berlomba-lomba untuk me-root gadget kesayangannya tersebut. Dan, tak menutup kemungkinan Anda adalah salah satunya. Namun kemudian muncul pertanyaan besar, apa keuntungan dari sebuah handphone yang sudah di-root? Jawaban untuk pertanyaan ini tentu sangat banyak. Anda bisa melakukan kustomisasi ROM, melakukan overclock CPU, menghapus aplikasi sistem yang menurut Anda tidak berguna dan lain-lain. Dari sekian banyak kegunaan root pada handphone Android, berikut ini adalah 7 fungsi keren root pada handphone Android. Jika Anda memiliki pendapat, jangan sungkan untuk memberikan komentar pada kolom di bawah. 1. Menghapus Bloatware Sebagian besar, sebuah handphone Android datang dengan dilengkapi aplikasi yang bahkan tak berguna dan tidak dipakai oleh penggunanya. Aplikasi tak berguna tersebut, biasa disebut bloatware. Untuk hal yang satu ini, di handphone Android yang sudah di-root, Anda bisa menghapus atau menonaktifkan aplikasi tersebut. Untuk melakukan hal ini, salah satu cara mudah yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan Gemini App Manager. 2. Instal ROM Custom Hal inilah yang membuat handphone Android root paling menyenangkan. Terlebih di internet banyak ditemukan berbagai jenis ROM custom yang bisa saja menghasilkan performa yang jauh lebih baik dibandingkan dengan stock ROM. 3. Overclock CPU Sebuah aplikasi bernama SetCPU bisa Anda gunakan untuk melakukan overclock pada handphone Android. Dengan aplikasi ini, Anda bisa mengatur dengan mudah kecepatan CPU yang Anda inginkan. 4. Merekam Video di Layar Mengambil screenshot layar sudah biasa. Namun dengan handphone yang sudah di-root, Anda bisa memakai aplikasi bernama Screencast yang mampu mengambil screenshot rekaman video layar handphone Android Anda. Nantinya, video hasil rekaman memiliki format MP4. 5. Backup Apapun Berbekal aplikasi Titanium Backup, Anda bisa membackup segala yang ada di handphone Anda sekaligus. Dari data, aplikasi yang telah terinstall, aplikasi sistem dan lain-lain. 6. Menghapus Iklan Dengan memakai aplikasi AdFree, layar di handphone Anda akan terbebas dari iklan-iklan yang biasa nongol pada aplikasi gratisan. 7. Garansi Hilang Dengan melakukan rooting terhadap handphone Android, maka bisa saja garansi handphone Anda tidak berlaku. Anda memang bisa melakukan unroot. Namun terdapat beberapa handphone yang sudah dilengkapi dengan software yang bisa mendeteksi adanya tindakan rooting. Selain itu, melakukan kustomisasi secara sembarangan juga bisa berujung pada handphone brick. Sumber : http://www.beritateknologi.com/tujuh-hal-keren-tentang-handphone-android-yang-sudah-di-root/
  11. Apple dan Samsung kembali berseteru di pengadilan pada minggu ini. Apple menuntut perusahaan asal Korea Selatan tersebut sebesar 2 miliar dollar AS karena dianggap melanggar setidaknya lima paten fitur iOS. Namun, fitur-fitur tersebut sebenarnya adalah fitur yang dimiliki oleh semua perangkat Android dari berbagai vendor, bukan terdapat dalam perangkat Android Samsung saja. Fitur iOS apa saja yang menurut Apple dilanggar oleh Samsung? Situs 9to5 Mac,Selasa(1/4/2014) telah membuat rangkumannya, dan berikut adalah fitur-fitur tersebut. 1. Teks yang muncul sebagai tautan Pertama adalah paten tentang metode dan sistem dalam menampilkan aksi yang terstruktur dalam data komputer. Paten tersebut digunakan dalam pesan teks, yang menampilkan alamat, tanggal. waktu dan nomor telepon yang muncul sebagai link (dengan garis bawah). Paten tersebut dimiliki Apple sejak 1999. Pengguna Android jika berkirim pesan berisi alamat, waktu, atau nomor telepon akan ditampilkan sebagai tautan (link). Jika link tersebut di-klik, maka akan memunculkan aplikasi yang relevan, seperti peta, kalender, dan phonebook. 2. Sinkronisasi data di background Paten kedua adalah sinkronisasi data di background. Apple memiliki paten metode yang memungkinkan sebuah aplikasi untuk menyinkronkan informasi antar-beragam perangkat saat digunakan. Misalnya, aplikasi kalender yang dibuka dan diedit dalam smartphone, bisa sinkron dengan aplikasi yang terpasang di tablet atau komputer. Fitur yang serupa juga dimiliki oleh Android. 3. Universal search Menurut Apple, fitur Universal Search biasa digunakan pengguna iOS untuk mencari sesuatu dalam iPhone atau iPad, dengan pilihan mencarinya dalam internet atau Wikipedia. Paten "Universal interface for retrieval of information in a computer system" tersebut didapat Apple pada tahun 2005. Fitur Universal Search muncul di platform Android setelah versi 3.0 Honeycomb diperkenalkan pada tahun 2011. Sekali lagi, ini adalah fitur di Android, bukan milik Samsung semata. 4. Slide to unlock Fitur keempat adalah metode membuka layar home di smartphone, yaitu paten "Slide to unlock." Membuka layar kunci perangkat dengan gestur yang menggeser layar atau gambar di layar dimiliki oleh hampir semua perangkat mobile, termasuk Android. Tahun lalu, pengadilan di Jerman membatalkan tuntutan seputar klaim paten "Slide to unlock" milik Apple. Alasannya adalah, paten tersebut tidak memiliki inovasi teknis yang mencukupi untuk diberikan paten. 5. Auto-complete text Terakhir, adalah fitur Auto-complete dalam teks. Paten Apple tentang metode antarmuka grafis yang menyediakan rekomendasi kata, atau auto-complete tersebut juga diklaim milik Apple. Fitur prediksi kata telah dimiliki smartphone Apple dan Android dalam waktu cukup lama, namun Apple menuduh fitur Auto-complete milik Samsung mencontek fitur miliknya. Dalam iOS, jika pengguna mengetik kalimat, maka sistem akan melengkapi kalimat tersebut secara otomatis begitu pengguna menekan tombol spasi. Sementara Android memiliki metode dengan menampilkan pilihan kata. Itulah setidaknya lima fitur yang sedang diperdebatkan Apple dan Samsung di pengadilan. Fitur-fitur tersebut sebenarnya adalah elemen yang dimiliki oleh semua ekosistem Android. Dalam kasus sebelumnya yang diajukan pada tahun 2012, Apple lebih banyak menuntut Samsung dari segi desain. Pada akhirnya, Apple berhasil memenangkan tuntutan 1 miliar dollar AS dari Samsung. Sumber: 9to5mac
  12. Jujur saja. Salah satu fitur yang membuat kita sangat puas menggunakan Windows Phone adalah adanya aplikasi Nokia HERE. Kombinasi antara HERE Maps dan HERE Drive sudah teruji membuat kita bisa bereksplorasi ke kota-kota yang belum pernah kita kunjungi tanpa tersesat. Nokia HERE tidak membutuhkan koneksi internet. Kamu bisa mendownload maps nya dan kemudian bisa melakukan navigasi tanpa harus terkoneksi internet sama sekali. Di satu sisi kita bisa bernavigasi dengan akurat, di sisi lain smartphone kita bisa hemat baterai karena off internet. Nokia HERE jauh lebih bagus daripada Google Maps. Tetapi ternyata Nokia HERE kini tidak hanya ada di Windows Phone saja. Aplikasi keren tersebut sudah merambah ke platform Android juga! Untuk saat ini Samsung yang mengawalinya. Samsung telah bekerja sama dengan Nokia dan akan menghadirkan Nokia HERE di seri Samsung Galaxy mereka. Alhasil pengguna Samsung Galaxy bakal bisa menikmati kecanggihan Nokia HERE. Seperti inilah tampilan Nokia HERE untuk Android di Samsung Galaxy S5 Jika Nokia HERE mampu menjadi daya tarik bagi pecinta Android, maka langkah Samsung ini bakal diikuti oleh banyak manufaktur Android lainnya. Bertambah lagi lah satu aplikasi keren dan powerful ke platform tersebut. Apakah hadirnya Nokia HERE ke Android bakal memiliki efek buruk bagi Windows Phone? Silahkan bagikan pendapat kamu disini.
  13. Invasi Android tak hanya terjadi pada perangkat mobile seperti smartphone dan tablet saja. Android pun bisa dinikmati pada perangkat berlayar besar seperti TV. Bahkan, TV “jadul” pun bisa menjalankan Android. Syaratnya yaitu dengan menyandingkan Android Box. Sedangkan bagi Anda yang sudah memiliki smart TV, Android Box bisa lebih mencerdaskannya melalui beragamfeature dan aplikasi yang tersedia di Google Play. Kotak penjualannya boleh saja sangat sederhana dan polos. Begitu juga dengan perangkat di dalamnya yang bernama SeadBox Daive. Perangkat ini memiliki bobot sangat ringan layaknya sebuah kotak kosong. Dimensinya mini, tak lebih dari sejengkal jari orang dewasa. Namun di sekelilingnya tersedia banyak port dan interface penting, seperti tiga buah port USB 2.0, port SD card, HDMI, audio 3,5 mm, optical audio, LAN, dan sebuah antena WiFi. Untuk menyalakannya, perangkat ini memerlukan daya dari sebuah adaptor berukuran mini. Dalam pengujian, CHIP menyandingkannya dengan sebuah smart TV menggunakan koneksi HDMI. Tampilan layar bisa diatur mulai dari resolusi 720 x 480 piksel (terendah) hingga 1280 x 720 piksel 60Hz (tertinggi). Sebenarnya, pada konfigurasi layar dapat ditemukan pilihan resolusi 1920 x 1080 piksel. Namun ketika resolusi ini berhasil dipilih, tampilan tetap tersaji pada resolusi 1280 x 720 piksel dan bisa diartikan resolusi full HD yang disediakan tidak berfungsi. Berbekal OS Android 4.2.2 dan hardware yang masih mumpuni untuk saat ini (lihat tabel data teknis), SeadBox Daive berhasil menyajikan ekosistem Android yang baik. Melalui sebuah remote control yang berguna untuk mengakses seluruh menu di dalamnya, performa yang dimilikinya tidak “lemot”. Perpindahan menu terasa responsif, begitu pula ketika menyalakan atau mematikan perangkat yang hanya membutuhkan waktu kurang dari tiga detik (sistem standby). Sedangkan user interface-nya dibuat sederhana namun tetap menarik dan user friendly, menyajikan enam menu utama, yaitu Apps, Favorite, Video, Folders, Browser, dan Setup. Seperti perangkat Android pada u­mumnya, Anda bisa meng-install banyak aplikasi Android melalui Google Play. Namun perlu diingat, Anda tak bisa meng-install aplikasi yang membutuhkan jaringan seluler seperti BBM atau WhatsApp. Bahkan, Anda bisa meng-install launcher 3rd party untuk menggantikan launcher bawaan SeadBox Daive. Bagaimana dengan game? Jangan khawatir, Anda bisa menjalankan game yang Anda sukai selama kapasitas internal storage masih tersedia. SeadBox Daive juga mendukung penggunaan mouse, keyboard, HDD eksternal, hingga webcam. Perlu diketahui, dari spesifikasi yang tertera, SeadBox Daive sebenarnya memiliki internal storage 8 GB. Namun kapasitas murni yang bisa digunakan untuk meng-install aplikasi tambahan hanya sekitar 1,5 GB saja. DATA TEKNIS SISTEM OPERASI:Android 4.2.2 CPU:Dual core RK3066 ARM Cortex A9 1,6 GHz memori / storage:1 GB / 8 GB konektivitas:WiFi interface:3x USB2.0, port LAN, port audio 3,5 mm, port HDMI, slot SD card BOBOT:215 gram
  14. HP Slatebook 14, Laptop Android Pertama Bagi para pecinta gadget pasti sudah tahu mengenai Android. Android selama ini dikenal sebagai sistem operasi yang ditanamkan untuk ponsel pintar dan tablet. Dalam waktu yang tak terlalu lama lagi sistem operasi Android tersebut akan segera merambah segmen perangkat lain, yaitu komputer laptop. Sebagaimana diberitakan majalah online terkemuka, laptop pertama yang mengusung sistem operasi Android kabarnya sedang disiapkan oleh HP. Informasi ini pertama kali dikabarkan oleh portal Notebook Italia yang merilis video berisi penjelasan mengenai perangkat komputer jinjing yang berhubungan di situs resmi HP, laptop Android itu bernama HP Slatebook 14. HP Slatebook 14 merupakan laptop low-end dengan layar sentuh 14 inci full-HD (1920×1080) yang dilengkapi prosesor quad-core Nvidia Tegra, RAM 2 GB, media penyimpanan internal 16 GB yang dapat diekspansi lewat micro-SD, serta sistem operasi Android 4.2 Jelly Bean. Laptop HP Slatebook 14 ini telah dilengkapi konektivitas Wi-Fi 802.11 b/g/n dan Bluetooth, Beats Audio, konektor USB sebanyak 3 buah, port HDMI, dan slot SIM card untuk digunakan dengan layanan HP DataPass. HP Slatebook 14 kabarnya juga akan dibekali dengan akses Google Play Store sehingga dapat memasang aplikasi-aplikasi dari toko aplikasi tersebut. Mengenai waktu dirilisnya, diprediksi bahwa HP Slatebook 14 akan diperkenalkan dalam pameran Computex 2014 di Taipei, Taiwan mendatang.
  15. Untuk beberapa tipe ponsel Android, seperti Nexus 5 atau Galaxy 5, para pengguna bisa mencicipi sistem perintah suara yang canggih. Dan hal ini pun akan terus dikembangkan. Sebut 'Ok Google' pada home screen Nexus 5 atau Galaxy 5, maka Android bisa diperintahkan untuk melakukan beberapa hal. Tak seperti ponsel lainnya yang biasanya harus membuka aplikasi atau menekan tombol tertentu. Fungsi perintah suara pada Android pun akan terus dikembangkan, tak melulu hanya sebatas pengingat jadwal atau pemberitahu informasi cucaca dan tempat menarik sekitar, tapi mulai teringrasi dengan aplikasi tertentu. Bocoran yang dilansir Android Police menyebutkan bahwa gaya mengakses Google Now pada Nexus 5 dan Galaxy S5 bisa saja dibawa keperangkat lain dengan spesifikasi lebih rendah. Dan canggihnya, perintah suara bisa dipakai saat berada dalam aplikasi. Saat sedang brosing misalnya, tinggal ucap 'Ok Google' lalu lanjut ke perintah lain untuk membagikan halaman situs, mengambil screenshot, dan beberapa hal lainnya. Hal tersebut juga berlaku saat pengguna membuka galeri foto, Anda bisa mengirim gambar ke perangkat lain hanya dengan suara. Secara keselurahn fungsi peritah suara Android nanti akan banyak diintegrasikan ke dalam alikasi. Sayang, Google masih bungkam soal bocoran ini.
  16. Bagi kamu yang menyukai dunia fotografi, terutama melalui ponsel android, aplikasi ini pasti akan sangat membantu kamu dalam mengedit hasil foto. After focus adalah aplikasi edit foto di android yang mempunyai bayak kemampuan, salah satunya kita bisa membuat area tertentu dari hasil foto tampak lebih tajam dari area sekitarnya. Tentunya hal ini akan sangat menguntungkan ketika di saat kita mengambil foto dan mendapati hasil jepretan kita kurang tajam, sedangkan moment foto tersebut tidak bisa kita ulang. Pada dasarnya, “After focus pro” aplikasi edit foto android ini menggunakan tiga pilihan yakni fokus, BG, dan Mid. Fokus merupakan daerah yang dibiarkan tetap tajam, BG dimaksudkan sebagai latar belakang yang nantinya dibuat sangat buram, sementara Mid adalah daerah di antaranya. Dari aplikasi ini juga kamu dapat langsung mebaginya ke jejaring sosial maupun ke instagram Download dari google apps: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.motionone.afterfocus
  17. iTekno.co.id – Sudah tidak dipungkiri lagi, Android menjadi sistem operasi smartphone paling banyak digunakan saat ini. Penggunaan smartphone Android tidak terlalu jauh berbeda penggunaannya dengan komputer pada umumnya yang dapat menerima, memasang file dan aplikasi dengan bebas. Sering muncul pertanyaan, Apakah perlu memasang Antivirus di smartphone Android saya ? Jawaban saya tidak langsung YA atau TIDAK karena hal ini tergantung kebutuhan Anda dalam menggunakan smartphone Android tersebut. Baiklah, mari kita simak ulasannya berikut ini. 1. Jawaban, BELUM PERLU Eittsss, jangan kaget dulu. Jika Anda menggunakan smartphone Android hanya untuk sekedar menelepon, SMS, chatting, social network dan bermain game saja saya kira belum terlalu perlu memasang Antivirus di ponsel Android Anda. Apalagi ponsel Android yang Anda miliki memiliki keterbatasan dalam spesifikasi. Berdasarkan pengalaman saya selama menggunakan Android tidak ada masalah yang mengarah ke sasaran malware jahat seperti di komputer dengan OS Windows. Faktanya OS Android menggunakan base linux yang sulit untuk ditembus virus. Tapi bukan berarti tidak ada virus untuk Android, bahkan menurut beberapa penelitian dengan smakin menggiurkannya pengguna Android yang semakin meningkat berpotensi meningkatkan jumlah malware untuk menyerang Android tersebut. Namun kebanyakan malware tersebut bermotif finansial, sperti pencurian identitas kartu kredit, dll. Selain itu juga penggunaan antivirus juga akan memakan banyak memory RAM yang akan menghambat kinerja Android. Virus Android memang belum terlalu banyak dan malware ini sudah mulai beredar. Berikut ini beberapa tips agar Android terhindar dari malware : Jangan asal mendownload aplikasi gratisan di situs-situs yang kurang terpercaya (diluar Google PlayStore), karena kemungkinan terdapat malware pada aplikasi tersebut, atau bisa saja si pengunggah file menyisipkan malware pada APK tersebut. Saya sarankan untuk menginstall aplikasi Android resmi dari Google PlayStore. Jangan asal mengklik iklan yang ada pada Android selagi berselancar di internet, karena malware dapat mudah masuk melalui iklan-iklan yang beredar bebas di internet. Jangan asal menerima file dari bluetooth orang lain, kadang malware bisa masuk melalui file yang dikrimkan orang lain ke pada kita melalui bluetooth. Yang paling penting ialah be a smart user, install aplikasi dengan bijak, gunakan internet dengan bijak dan hindari penggunaan aplikasi/game dari black market atau situs diluar Google Playstore. 2. Jawaban, YA PERLU Seperti yang saya jelaskan di atas, antivirus diperlukan karena smartphone cukup rentan terhadap serangan virus sama seperti PC dan laptop. Karena smartphone Android bekerja layaknya komputer mini, hanya saja tidak setangguh PC tetapi sama mudahnya menjadi target serangan. Apalagi jika smartphone Android Anda sering digunakan untuk bertransaksi keuangan, seperti Internet Banking, belanja online dan aktifitas finansial lainya. Sebaiknya Anda memasang Antivirus pada Android, apalagi banyak vendor antivirus besar yang sudah terjun membuat antivirus untuk Android dan yang lebih hebatnya lagi GRATIS alias FREE. Seperti Avast Antivirus, AVG Antivirus, McAffe, Bitdefender dll, sudah menyediakan antivirus untuk Android. Anda bisa mencobanya melalui Google Play Store. Semoga bermanfaat.
  18. Usb terpasang harap lepas kabel di Android – Usb terpasang harap lepas kabel ketika pasang kabel usb ke komputer keterangan yang muncul ketika akan copy file. tidak biasanya seperti ini ??? aneh.. rusak apanya yach.. Kabel usb terpasang tetapi perintahnya harap lepas kabel, sungguh membingungkan… Ternyata ada masalah dengan HP nya… eits.. tunggu dulu.. jangan asal bawa ke tukang service HP, apalagi di bawa ke tukang Service Kulkas.. wkwkwk Cara Memperbaiki usb terpasang harap lepas kabel sangatlah simple, yang pertama adalah kita harus mengaktifkan Mendebug USB Di Pengaturan -> Aplikasi -> Perkembangan. Centang Mendebug USB. Seperti Gambar Berikut : usb terpasang harap lepas kabel Setelah di Centang, Matikan HP tunggu kurang lebih 10 detik.. baru nyalakan lagi, dan silahkan koneksikan kembali HP anda dengan komputer. masalah usb terpasang harap lepas kabel terselesaikan… Salam
  19. Ketika sedang konsentrasi mengerjakan tugas di dekstop, seringk mata kita gak dapat berpaling ke hal-hal yang lainnya, termasuk pada ponsel. Beruntungnya, beberapa notifikasi akan terlewat. Supaya ente dapat tetap memandang layar dekstop sambil untuk memeriksa notifikasi yang akan masuk ke smartphone Android, aplikasi yang namanya Pushbullet kira-kira dapat diandalkan. Pusbullet Inc Aplikasi besutan dari Pusbullet Inc juga dapat memungkinkan utnuk para pemakai untuk dapat sinkronisasi notifikasi Android dengan PC atau Komputer yang melalui dengan browser Chrome ataupun Mozilla Firefox. Segala notifikasi atau pemberitahuan dari aplikasi yang diinginkan akan keluar di browser, sehingga para pemakai gak perlu untuk repot-repot lagi untuk mengecek smartphone ketika alert sedang berbunyi. Berkat adanya Setting, para pemakai diberi keleluasaan untuk dapat mengatur notifikasi setiap aplikasi. Contohnya, mereka dapat utnuk memilih untuk gak menerima notifikasi jejaring sosial kayak Facebook dan Twitter. Gak hanya dapat untuk sinkronisasi notifikasi saja, kita juga dapat sekalian untuk mengirim link,file,gambar, list, catatan atau juga alamat pada Google Maps dengan melalui Aplikasi Pushbullet. Aplikasi kayak ini dapat mentransfer file dengan mudah dan waktunya sangat cepat. Metode kayak ini juga dapat bekerja sebaliknya atau mentransfer data dari komputer menuju smartphone. Sesudah proses meng-instal Pushbullet, ente akan diminta untuk memasukkan akun Google untuk dapat masuk ke dalam aplikasi Pushbullet. Kemudian, ente juga dapat untuk mengakses Pushbullet.com dengan melalui desktop Komputer dan masuk memakai akun Google yang sama. Ente juga dapat menambahkan perangkat lebih dari satu perangkat Android ke dalam aplikasi Pushbullet tersebut, sehingga apabila ente ingin mengaksesnya dengan melalui desktop, Ente juga dapat memilih perangkat manakah yang ingin dimasukan data dengan cara remote. Di balik dari adanya beberapa kemudahan yang udah ditawarkan atau dimiliki oleh Pusbullet, tentu juga pasti ada kelemahan dari aplikasi tersbut. Salah satu yang termasuk dari kekurangan atau kelemahan yang cukup menjadi perhatian orang-orang adalah kemampuan untuk dapat merespon notifikasi. Ryan Oldenburg selaku orang co-founder, udah menyatakan bahwa fitur itu sedang dipertimbangkan dengan baik dan akan dimasukkan ke dalam update Pushbullet di masa yang akan datang. Pushbullet juga udah tersedia secara gratis untuk dapat diunduh dari Google Play Store. Kali ini, pengembang sedang mengupayakan aplikasi terdedikasi untuk dapat menjangkau Windows dan OS X. Hadir dengan tanpa adanya biaya ditambah lagi dengan fitur-fitur yang udah diharapkan akan ditingkatkan dalam waktu yang sangat dekat, pasti akan membuatnya menonjol dari para aplikasi yang sekarang sedang menyainginya. Situs resmi: https://www.pushbullet.com/
  20. Handphone Android di pasaran banyak yang hadir dengan layar lebih besar. Kehadiran layar raksasa itu pun memberikan keuntungan pada saat browsing di internet. Namun pada kenyataannya, dukungan layar besar ini tak membuat para pengguna smartphone Android lebih aktif browsing di internet. Menurut data yang diungkapkan oleh Chitika, pengguna iOS yang notabene mempunyai layar lebih kecil ternyata mempunyai aktivitas browsing lebih banyak ketimbang Android. Menurut data mereka pada bulan April untuk wilayah Amerika Utara, perangkat iOS berkontribusi terhadap 53,1 persen traffic mobile. Angka tersebut pun lebih tinggi dibandingkan traffic mobile dari perangkat Android yang berkontribusi sebanyak 44,5 persen. Selebihnya, terdapat pengguna BlackBerry dan Windows Phone dengan prosentase tak kurang dari 2 persen. Angka tersebut pun sangat kecil karena berbanding jauh dengan iOS ataupun Android. Pihak Chitika tak menyebutkan alasan dari para pengguna iOS yang mempunyai aktivitas lebih di dunia internet dengan perangkat miliknya. Lalu, kira-kira kenapa para pengguna iOS lebih sering surfing di internet ketimbang Android yang notabene mempunyai layar lebih besar. sumber : beritateknologi.com
  21. Steve Jobs. Persidangan antara Apple melawan Samsung ternyata menguak fakta strategi Apple di tahun 2011. Di tahun itu, Apple ternyata sudah menyiapkan berbagai strategi untuk mengejar ketertinggalannya dari Android, dan bagaimana cara mengalahkan mereka. Dalam sidang yang digelar pada Jumat (4/4/2014) di Pengadilan San Jose, California, tersebut disajikan data berupa e-mail dari pendiri Apple, Steve Jobs. Dalam e-mail yang bersifat rahasia itu, Jobs mengatakan bahwa 2011 menjadi "perang suci" melawan Google dengan Android-nya, dan langkah-langkah apa yang perlu diambil Apple. Dikutip 9to5 Mac, Jumat (4/4/2014), di tahun tersebut Apple mencoba mengembangkansmartphone murah tersebut dari basis iPod touch untuk menggantikan iPhone 3GS yang masih beredar saat itu. Dari sisi software, Jobs menyadari bahwa iOS dalam iPhone mulai terancam keberadaannya oleh Android, sebab fitur-fitur Android saat itu sudah melampaui Apple. Jobs kemudian menyusun rencana bagaimana iOS bisa menyaingi Android, terutama dalam hal bagaimana iPhone menampilkan notifikasi, kemampuan tethering, serta fitur pengenalan suara. Strategi itu belakangan terbukti sukses saat iPhone memperkenalkan fitur asisten pribadi dalam iPhone 4S yang diberi nama "Siri." Nama Siri sendiri menurut dokumen tersebut ternyata juga telah ditentukan sebelum peluncuran iPhone 4S karena sebelumnya Jobs menyebut smartphone itu dengan nama "Plus iPhone 4". Dalam hal komputasi awan, Jobs juga mengakui saat itu Apple ketinggalan dari Google, terutama dalam hal fitur Contacts, e-mail, dan kalendernya yang bisa disinkronkan dengan beragam perangkat. Saat itu, Jobs memunculkan ide membuat fitur MobileMe untuk membantu agar ekosistem Apple lebih menyatu sehingga konsumen tidak beralih ke platform lain. MobileMe kemudian menjadi basis layanan iCloud yang kita kenal saat ini. Secara keseluruhan, bisa disimpulkan bahwa di tahun 2011, Jobs sudah menyadari bahwa iOS akan kalah dari Android jika tidak dilakukan pembenahan dan penambahan fitur. Isi e-mail lengkap Steve Jobs di tahun 2011 tersebut bisa dilihat melalui tautan berikut ini. Strategi Jobs bisa dibilang berhasil jika melihat loyalitas yang diberikan oleh fans Apple, khususunya pengguna iPhone sejak 2011 hingga kini. Hanya, saat ini konsumen menunggu Apple membuat smartphone dengan layar yang lebih besar serta harga yang lebih terjangkau. Mampukah Apple memenuhi tuntutan tersebut? Sumber: 9to5mac
  22. Smartphone Android Salah satu hal yang menyebabkan smartphone Android berjalan lambat dalam melakukan perintah adalah kapasitas memori tersisa yang sudah sempit, terlebih jika banyak aplikasi pre-install dari pabrikan. Ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk membersihkan file "sampah" di dalam smartphone sehingga kapasitas penyimpanan internal menjadi lebih lega. Dengan demikian, smartphone bisa mengerjakan tugas berjalan dengan lebih cepat tanpa harus melakukanrooting. Rooting perangkat smartphone atau tablet Android memang memberikan kebebasan aplikasi mana saja yang bisa berjalan, atau memindahkannya ke eksternal memori. Namun, terkadang rooting juga menyebabkan garansi hilang. Solusinya, untuk membuat penyimpanan internal menjadi lebih lapang, adalah menghapus file-file "sampah" yang sudah tidak terpakai lagi, seperti file-file download atau data cacheyang tersimpan. Untuk melakukannya, berikut adalah aplikasi-aplikasi yang bisa digunakan. ES File Explorer - Untuk mengatur file-file mana saja yang ingin disimpan dan dihapus, seperti file hasil download, email, dan sumber lainnya, aplikasi file manager bisa digunakan, seperti ES File Explorer. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan layanan penyimpanan cloud populer, seperti Google Drive, Dropbox, dan lainnya. Selain menghapus file, pengguna juga bisa mem-backup file-file tersebut ke situs layanan penyimpanan cloud tadi. Apalagi untuk file-file foto atau video yang sayang jika dihapus. Jika tidak, pengguna bisa memindahkan data foto atau video tersebut ke penyimpanan eksternal dengan mentransfer file tersebut ke PC atau laptop. 1 Tap Cleaner dan Clean Master - Aplikasi 1 Tap Cleaner juga bisa digunakan untuk menghapus file-file cached yang sudah tidak terpakai lagi. File cache ini akan terus menumpuk jika tidak dibersihkan, apalagi jika smartphone memiliki beragam aplikasi. Aplikasi sejenis yang bisa dicoba adalah Clean Master. Sumber: BGR
  23. Nokia X Nokia sudah menaruh perhatian pada Android sejak tiga tahun lalu. Namun, Nokia malu-malu mengadopsi Android karena telanjur menjalin kemitraan eksklusif dengan Windows Phone. Sebagai jalan tengah dan agar terlihat tidak bergantung sepenuhnya pada Google, Nokia melakukan modifikasi besar pada sistem robot hijau hingga terciptalah Android rasa Windows Phone. Eksperimen Nokia terhadap Android sudah dimulai sejak 2011. Tanda-tanda itu terlihat ketika beredar foto ponsel Nokia N9 yang menjalankan Android 2.3. Foto ini diyakini bukan rekayasa. Nokia menjadi "pengagum rahasia" sistem operasi Android. Bahkan, CEO Nokia Stephen Elop dibuat galau. Ia mempertimbangkan agar Nokia mengadopsi Android demi menyelamatkan bisnis ponselnya yang sedang terpuruk. Terlebih lagi, pertumbuhan pengguna Android sangat pesat serta mendapat banyak dukungan dari pengembang aplikasi. Sekitar akhir tahun 2013, seorang sumber tepercaya mengatakan, bahwa Nokia memang serius menggarap Android. Namun, sumber itu mengatakan, Android yang dikembangkan Nokia ini lain daripada yang lain. Kepala Desain User Interface Nokia saat itu, Peter Skillman, disebut-sebut sebagai orang yang berperan besar dalam pengembangan Android di Nokia. Selain Skillman, ada Egil Kvaleberg yang memimpin penelitian dan pengembangan, desain sistem, dan arsitektur ponsel Android Nokia. Beberapa pekan kemudian, beredar kabar Nokia sedang mengerjakan proyek yang disebut "Asha on Linux". Dengan status super-rahasia, Nokia memproduksi 10.000 unit perangkat purwarupa yang secara fisik mirip ponsel seri Asha tetapi menjalankan Android. Perangkat ini diproduksi oleh pemanufaktur Foxconn di China dan menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 200 seri 8225Q. Karyawan Nokia menyebut perangkat itu dengan kode nama "Normandy." Ini hanyalah sebuah kode nama, bukan merek dagang ataupun nama resmi untuk dipasarkan. Hingga pada Januari 2014, beredar kabar bahwa ponsel pintar Android itu diberi nama resmi Nokia X. Ini bukan seperti Android yang diadopsi oleh Samsung, Sony, HTC, dan produsen ponsel lainnya. Proyek ini hanya memanfaatkan sistem operasi Android yang bersifat open source(terbuka) tetapi tidak menyertakan layanan atau aplikasi Google. Sejak awal, KompasTekno meyakini bahwa android yang dikembangkan Nokia mirip seperti sistem pada tablet Kindle Fire buatan Amazon. Perusahaan e-commerce asal Amerika Serikat itu tidak memungkinkan pengguna Kindle Fire untuk mengunjungi Google Play Store, atau berselancar internet dengan Chrome, atau memakai aplikasi asli Gmail. Pengembangan Android terus berlanjut meskipun unit bisnis ponsel Nokia dibeli oleh Microsoft pada September 2013. The Verge melaporkan, Microsoft terkesan "tidak suka" dengan proyek Android yang dijalani Nokia. "Ada terlalu banyak intrik politik" dengan keputusan Nokia mengadopsi Android. Peluncuran Android Nokia bahkan dikabarkan terancam batal. Di sisi lain, beberapa petinggi Microsoft menilai ponsel Android dari Nokia dapat menjadi kuda troya untuk meningkatkan adopsi Windows Phone. Bocoran informasi dari Kemenkominfo Kode teknis perangkat Android buatan Nokia terungkap berkat situs web Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika. Pada 24 Januari 2014, ada pengajuan sertifikasi ponsel baru dengan kode teknis RM-980 kepada Pemerintah Indonesia. Ponsel itu dirakit di China. Kemenkominfo akhirnya memberi sertifikasi kepada RM-980. Indonesia merupakan salah satu negara tujuan utama penjualan ponsel Android Nokia yang mengincar sejumlah negara berkembang. Bocoran informasi terus menerpa. Akun Twitter @evleaks memublikasi foto ponsel Nokia X berwarna hijau. Setelah itu, bermunculanlah foto Nokia X yang ternyata menyediakan beragam warna casing. Bukan sekadar foto, spesifikasi komponen yang dipakai Nokia X juga tersiar. Prosesor yang digunakan pada Nokia X dibuat oleh Qualcomm, kapasitas RAM 512 MB, memori internal 4 GB, layar 4 inci resolusi 800 x 480 piksel, kamera 5 MP, mendukung kartu SIM ganda, baterai 1.500 mAh, dan berjalan dengan basis sistem operasi Android 4.4 (KitKat). Dari sekian banyak bocoran spesifikasi tersebut, hanya ada satu yang salah, yaitu versi Android yang digunakan. Ternyata, Nokia X menggunakan basis sistem operasi Android versi 4.1.2 (Jelly Bean). Hingga pada Februari 2014, Nokia mengirim udangan kepada media massa untuk sebuah acara di ajang Mobile World Congress (MWC) tanggal 24 Februari 2014 di Barcelona, Spanyol. Benar saja, CEO Nokia Stephen Elop memperkenalkan Nokia X. Ada tiga varian yang diperkenalkan Elop saat itu, yaitu Nokia X, Nokia X+, dan Nokia XL. Nokia X+ dan XL memiliki kapasitas RAM yang lebih besar, yaitu 768 MB. Khusus Nokia XL, terdapat sejumlah peningkatan spesifikasi. Kamera belakangnya dilengkapi lampu kilat LED, tersedia juga kamera depan, layar berukuran 5 inci, serta baterai berkapasitas 2.000 mAh. Semua rahasia Android Nokia X terungkap Dalam mengembangkan dan menggunakan Android, Nokia hanya memakai lisensi "Android Open Source Project" (AOSP) dari Google. Pada lisensi ini, Google mengizinkan siapa saja untuk memanfaatkan Android secara gratis. Google telah memantapkan komitmen bahwa Android adalah sistem operasi yang bersifat open source atau terbuka. Sementara itu, Nokia tidak membeli lisensi Google Mobile Service (GMS) dari Google. Hal inilah yang menyebabkan Nokia X tidak menyediakan secara langsung aplikasi inti Android, seperti aplikasi asli Gmail, Google Maps, Chrome, YouTube, Hangouts, Google+, Google Drive, dan Google Search. Bahkan, sistem Nokia X tidak mendukung antarmuka pemrograman aplikasi (application programming interface/API) buatan Google. Nokia meminta aplikasi-aplikasi Android yang memanfaatkan API Google agar dimodikasi dan menggunakan API buatan Nokia. Dugaan bahwa sistem Nokia X sama seperti Kindle Fire ternyata benar. Nokia X tidak memungkinkan penggunanya mengunjungi toko aplikasi Google Play Store. Sebagai gantinya, Nokia menyediakan toko aplikasinya sendiri, yaitu Nokia Store, yang merupakan pintu utama untuk mencari, mengunduh, dan memasang aplikasi Android di Nokia X. Basis Android yang dipakai pada Nokia X saat ini adalah versi 4.1.2 (Jelly Bean) dan disebut sebagai "Nokia X software platform". Perusahaan asal Finlandia itu melakukan banyak modifikasi pada Android, termasuk mengubah agar tampilan Nokia X terlihat seperti Windows Phone dengan nuansa kotak-kotak. Inilah strategi Nokia dalam menyikapi Android. Keberadaan Nokia X menegaskan bahwa Nokia tak mau bergantung pada Google. Mereka memilih untuk membangun ekosistem sendiri dan menciptakan pasar baru, sambil berharap cemas Nokia X mampu meraih sukses di pasar. Dalam waktu dekat, Nokia akan mulai memasarkan si ponsel Android rasa windows Phone yang anti-terhadap layanan atau aplikasi buatan Google ini. sumber: KompasTekno
  24. Jakarta - Google memang selalu menamai Android dari nama hidangan penutup, mulai dari Cupcake hingga terakhir yang disebut Jelly Bean. Mungkinkah selanjutnya Lolipop? Android 4.5 dipercaya akan segera diperkenalkan Google pada gelaran I/O 2014 di Moscone Center, San Francisco pada 25 Juni 2014. Di situ Google akan buka-bukaan soal produk terbarunya, termasuk generasi baru Android yang konon memiliki 'wajah' baru Ada yang bilang bahwa Android 4.5 akan mengusung nama Lolipop, tapi ada juga yang meyakini bahwa itu masih dalam keluarga KitKat. Seperti yang dikutip Ngobas.com dari Trusted Review, Selasa (15/4/2014). Selain akan memperkenalkan Android 4.5, Google juga dipercaya akan memamerkan lebih lanjut soal keunggulan Android Wear, sistem operasi untukwearable device. Dan inikah Tampilan android 4.5 Lolipop itu? Bocoran tersebut dilansir Android Police yang diklaim datang langsung dari sosok yang bertanggung jawab. Beberapa ikon dipermak agar lebih terlihat simple, tapi tetap menyita perhatian. (Android Police) Ikon pada Android terbaru dibuat mirip dengan yang ada pada web, hanya saja tampilannya sedikit dipermanis. Google memang sengaja ingin menyeragamkan ikon, ini agar para penggunanya dapat lebih mudah mengenali. Dan segala pernak-pernik soal Android terbaru kabarnya bakal terungkap pada Google I/O Juni mendatang. di tunggu aja ndral tapi klo menurut ane kalo tampilannya kaya gitu malah jadi bingung sendiri (kalo yang belum biasa) soalnya hampir semua gambar ikonnya itu sama bedanya cuma sedikit aja, tapi tampilan kaya gitu sepertinya lebih elegan si dibanding sama yang sebelumnya tapi kita tunggu aja kepastian dari google sendiri, karena ini juga masih bulan April takutnya google boong lagi
  25. ( ilustrasi ) Jakarta - Jutaan smartphone dan tablet PC yang menjalankan sistem operasi Android diperkirakan terancam bahaya. Hal ini terkait dengan penemuansoftware bug Heartbleed pada sistem enkripsi OpenSSL. Bug ini mampu mengungkap data sensitif yang disimpan di memori server. Lebih bahaya lagi, para peretas bisa menciptakan 'duplikasi kunci' untuk melakukan dekripsi setiap data yang diacak lewat teknologi OpenSSL. Akibatnya, informasi penting seperti password bisa diangkut. Google memang menyatakan bahwa sebagian besar versi sistem operasi Android kebal dari celah keamanan tersebut. Namun rupanya ada pengecualian di versi 4.1.1 atau yang sering disebut Jelly Bean, yang bisa ditembus Heartbleed. Versi ini dirilis Google pada tahun 2012. Dilansir Chicago Tribune, Selasa (15/4/2014), versi Android tersebut masih digunakan di jutaan smartphone dan tablet. Statistik dari Google menyebutkan, sekitar 34% dari seluruh perangkat Android saat ini masih menggunakan Jelly Bean. Google sendiri mengklaim hanya sekitar 10% dari perangkat aktif Jelly Bean yang bisa terkena dampak Heartbleed. Namun belum jelas apakah akan ada tambalan atau update terhadap ponsel yang terancam Heartbleed tersebut. Masalahnya, update Android selama ini cenderung lambat. Dan meskipun Google menyediakan patch, sepertinya masih perlu proses dari produsen atau operator untuk melakukan update. "Salah satu isu terbesar dengan Android adalah update bisa sangat lama. Manufaktur perangkat dan operator harus mengerjakan sesuatu dulu pada patch tersebut dan biasanya prosesnya lama," kata Michael Shaulov, Chief Executive Lacoon Security. Di pihak lain, Microsoft mengklaim smartphone berbasis OS Windows Phone buatannya aman dari dampak Heartbleed. Sedangkan BlackBerry siap meluncurkan update terbaru BBM yang sanggup menangkal potensi Heartbleed.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy