Jump to content

Fendy

Member
  • Posts

    6
  • Joined

  • Last visited

Profile Information

  • Gender
    Male

Fendy's Achievements

Newbie

Newbie (1/14)

0

Reputation

  1. Barcelona dikabarkan masih berjuang untuk mendapatkan tanda tangan bek Chelsea David Luiz. Walaupun saat ini mereka masih dibayang-bayangi sanksi embargo transfer oleh federasi sepakbola dunia (FIFA). Dilaporkan Mirror, wakil presiden Barca, Manel Arroyo tengah bekerja keras untuk mengajukan banding atas hukuman yang dijatuhkan FIFA menyusul pelanggaran aturan transfer pemain di bawah usia 18 tahun tersebut. Nampaknya para petinggi di Camp Nou amat yakin upaya tersebut bakal berhasil, sehingga mereka mulai membuka negosiasi dengan beberapa pemain incaran mereka. David Luiz adalah salah satunya. Dana sejumlah 25 juta poundsterling diharapkan bakal lebih dari cukup untuk membujuk pemain Brasil itu hijrah ke Camp Nou, mengingat The Blues nampaknya juga tak bakal menahan kepergian punggawanya itu. Barca sendiri disebut bakal melakukan perubahan yang radikal musim ini. Selain transfer pemain, manajer Gerardo Martino dikabarkan juga akan hengkang untuk menggantikan posisi Alejandro Sabella sebagai pelatih kepala Timnas Argentina usai Piala Dunia.
  2. Manajer Manchester City Manuel Pellegrini tidak menyesal meminjamkan Gareth Barry ke Everton pada musim ini. Meski sang pemain tampil bagus selama masa peminjaman. Barry menjadi salah satu elemen penting keberhasilan Everton berada di posisi lima Liga Premier. Everton tengah bersaing dengan Arsenal untuk mendapatkan satu tiket terakhir ke Liga Champions. Di sisi lain City justru sekarang kekurangan pemain tengah. Jack Rodwell sering diganggu cedera. Yaya Toure juga baru saja masuk ruang perawatan dan harus absen selama dua pekan. Pellegrini mengaku keputusannya melepas Barry diambil pada awal musim. Pellegrini memilih mempercayakan Rodwell karena usainya masih muda 22 tahun. "Benar bila kami tidak tahu bila Rodwell dan Richards akan tidak beruntung dengan cedera dan mungkin Barry akan memainkan banyak pertandingan. Tapi penting untuk memahami bila keputusan mengenai Barry dibuat pada awal musim ketika kami memiliki lima pemain untuk dua posisi. Itu terlalu banyak," tegas Pellegrini.
  3. Christina Aguilera berencana cuti menjadi juri The Voice, karena ingin fokus dengan kehamilan anak pertamanya. Posisinya pun sementara ini akan digantikan oleh Gwen Stefani. Bayi Christina dan tunangannya, Matt Ruttler, diprediksi akan lahir pada The Voicemusim ke-7. Karena itu, Christina memutuskan fokus pada kelahiran sang buah hati. Lalu, Gwen Stefani didapuk untuk menggantikan Christina. Dia akan bergabung dengan Adam Levine, dan Pharrell Williams di The Voicemusim ke-7. Namun, Gwen Stefani hanya akan dikontrak selama satu musim. The Voice musim ke-7 akan dimulai pada Juni mendatang. Pada musim ini, juri The Voice mengalami beberapa perubahan. Vokalis Maroon 5, Adam Levine dan penyanyi country Blake Shelton akan tetap berada di musim ketujuh. Sementara itu, Pharrell Williams masih menjadi juri setelah menggantikan CeeLo Green. Demikian seperti dilansir dari Hollywoodlife.
  4. Bos Arsenal, Arsene Wenger, percaya bahwa timnya harus terus mempertahankan fokus untuk bisa memastikan diri bermain di Liga Champions musim depan. The Gunners memperkuat posisi mereka di peringkat empat klasemen sementara Premier League dengan menang meyakinkan 3-0 atas Hull City semalam. Kini mereka terus unggul satu poin atas Everton yang ada di peringkat lima. "Peringkat keempat ada di tangan kami - kami hanya perlu fokus untuk hal tersebut. Kami memiliki hasrat yang cukup besar untuk melakukannya dan saya pikir kami bisa, namun itu tergantung pada performa yang kami tunjukkan di setiap pertandingan," tutur sang manajer pada reporter. Arsenal akan menghadapi Newcastle di laga Premier League mereka yang berikutnya.
  5. Real Madrid sukses merebut trofi pertamanya di musim ini. Gelar Copa del Rey sukses diraih berkat kemenangan dramatis atas rival abadinya Barcelona. Partai puncak di Mestalla, Kamis dini hari tadi berlangsung cukup menegangkan. Disaksikan 50.000 pasang mata yang memadati stadion, kedua tim menampilkan performa kelas wahid. Madrid yang berambisi menyabet treble winners musim ini, langsung menggebrak dengan unggul lebih dulu pada menit ke-11. Lewat skema serangan balik cepat, Karim Benzema mengirimkan umpan brilan ke Angel Di Maria yang lolos dari jebakan offside. Menggiring bola ke kotak penalti dengan kawalan ketat dari Jordi Alba, winger internasional Argentina yang menggantikan posisi Cristiano Ronaldo (cedera), berhasil melepaskan tendangan yang bersarang di pojok gawang Jose Pinto. Keunggulan 1-0 Madrid membuat jalannya laga semakin menarik. Tensi meninggi. Dan seperti biasa, selalu ada ‘bumbu’ pertikaian di El Clasico. Kali ini Neymar, Fabio Coentrao dan Pepe yang terekam kamera sempat bertikai. Untungnya, insiden tersebut bisa dikendalikan oleh wasit Antonio Mateu yang tampil cukup tegas pada laga ini. Laga berlanjut, tempo permainan kian tinggi. Namun sejauh ini Tiki Taka Barca selalu mentah di barisan pertahanan Madrid yang bermaiin lugas. Skor 1-0 untuk El Real pun bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, tempo permainan kian meninggi. Barca berupaya keras membongkar rapatnya pertahanan Madrid yang digalang Sergio Ramos dan Pepe. Peluang emas sempat didapat Barca lewat tendangan jarak jauh Marc Bartra, tapi mampu ditepis Iker Casillas. Sementara itu, Madrid juga tak kalah mengerikan saat melakukan tekanan. Benzema dan Bale beberapa kali memaksa Pinto berjibaku menyelamatkan gawangnya. Memasuki 30 menit laga tersisa, Barca yang unggul dalam penguasaan bola masih cukup kesulitan menemukan celah di pertahanan Madrid. Messi cs. Terlihat mulai frustrasi. Sampai pada akhirnya Bartra sukses memecah kebuntuan Barca lewat tandukannya. Berawal dari sepak pojok, bek muda Barca ini berhasil memanfaatkan kelengahan Pepe dalam mengantisipasi datangnya bola. Kegagalan Pepe menjangkau bola, memudahkan Bartra mengarahkan bola ke pojok gawang yang tak mampu dijangkau Casillas. Suatu hal yang sangat jarang kita lihat, Barca mencetak gol lewat skema sepak pojok. Skor 1-1, mental Barca kembali naik. Barcelonista yang hadir di Stadion juga kembali bersemangat setelah sebelumnya cukup frustrasi. Barca mulai mengurung pertahanan Madrid. Neymar, Iniesta, Xavi dan sang megabintang Lionel Messi mulai membuat lini belakang Madrid panik dengan aksi-aksinya. Sampai pada menit ke-86, angin kembali berbalik untuk kubu Madrid. Serangan Barca yang berhasil dipatahkan, langsung diubah jadi serangan balik mematikan oleh Madrid. Coentrao yang memimpin serangan balik, memberikan umpan ke Bale di sisi lapangan. Dihadang Bartra, winger asal Wales ini mendorong bola jauh ke depan, lalu beradu sprint dengan Bartra. Sempat terhadang body charge Bartra hingga membuatnya keluar garis lapangan, Bale tak cengeng dan terus berlari mengejar bola. Dengan modal sprint yang di atas rata-rata, Bale dengan mudah mendahului Bartra, lalu masuk ke kotak penalti dan dengan jeli menempatkan bola diantara kedua kaki Pito yang coba menutup ruang tembaknya. Sebuah pertunjukkan yang luar biasa dari pemain yang dihargai sangat mahal oleh Madrid. Gol dari Bale membuat Barca kian panas. Pelatih Gerardo Tata Martino langsung merespon dengan menambah juru gedor. Alexis Sanchez masuk menggantikan Bartra. Dengan demikian, Barca bermain dengan empat striker sekaligus, yakni Messi, Neymar, Pedro Rodriguez dan Alexis. Sementara Ancelotti menangkal strategi Martino dengan menambah amunisi di lini belakang. Raphael Varane masuk menggantikan Benzema. Di lini tengah, untuk memberikan keseimbangan, Don Carletto juga memasukkan Casemiro dan Asier Illaramendi, dengan menarik keluar Isco dan Di Maria. Barca mulai mengurung Madrid di masa injury time. Sebuah peluang emas untuk membuat pertandingan memasuki babak perpanjangan waktu dimiliki Barca. Neymar yang lolos dari jebakan offside, hanya tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Casillas. Namun sial bagi Barca, tendangan placing bintang muda Brasil ini hanya membentur tiang gawang. Madrid pun akhirnya berhasil mengamankan keunggulan 2-1 dan merebut gelar Copa del Rey ke-19. Hasil ini merupakan ulangan final tiga musim lalu atau 2011 di mana El Real juga jadi juara Copa del Rey usai menaklukkan Barca di tempat yang sama. Ketika itu, Madrid yang dilatih Jose Mourinho menang 1-0 lewat babak perpanjangan waktu. Gelar Copa del Rey, membuka peluang Madrid merealisasikan ambisi merebut treble winners di musim ini. Pasalnya, pasukan Ibu Kota juga masih punya peluang besar juara di La Liga dan Liga Champions. Sementara buat Barca, kegagalan ini membuat mereka terancam mengakhiri musim dengan tangan hampa. Sebab, pasukan Catalan sudah kehilangan dua kompetisi, yakni Copa del Rey dan Liga Champions. Sementara di La Liga, Blaugrana masih tercecer di posisi tiga, terpaut empat poin dari Atletico Madrid di puncak klasemen.
  6. Fendy

    Sejarah Arsenal

    Arus gelar Arsenal praktis terhenti sejak musim 2004/05. Di kancah liga, Arsenal malah belum lagi berhasil merebut gelar juara sejak kali terakhir melakukannya lima musim lalu. Mungkin ini menjadi bukti kalau kebijakan penggunaan pemain muda yang dikedepankan Arsene Wenger belakangan ini belum membuahkan hasil. Tapi, harus dilihat pula faktor finansial yang menyulitkan Arsenal dalam proses transfer pemain, terutama musim panas ini. Arsenal didirikan pada 1886 dan dalam satu dasawarsa terakhir Arsenal berkembang pesat menjadi klub yang kekuatannya diperhitungkan. Semua dimulai ketika Wenger bertugas di Highbury. Wenger berhasil mengubah wajah tradisional klub menjadi klub modern yang mampu meraih banyak gelar. Tiga gelar Liga Primer dan empat trofi Piala FA mampu dipersembahkan Wenger selama 13 tahun kiprahnya. Pada 2006, modernisasi Arsenal kian mewujud ketika klub pindah stadion dari markas lama Highbury ke stadion Emirates di kawasan Ashburton Grove. Arsenal juga menjadi salah satu klub terkaya di Inggris dengan nilai pasar melebihi €277 juta. Tim sepakbola wanita Arsenal juga dikenal sebagai klub paling sukses di Inggris Raya.
×
×
  • Create New...