Jump to content

kotawa

Member
  • Content Count

    551
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    18

Reputation Activity

  1. Like
    kotawa reacted to c0d1ng in Tokopedia Wajib Tanggung Jawab Kalau Beneran Dihack   
    Akhir pekan ini, seorang peretas membocorkan data puluhan juta pengguna yang terdaftar di Tokopedia, toko daring terbesar di Indonesia. Informasi ini pertama dibeberkan oleh @underthebreach, sebuah akun pemantau kebocoran data global. 
    Dalam tangkapan layar percakapan dari salah satu forum peretas di dark web, diketahui bahwa data tersebut diperoleh pada Maret 2020 dan mengandung informasi pribadi setidaknya 15 juta pengguna. Angka ini sendiri masih belum saklek. Penelusuran dari lembaga ELSAM mendapati bahwa kebocoran dipastikan terjadi atas setidaknya 12.115.583 akun Tokopedia.
    Sehari kemudian, @underthebreach menyampaikan kabar mengkhawatirkan. Peretas tersebut rupanya memegang data sedikitnya 91 juta pengguna Tokopedia, dan ingin memperjualbelikannya melalui dark web. Penelusuran dari situs teknologi ZDNet mendapati bahwa berkas tersebut berupa database dump PostgreSQL, dan berisi informasi seperti nama lengkap pengguna, surel, nomor telepon, tanggal lahir, informasi profil Tokopedia, dan kata sandi akun yang telah di-hash.
    Perkara terakhir inilah yang mendorong sang peretas membagikan data tersebut ke forum. Seperti diterangkan Liputan 6, hash adalah fungsi yang digunakan untuk mengamankan basis data seperti nama pengguna dan kata sandi. Semisal suatu akun punya kata sandi “Asumsi”, melalui algoritma hash kata sandi tersebut dikonversi menjadi “3!308f??8”. 
    Sederhananya, hash adalah kata sandi untuk kata sandi. Bila seseorang memiliki akses atau berhasil membobol hash tersebut, kata sandi sesungguhnya bakal dibeberkan. Sejauh ini, sang peretas mengaku belum berhasil menemukan hash untuk membobol puluhan juta akun Tokopedia tersebut. Oleh karena itulah ia membagikannya ke forum, dengan harapan peretas lain akan berhasil melanjutkan pekerjaannya.
    Nuraini Razak, VP of Corporate Communications Tokopedia, membenarkan bahwa telah terjadi upaya pencurian data terhadap pengguna Tokopedia. "Namun Tokopedia memastikan, informasi penting pengguna, seperti kata sandi, tetap berhasil terlindungi," tuturnya. Nuraini pun menyatakan bahwa Tokopedia “tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut” terhadap dugaan peretasan tersebut.
    Adapun menurut ZDNet, kata sandi yang telah di-hash diamankan dengan algoritma hashing SHA2-384. Algoritma tersebut dikenal “aman, tetapi tidak mustahil dijebol.”
    Meskipun kata sandi pengguna aman — untuk sementara waktu — bukan berarti puluhan juta pengguna Tokopedia yang terdampak dapat langsung menghela napas lega. Data sensitif berupa nama lengkap, nomor telepon, tanggal lahir, jenis kelamin, dan akun email sudah keburu bocor dan diperjualbelikan secara bebas..
    Seorang pengguna Twitter asal Indonesia bernama @ronaldips bahkan dapat membeli sebagian file yang diperdagangkan sang peretas untuk harga 10 Euro. Konsultan dan peneliti keamanan siber Teguh Aprianto menyatakan bahwa data pengguna tersebut kini dijual bebas di Empire Market dengan harga lima ribu dollar US, atau sekitar Rp 74 juta.
    Menurut pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya, hal ini membuat puluhan juta pengguna Tokopedia yang terdampak rentan terhadap penipuan dan phishing — teknik yang memancing pengguna untuk memberikan data pribadi mereka secara tak sadar ke situs palsu. Bila pengguna “terpancing” ke situs phishing, mereka dapat tak sengaja menyerahkan kata sandi mereka. Walhasil, data mereka bakal sepenuhnya di tangan peretas.
    Persoalan lain adalah Tokopedia dinilai lamban memberitahu publik bahwa terjadi kebocoran terhadap data mereka. “Tokopedia belum mengakui, mereka baru bilang ada “upaya” peretasan,” kritik Lintang Setianti, peneliti ELSAM. “Padahal datanya sudah tersebar luas di Dark Web. Kalau kamu periksa melalui situs yang bisa mengecek apakah surelmu dibobol seperti haveibeenpwned.com, kamu bisa tahu bahwa surel banyak orang sudah diretas.”
    Lebih penting lagi, penelusuran ELSAM mendapati bahwa data tersebut bocor selambat-lambatnya pada 17 April 2020. Ketika terjadi kegagalan perlindungan data pribadi, Tokopedia seharusnya wajib memberitahukan penggunanya yang terdampak. Hal ini diatur dalam Pasal 14 ayat (5) PP No. 71/2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, yang menyebutkan: “Jika terjadi kegagalan dalam perlindungan terhadap Data Pribadi yang dikelolanya, Penyelenggara Sistem Elektronik wajib memberitahukan secara tertulis kepada pemilik Data Pribadi tersebut.”
    Mengacu pada Pasal 28 Permenkominfo No. 20/2016 tentang Perlindungan Data Pribadi Dalam Sistem Elektronik, pemberitahuan tertulis ini memang dapat dilakukan paling lambat 14 hari sejak terjadinya insiden. Namun, tenggat waktu 14 hari telah lewat. Bagi Lintang, seharusnya informasi terkait kebocoran data dan tips menanggulanginya datang dari Tokopedia secara langsung--bukan dari Under the Breach atau pakar digital di media sosial.
    Tokopedia bukan raksasa daring pertama yang dijegal insiden kebocoran data. Maret 2019, Bukalapak disorot setelah 13 juta data penggunanya disasar oleh peretas. Dalam insiden serupa, Sephora Asia juga diretas dan 3.7 juta data penggunanya dibobol. Namun, menurut Lintang, terdapat perbedaan mencolok antara cara perusahaan lokal dan internasional menangani kebocoran data.
    “Dalam kasus Bukalapak, sangat disayangkan bahwa mereka bilang data konsumen, nama, email, dan nomor telepon itu bukan “data krusial”, hanya karena kata sandi tidak bocor,” kritik Lintang. “Padahal apapun data konsumen, apalagi itu bisa mengidentifikasi satu orang, harusnya ada tanggung jawab untuk menjaganya.”
    Kontras dengan itu, Sephora Asia lekas memberikan notifikasi ke pengguna yang mengkonfirmasi bahwa terdapat peretasan data, tetapi tidak ada nomor kartu kredit pengguna yang bocor. “Kita bisa lihat perbandingan dengan institusi luar negeri yang punya tanggung jawab lebih,” ucapnya. “Sebagai konsumen, saya lebih baik dapat informasi itu.”
    Menurut Anton Muhajir, Sekretaris Jenderal SafeNet, konsumen berhak untuk menuntut Tokopedia bila tudingan peretasan terbukti benar. “Dia sudah lalai menjaga data kita,” tutur Anton. “Dia tidak bisa menjamin keamanan data yang kita serahkan kepada mereka.”
    Namun, Anton menyoroti bahwa saat ini hukum yang ada untuk melindungi hak dan data pribadi konsumen belum memadai. “Hal-hal seperti seberapa besar tanggung jawab perusahaan ketika terjadi kebocoran data dan seberapa jauh hak mereka dalam penguasaan data itu baru kita bahas di Indonesia,” kritiknya.
    “Di PP No. 71/2019, nggak ada aturan yang secara langsung membicarakan ganti rugi ke konsumen,” ucap Lintang. “Yang ada sanksi administratif berupa teguran tertulis, denda administratif, penghentian sementara, dan lain sebagainya. Ini dilakukan oleh Menteri Kominfo.”
    Dalam Peraturan Menteri Kominfo No. 20 tahun 2019 pasal 29, memang ada bab khusus yang membahas penyelesaian sengketa. Pemilik data pribadi dapat mengajukan pengaduan ke Menteri Kominfo atas kegagalan perlindungan data pribadi. Kemudian, sengketa tersebut diselesaikan “secara musyawarah” atau melalui “penyelesaian alternatif.”
    “Sayangnya, nggak ada ganti rugi langsung ke konsumennya sendiri,” ucap Lintang. “Kalau RUU Perlindungan Data Pribadi diloloskan, kita jadi punya hak untuk meminta ganti rugi dan ada kewajiban dari Tokopedia untuk memberitahukan kita secara tertulis.”
  2. Like
    kotawa reacted to fuufuu in 'Lockdown' di Wuhan berakhir, warga bisa keluar kota pertama kali sejak Januari   
    Karantina wilayah alias 'lockdown' di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China—tempat pandemi virus corona bermula—resmi dicabut. Warga kota yang memiliki 'kode hijau' pada aplikasi ponselnya diperbolehkan keluar kota, untuk pertama kali sejak 23 Januari silam.
    Pencabutan kebijakan 'lockdown' itu dibarengi dengan pembukaan jalan bagi kendaraan serta layanan kereta api.
    Media pemerintah China menayangkan gambar-gambar dari angkasa yang memperlihatkan sedikitnya 100 kereta cepat berangkat serta blokade-blokade jalan tol diangkut.
    Mulai Rabu (08/04), warga "berkode hijau" akan dapat menggunakan moda transportasi umum, dengan terlebih dahulu memindai kode QR. Kode tersebut berbeda untuk setiap orang karena terkait dengan status kesehatan yang bersangkutan.
    Warga yang bekerja di bidang farmasi dan alat kesehatan serta kebutuhan pokok akan diperbolehkan kembali bekerja.
    Sejumlah industri lainnya yang berdampak pada rantai suplai nasional dan global diperkenankan untuk kembali aktif.
    Selain moda transportasi darat, sebanyak 200 penerbangan dijadwalkan bertolak dari Wuhan pada Rabu (08/04), dengan mengangkut 10.000 penumpang.
    Kendati demikian, sekolah-sekolah masih ditutup dan beberapa pembatasan transportasi masih diberlakukan.
    Rangkaian peristiwa ini terjadi sehari setelah pemerintah China melaporkan tidak ada kematian akibat Covid-19 pada Selasa (07/04), yang pertama sejak pencatatan dipublikasikan pada Januari lalu.
    Untuk menghentikan penyebaran virus corona di Wuhan, aparat menempuh pelarangan perjalanan dan memerintahkan penutupan tempat-tempat usaha di kota berpenduduk 11 juta orang itu.
    Langkah ini, menurut pihak berwenang China, berhasil menurunkan tingkat penyebaran domestik. Adapun kasus positif yang muncul di China saat ini diklaim berasal dari luar negeri.
    Khusus di Wuhan, bulan lalu kota itu melaporkan tidak ada kasus baru dalam sepekan. Kala itu, pusat-pusat perbelanjaan dibuka. Sejumlah warga di kawasan permukiman yang dinyatakan "bebas epidemi" diperbolehkan keluar rumah selama dua jam.
    Sementara itu, kota-kota lain di China masih mengalami pemberlakuan karantina wilayah. Di Beijing, tempat 31 kasus baru dilaporkan pada Senin (06/04), pemerintah kota telah mengumumkan kebijakan baru yang lebih ketat. Siapapun yang memasuki ibu kota China itu harus dikarantina dan menjalani pemeriksaan kesehatan.
    Sejak wabah melanda, lebih dari 3.300 orang meninggal di China dan 81.740 dikonfirmasi positif terpapar virus corona.
    Komisi Kesehatan Nasional menyatakan terdapat 32 kasus baru pada Selasa (07/04), turun dari 39 kasus sehari sebelumnya.
    Angka-angka itu disoroti beberapa pihak yang menuding pemerintah China tidak melaporkan data sesungguhnya.
    Media pemerintah China menanggapi tudingan itu dengan menerbitkan lini masa respons pemerintah China dan informasi yang dibagikan.
  3. Like
    kotawa reacted to fuufuu in Garuda Indonesia Beri Priority Access Bagi Tenaga Medis yang Tangani Corona   
    Maskapai Garuda Indonesia memberikan layanan priority access bagi tenaga medis Indonesia yang akan bertugas dengan menggunakan layanan penerbangan Garuda Indonesia.
    Layanan prioritas tersebut berupa keleluasaan untuk melakukan proses check in di premium check in counter, serta penambahan fasilitas premium lainnya seperti priority baggage tag hingga priority boarding.
    "Bertepatan dengan diperingatinya World Health Day, kami menghadirkan apresiasi khusus kepada awak tenaga medis Indonesia yang saat ini sedang berjuang dalam upaya penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia melalui penyediaan fasilitas priority access yang dapat dinikmati baik sebelum maupun sesudah penerbangan," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Saputra, dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4).
    Layanan ini berlaku mulai 7 April hingga 31 Mei 2020 untuk seluruh penerbangan domestik dengan layanan prioritas tambahan. Prioritas itu berupa fasilitas Premium Check In Counter atau SkyPriority Check In Counter di seluruh bandara domestik, SkyPriority (Security Check Point 2) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Priority Boarding, dan Priority Baggage di seluruh bandara domestik.
    Untuk memperoleh fasilitas ini, para tenaga medis seperti dokter, perawat, dan apoteker hanya perlu menunjukkan kartu identitas profesi valid dan asli kepada petugas seperti KTP dengan keterangan pekerjaan. Atau menunjukkan kartu pegawai di instansi kesehatan serta kartu keanggotaan profesi tenaga kerja kesehatan.
    "Kami berharap melalui program yang diberikan bagi para tenaga medis Indonesia ini dapat memberikan manfaat lebih dengan menghadirkan fasilitas premium pre & post flight layanan penerbangan Garuda Indonesia yang aman dan nyaman ditengah tantangan pandemi COVID-19 bagi para tenaga media di Indonesia saat ini," tutup Irfan.
    Garuda pastikan penerapan physical distancing dalam layanan penerbangan
    Garuda Indonesia memastikan akan mencegah penularan corona saat penerbangan dengan menerapkan physical distancing untuk penumpang. Kebijakan dilakukan dengan memperhatikan jumlah penumpang dalam setiap penerbangannya.
    Garuda juga menyajikan makanan terbungkus dalam plastic wrap, sehingga para penumpang dapat membuka pembungkus tersebut secara mandiri. Maskapai meniadakan menu layanan “Book Your Meal” terhitung sejak tanggal 1 April 2020 hingga 31 Mei 2020.
    Tak hanya itu, Garuda menyebut, pihaknya meniadakan sementara koran dan majalah di dalam pesawat untuk seluruh rute demi mengurangi kontak langsung dengan orang lain.
    "Garuda Indonesia juga turut menyediakan hand sanitizer yang tersedia di seluruh penerbangan," kata Irfan.
    "Para awak kabin yang bertugas juga dilakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum bertugas serta menggunakan masker dan sarung tangan. Apabila ada awak kabin yang memiliki riwayat kontak dengan penumpang kasus konfirmasi positif COVID-19 maka harus melakukan home quarantine serta pengawasan langsung dari Garuda Sentra Medika (GSM)," tuturnya.
  4. Like
    kotawa reacted to news in Awal Tahun 2020 MOXZ Memperkenalkan MOXZ Network   
    Electronic sports / esports atau olahraga elektronik dikenal sebagai sebuah permainan yang bersifat kompetitif dan profesional. Sebelum terminologi ini berkembang seperti sekarang, esports dahulu berangkat dari sebuah kompetisi permainan arkade yang populer di tahun 1970-an.
    Esports yang kini menjadi fenomena global, ternyata bermula dari sebuah kompetisi yang diadakan oleh suatu komunitas, dan hanya berhadiah majalah! Sama halnya dengan email yang merupakan kependekan dari electronic mail, esports sendiri adalah kependekan dari electronic sports, yaitu olahraga yang menggunakan game sebagai bidang kompetitif utama yang dimainkan oleh profesional.
    MOXZ Esports didirikan pada pertengahan tahun 2019 oleh Samuel Berrit Olam dan Dhipra Nugroho, untuk memajukan dunia esports di Indonesia. Awal mulanya, MOXZ hanya mempunyai divisi Mobile Legends Bang Bang yang beranggotakan 6 orang. MOXZ adalah sebuah manajemen yang menaungi para pemain dan penyuka game.
    Pada awal tahun 2020 ini, MOXZ memperkenalkan MOXZ Network, sebuah layanan streaming yang dimiliki oleh perusahaan media terintegrasi Indonesia MOXZ. Dibentuk dalam rangka MOXZ ingin melebarkan sayap untuk memperkenalkan dan memperkuat dunia games kepada masyarakat di Indonesia dalam kemasan berbeda dan menarik.
    Dalam waktu dekat MOXZ Network akan dinahkodai langsung oleh Samuel Berrit Olam selaku pendiri MOXZ dan bekerjasama dengan tim Berrit Olam Group untuk dapat memberikan cita rasa sendiri dengan karya yang terbaik.
  5. Like
    kotawa reacted to HDMI in Jenazah ABK WNI Dibuang di Tengah Laut Karena Meninggal Diata Kapal   
    Muhammad Alfatah, seorang pelaut asal Enrekang, Sulawesi Selatan meninggal dunia di atas kapal. Mirisnya jenazah ABK Long Xing 629 tersebut dibuang di laut lepas.
    Informasi tersebut beredar saat akun media sosial Facebook, @enrekangdekat, membagikan sebuah foto Alfatah dan surat dari Kementerian Luar Negeri di grup Enrekang dekat.
    Dalam surat bernomor 00574/WN/01/2020/66 tersebut, berisi perihal penyampaian kasus pembuangan jenazah ABK WNI di laut lepas dan kasus lainnya di Kapal Long Xing 629.
    1. Dua WNI meninggal di atas kapal dan jenazahnya telah dibuang ke laut lepas oleh kapten kapal

    Dalam surat yang ditujukan kepada Kepala BP3TKI Makassar tersebut, terungkap Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Perlindungan WNI dan BHI telah menerima berita dari KBRI Wellington tanggal 3 Januari perihal kasus jenazah dan kasus lainnya di Kapal Long Xing 629 di Apia, Samoa, yang merupakan sebuah negara kecil di Samudera Pasifik.
    Dalam surat yang tertulis 16 Januari tersebut, dilaporkan bahwa dua WNI yang bekerja di kapal itu meninggal dunia di atas kapal dan jenazahnya telah dibuang oleh kapten kapal ke laut lepas, karena khawatir ada penyakit berbahaya yang dapat menular ke kru lainnya.
    Salah satu dari kedua almarhum adalah Muh. Al Fatah yang keluarganya tinggal di Sulawesi Selatan.
    2. Alfatah merasakan nyeri di dada, kaki dan wajah bengkak di atas kapal

    Almarhum Alfatah
    Dalam surat poin kedua menjelaskan, berdasarkan laporan dari agen penyalur ABK, Ming Feng Internasional yang berlokasi di Republik Rakyat Tiongkok, pada 18 Desember 2019, kapten kapal memberi obat kepada almarhum Alfatah yang merasakan tidak enak badan.
    Kaki dan wajah almarhum bengkak, napasnya pendek dan merasa nyeri di dada tetapi kondisi Alfatah tidak kunjung membaik.
    3. Tanpa sepengetahuan agen, kapten kapal membuang jenazah ke laut
    Karena sakit, pada 27 Desember 2019 pukul 13.30 waktu setempat, Alfatah dipindahkan ke kapal Long Xing 802 yang akan berlabuh di Samoa untuk diantar ke rumah sakit. Namun belum sampai rumah sakit, almarhum mengembuskan napas terakhir delapan jam setelah dipindahkan ke kapal Long Xing 802.
    Tanpa sepengetahuan agen, kapten kapal membuang jenazah ke laut karena khawatir adanya penyakit menular yang menjangkiti kru lainnya.
    4. Kapal tempat almarhum bekerja berada di tengah samudra
    Akun @enrekangdekat tersebut juga menjelaskan bahwa kapal tempat Alfatah bekerja berada di tengah samudra.
    "Dari kronologi yang terlampir. Almarhum Alfatah mengalami sakit keras. Karena Kapal yang ditempatinya bekerja berada di tengah samudra. Hingga Almarhum dipindahkan ke kapal lain dengan alasan agar bisa di bawa ke Rumah sakit terdekat di Negara Samoa sebuah Negara kecil di Samudera Atlantik. Namun 8 jam perjalanan sejak di pindahkan Almarhum meninggal dunia," tulis akun media sosial tersebut.
    5. Almarhum dibuang ke laut oleh pihak kapal karena khawatir ada penyakit menular
    Akun tersebut juga memaparkan bahwa karena daratan (Negara Samoa) masih sangat jauh, maka almarhum dibuang ke laut oleh pihak kapal karena dikhawatirkan ada penyakit menular yang bisa menjangkiti kru kapal lainnya jika jenazah masih berada di atas kapal (-tak dikuburkan).
    "Keluarga Almarhum juga telah diberitahu oleh pihak agen dan kementerian.
    Berikut lampiran dari kementerian luar negeri Republik Indonesia. Turut berdukacita.. semoga syahid meninggal saat mencari nafkah.. dan diterima amal ibadahnya. Dan keluarga diberi ketabahan melepas Almarhum yang kini makamnya berada di tengah laut. 😢😢😢😢😢😢😢😢😢😢😢😢😢😢😢😢😢😢 .," tulis akun itu lagi.
  6. Like
    kotawa reacted to yhosan in Lexus LM 300 Lebih Mewah Dari Alphard   
    Minivan luxury pertama Lexus LM 300 akhirnya membuka selubung ke publik Cina. Lexus ingin membawa standar baru pada sebuah MPV mewah, yang selama ini telah ditanamkan oleh Toyota Alphard.

    Kendati berbasis Alphard, Lexus LM 300 masih sangat kuat menampilkan ciri khas desain Lexus. Gril spindle besar dengan lebih banyak krom membuatnya makin berkilau.
    Tarikan lampu dan sudut-sudut tajam masih sangat kuat. bahkan ini diklaim lebih tajam dari model Lexus lainnya.
    Mengakses ke kabin, di sini kekuatan Lexus LM 300 lainnya. Digadang lebih tinggi dari Alphard, tingkat kenyamanannya dibuat eksklusif, kekedapan dan banyak teknologi premium yang dipasang.

    Empat kursi captain besar (juga ada pilihan dua baris bangku), layar besar 26 inci, sistem kontrol dari tablet untuk penumpang, partisi kaca sebagai pembatas, kulkas 14 liter, penyimpanan payung hingga sistem in-car entertainment 19 speaker premium. Tidak seperti Alphard, LM 300 mendapat kaca berlapis ganda.

    Tingkat kenyamanan penumpang juga ditunjang dari pengendalian yang baik. Pilihan mesin dari 2500 cc dengan motor listrik (hybrid) dan 3500 cc. Suspensi terbaik yang mengambil dari milik model terbaru LS 500 serta tambahan pengaturan FWD ke AWD.
    Selain pasar Cina, Lexus LM 300 juga disiapkan untuk negara-negara Asia lainnya, tinggal menunggu ke Indonesia
  7. Sad
    kotawa reacted to chyntia_irawan in Kanker Darah Ani Yudhoyono yang Cukup Agresif   
    Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap kondisi ibundanya,Ani Yudhoyono, yang kini dirawat di National University Hospital, Singapura. Penyakit kanker darah yang diidap Ani Yudhoyono disebut bersifat agresif.
    AHY mengatakan kondisi Ani Yudhoyono mulai menurun setelah mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkunjung di Aceh. Mulanya, keluarga mengira Ani Yudhoyono kelelahan, tapi pemeriksaan medis berkata lain. 
    "(Dari) tes darah di di RSPAD Gatot Soebroto itu memang ada indikasi-indikasi yang cukup mengherankan karena sebelum sebelumnya tidak pernah terjadi adanya penurunan, baik trombosit, leukosit, dan hemoglobin yang ada di tubuh Bu Ani," terang AHY lewat rekaman suara yang dibagikan tim AHY kepada wartawan, Rabu (13/2/2019). 
    Ani Yudhoyono, sambung AHY, direkomendasikan dirujuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Singapura. Setelah itu, diketahui Ani Yudhoyono mengidap kanker darah.
    "Tapi tentunya sangat berat hati kami ketika mendengarkan beberapa hari yang lalu hasil diagnosis itu ternyata benar bahwa Ibu Ani menderita leukimia atau kanker darah dan karena cukup agresif maka harus segera di tangani dengan serius," sambung AHY.
    Saat ini Ani Yudhoyono menjalani penanganan medis intens. Tim dokter, menurut AHY, selalu memberitahukan kondisi terkini perawatan Ani Yudhoyono.
    "Yang jelas, kami akan terus berikhtiar sambil terus berdoa memohon kepada Allah SWT, semoga Yang Mahakuasa benar-benar memberikan pertolongan melalui tangan siapa pun, dalam arti tim dokter, baik yang di Singapura maupun tim dokter kepresidenan, yang secara intensif juga melakukan observasi dan mengawal proses ini. Mudah-mudahan selalu tersedia opsi opsi baik itu teknologi baru atau obat generasi terbaru yang juga diharapkan bisa mempercepat proses penyembuhan Ibu Ani," harap AHY.
    Terkait kondisi Ani Yudhoyono, Presiden Jokowi sudah memerintahkan tim dokter kepresidenan membantu menangani Ani Yudhoyono. Tim dokter sudah berada di Singapura.
    "Kami mendoakan, saya, Bu Jokowi, Pak Wapres, Bu Mufidah Jusuf Kalla, dan semuanya agar Ibu Ani Yudhoyono cepat diberikan kesembuhan, cepat diberikan kesehatan, kita semua mendoakan agar beliau cepat sembuh dan kembali ke Indonesia," ujar Jokowi kepada wartawan di Istana Negara.
  8. Like
    kotawa reacted to Informastion in Dunia Sudah Berganti Rupa   
    Beberapa waktu lalu seorang ibu muda, Prita Mulyasari namanya, menjadi buah bibir karena perkaranya yang unik. Suatu hari ia menulis surat elektronik (surel) kepada beberapa temannya, mengeluhkan perlakuan rumah sakit Omni International terhadap dirinya. Mungkin karena prihatin mendengar cerita itu, beberapa orang meneruskan surel itu ke berbagai milis dan dalam waktu singkat menyebar tanpa kendali. Pihak rumah sakit merasa dirugikan dan membawa Prita ke pengadilan. Perempuan muda itu sempat ditahan di LP Wanita Tangerang sampai akhirnya ‘ditemukan’ oleh media yang membuat kasusnya terangkat ke permukaan. Persis seperti surel yang mengawali perkara ini, berita tentang dirinya dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru. Di jejaring sosial facebook beberapa pengguna membuat laman khusus untuk berkampanye dan menggalang dukungan baginya. Gayung bersambut. Dalam waktu singkat ribuan orang memberikan simpati dan dukungan. Mobilisasi di dunia maya berefek di dunia nyata. Di mana-mana orang mulai mengumpulkan koin yang akan dipakai untuk membayar denda jika akhirnya Prita dinyatakan bersalah oleh pengadilan. Di puncak drama pengadilan akhirnya menyatakan Prita tidak bersalah dan dibebaskan dari tuntutan.
     
    Kasus ini memicu diskusi hangat. Prita bukan satu-satunya orang yang mengalami ketidakadilan, tentu saja. Banyak yang lain, dan malah lebih buruk. Tapi mobilisasi melalui jaringan Internet inilah yang dianggap baru. Pertanyaan besarnya, apakah media baru dan jejaring sosial seperti facebook adalah obat mujarab baru yang bisa memicu perlawanan terhadap ketidakadilan? Sebagian menilai gerakan itu berhasil menggalang kepedulian dan membuat orang bergerak walau ‘sebatas’ mengumpulkan koin. Ide mengumpulkan koin juga cemerlang karena ratusan ribu koin itu adalah representasi dari kekuatan rakyat kecil yang besar. Tapi ada juga pendapat bahwa gerakan ini gagal justru karena tidak melawan, tapi menghindari, ketidakadilan. Koin yang dikumpulkan itu akan dipakai untuk membayar denda yang ditetapkan pengadilan, dan karena itu bisa ditafsirkan sebagai pengakuan bahwa apa yang dilakukan oleh Prita itu salah. Apalagi jika melihat dukungan yang tadinya masif langsung menguap setelah ada keputusan pengadilan, padahal masih banyak orang senasib yang tidak terurus. Dunia kembali seperti semula lengkap dengan segala ketidakadilan yang pernah membawa Prita ke penjara.
     
    Bagi saya kedua kubu yang berbeda pendapat ini ada benarnya, tapi mungkin terlalu cepat mengambil kesimpulan. Ada beberapa hal dalam kasus Prita ini yang menuntut perhatian lebih cermat. Mobilisasi dukungan yang begitu luas tidak mungkin terjadi di masa Orde Baru, bukan karena represi dan kontrol yang ketat terhadap media, tapi karena teknologi media memang belum memungkinkan penyebaran informasi yang begitu cepat dan efektif. Dalam kasus Prita kita sebenarnya menyaksikan kekuatan dari teknologi media baru – khususnya Web 2.0 – yang memungkinkan interaksi media mainstream dengan jejaring sosial. Berita di media cetak dan elektronik yang pertama membuat perkara ini menjadi publik menyebar melalui jejaring sosial dan memicu perlawanan. Dukungan pun mengalir. Kegiatan dalam jejaring sosial ini kemudian menjadi bahan berita bagi media mainstream dan begitu seterusnya. Dan semua itu berlangsung dalam waktu sangat singkat dan boleh dibilang bersifat spontan. Gerakan ini praktis anonymous dan tanpa tokoh, walaupun banyak elite politik yang berebut menungganginya. Kecuali sejumlah teman dekat atau keluarga saya kira tidak ada lagi yang ingat siapa yang pertama menulis berita tentang Prita ketika mendekam di tahanan. Tidak ada juga yang ingat siapa inisiator yang pertama membuka laman dukungan untuk Prita di facebook.
     
    Tentu ini tidak dengan sendirinya berarti hadirnya sesuatu yang lebih baik. Tapi yang jelas pemandangan baru dalam gerakan sosial menuntut pemahaman yang berbeda pula. Cara pandang lama yang menganggap teknologi media semata-mata sebagai alat luhu yang bisa digunakan sekehendak pemiliknya tidak banyak gunanya di sini dan pasti akan muncul dengan pertanyaan usang: apakah jaringan Internet dan jejaring sosial bisa membawa perubahan sosial? Padahal jelas bahwa teknologi media sekarang jelas membawa perubahan dalam masyarakat, seperti halnya teknologi cetak membawa perubahan di tanah jajahan seratus tahun lalu. Soalnya karena itu bukan apakah ada perubahan atau tidak, tapi perubahan ke arah mana? Dari perspektif gerakan sosial hal yang paling penting adalah bagaimana berbagai elemen media baru itu berinteraksi dan memberi jalan bagi munculnya gerakan. Hanya dengan begitu kita bisa lebih produktif memikirkan strategi gerakan sosial yang menjadi fokus utama dari tulisan ini.
     
    Revolusi Digital, Ruang dan Waktu
     
    Saat TVRI menyiarkan serial Star Trek pada awal 1970-an orang mungkin tidak membayangkan bahwa masa depan yang mereka lihat di layar televisi itu akan datang begitu cepat. Saat ini orang sudah bisa bicara ‘tatap layar’ dengan ponsel atau komputer persis seperti Kapten Kirk saat berkomunikasi dengan Mr Spock dari ruang kendali USS Enterprise. Di Indonesia komunikasi berbasis komputer mulai digunakan publik sekitar pertengahan 1990an saat Kapten Kirk sudah pensiun. Ada beberapa perusahaan dan lembaga yang menyediakan akses ke jaringan Internet dengan pengguna beberapa ribu orang saja. Angka ini kemudian berlipat ganda dengan cepat karena meluasnya layanan dengan adanya berbagai kemungkinan akses mulai dari modem personal, televisi kabel sampai teknologi seluler. Sepanjang dekade pertama abad ini berulangkali terjadi ledakan penggunaan Internet karena perkembangan teknologi. Saat ini diperkirakan ada lebih dari 31 juta pengguna, dan angka ini akan mencapai 94 juta pada 2015.[1] Jika angka ini dihadapkan pada piramida sosial maka bisa dipastikan bahwa akses Internet di Indonesia sudah tumpah ke bawah, tidak lagi terbatas pada kalangan menengah atas saja.
     
    Untuk memahami lanskap digital pemisahan sosial yang penting bukan hanya kelas tapi juga usia. Enda Nasution dalam sebuah diskusi baru-baru ini mengklaim bahwa 70% pengguna Internet di Indonesia berusia 35 tahun ke bawah.[2] Artinya ini adalah generasi yang dibesarkan pada era 1980an dan 1990an dan mengenal komputer serta Internet sejak anak-anak atau remaja, dengan pengalaman komunikasi yang sangat berbeda dari orang tua mereka. Jika orang tua mereka baru mengenal televisi saat remaja, atau bahkan dewasa, dan itupun hanya melalui TVRI, maka generasi ini tumbuh bersama layar televisi atau monitor komputer, dengan puluhan saluran. Subyektivitas yang terbentuk dalam jejaring media seperti itu tentu akan berbeda pula. Cara orang melihat dunia pun berubah dengan bertambahnya kemungkinan dalam skala yang nyaris tak terhingga. Di atas kertas tidak ada belahan dunia yang belum atau tidak tersentuh. Jika tidak secara fisik maka pasti akan mungkin dengan perantaraan media. Teknologi membuat semua sudut di dunia seolah transparan, termasuk ruang-ruang yang semula aman terlindung seperti pulau terpencil atau kamar tidur.
     
    Pengertian mengenai jarak juga mengalami perubahan drastis. Pada awal abad lalu seorang penulis Hungaria, Frigyes Karinthy, merumuskan teori six degrees of separation yang mengatakan bahwa orang di dunia ini hanya dipisahkan oleh enam orang/langkah saja. Misalnya hubungan antara A, seorang pemuda kampung di Morowali dengan H, seorang penari striptease di Los Angeles. A bertetangga dengan B, yang adalah adik ipar C, seorang perwira militer. C adalah bawahan dari D yang bertugas sebagai atase militer di Washington. Ia akrab dengan E, perwira penghubung dari Pentagon yang masih saudara tiri dari F, pemilik restoran tempat H biasa sarapan setelah semalam suntuk menari di klab malam. Di abad sekarang jarak itu menjadi makin singkat. Ekspansi jaringan telekomunikasi praktis menutupi hampir seluruh wilayah dunia yang berpenghuni padat dan memperkecil jarak antara mereka yang punya akses dan tidak punya akses pada layanan komunikasi digital. Dalam jejaring sosial seperti twitter dan facebook jarak rata-rata orang adalah empat langkah saja, karena – meminjam contoh rekaan di atas – B akhirnya berteman dengan D di facebook, dan E berkencan dengan H setelah diperkenalkan oleh F melalui twitter.
     
    Tetapi soal jarak ini juga ada kecenderungan sebaliknya. Di facebook saya menemukan tagline menarik: mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Semakin sering kita melihat pasangan atau kumpulan orang yang duduk mengelilingi meja makan tapi sibuk dengan ponsel masing-masing. Di rumah pun para penghuni akan sibuk dengan komputer atau ponsel tanpa sempat berkomunikasi dengan pantas seperti halnya duapuluh atau tigapuluh tahun sebelumnya. Banyak status di facebook sekarang ini mengumumkan kerinduan akan tempat-tempat yang jauh dan betapa menyenangkannya berada di tempat lain. Komputer atau ponsel menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sehingga pemisahan ketat antara dunia maya dan dunia nyata sudah semestinya dipertanyakan kembali. Semakin sering kita menjumpai pengendara sepeda motor yang sibuk dengan ponselnya saat berhenti di lampu merah. Beberapa yang super-trampil bahkan melakukannya sambil mengendai sepeda motor dengan helm separuh terangkat. Anak remaja yang dipaksa ikut orang tuanya menghadiri pesta yang membosankan tidak lagi merengek karena sibuk dengan game atau lawan chat di ponselnya. Displacement massal ini menunjukkan bahwa teknologi media punya pengaruh penting terhadap pola hubungan sosial. Komunikasi di jaringan Internet bukan sesuatu yang abstrak di luar sana, tapi merupakan bagian integral dari dunia nyata.
     
    Konsepsi dan perilaku terhadap waktu juga berubah drastis. Teknologi digital membuat arus informasi mengalir semakin cepat. Portal berita seperti detik.com menyajikan bermacam informasi secara beruntun yang jika diikuti terus bisa menyedot perhatian seseorang sepanjang hari tanpa jeda sedikit pun. Di Indonesia ada belasan portal berita sejenis, belum terhitung puluhan situs lain yang lebih ambisius dalam hal kedalaman daripada kecepatan. Jika ditambah dengan portal berita internasional, surel yang kita terima, pesan dan bermacam fitur di facebook, twitter dan pesan pendek melalui ponsel, yang kita peroleh ada ledakan informasi. Jika di masa lalu orang mengeluhkan kurangnya informasi maka sekarang kita justru mengalami kelimpahan informasi dan kurangnya waktu untuk mengorganisasi dan mencerna informasi. Waktu sepertinya tidak lagi membentuk bentang yang jelas tapi dipotong-potong dalam unit yang semakin kecil. Tidak ada yang mencerminkan kecenderungan ini lebih baik dari industri pop, terutama saluran MTV. Hampir seluruh tayangan di saluran ini berupa potongan (clips) yang non-linear dengan beragam images yang silih-berganti tanpa koherensi makna. Perhatian kita terarah pada momen yang indah dan bukan keutuhan narasi. Pola ini juga menular ke industri berita yang cenderung mengabaikan koherensi dan kedalaman karena fokus pada kecepatan. Para pekerja media berlomba menjadi yang pertama dan bukan yang utama. Thomas Eriksen menyebut situasi ini sebagai tyranny of the moment, di mana segala sesuatu terancam berubah menjadi rangkaian momen, tanpa sebelum dan sesudah, tanpa sana dan sini, untuk membedakan satu dari yang lain.
     
    Di dunia digital pergeseran ini ditandai dengan munculnya Web 2.0 yang menjadikan jejaring (web) Internet sebagai platform. Jejaring ini tidak dibentuk dari satu sumber tunggal tapi sebaliknya mengandalkan keterlibatan orang banyak. Pengguna menjadi produsen informasi sekaligus yang dapat menentukan isi dan bentuk dari informasi yang beredar. Di facebook atau twitter orang bisa menyebarkan link pada informasi tertentu dengan komentar yang mengarahkan. Dalam hitungan detik orang ramai bisa memberikan komentar dan ikut membentuk makna. Informasi tidak lagi disiarkan dari satu sumber ke penerima tapi sudah berinteraksi sedemikian rupa dengan variasi yang jauh dari maksud aslinya. Dengan sedikit kecermatan dan kerajinan tangan kita bisa memilah dan mengkombinasi beberapa potongan informasi menjadi bongkahan informasi baru dengan tafsir dan sudut pandang baru. Keragaman pengolahan informasi menjadi begitu tinggi sehingga praktis tidak ada yang bisa menduga arahnya. Pada akhirnya berita asli tidak lagi penting dan hanya menjadi satu dari banyak elemen yang terlibat dalam proses pembentukan makna. Hirarki sosial dan ikatan komunitas untuk sementara diabaikan karena pertukaran berlangsung terbuka antara semua pihak yang hadir. Ada semacam kekacauan yang produktif karena wacana tidak dibentuk berdasarkan ketaatan tapi melalui pertarungan yang terbuka.
     
    Hal ini yang membuat banyak orang menganggap kebudayaan digital ini adalah platform paling tepat bagi demokrasi. Sepintas ada benarnya. Hirarki sosial sepertinya tertunda, setiap orang punya ruang dan kesempatan yang sama, dan yang paling penting selalu ada ruang bagi subversi, menggoyahkan yang mapan. Dan tidak sedikit orang yang menggunakan kesempatan semacam itu seperti serangan bertubi di jejaring twitter terhadap Tifatul Sembiring di sekitar ‘insiden salam tangan’ dengan Michelle Obama saat yang terakhir berkunjung ke Indonesia. Tetapi jika diperhatikan lebih saksama klaim bahwa suasana seperti itu ideal bagi demokrasi juga berlebihan. Kita memang bisa merasakan kehadiran demos dengan sangat, tapi unsur kratos sebaliknya sangat samar. Justru sebaliknya kita seperti melihat runtuhnya kratos dalam pengertian tradisional sebagai kekuasaan yang terhimpun. Pertukaran informasi yang begitu cepat tidak hanya mengguncang grand narrative tapi menghalangi pembentukan narasi yang langgeng. Kebudayaan digital tidak hanya menantang hal-hal yang terlalu lama dianggap mapan tapi justru kemapanan itu sendiri. Subversi dan disruption dimungkinkan setiap saat dari landasan bicara yang sama. Hasilnya bukanlah kesimpulan atau pendapat yang solid melainkan himpunan pendapat yang tidak selalu koheren. Jejaring twitter misalnya, sesuai namanya, adalah forum berkicau dan bukan platform untuk menghimpun sebuah orkestra. Saya sering terkesima mengikuti banjir komentar di jejaring itu: kontroversi politik ditingkahi celetukan cabul, berita gempa atau kultwit tentang pasar bebas atau penodaan agama. Belum lagi satu masalah selesai dibicarakan sudah datang yang lain sehingga lebih banyak hal yang terlewat.[4]
     
    Kesan setara dan demokratis dari kebudayaan digital ini lebih jauh ditantang oleh konsentasi kepemilikan dan kontrol. Semua ruas tulang punggung pertukaran informasi ini masih dikuasai oleh beberapa perusahaan besar yang mengeruk keuntungan besar pula. Sering tidak disadari bahwa di balik jejaring sosial yang terlihat partisipatoris dan demokratis ada mesin hitung yang bekerja super cepat menghitung gerak jutaan ujung jari di seluruh dunia. Pengguna jejaring sosial adalah konsumen sekaligus produk. Setiap akses ke jejaring sosial dihitung sebagai kesempatan promosi seperti halnya pembaca suratkabar atau penonton televisi dijual kepada pemasang iklan sebagai pasar potensial. Sebagai konsumen para pengguna menikmati berbagai fasilitas dalam jejaring sosial seperti memuat berita, memasang foto, membentuk berbagai group dan sub-jaringan, semuanya tanpa bayaran. Secara tidak sadar para pengguna ini melakukan kerja sukarela membuat jejaring itu semakin menarik dan dengan begitu terus menyedot pengguna baru yang pada gilirannya akan melakukan hal yang sama. Saat panen tiba massa pengguna ini dengan semua informasi yang mereka tampilkan menjadi komoditi yang ditawarkan oleh para pemilik jejaring sosial ini kepada klien targeted advertising. Semua informasi yang secara sukarela diberikan para pengguna jejaring sosial, mulai dari data sederhana mengenai diri, selera musik dan film, preferensi seksual dan pilihan warna, menjadi komoditi yang sangat berharga dan membuat orang seperti Mark Zuckerberg, pemilik jejaring sosial facebook, bisa menjadi milyarder dalam hitungan bulan.
     
    Hubungan teknologi informasi dan politik tidak bersifat deterministik. Teknologi digital memang mempermudah dan memperluas akses sehingga punya potensi demokratik yang jauh lebih besar dari teknologi cetak. Siapa saja bisa berbicara, kapan saja. Tapi di sisi lain teknologi yang sama juga membatasi dan mungkin menimbulkan hirarki baru. Cukup jelas bahwa lanskap digital sekarang ini dikuasai oleh kalangan menengah berusia muda, karena ruas-ruas tulang punggung industri elektronik memang diarahkan kepada mereka. Dan itu adalah keputusan politik yang dibuat tidak lain oleh beberapa perusahaan multinasional raksasa. Tidak ada demokrasi di sana, yang berlaku adalah aritmetika bisnis. Informasi digital karena itu bisa bermuara pada demokrasi dan kesetaraan, tapi bisa juga sebaliknya. Platform baru seperti Web 2.0 memberikan banyak peluang dan kesempatan berpolitik baru tapi sekaligus membatasi.
     
    Gerakan Sosial dan Politik Digital
     
    Jika diperhatikan ada irisan menarik antara perkembangan teknologi dan sejarah politik di Indonesia. Penggunaan Internet mulai meluas pertengahan 1990an. Pada saat yang sama rezim Soeharto mulai limbung akibat krisis ekonomi dan politik yang terjadi berbarengan. Dan irisan ini tercipta tentu bukan karena kebetulan belaka. Jaringan Internet sejak awal berfungsi sebagai penyalur informasi alternatif yang di masa akhir kekuasaan Soeharto coba dijaga ketat dengan sensor, penutupan media dan pembungkaman jurnalis. Teknologi milis melahirkan forum diskusi seperti mediacare dan Forum Pembaca Kompas yang meramaikan penyebaran informasi dengan diskusi interaktif. Pemikiran yang dihambat seperti mendapat saluran di sini dan tidak dapat disangkal bahwa jaringan Internet adalah situs produksi pikiran kritis yang penting. Di dalam milis orang bisa mengangkat dan mengutarakan pikiran yang paling subversi dan cabul secara politik tanpa resiko yang mungkin diderita seandainya diucapkan dalam pertemuan tatap muka. Walau sering diejek dan direndahkan sebagai ‘tempat buang ludah’, teknologi milis ini mengubah komunikasi sosial secara drastis. Hal yang semula tidak mungkin dikatakan sekarang menjadi hal biasa. Bermacam tabu sosial, budaya dan politik – yang sangat besar pengaruhnya di Indonesia – dipecah seperti tukang batu membobol tembok. Penelitian mendalam harus dibuat untuk memahami transformasi kesadaran dan subyektivitas akibat perkembangan ini, tapi saya kira cukup aman untuk mengatakan bahwa generasi yang lahir dan besar bersama teknologi ini lebih terbuka dan merdeka dalam berpikir dari generasi sebelumnya.
     
    Setelah Orde Baru jatuh banyak perubahan yang terjadi. Kekuatan dan pemain baru mulai bermunculan di pentas. Mereka yang semula dimusuhi Orde Baru kini relatif bebas berkumpul, mengutarakan pendapat dan bahkan ikut pemilihan umum. Banyak lembaga negara mengalami perubahan fungsi dan wewenang. Lembaga kepresidenan misalnya, terutama di masa Gus Dur, tidak lagi sangar dan tertutup. Militer walau tidak mundur sepenuhnya dari politik tidak lagi berperan sebagai kesatuan seperti dulu karena kesetiaan pun terbelah-belah mengikuti proses desentralisasi. Pemerintah daerah yang semula hanya perpanjangan tangan pemerintah pusat kini punya suara dan warna tersendiri. Tentu ini tidak berarti segalanya menjadi lebih baik. Praktek korupsi yang semula terpusat dan terpimpin, sekarang semakin menyebar dan liar. Di tengah krisis ekonomi orang berlomba menduduki jabatan penting karena birokrasi negara menjadi situs akumulasi kekayaan yang utama. Korupsi makin menggila. Kepentingan bisnis dan politik tumpang-tindih, ganas menunggangi peristiwa politik apapun, atau lebih tepatnya menjadikan apapun juga sebagai peristiwa politik, mulai dari kedatangan artis porno Miyabi sampai ledakan Merapi. Jika semula gerak politik cenderung menanggapi ritme rezim Soeharto maka sekarang gerak itu berpencar ke segala arah melahirkan ritme-ritme baru yang tidak selalu padu.
     
    Perluasan media elektronik, jaringan Internet dan teknologi digital membuat berbagai ritme ini semakin sulit dirangkai. Semua hal bisa menjadi sama penting. Informasi seperti berdesakan menuntut perhatian dan waktu yang semakin terbatas. Di masa sekarang perjuangan untuk demokrasi dan keadilan sosial bukan hanya bertarung dengan sensor atau politik yang anti-demokrasi dan anti-keadilan sosial, tapi terutama dengan ketidakpedulian dan pengalihan. Dalam studi terhadap sekitar seribu forum diskusi di Internet yang beranggotakan lebih dari empat ratus ribu orang, terlihat bahwa mayoritas anggota menggunakan berbagai forum itu untuk keperluan silaturahmi keluarga dan teman, disusul dengan keilmuan (terutama teknologi komputer) dan bisnis. Politik berada di urutan terendah dikalahkan oleh pornografi, agama dan hobi.[5] Saat ini mungkin online gaming yang berkembang sejak pertengahan 2000an sudah ikut menduduki peringkat atas.
     
    Di tengah perubahan ini gerakan sosial sepertinya justru meredup. Di mana-mana orang mengeluh soal tidak adanya fokus kerja, lemahnya dukungan publik dan juga keterbatasan daya tahan organisasi dan para penggeraknya. Gerakan mahasiswa yang sempat merajai jalan-jalan raya saat kekuasaan berpindah tangan kini sudah menguap. Sebagian pemimpinnya masuk jalur politik formal sebagai anggota DPR, pejabat pemerintah, mengikuti jejak angkatan sebelumnya. Sebagian lain memilih bekerja sebagai ‘tenaga profesional’ dengan sedikit perhatian dan komitmen pada gerakan sosial. Gerakan buruh dan petani datang silih-berganti seiring dengan pasang-surut advokasi di sekitar keluhan mereka. Berbagai sektor masyarakat lain seperti pedagang kaki lima, guru sekolah, pegawai negeri, bahkan polisi terlibat berbagai aksi protes yang biasanya berumur pendek dan tidak berlanjut menjadi gerakan. Menghadapi semua ini ada dua tanggapan yang muncul. Pertama, upaya pengkhususan dengan membentuk lembaga-lembaga baru yang sangat spesifik cakupan dan tujuan kerjanya, dan (dibayangkan) terhubung satu sama lain melalui jaringan, dan kedua, konsistensi pada strategi membangun basis massa dari daerah sampai pusat (dengan imajinasi Fordist). Sebagian membayangkan adanya intervensi langsung melalui lobbying, advokasi dan kontrak politik, sebagian lain melihat satu-satunya jalan adalah dengan menguasai lembaga negara yang menghasilkan dan melaksanakan kebijakan. Dengan kata lain, berpolitik dalam sistem yang disediakan.
     
    Penggunaan teknologi informasi dan media baru di sini hanya sebatas apa yang disebut ‘kampanye publik’, yang tujuan akhirnya adalah menggalang dukungan untuk sebab tertentu. Para pegiat gerakan sosial memikirkan cara-cara baru dan kreatif untuk menyampaikan pesan kepada khalayak karena mengira masalah utamanya adalah kurangnya informasi dan perlunya penyadaran. Padahal di zaman ini masalah utamanya adalah kurangnya perhatian dan waktu. Banyak program kampanye publik ini kandas karena kehabisan napas menghadapi arus informasi yang begitu deras. Riset mutakhir terhadap jejaring sosial twitter menunjukkan lebih dari 70% pesan yang terpampang di timeline akan diabaikan oleh pemiliknya, dan yang bertahan diperhatikan pun tidak akan berumur lebih dari satu jam. Topik yang hangat akan cepat sekali populer dan bahkan mendunia – seperti dalam kasus video pribadi Ariel dan Luna Maya – tapi akhirnya hanya bertahan sekitar satu-dua hari sebelum cepat digantikan oleh yang lain. Strateginya karena itu bukanlah menambah informasi yang sudah berlimpah tapi mengatur arus informasi yang bisa bermanfaat bagi gerakan sosial. Manuel Castells misalnya berbicara tentang framing atau memberi kerangka pemahaman pada berbagai elemen dalam ledakan informasi. Percepatan informasi membuat orang tidak sempat mencerna berita dengan saksama. Pikiran sangat dipengaruhi oleh silih-bergantinya image, dan karena itu pesan yang paling kuat dalam situasi seperti ini adalah pesan sederhana yang dilekatkan pada image.[6] Perang untuk memperebutkan posisi yang berpengaruh juga berlangsung secara diskursif, sehingga tugas terpenting bukanlah sekadar memenangkan perdebatan di televisi atau talkshow tapi menguasai nodes dalam jaringan informasi. Tanpa strategi semacam itu ‘perang suara’ di jejaring sosial hanya akan menyumbang bising (noise) pada jaringan tanpa efek yang berarti.
     
    Gerakan sosial di Indonesia saya kira masih beberapa langkah dari strategi semacam itu. Para pemimpin dan aktivis cenderung mengerdilkan cyberactivism dengan bermacam pernyataan seperti “perubahan tidak datang dengan sentuhan ujung jari pada mouse.” Sejauh ini saya belum pernah mendengar adanya konvensi yang membahas dan menentukan strategi gerakan sosial menghadapi revolusi digital dan lanskap kesadaran yang terus berubah ini. Beberapa individu yang menyadari arti pentingnya terjun dan secara sadar menggunakan jejaring sosial sebagai alat ekspresi tapi setahu saya tidak punya mekanisme koordinasi. Masalah lain yang menghalangi keterlibatan gerakan sosial dalam membentuk lanskap kesadaran ini adalah cara pandang lama yang masih secara ketat memisahkan dunia maya dan dunia nyata, tanpa menyadari bahwa dunia maya, terutama produksi makna di dalamnya, menjadi bagian penting dari kehidupan sosial. Basis pendukung dalam sebuah gerakan misalnya tidak hanya dibentuk karena kesamaan pengalaman ditindas oleh kekuasaan atau karena kesamaan keluhan di tempat kerja, tapi juga oleh dan terutama melalui pembentukan wacana. Tidak semua buruh yang berupah rendah mau terlibat dalam aksi mogok. Hanya mereka yang bisa diyakinkan melalui wacana bahwa aksi mogok adalah cara paling efektif untuk mendapatkan hak-hak bersedia berjuang. Dan seperti diuraikan di atas pembentukan wacana di zaman digital ini dilakukan terutama dalam jaringan komunikasi elektronik.
     
    Langkah penting bagi gerakan sosial untuk terus bergerak di atas lanskap baru ini adalah meninggalkan paradigma yang melihat teknologi informasi sebagai alat lugu yang bisa dikerahkan sekehendak penggunanya. Jaringan komunikasi yang semakin kompleks sekarang ini tentu mempengaruhi hubungan sosial dan kehidupan kultural penggunanya. Gerakan sosial semestinya terarah pada titik-titik hubung (nodes) dalam jaringan yang rumit dan terus berkembang ini, sehingga bisa ikut menentukan arah dan perkembangannya. Tugas yang sulit memang, apalagi mengingat digital divide yang masih sangat besar di Indonesia, bukan hanya antara mereka yang punya akses dan tidak punya akses, tapi antara segelintir pengguna yang aktif dengan massa pengguna yang pasif. Menghidupi dunia digital secara penuh sehingga muncul kemampuan seleksi, framing dan terlibat dalam produksi makna memerlukan waktu tersendiri. Sejauh ini tidak ada usaha kolektif ke arah itu. Banyak orang yang memilih terjun ke dalam arus informasi yang deras, menjadi virtual celebrity, dan justru memperlebar jurang digital divide itu. Titik-titik hubung (nodes) tidak mungkin dibentuk dan framing mustahil dilakukan tanpa secara sadar memperlambat arus informasi yang begitu cepat. Kombinasi antara produksi makna di dunia maya perlu diimbangi gerak bermakna di dunia nyata.
     
    Saya mulai menyusun tulisan ini saat ada macet hebat di Jakarta beberapa waktu lalu. Selama berjam-jam ribuan pengemudi dan penumpang terkurung dalam kendaraan mereka. Sumpah-serapah dan caci-maki melesat dari ponsel, komputer jinjing, dan iPad mereka, menghiasi laman jejaring sosial seperti facebook dan twitter. Teknologi transportasi yang termaju dan teknologi informasi yang paling cepat terperangkap dalam ruang fisik. Perlombaan untuk menjadi yang paling cepat dengan mobil terbaik dan perangkat elektronik mutakhir bermuara pada kemacetan total. Paling cepat tapi berjalan di tempat. Di tengah semua itu seorang teman melesat di sela-sela kemacetan dengan sepedanya, teknologi dari dua abad lalu, yang rupanya sekarang mendapatkan pamornya kembali. Ia sampai di rumah dalam waktu singkat sementara ribuan kendaraan belum lagi beranjak dari tempat mereka semula. Bagi mereka yang masih berharap dunia bisa menjadi tempat hidup yang lebih baik, perlu kiranya meresapi makna pepatah lama, “biar lambat asal selamat.”
  9. Like
    kotawa reacted to Informastion in Ahmad Sahroni Bocorkan Rumus Kaya Seketika   
    Ada kisah menggetarkan hati dari sosok yang tak asing di mata publik.
    Ahmad Sahroni, politisi Partai Nasdem yang kini duduk di kursi DPR RI blak-blakan tentang masa lalunya.
    Siapa sangka Ahmad Sahroni memiliki pengalaman kelam, yang tak pernah terlupakan.
    Ia mencurahkan pengakuannya di depan Hotman Paris, dalam program televisi Hotman Paris Show.
    Ahmad Sahroni harus menikmati masa mudanya untuk mencari uang jajan sendiri.
    Mulai dari usia remaja hingga 24 tahun, ia menjadi tukang cuci kuali dan tukang sepir sepatu.
    Ahmad Sahroni bahkan mempraktekan cara menyemir sepatu di depan pengacara kondang, Hotman Paris.
    Ketika mengenang masa lalunya itu, Ahmad Sahroni bahkan mengaku dulu dihina keluarga besarnya.
    Ia dan orangtuanya kerap disebut maling oleh saudara mereka sendiri.
    "Dibilang maling jam tangan, dan lain-lain. Pokoknya keluarga saya tercela," ujarnya.
    Namun, ia dan orangtuanya tak pernah merasa dendam dan tetap bersahaja.
    Hotman Paris spontan menyebut itu adalah kisah yang menyedihkan.
    Ia merasa tak menyangka, nasib Ahmad Sahroni yang sangat terpuruk, kini berubah menjadi seorang pengusaha kaya raya.
    Ahmad Sahroni merupakan pemilik perusahaan yang memiliki kapal tongkang pengangkut BBM.
    Kini, ia bahkan dikenal sebagai pengoleksi mobil dan jam tangan mewah.
    Hal inilah yang menggelitik Hotman Paris atas perubahan hidup bintang tamunya itu.
    "Kemudian nasibmu berubah bagaimana?" tanya Hotman Paris.
    Ahmad Sahroni menyebut empat hal yang diyakini membuat dirinya sukses.
    "Berpikir positif, usaha dan doa, jangan pernah menyerah, dan sayangilah seorang ibu yang melahirkan kita," jawab Ahmad Sahroni.
    Ucapannya pun mengundang apresiasi dari host dan penonton.
    Namun, Hotman Paris tampak belum puas atas jawaban Ahmad Sahroni.
    Ia kembali penasaran dan mengorek perubahan nasibnya secara nyata.
    "Secara riilnya bisa loncat ke bisnis apa makanya bisa booming, dapet undian atau apa?" tannya Hotman Paris.
    Ahmad Sahroni pun menjelaskan perjalanan hidupnya menuju kesuksesan.
    Awalnya, ia bekerja sebagai sopir dari sebuah perusahaan yang berkaitan terhadap bahan bakar minyak.
    Sehari-hari ia bekerja sebagai sopir orang nomor satu di perusahaan itu. Selain itu, ia pun menjadi sopir adik ipar dari bosnya.
    Entah apa yang terjadi, hingga kini Ahmad Sahroni masih tak mengerti.
    "Kalau saya ceirta ini tidak pernah ada percaya yang telah terjadi pada saya," tuturnya.
    Bak sebuah keajaiban, seorang sopir justru bernasib jungkir balik menjadi pemilik perusahaan.
    Ia dilimpahi aset perusahaan yang hingga kini ia jalankan.
    "Wow...," ucap Hotman Paris spontan.

    Ia menujukan rasa takjub, tapi seolah tak percaya atas pengalaman Ahmad Sahroni.
    "Saya nggak pernah tahu, tapi selama apa yang saya lakukan sebagai sopir, bos saya yang nggak pernah bawa mobil dan saya bawa mobil, dia perintah sana dan sini, secara ototidak saya mendengar melalui kuping saya," jelasnya.
    "Ini yang namanya magang," kata Hotman seraya menyilangkan tangannya.
    "Jadi mungkin Bang Hotman nggak percaya, tapi itu terjadi pada saya," tutur Ahmad Sahroni memandang Hotman Paris.
    "Benar," ujar Hotman Paris sambil menganggukan kepala.
    Percaya atau tidak, itu memang nyata.
    Walaupun dulu hidupnya susah, berkat kerja keras dan kesabarannya, kini Ahmad Sahroni dikenal tajir melintir.
    Penampilannya yang duku kusut, kini berubah menjadi trendi.
    Semoga menginspirasi Anda ndral!
  10. Like
    kotawa reacted to floristshopid in Dukung UMKM Go Online   
    Dukung Kami, Dukung Gerakan UMKM Go Online
    Floristshop adalah Online Florist Marketplace Pasar Bunga Online dengan Pelayanan Cepat, Produk Lengkap, Transaksi Mudah dan Aman, Pengiriman Cepat dan Pasti.
    Keunggulan lainnya Floristshop memberikan jaminan uang kembali jika produk bunga yang dipesan tidak terkirim.
    STARTUP ini adalah salah satu dari proyek digital kami yang dibangun dengan tujuan membantu mengembangkan UMKM di Indonesia khususnya Pengrajin dan Penjual Bunga untuk memasarkan produk-produknya.
    Beragam pilihan produk dari Merchant kami antara lain:
    1. Buket Bunga
    2. Bunga Papan
    3. Bunga Meja
    Terima Kasih atas perhatiannya.
    Pasar-Bunga-Online-Floristshop.pptx
  11. Sad
    kotawa reacted to chyntia_irawan in 4 Fakta Istri Ifan Seventen Dylan Sahara   
    Vokalis band Seventeen, Ifan harus kehilangan sang istri Dylan Saharasaat bencana tsunami menerjang Pantai Tanjung Lesung, Banten pada Sabtu, 22 Desember 2018.
    Ifan Seventeen sempat mencari tahu keberadaan sang istri selama dua hari hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di RSUD Pandeglang.
    Keberadaan istri Ifan Seventeen juga sempat menjadi simpang siur karena hingga Senin, 24 Desember 2018 sore belum juga ditemukan. Kabar hoaks juga sempat beredar mengenai kondisi dan keberadaan Dylan Sahara.
    Siapakah sosok Dylan Sahara, istri Ifan Seventeen yang meninggal dunia tersapu gelombang tsunami? Rupanya tak banyak tahu soal Dylan.
    Berdasarkan penelusuran Liputan6.com, Dylan baru saja merayakan ulang tahunnya tepat pada saat tsunami menyapu Selat Sunda.
    Tak hanya itu, banyak pula politikus yang turut menyampaikan duka cita atas meninggalnya Dylan Sahara melalui akun Twitter pribadi mereka.
    Berikut 4 fakta istri Ifan Seventeen, Dylan Sahara yang meninggal dunia karena tersapu tsunami Selat Sunda:
    1. Menikah Sejak 2016

    Melalui akun Instagram @ifanseventeen dan @dylan_sahara, diketahui jika Ifan dan Dylan menikah sejak 2 November 2016 silam. Keduanya pun memiliki hobi travelling atau jalan-jalan.
    Banyak negara-negara di dunia yang sudah dikunjungi Ifan dan Dylan. Mulai dari Singapura, Thailand, Dubai, Italia, Paris, Jepang, hingga Yunani.
    Kebersamaan Ifan dan Dylan sudah sejak 7 tahun mereka berpacaran, kemudian baru 2 tahun ini menikah.
    2. Kader Partai Gerindra dan Caleg DPRD

    Istri Ifan Seventeen, Dylan Sahara rupanya maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPRD Provinsi Jawa Timur. Hal ini diketahui dari Twitter Fadli Zon @fadlizon yang meretweet akun @nirmayuliansyah.
    Dari foto tersebut, diketahui Dylan merupakan Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur asli Ponorogo. Selain itu, akun Twitter Partai Gerindra @Gerindra juga mengatakan jika Dylan Sahara Puteri merupakan calegnya.
    "Turut berduka cita atas meninggalnya kader Gerindra, Dylan Sahara Puteri, istri dari @seventeenifan, dalam musibah Tsunami di Tanjung Lesung. Semoga almarhumah diterima di sisi-Nya. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Aamiin YRA??." cuit akun @Gerindra, Selasa (25/12/2018).
    3. Putri Anggota DPR RI

    Istri Ifan Seventeen, Dylan Sahara merupakan putri dari anggota Komisi VIII DPR RI Supriyanto. Supriyanto juga merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Ponorogo.
    Hal ini juga diketahui dari cuitan Twitter Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon @fadlizon.
    "Turut berduka cita sedalam2nya. Ini (Dylan Sahara) adalah putri Bp Supriyanto, anggota @DPR_RI @Gerindra . Smg husnul khotimah." cuit Fadli Zon, Selasa (25/12/2018).
    4. Sempat Keliling Bersama Sandiaga Uno

    Belum lama ini, Dylan Sahara sempat berkeliling bersama calon wakil presiden Sandiaga Uno di Ponorogo, Jawa Timur. Hal ini diketahui dari akun Twitternya @sandiuno.
    "Hari Jumat lalu, saya dengan Dylan beserta ayahnya yang juga sahabat saya, Pak Supriyanto, Ketua DPC Gerindra Ponorogo masih bersosialisasi dengan masyarakat sekitar di Angkringan Gayeng, Ponorogo, Jawa Timur. Doa kami yang terbaik untuk Dylan Sahara." tulis Sandi, Selasa (25/12/2018).
  12. Like
    kotawa got a reaction from dugelo in Kenapa orang bisa cegukan?   
    Aku barusan cegukan, dan aku mikir, kenapa ya ndral aku bs cegukan????
  13. Like
    kotawa got a reaction from dugelo in Orang Punya Karakter Ini Ternyata Punya Bakat Luar Biasa   
    Umumnya, perusahaan selalu menuntut calon pegawai untuk memiliki kemampuan sosial yang tinggi. Ternyata, orang yang memiliki kemampuan sosial rendah justru berpotensi lebih berbakat dalam bidang yang didalaminya.
    Ada penemuan di psikologi orang-orang yang canggung awkward secara sosial lebih mungkin memiliki apa yang para psikolog sebut sebagai striking talent (bakat luar biasa). Meskipun malah kurang jago bersosialisasi.
    "Artinya bahwa mereka mempunyai kemampuan besar di sebuah area spesifik," ungkap psikolog Ty Tashiro, seperti dilaporkan Business Insider, seperti ditulis Minggu (12/8/2018).
    "Jadi, ini bukan berarti mereka pintar di segalanya. Biasanya orang-orang itu benar-benar pintar di satu atau dua bidang," tambah dia.
    Tashiro menyebutkan, orang-orang awkward bisa saja memiliki kemampuan rata-rata atau di bawah rata-rata di bidang lain, sebab  terfokus pada satu dan dua bidang. Itu juga yang menyebabkan orang-orang canggung yang pintar cenderung kurang piawai dalam berkomunikasi.
    "Terkadang itu bisa menyulitkan mereka. Kadang mereka terlalu kaku atau terkadang tak suka bila rutinitasnya diganggu. Tapi itu juga bisa menjadi kekuatan sejati, karena dengan fokus dan energi besar membuat mereka lebih bertahan melewati saat-saat sulit," ujar Tashiro.
    Karena orang sulit berkomunikasi memiliki obsesi yang kuat pada bidang yang membuat tertarik. Orang itu pun bisa fokus dalam waktu lama serta lebih persisten.
    Alhasil, Tashiro menyebut orang-orang canggung itu bisa mencapai penguasaan kemampuan yang lebih tinggi di sebuah bidang atau topik, ketimbang  yang gampang bosan atau menyerah. Menurut Tashiro, antusiasme dan fokus tersebut bisa membawa inovasi besar atau perubahan di suatu bidang.
    Berjiwa Introvert? Simak Tips Wawancara Kerja Berikut Ini
    Adib Menduga Bahwa Secarik Kertas yang Terdapat Tulisan Tangan Dokter yang Sulit Dibaca itu Adalah Rekam Medik Rawat Jalan Pasien (Ilustrasi/iStockphoto)
    Bagi sebagian orang interview atau wawancara kerja adalah saat yang menegangkan, terutama bagi seseorang dengan kepribadian introvert.
    Introvert adalah sebutan bagi seseorang yang suka menyendiri dan juga pemalu. Rasa gugup akan muncul begitu saja jika seorang introvert berhadapan dengan beberapa orang, bahkan hanya pada saat berjabat tangan.
    Rasa gugup dan sifat pemalu harus segera diatasi apalagi pada ketika Anda harus menghadapi wawancara kerja. Melansir dari awesomenesstv.com berikut ini adalah 5 tips wawancara bagi seorang introvert.
    Ketahui Kekuatan Anda
    Terkadang introvert memiliki waktu yang sulit mengidentifikasi kekuatan mereka. Setiap orang tentu memiliki keahlian khusus yang pasti diperlukan di dunia kerja. Mulailah membuat daftar apa saja kekuatan atau kelebihan dalam diri Anda, dan kemudian minta pendapat dari teman ataupun keluarga.
    Berlatih
    Kita semua tahu sebuah latihan membuat sesuatu menjadi sempurna. Siapkan jawaban Anda untuk pertanyaan yang sering diajukan pada saat wawancara. kemudian berlatih menjawab pertanyaan tersebut di depan teman atau keluarga dengan yakin dan percaya diri.
    Siapkan Perbincangan Kecil
    Perbincangan kecil di luar pertanyaan wawancara dapat membantu mencairkan suasana, dan juga memberi kesempatan kepada pewawancara untuk mengenal Anda lebih baik.
    Berikan Waktu pada Diri Sendiri
    Berikan Waktu
    pada Diri AndaBerikan sedikit waktu sekitar 30 menit untuk diri sendiri sebelum wawancara, hal tersebut bertujuan untuk membuat diri sendiri lebih santai, dan tenang.
    Bawa Catatan
    Ingat, ini bukan ujian. Anda dapat membawa catatan atau portofolio untuk mengatasi ketika Anda gugup dan lidah tiba-tiba menjadi kelu saat wawancara kerja berlangsung. Bawalah resume lain dan beberapa berkas prestasi Anda, sehingga Anda memiliki sesuatu untuk ditawarkan kepada pewawancara.
  14. Like
    kotawa reacted to Partner in Dapatkan Galaxy Note 9 Gratis di Event Fortnite Battle Royale Duos & Squad Challenge!   
    Samsung Electronics Co., Ltd. sudah mengumumkan kehadiran rangkaian premium seri Note terbaru, yaitu Galaxy Note9. Seri Note telah dikenal dengan inovasi terkini milik Samsung, dan Galaxy Note9 meneruskan inovasi ini dalam sebuah smartphone premium yang memberikan performa paling mutakhir termasuk dalam performa gaming!
    Berbagai fitur penting yang hadir di Galaxy Note 9 adalah sebagai berikut:
    All Day Battery: Galaxy Note9 memiliki kapasitas baterai 4,000mAh, kapasitas baterai terbesar dalam rangkaian smartphone premium Galaxy dengan daya tahan baterai terkuat yang bisa digunakan sepanjang hari untuk berbicara, berkirim pesan, bermain game, dan menonton film dari pagi hingga malam. Menyimpan Lebih Banyak, Menghapus Lebih Sedikit: Galaxy Note9 tersedia dalam dua pilihan kapasitas memori penyimpanan internal – yaitu 128GB dan 512GB. Pengguna bisa menyisipkan sebuah microSD tambahan pada Galaxy Note9 dengan kapasitas hingga 1TB[1] agar mereka tidak perlu khawatir akan ruang penyimpanan lebih untuk foto, video, dan aplikasi favorit. Kecepatan dan Kekuatan: Galaxy Note9 adalah sebuah smartphone dengan performa super dengan prosesor termutakhir berkekuatan 10nm dan mendukung kecepatan jaringan tercepat di setiap market (hingga 1.2 gigabits per detik) untuk streaming dan download dengan cepat. Selain tiga fitur penting di atas, satu hal yang mendukung performa gaming Note 9 untuk bermain game adalah Infinity Display dengan layar edge-to-edge terbesar pada seri Galaxy Note. Layar Infinity Display 6.4-inci berkualitas Super AMOLED memberikan pengalaman multimedia terbaik tanpa batas. Desain Infinity Display Galaxy Note9 dilengkapi dengan speaker stereo rancangan AKG, serta mampu menghasilkan kualitas audio terbaik Dolby Atmos® untuk menghadirkan pengalaman suara yang sebenarnya seperti yang biasa dibutuhkan dalam bermain game shooting seperti Fortnite Mobile!
    Bicara soal Gaming, dalam peluncurannya di Indonesia, akan ada satu event khusus yaitu Fortnite Battle Royale Duos & Squad Challenge yang berlangsung di dua lokasi yang sudah ditentukan yaitu Central Park Mall, Jakarta, dan Pakuwon Mall, Surabaya, yang menyediakan hadiah GALAXY NOTE 9!
    Dengan mengikuti event Fortnite Battle Royale Duos & Squad Challenge di lokasi yang sudah ditentukan, kalian juga bisa merasakan sensasi gaming menggunakan Galaxy Note 9 karena nantinya kalian akan bermain menggunakan device terbaru dari Samsung ini! Seperti apa eventnya? Simak keterangannya di bawah ini.
    Fortnite Duos Challenge – Sabtu, 25 Agustus 2018
    Tim duo mendaftarkan diri secara online di sini.  Tim duo juga bisa mendaftarkan diri on the spot, namun prioritas adalah tim yang mendaftar secara online. Waktu pelaksanaan Fortnite Battle Royale Duos Challenge adalah hari Sabtu, 25 Agustus 2018. Mulai pukul 11.00 WIB hingga 19.00 WIB. Pengumuman pemenang dilakukan pada pukul 20.00 WIB. Setiap tim duo nantinya bermain selama 2 game (DUO MODE) untuk mendapatkan kill  (elimination) maupun Victory Royale. Admin akan menghitung jumlah poin yang didapatkan. Nantinya poin dari masing-masing tim akan diakumulasi. Tim duo dengan raihan total poin tertinggi berhak menjadi juara dan mendapatkan hadiah yang sudah disiapkan. Hadiah utama untuk Fortnite Battle Royale Duos Challenge adalah Samsung Galaxy A6 Fortnite Squad Challenge – Minggu 26 Agustus 2018
    Tim squad mendaftarkan diri secara online di sini. Tim squad juga bisa mendaftarkan diri on the spot, namun prioritas adalah tim yang mendaftar secara online. Waktu pelaksanaan Fortnite Battle Royale Duos Challenge adalah hari Minggu, 26 Agustus 2018. Mulai pukul 11.00 WIB hingga 19.00 WIB. Pengumuman pemenang dilakukan pada pukul 20.00 WIB. Setiap tim squad nantinya bermain selama 2 game (SQUAD MODE) untuk mendapatkan kill  (elimination) maupun Victory Royale. Admin akan menghitung jumlah poin yang didapatkan. Nantinya poin dari masing-masing tim akan diakumulasi. Tim squad dengan raihan total poin tertinggi berhak menjadi juara dan mendapatkan hadiah yang sudah disiapkan. Hadiah utama untuk Fortnite Battle Royale Duos Challenge adalah Samsung Galaxy Note 9, dan runner up berhak mendapatkan Samsung Galaxy A6.

    Untuk mengikuti event ini, kalian tidak dipungut biaya pendaftaran alias GRATIS! Jadi tunggu apalagi? Segera daftarkan diri kalian dan ikuti Fortnite Battle Royale Duos & Squad Challenge di lokasi dan waktu yang sudah ditentukan!
  15. Thanks
    kotawa reacted to chyntia_irawan in Jangan Aktifkan Tethering di GBK Selama Asia Games 2018   
    Upacara pembukaan Asian Games 2018 tengah berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu malam (18/8/2019).
    Karena venue dipadati ribuan pengunjung, Kementerian Komunikas dan Informatika (Kemkominfo) juga tak ketinggalan mengimbau bagi pengunjung untuk mematuhi peraturan yang ada di dalam venue. Imbauan berkaitan dengan penggunaan akses internet di kawasan tersebut.
    Kemkominfo mengimbau agar para pengunjung tidak mengaktifkan fitur tethering atau mobile hotspot pada perangkat mobile di stadion terbesar di Indonesia tersebut.
    Adapun tujuan imbauan ini adalah demi menjaga fasiltas WiFi AG2018@wifistation tetap berkualitas sepanjang acara opening ceremony Asian Games 2018.
    Menurut keterangan yang diterima Tekno Liputan6.com, dengan mengaktifkan fitur tethering atau mobile hotspot pada smartphone maupun perangkat mobile lainnya pada penyelenggaraan Asian Games 2018, dapat mengakibatkan menurunnya kualitas jaringan internet wifi dengan SSID: AG2018@wifistation tersebut.
    Sekadar informasi, fasilitas ini disediakan secara gratis untuk publik.
    Ada 396 titik yang dipasangi wifi tersebut. Fasilitas ini pun siap digunakan oleh penonton, atlet, maupun para petugas yang berkepentingan selama acara pembukaan dan penyelenggaraan Asian Games 2018.
  16. Like
    kotawa reacted to dugelo in ATURAN VOLUME TOA MASJID DI NEGARA MUSLIM LAIN   
    Arab Saudi
    Sejak 2015 silam Kementerian Agama Islam di Arab Saudi melarang masjid menggunakan pengeras suara di bagian luar, kecuali untuk adzan, sholat Jumat, sholat Idul Fitri & Adha, serta sholat minta hujan. Kebijakan ini diambil menyusul maraknya keluhan warga ihwal volume pengeras suara yang terlalu besar. Arab News melaporkan tahun lalu masjid-masjid diperintahkan mencabut toa dari menara.
    Mesir
    Keputusan pemerintah Mesir melarang pengeras suara masjid digunakan untuk selain adzan juga didukung oleh Universitas al-Azhar. Larangan ini terutama mulai diawasi sejak bulan Ramadan 2018 lalu. Al-Azhar mengatakan, pengeras suara bisa mengganggu pasien di rumah sakit atau manula dan sebabnya bertentangan ajaran Islam.
    Bahrain
    Belum lama ini Kementerian Agama Islam di Bahrain memperpanjang larangan penggunaan pengeras suara di masjid selain untuk adzan. Lantaran banyak keluhan, pemerintah juga meminta masjid menurunkan volume pengeras suara. "Islam adalah soal toleransi, bukan mempersulit kehidupan orang lain dengan mengganggu lewat pengeras suara," kata Abdallah al-Moaily, seorang pejabat lokal kepada GulfInsider.
    Malaysia
    Di Malaysia aturan ihwal pengeras suara masjid bergantung pada negara bagian masing-masing. Penang, Perlis dan Selangor termasuk negara bagian yang melarang pengeras suara digunakan selain untuk adzan. Dalam fatwanya mufti Perlis, Datuk Asri Zainul Abidin, menegaskan larangan tersebut sudah sesuai dengan ajaran nabi Muhammad S.A.W untuk tidak mengganggu ketertiban umum.
    Uni Emirat Arab
    Pemerintah setempat tidak menerbitkan ketentuan khusus mengenai pengeras suara masjid. Namun penduduk didorong untuk menyampaikan keluhan jika volume pengeras suara terlalu tinggi. UAE menggariskan suara adzan tidak boleh melebihi batas 85 desibel di kawasan pemukiman agar tidak mengganggu aktivitas warga setempat.
    Indonesia
    Kementerian agama tidak membatasi volume pengeras suara masjid, melainkan hanya mengatur penggunaan toa untuk keperluan ibadah. Dalam instruksi Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam, masjid diperkenankan menggunakan pengeras suara untuk adzan dan pembacaan ayat Al-Quran maksimal 15 menit sebelum waktu sholat. Selama sholat masjid hanya boleh menggunakan pengeras suara di bagian dalam.
    India
    Pemerintah mengawasi penggunaan pengeras suara yang tak berizin di masjid-masjid. Aturan nasional antara lain membatasi volume pengeras suara di ruang publik menjadi maksimal 10 desibel di atas volume derau di sekitar atau 5dB di atas volume bunyi-bunyian di ruang pribadi. Aturan yang juga didukung ulama Islam India ini diterbitkan untuk menjamin ketertiban umum. (rzn/hp: dari berbagai sumber)
  17. Like
    kotawa reacted to dugelo in Trik Mencegah Retasan   
    Jangan Gunakan Internet
    Cara paling gampang adalah jangan gunakan internet. Tapi cara ini juga paling sulit dilakukan. Pasalnya setiap orang di dunia modern pasti memiliki perangkat yang selalu terhubung ke internet, baik itu komputer, smartphone, tablet atau peralatan rumah tangga sehari-hari.
    Cek Koneksi Internet
    Alternativnya, cek semua peralatan yang terkoneksi ke internet. Banyak peralatan di rumah, tanpa sepengetahuan kita terus melakukan pertukaran data dengan pabrik pembuatnya. Atau yang lebih jahat, ada komponen yang sengaja dipasang untuk mengirim data. Cek lewat Shodan.io, perangkat mana yang terhubung dengan internet dan bagaimana cara melindunginya.
    Gunakan Password
    Dengan menggunakan password atau teknik sandi lainnya, pengguna internet bisa mengatur arus data yang mereka unduh atau unggah. Biasanya fitur pada perangkat pintar memiliki opsi untuk pengaturan keamanan transfer data. Dengan memasang opsi ini, Anda yang mengatur transfer data, dan bukan perangkat yang kita miliki.
    Pakai Jejaring Aman
    Di negara maju memiliki jaringan WiFi di rumah sudah merupakan hal lazim. Disarankan lindungi WLAN dengan password dan sandi yang cukup aman. Jika menggunakan WiFi terbuka atau Hotspot, usahakan menggunakan jejaring yang memasang fitur keamanan.
    Update Teratur
    Bukan hanya keamanan jaringan internet, juga sistem operasi perangkat yang Anda miliki harus aman. Produsen yang peduli, selalu melakukan update software yang mereka pasang di perangkatnya secara teratur. Menurut Vault-7 peretas CIA diketahui menyerang celah keamanan pada sistem operasi Apple yang tidak diupdate.
    Tutup Kamera dan Mikrofon
    Perangkat canggih yang Anda miliki biasanya dipasangi fitur kamera dan mikrofon untuk komunikasi digital. Jika Anda tidak mau kehidupan probadi dimata-matai, tutup kamera dan mikrofon itu dengan lakban. Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg juga melakukan tindakan pengaman ini. Mottonya: perusahaan sehebat dan seaman Facebook saja, merasa was-was dengan serangan peretas sekelas Vault-7.
    Unduh App Aman
    App adalah alat bantu utama pada smartphone. Pastikan Anda mengunduh app yang aman yang tidak menghimpun dan mengirim data dari perangkat Anda ke pihak ketiga. Walau cukup banyak aplikasi yang aman, peretas juga lebih pintar, dengan mencoba menyadap informasi saat ditulis, sebelum disandi oleh app aman. as/yf(dari berbagai sumber)
  18. Like
    kotawa got a reaction from Silvia_caroline in Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun   
    Majelis hakim pada Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, hari ini menjatuhkan vonis kepada dua terdakwa kasus penipuan agen perjalanan umrah First Travel, yakni Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan. Keduanya masing-masing diganjar hukuman 20 tahun dan 18 tahun penjara.
    "Mengadili, menyatakan terdakwa satu Andika Surachman dan terdakwa dua Anniesa Hasibuan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penipuan dan pencucian uang. Menjatuhkan hukuman penjara kepada para terdakwa masing-masing 20 tahun dan 18 tahun," kata Ketua Majelis Hakim Soebandi saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (30/5).
    Hakim Soebandi juga menjatuhkan pidana denda denda Rp10 miliar subsider 8 bulan kurungan kepada Andika dan Anniesa. Dia memerintahkan supaya masa penangkapan dan penahanan para terdakwa dikurangkan dari pidana dijatuhkan, dan para terdakwa tetap dalam tahanan.

    Hakim menyatakan Andika, Anniesa, dan Kiki terbukti menipu dan melakukan pencucian uang calon jemaah umrah. Mereka dinyatakan terbukti melanggar Pasal 378 KUHP, 372 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 dan juncto pasal 64, serta Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
    Vonis majelis hakim hampir sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum dibacakan pada 7 Mei lalu. Saat itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Andika dan Anniesa dengan hukuman 20 tahun penjara, serta didenda Rp10 miliar subsider satu tahun empat bulan kurungan. Sedangkan Kiki diancam penjara selama 18 tahun, dan denda Rp5 miliar subsider satu tahun kurungan.
    Dalam sidang digelar sejak 19 Februari lalu, berderat fakta tentang ketidakberesan kegiatan agen perjalanan umrah itu terkuak satu-persatu. Mulai dari wanprestasi hingga penggelapan uang jemaah.
    Kasus penipuan First Travel ini mengakibatkan kerugian hingga Rp905,3 miliar. Uang sebanyak itu merupakan akumulasi dari dana yang disetorkan calon jemaah sebesar Rp14,3 juta per orang. Korban penipuan yang dalam kasus ini mencapai 63.310 orang.
  19. Like
    kotawa got a reaction from c0d1ng in 3 Sikap Ini Bisa Berpotensi Cerai Dalam Pernikahan   
    Tentu tidak ada orang yang menikah dan berharap perceraian. Namun, perceraian bisa datang, tanpa mampu Anda duga dan halangi.
    Berikut ini adalah beberapa sikap dalam pernikahan yang menjadi indikator besar untuk perceraian. Penasaran ndral?
    1. Menunjukkan sarkasme pada pasangan
    Menurut psikologi, sarkasme atau kekejaman bisa dimulai dengan menggunakan bahasa tubuh yang mengejek atau humor bernada negatif. Hal ini bisa menjadi indikator nomor satu dari perceraian atau perpisahan.
    Dalam bentuk apapun, penghinaan tentu sangat beracun bagi sebuah hubungan karena akan menimbulkan rasa jijik. Dan hampir tidak mungkin menyelesaikan masalah ketika ada salah satu pihak yang merasa jijik, bukan?
    Cobalah untuk membangun kesukaan dan kekaguman satu sama lain. Diskusikan kenangan paling bahagia, fokuslah pada bagaimana Anda dan pasangan bisa berakhir bersama, untuk menghindari perceraian.
    2. Mengeluh
    Mengeluh mungkin terdengar bukan masalah besar, namun jika mengeluh dilakukan menggunakan kata-kata kasar, Anda mengikis fondasi dari sebuah hubungan. Keberhasilan dari sebuah hubungan pernikahan adalah bagaimana Anda menunjukkannya pada orang lain.
    Ketika pasangan berada di dalam perspektif yang positif, maka tidak ada orang lain yang akan meragukannya. Namun sebaliknya, jika perspektifnya negatif, orang lain akan melihat hal tersebut apa adanya.
    Cobalah untuk saling bicara satu sama lain. Anda dan pasangan harus berjuang untuk berkomunikasi secara sehat, tidak ada cara lain untuk menangani sebuah hubungan.
    3. Diam
    Sebuah penelitian yang pernah dikutip dalam Journal of Marriage and Family, sikap diam dapat menyebabkan kerusakan di dalam hubungan pernikahan jangka panjang. Ada peningkatan jarak dan keterasingan di sini.
    Ketika marah, cobalah bicara dengan diri sendiri terlebih dahulu. Meluangkan waktu untuk menenangkan diri sendiri selama konflik bukan halangan, selama Anda yakin bisa menyelesaikannya kemudian.
  20. Thanks
    kotawa got a reaction from oktaviani in 3 Sikap Ini Bisa Berpotensi Cerai Dalam Pernikahan   
    Tentu tidak ada orang yang menikah dan berharap perceraian. Namun, perceraian bisa datang, tanpa mampu Anda duga dan halangi.
    Berikut ini adalah beberapa sikap dalam pernikahan yang menjadi indikator besar untuk perceraian. Penasaran ndral?
    1. Menunjukkan sarkasme pada pasangan
    Menurut psikologi, sarkasme atau kekejaman bisa dimulai dengan menggunakan bahasa tubuh yang mengejek atau humor bernada negatif. Hal ini bisa menjadi indikator nomor satu dari perceraian atau perpisahan.
    Dalam bentuk apapun, penghinaan tentu sangat beracun bagi sebuah hubungan karena akan menimbulkan rasa jijik. Dan hampir tidak mungkin menyelesaikan masalah ketika ada salah satu pihak yang merasa jijik, bukan?
    Cobalah untuk membangun kesukaan dan kekaguman satu sama lain. Diskusikan kenangan paling bahagia, fokuslah pada bagaimana Anda dan pasangan bisa berakhir bersama, untuk menghindari perceraian.
    2. Mengeluh
    Mengeluh mungkin terdengar bukan masalah besar, namun jika mengeluh dilakukan menggunakan kata-kata kasar, Anda mengikis fondasi dari sebuah hubungan. Keberhasilan dari sebuah hubungan pernikahan adalah bagaimana Anda menunjukkannya pada orang lain.
    Ketika pasangan berada di dalam perspektif yang positif, maka tidak ada orang lain yang akan meragukannya. Namun sebaliknya, jika perspektifnya negatif, orang lain akan melihat hal tersebut apa adanya.
    Cobalah untuk saling bicara satu sama lain. Anda dan pasangan harus berjuang untuk berkomunikasi secara sehat, tidak ada cara lain untuk menangani sebuah hubungan.
    3. Diam
    Sebuah penelitian yang pernah dikutip dalam Journal of Marriage and Family, sikap diam dapat menyebabkan kerusakan di dalam hubungan pernikahan jangka panjang. Ada peningkatan jarak dan keterasingan di sini.
    Ketika marah, cobalah bicara dengan diri sendiri terlebih dahulu. Meluangkan waktu untuk menenangkan diri sendiri selama konflik bukan halangan, selama Anda yakin bisa menyelesaikannya kemudian.
  21. Like
    kotawa reacted to rani in Terlanjur Dipenjara 45 Tahun, Ternyata Gak Bersalah   
    waaah kasihan ndral
  22. Like
    kotawa reacted to jokers in Terlanjur Dipenjara 45 Tahun, Ternyata Gak Bersalah   
    Seorang pria yang dituduh terlibat dalam sebuah kasus pembunuhan, dinyatakan bebas setelah menjalani hukuman penjara selama 45 tahun.
    Keputusan tersebut disampaikan oleh Pengadilan Kota Detroit, Amerika Serikat (AS), pada Rabu, 28 Maret 2018, dan dinyatakan tidak akan ada penyidikan lanjutan terhadapnya. 
    Selain membuatnya bebas dari hukuman penjara, keputusan tersebut juga memberinya hak mendapat ganti rugi materi dari otoritas hukum setempat atas perkara salah tangkap. 
    Pria yang bernama Richard Phillips (71) itu mengatakan: "Keadilan memang bekerja, tapi tidak secepat yang saya harapkan."
    Jaksa wilayah Wayne County, Kym Worthy, mengatakan penyelidikan baru oleh kantornya, mendukung klaim bahwa Phillips tidak memiliki peran dalam kasus penembakan fatal pada 1971 silam.
    Dia mengatakan seorang saksi kunci berbohong, menjadikan Phillips kambing hitam di persidangan yang digelar setahun setelahnya, sehingga membuatnya terpaksa mendekam di penjara. 
    "Tidak ada yang bisa saya katakan untuk mengembalikan 40 tahun hidupnya," kata Worthy.
    Kasus ini dibuka kembali atas desakan Klinik Kejujuran di Sekolah Hukum Universitas Michigan, setelah seorang terdakwa -- yang turut menjalani sidang hukum serupa -- mengatakan kepada dewan pembebasan bersyarat negara pada Kepolisian AS, bahwa Phillips tidak terlibat dalam pembunuhan Gregory Harris. 
  23. Like
    kotawa reacted to dicky123 in Inti Lagu "Lingkaran" Dari Astrid   
    Sudah dua tahun lamanya sejak solois Astrid tidak mengeluarkan karya. Single terakhir yang dia rilis berjudul 'Aku Bisa Apa' yang terbit di pasaran tahun 2016.
    Intinya lagu “Lingkaran”
    Lagu “Lingkaran” ini bercerita tentang hubungan cinta dengan seseorang yang sudah terlanjur dekat, terlanjur sayang, terlanjur nyaman, dan terlanjur cinta, tetapi ditengah perjalan ternyata sang pujaan hati masih menjalin hubungan cinta dengan mantan kekasihnya. Sehingga rasa kecewa dan sakit menyelimuti seluruh hati sampai merasa tidak mampu untuk mempertahankan hubungan itu karena kebohongan yang dilakukan sang pujaan hati yang mengaku sudah putus dengan mantan kekasihnya.
    Perbedaan andatara lagu “Lingkaran” dengan lagu-lagu lain
    Perempuan berusia 35 tahun itu mengatakan ada hal yang membedakan antara single 'Lingkaran' dengan single-single lainnya. Astrid mengaku single yang bernuansa power ballad itu memiliki banyak emosi. Hal itu mempengaruhinya saat masuk ke dapur rekaman. "Saat nyanyiin lagu ini banyak emosi yang terkuras. Nyanyinya enggak hanya merdu (dan) memanjakan kuping orang," kata Astrid. "Ada kalanya saat nyanyi enggak harus merdu yang enak. Aku harus bawain sebuah kata-kata yang aku tuangin di sini (lagu 'Lingkaran')," sambung pelantun 'Terpukau' tersebut.
     
  24. Like
    kotawa reacted to valdyyan in DJ TERBARU 2018 BASSNYA MANTAP BROO   
    Sent from my SM-G355H using Tapatalk
     
     
  25. Confused
    kotawa got a reaction from dugelo in Google tracks everything you do   
    waaah ke record semuaa ya aktifitas kita
×
×
  • Create New...