Jump to content

fuufuu

Member
  • Posts

    156
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    2

fuufuu last won the day on November 24 2015

fuufuu had the most liked content!

3 Followers

About fuufuu

  • Birthday 05/07/1999

Profile Information

  • Gender
    Male (Laki Laki)
  • Interest
    Makan

Recent Profile Visitors

12,563 profile views

fuufuu's Achievements

  1. wadaw gak gitu juga cara promosinyaaaa weeeh
  2. fuufuu

    Nanas

  3. fuufuu

    Graduation

  4. fuufuu

    Smile

  5. fuufuu

    The blue

  6. Ini katanya datanya aman ndral, jadi kemarin itu ada report aja dari lembaga perusahaan keamanan aja.
  7. Ditangkapnya komika Reza Pardede alias Coki Pardede atas dugaan kasus penyalahgunaan narkoba di kawasan Cisauk, Tangerang Selatan, Rabu (1/9/2021), membuat jajaran MLI (Majelis Lucu Indonesia) buka suara. Tretan Muslim dan CEO Majelis Lucu Indonesia, Patrick Effendy, mengunggah sebuah video singkat berisi konfirmasi sekaligus permintaan maaf atas kasus yang menimpa rekan mereka. Pernyataan tersebut salah satunya diunggah melalui akun Twitter @MajelisLucu. Bersama video singkat tersebut, dituliskan juga keterangan berisi permohonan maaf dari pihak MLI. Permohonan Maaf MLI "Pernyataan resmi dari kami atas kasus yang dialami Coki Pardede. Kami meminta maaf untuk semua pihak yang dirugikan. Terima kasih atas supportnya. Kami akan update segala perkembangan yang ada," tulis pihak MLI dalam cuitan di akun Twitter @MajelisLucu, Kamis (2/9/2021). Konfirmasi Tretan Muslim Dalam videonya, Tretan Muslim dan Patrick Effendy membenarkan perihal kabar ditangkapnya Coki. Tretan pun mengatakan pihaknya telah menyerahkan segala hal kepada yang berwajib. "Kami dari Majelis Lucu Indonesia mengonfirmasi bahwa berita tentang ditangkapnya Coki Pardede adalah benar. Dan kami menyerahkan segala proses hukum kepada pihak yang berwajib," ujar Tretan dalam video berdurasi 50 detik. Menjalin Komunikasi Melanjutkan pernyataan, Patrick Efendy mengatakan bahwa pihak MLI tengah menjalin komunikasi dengan kepolisian serta keluarga. Mereka juga tengah mengurus segala hal berkaitan dengan Coki dan akan memberikan kabar terbaru di vlog Majelis Lucu. "Saat ini kami sedang berusaha untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan mencoba berkomunikasi dengan pihak kepolisian dan pihak keluarga," ujar Patrick. "Kami juga sekarang sedang mengurus semua kewajiban-kewajiban yang harus kami lakukan atas partner kami, Coki Pardede, kepada semua klien dan juga semua customer," lanjutnya. "Semua berita akan kami konfirmasi dan update segera di channel Majelis Lucu Indonesia. Terima kasih," pungkas Patrick. Kronologi Penangkapan Seperti diketahui sebelumnya, Coki Pardede ditangkap polisi pada Rabu, (1/9/2021) malam di rumahnya di daerah Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Coki diduga menggunakan sabu di dalam rumahnya. Coki Pardede langsung ditahan di Mako Polres Metro Tangerang. "Sudah kita amankan, ditahan untuk kepentingan pendalaman," ujar Kasat Narkoba AKBP Pratomo Widodo, Kamis (2/9/2021). "Saat diamankan sendiri, tidak ada siapa-siapa di rumahnya. Langsung kita amankan," Pratomo menambahkan.
  8. Seruan pemerintah agar warga tanpa terkecuali memakai masker saat di luar rumah, direspons PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dengan mewajibkan penumpang KRL untuk memakai masker. PT KCI, dalam siaran pers Minggu (5/4), akan mewajibkan penumpang mengenakan masker mulai 12 April. Namun, ternyata praktiknya sudah diwajibkan mulai hari ini. Pembaca kumparan, Asmawi, mengatakan petugas di KRL dan stasiun pada sore tadi mulai menyuarakan agar penumpang wajib memakai masker. Jika tidak, maka tidak boleh masuk ke dalam gerbong. "Per hari ini harus pakai masker," ucap Asmawi yang saban hari naik KRL dari Tanah Abang arah Parung Panjang, Selasa (7/4). Tidak hanya di tiap stasiun, tapi juga di dalam gerbong petugas dari PT KCI maupun security berkeliling untuk memastikan penumpang bermasker, sekaligus mengingatkan soal jaga jarak (physical distancing). "Di dalam gerbong, security sama pihak KCI muter-muter pakai TOA. Dari minggu kemarin sudah banyak juga sih yang pakai masker, cuma masih ada beberapa orang saja yang cuek," tuturnya. Mereka yang ketahuan tak pakai masker saat kereta akan jalan, terpaksa dikeluarkan dari dalam gerbong. "Dikeluarin. Tadi ada 2 orang yang enggak pakai masker enggak boleh masuk," tuturnya. "Sekarang benar-benar wajib dan petugas juga di mana-mana mengimbau terus," pungkasnya. Sebelumnya, selain KRL, PT MRT, TransJakarta, dan LRT Jakarta juga telah mengeluarkan instruksi penumpang wajib memakai masker. Kebijakan yang diambil atas instruksi Gubernur DKI Anies Baswedan itu akan berlaku per 12 April.
×
×
  • Create New...